Disclaimer: Kuroko no Basuke © Fujimaki Tadatoshi Naruto © Masashi Kishimoto

Genre: Romance, Hurt, Slice of Life, Frienship Warning: Cerita pasaran (?), Typos, OC [Senju Kirina, Arashi Raito, Fumika Izusa, Kuroko Tatsuya, Sachina Shione, Hirazagi Akihito], OOC, AU, dll Rated: T Status: On Going Pair: Sesuai Chapter

Hai Minna! Saya mau lanjut lagi ya! Makasih yang udah review, ok langsung aja!

Unmei

Chapter 3

Mereka berdua pergi dari ruang klub dan berjalan.. terus berjalan.. dan pada saat ditengah perjalanan mereka berhenti di taman karena waktu masih menunjukkan pukul 3 sore.

"Ano.. Kirina, kau masih ingat apa yang kubicarakan waktu SMP?" Tanya Naruto "Iya.. kau menembakku kan? Tapi maaf bukannya aku tidak suka denganmu, tapi aku belum bisa pacaran.. ya kau tau lah.. Kaa-san pasti langsung ngebunuh yang pacaran dengan ku.." Ucap Kirina yang memakai nada lemas "Ya.. memang sih.. ibumu galak.. tapi bukan itu saja kan alasanmu?" Ucap Naruto dengan memaksa dan memojokkan Kirina ditembok dekat taman "Ti-tidak kok, ha-hanya itu sa-saja.." ucap Kirina yang tergagap "Huh.. kau ini, sejak kecil sampai sekarang belum berubah ya.. aku selalu melindungimu dulu" ucap Naruto

Flashback Mode [On]

"Naru-kun! To-tolong aku.." teriak Kirina sambil menangis karena di kejar anjing (saat ini mereka umur 5 tahun)
"Kii-chan! Kamu tetap diam disana, aku akan menolongmu!" Ucap Naruto yang berlari ingin melawan anjingnya dengan kayu dan alhasil anjing itu kabur dan Naruto pun punya sedikit luka "Naru-kun? Daijoubu? Ayo cepat pulang, nanti minta obati" ucap Kirina pada Naruto "Iya.. Kii-chan gapapa kan? Ayo pulang" ajak Naruto pada Kirina "Aku gapapa, ayo.." ucap Kirina yang membantu Naruto berdiri dan mereka pun pulang ke rumahnya

Flashback Mode [Off]

Normal Pov

"Yaa.. benar juga sih.." ucap Kirina sambil sedikit tertawa "Kenapa kau tertawa Kirina?" Tanya Naruto yang kembali ke posisi normalnya dari Kirina tadi "Tidak.. hehe, dulu kau lucu memanggilku dengan 'Kii-chan', aku kangen masa kecil itu aja" ucap Kirina yang masih tertawa "Jadi kau ingin kupanggil seperti itu lagi?" Tanya Naruto yang mukanya sedikit merah "Memangnya salah jika aku memintanya? Terserah kau saja jika ingin memanggilku apa" ucap Kirina "Yaa.. aku berhenti memakai panggilan itu karena aku malu, jadi aku memangilmu seperti sekarang" Ucap Naruto sambil menggaruk belakang kepalanya dengan muka yang sedikit merah

"Aku sebenarnya mencintaimu sejak kita kelas 6 SD, aku menyadarinya karena aku merasa ada yang aneh dihatiku, dan setiap kali kau mendekatiku aku merasa canggung, dan sampai sekarang pun tidak ada yang bisa menggantikan keberadaanmu dihatiku, aku sungguh menyukaimu" ucap Kirina yang membuat Naruto kaget "Ja-jadi.. kau benar-benar mencintaiku? Lalu apa yang membuatmu menolakku?" Tanya Naruto "Aku tidak bisa menerimamu karena belakangan ini ada rasa yang janggal dihatiku, pertama, Tatsu-kun bilang dia menyukaiku.. dan aku bingung harus menjawab apa, karena dia juga teman kita waktu kecil kan? Kedua, Kise-kun mulai mendekatiku tanpa kamu ketahui. Terakhir, Arashi-kun pernah..." ucap Kirina yang berhenti "Pernah apa? Aku tidak keberatan mendengarnya" Ucap Naruto yang mendekatkan kepalanya pada Kirina "Pernah.. Menciumku.. itu asli, bukan kecelakaan.." Ucap Kirina dan Naruto pun tidak merespons "... Kirina, kau buanglah jauh-jauh tentang Raito.. karena dia adalah orang yang mempermainkan perempuan.. Kau kenal Hinata kan? Dia korban dari Raito, pertama dia menembak Hinata.. dan mereka jadian, lalu beberapa minggu kemudian di belakang, Raito selingkuh dengan perempuan lain, dan itu sahabatnya Hinata, Ino. Hinata frustasi dan aku serta Shikamaru menenangkan Hinata. Kini Hinata telah kembali seperti biasa. Aku menghargai dia, karena aku salah satu sahabatnya." Ucap Naruto yang membuat Kirina sangat kaget

"A-arashi-kun melakukan hal itu..? tapi kelihatannya dia baik.." ucap Kirina yang masih tak percaya "Dari penampilannya memang dia baik.. tapi yang tahu siapa dia sebenarnya hanya Aku, Ryouta, Sei (Akashi), dan Tatsuya." Ucap Naruto dengan serius "Sepertinya aku percaya padamu, tapi itu masih meragukanku.." ucap Kirina yang benar-benar masih tidak percaya "Aku serius Kirina, makanya aku akan melindungimu dari hal itu, aku ingin kau ingin menjadi pacarku.. kumohon Kirina.. aku mencintaimu" ucap Naruto dengan muka yang sangat serius "Baiklah.. jika ini yang terbaik untuk kita, aku menerimamu Naruto. Aku juga sangat mencintaimu" ucap Kirina dan Naruto pun memeluknya "Terimakasih Kirina, aku tidak akan membuatmu menyesal dan aku tidak akan meninggalkanmu" ucap Naruto yang masih memeluk Kirina "Sama-sama, mulai sekarang aku akan selalu berada di dekatmu.. dan satu lagi, aku akan memanggilmu 'Naruto'" ucap Kirina sambil tersenyum "Eem, sudah jam 5 nih, ayo pulang." Ucap Kirina pada Naruto "Iya, boleh pegangan tangan?" Tanya Naruto dan Kirina mengangguk dan mereka berdua sama-sama blusshing. Mereka pun berjalan menuju kediaman Senju

Sampai di Kediaman Senju

"Tadaima! Kaa-san, Naruto sudah datang" Ucap Kirina "Oh, kalian berdua silahkan duduk di sini" ucap Tsunade yang sambil menunjuk ruang tamu, dia adalah ibu dari Konan dan Kirina, kedua anaknya sangat berbeda penampilannya di banding ibunya.. mungkin lebih mirip ayahnya? Entahlah.. sekarang kita back to story "Kaa-san, ada apa memanggil Naruto kesini?" Tanya Kirina "Ini tentang masa depan... kalian akan tunangan, Minato-san dan Kushina-san sudah setuju." Ucap Tsunade yang membuat mereka kaget "Apa? Tunangan? Kita ini masih anak SMA kelas 11, apa kita harus melakukan itu?" Ucap mereka berdua dan Tsunade hanya menghela nafas "Kalian bisa bertunangan setelah lulus.. dan setelah itu kalian bisa menikah.." ucap Tsunade dan mereka pun langsung blusshing "Me-menikah? Kita belum mau sampai jenjang itu.. kami ingin menikmati masa muda kami" ucap mereka dan Tsunade pun menghela nafas kembali "Ini sudah diputuskan.. kalian mau atau tidak?" Tanya Tsunade "Ba-baiklah.. kami akan melakukannya setelah lulus.. tapi kalau masalah menikah kita pikir-pikir dulu ya.." ucap mereka berdua dan Tsunade pun tersenyum "Baiklah.. berarti kita sudah sepakat ya.. setelah kalian lulus akan kami urus segalanya.. Naruto, beri tahu ini kepada orang tuamu ya." Ucap Tsunade "Iya." Ucap Naruto "Baiklah.. Kirina, kau antar dia kedepan pintu rumah " ucap Tsunade "Iya, ayo Naruto" Ucap Kirina dan mereka berdua meninggalkan ruangan tersebut

"Kau yakin kita akan Tunangan?" Tanya Kirina "Emm, aku sih setuju.. kau memangnya tidak mau?" Tanya Naruto balik "Yaa.. a-aku mau sa-saja sih.. yaudah deh sampai besok.." Ucap Kirina pada Naruto dan Naruto mencium Kirina "Sampai jumpa ya.." ucap Naruto yang masih mendekatkan kepalanya dan berbalik pergi dari kediaman Senju.
'Di-dia mencium..ku! Aduh... kenapa ini.. rasanya deg-degan banget.. apa karena aku sudah pacaran dengan dia? Ahh.. gak usah dipikirin deh, nanti sakit lagi.." Ucap batin Kirina dan langsung menutup pintu rumahnya

*..To Be Continued..*

Makasih yang sudah baca! Last, reviewnya ya! ^_^