Disclaimer : Ceritanya punya saya,cast punya Tuhan,SMentertaiment,dan orang tua mereka,khusus taoris punya saya #plak#digebuk taoris shipper
Main Cast : TaoRis, KaiSoo, BaekYeol, SiBum, HunHan, ETC
New Cast : Kim Hyunjoong SS501 (tidak muncul di chap ini)
Park Jungmin SS501 as Kim Jungmin
Kim Jongin A.k.a KAI
Lee Minhyuk BtoB as Kim Minhyuk
Summary : masih ingatkah kau saat pertama kali kita bertemu? Tanpa saling mengenal tetapi ingin mengetahui satu sama lainnya
Chapter : 2of ?
Genre : Romance, Humor, Hurt/comfort
Warning : Yaoi / sounen-ai, pertukaran marga , Mpreg..
Rated : T (suatu saat bisa berubah-ubah)
Note: author mau menjelaskan beberapa hal di sini..
Jika di dalam cerita nanti reader menemukan format seperti ini (music play : Exo K – baby don't cry) di sarankan baca FF ini sambil mendengarkan lagu tersebut, agar lebih mendapat arti dari ceritanya, dan merasakan emosi yang terkandung di ceritanya
Nanti jika ada lyrics dengan bahasa English dan lyric itu di tulis miring itu berarti sebuah kata bahasa English yang author kutip atau author buat sendiri, sedangkan lyric English yang di tulis tampa di miringkan itu berarti sebuah lyric music..biasanya sebelum lyric itu,ada format (music play: …) *seperti yang ada di nomer 1
Di cerita ini umur real character dengan yang di cerita bisa saja tidak sesuai, contohnya seperti kibum yang masih ada di senior high school, bisa saja nanti Sehun muncul sebagai ahjussi-ahjussi, kkkk author bercanda.. begitu pula sifat dari character tersebut bisa saja berbeda jauh dari realnya, bisa saja sehun yang berwajah datar sering senyum-senyum sendiri seperti chanyeol (?) kkkk … itu juga candaan ya reader…
Cerita ini main cast memang taoris namun ada beberapa chap yang akan membahas tentang cinta dan problem character yang lainya seperti sibum,baekyeol,hunhan, dan lainnya
Maaf jika author hanya bisa melakukan updated sekali dalam seminggu,dikarenakan jadwal yang padat,Maaf jika ada kata2 yang salah ne, karena author masih belajar..jadi mohon di maafkan jika masih banyak kekurangan…
Baiklah sekian dulu,jika ada pesan-pesan lain akan di lampirkan di chap-chap yang akan datang.. gomawo sudah mau meluangkan waktu ne, jangan lupa review ya setelah baca, kalau bisa di jadiin favorite dan di follow atau mungkin ada orang-orang baik yang mau mempromosikan FF author yang jelek ini, kkkk…
Enjoy it…
.
.
.
.
.
.
I'll show you (보여줄게):
Surya bersinar angkuh, cahaya emas berkilau meyelimuti kota seoul. Tak begitu berawan dan tak begitu cerah semuanya biasa saja, Seperti biasa negara gingseng ini tetap aman dan damai. di sebuah rumah megah, tepatnya di sebuah kamar bernuansa hitam putih dengan tema panda.empat pasang mata sedang memandangi sebuah objek dengan sangat intens, yang di pandangi hanya memasang wajah polos.
"Eum… Ka-kalian kenapa memandang ku seperti itu ?" Tanya Tao agak sedikit risih, jika mereka superhero yang bisa mengeluarkan laser dari mata, maka bisa di pastikan tubuh Tao sudah memiliki banyak lubang.
"…" Tak ada yang bersuara, semua masih memasang wajah datar dan sibuk memandangi Tao.
"Ini sudah tiga jam kalian memandangi ku" Jelas Tao sambil memainkan jam weker berbentuk panda milik nya.
"Kau tak ingin menjelaskan sesuatu?" Tanya Kibum berinisiatif membuka pembicaraan setelah lama diam.
"EH…? Menjelaskan apa? tetang pria blonde itu? " Tanya Tao masih dengan wajah polos nya yang minta di hajar.
"Kris..! Namanya Kris Tao-nie! Kau kan kekasihnya, bagaimana bisa tidak tau namanya" Tegas Baekhyun sambil memutar bola matanya.
"Omo…! Atau jangan-jangan Tao-nie di paksa dan di ancam eoh?" Ucap Luhan histeris.
" Eh? I-itu eumm…" Tao sungguh bingung harus menjelaskan seperti apa keadaan yang terjadi pada diri nya sekarang.
"Apakah ini semua terjadi saat soo tinggal mengangkat telfon tadi Tao-nie?" Kyungsoo angkat suara setalah diam begitu lama, di tatap nya Tao dengan pandangan khawatir namun yang di pandang masih sibuk memainkan jam weker yang ada di tangan nya.
"Soo meninggalkan Tao sendiri? Pantas saja, pasti Kris mengancamnya" Kali ini Baekhyun mempertegas argumen nya yang dari awal sudah merasa bahwa Tao sedang di ancam.
"Ya, pasti Kris bilang begini… ehem… 'Hai manis sekarang kita hanya tinggal berdua di sini, kajja menjalin kasih' benarkan Tao-nie? Dasar naga yang tidak romantis" ucap Luhan dengan nada yang di buat-buat seperti Kris –Walau gagal karena suara Luhan sangat lembut-
"Ahh benar, pasti Tao-nie ketakutan dan berkata 'Tidak mau! menjauhlah naga pervert!' iya kan Tao-nie mengaku saja!" balas Baekhyun menyambung fantasi Luhan yang terdengar tabu.
"Lalu…Lalu Kris Berdiri dan mendekap Tao-nie dan berkata ..ehem 'Hei! Berani sekali kau menolak ha!?, Mau di yadong Eoh!' kyaaaa~! pasti begitukan? Aku sangat yakin" sambung Luhan lagi dengan antusiasnya, dan itu membuat semua memandang drama sabun Luhan dan Baekhyun yang terlihat kacangan.
"Kyaaa! benar sekali Han-ie , lalu Tao-nie berkata 'kyaa~~…jangan lakukan itu! baiklah, aku milik mu tuan' lalu mereka berpelukan dengan mesranya" reflek Baekhyun dan Luhan berpeluk mempraktikan perkataan Baekhyun tadi, dan itu menjadi adegan penutup dari adegan drama sabun kacangan yang mereka buat.
KRIEK…KRIEK…KRIEK…
*hari belum malam namun suara jakrik terdengar detik itu juga*
"Ehem, sudah cukup… kalian terlalu banyak menonton telenovela ahjumma-ahjumma" lerai Kibum memijit pelipis nya.
"Apa Tao-nie yakin tak ada ancaman atau sejenisnya?" Tanya Kyungsoo masih dengan nada Khawatir nya.
"Dia hanya datang, dan mengatakan perasaanya..hanya itu" Jelas Tao setelah sekian lama, dan itu sukses membuat semua mendengarkan dengan baik baik dan memandangnya lebih intens.
"Hanya itu? Kau yakin dia tak memberi ancaman?" Tanya Kibum memastikan, Tao hanya mengeleng kepala nya lucu.
"Baiklah, cukup sampai di sini, lagi pula itu akan lebih baik. Berarti kita punya Kris juga yang bisa membantu menjaga Tao dari serangan-serangan di sekolah" ucap Kibum mengakiri semuanya tanpa tau bahwa masalah baru saja akan di mulai, mereka langsung beranjak melakukan aktivitas masing-masing yang tertunda sejak awal.
Kyungsoo beranjak ke lantai bawah untuk memasak makanan untuk mereka semua seperti biasanya, Luhan berkutat dengan buku-buku yang baru saja Tao beli minggu lalu, Baekhyun melakukan ritual wajibnya –browsing di internet dan bermain twitter- , sedangkan Tao memilih tidur karena lelah dan Kibum memilih berdiri di balkon kamar Tao yang terletak di lantai tiga itu, ia memilih memandang sang mentari yang mulai bersembunyi dengan warna jingga yang begitu menenangkan.
"Matahari terbenam selalu indah terlihat dari rumah ini" sebuah senyum menawan terukir di wajah Kibum di tambah dengan sinar keemasan sang mentari yang makin memperindah wajahnya.
"Cobalah menginap di sini saat full moon, suasananya akan jauh lebih indah dari sini" Ucap Seseorang dengan suara berat yang terdengar serak namun seksi.
"Benarkah? Kalau begitu aku akan menginap saat full moon nanti" ucap Kibum tanpa memalingkan wajahnya pada lawan bicaranya masih lekat memandang sinar Jingga yang begitu indah di depan matanya.
1 detik….
15 detik….
30 detik….
Kibum tersadar setelah cahaya itu menghilang… "eh? siapa itu tadi? Kenapa suaranya begitu berat" batin Kibum dalam hati, perlahan ia palingkan wajahnya menatap sang lawan bicara yang masih berdiri tepat di balkon kamar yang bersebelahan dengan kamar Tao. Disana ia bisa melihat dengan jelas seorang pria dengan wajah tampan yang dihiasi dimple yang membuat orang akan mati melihatnya. Dengan tubuh sempurna serta kulit tan yang membuat nya begitu dipuja, Bahkan tubuh indah itu tak berbalut sehelai benang pun saat ini. C'mon! Look at That Chocolate abs yang terekspos, Sosok itu hanya mengenakan training panjang. Ohh jangan lupakan keringat yang setia menyelimuti tubuh indah Pria itu, Sepertinya pria itu baru saja selesai berolah raga.
"Si-siwon.. Hy-hyung.. An-annyeong" Ia merutuki bibir nya yang bergetar dan suara nya yang menjadi gagap entah sejak kapan, Wajah nya memerah padam mengalahi Apel yang sedang di nikmati pria bersuara berat –Yang diketahui bernama Siwon- yang menjadi lawan bicaranya tadi.
"Kibum-ah gwaenchanayo? Kelihatannya kau demam. wajah mu sangat merah" ucap Siwon sambil menunjuk wajah Kibum dengan ekspresi polos.
"An-anniyo…Kaulau begitu aku masuk dulu Hyung" Ucap Kibum bergegas masuk sambil memegang besi pembatas balkon, kaki nya terasa lemas dan ia kesusahan berjalan.
" Bye Bunny Bunny Bum " Ucap Siwon sambil tersenyum manis lalu kembali mengigit apel di tangan nya.
Oh God! lihatlah "DIA TERSENYUM" Batin Kibum mengebu, perlahan ia meneruskan langkah puh nya sebelum iya mati karena melompat dari lantai 3 rumah ini melihat senyuman itu. dia berhasil masuk setelah terpeleset, menyandung kursi dan menabrak pintu beberapa kali. Siwon masih memandangi dengan ekspresi khawatir
"Aishhh Jinjja!.. siapa sih orang bodoh yang meletakan pintu di sini (?) " ucap Kibum frustasi.
" Anak itu kenapa? hahaha" Masih dengan wajah polos nya ia memandangi kelucuan Kibum, sampai akhir nya Kibum menghilang dari pandangan nya dan ia juga memilih masuk k dalam kamar nya untuk mandi.
.
.
.
Kyungsoo selesai dengan masakan-masakan lezatnya, dia berjalan menuju kamar Tao dengan beberapa maid yang membantu Kyungsoo membawa makan makanan yang di masak Kyungsoo tadi.
"Makanan sudah siap…Kajja makan" Ucap Kyungsoo dengan nada ceria, layak nya seorang ibu yang baru pulang kerja sambil membawa makanan untuk anak anak nya.
"Yohoo~ Perut ku sudah Sangat lapar" Luhan berlari dan berlompat lompat dengan semangat, begitupula Baekhyun. Tao saja yang tertidur langsung terbangun setelah mencium aroma masakan Kyungsoo. Mereka berempat duduk di lantai yang di alasi karpet bulu panda kesayangan Tao, sudah membentuk lingkaran dan bersiap untuk makan. namun semua menghentikan niatnya setelah melihat Kibum berjalan dengan aneh seperti zombie di Plant VS Zombie, Wajahnya merona hebat lebih terlihat seperti orang mabuk yang berjalan gontai. Ia terus berjalan mendekat sampai akhir nya…
"Kibum Hyung hati-hati…!" Triak Kyungsoo mengingatkan.
"Kyaaa apple pie nya…..!" Timpal Luhan berusaha mengambil Apple Pie nya.
"Omo! Heaven omelet rice Ku…" Teriakan lain dari Baekhyun
"Eommma!….. karpet bulu panda nya (?) " Dan teriakan Tao itu mengakhiri antisipasi mereka atas kedatangan Kibum.
BRUKKKK! PRANGGGG!...
Kibum pingsan dan berhasil mendarat mulus di atas makanan-makanan lezat itu, akibatnya mereka harus memesan makanan cepat saji untuk mengisi perut mereka yang sudah memaksa minta di isi, untung saja tak ada piring yang pecah dan melukai tubuh mulus Kibum.
.
.
.
.
.
.
.
Hari- hari indah bagi Tao di mulai…ingat pepatah yang mengatakan bahwa SMA adalah masa masa yang tak akan di lupakan seumur hidup, ya! Benar itu yang di rasakan oleh saat ini. keromantisan Tao dan Kris Terlihat setiap Saat dan Dimana pun. Sudah Empat minggu lebih sejak mereka resmi menjadi sepasang kekasih , Tao sebenarnya masih saja kaku dan malu. Walaupun begitu Kris tak segan untuk bersikap agresif. Kris sudah jarang berkumpul dengan teman-temannya, begitu pula Tao. Mereka lebih banyak menghabiskan waktu berdua seperti bergandengan di sepanjang koridor , duduk berdua di taman belakang sekolah, saling menyuapi di kantin sekolah dan itu dilakukan setiap.
Seperti saat ini, mereka sedang ada di rootop sekolah. menikmati waktu istirahat siang, di temani angin sejuk dan melody dedaunan yang menari di terpa angin serta udara yang tak begitu panas. Kris berbaring nyamanan di pangkuan sang panda, ia memaksa Tao membelai surai emasnya. Dengan kedua mata yang tertutup ia menikmati setiap belaian pada surai nya, ia pun jatuh terbuai di iringi angin sepoi yang membelai wajah nya sesekali.
"Baby.." masih dengan mata tertutup suara baritone Kris berlalu halus.
"Waegeurae?" Tao memandang Kris setelah pria itu memanggil nya.
"Bagaimana perasaanmu selama bersama ku" Tanya Kris pada Tao yang masih membelai surai emas nya.
"Eummm….?" Tao hanya membelai Kris tanpa berniat menjawab pertanyaan itu
"Kau tak ingin mengatakan apa pun pada ku?" Tanya Kris lagi setelah ia rasa pertanyaan nya tak akan membuah kan jawaban.
"…" lagi lagi Tao tak menjawab
"Aku selalu mengatakan 'saranghae' pada mu,benarkan?" Tanya Kris lagi.
"Eumm" Hanya itu respon dari Tao.
"Kenapa Kau tak pernah membalasnya?" Tanya Kris lagi.
"Eumm…i-itu" Tao mulai tergagap.
"Kau tak mencintaiku ya?" Tanya Kris Lagi.
"A-anniyo… bukan begitu" Tao berhenti mengelus surai Kris dan mulai memandangi wajah kekasih nya itu
"Lalu? Apa alasannya?" Tanya Kris masih dengan mata tertutup.
"Entahlah" Jawab Tao Singkat.
Diam…hening… hanya angin yang berhembus, tak ada suara lain selain suara angin. lama mereka saling diam, enggan berkata apa pun.
"Kris" Tao bersuara setelah lama diam.
"Ya" jawab Kris singkat
"Saranghae~, Jeongmal Saranghae" Ucap Tao lembut, wajah nya mulai merona.
GOTCHA…!
Kris tersenyum dalam hati, apa yang dia cari sudah ditemukan. Tinggal menunggu waktu yang tepat sampai anak panda ini menangis darah. Perlahan Kris membuka matanya, dan perlahan pupil mata nya menyesuaikan cahaya yang menghampi. dikala padangannya menjelas, ia menatap sesosok malaikat sedang tersenyum padanya. dengan semburat merah di kedua pipinya, "omo,neomu yeppo…nuguna?malaikat dari langitkah? Ku rasa hari ini buka jadwal ku menggunakan axe ,tapi kenapa malaikat nya datang?" Gumam Kris dalam hati.
Perlahan ia mengankat tangannya, bermaksud menyentuh pipi malaikatnya itu. lembut….sungguh lembut… ia kembali menutup mata. merasakan setiap detail wajah malaikatnya itu, setelah beberapa menit kembali ia membuka matanya. Dan detik itu Juga ia bangkit dan berlari menuju kamar mandi, sesuatu dari lambungnya memaksa untuk di keluarkan setelah melihat malaikatnya –yang sebenarnya Tao yang buruk rupa- yang beberapa detik lalu ia belai. Tao hanya terdiam dengan wajah yang di miringkan, ia tak dapat mencerna gelagat Kris tadi.
"Dia kenapa?" Tanya Tao yang kebingungan di tinggal pergi.
Sesampainya di kamar mandi Kris langsung muntah, dia mengusap wajahnya lalu bercermin dan membersihkan wajah tampannya.
"Aishhh Kris apa yang kau pikirkan? Berharap anak culun itu menjadi malaikat? ku rasa pulang dari sini aku harus menelfon dokter pribadi ku" rutuk Kris panjang lebar entah pada siapa. Setelah di rasa nya membaik, baik fisik maupun mental Kris kembali menemui Tao di rooftop.
"Dari mana saja" Tanya Tao saat melihat Kris.
"Tadi perut ku sakit" Jelas Kris seadanya, Tao hanya mengangguk imut mendengar itu.
"Baby malam ini mari kita berpesta" Ucap Kris sambil mendekap Tao sang panda..
"Pesta? Untuk apa?" Tanya Tao penasaran.
"Untuk merayakan 1 bulan kita bersama, kita tidak pernah berpestakan? Aku akan mengundang seluruh isi sekolah ini. hanya murid, tidak ada guru. Bagaimana?" Jelas Kris sambil menompang dagu nya di bahu Tao.
"Apa itu tidak berlebihan?" Tanya Tao lagi.
"Anniyo.. nanti malam, di taman sekolah tercinta kita ini. bagaimana? jangan sampai telat, aku akan menyiapkan semuannya untuk kita. Ku harap tak ada penolakan apapun, arra?" Ucap Kris final.
"Baiklah" hanya itu yang bisa Tao jawab, seperti kata Kris 'Tak Ada Penolaka'
"Undang teman-teman mu" Timpal Kris.
"Ya, tentu saja" Tao tersenyum sambil mengecup singkat pipi Kris.
Kris tersenyum cerah, hatinya berteriak karena malam ini akan menjadi malam spektakuler dalam hidupnya. Setelah itu Kris dan Tao memilih kembali kekelas masing masing, Belajar seperti biasa. Saat jamsekolah berakir, pengumuman terdengar dari radio sekolah. ya..itu pengumuman acara yang akan di adakan Kris, semua yang mendengarkan pengumuman itu bersorak gembira. Kalian tau kan, kris itu orang yang sangat kaya. Dan saat seseorang sepertinya membuat sebuah pesta tentu kalian bisa bayangkan seberapa meriah acara itu nanti.
Sekarang saja sekolah sudah di penuhi oleh orang-orang suruhan kris, mereka menata taman sekolah yang indah itu menjadi surga untuk semalaman ini. Mereka baru menata beberapa tempat namun aura keindahan dan kemewahan sudah terpancar jelas. kerumunan murid-murid yang berbondong-bondong mengikuti arus menuju gerbang sekolah masih saja heboh membahasa pesta nanti malam.
Banyak hal yang harus mereka bahas, di mulai dengan baju apa yang harus di pakai, hadiah apa yang harus di bawa dan dengan siapa mereka akan pergi. Ya, kalian benar! ternyata acara ini diharuskan membawa pasangan, karena tema dari pesta ini adalah Romeo and Juliet. entah ide dari mana, yang pasti kris sungguh tidak kreatif…
Di sebuah kelas yang terletak di lantai dua, terlihat empat orang namja sedang berbincang-bincang, ehh.. tidak… mungkin bisa di bilang sedang merecanakan sesuatu..
"Apa kau yakin Kris? Dia itu begitu polos, Kasihan kan" Tanya Changmin sambil melahap Kripik kentang di tangan nya.
"Changmin, diam saja! kau mau makanan mu aku bakar habis" Tanya Chanyeol sambil melempar DeathGlare terindahnya.
"Tapi apa yang harus kita lakukan?" Tanya Lay yang sepertinya masih belum mengerti dengan rencana mereka.
"Melemparinya dengan bola basket di depan semua orang" Jelas Chanyeol dengan wajah jahat nya.
"Ide bodoh" Sambung Changmin sambil terus memakan makanan tercintannya, Chanyeol kembali menatapnya tajam.
"Bagaimana jika kita menyiksa batinnya saja" Usul Lay setelah mendapatkan ide.
"Kenapa tidak kita lempari saja dia dengan balon yang sudah diisi coklat cair, bisa bayangkan dia jadi manusia coklat leleh, lalu kita taburi dengan vanilla powder, dengan potongan buah segar, aku sudah tidak sabar memakannya" jelas Changmin panjang lebar sambil berfantasi, dan itu berhasil membuat semua menatapnya aneh… suara angin berhembus terdengar beberapa saat, mobil-mobil yang berlalu di depan sekolah saja sampai terdengar ke dalam kelas itu, yang di pandangi hanya tersenyum seperti kuda.
"Ahhh aku punya ide, cepat kemari" Akhir nya Kris angkat bicara setelah lama memandangi dan mendengar ocehan teman teman nya.
Mendengar itu, semua merapat pada Kris. Kris mulai membisikan semua rencananya, semua hanya mengangguk tanda setuju sambil memasang senyum mengerikan.
"Bagaimana?" Tanya Kris sambil tersenyum puas.
"Menarik" Lay tersenyum mengerikan, Chanyeol dan Changmin segera menjauh melihat Lay tersenyum seperti itu..
"Suho mana?" Tanya Kris menyadari salah satu sahabat nya tak ada di sini.
"Dia ke toilet, tadi saat pelajaran dia tidur dan saat pelajaran usai dia buru-buru ke toilet" Jelas Changmin sambil membuka kotak kecil berisi Chocochips.
"Aishh anak itu, sudah di bilang akan ada rapat penting masih saja pergi. tak bisakah dia menahannya sebentar saja" Timpal Lay kesal.
"Sudahlah nanti saja kita beri tahu dia, Ayo pulang" Dan semua nya pun bergegas meninggalkan kelas itu, saat itu pula Suho datang dengan nafas yang tak beraturan.
"Hei.. hosh hosh… sudah mau pulang? Bukan nya ada rapat penting?" tanya Suho sambil membungkuk dan memangi lutut nya, berusaha mengatur nafas nya.
"Kau terlalu lama, Ayo pulang" Chanyeol menarik Suho.
"Tapi hosh apa yang di bahas tadi? Hosh hosh" Suho kesusahan menyamakan langkah nya dengan yang lain.
"Sudahlah nanti malam juga kau akan tau, Ayo pulang" Kali ini si cerewet Lay yang mendorong dorong tubuh Suho yang kewalahan
"Baiklah" Suho pasrah saja.
Mereka pun pulang, menuju rumah masing – masing…
.
.
.
.
.
.
Malam ini bintang tak ada yang absen dari tugasnya menghiasi langit, Cuaca sangat cerah, sepertinya langit ikut senang dengan semangat remaja-remaja yang akan berpesta malam ini.
06.00 PM South Korea Time ( sering di sebut KST)
Kibum dan kawan-kawannya terlihat sedang sibuk saat ini, suara kasak kusuk berulang kali muncul dari kamar bernuansa hitam putih bertema panda itu –Kamar Tao- .
"Ya! Siapa yang mengambil eyeliner ku eoh? Ehhh itu dia hei, jangan di injak" Teriak Baekhyun sambil mengambil eyeliner nya yang hampir aja di injak Luhan.
"Hei.. mana kaca mata ku? Pandangan ku rabun sekarang" Kali ini Kibum yang mengoceh mencari kaca mata nya.
"Han-ie sepertinya baju itu kurang bagus, coba yang ini" Ucap Kyungsoo setelah memandangi pakaian Luhan yang ia rasa tidak cocok, Kyungsoo pun mengangsurkan baju yang menurut nya bagus.
"Beneran? yauda, eh tapi di mana gelang rusa nya?" Luhan menerima baju yang di berikan Kyungsoo dan sibuk mencari gelang rusa yang baru ia beli tadi sepulang sekolah.
"Tadaa! Super panda here …, bbuing bbuing" Tao tiba-tiba muncul dari kamar ganti dengan kostum pandanya, semua terdiam… semua menatap tao bingung. Bahkan eyeliner yang Baekhyun pakai jadi berantakan.
"Tao-nie, sedang apa?" Tanya Kyungsoo sambil mengaruk pipi nya yang tak terasa gatal.
"Bukan kah ini bagus?" Ucap Tao ceria sambil berputar putar, ia sangat bangga mengunakan kostum panda imut yang ia beli beberapa hari lalu.
"Kau akan di tertawai orang jika seperti itu Tao-nie" Kyungsoo berusaha meluruskan pikiran Tao yang sedikit gila dengan sangat hati hati.
Baekhyun dan Luhan berpadangan penuh arti, beberapa detik berikutnya mereka tersenyum evil. Mereka mulai mendekati Tao, karena sudah merasakan aura yang buruk Tao pun mulai mundur. bermaksud kabur, namun saat sampai di depan pintu kamar. pintu tertutup dan terlihat kilatan mematikan dari mata Kibum yang menghalangi pintu. Jangan lupakan senyuman penuh arti yang membuat Tao merinding, mereka bertiga menyeret Tao ke dalam ruang ganti dan…
"Kya!…lepaskan..huweee" Rengek Tao di balik ruang ganti.
"Tao jangan banyak bergerak eyelinernya bisa berantakan" Baekhyun berteriak frustasi.
"Tao-nie jangan mengigit tangan ku, cepat pakai baju ini" Teriak Luhan sambil memaksa Tao membuka baju nya.
"Ya..! Luhan.. yang harusnya memakai eyeliner itu Tao bukan aku" Teriakan Kibum terdengar di balik ruang ganti.
Mendengar itu semua Kyungsoo yang duduk di atas tempat tidur hanya mengeleng-geleng kepalanya sambil menatap ruang ganti yang telah berubah menjadi ruang eksekusi itu.
15 menit kemudian
Pintu ruang ganti terbuka, Tao keluar dari ruangan itu. saat itu pula Kyungsoo menjatuhkan buku yang ia baca 5 menit lalu, matanya tak berkedip. ia terkagum tak dapat berkata apa pun.
"T-tao…ini Tao kan" Ucap Kyungsoo tergagap, Kibum, Luhan dan Baekhyun yang berdiri di belakang Tao tersenyum puas dengan karya mereka.
Tao menunduk dalam, ia sangat malu. Lihatlah, Tao kini seperti seorang malaikat. Dengan kaos abu-abu yang entah terbuat dari bahan apa, sangat lembut terlihat. Di teman oleh blazer berwarna soft blue dan skinny jeans berwarna gelap. Sebenarnya itu bukan apa-apa, tapi lihatlah, yang membuat Kyungsooo terdiam adalah wajah cantik Tao. wajah yang mengalahkan malaikat, wajah yang sangat lembut. Tao sungguh beruntung, lihat lah mata nya yang indah. di tambah oleh eyeliner yang mempertegas mata indahnya. rambutnya yang panjang sebahu, berbelah tengah dan berantakan sekarang sudah di sulap menjadi lebih hidup. Lurus…. ya lurus dan tertata rapi, (untuk lebih jelas lihat rambut choi minki a.k.a ren nu'est di MV hello, kurang lebih begitu)
"Bagaimana hasil karya kami?" Tanya Baekhyun bangga
" …" Kyungsoo masih saja diam, masih terus menatap Tao
"Hiks…hiks…" Tao menangis, semua terdiam. Kyungsoo tersadar dari lamunannya, ia berdiri dan membawa tisu serta mendekap panda yang rapuh itu.
"Kenapa Eum?" Kyungsoo mengelus surai arang Tao lembut.
"Tao tidak mau seperti ini, Tao tidak mau berubah. Tao tidak mau menjadi orang lain, orang jelek yang bukan Tao… hiks hiks" Kyungsoo memandang Kibum, Baekhyun dan Luhan bergantian. mereka hanya mengangguk..
"Baby Tao.. Dont Cry.. kamu boleh menjadi diri mu" Kyungsoo tersenyum lembut, tangannya mengangkat dagu Tao dan menghapus lembut air mata sekaligus eyeliner di mata Tao.
"Nah sekarang buat lah dirimu senyaman mungkin, karena perubahan harus datang dari hati bukan dari paksaan" sekali lagi Kyungsoo tersenyum manis, ia menyodorkan kaca mata tebal Tao dan sebuah sisir. Tao menatapnya dan tersenyum hangat.
" Gomawo Eomma, Hiks… Tao Sayang Eomma.." Tao memeluk erat Kyungsoo, Kyungsoo hanya tersenyum lembut.
"Tapi Tao suka baju ini, bolehkan bajunya tetap seperti ini? hanya dadanan saja yang di ubah" Tanya Tao polos.
"Tentu" Kyungsoo mengelus surai Tao lembut.
Melihat hal itu Kibum, Baekhyun dan Luhan pun mendekati Kyungsoo dan Tao, mereka saling berpelukan erat.
"Mian baby Tao" Ucap Kibum di sela sela aksi peluk memeluk mereka.
"Baby panda masih menyayangi kami kan?" Luhan mempererat pelukan nya.
"Kami tidak akan memaksa mu lagi, Mian.. Hiks hiks" Dan Baekhyun mulai menangis kecil.
"Ne, Gwaenchanayo" Ucap Tao dengan polosannya dan mereka berpelukan makin erat. beberapa menit selanjutnya mereka melepaskan pelukan itu dan melanjutkan aktivitas mereka masing-masing. Tao kembali menata rambutnya seperti awal, wah wah… sepertinya Tao tak ada niat untuk mejadi cantik… Payah…
"Eumm teman-teman, apa kalian lupa sesuatu?" kata–kata Kyungsoo barusan menyita perhatian semuanya, semua memandang Kyungsoo…
"Apa?" Tanya Kibum bingung.
"Bukannya pesta ini wajib membawa pasangan" jelas Kyungsoo.
"Oh God! I Forget about that" Kibum menepuk jidat nya frustasi.
"Hei, Easy.. its so simple. Tao-nie sudah pasti dengan naga mesum itu, nah kita tinggal berempat kan? berarti Kyungsoo dengan Kibum Hyung lalu aku dengan Luhan, masalah selesaikan?" Jawab Baekhyun asal.
"Awalnya Soo juga berpikir seperti itu tapi…" Kyungsoo mengantung kata kata nya.
" Tapi kenapa eoh? Jangan membuat masalah rumit Soo" Luhan mulai frustasi melihat Kyungsoo yang bertele tele.
"Apa kalian belum membaca daftar acara yang ada di undangan? yang di bagikan di depan gerbang tadi? Di sini dikatakan , akan ada acara 'kiss in the dark' . itu berarti kita harus kissing dengan pasangan yang kita bawa" jelas Kyungsoo dengan cemas. mendengar itu Luhan dan Baekhyun saling bertatap beberapa saat, setelah itu sama–sama memalingkan wajah sambil mengatakan "Yack..!" dalam waktu yang bersamaan pula.
"Eummm pasangan ya? Eummm pakaian sudah teratasi kan? Nah mari berpikir siapa yang akan kita ajak ke acara itu, siapa terlebih dahulu?" Kibum memandang teman-temannya dan semua serentak mengarahkan jari telunjuk mereka ke arah Kyungsoo..
"Ehh..kenapa Aku?" Tanya Kyungsoo tak tahu apa-apa..
"Eumm baiklah, Siapa ya… Eumm karena Soo itu keibuan cocoknya dengan seseorang yang dewasa, tapi siapa yang dewasa di sekolah kita ? Eummmm.." Kibum berpikir keras , Luhan dan Baekhyun juga ikut berpikir. Tao hanya diam, sedangkan Kyungsoo hanya diam sambil berkata 'gwaenchana, sendiri lebih baik' beberapa kali..namun tak ada yang mengubrisnya..
"Aha…! dengan Seo In Kook saja, Sunbae yang ada di tingkat akhir, dia kan sangat dewasa" Usul Luhan
"Eh? Bukannya dia sudah punya kekasih? kalau tidak salah Kim Soo Hyun yang ada di kelas sebelas sama seperti Kibum Hyung" Jelas Baekhyun masih mencoba mengingat.
"Aishh susah mencari seseorang yang dewasa di sekolah kita, mereka semua kekanakan. bahkan yang paling nakal –Kris dan kawannya- saja sangat kekanankan" Kibum mulai memijat kening nya.
"Eumm bagaimana dengan Kim Samchon adiknya Eomma, Hyung?" Usul Baekhyun, mendengar itu Kibum berpikir beberapa saat dan detik selanjut nya tersenyum evil dan menatap Kyungsoo bersamaan. detik itu juga Kyungsooo pingsan melihat wajah evil kim bersaudara itu…
"Kya!… Soo pingsan" Luhan dan Tao panik, mereka membangunkan Kyungsoo, mengoyang-goyang badannya dan mengelus-elus pelan pipi kyungsoo..sedang kan Baekhyun dan Kibum menjalankan niat jahat mereka..
"Baekki, cepat hubungi Halmeoni" Ucap Kibum sangat bersemangat
"Wai… kkkkkk~..muahahahaha" Dengan wajah dan tawa evil dari Baekhyun cukup membuat Luhan dan Tao ikut merinding sekarang…
"Yeoboseyo?" jawab seseorang di seberang sana
"Yeoboseyo.. Halmeoni? ini Baekkie… Kim Samchon ada di rumah? Ohh ya, eummm Halmeoni, boleh minta bantuannya? jadi… begini…" Baekhyun pun menceritakan recananya pada Halmeoni nya… dan Halmeoni nya sangat setuju…
"Otte Baekki?" Tanya Kibum semangat setelah Baekhyun menutup telfon nya.
"Halmeoni setuju Hyung, katanya Kim Samchon akan datang ke sini beberapa menit lagi"
" Baguslah, kkkk" saat itu juga Kyungsoo tersadar…
"Jadi… apa yang terjadi?" Tanya Kyungsoo seperti orang kebingungan.
"Tak ada..kkkk" Tawa Evil Baekhyun memenuhi ruangan.
"Nah… selanjutnya siapa yang akan kita carikan pasangan?" Mendengar itu semua reflek menunjuk Kibum sendiri…
" Eh? aku?... YA…..!" Kibum berteriak dengan suara melengking.
.
.
.
Di sebuah rumah mewah , tepatnya di sebuah ruang kerja. terlihat seorang namja berkulit tan sedang sibuk dengan computer dan berkas-berkas yang entah apa itu…
TOK… TOK… TOK… TOK..TOK..
Pintu ruang kerja itu berbunyi…
"Masuk…" jawab Pria berkulit Tan itu.
Seorang namja yang sudah sedekit tua namun masih terlihat cantik ,masuk kedalam ruangan itu..
"Eh? Eomma.. waeyo?" Tanya Pria berkulit Tan itu
Namja yang sudah sedikit tua itu duduk di hadapan anak nya itu. eh tunggu sebentar, apa tadi? Namja yang sedekit tua tadi itu di panggil Eomma? Apa tidak salah? ya tidak salah, di jaman yang sudah canggih ini sudah di temukan sebuah penemuan langka yang sekarang sudah di kembang biakkan. seorang Pria dapat mengandung dan melahirkan.. itu bukan hal aneh lagi, dikarenakan sudah banyaknya perkawinan sesama jenis. jadi di buatlah penemuan ini. dan di kembangkan sedemikian rupa agar perkawinan sesama jenis tetap bisa memiliki keturunan, cukup infonya, kembali kecerita…
"Eumm Eomma rasa, kau terlalu serius dengan pekerjaanmu" Namja Cantik yang sudah berumur tadi mulai membuka pembicaraan.
"Ayolah Eomma, Langsung ke intinya saja" Namja kulit Tan itu masih sibuk dengan computer nya.
"Aishhh Ya! Kim Jongin… dengarlah Eomma bicara, berhenti bekerja!" Ibu Jongin itu mulai frustasi melihat tingkah anak nya.
"Arraseo, waeyo?" Jongin berhenti dan menatap Eomma tercintanya itu.
"Tadi, keponakan mu menghubungi Eomma. Mereka ingin mengajak mu ke sebuah pesta, menjadi pasangan seseorang. pergilah ke sana dan bersenang-senang" Pinta Ibu Jongin.
"Eomma ayolah, itu acara anak muda. aku tak punya waktu untuk itu" Jongin kembali berkutat dengan Computer nya
"Ya! Aishh umur mu masih 27 tahun Jongin, berhenti bersikap seperti Pria tua yang takut kehabisan uang sehingga kau terus bekerja dan bekerja. lagi pula Eomma sudah gerah mendengar orang-orang membicarakan mu yang tak menikah lagi setelah di tinggal Yeoja tak tahu diri itu. Mereka selalu berkata 'Kim Jongin putra dari Kim Hyunjoong dan Kim Jungmin tak menikah lagi karena tidak laku' bisa bayangkan eoh? Omo kepala ku" Jungmin –Ibu Jongin- mulai berakting memegangi kepalanya, melihat Eommanya melemas Jongin pun merangkul Eommanya.
"Aishh Eomma, Arraseo. Aku akan pergi tapi bagaimana dengan malaikat-malaikat kecil ku" mendengar itu Jungmin tersenyum dalam hati..
"Jangan khawatir, Eomma sudah mengatur semuannya, Minhyuk..! Minhyun.! Kesini…" Teriak Jungmin ceria…Jongin yang menatap Eommanya seperti itu mengelengkan kepalanya.
Tak berapa lama kemudian masuklah malaikat kembar mungil sambil berlari , mereka berumur kurang lebih 5 tahun. yang satu memakai baju putih dan yang satu memakai baju hitam, yang memakai baju hitam bernama Kim Minhyuk memiliki wajah yang sangat imut di tambah dengan gigi kelincinya yang membuatnya sangat lucu dan dia sangat hiperaktive. Dia lahir lima menit lebih cepat dari kembaran nya. namja yang memakai baju putih bernama Kim Minhyun, dia memiliki wajah yang lembut seperti yeoja. dia sedikit pemalu dan mudah menangis serta sangat manja..mereka kembar namun masih dapat di bedakan.
"See? Mereka sudah rapi, sekarang mandi dan bersiaplah" Jungmin tersenyum menang. Jongin kembali mengelengkan kepala nya. Jongin pun keluar dari ruang kerjanya dan menuju kamar mandi.
"Halmeoni apa benar, kita akan bertemu Eomma baru?" Tanya Minhyuk semangat.
"Tentu Chagiya, waeyo?" Tanya Jungmin pada Cucu kesayangan nya itu.
"Apa dia Yeppo seperti halmeoni?" Kali ini Si manis Minhyun yang bertanya.
"Bahkan lebih cantik baby, lihat saja nanti" Jelas Jungmin sambil tersenyum penuh kemenangan.
.
.
.
.
"Tipe Hyung itu seperti apa?" Tanya Luhan pada Kibum yang sudah keringatan karena di pandangi oleh semua yang ada di ruangan itu.
"Eh itu eummm seperti apa ya eummm" Kibum panic.
"Sepertinya yang berotot kkkk~ , Kibum Hyung pernah bercerita pada ku dia suka namja yang memiliki otot yang menawan, right my beautiful brother?" Baekhyun tersenyum penuh arti memandang Kibum yang sudah pucat, yang di pandang hanya menelan ludah.
"Ehh yang berotot? Memangnya ada yang seperti itu disekolah kita?" Tanya Tao polos.
"Ada, Taeyang sunbae? Eumm atau Taecyeon sunbae? atau Nickhun sunbae?" Luhan mencoba berfantasi tentang sunbae keren yang ada di sekolah mereka.
"Tidak sesimpel itu, Dia harus memiliki dimple dan bermarga Choi Muahahaha" Baekhyun terus memandangi Kibum yang makin pucat.
"Dimple? Marga Choi? Berarti TOP Hyungkan?" Sekali lagi Tao menjawab dengan Polos, Baekhyun hanya menepuk jidat nya.
"Buka, dia harus berkarisma dan sudah bekerja" Baekhyun semakin menjadi jadi mengerjai Kibum.
" Eh? Memang ada ya? Siapa?" Luhan dan Tao memiringkan kepala mereka dan berpikir
" Itu seperti…." Kyungsoo yang dari tadi diam tiba-tiba bersuara dan membuat Kibum menelan kasar ludahnya.
"Ayo… Soo teruskan hahahaha" kata Baekhyun semangat.
"Diam cengeng!" Kibum berteriak berusaha semua tak mendengarkan Kyungsoo, mendengar itu Baekhyun menjadi naik darah
"Itu seperti Siwon Hyung" Lanjut Kyungsoo tiba-tiba…
"Got It!.. benar sekali, kenapa baru terpikir sekarang kkkk" Balas Tao dan Luhan bersamaan..
"MWO! SIWON HYUNG?" Tao dan Luhan kembali berteriak besamaan,yang dibicarakan bersin-bersin di ruang tv. saat itu juga Tao, Luhan dan Baekhyun tersenyum seperti raja setan, Kibum tercekat tak bisa berkata apa pun…
"Siwon Hyung ya.. dia ada di ruang tv sekarang, dia sedang free loh" goda tao
"Jinjjayo? Omo beruntung sekali" tambah Luhan masih tersenyum seperti iblis
"Semua pegang Kibum Hyung" Baekhyun berlari secepat kilat menuju ruang tv. Kyungsoo, Luhan dan Tao spontan memegangi tubuh Kibum. Kibum mengamuk seperti monster , alhasil Kyungsoo, Tao dan Luhan yang menahannya jadi kewalahan.
"Kalian bertiga lepaskan…arghhhhh" dengan kekuatan penuh Kibum menghancurkan pertahanan tiga namja tadi, semuanya terlempar ke setiap sudut ruangan. Kibum berlari seperti orang gila, namun tiba-tiba ia berhenti ketika melihat Siwon sudah berdiri di depannya. ia berubah menjadi seekor kucing yang anggun sekarang, Baekhyun berlari masuk kamar meninggalkan Siwon dan Kibum berdua di luar kamar.
"Bunny Bunny Bum, apa benar kata Baekhyun? Kau tak memiliki pasangan pergi keacara sekolah mu? Apa tak apa jika kita pergi berdua?" Tanya Siwon dengan wajah polos nya.
"I-itu…eummm" Kibum kalang kabut.
"Hahaha sebentar ya, Hyung ganti pakaian dulu" Siwon berlalu setelah sempat mengacak rambut Kibum. wajah Kibum memerah tomat, ia berputar-putar seperti orang gila. ribuan kupu-kupu mengelitik perutnya saat ini, namun itu tak berlangsung lama. mata nya berubah merah dan berapi-api, dia melangkahkan kakinya ke dalam kamar dan mengunci pintunya…
"YA!KALIAN!" Kibum berlari kearah teman teman nya yang sudah bersembunyi entah di mana.
PRANG..BRUKK..BAKK..
"Kya… Hyung hentikan…!" Teriak Kyungsoo saat ia ketahuan sembunyi di lemari.
"Tidak.. jangan eyelinernya Hyung" Baekhyun berlari keluar dari bawah tempat tidur ketika, di lihat Eyeliner nya mau di bakar Kibum.
"Hyung jangan rusanya… panda itu saja" Hal yang sama di lakukan Kibum dan berhasil memancing Luhan keluar dari kamar mandi.
"Huweeee jangan hyung boneka panda itu limited edition" Mendengar Boneka nya di jadikan persembahan Tao yang bersembunyi di ruang ganti pun ikut keluar. Dan akhir nya mereka semua di siksa oleh Kibum.
.
.
.
.
07.20 PM South Korea Time (KST)
Di sinilah mereka berkumpul, di ruang tamu keluarga Choi, menunggu datangnya Kim Jongin –Samchon Kim bersaudara- yang belum juga datang…
"Mana ya Samchon, lama sekali" seru Kibum dengan wajah dan nada bicara yang ceria, melihat itu serentak semua –Tao,Luhan dan Baekhyun kecuali Kyungsoo- melihat ke arah Kibum, yang di tatap mulai berkeringat dingin.
Setelah Kibum murka dan menghukum anak-anak nya –Tao, Baekhyun, Luhan dan Kyungsoo- . Baekhyun dan Luhan ngambek dan bersihkeras tidak mau di carikan pasangan oleh Kibum, dengan alasan mereka akan berusaha mencari sendiri di pesta nanti. jadi hanya Kibum , Kyungsoo dan Tao yang jelas pasangan nya untuk saat ini. Baekhyun dan Luhan saling berbisik Sekarang
"Baekki, ingat rencana kita ya… saat Kiss in the dark di mulai, kita harus kabur secepatnya ,arraseo…?" bisik Luhan.
"Eum, aku tidak bodoh Han-ie kau sudah mengatakan itu dua puluh lima kali dengan yang ini" Jelas Baekhyun jengah.
"Jinjjayo? Kkkk~ mian" Luhan tertawa sambil mengaruk kepala nya , ia tak sadar sudah mengucapkan kalimat itu dua puluh lima kali.
Tak lama kemudian, Jongin sampai ke rumah kediaman keluarga Choi dengan jaguarnya. saat terdengar suara mobil, Baekhyun dan Kibum segera berlari ke luar rumah.
"Samchon!" sontak kedua Kim bersaudara itu memeluk Jongin yang baru saja turun dari mobilnya.
"Kalian sudah besar, Berhenti bertingkah seperti anak-anak seperti itu" ucap Jongin saat membalas pelukan keponakan kesayangannya, semua ikut keluar tak beberapa lama setelah itu..
"Baiklah Samchon, perkenalkan permaisurimu malam ini…. Kim Kyungsooo" Kibum dan Baekhyun berbicara layaknya MC di sebuah acara besar, saat itu Kyungsoo memerah karena di goda oleh Kim bersaudara itu… Jongin pun mengarahkan pandangannya pada seseorang yang di tunjuk keponakannya, dia terdiam…
(Music Play : Exo K – Angel , di detik 0:36 hingga menit 01:10)
Kelumbutan wajah Kyungsoo, Sinaran mata nya dan Senyuman yang tulus membuat jatung Jongin berhenti berdetak beberapa detik. Tanpa sadar Jongin terus menatap sosok itu… malaikatnya…
"Samchon… jangan berpikiran mesum…" goda Baekhyun tepat di kuping Jongin, ia tersadar dari fantasinya, Jongin mengaruk tengkuknya yang tak gatal.
" Salam kenal semuanya, Kim jongin imnida bangapseuminda.." Jongin membungkuk 90 derajat.
"Masih saja kaku seperti dulu Jongin?" Siwon maju ke hadapan Jongin
" Siwon? Hahaha apa kabar mu ?" mereka saling berjabat..
"Baik, kau sendiri?" Balas Siwon seadanya ketika di tanya kabar nya.
"Kalian saling mengenal Hyung?" Kibum menyela dengan suara yang sangat manis.. membuat Baekhyun hampir muntah…
" Ya Bunny Bunny Bum, dia teman akrab ku di sekolah dulu. dari junior high school hingga senior high school, namja kaku yang pemalu. berkencan saja dia tidak tau bagaimana caranya kkkk" Siwon mulai bernostalgia tentang masa sekolah nya dulu.
"Bisa saja kau Siwon, kau sendiri? Masih saja taat eoh? Alim seperti seorang pendeta? Kkkk" Sindir Jongin.
Mereka saling melontarkan lelucon, suasana semakin hangat saja, saat itu pula kyungsoo terus memandang pria berkulit Tan itu. pria tampan yang hangat, tinggi, berwibawa pokok nya hampir sempurna. itulah yang ada di pikirannya.di saat itu pula, pintu mobil itu terbuka turunlah dua malaikat kecil.
"Omo…. Samchon membawa mereka?" tatap Baekhyun horror pada kedua malaikat kecil itu.
"Ya bagaimana lagi.. aku kan seorang Daddy. apa boleh buat, mereka bisa menghancurkan rumah jika aku tak ada di samping mereka" Jelas Jongin.
"Omo kyeopta" Tao menatap kagum pada si kembar Kim.
"Mereka anak Kim Ahjussi?" Tanya Luhan binggung
"Yes… mereka malaikat kecil ku" Jawab Jongin bangga.
Saat itu sedikit rasa kekecewaan muncul di hati Kyungsoo, dia menatap kedua malaikat kecil itu 'dia sudah menikah,berarti…dia suami orang lain' kurang lebih begitulah isi hati Kyungsoo saat ini, ia pun termenung. tak mendengarkan apa pun, dia hanya mendengar gerutuan dalam hatinya sekarang.
"Eonni… mana Eomma baru Minhyuk? Kata Halmeoni di sini kami akan bertemu Eomma" pertanyaan polos itu terlontar dari bibir mungil Minhyuk
"Anniyo itu Eomma Minhyun, bukan Eomma Hyuk Hyung" Sambung Minhyun.
"Hei… Hei.. kalian.. jangan dengarkan Halmeoni kalian kkkk.. Halmeoni hanya bercanda" Jongin berusaha melerai kedua anak nya.
"Eomma baru?" Tanya Kibum dengan nada mengodanya sambil menatap Samchon nya.
"Iya, mana Eomma kami" jawab Minhyun dan Minhyuk berbarengan.
"Itu eomma kalian… Hahaha… beri salam padanya" sambung Baekhyun mengoda Samchon nya. Baekhyun menunjuk-nunjuk Kyungsooo, saat itu Kyungsoo sedang termenung tak menyadari bahwa kedua anak itu berlari ke arahnya. kedua anak itu menarik-narik celana Kyungsoo, membuatnya tersadar..
"Eomma…!" teriak riang keduanya sambil memeluk kaki Kyungsoo, melihat itu Kyungsoo tersenyum manis dan meenunduk menyetarakan tubuhnya dengan kedua anak itu
"Anak manis… siapa nama kalian?" Tanya Kyungsoo lembut sambil membelai kedua surai anak itu..
"Kim Minhyuk imnida, umur lima tahun salam kenal" minhyuk memperkenalkan dirinya layaknya orang dewasa, mengudang tawa semua orang..
"Kim Minhyun imnida, salam kenal" lain dengan Minhyuk. Minhyun terlihat malu-malu, ia memerah dan menunduk setelah itu
" Omo kyeopta" Kyungsoo mecubit pelan pipi Minhyun gemas.
"Mian sudah membuatmu tidak nyaman Kyungsoo sshi" Jongin mendekat dan menjabat tangan Kyungsoo.
"Eh? Anniyo… gwaenchanayo, mereka sungguh lucu" Kyungsoo kembali membelai surai kedua anak itu.
"Ehem… sampai kapan mau bermesraan di situ, kajja pergi" perkataan Kibum membuat keduanya memerah…
"Baiklah, Kibum naik dengan Hyung kan?" tanya Siwon pada Kibum.
"Iya!" Untuk sekian kali nya nada riang keluar dari mulut Kibum.
"Luhan dan Tao dengan Baekkie ne, kajja" Baekhyun menyuruh Luhan dan Tao masuk ke mobil yang akan dia bawa.
"Eh? Lalu Soo dengan siapa eoh?" Tanya Kyungsoo bingung
"Appa, gendong" pinta Minhyuk pada Jongin, Jongin pun mengendong nya. Minhyun melirik Kyungsoo dan tersenyum kecil.
" Eomma, gendong" Kyungsoo memerah lalu mengendong Minhyun.
"Sepertinya pertanyaannya tak perlu di jawab lagi kan?" jawab Baekhyun sambil berlalu meninggalkan Kyungsoo, Jongin dan kedua putranya. Kyungsoo dan Jongin berpandangan sesaat lalu memerah dan saling memalingkan wajah.
" Eumm.. Ayo ke mobil" Ajak Jongin, Kyungsoo hanya mengangguk.
"Asik mau jalan-jalan dengan Eomma" Triak Minhyuk bersemangat
"Anni Hyuk Hyung, kata Halmeoni kita mau kesebuah pesta bukan berjalan-jalan" ralat Minhyun.
"Ya.. Ya… sudah Appa bilang, jangan dengarkan Halmoeni kalian" Jongin kembali melerai anak anak nya.
Mereka pun masuk kedalam jaguar itu, semuanya melaju meninggalkan kediaman keluarga Choi… menuju surga satu malam yang sudah menanti mereka…
To be continued….
Bagaimana pesta nya nanti?
Apa rencana Kris sebenarnya?
Akan kah Sibum dan Kaisoo bersatu….?
Tetap ikuti cerita ini….
