hanna

dul

set

"apa yang kau lakukan pada korbanmu akan berbeda dengan yang akan aku lakukan pada korbanku yeoja cantik! Aku tidak menguasai mantra hipnotismu yang bisa membuat korbanmu lupa apa yang kau lakukan padanya. Aku harus menghabisi korbanku untuk membungkam mulut mereka selamanya" ujar Yesung dengan tatapan tajam kearah lukisan yang baru dilukisnya

"mworago? Kau harus membunuh semua yang menjadi korbanmu? Aku tidak mengajarimu hal itu hajima!" Ryeowook melarang

"mianata yeoja! aku adalah aku yang pasti berbeda denganmu!" kini Yesung mulai berani menatap nakal pada Ryeowook

"aku menyesal telah menampungmu disini dan menurunkan ilmuku padamu" Ryeowook terlihat kecewa

"kau tidak akan menyesalinya yeoja! apa yang aku lakukan akan semakin membuat kecantikanmu abadi! Kau tidak perlu melakukan semua ritual itu lagi! serahkan padaku aku akan mengurus lukisanmu juga lukisanku!" Yesung semakin terlihat menakutkan

"lalu apa yang harus aku lakukan pada semua korbanku hyung? Apa aku juga harus membunuh mereka?" Siwon bertanya menatapi lukisan dirinya penuh kagum

"setubuhi semua korbanmu! Maka keindahanmu akan abadi dan tak terkalahkan. Setelah itu bawa semua korbanmu padaku. Aku akan membereskannya. Anggaplah jika aku seorang pemancing kau adalah alat pancingnya" jawab Yesung tanpa beban

"kau sudah gila!" wajah Ryeowook menjadi pucat

"tugas yang tidak sulit sepertinya hyung! Aku akan mendapatkan kenikmatan juga keindahan abadi! Aku pasti akan melakukannya" Siwon tersenyum puas dan penuh kelicikan diwajahnya

Begitulah Yesung saat dewasa. Diluar sepengetahuan Ryeowook, Yesung ternyata lebih banyak mendalami ilmu sihirnya dengan cara yang berbeda dan dengan sengaja dia tidak mempelajari mantra hipnotis yang bisa membiarkan korbannya tetap hidup. Naluri membunuh yang sudah terpatri sejak dia masih kecil semakin membesar saat dia dewasa. Itu semua karena dendam dan luka yang dia terima sejak kecil.

~~~~~~~0000~~~~~~~

Yesung tampak sibuk sekali dengan alat lukisnya. Dia sudah menyiapkan dua buah kanvas ukuran besar yang sudah siap dia beri sentuhan dengan kuasnya.

"apa yang kau lakukan?" tanya Ryeowook menghampiri Yesung

"pemilik galeri meminta lukisan telanjang milik Siwon! Mereka akan memamerkan karya seni bertemakan "Natural". Patung, pahatan, lukisan harus dalam keadaan telanjang" jawab Yesung menyiapkan valetnya

"apa kau sudah menunjukan lukisan kemarin?" tanya Ryeowook semakin mendekat

"pemilik galeri itu memaksaku untuk menjualnya! Dia sungguh tertarik pada lukisanku! Dan sepertinya namja itu menyukai model lukisannya" jawab Yesung senyum licik

"berapa dia membayar lukisanmu?" tanya Ryeowook antusias

"20 juta! Dan dia sudah membayarnya" jawab Yesung menunjukan selembar cek pada Ryeowook

"aiss jinja?" Ryeowook tertawa riang saat melihat cek itu

"aku akan membuatmu bahagia yeoja! kau adalah milikku sekarang" Yesung mendekap Ryeowook penuh hasrat

"Yesung-ah! Aku adalah gurumu" Ryeowook berusaha menghindar

"kau lupa rupanya dengan janjimu 15 tahun lalu! Kau bilang aku boleh melakukan apa yang aku pikirkan 15 tahun kemudian. Inilah saatnya. 15 tahun sudah berlalu" Yesung mengangkat tubuh Ryeowook keatas meja yang dipenuhi cat minyak

"aku tidak melupakannya! Tapi aku tidak pernah berfikir kau benar – benar akan melakukannya" Ryeowook terus berusaha menghindari wajah Yesung yang semakin mendekat

"waeyeo?" tanya Yesung membelai wajah Ryeowook

"karena kau adalah muridku" jawab Ryeowook mulai pasrah

"aku bukan lagi muridmu! Aku adalah namja yang kini memilikimu yeoja sakti!" Yesung mulai menciumi wajah Ryeowook berakhir dibibir mungilnya

"Yesung-ah! Siwon..." Ryeowook tidak kuasa menghindari lumatan dan hisapan bibir dan lidah Yesung dimulutnya

"dia sedang memburu korban pertamanya! Aku menugaskan dia untuk mencari sebelum aku melukis dirinya yang telanjang!" jawab Yesung meremas payudara Ryeowook

"ahhhh tapi bagaimana jika dia melihat kita" Ryeowook mendesah

"dia akan sering melakukannya pada semua korbannya" Yesung membuka paksa pakaian Ryeowook

"Yesung-ah" Ryeowook menahan tangan Yesung

Yesung tidak menghiraukannya dia robek baju Ryeowook hingga payudaranya terlihat ditutupi bra berwarna merah. Yesung sekilat membuka paksa bra itu lalu menghisap puting Ryeowook bergantian.

"ahhh hhhah" Ryeowook mendesah

Yesung kembali bereksprolasi dibibir Ryeowook kini mereka berciuman berpagutan dan mendesis menarik nafas panjang yang mulai habis karena ciuman itu. Ryeowook melepas kaos oblong yang dipakai Yesung dan menjilati puting Yesung.

Tangan Yesung merentangkan paha Ryeowook dan menurunkan celana dalamnya. Yesung jilati klitoris Ryeowook dengan lidahnya

"ahhh hmmm Yesung-ahhh" Ryeowook menggeliat merebahkan badannya diatas meja yang kotor karena cat minyak itu dan tangannya menjatuhkan cat minyak berserakan diatas lantai

Yesung membuka kaitan celananya dan menurunkan celana itu hingga tampak dari belakang terlihat jelas bokongnya yang berisi. Tiba – tiba memori kelam dimasa kecil datang, Yesung membalikan tubuh Ryeowook menungging diatas meja itu dan mulai menyerang anus Ryeowook dengan batangnya yang sejak tadi sudah mengeras dan memanjang

"ahhhhh" teriak Ryeowook kesakitan dan berhasil melepaskan diri

"aku tidak suka caramu memperlakukanku" protes Ryeowook mendorong Yesung

"tunjukan padaku bagaimana caranya agar aku tau bagaimana caramu?" Yesung mengerutnya keningnya karena dia sunggung bimbang

Ryeowook menuntun Yesung untuk duduk diatas kursi tunggal. Dia lalu duduk diatasnya mengangkat rok agar vaginanya tidak terhalang dengan batangnya.

"begini caranya Yesung-ah" Ryeowook mengarahkan batang Yesung masuk kedalam vaginanya yang sudah basah

"ahhhh" desah Ryeowook saat batang itu masuk kedalam vaginanya

Mereka mulai menggerakan bokong mereka naik turun hingga nikmat itu terasa.

"haaahhh ahhhh ahhhhhh" Ryeowook mendesah panjang dan gerakannya semakin cepat tangannya memegang erat sandaran kursi itu

Yesung bertahan untuk tidak mengeluarkan suara desahannya. Tatapannya terus tertuju pada wajah cantik sang guru yang kini menjadi lawan main sexnya. Sementara kedua tangannya mengarahkan bokong Ryeowook agar bergerak semakin cepat

"hmmm ahhhh hhahhh" Ryeowook semakin lincah bergerak diatas Yesung

Yesung tetap bertahan untuk tidak mendesah. Tangannya membelai tengkuk Ryeowook lalu melumat bibir mungil itu agar tidak terus mendesah membuat keributan.

Kini yang terdengar adalah cekitan kursi yang menjadi media aksi sex mereka. Semakin cepat gerakan itu maka kenikmatan yang mereka rasa semakin dahsyat membuat mereka terbang.

Crooooot

Sperma Yesung keluar membasahi dinding vagina Ryeowook dan mengotori selangkangannya.

"ahhh Yesung-ah" desah Ryeowook menggigit bibir bawahnya lalu memeluk Yesung erat.

Bruuuk

Terdengar suara pintu dibuka Seseorang.

"hyung! Apa yang kalian lakukan?" tanya Siwon memandangi hyungnya yang telanjang dimana Ryeowook sang ahjuma duduk diatasnya yang juga sudah setengah telanjang.

Bruuk

Siwon menjatuhkan sesuatu yang tadi dipikulnya diatas punggungnya.

"Siwon-ah! Kau sudah datang" Ryeowook turun dari pangkuan Yesung lalu merapihkan diri

"apa kau sudah mendapatkan korbannya?" tanya Yesung mulai memunguti semua pakaiannya

"tuh!" Siwon menunjukan tubuh yeoja yang menjadi korbannya sudah terkulai lemas diatas lantai

.

.

Yesung dan Ryeowook sudah kembali berpakaian. Mereka bertiga berpura – pura seolah adegan yang Yesung dan Ryeowook lalukan tidak pernah terjadi. Fokus mereka sekarang adalah bagaimana memperlakukan korban pertama yang Siwon dapat.

"siapa dia? Dan apa yang dia lakukan?" tanya Yesung membereskan cat minyak yang tadi berserakan karena Ryeowook

"dia seorang pelacur" jawab Siwon singkat

"apa yang sudah kau lakukan padanya?" tanya Yesung menyiapkan meja sebagai media untuk menghabisi korbannya

"menyetubuhinya lalu membuatnya pingsan" jawab Siwon mengangkat tubuh yeoja itu dan membaringkannya diatas meja

"apa yang dia lakukan semasa hidupnya adalah hal yang sangat aku benci" yesung menatap yeoja itu penuh kebencian dalam tatapannya

"aku tidak ingin melihat ritualmu! Lebih baik aku keluar" Ryeowook menghidar untuk tidak menyaksikan namja yang kini memilikinya menghabisi korbannya

.

.

Yesung menyiapkan mangkuk perak untuk menampung darah yeoja itu. pisau belati yang sudah setia menemaninya menghilangkan nyawa ahjusi dan namja yang memukuli Ryeowook akan dia gunakan sebagai alat eksekusi.

"kau bersiaplah menemui ajalmu pelacur!" Yesung memegang lengan yeoja itu lalu mulai membaca mantra dengan mata terpejem

Sreeeet

Belati itu memotong urat nadi yeoja itu sementara Siwon membantu memegangkan mangkuk perak itu untuk menampung darah sang yeoja. darah yeoja itu begitu banyak sudah tertampung didalam mangkuk perak ukuran besar. Yeoja itu sudah tidak bernafas.

Yesung segera menempatkan mangkuk itu ditengah meja diantara valet dan kuas minyaknya. Dia kembali membaca mantra saktinya pada semua benda yang ada diatas meja itu. menuangkan sedikit darah yeoja itu diatas valet sebelum mencampurnya dengan beberapa warna dari cat minyak.

"bersiaplah pada posemu! Kau harus telanjang" perintah Yesung pada Siwon menyiapkan tempat untuk Siwon berpose

Siwon menuruti perintah Hyungnya, dia lepaskan satu persatu pakaiannya hingga benar – benar telanjang.

"Dimana aku harus berpose hyung?" tanya Siwon yang sudah bugil

Yesung menghampiri Siwon lalu mengarahkan Siwon diposisi sempurna dengan pose yang eksotis. Wajah Siwon Yesung arahkan sedikit menunduk dengan tatapan tajam lurus kedepan. Kedua tangan Siwon, Yesung arahkan pada posisi yang tegap dan gagah dimana kedua kakinya berdiri tegak agak terbuka lebar.

Siwon sunggung gagah dan tampan pada pose itu. bagaimana tidak tubuhnya yang kekar dengan 6 kotak menghiasi perutnya.

"kau memang dongsaengku yang sungguh sempurna Siwon-ah" Yesung dekatkan wajahnya lalu melumat bibir dongsaengnya dan merekapun berciuman penuh nafsu dan hasrat layaknya sepasang kekasih gay.

"kembali pada posemu yang tadi" ujar Yesung menjilat bibir tipis dongsaengnya.

Yesung mulai mengaduk cat minyak itu dengan darah yeoja menggunakan kuasnya. Lalu dia mulai melukis Siwon dikanvas yang sudah dia siapkan sebelumnya. Kedua kanvas itu Yesung sentuh bergantian dengan kuasnya. Yesung melukis 2 buah lukisan sekaligus dengan gambar dan objek yang sama.

Kedua lukisan itu sudah rampung Yesung kerjakan. Tampaklah lukisan yang begitu memiliki nilai artisitik menghiasi ruangan ritual penuh misteri itu. lukisan indah dengan objek yang jauh lebih indah akan Yesung pamerkan di galery terbesar dikota Seoul dimana kalangan elit dan kaum jetset adalah pengunjungnya.

Siwon melangkah menghampiri Yesung yang sedang membersihkan tangannya dari sisa cat minyak dan masih telanjang. Lalu memandangi wajah dirinya dikedua lukisan itu

"aku memang sempurna hyung!" Siwon mengagumi dirinya sendiri menarik pinggul Yesung melumat habis bibir Yesung dan mereka kembali berciuman

'kalian memang orang yang aneh Yesung-ah, Siwon-ah. Tapi aku sudah terlanjur masuk dalam kehidupan kelam kalian' Ryeowook mengintip apa yang Siwon dan Yesung lakukan diruangan itu.

.

.

Mereka berdua mengubur tubuh yeoja yang menjadi korban pertamanya dihalaman belakang rumah Ryeowook yang tidak memiliki tetangga itu.

"bersiaplah untuk menghadapi dunia luar Siwon-ah! Kau habiskan semua orang jahat, tamak dan picik didunia ini! Kau juga harus menghabisi semua yeoja dan namja yang memiliki penampilan fisik yang bagus karena itu akan membuat ketampananmu, kecantikan abadi yeoja sakti juga keindahan lukisanku semakin sempurna" Yesung melingkarkan tangannya dibahu Siwon

"namja?" Siwon tercengang

"apa ada masalah dengan namja? Kau harus melakukannya karena kau tidak akan menggunakan hatimu saat melakukannya bukan? Kau hanya menggunakan batangmu" Yesung menatap Siwon dengan tatapan dingin

"akan aku lakukan untuk kita berdua hyung! Juga untuk yeoja cantik yang sudah menyelamatkan kita" jawab Siwon memandangi wajah Yesung hyungnya.

Ucapan yang keluar dari mulut Siwon dan Yesung mampu didengar jelas oleh Ryeowook dan Ryeowookpun tersenyum puas kini dia merasa aman karena kedua namja itu benar – benar mempedulikannya. Ryeowook juga sudah tidak mempermasalahkan bagaimana kejamnya kedua kakak adik itu saat menghabisi korban – korbannya.

.

.

Toktoktok

Suara pintu kamar Ryeowook diketuk Yesung. Ryeowook segera membukanya

"ada apa?" tanya Ryeowook menahan pintunya

"ini minumlah! Aku sudah menggantikan ritualmu. Kau tidak perlu melakukannya lagi serahkan padaku" Yesung menyerahkan gelas perak berisi darah yeoja yang sudah dia campur dengan rempah dan bahan diberikan mantra

"masuklah!" Ryeowook membuka pintu kamarnya lebih lebar untuk Yesung

Yesung masuk kedalam kamar itu dan membantu meminumkan ramuan yang sudah dia buat untuk kecantikan abadi yang akan dimiliki Ryeowook. Ryeowook telan habis ramuan yang bercampur darah itu. meninggalkan noda darah dibibir Ryeowook lalu melumat bibir Yesung agar noda itu beralih dibibir Yesung.

Dan malam itu mereka berdua kembali melakukan sex didalam kamar Ryeowook dimana desahan, suara rintihan, desis, suara ranjang dapat didengar jelas oleh Siwon dari kamar sebelah.

~~~~~~~0000~~~~~~~

Pameran lukisan sudah digelar. Lukisan bergambar Siwon yang telanjang menjadi topik yang paling hangat dibicarakan banyak orang. Dari mulai pekerja seni, penikmat seni, pejabat hingga kaum sosialita tidak terbatas yeoja saja begitu juga para namja.

Karena menjadi rebutan banyak orang dan menimbulkan kontroversi, lukisan itu tidak diperjual belikan. Melainkan menjadi pajangan utama diloby masuk gedung Kebudayaan di Korea. Mereka sama sekali tidak mempermasalahkan model yang telanjang dalam lukisan itu. mereka lebih melihat nilai estetika dibanding etika dan moral.

Malam itu adalah malam ramah tamah dengan pelukis dan modelnya. Staff dinas kebudayaan sengaja menggelar acara ramah tamah itu karena mereka benar – benar ingin mengenal pelukis dan modelnya yang mereka tidak pernah dengar.

Siwon dan Yesung sudah bersiap untuk pergi menghadiri acara yang khusus dibuatkan untuk mereka berdua. Ryeowook menolak ajakan Yesung karena dia tidak pernah tertarik untuk masuk kedalam pergaulan dunia luar.

.

.

"hadirin sekalian saya akan segera memanggilkan sang pelukis berikut modelnya. Inilah Choi JongWoon bersama Choi Siwon!" seorang MC memperkenalkan Yesung dan Siwon pada semua tamu undangan yang hadir diacara ramah tamah malam itu

Clap clap clap

Suara tepuk tangan terdengar riuh menyambut Yesung dan Siwon naik keatas panggung.

Yesung dan Siwon berhasil memikat semua mata tamu. Mereka begitu mengagumi lukisan penuh mistis Yesung dan terpesona pada ketampanan Siwon. Saat Yesung dan Siwon turun banyak kalangan yang sengaja mendekati mereka sekedar menawarkan minum bersama dan bercengkrama.

Mereka berdua benar – benar telah diterima dalam pergaulan elit para tamu malam itu.

"jadi kau mobil lukisan yang fenomenal itu" seorang yeoja tua yang terlihat sudah memasuki usia 50 tahunnya berpakaian begitu elegan dan lux mendekati Siwon yang berdiri sendirian menikmati anggurnya

"annyeo haseo! Choi Siwon imnida" Siwon menganggukan wajahnya pada yeoja tersebut

"aku nyonya Lee Istri tuan Lee Soo Man! Seseorang yang membuat pesta ini berlangsung" yeoja terhormat itu mengenalkan diri

"nee! kami merasa sangat tersangjung nyonya bisa diterima dengan baik dilingkungan ini" Siwon mengecup tangan nyonya Lee

Mereka terlibat percakapan yang hangat dan seru dan tidak mempedulikan kehadiran tamu yang lainnya. Yesung mulai sadar ada sesuatu yang akan berguna jika yeoja tua itu bisa jatuh dalam pelukan Siwon dongsaengnya. Dia lalu merogoh sakunya untuk mengambil ponselnya.

Kriiing kriiing

Suara ponsel Siwon berbunyi tanda menerima panggilan

"maaf nyonya saya harus menerima panggilan ini" Siwon pamit untuk menjawab panggilan dari Yesung

"tentu saja!" jawab nyonya Lee

Siwon melangkah menjauhi nyonya Lee yang sangat terlihat begitu mengagumi Siwon

"yeobseo!" jawab Siwon

"kau tiduri yeoja tua itu! kelak dia akan membawa banyak keuntungan buat kita!" perintah Yesung tegas tanpa beban

"mworago?" Siwon tampak ragu saat melihat fisik tua calon korbannya

"kita tidak perlu membunuhnya kau hanya perlu membuatnya bertekuk lutut padamu! Lakukan perintahku Siwon-ah demi masa depan kita" Yesung semakin tegas

"baiklah!" jawab Siwon segera menutup ponselnya

Siwon kembali menghampiri nyonya Lee yang kini dikawal dua orang pengawalnya

"maaf nyonya! Apa saya bisa meminjam toilet anda? Karena terlalu gugup saya tidak dapat mengontrol keringat yang keluar dari tubuh saya" ujar Siwon

"tentu saja! ikut aku" nyonya Lee memberi jalan pada Siwon untuk berjalan berdampingan dengannya

Mereka melangkah berdampingan dimana tangan nyonya Lee melingkar ditangan Siwon. Langkah mereka akan melewati tuan Lee yang tengah bercengkrama akrab sekali bersama Yesung dan tamu penting lainnya

"yeobo! aku akan mengantar Siwon-ssi memakai toilet kita sepertinya dia terlalu tegang malam ini" sapa nyonya Lee saat mereka menghampiri kumpulan tuan Lee

"tentu saja! buat dia merasa nyaman berada ditempat kita" balas tuan Lee

Siwon dan nyonya Lee kembali melangkah menuju lantai atas dikawal dua namja tadi. saat mereka sampai dilantai atas menuju kamar pribadi tuan Lee, nyonya Lee melarang kedua pengawalnya untuk masuk kedalam kamar itu.

"kalian kembali kebawah dan awasi tuan Lee! Saya aman berada disini dibanding tuan Lee yang sendirian dibawah sana" perintah nyonya Lee pada kedua pengawalnya

"baik nyonya!" kedua pengawal itu mengikuti perintah sang majikan

Siwon dan nyonya Lee masuk kedalam kamar pribadi itu berdua saja dan tidak ada orang yang melihatnya. Begitu mereka sampai didalam kamar, Siwon segera menutup pintu itu lalu menguncinya. Siwon menghampiri nyonya Lee yang sedang tersenyum padanya

"kau tahu nyonya diantara semua yeoja yang ada disini malam ini, kaulah yang sangat mempesonaku" Siwon seketika melumat bibir nyonya Lee dan menaikan roknya langsung memainkan jari – jarinya didalam celana dalam nyonya Lee

Mereka bercinta dengan posisi doggy style hanya 10 menit lamanya. Tidak perlu waktu yang lama buat Siwon menggagahi yeoja yang sudah bau tanah itu. dia tidak perlu membuat yeoja itu telanjang karena memang tidak akan ada pemandangan indah dari tubuh yeoja yang sudah keriput itu. siwon juga tidak perlu menunjukkan keindahan tubuhnya pada nyonya Lee dia hanya membuka sedikit ruang agar batangnya dapat keluar untuk bisa bersenggama dengan nyonya Lee

"kau sungguh hebat Siwon-ssi! aku tidak pernah terpuaskan seperti ini" puji nyonya Lee saat dia memakai kembali celana dalamnya

"begitu juga denganmu nyonya!" balas Siwon merapihkan celana pentalonnya

Mereka segera keluar dari kamar itu dan tidak akan ada yang mencurigai mereka karena begitu singkatnya waktu yang mereka habiskan saat bertarung.

Keuntungan yang Yesung maksud adalah pengakuan dari tuan dan nyonya Lee sebagai penguasa dan memiliki strata tertinggi diantara kaum bangsawan dikota itu yang mengangkat status Yesung dan Siwon sejajar dengan kaum bangsawan di kota itu. rasa cinta yang amat besar yang tuan Lee rasakan pada istrinya membuat dia tidak mampu menolak semua yang diinginkan sang istri yang sudah mengkhianatinya saat membujuk untuk merubah status sosial pasangan kakak adik Yesung dan Siwon.

.

.

Pesta demi pesta telah Yesung dan Siwon hadiri. Mereka selalu diterima dengan baik disetiap acara yang hanya bisa diadakan kaum bangsawan dan elit dikota itu. demikian seterusnya selalu ada tubuh yang harus Siwon gagahi baik itu yeoja maupun namja disetiap pesta yang mereka hadiri sesuai dengan yang Yesung perintahkan dan tunjukkan siapa orang yang tepat untuk itu.

Terhitung sudah 8 orang yang sudah Siwon gagahi dan 5 diantaranya adalah seorang namja. Tercatat namja bernama Lee Donghae yang merupakan putra sulung pasangan tuan Lee Soo Man yang baru pulang dari Australia, namja bernama Cho Kyuhyun seorang putra bungsu pengusaha berlian, Lee Sungmin pasangan gay Cho Kyuhyun yang juga putra bangsawan sekaligus keponakan tuan Lee Soo Man, Hankyung seorang pengusaha muda asal Cina hidup sendirian dikota Seoul, Kim Kibum seorang pengacara ternama dan terbilang selalu sukses menangani kasus besar dan terakhir Jung Yunho pewaris tunggal kerajaan Jung yang memiliki banyak gedung pencakar langit dikota Seoul.

Tercatat tiga yeoja lainya yang juga berasal dari kaum sosialite yang berhasil Siwon gagahi. Salah satunya adalah Nyonya Shim seorang janda kaya raya dan tidak memiliki keturunan dan dua sisanya hanyalah seorang model dan penyanyi pendatang baru yang kehadirannya tidak begitu diperhatikan.

Dari kedelapan orang yang Siwon gagahi lima diantaranya adalah korban yang harus Yesung habisi sebagai salah satu syarat utama ritual mistisnya. Mereka adalah ketiga yeoja tersebut, Jung Yunho dan terakhir Hankyung.

Yesung dan Siwon berhasil menguasai seluruh harta janda kaya nyonya Shim itu. karena sebelum Yesung habisi nyawanya, Nyonya Shim sempat meminta Kim Kibum pengacaranya untuk merubah wasiatnya dan menurunkan semua warisannya untuk Yesung dan Siwon dengan alasan dia ingin memberikan penghargaan atas bakat yang dimiliki kakak beradik itu.

Terjawab sudah alasan Siwon menggagahi Kibum adalah agar Kibum dengan mudah melakukan perintah nyonya Shim untuk merubah wasiatnya karena Kibum sudah terperdaya oleh pesona dan kegagahan seorang Choi Siwon saat menggagahinya.

Sementara alasan lain kenapa Siwon menggagahi semua namja yang Yesung biarkan tetap hidup adalah dari semua namja yang Siwon gagahi mereka semua memiliki fisik dan penampilan yang sempurna. Semua namja itu tampan dan menarik perhatian banyak orang. Semakin banyak tubuh dengan fisik sempurna yang Siwon gagahi maka semakin indah pula lukisan Yesung dan penampilan fisik Siwon.

Semakin hari lukisan Yesung memiliki nilai jual tinggi melebihi harga lukisan paling malah sekalipun. Semakin banyak pula harta yang mereka miliki diluar warisan besar yang diberikan nyonya Shim pada mereka. Kehidupan ketiga penyihir itu berubah drastis dari menempati rumah kumuh dengan nuansa horror didalamnya kini mereka menempati istana yang begitu megahnya. Diistana baru mereka, Yesung menyiapkan kamar ritual yang baru tempat dia melukis dan menghabisi korbannya. Juga kamar Khusus tempat lukisan Ryeowook dengan gambar telanjang, lukisan yang selalu ditutupi kain putih dan lukisan telanjang Siwon yang satunya.

~~~~~~~0000~~~~~~~

Ting tong

Bel pintu istana Yesung dan Siwon dipijit seseorang. Karena mereka tidak memiliki pelayan atau asisten rumah tangga, maka sudah menjadi tugas semua orang untuk membuka pintu saat tamu datang.

Kebetulan sekali Ryeowook adalah orang yang posisinya terdekat dengan pintu utama. Dia buka pintu itu untuk mengetahui siapa tamunya.

"selamat siang nyonya! Saya ditugaskan untuk mengirimkan undangan ulang tahun pernikahan perak pasangan Kim YoongWon! Mereka berharap agar anda sekeluarga hadir dalam pesta mereka" ujar tamu itu

"ghamsamida kami tentu akan datang!" balas Ryeowook tanpa mempersilahkan tamunya masuk

"baiklah jika begitu nyonya saya pamit" tamu itu segera pamit

.

.

Ryeowook segera menghampiri Yesung yang sedang serius membungkus lukisannya yang sudah dipesan seseorang

"Yesung-ah! Kalian mendapatkan undangan pesta perak pernikahan Kim YoongWon" ujar Ryeowook menyerahkan kartu undangan pada Yesung

"siapa Kim Yoongwon itu?" tanya Yesung menerima kartu itu

"karirnya kini adalah seorang kepala polisi di kota ini!" jawab Ryeowook dengan wajah yang sinis

"siapa dia? Sepertinya kau begitu tidak menyukainya" Yesung curiga akan sikap Ryeowook

"aku mengenalnya saat dia baru lulus pendidikan kepolisian. Saat itu aku ditangkap karena dituduh sebagai penyihir yang telah membunuh seorang bocah yang datang berobat padaku. Dulu aku masih membuka praktek pengobatan alternatif. Bocah itu datang dalam kondisi sekarat dan meninggal saat aku baru saja memeriksanya. Orang tua bocah itu geram dan tidak menerima kenyataan matinya sang anak dan menyalahkanku sebagai pembunuhnya" Ryeowook menarik nafas

"lalu?" tanya Yesung mendekati Ryeowook

"aku ditahan dikantor polisi setelah diperiksa dan diberondong banyak pertanyaan! Aku ingat sekali malam itu dialah yang bertugas menjaga kantor itu. saat dini hari dimana hampir semua tahanan terlelap tidur, Yoongwon datang menghampiriku disel tahanan karena hanya aku tahanan yeoja yang ditahan malam itu. dia menyuruhku keluar karena dia bilang ada seorang tamu yang datang melihatku. Aku yang hidup sebatang kara tentu saja curiga karena tidak mungkin ada orang yang datang menjengukku. Begitu diluar sel ternyata dugaanku benar, namja bejad itu menyeretku masuk kedalam toilet dan memperkosaku didalam ruangan sempit dan bau itu hingga dua kali" Ryeowook tidak sanggup melanjutkan kalimatnya

"biadab! Aku akan membunuhnya dan menjadikan dia sebagai korbanku selanjutnya!" Yesung mengepalkan kedua tangannya

"bantai seluruh anggota keluarganya! Aku dengar dia memiliki keturunan" ujar Ryeowook dimana air matanya mengalir

"kali ini aku bebaskan Siwon untuk tidak menyentuh keluarga kotor itu! aku akan langsung membunuh mereka semua" janji Yesung pada Ryeowook

.

.

Yesung dan Siwon sudah berada didalam pesta perak pernikahan Kim Yoongwon. Banyak kaum bangsawan dan elit yang menghadiri pesta ulang tahun pernikahan itu. yesung sudah menceritakan sejarah kelam Ryeowook dengan pemilik pesta bernama Kim Yoongwon itu. Siwon pun memiliki kebencian yang sama terhadap keluarga itu.

Siwon melihat sekumpulan namja dimana beberapa diantara mereka pernah menjadi partner sex-nya. Sebut saja pasangan gay Kyuhyun dan Sungmin, Lee Donghae juga dua orang namja lainnya. tatapan Siwon tertuju pada satu namja tampan, berkulit putih, bibir agak tebal hidung mancung dan matanya agak bulat. Namja itu begitu menarik perhatian Siwon dan tergerak untuk menghampirinya.

"Siwon-ssi!" belum juga niat itu terucap dari hatinya, Donghae memanggilnya

"hai!" sapa Siwon melambai dengan tiga jarinya

"kemarilah!" giliran Kyuhyun yang menyapa

Siwon segera menghampiri kumpulan namja tampan itu karena dia sungguh ingin mengenal siapa namja itu

"kenalkan ini Lee Hyukjae dan ini Kim Heechul" Sungmin mengenalkan dua namja yang baru Siwon temui

"Choi Siwon imnida!" Siwon mengenalkan diri

"Kim Heechul ini putra tunggalnya pemilik pesta yang meriah ini! Kau harus memperlakukannya dengan baik agar kau tidka diusir dari pesta ini" canda Kyuhyun akrab pada Siwon

Blaaash

Jantung Siwon serasa ditusuk belati Yesung. Ternyata namja yang begitu menarik perhatiannya dan untuk pertama kalinya dalam hidupnya dia merasa begitu menggebu – gebu saat memandang wajah Heechul ternyata adalah putra dari namja yang menjadi musuh gurunya juga hyungnya. Wajah Siwon pucat berusaha menyangkal apa yang didengarnya.

"Siwon-ssi! kau kenapa?" tanya Heechul membuka suaranya

"mianeo saya..." Siwon tidak sanggup melanjutkan kalimatnya

Tiba – tiba seseorang memanggil nama Siwon dari belakang

"Siwon-ah!" Yesung yang tengah berada ditengah – tengah pasangan pemilik pesta memanggil namanya

Siwon segera menoreh kearah suara berasal. Dia melihat pasangan suami istri yang tampak begitu serasi yang merupakan calon korban berikutnya dimana Yesung hyungnya berdiri diantara mereka

"kemarilah!" perintah Yesung

"permisi saya harus pergi!" Siwon pamit pada kumpulan namja itu

.

.

"ini dongsaeng saya tuan, nyonya! Dialah model yang sudah membuat lukisan saya dikenal banyak orang" Yesung mengenalkan Siwon pada pasangan itu

Tatapan Siwon terus tertuju pada nyonya yang dia rasa wajahnya tidak begitu asing dimatanya.

"maaf! Apa nyonya bernama Park Jung Soo?" tiba – tiba Siwon nyeletuk

"nee! Bagaimana kau tahu namaku?" tanya nyonya itu tersenyum

Blaaasssh

Untuk kedua kalinya jantung Siwon serasa ditusuk belati yang kini jauh lebih dalam. Bagaimana tidak selama 15 tahun ini Siwon berusaha untuk tidak melupakan wajah yeoja dan namanya yang sudah memberinya banyak uang hingga mereka bisa sampai di Seoul. Dan kini dia harus membantu hyungnya untuk menghabisi nyawa yeoja itu.

Tbc