Haiiii again! Author pengupdet kilat ini kembali! Hohohho.. Mau nyampein beberapa balasan nih utk yg udh review.. Mungkin chapter ini adalah chapter terjelek -_-

Yowkid: Makasih utk sarannya di chapter ini. Thnk u so much :D I apreciate it.. Selamat membaca chapter ini..

Warning: OOC, typo, alur cepet, nggak nyambung..

Nah, kita mulai ceritanya yah?

Sebelumnya...

Tetapi mereka tidak menyadari ada yang memerhatikan mereka dari tadi.

Ia adalah...

Ia adalah Fred Weasley. Kalian pasti bertanya-tanya mengapa murid Gryffindor ini bisa ada di asrama Slytherin kan? Jawabannya adalah Pansy Parkinson.

"Kenapa kau tidak mengatakan cintamu sejak dulu, Weasley?" tanya Pansy yang sekarang berada di belakangnya.

"Kau tahu, aku bisa membantumu mendekati Quenne, tanpa syarat,"

"Tumben sekali kau mau menolongku,"

"Karena aku suka pada Draco, ya, kau tahu itu, dan ketika siang tadi ia meminta tolong aku untuk berpura-pura menjadi pacarnya, hatiku sakit kau tahu, sangat-sangat sakit, tapi untung aku segera tahu bahwa kau menyukai Quenne, jadi kita bisa saling menguntungkan, bukan?"

"Ya, itu betul,"

"Nah, mulai sekarang kita bekerja sama, deal?"

"Deal,"

Mereka berdua kemudian berpisah..

Sementara itu Quenne melepaskan pelukannya. Begitu pun dengan Draco.

"Ya sudah, kau pergi tidur dulu sana, ini sudah malam, sampai ketemu besok," kata Draco sambil mencium kening pacarnya itu. Dan wajah Quenne merona seperti tomat.

"Kau juga, bye," kata Quenne sambil berjalan ke kamar perempuan.

Draco tersenyum dan kembali ke kamarnya.

Paginya...

Murid-murid menjalankan ritual pagi (-_-) bangun, mandi, berpakaian dan keluar dari asrama mereka masing-masing, makan pagi di aula besar dan memasuki kelas pertama mereka hari ini.

Tak terasa sudah jam istirahat, Quenne Mentha keluar dari kelas ramuan. Ia sangat ingin bertemu dengan Draco. Ia pergi ke danau. Tempat favoritnya dan Drake. Ia berjalan sambil tersenyum sepanjang jalannya. Dan ia terhenti ketika melihat suatu kejadian di tepi danau. Kejadian yang membuat emosinya bercampur aduk. Seorang pemuda berambut pirang platinum yang ia sangat kenal sedang mencium seorang perempuan berambut coklat lurus yang hampir mirip dengannya. Ya, Draco Malfoy dan Pansy Parkinson. Hati Quenne tersayat. Ia tak mampu menahan tangisnya. Ia berlari pergi sejauh mungkin.

Sementara itu, Draco melepaskan ciumannya.

"WHY DID YOU DO THAT? You know I don't like you, Pansy!"

"Aku sangat mencintaimu Draco!"

"Ya, aku tahu itu! Tapi aku hanya mencintai Quenne! Bukan kau!" bantah Draco.

Dan Pansy berlari pergi. Tapi ia tidak menangis. Ia malah tersenyum licik. Ia memang sudah merencanakan hal ini.

Di suatu tempat sepi yang gelap di Hogwarts...

Quenne sedang duduk di sebuah bangku panjang. Quenne menangis. Ia memang bodoh. Semalam Draco memang hanya bercanda. Ia adalah perempuan Slytherin terbodoh yang pernah ada. Ia menaruh harapan pada Draco terlalu banyak. Dan lihatlah sekarang akibatnya.

Seseorang melangkah mendekati Quenne. Seorang pemuda Gryffindor berambut merah yang mencintai Quenne. Ya, Fred Weasley. Ia duduk di samping Quenne.

"Hey, hey, kenapa kau menangis?"

"Aku merasakan sakit.."

"Siapa yang telah menyakitimu, Quenne Mentha?"

Dan Quenne menceritakan semuanya pada Fred.

"Sudahlah, kau tahu bahwa Draco tidak bisa dipercaya,"

"Tapi—"

"Sudahlah.."

Dan Quenne menyandarkan kepalanya di bahu Fred.

"Big Girl Don't Cry.." kata Fred sambil tersenyum. Tapi dibalik senyumnya itu hatinya merasa telah memenangkan hati seorang Quenne Mentha. Dan Draco Malfoy telah jatuh.

"Kau sangat baik padaku selama ini, Fred,"

"Aku melakukan ini karena aku mencintaimu, Quenne,"

Quenne langsung mengangkat kepalanya dari bahu Fred. Ia menatap Fred.

"Aku ingin kau menjadi milikku, selamanya,"

Quenne bingung. Fred memang orang baik dan Fred jauh lebih perhatian padanya daripada Draco. Tapi haruskah ia mengkhianati cinta Draco? Bisakah ia menghapus nama Draco Malfoy dari hatinya dan menulis nama Fred Weasley?

Dan saat itu juga Draco Malfoy muncul di balik dinding..

"Quenne.."

TO BE CONTINUED...

HAHAAHAHAH! AKHIRNYA SELESAI JUGA! SAYA DI SRUH UPDET KILAT OLEH DELLA ANASTASIA CANDRA TT_TT Pemaksaaan!

NAH, DELLA BAGAIMANA? TT_TT

THANKS FOR READING! KEEP REVIEW!