Prev Chapter

Tak jauh dari koridor tempat Kyuhyun dan Seohyun bertengkar, sosok namja yang berpostur tubuh agak berisi namun tidak terlalu tinggi dan juga tak terlalu pendek sedang menatap terkejut pada sesuatu, bukan.. bukan pertengkaran Kyuhyun dan Seohyun yang membuatnya terkejut namun, satu benda yang sangat ia kenali yang pada saat itu dipegang oleh Kyuhyun.

"Kalung itu!"

.

.

.

This is chapter 3

Here I am

Pairing : Cho Kyuhyun
Lee Sungmin
And other cast

.

.

Length : Chaptered

Genre : YAOI/ ROMANCE OR ETC

Disclaimer : kyuminbelongs toGod, parents, andfans, butthe story ispurelymine

n/a : Ff pertama yang aku buat, mungkin terkesan aneh atau bagaimana, aku menerima berbagai macam saran, tapi tidak untuk Bashing yag ditujukan pada cast yang aku pakai

.

.

JOYERS ARE YOU READY TO READ?

.

.

.

THE KYUMIN FANFIC! START NOW…

.

.

.

Happy Reading ^_^…

.

.

.

.

.

"Sungmin-ah…" sontak Sungmin pun langsung meoleh kearah sumber suara

"Ne Hyukie.." jawab Sungmin

"Apa yang kau lakukan di sini? Eh? Itu Kyuhyun, dan Seohyun kan, sedang apa mereka?" tanya Eunhyuk sambil lebih mempertajam penglihatannya kearah lorong tempat di mana Kyuhyun dan Seohyun bertengkar

Sungmin yang memang sifatnya tidak ingin ikut campur urusan orang langsung menarik tangan sahabat nya untuk menjauh dan tidak memperdulikkan apa yang Kyuhyun dan Seohyun perbuat, dan membuang segala fikiran-fikiran negative tentang benda yang sedari tadi berada di tangan Kyuhyun

"Yaa.. Minnie-ah.. kenapa kau tarik tangan ku dari tempat itu, appo…" ringis Eunhyuk, Sungmin pun membalikkan badannya menghadap Eunhyuk

"Dengar Hyukie, itu urusan mereka, kita tidak usah ikut campur, aku tidak suka mencampuri urusan orang lain" ucap Sungmin cuek

"Ahh.. mungkin aku salah liat, bukan.. bukan kalung itu.. ayolah Sungmin mana mungkin kalung itu ada di tangan namja menyebalkan seperti Kyu apa tadi namanya ahh itulah aku lupa" batin Sungmin

~^0^~

"Oppa mianhae bukan maksud ku untuk-"

"APA HAH? BUKAN MAKSUD MU UNTUK APA, KAU DENGARKAN AKU, KAU SUDAH MEMBOHONGI KU TERLALU BANYAK, KAU JUGA BERBOHONG KALAU SUARA YANG KU DENGAR DI RUANG KELAS MUSIK ADALAH KAU TAPI TERNYATA.. BUKAN, KAU PEMBOHONG" bentak Kyuhyun habis-habisan

"Aku hanya hikss.. hiks,, hanya ingin bersamamu oppa, aku mencintaimu, aku berfikir bahwa hiks.. berbohong tentang itu aku bisa hiks.. lebih dekat dengan mu oppa" lirih Seohyun

"Cih.. kau itu yeoja pembohong, kau tak pantas dengan ku, dan mulai sekarang jangan pernah muncul dihadapanku lagi arra?" ujar Kyuhyun dengan nada sangat dingin, Kyuhyun hendak meninggalkan Seohyun yang masih terisak, namun-

"Oppa jebal,, kajima.. jangan tinggalkan aku oppa hiks" Seohyun mencegat Kyuhyun, namun Kyuhyun tetap tak berbicara padanya justru ia melemparkan pandagan yang sangat mengerikan. Kyuhyun pun menepis tangan Seohyun dengan kasar dan pergi menjauh meninggalkan Seohyun yang masih terus menangis.

'Membohongi seseorang yang telah berharap penuh akan kebenaran, itu sangat menyakitkan' pikir Kyuhyun saat ini

~^0^~

BRUKK~~~

Tubuh Kyuhyun kini tersungkur dengan bokong nya yang mendarat di tanah lebih dulu dengan tidak elitnya.

"Aiisshhh" Kyuhyun meringis memegangi beberapa tubuhnya yang terasa sakit karena menabrak tubuh seseorang

"Gwaecahanna?" tanya orang itu, Kyuhyun meyakini orang itulah yang telah menabrak nya, ia pun mendongakkan kepalanya

"KAU LAGI" bentak Kyuhyun, sedangkan orang yang Kyuhyun bentak itu langsung merubah raut wajah khawatir menjadi jengah ketika melihat wajah Kyuhyun.

"Kenapa hari ini semua orang menyebalkan sekali eoh? Dan sekarang ini adalah pertengkaran kita yang ke tiga kalinya dengan orang tak punya sopan santun, mungkin kau juga sengaja menabrak tubuh ku hah" sentak Kyuhyun

"Enak saja… kau yang berjalan tidak fokus, makanya kalau jalan pakai kaki, dan melihat jalan pakai mata kalau kau imbangka keduanya pasti kau tidak akan jatuh begini, yasudah lah.. sini aku bantu berdiri akan kuantar kau ke UKS" jelas orang itu sambil menjulurkan tangannya hendak membantu Kyuhyun berdiri, namun Kyuhyun segera menepis nya

"Tidak perlu noona Lee aku bisa sendiri" tunggu dulu apa Kyuhyun tadi menyebut nya dengan nama 'noona Lee' berarti orang itu Sungmin kan.

Tapi baru saja hendak mengambil ancang-ancang untuk berdiri, tubuh Kyuhyun lagi-lagi terjatuh karena telapak tangan nya yang terdapat banyak luka goresan akibiat bergesekkan denga tanah sewaktu jatuh tadi.

"Sudahlah.. mau berapa lama kau mau berusaha di sana, dan satu lagi aku ini namja jadi berhenti memanggil ku noona arra?" ujar Sungmin

"Cihh terserah, kenapa kau malah diam, cepat bantu aku, kau fikir ini tidak sakit" ringis Kyuhyun

Sedagkan Sungmin malah menoleh ke kanan, kiri dan juga belakang lalu kembali menatap Kyuhyun "Kau menyuruhku?" tanya Sungmin dengan wajah polos nya

"YAA kau fikir aku memanggil siapa lagi selain dirimu, cepat bantu aku berdiri ini sakit" perintah Kyuhyun

"Tadi katanya tidak perlu, sini" dengan perlahan Sungmin memapah tubuh Kyuhyun menuju ruang UKS

~^0^~

"Isshh susah sekali membukanya" kini Sungmin dan Kyuhyun sudah berada di ruang UKS dengan posisi Kyuhyun yang sedang tiduran di ranjang dan Sungmin yang sedang duduk di tepi ranjang yang Kyuhyun tiduri sambil sibuk membuka sebuah botol obat yang nampaknya masih disegel. Kyuhyun yang merasa terganggu dengan gerutuan-gerutuan kecil yang Sungmin ciptakan memutuskan untuk bagun dan melihat apa yang sedang dilakukan namja itu, Kyuhyun pun tersenyum kecil dikala melihat wajah serius Sungmin yang tetap saja tidak mau menyerah dengan tutup botol obat yang belum bisa ia buka sedari tadi

"Kenapa wajah nya yang tadi berbeda dengan yang sekarang ya" batin Kyuhyun heran, bagaimana tidak sudah 3 kali Kyuhyun bertemu dengan Sungmin dan itu semua kesannya sangat tidak baik, dimulai dengan Sungmin yang selalu bersikap dingin dan Kyuhyun juga sebenarnya adalah orang yang dingin dan tidak mau banyak bicara, tapi entah kenapa bila bertemu dengan Sungmin, Kyuhyun selalu cerewet da ingin selalu banyak berbicara pada sosok yang lebih rendah darinya itu.

Melihat tingkah Sungmin yang mempoutkan bibirnya menambah kesan imut dalam dirinya, ini benar-benar sifat yang berbeda dari Sungmin yang biasanya.

"Sudah selesai bergulat dengan tutup botol itu?" akhirnya Kyuhyun membuka suaranya, Sungmin pun segera menoleh dan langsung salah tingkah karena ia baru sadar bahwa sedari tadi diperhatikan oleh Kyuhyun.

"Kau ini, aku.. aku.. aku kesusahan membuka nya" ujar Sungmin dan lagi-lagi mempoutkan bibir nya yang membuat Kyuhyun semakin terkekeh kecil

"Hahahah kau ini, masa membuka tutup ini saja tidak bisa, katanya kau namja, dasar payah" ejek Kyuhyun

"YAA aku memang namja tau"

"Tapi kau cantik" jawab Kyuhyun lalu mengambil botol obat itu dan membukaya, sedangkan Sungmin kini terpaku mendengar ucapan Kyuhyun, hatinya seakan bergemuruh riang 'Cantik' bukan kah Kyuhyun sedang memuji Sungmin secara tidak langsung?

"Ini, dan cepat obati luka nya" Kyuhyun pun memberikan botol obat itu kepada Sungmin, dengan perlahan Sungmin pun mengolesi tangan Kyuhyun dengan obat nya

DEG

Deguman jantung siapakah kiranya itu? Namun kita bisa memastikan itu adalah milik Kyuhyun dan juga Sungmin, mereka sama-sama terdiam dengan jantung mereka yang tengah berpacu

"Tangan ini" gumam hati mereka masing-masing

Sungmin pun dengan segera mempercepat aktifitas mengobati tangan Kyuhyun, dan berlalu agar detak jantung nya bisa normal kembali, dan Kyuhyun juga sama, ia ingin cepat-cepat selesai lalu tidur di ruang UKS, siapa tau dengan cara seperti itu jantung nya juga bisa normal kembali.

"Su..sudah.. selesai.. aku pergi dulu" ujar Sungmin

"Chankaman" cegat Kyuhyun

"Gomawo eumm?"

"Lee Sungmin"

"Ahhh gomawo Sungmin-ssi"

"Ne cheonma-"

"Cho Kyuhyun"

"Ne Kyuhyun-ssi, aku pergi"

BLAM

Setelah pintu ruang UKS itu tertutup Kyuhyun pun langsung merebahkan dirinya ke ranjang UKS , degupan jantung Kyuhyun berangsur menghilang seiring dengan kepergian Sungmin

"Ada apa dengan ku? Kenapa dengan jantung ini" Kyuhyun pun merogoh isi saku celananya dan mengambil sebuah kalung

"Sebenarnya pemilik kalung ini siapa? Di mana dia sekarang" ujar Kyuhyun lirih "Harus berapa lama lagi aku menunggu mu? Disaat aku sudah berharap banyak pemilik kalung ini adalah Seohyun ternyata ia hanya membohongi ku, dasar yeoja sialan, tapi bagaimana kalau pemilik kalung ini adalah namja? Ahh aku tidak peduli aku ingin bertemu dengannya segera, kalau boleh jujur aku.. aishh aku benci mengatakan ini tapi, sepertinya aku telah mengalami 'love as first sight' yah.. begitulah aku sudah menaruh hati pada sosok penolong ku di waktu kecil dulu, tanpa tau siapa namanya, dan dimana dia tinggal itulah mengapa aku merutuki diriku pabo.. kenapa aku tidak menanyakan namanya saja dulu kalau sudah begini mau diapakan lagi, yang aku bisa lakukan hanya menunggu dan terus menunggu tanpa tau akhir dari penantian ini sampai kapan" batin Kyuhyun terus berbicara

~^0^~

Sementara itu di kelas Sungmin nampak gelisah, gelisah karena ada beberapa deretan pristiwa di masa lalu nya yang seolah ingin ia telusuri mungkin istilah kerennya 'flashback' namun Sungmin terus saja menggelengkan kepalanya tanda ia tidak mau mengingat masa lalunya, bagi Sungmin masa lalu itu adalah masa-masa paling menyedihkan untuknya.

"Sungminnieeeeee~" Sungmin hafal betul siapa pemilik suara itu

"Ne Hyukie" jawab Sungmin

"Ada berita bagus loh.. kau mau tau tidak" tanya Eunhyuk

"Eumm tidak" jawab Sungmin cuek, Eunhyuk langsung mendengus mendengar nya yahh dia dan Ryeowook memang sudah biasa menerima sikap Sungmin yang selalu cuek akan segala sesuatu, dia seakan pura-pura tidak mau, dan tidak akan pernah mau tau apapun.

"Ishh kau harus tau kabar ini, dengar ya.. kelas kita akan membentuk kelompok dengan kelas XII 1, perkelompok terdiri dari 6 orang Minnie, seru kan? Apalagi anak-anak dari kelas itu juga pintar-pintar" tukas Eunhyuk

"Ne.. ne … ne.. terserah, mana Wookie?" Sungmin mencoba mengalihkan pembicaraan

"Wookie sedang ke ruang guru mengambil daftar nama kelompok" jawab Eunhyuk

"Minniiieeeeeee…. Hyukkiiieeeee….." baru saja mereka omongin orang nya sudah datang..

GREP

"Yaa… ya… apha.. khau.. ugghhh Wookkie seshak…" ujar Sungmin dan Eunhyuk dengan susah payah karena Ryeowook memeluk nya dengan erat sekali.

"Hehehehh mianhae.. habisnya aku senaannnggg sekali, lihat ini" tukas Ryeowook sambil memperlihatkan selembar kertas yang berisi deretan nama-nama siswa

"MWOO? Kita bertiga satu kelompok aaa Wookkie Minnie…." Sekarang giliran Eunhyuk lah yang berlompat-lompat kecil, sedangkan Sungmin walau dia tidak menunjukkan ekspresi kesenangan namun siapa yang tau saat itu Sungmin tersenyum walau hanya dalam hati, senyuman yang hanya ia dan Tuhan yang mengetahuinya.

"Kita juga sekelompok dengan Kyuhyun, Donghae, dan Yesung?" tanya Eunhyuk dan dibalas dengan anggukan oleh Ryeowook, tunggu dulu 'Kyuhyun'? detak jantung Sungmin kembali berpacu, aliran darah nya berdesir tak karuan. "Ahh tidak-tidak Sungmin-ah.. bersikap biasa saja hufhh" tenang Sungmin dalam hati

"Gimana kalau kita kerja kelompok nya di rumah Sungminnie aja?" usul Ryeowook

'kok di rumah ku sihhh' ujar Sungmin dalam hati

"Boleh juga, iya kan Minnie" sekarang giliran Eunhyuk lah yang membujuk Sungmin

"Ne… ne.. kalaupun aku menolak juga kalian pasti memaksa" jawab Sungmin pasrah

"Yeayy" Ryeowook dan Eunhyuk pun bertos ria mendengar jawaba Sungmin

"Wookie kita ke kelas XII 1 yukk.. " ajak Eunhyuk

"Ne kajja kita kasi tau mereka, Min kau mau ikut tidak?"

"Ani.. kalian saja"

"Okay bye Minnie, nanti kita balik lagi kok"

~^0^~

"Annyeong haseyo" suara 2 orang namja kini telah menggema di depan kelas XII 1

"Ne.. ada perlu apa ya?" tanya salah satu siswa dengan ramah

"Eumm begini kami dari kelas XII 3 aku Ryeowook, dan ini Eunhyuk, kami ke sini ingin mencari Kyuhyun-ssi, Yesung-ssi, dan Doghae-ssi" jelas Ryeowook

"Ohhh masuk saja itu mereka bertiga yang lagi ngobrol di belakang" tunjuk namja itu pada Eunhyuk dan Ryeowook

.

.

.

"Permisi, maaf mengganggu kalian" sapa Eunhyuk sambil membungkukan badannya, dan seketika 3 namja yang sedang asyik mengobrol itupun menoleh ke sumber suara.

"Tampan sekali" tutur Eunhyuk dan Ryeowook bersamaan dalam hati mereka masing-masing, tentu saja pujian itu ditunjukkan pada orang yang berbeda, Ryeowook mengagumi Yesung sang namja cool, maskulin, dengan wajah yang dingin namun sebenarnya dia itu penyayang, Eunhyuk mengagumi Donghae sang namja manis yang bisa dibilang lebih ramah daripada 2 orang sahabat nya dan dia juga pandai sekali dalam urusan menggombal -_- sedangkan Kyuhyun dia memang tertampan dari kedua sahabat nya namun baik Ryeowook dan Eunhyuk merasa tak tertarik *poor Kyunie

"Ne.. mencari kami, ada perlu apa?" tanya Donghae sambil menyunggingkan senyum terbaik nya dan membuat Eunhyuk sweatdrop seketika.

"Begini, kami dari kelas XII 3 kebetulan kami sekelompok dengan kalian" jawab Ryeowook

"Ohh program belajar kelompok antarkelas itu ya.. okay.. jadi kapan dan di mana?" kini Yesung lah yang membuka suaranya dan itu membuat Ryewook yang terpesona denga suara Yesung yang menurut nya errr 'Sexy~~'

"Di rumah teman kami, namanya Lee Sungmin kebetulan dia juga masuk anggota kelompok" ujar Eunhyuk

"MWO?! Lee Sungmin?" entah angin apa yang membuat Kyuhyun berteriak ketika mendengar nama Lee Sungmin, ada apakah gerangan?

"Ishh kau kenapa Kyu? Kuping ku hampir copot" omel Donghae

"Eh? Ani.. ani.. jadi mana alamat nya?" kilah Kyuhyun

"Oh ini kalian bisa datang jam 2 siang" jelas Eunhyuk sambil memberikkan 3 kertas kecil "Cha~~ kami pamit dulu" lanjut nya lagi dan berlalu dari kelas XII 1

"Aishh kesehatan jantungku" lirih Kyuhyun dalam hati "Pertemuan yang tadi saja sudah mebuat jantung ku rasanya ingin keluar apalagi nanti berjam-jam di rumah Sungmin" sambung nya lagi

~^0^~

Kini Kyuhyun telah berada tepat di sebuah rumah yang sederhana namun cukup bersih yang diyakininya sebagai rumah Sungmin, berkali-kali ia melihat secara bergantian secarik kertas dan rumah tersebut untuk memastikkan kalau Kyuhyun tidak salah rumah

"Alamat nya benar, tapi kenapa ikan dan kepala besar itu belum datang, aishh pantas saja ini belum jam 2, masuk tidak ya.. ahh masuk sajalah di sini panas sekali" akhirnya Kyuhyun memutuskan untuk masuk ke rumah itu

TOK ~~ TOK~~ TOK~~

'tidak ada jawaban'

TOK~~~TOK~~TOK~~

Berkali-kali Kyuhyun mencoba mengetuk pintu rumah itu namun hasilnya nihil

KRIETT~~

'eh? Tidak dikunci? Apa langsung masuk saja ya?' Kyuhyun mencoba bernegosiasi dengan pikirannya 'masuk sajalah, lagian Sungmin kan tau aku, jadi tidak mungkin namja manis itu menuduh ku sebagai pencuri' lanjutnya lagi. Tapi tunggu dulu? Tadi Kyuhyun bilang apa? 'manis?'

Kyuhyun pun masuk ke dalam rumah itu, 'kosong' itulah komentar Kyuhyun saat melihat kondisi rumah itu

"Hemm cukup rapi, tapi di mana Sungmin?" tanya nya lagi "Aku haus dapur nya mana ya? Ahh di sana" dengan lancang nya Kyuhyun menelusuri rumah itu menuju dapur. Tidak sopan kah? Itulah Cho Kyuhyun *bletak

.

.

.

"Eh? Itu Sungmin kan?" tanya Kyuhyun dalam hati ketika melihat sosok namja mungil yang diyakini nya itu Sungmin "Kagetin dia seru kali ya.." ide jahil Kyuhyun mulai bangkit rupanya dengan segera Kyuhyun mengendap-endap mencoba mengagetkan Sungmin yang kini sedang asyik meneguk segelas air putih

"DARRRRR"

'BYUURRRRRRR~~~~~

"upsss"

TBC~~~~~~

Anyyeong, I'm comeback again…! Ada yang masih ingat FF ini? Moga ada ya heheh mian banget update nya super lama itu karena terkendala sesuatu. Moment Kyumin nya masih belum keliatan ya? Heheh mian aku sengaja *plak

Tapi aku janji kok chap depan pasti ada, tetep setia baca dan Review yah..

Jeongmal gomawo buat kalian semua yang udah Review, mian gak bisa sebut satu2 tapi aku hafal kok nama kalian ciyuusss *alaymodeon and sorry for TYPO

Untuk chap depan update nya mungkin gak bisa cepet.. gak apa2 kan ya?

Oke akhir kata aku minta 'Review' lagi dong buat chap ini

SEE YOU AT NEXT CHAPTER~~ ^^