Title: Hurt
Cast: Huang Zi Tao (Tao)
Wu Yi Fan (Kris)
Support Cast: Cari sendiri (?)
Genre: Romance ; Hurt/Comfort
Summary: Aku menyukai-mu. Menyayangi-mu. Mencintai-mu. Tapi… Di mata-mu hanya ada dia. Ya kan? | TaoRis. Slight another couple. Yaoi. BoyxBoy. RnR please :3
Aku.. tidak mungkin menyusup diantara kalian, bukan?
Sampai kapan-pun aku tidak akan bisa
Tapi, bolehkan aku terus merasakan perasaan ini?
Perasaan yang sampai nanti mungkin tak akan pernah terbalaskan
Tapi aku bodoh
Bodoh karena tetap mempertahankan perasaan yang menyakitkan ini
-0-
Aku terdiam di van. Aku sama sekali tidak mood untuk mengobrol atau sekedar tersenyum. Bayang-bayang kejadian tadi masih terputar dengan jelas di-otakku.
"Tao, kau baik-baik saja kan?"tanya Xiumin ge
"Emm? Ne, aku baik-baik saja ge,"balasku sambil berusaha tersenyum
"Benarkah? Tapi kenapa kau daritadi diam terus? Kau sakit?"
"Ani… aku tidak sakit kok ge, aku hanya tidak mood untuk mengeluarkan suara saja,"
"Ahh, baiklah,"
Setelah itu Xiumin ge kembali mengobrol dengan Luhan ge dan Chen ge. Aku menutup mata-ku. Ani, aku tidak ingin tidur. Sebentar lagi sampai ke-tempat acara. Jadi aku tidak mungkin tidur.
Aku menutup mata-ku karena… yahh, kalian pasti tau kan? Aku tidak ingin mengulang itu berkali-kali lagi. Sudah cukup. Aku tidak ingin mengulang ingatan yang menyakit-kan itu berkali-kali.
Tapi, otak-ku sama sekali tidak menuruti perintah-ku. Memori tentang kejadian 'itu' selalu terulang di benakku. Ya tuhan, apakah sekarang otak-ku sendiri berusaha menyakiti-ku? Apakah tidak ada orang yang bisa membuat-ku bahagia? Aku bosan selalu merasa tersakiti seperti ini…
-0-
Kami sudah sampai di-tempat acara akan dimulai. Aku dan yang lain sibuk bersiap-siap. Aku serasa ingin menendang (?) KrAy ke luar angkasa. Apakah mereka tidak tau kalau ada seseorang yang sedang badmood di-depan mereka? Kenapa dengan mudah-nya mereka bercanda dan entah melakukan apa yang jelas-jelas mengganggu-ku?
"Tao-ie…,"
Aku menoleh keasal suara. Lay ge? Untuk apa ia memanggil-ku?
"Bisa kau bantu mengambil foto-ku dengan Kris ge tidak?"tanya Lay ge
Aku menatap sekeliling. Ah, benar juga. Semua orang sedang mengambil foto sekarang. Bahkan Luhan ge ikut berfoto bersama ChenMin dan seolah-olah menjadi orang ketiga disana. Haha.
"Eumm, baiklah ge, sini aku bantu,"kata-ku
Lay ge langsung menyerahkan handphone-nya kepada-ku. Aku langsung bersiap-siap untuk mem-foto mereka.
Aku berusaha ikut bahagia bersama mereka. Aku tertawa-tawa disaat mereka mengambil pose foto yang lucu. Aku berusaha menyembunyikan kesedihan dan kecemburuan-ku sebaik-baik-nya.
Tapi… saat foto terakhir, aku sudah tidak dapat bertahan lagi. Coba tebak, mereka melakukan pose apa?
Kris ge mencium Lay ge. Yah, tidak di-bibir sih. Tapi di-pipi. Tapi tetap saja, itu membuat hati-ku sangat sakit. Dan membuat-ku berusaha mati-mati-an menahan tangis-ku.
"Gege!"protes Lay ge
Kris ge hanya setengah tertawa (?) mendengar protes dari Lay ge. Mereka lalu menatap-ku.
"Eumm, mianhae gege, aku, tidak mengambil foto terakhir tadi, soal-nya… aku kaget,"jawab-ku, setengah bohong setengah jujur
"Hmm, ne, gwenchana Tao-ie, itu salah-ku karena melakukan sesuatu yang tiba-tiba begitu,"kata Kris ge sambil tersenyum
"Baiklah ge, aku permisi sebentar ya, ini handphone-mu, Lay ge,"kata-ku sambil memberikan handphone Lay ge kepada yang punya
Setelah menyerah-kan handphone Lay ge, aku langsung berlari ke-arah kamar mandi. Air mata-ku langsung jatuh begitu ada didalam kamar mandi. Aku memegang dada-ku yang terasa sangat sakit sekarang. Aku juga menggigit bibir-ku agar isakkan-ku tidak keluar.
Aku… tidak boleh seperti ini terus. Kris ge adalah milik Lay ge. Jadi aku tidak berhak kan untuk merasa seperti ini? Kris ge bukan siapa-siapa-ku. Ia hanya duijjang di grup-ku. Sudah itu saja.
Aku menghela nafas lalu menghapus jejak jejak air mata dimata-ku. Sebentar lagi acara akan dimulai. Aku memasang wajah biasa-biasa saja, lalu segera keluar dari kamar mandi.
"Tao! Ternyata kau disitu! Kukira kau dimana, ayo cepat! Sebentar lagi acara akan dimulai!"ajak Luhan ge
"Eumm, ne ge, ayo,"balas-ku
Aku mengikuti langkah Luhan ge. Semua orang terlihat sudah siap dan sedang menunggu untuk dipanggil masuk kedalam stage.
-0-
Di sepanjang acara, Kris ge dan Lay ge terus saja membuat moment mereka berdua. Langsung saja para fans terutama KrAy shipper berteriak senang karena-nya. Para member yang lain juga asyik menggoda KrAy. Aku juga berusaha terlihat senang dengan menggoda mereka. Yah, tidak boleh ada yang tau dengan perasaan-ku ini, kan?
-0-
-Dorm-
"Lay-ah, aku lapar!"
"Lay ge, cepat masak! Aku lapar!"
"Lay ge, masak ne, pliss,"
"Lay!"
"Yakk! Jangan menyuruh-nyuruh Lay seperti itu! Kita semua baru saja mengisi acara dan baru sampai di-dorm! Pasti Lay kelelahan!"kata Kris ge
"Aniyo ge, aku tidak kelelahan kok,"balas Lay
"Tapi baby…,"
Aku mengalihkan pandangan-ku dari pemandangan yang ada dihadapan-ku ini. Ani, aku tidak sakit hati kok. Yah, mungkin hanya sedikit. Tapi, sudah kubilang kan? Aku harus melupakan perasaan ini secepat-nya.
"Tapi ge, kami sudah lapar~"kata Chen ge
"Hhh, ya sudahlah, ayo kita makan diluar saja. Pakai alat penyamaran kalian,"kata Kris ge pada akhir-nya
Semua member bersorak dengan keputusan Kris ge. Jarang sekali duijjang ini memutuskan untuk makan diluar. Aku juga sangat senang dengan keputusannya.
"Tao-ah, ayo kita buru-buru pakai alat penyamaran!"ajak Xiumin ge sambil menarik tangan-ku
"Eumm, ne ge, ayo!"
-0-
Kami sudah sampai direstoran yang ada didepan dorm kami. Kami langsung duduk ditempat yang ditunjukkan oleh pelayan. Untung saja tidak ada yang mengenali kami. Karena kami memakai alat penyamaran yang cukup.
"Tao, kau mau memesan apa?"tanya Kris ge
"Ehh? Eumm…,"
"Tao pesan roasted duck saja, ne? Sama dengan-ku!"kata Luhan ge bersemangat
"Ahh, ne, baiklah, aku sama dengan Luhan ge, roasted duck,"
Kris ge mengangguk-kan kepala-nya mendengar pesanan-ku dan Luhan ge. Ia lalu berlalu dan memesankan semua pesanan kami bersama dengan Lay ge. Tahan Tao, tahan… Kris ge dan Lay ge memang memiliki hubungan, bukan? Dan kau tidak akan pernah bisa menyusup sedikit-pun di antara mereka. Kau juga bukan siapa-siapa Kris ge, kan? Kau hanya seorang magnae di grup-nya. Iya. Begitu. Tidak lebih.
"Tao-ie, sabar ya,"bisik Luhan ge di-telingaku
"Ehh? Sabar? Sabar kenapa ge?"tanyaku kaget
"Ahaha, memang aku tidak tau kalau kau merasakan 'sesuatu' pada Kris ge?"balas Luhan ge
"Mwo? Bagaimana.. bagaimana gege bisa tau?"
"Tentu saja aku tau. Salahkan tatapan mata-mu itu yang begitu dalam pada-nya, Tao-ie,"jelas Luhan ge
Aku merutuki diri-ku sendiri. Aishh. Kenapa Luhan ge harus tau perasaan-ku ini? Memalukannnn ,
-TBC-
Nah loh .-. Kok pendek banget ya? .-.v mianhae, udah lama update-nya, pas update pendek banget lagi u,u maafin aku ya .-. Soal-nya aku baru jadi murid SMP dengan tugas yang segunung -_- ini aja aku lanjutin FF sambil bikin tugas .-. Aku bales review ya sekarang? .-.
Brigitta Bukan Brigittiw: Kalo bisa aku like aku like deh komen kamu chingu , makasih udah bilang tao sama aku aja kalo kris suka selingkuh xD *brb lari ke pelukkan Tao* (?) Hiks, iya, Tao makin sedih liat KrAy T_T *puk puk Tao*
kimhyunshi: iya yang disuka Kris dari EXO-M :p iya, cerita-nya disini KrAy pacaran '-')b Suho.. gimana ya? :p *senyum misterius* ne ini udah update, gomawo :D
acidcid: Feel-nya kerasa? Yeyy xD *bakar KrAy* (?) Mianhae, untuk panjangin FF-nya, itu tergantung ide-ku. Kalau lagi mengalir deras mah bisa panjang banget -_- tapi kalo lagi nge-block malah pendek banget -_- Ini udah cepet belom? .-. Ne :D
Jin Ki Tao: Jangan tarik kerah aku u,u tarik kerah Kris aja sono u,u Ooo iya dong, kan sekali-kali aku pengen bikin FF yang TaoRis moment-nya ga ada sama sekali :p *digebukin readers* kok bisa sakit sih.. u,u ne ini udah ada next part-nya :)
Taobbuinggtao: Hentikan sekarang juga? Ntar aja deh author hentiinnya .-. *ditendang* kok bisa ga kuat sih bacanya..? makasih udah bilang keren xD
Gomawo buat yang udah review. Review lagi ne? *bow*
(P.S: Oh ya, aku mau nanya sekali lagi .-. Aku mau buat FF baru tapi cast-nya bukan TaoRis. Mau BaekYeol atau HunHan? Atau pair lain? Vote ya '-')b gomawo)
