By DontPink
Disclaimer © mashasi kishimoto
Rate : T - M (menggerepe-grepe^_^)
Gendre : Humor . Parody
:
:
Seorang cewek yang 'sepertinya' cantik sedang berjalan dengan santai di sebuah perusaan, kulit mulusnya yang di jamin bikin semut kpleset, wajahnya yang datar sedatar penggaris membuatnya gimana gitu, rambut merah panjangnya yang di jamin membuat mata sakit saking merahnya, dadanya yang tidak terlalu besar tapi berisi, jidatnya yang bertato 'AI' membuat-tunggu jidat bertato.
"ANJING AUTHOR, KENAPA GUE NYAMAR JADI CEWEK GINI"
Oalah, ternyata itu Gaara toh, ehem dia berjalan dengan santai menuju ruangan yang di yakini punyanya Orochi'Maho'ru.
'Hn, kenapa harus jadi cewek gini' Gaara membatin sambil memegangi dada jadi-jadiannya sambil misuh misuh. Dia memutar knop pintu itu dengan hati-hati, tapi tampaknya pintu itu terkunci.
Gaara mendesah sambil ngeluarin linggis? kecil karatan buat membobol pintu laknat itu.
'TEKK..'
"Haha, kalo begini kan gampang" Gaara mencium linggisnya sambil memasukkannya kedalam sempak?.
Gaara masuk kedalam ruangan sambil sesekali menggaruk pantatnya? "Ketat amat clananya" gumam Gaara sambil menarik-narik celana yang tak lain adalah celana legging *Author semaput membayangkan tu celana*
"HEY CEWEK, GOADAIN AA' DONG"
Gaara langsung menegang, di dongakkannya kepalanya untuk melihat suara yang aneh dan menggodanya itu, seketika matanya mlotot hampir copot "Astagfiralloh..." Gaara mengelus dadanya, ternyata suara itu berasal dari burung 'kaka tua' yang sepertinya mesum.
Gaara mengobrak abrik semua yang ada didalam ruangan itu dengan membabi buta. Dan saat dia membuka laci, dia tak sengaja melihat sebuah buku yang bergambar cewek lagi nungging?. Karena otaknya agak mesum otomatis di ambil lah tu majalah.
"ITU BOKEP PUNYA AA'.."
'BRAKKK'
Gaara langsung melemparkan linggis karatan itu pas disangkar sang burung, dan burung mesum? itupun lepas landas dengan kepala puyeng?, pasalnya linggis itu nemplok pas di jidat sang burung.
"Masak burung baca mjalah bokep.. nyalahin kodrat aja.." kata Gaara dengan nada bijak sambil mengantongi majalah dewasa hasil nemunya.
'Tep..'
Gaara menengok kearah pundaknya, seketika matanya mlotot, diusapnya 'tai' burung itu dengan brutal.
"ANJING..." dua jari tengah mengarah kearah burung kaka tua yang lagi nyengir diatas itu.
Masak ribut sama burung.
'Krek..'
Gaara langsung kalang kabut saat mengetahui ada yang masuk "mampuss, sembunyi dimana ini" gumamnya sambil berjalan ngalor ngidul gak jelas, dan dia memutuskan nungging saja di bawah meja?.
Orochimaru dan Hidan masuk dengan wajah kaget. Mereka berdua langsung memeriksa ruangan yang berantakan kayak kapal pecah itu dengan membabi buta.
"Gawat, dimana majalah cewek nungging itu" Hidan masih sempat-sempatnya memikirkan majalah bokepnya. Dia menatap burung yang lagi selonjoran? diatas lemari itu dengan alis mengkerut.
"Hey burung sialan, apa kau yang melakukannya" Hidan langsung main tuduh seenak udelnya, masak burung bisa mengobrak abrik?
"NO WAY-NO WAY.. AA' TAK TAU" kata Burung itu santai sambil mainin majalah bokep-mini kusus burung, dan tentu gambar burung cewek lagi nungging?
"Sepertinya ada yang baru masuk bos-noh.." kata Hidan sambil mendekati Orochimaru.
"Siapa yang berani masuk kemari, bakalan eike 'tusbol' anusnya.." Orocimaru langsung kumat mahonya.
Gaara yang lagi nungging di meja belakang Hidan itu menelan ludah kecut. Pantatnya terasa nyut-nyutan jika di 'ebol' maho itu 'oh gusti, lindungilah hambamu yang suci ini dari ancaman ebol' Gaara berdoa dalam hati sambil wiritan gak jelas?.
"Hah, yah sudah, eike mau mampir ke bar langganan eike yang banyak cowok tamffanya" kata Orochimaru sambil menggeloyor pergi.
Hidan garuk-garuk 'anu'nya sambil mendudukkan diri di depan meja yang ada Gaara nugging itu "apa ini" gumam Hidan sambil mencolok pantat Gaara pake jempol kaki?
Gaara langsung gigit jari sambil menendang Hidan pakai sepatu 'High-hels'nya. Hidan langsung tepar dengan dagu berarah. Gaara langsung ngibrit sambil memegangi pantatnya yang baru kena 'ebol' jempol kaki.
BTFCB
Sebuah taxi berhenti di depan sebuah hotel megah. Cuaca saat ini sedang hujan lebat. Turunlah seorang cowok berambut jabrik dengan kulit tan nyaris gosong itu sambil membawa payung.
"Gilaa, hujannya deres banget" gumam Naruto sambil berdiri di samping taxi itu.
Dan dari arah belakng Naruto, terlihat tukang becak? lagi ngebut dengan kepala menunduk, karena hujan cukup lebat dia tak bisa melihat Naruto, dan otomatis nyungseplah tu cowok blonde ke selokan.
"KAMPREEETT" Naruto berteriak dari dalam selokan sambil ngacungin golok?.
"Naru.. apa kau tak apa" cewek blonde itu langsung menghampiri Naruto dari taxi sambil membawa payung.
"Haha, tak apa, kalau cowok tak pernah nyungsep itu tak keren.." Naruto mulai sok keren sambil merapikan rambut jabriknya yang basah karena air selokan campur air hujan.
Ino sweatdrop 'apanya yang keren coba' batinnya sambil menarik tangan Naruto.
Naruto langsung tersenyum gaje sambil berdiri, dan tanpa sengaja dia kpleset 'tai' kucing yang ada di depannya, otomatis langsung nyungsep kembali tu si kepala duren.
'GUBRAKK..
"Ahhh~~~~"
Naruto cengo dengan mata tertutup 'bunyi apaan itu, dan kenapa gue gak merasa sakit' batinnya sambil membuka mata, seketika matanya mlotot.
Ternyata Naruto posisi nyungsepnya kedepan, dan tentu saja Ino ketiban sial karena kena tindih Naruto. Wajah Ino memerah, bukan memerah karena blushing, tapi itu loh..
"Naru.. ta-tanganmu, singkirakan da-dari d-da-dadaku" kata Ino dengan gagap dadakan serta malu.
Naruto langsung menengok kearah-ehem-dada ino dengan keringat segede biji durian di jidatnya, secuil darah keluar dari hidung cowok mesum itu.
"Naru, singkirkan" pinta Ino.
Naruto ilernya ngeces sedikit, sambil (agak) meremas dada Ino seenak udelnya.
"Cepatlah.." mohon Ino dengan wajah yang sudah menahan amarah, karena dadanya dimainin kayak tombol analog oleh Naruto.
Naruto 100% bokep. 100% cabul. 100% penjahat sex?
'PLAKK.
"OHHH...SHITTT" Naruto langsung salto kebelakang dan nyungsep masuk selokan lagi, karena di gampar ino.
Ino berdiri sambil memegangi dadanya, tubuhnya sudah basah kuyub "rubah mesum.." katanya sambil menggampar Naruto lagi.
Naruto tepar lagi dengan wajah lebam-lebam "gomen Ino-chan, habis dadamu besar sekali" katanya tanpa dosa sambil nyengir mesum.
Ino menghela nafas, repot mengadapi cowok mesum akut seperti ini "ayo.. badanku kedingingan" sambil membantu Naruto berdiri.
Iler Naruto ngeces lagi? saat melihat baju Ino yang basah itu, otomatis terlihat jelas lah pakaian dalamnya 'sialan' batinnya gaje.
Mereka berjalan masuk kedalam hotel untuk menyewa kamar, pikiran Naruto sudah melayang-layang di hal-hal berbau mesum.
"Jangan berpikiran mesum Naru" kata Ino tepat sasaran.
Naruto langsung menggeleng untuk menghilangkan pikiran bejatnya. Sesampainya di depan tempat untuk memesan kamar, Naruto langsung menggebarak meja sok jago.
"Woy..ada kamar kosong gak.." Naruto menyenderkan tubuhnya di depan meja sok keren?
"Hah, dimana sih orangnya, padahal aku mau madi.. ahh~~" kata Ino dengan suara manja dan tentu ahiran yang menggoda.
Naruto langsung menelan ludah kecut?. Di gebraknya meja itu lagi dengan nafas ngos-ngosan "WOY BAKA.. ADA KAMAR KOSONG NGAK.. DASAR BUDEG.." Naruto treak-treak kayak orang kebakaran jenggot, wong di depannya gak ada orang kok.
Tiba-tiba nongol kepala dari bawah sambil menatap tajam Naruto. "GAK USAH TEREAK-TREAK ANJING.." semprot si penjaga gak teriama dengan hujan lokalnya (baca : ludah)
Naruto langsung ciut nyalinya sambil cengengesan gak jelas "ada kamar gak" tanya Naruto sambil nyengir.
Si penjaga itu menatap Naruto dan Ino secara bergantian "buat apa" tanyanya dengan suara berat dan ingin tau.
Naruto mesem-mesem mesum "buat 'gituan' lah" katanya enteng.
Seketika durian kuning itu langsung tepar dengan kepala benjol-benjol sambil diseret Ino menuju kekamar yang di sewanya 'gue patahin 'anu'mu baru tau rasa' Ino membatin nista.
Orang-orang yang melihat Ino menyeret kaki Naruto itu sweatdrop 'edaaaaannnn' batin semuanya lebay.
BTFCB
"hehe.. Ino-chan, apa kita bakalan mandi bareng.." rayu Naruto dengan tampang bokep sambil membuka kaos basahnya.
Ino melirik Naruto sejenak "boleh.." katanya singkat sambil membuka bajunya juga, dan terlihatlah bra warna ungunya?
Iler Naruto ngeces lagi. Ludah kecut dia telan paksa "be-benarkah.. kalau begitu ayo, tunggu apalagi" Naruto terlihat bersemangat sambil mencopot clananya, dan hanya memakai kolor bergambar kodok lagi nyengir?
"Tapi, 'anu'mu harus ku tendang dulu Naru.." Ino tersenyum sadis sambil menendang meja yang ada disebelahnya.
'Glek..' Naruto menelan ludah lagi ternyata 'jika 'anu' gue di sepak? bakalan bahaya' batinnya gajebo sambil geleng-geleng. "Haha, aku hanya bercanda Ino-chan.." Naruto pasang wajah tanpa dosa sambil memakai clana basahnya lagi?.
"Hm.. ya sudah, aku mandi dulu, jangan ngintip atau ku bejak 'anu'mu Naru" kata Ino sebelum ngeloyor ke kamar mandi.
Naruto mengelap keringat di jidatnya "fyuuh, sugguh sadis.." gumamnya sambil memakai baju basahnya lagi. Dia gak bawa baju ganti apapun.
Drrtt..drrtt..drrtt
Ponsel buluk Naruto berdering, dia lalu menyambar ponselnya secepat kilat "Yo, disini agen depan bisa belakang bisa.."
Naruto manggut manggut "ok, segera kesana.." Naruto mematikan ponselnya sambil menuju kamar mandi, bukan mau ngintip kok. "INO-CHAN, AKU TINGGAL DULU OK.."
"YA.. SANA PERGI, GAK BALIK JUGA TAK APA.."
Naruto sweatdrop sambil menggaruk pantatnya 'masak gak balik, rugi dong' batinnya gak masuk akal sambil nyelonong pergi.
Sesampainya di tempat tujuan si durian busuk.
Naruto berjalan masuk menuju tempat bossnya, entah kenapa tiba-tiba boss ayam itu memanggil seenak jidat.
"Hey Naru.. gawat.." Temari menghampiri Naruto dengan langkah terburu-buru.
Naruto menatap Temari tajam, wajah bokepnya sudah kumat kembali saat melihat dada Temari berguncang-guncang 'baru sadar gue kalau asisten si teme dadanya gede juga' batinnya yang persis seperti maniak dada besar wanita.
"Memangnya ada apa Temari.." tanya Naruto yang sudah menyingkirkan pikiran bejatnya.
Temari garuk-garuk jidatnya bingung sendiri. "Si boss di tolak cewek, terus galau.." katanya pelan.
"Lah, apa urusannya coba.. galau kok bawa-bawa gue seenak udelnya" Naruto nrocos sambil misuh-misuh, dia gak rela waktu berdua-duaanya dengan Ino terganggu.
"Kalau boss galau bisa gawat baka, dia bakalan gak mau kerja.." kata Temari lagi sambil menjitak kepala Naruto penuh hawa nafsu.
"Ok-ok, gak usah jitak dong" jawab Naruto sambil menggampar pantat? Temari dengan wajah bokep. Lalu kabur menuju ruangan Sasuke.
Sementara Sasuke sedang selonjoran di atas mejanya sambil pasang wajah gak niat hidup. "Hn, kelilipan apa tu cewek hingga tak mau sama boss kayak gini, uda keren, cakep, cool, bermatabat, berwibawa-dan 60-an kebagusan lainnya" gumamnya penuh nada kebanggaan.
'BRAAKKK..
Sasuke sukses kejengkang dari mejanya dengan gak elit banget, Sasuke berdiri sambil menatap tajam pria berkepala duren yang seenaknya mendobrak pintu itu.
"Hn, kau cari mati apa dobe.." tanya Sasuke dengan nada datar sedatar tembok, dan tak lupa sebuah sniper semi otomatis sudah mengarah ke 'anu' Naruto.
Naruto gelagepan sendiri sambil menggaruk pantatnya. Dia kemudian angkat tangan dengan bodohnya "tarik nafas teme, keluarkan, tarik nafas la-"
"KAU KIRA SI BOS MAU MELAHIRAKAN APA.." teriak Temari sambil menggampar wajah Naruto, hitung-hitung balasan untuk bokong? Tadi.
Sasuke menghembuskan nafasnya sambil kembali selonjoran diatas meja dengan damai. "Apa wajahku ini kurang cool, tampan, berwibawa-dan 60 kebagusan lainnya" Sasuke mulai galau gak masuk akalnya lagi.
"Jadi apa keluhan anda.." tanya Naruto bak seorang dokter gadungan.
Temari dan Sasuke sweatdrop, dia kira ini pasien rumah sakit apa.
"Teme, jangan galau dong. Kalau kau terus seperti ini, mau makan apa anak dan binimu di rumah" Naruto mulai ngomong ngelantur penuh kebodohan.
"Dasar baka, gue di tolak cewek dobe, bayangkan seorang Uchiha Sasuke yang paling keren ini di tolak, T-O-L-A-K.. APA KATA DUNIA.." kata Sasuke narsis dan tentu diahiri dengan hujan lokalnya.
Naruto mengelap 'kuah' di wajahnya dengan alis cenat-cenut. "sabar teme, contohlah sahabat kuningmu ini, walaupun gak pernah di terima cewek, gue tetap enjoy.." kata Naruto penuh kebanggaan, wong gak pernah di trima kok bangga to mas?
"Ogah.." Sasuke menyenderkan dirinya di dekat jendela sambil mesem-mesem mesum? 'Hn, lumayan tu dibawah buat cuci mata?'
Sasuke kembali menengok kearah Naruto dan temari dengan wajah yang sudah tidak galau lagi. "Hn, baiklah dobe, sekarang sana pergi, teruskan pekerjaan.." usir Sasuke tanpa dosa.
Perempatan terlihat jelas di jidat Naruto, nafasnya ngos-ngosan bak banteng liar yang mau menggundang. "KU BUNUH KAU TEME.." Naruto langsung mendorong Sasuke keluar jendela tanpa kepri-Sasuke-an.
"BANGSAAT DOBEEEEEEE"
'BYUUURRR'
"BOOOSSS..." teriakTemari dari atas sambil menghampiri Sasuke yang di serbu cewek cabe-cabean itu lagi.
Naruto masih misuh-misuh. "Gila tu si teme, masak kesini cuman buat ginian, anjriit.." gumamnya sambil ngibrit keluar menghampiri Ino-chan tentunya.
sementara Sasuke kalang kabut karena lagi-lagi serangan cewek cabe-cabean yang ada di kolam itu menyerbunya dengan brutal.
"KYAHH, SI TAMPAN INI LAGI, AKU NAFSU BANGET LOH.." teriak salah satu dari mereka sambil mengigit leher Sasuke paksa.
"AKU JUGA MAU, KYAAH" cewek yang ada di kolam tak mau ketinggalan tentunya, mereka menyerbu Sasuke bak srigala kelaparan.
"KALO KALIAN INGIN, GUE LAYANI SATU-SATU GIMANA, EH" teriak Sasuke frustasi sambil melemparkan jas-nya kepada cewek cabe-cabean itu.
"HAJARRR... TELANJANGI COWOK TAMPAN INI, LALU KITA GILIR.." komando salah satu cewek yang sudah nafsu berat itu, dan seketika serbuan bak domba? kelaparan itu terjadi.
"NONA TEMARI, DIMANA KAU.." teriak Sasuke pasrah, tubuhnya sudah setengah bugil, hanya tinggal kolor bergambar 'power rangers' doang.
"AKU DATANG BOSS.." lagi-lagi Temari menyelamatkan keperjakaan Sasuke.
cewek-cewek di kolam itu langsung cemberut, padahal tinggal kolor lepas, Sasuke bisa di gilir.
Sasuke menatap Temari dengan tatapan mau mewek "kalo begini..kalau begini, jadilah pacarku saja Nona Temari" kata Sasuke sambil memeluk Temari yang cengo itu.
"gak mau, boss mesum" jawab Temari enteng sambil menyeret Sasuke keatas.
BTFCB
Dimalam hari yang indah di sebuah restoran cukup mewah, terlihat Gaara sedang clingak-clinguk mencari sesuatu, pandangannya tertuju kepada meja yang dihuni oleh dua orang berambut blonde.
Gaara berfikir sambil menatap cowok jabrik itu 'rambut jabrik mirip durian busuk?, kulit tan nyrempet gosong?, wajah super bodoh?, ah Naruto' batin Gaara yang entah menjelek-jelekkan atau apa.
"Malam ganteng.."
Gaara langsung menoleh kearah kirinya sambil tersenyum tipis "malam juga.." balas Gaara singkat dan sopan tentunya.
Orang yang menyapa itu, tak lain adalah tante-tante STW tapi masih segar menghampiri Gaara dengan langkah sexy. "Bisa temenin tante malam ini gak.." katanya dengan nada manja, sambil menempelkan dadanya yang besar itu pas di bahu Gaara.
Gaara diam, dia sedang di landa dilema? 'Seandainya gak misi, pasti gue layani sampai pagi' batin Gaara gajebo.
"Gak bisa yah.. hem, ya sudah ini kartu nama tante, kapan-kapan main loh.." kata tante-tante semok itu sambil mengedipkan sebelah matanya, dan mencium pipi Gaara singkat.
Gaara langsung mesem-mesem mesum 'Fufu, untung kapan-kapan bisa main, hahaha' Gaara keawa setan sambil melihat kartu nama itu, tertera nama 'Tsunade', status 'Janda' . (-_-;)
"Kapan-kapan akan ku layani kau oh Tante-Tsunade" Gaara berkor-koar sambil mencium kartu nama itu penuh hawa nafsu.
Terlihat dua anak buah Orochi'Maho'ru sedang masuk dalam restoran sambil sok jago, yang satu mirip ikan asin berwarna biru, yang satunya memakai cadar? buluk dengan mata ijo.
Mereka Kakuzu dan Kisame duduk di meja dengan santai sambil mengangkat kaki mereka keatas meja sok-sok-an.
"Pesan apa pak, om, mas" tanya pelayan dengan kurang ajarnya.
Kakuzu menguap sambil menghitung duitnya. "Hm, permen satu biji?.." katanya terlampau kikir.
Pelayan sweatdrop di sertai mata mlotot.
"Gue, ayam gak pake telor?.." Kisame memesan makanan gak masuk akal.
Pelayan cengo? Sambil menulis pesanan mereka lalu ngibrit begitu saja.
Sementara Naruto menyerbu makanannya dengan membabi buta "apa kau mau ku suapi Ino-chan.." kata Naruto sambil nyengir ala kebo?
Ino geleng-geleng sambil mencubit hidung durian busuk itu. "Kalo makan pelan-pelan Naru.."
Naruto langsung mesem-mesem gak jelas sambil menghajar makananya lagi.
Kisame menatap Naruto dan Ino dengan tatapan khas ikan gurame. "Ino dan Rambut duren itu makin akrab saja" gumam kisame sambil memakan ayam tanpa telornya yang baru diantar itu.
Kakuzu mengemut permen sebijinya dengan tatapan fokus keduit tentunya "manaduli (baca : mana peduli)" jawabnya ogah-ogahan.
Terlihat Gaara keluar dari toilet pria dengan tampilan berbeda, yang di jamin membuat para waria taman lawang iri setengah modar. Wig merah panjangnya dia kepang dua, jiatnya yang bertato itu di tempelin perban, katanya biar tak ketahuan. dan tak luap pakaian maidnya yang membuatnya kaway?
terlihat om-om mesum bangkotan siul siul gak jelas, bahkan ada yang dengan kurang ajarnya meremas bokong Gaara, alhasil om-om tua bangkotan itu langsung di smack down ala 'Triple-H' oleh Gaara, dan langsung tepar di TKP.
Gaara berjalan dengan membawa anggur kadaluarsa? yang dia temukan di got. sesekali Gaara menuangkan minuman itu tanpa dosa, dan saat akan melewati meja Naruto, Gaara berhenti sambil menuangkan anggur itu di gelas Ino dan Naruto.
"mbak cantik, saya tak suka anggur loh.." kata Ino sambil menatap Gaara.
Gaara hanya tersenyum sambil berjalan untuk menuangkan minuman buat si duren, dan tanpa sengaja Gaara melihat sesuatu..
'Glek..' Gaara menelan ludah kecut, saat di depannya ada maid cewek lain yang lagi nungging? mengambil garpu, dan otomatis terlihatlah celana dalamnya 'mulus banget' batin Gaara dengan wajah mesum. Dan tanpa sengaja anggurnya tumpah ke kepala kuning Naruto.
"ANJING.." Jari tengah Naruto mengara pas di jidat Garaa, Gaara langsung ngibrit secepat kilat.
Naruto langsung cengo, karena yang dia bentak adalah cewek 'seperti aku kenal' batinnya gak penting sambil melanjutkan makannya lagi.
Gaara langsung menuangkan anggur kadaluarsa itu di gelas kisame dan Kakuzu "silahkan" kata Gaara dengan suara wanita jadi-jadiannya.
"sepertinya kita harus cepat bertindak" kata Kisame sambil menyeruput anggur hasil temuan itu.
"Yah, jika tidak, kita bakalan ketahuan, dan kita harus menghubungi si bos hombreng itu" kata Kakuzu dengan suara yang di buat-buat seseram mungkin.
Gaara hanya menjadi pendengar yang baik, di senderkannya tubuhnya di meja kisame dan Kakuzu, mungkin karena dua orang itu terlalu bodoh sampai tak sadar.
Kisame melirik Gaara dengan tampang hiu mesum, dan tanpa ba-bi-bu, Kisame langsung menggrepe dada jadi-jadian Gaara itu dengan brutal.
"BANGSAT.." teriak Gaara keceplosan sambil menghajar wajah kisame.
Kakuzu dan Kisame mlotot. "GAARA, ANAK BUAH SASUKE.." teriak mereka berdua sambil berlari keluar dari restoran itu.
"Anjrit, mereka kabur, bisa bahaya ini" gumam Gaara sambil berlari keluar dengan pakaian maidnya. Kemudian dia mencegat taxi dengan cara mengangkat roknya, dan otomatis si supir langsung ngerem mendadak di sertai ilernya yang ngeces itu.
Gaara langsung masuk taxi itu dengan buru-buru "JALAN, KEJAR MOBIL SIALAN ITU.." teriak Gaara dengan suara khas laki-laki.
Si supir langsung tancap gas dengan perasaan was-was,. 'Sialan, gue kira cewek sungguhan, anjrit' batinnya nista.
Dan taxi itu melaju untuk mengejar anak buah Orochimaru sialan.
-TBC-
Wah ternyata masih banyak yang gak tau ya, kalau ini parody warkop DKI, tapi banyak perubahan kok tenang saja.
OK TANPA BANYAK BACOT MONGGO DI REVIEW
Balas dulu
uchiha no aiko : haha tenang ajah, Sasu-teme paling cuman dipaksa oleh gadis cebe-cabean yang ada di kolam renang^_^
Oalah, aku gak tau kalo cewek atu cowok, haha, ok makasih.
Nyuga totong : Hm, ok suwun.
mudiantoro : wah, gak seru loh adegan ginian di tambahin lemon. Dan makasih ae.
azurradeva : haha, biar kapok si sasuke yang sok cool itu
Yuu Matari : ini kan emang parody warkop DKI, tapi banyak perubahan kok, dan ok makasih..
philip schiffer : haha, ok makasih bung, salam dua jari xD
minori : ok maksih saori-ups-minori
Tsumehaza-Arief : Iya, dari nama agenya kan sudah bisa di tebak, tapi banyak perubahan kok. Dan makasih atas sarannya. Saya gak bakalan tersinggung kok, santay aja. Hehe
LYBP HiNa SaSa : haha, iya ini kan parody film warkop, tapi banyak perubahan kok, dan tentu aku juga suka sama sasuke yang sok cool itu jadi gila. Ok maksih.
fafly fahriansyah : haha makasih.
yukiii : haha, gak mungkin lah aku down, kan ini dunia hiburan, bukan begitu yukiii-chan-plak* ok makasih atas saranya. ^_^b
yuichi : Ok makasih.
UzumakiDesy : haha, biar kapok si sasuke, dan tenag ajah, gak bakalan M kok.
Anbulike : haha, iya, ini kan parody warkop, tapi banyak perubahan kok.
Angel : haha, makasih loh..
