Hallo…, saya kembali dengan fic saya. Karena dapat idenya duluan fic ini, jadi saya publish fic yang ini dulu.. hehehe .Sebenarnya sih melanjutkan fic asal-asalan bikinan adik saya yang numpang saya. Oya! Akhirnya PEOPLE CHOICE AWARD telah berakhir dengan film favorite saya, Twiligth Saga Eclipse sebagai salah satu pemenangnya untuk 3 kategori sekaligus! Hebat kan.., lalu ada juga Camp Rock 2, Katty Perry, Johnny Depp, Kristen Stewart, Toy Story 3, Zac Efron, The Simpsons,
Eminem, Paramore, Selena Gomez & the Scene ,GLEE, lalu- *plak*- aww!
Langsung saja!
Chapter 3 : Let's go for a ride
Created by : Black-wingked reaper and Uchiha Zagosa
Is there anybody out there: Secondhand Serenede
There something about sunshine: Anne Margaret
Disclaimer : Masashi Kishimoto
Sunshine
"SAKURA!" teriak Ino yang sekarang dikamar Sakura karena dapat tugas dari neneknya tercinta untuk membangunkan sepupunya yang masih molor itu.
"Nnnggghh" kata Sakura tak jelas sambil masih menggeliat kesana-kemari di tempat tidurnya.
"Sakura bangun!" teriak Ino lagi
"Jangan teriak-teriak!Masih pagi tahu!" kata Sakura yang seketika itu langsung bangun dan duduk di tepi ranjangnya.
"Oh jadi sekarang kau sudah bangun? Dan apa yang kau bilang tadi? Masih pagi? Kau bahkan pulang lebih awal dari aku!" kata Ino
"Maksudmu?" Tanya Sakura bingung
"Hello. Tadi malam, aku tidak semat mengejar Sasuke ke belakang panggung karena apa? Naruto bilang kau sudah pulang naik taksi" kata Ino sebal
"Taksi?" Tanya Sakura bingung
"Ya taksi? Kau mau cerita? Eh tidak, aku tak mau bosan mendengar ceritamu. Cepat ke meja makan, kau sudah ditunggu semuanya!" kata Ino sewot sambil melangkah keluar kamar Sakura. Sakura dengan malas mengikuti Ino ke meja makan. Sesampainya di ruang makan…
"Ino, there is news on TV about the boy you so much like…" kata Tusnade
"Really?". Ino langsung lari ke dapan TV
"…after his appearance in Club 21, he quickly goes and magically appears in Uchiha's house in Beverly Hills, with the different girl. I think this girl is stole our pop star heart". Setelah mendengar itu, Ino langsung mematikan TV dengan muka cemberut dan kembali ke meja makan. Disana terlihat Sakura yang sedang asyik menyantap roti selai dan anggota keluarga yang lain juga sedang menikmati sarapan mereka.
"Kau kenapa 'My Shine'?" Tanya Ibunya Ino pada putri semata wayangnya itu.
"Sedang badmood bu…" jawab Ino
"Bad mood? Bukankah tadi kau semangat sekali membangunkanku?" Tanya Sakura
"Tadi 'gosip' bilang kalau Sasuke muncul di pesta orang tuanya dengan cewek lain!" kata Ino
"Hek-ngghh huk..huk..". Sakura langsung meneguk susu dihadapanya.
"Kau kenapa sayang?" Tanya Satsuki
"Tidak apa-apa bu…" dusta Sakura. Setelah itu, Sakura bergumam kecil "Dia berhutang penjelasan padaku…", tapi ternyata gumaman kecil Sakura terdengar oleh Ino
"Siapa yang berhutang penjelasan padamu?" Tanya Ino. Semua mata sekarang tertuju pada Sakura
"E…, sopir taksi. Ya sopir taksi itu berhutang penjelasan padaku tentang biaya taksinya"
"Kapan kau naik taksi di LA?" Tanya Satsuki
"Kemarin malam" jawab Sakura enteng
"Jadi kemarin malam, kau tidak pulang bersama Ino?" Tanya ayah Ino
"E, dia pulang duluan karena ngantuk yah" sekarang giliran Ino yang bohong
"O…" kata semua orang disana kecuali Ino dan Sakura.
"Hei! Ino, Sakura bagaimana kalau kalian ke pantai, kalian belum pernah ke pantai di LA kan?" Tanya Tsunade. Sakura dan Ino hanya mengangguk tanda iya.
"Aku akan pinjamkan mobilku untuk kalian. Bersenang-senanglah selagi kalian disini" kata Tsunade sambil melempar kucil mobilnya pada Ino.
"Thanks grandma. You are the best grandma ever" kata Ino yang setelah itu ngibrit ke kamarnya
"Ayo Sakura. Bersenang-senanglah" kata Satsuki. Dengan malas Sakura juga ke kamarnya untuk bersiap-siap.
Ino memakai pakaian pantai, pakaian tanpa lengan dan topi bundar yang lebar dan peralatan berjemur sedangkan Sakura hanya memakai kaus lengan pendek bergambar Looney Tunes dan celana jeans selutut. Setelah sampai di sebuah pantai…
"Kenapa kita ke Malibu? Aku kira kita akan ke Vinece?" Tanya sakura
Ino menjawab dengan malas "Karena Sasuke berselancar dan berjemur di Malibu". Sakura segara bertoleransi mendengar jawaban saudaranya itu.
"Wuui.. indah sekali, aku merasa Sasuke ada di sekitar sini… " kata Ino yang sekarang berjalan di pantai memilih tempat yang pas untuk berjemur
"I am doubtful about that" kata Sakura
"I wonder how his eye looks like… at close…" kata Ino
"Dark, very dark" kata Sakura tersenyum tipis
"Ow…" kata Ino yang sepertinya telah menemukan tempat yang cocok. Dia segera berlari-lari kecil menuju tempat itu, sementara Sakura hanya menggelengkan kepalanya pelan saat Ino melakukan itu. Dia memandang sekeliling dan menemukan sebuah bangku pantai kosong dan segera menuju bangku itu dan duduk sambil menikmati pemandangan indah pantai Malibu.
Sementara di tempat lain…
"…You can say good bye
just to realise there's no-one left around
So what am I fighting for?". Sasuke kini sedang menjajal lagu-nya dengan gitarnya untuk persiapan konsernya, tapi tiba-tiba dia sekeliling seperti orang bingung, tiba-tiba Naruto datang menghampirinya.
"What's going on dude!" kata Naruto menepuk pundak Sasuke dan duduk dihadapan Sasuke
"Bingung"
"Tak mungkin. Uchiha Sasuke tak pernah bingung" kata Naruto
"Jangan mulai!" kata Sasuke malas. Hening….
"Hei!" teriak Naruto
"Apa?"
"Bagaimana kabar 'pinky?'"
"'Pinky?'"
"Iya, orang yang kemarin malam muntah diatas sepatuku" jawab Naruto dengan muka sebal
"O dia, nggak tahu lah, kenapa kau tanya aku?"
"Tak tahu" Setelah itu, Naruto beranjak dari bangkunya "Baiklah, karena kau bingung, ayo kita berselancar saja"
"Aku tak boleh keluar rumah."
"Kasihan, kalau begitu dadah…" kata Naruto seraya pergi, setelah lima detik berlalu
"Naruto! Aku ikut!"
Sasuke dan Naruto kali ini mengendarai mobil Sasuke dan Sasukelah yang menyetir.
"Eh Naruto, kalau paparazzi mengikutiku bagaimana?" Tanya Sasuke
"DL"
"Earth speak, please…" kata Sasuke
"Derita loe."
"Huh! Tak setia kawan.". Sesampainya di Malibu, Naruto mencari parkir, setelah dapat, mereka turun. Dari penampilan mereka, dapat dipastikan kalau hanya Naruto saja yang akan berselancar. Sedangkan Sasuke tidak, dan bahka dia memakai topi dan kacamata hitam untuk 'sedikit' menutupi identitasnya.
Mereka berjalan di pantai, dan Naruto langsung berlari ke laut. Sasuke memandang sekeliling. Tak lama kemudian, sekelebat senyum menghiasi berjalan menuju sebuah kursi kosong
"Apa ada yang menempati kursi ini?" Tanya Sasuke pada seseorang yang menduduki kursi sebelahnya, dia terlihat sedang tidur dengan kepala menunduk.
"…"
"Tidak? Baiklah aku anggap itu jawaban iya" Sasuke langsung duduk di kursi itu.
"Hari yang sangat indah, ini hari yang indah bukan…" cerocos Sasuke pada seseorang disebelahnya, karena merasa terganggu oleh itu sedikit menggeliat.
"Apa kau tidur?" Tanya sasuke
"…" orang itu menggeleng
"Tidak? Bagus. Maukah kau minum champagne bersamaku lagi?" Tanya Sasuke pada orang itu
"Tidak" jawab orang itu mengengkat wajahnya "Bagaimana kau tahu ini aku?" Tanya Sakura
"Rambutmu, sangat mudah mengenalimu dengan rambutmu" kata Sasuke
"Kenapa kau kesini?" Tanya Sakura
"Kenapa? Aku bosan dirumah, dan hari ini aku menemani temanku berselancar"
"Kau tidak berselancar?" Tanya Sakura sambil memposisikan dirinya menghadap Sasuke
"Tidak"
"Kenapa tidak? Kau tahu, jika kau berselancar, maka setiap orang akan berkumpul di tepi pantai dan meneriakkan namamu, termasuk Ino, sehingga aku bisa pulang ke rumah dan membantu nenekku menata halaman" kata Sakura panjang lebar
Sasuke tertawa kecil "Hehehe, ya kau benar". Hening…
"Bukanya seharusnya kau ke bandara menemani orangtuamu?" Tanya Sakura
"Ya, ada Itachi, lagi pula ibuku sudah cukup dengan kejadian kemarin malam." Kata Sasuke
"O. kau berhutang 2 hal padaku." Kata Sakura
"2 hal?"
"Ya, pertama kau berhutang terimaksih padaku, dan kedua kau berhutang penjelasan padaku"
"Penjelasan?"
"Ya, tadi pagi sepupuku menonton gossip yang menyebutkan kalau kau tiba-tiba muncul di Beverly Hills 'with the different girl' " kata Sakura dengan penuh penekanan
"Apa? Bagaimana mereka tahu?"
"Kenapa tanya aku?"
"Mungkin mereka akan kesini secepatnya"
"…"
"Hei, mobil appa yang kau kendarai?"
"Hahaha. Kau akan suka, ini mobil model klasik dan memang klasik" kata Sakura dibuat-buat supaya Sasuke percaya dengan perkataan Sakura.
"Bagus, cocok untukku"
"Ya, mobil itu sangat cocok untukmu"
" Mungkin paparazzi akan segera kesini, jadi aku butuh kendaraan yang mereka tak ketahui"
"…"
"Bisa kau membantuku? Aku akan memberimu $ 5000 jika kau membantuku"
"Jika dibayar, bukan membantu namanya. Tapi hei, mana kunci mobilmu?"
"Kenapa?"
"Jika kau membawa mobilku, itu artinya harus ada jaminanya" kata Sakura "Ayo, kunci!" kata Sakura sambil mengulurkan tanganya kearah Sasuke.
Sasuke dengan terpaksa mengeluarkan kunci mobilnya.
"Dengar, mobilku dilengkapi …" Saat Sakura akan merebutnya, Sasuke menghalanginya, dia ingin kalimatnya selesai
"..dilengkapi dengan 365 tenaga kuda, generasi pertama Tudor tahun 1969 dengan cat asli. Listen I LOVE 'Crabby'"
Sakura menaikkan alisnya "'Crabby? You named your cars?". Sasuke mengangguk. Dengan sigap, Sakura langsung merebut kunci itu.
"Wait a minute" kata Sakura yang berlari kearah dimana Ino berjemur. Lalu, dia mengambil kunci mobil yang berada di tas keranjang pantainya dan mengggantinya dengan kunci mobil milik Sasuke. Tentu saja tanpa sepengetahuan Ino, karena dia sedang sibuk berjemur dan menikmati alunan lagu dari iPod nya, yang tentu saja lagu dari seseorang di bangku pantai itu.
"Ayo!" kata Sakura. Setelah mereka sampai di parkiran
"Sas! Meet 'Happy'" kata Sakura menunjukkan mobilnya
"Are you kidding?" kata sasuke sedikit menurunkan kaca matanya.
"She runs like a top" Kata Sakura setengah bercanda. Tiba-tiba 2 van tiba di pantai itu. Sasuke membulatkan matanya
"Pakai ini, cepat!" Kata Sasuke memberikan kacamatanya pada Sakura. Sasuke segera masuk mobil dengan mengendap-endap dan mengisyaratkan Sakura untuk cepat naik. Ketika Sakura akan membuka pintu, sasuke juga membuka pintunya dari dalam, alhasil, Sakura jatuh tersungkur
"Ok, you really need to stop hitting me?"
"I am sorry, hurry up!" Sakura segera masuk mobil dan langsung tancap gas
Di penjalanan
"Hehehe, kau mengendarai mobil seperti kakekku?"
"…?"
"Dengan topi,dan membungkuk-bungkuk…" kata Sakura. Sasuke segera membetukan posisi duduknya
"You look like my grandma, with that Sunglass."
"Hahaha"
"Give it back!" kata sasuke
"Apa?"
"Kacamatanya, kembalikan!"
"I don't know, I think I like it" kata Sakura
"Ha? Baiklah, itu akan kuberikan padamu,nanti."
"For real? Cause my friend will not believe if I am, Haruno Sakura receives a gift from US, and US give it to me himself?" kata Sakura dengan nada yang dibuat-buat lebay
"Haha, really funny" kata Sasuke bosan
"What? Ini!" kata Sakura mengembalikan kaca mata Sasuke pada yang punya.
"Good girl"
"Jadi, berapa lama aku harus berkendara denganmu kali ini?" Tanya Sakura
"Hanya sampai paparazzi meninggalkan pantai. Ayo lakukan sesuatu" kata Sasuke
"Like what?"
"Anything, everything has you seen since you arrived in LA"
"Nothing. I am too busy following you around"
"…? Really"
"Yeah, with my cousin, she idolizes you"
"Ha, many people idolize me"
"Mereka tergila-gila padamu. Sebaliknya aku, aku tak peduli padamu, atau kotamu"
"Hei! Kau boleh tak menyukaiku, tapi jangan hina Loz Angles, kota ini adalah salah satu kota terbaik di dunia"
"Really?"
"I'll be your tour guide"
"I don't think so, I love NY. It stands for New York city"
"Apa yang menarik disana?"
"Are you kidding?. Dental West, Central Park, Prada, Gucci, The New Yorker, Poise, Athlete, The Yankees, Successful Saving,... " kata Sakura penuh penghayatan(?)
"Are you really like shopping?"
"What?"
"Semua hal yang kau sebutkan adalah merk tas, majalah…"
"Hei, aku lebih suka gedung-gedung yang menjulang tinggi, ketimbang konser disana-sini" kata Sakura dengan nada mengejek
"Apa? Loz Angles adalah pusat industry film di United state"
"Ha, kau bicara tentang kota industry, tentu New York yang menang. Pusat industry di United State. Industri dalam bentuk apapun, ya.. kecuali bidang intertaiment"
"Baiklah, aku akan tunjukkan padamu keindahan LA, kau akan berdecak kagum"
"I don't know, I think you should go home"
"Ya, kita ambil jalan panjang". Sasuke menyalakan tape yang ada di mobil itu, dan terdengar alunan hitz nya.
Wake up to the blue sky
Grab your shades
And let's go for a ride
Breakfast by the ocean
We'll do lunch at Sunset & Vine
…
Sasuke dan Sakura akhirnya sampai di tujuan pertama mereka, yaitu pantai yang ingin Sakura kunjungi, berjalan-jalan di pasar yang terletak di pinggir pantai.
"Hai, bagaimana menurutmu?" Tanya Sakura pada Sasuke. Kini dia sedang memakai kacamata dengan bentuk mata kucing yang dia coba di salah satu stand yang ada di pasar itu
"Ya, kau lebih cocok memakai kacamata itu ketimbang memakai kacamataku" komentar Sasuke
Sakura menjulurkan lidahnya sedikit. Seketika itu, Sasuke memotretnya dengan kamera yang dia seenaknya ambil dari stand itu. Sang penjual-pun segera mengambil kamera itu karena ternyata kamera itu miliknya. Sasuke merogoh kantungnya dan mengeluarkan uang, ya dia membeli kamera itu. Setelah Sakura memilih barang yang ingin dia beli, mereka pergi dari stan itu, tentu saja setelah Sasuke membayar.
"Kau membelinya?" kata Sakura sambil menunjuk kea rah kamera yang tadi dibeli Sasuke.
"Ya, kenapa?"
"Tidak, hanya saja itu kan milik penjual tadi"
"Tapi dia mau menjual benda ini padaku"
"Kau ini…"
"What?"
"Nothing"
"Hn"
Every day's a dreaming California?
Every night the stars come out to play?
Wish that I could always feel this way?
Sekarang mereka sedang berfoto ria dengan background yang teramat menakjubkan, symbol bahwa LA adalah pusat pembuatan film di U.S.A, yaitu tulisan raksasa bertuliskan 'HOLLYWOOD' yang bertengger di sebuah pegunungan.
Flash
Flash
Flash
Flash
Sasuke memotert Sakura yang sedang bergaya-gaya, dan terakhir, mereka berfoto bersama
Flash
There's something about the sunshine, baby?
I'm seeing you in a whole new light
Out of this world for the first time, baby
Ohhh it's alright?
There's something about the sunshine
There's something about the sunshine
Perjalanan itu mereka lanjutkan di pusat kota LA. Sakura membeli banyak barang disana –tentu saja yang membayar Sasuke- mulai dari kalung dan gelang segala ukuran dan model, besar, kecil, simple, ribet dan lain-lain. Lalu tiga topi dengan ukuran yang berbeda, mulai dari topi bundar yang lebar, biasa, dan sederhana. Dia juga membeli satu lusin balon tiup –yang sudah ditiup-. Sakura sangat lucu dengan semua barang-barang itu
"Sakura!" seru Sasuke ketika Sakura berjalan sedikit jauh didepanya. Sontak, Sakura menghadap belakang dan
Flash
Sasuke memotertnya. Satu kata, cantik.
In Hollywood we rocking
In Malibu we hang out and chill
It's all about the shopping
From Melrose to Beverly Hills
Everywhere's a scene
And now we're in it
I don't wanna paint this town alone
When I see you smile I always feel at home
Meraka masih berada di pusat kota belanjaan Sakura, ia tinggal di mobil, dan tentu saja, mobil mengil itu kini sudah penuh dengan barang-barang yang bisa dikatakan tidak mengajak Sakura ke jalanan Malrose. Dan sekali lagi, Sasuke mengajak Sakura berbelanja berang-barang yang sebetulnya tak dibutuhkan. Sakura terlihat bingung, tapi menuruti perintah Sasuke, dia tak habis piker, kenapa selebriti seperti Sasuke mau er…, berkencan denganya?. Tapi hal itu dibawa enteng oleh Sakura.
"Sas!"
"Apa?"
"Aku heran, kau menyuruhku berbelanja"
"It doesn't matter, right?"
"Yeah, but you know, hal ini aneh"
"Kalau begitu jangan kau piker, jalani saja"
"…"
Setelah Sakura tek sanggup lagi berbelanja-lebih tepatnya memilih barang- mereka kembali ke mobil, yang sudah sangat penuh sekali? Dengan barang-barang, mereka hanya memandang mobil malang itu
"Kau tahu, mobil nenekku mempunyai kapasitas"
"Ya, aku tahu, mobilku juga"
"Ini sudah cukup"
"Ya, kurasa begitu"
"Kita kembali? Kau tahu, kita sudah berkeliling LA lebih dari 3 jam, dan mungkin sebentar lagi, saudaraku akan menyudahi aktivitasnya"
"Ya, kurasa temanku juga"
"Ayo kembali ke Malibu!" kata Sakura bersemangat. Sasuke hanya ternyum melihat tingkah laku Sakura
Now that you're here (now that you're here)
It's suddenly clear (suddenly clear)
Sun coming through I never knew
Whatever I do it's better with you
It's better with you
Saat perjalan mereka ke Malibu, mereka melihat sebuah kecelakaan antara mobil dengan mobil, sepertinya pengendara dari kedua mobil meninggal dunia, disana-pun banyak wartawan yang memotret, Sasuke-pun langsung mempercepat laju mobilnya
"Kenapa cepat-cepat"
"Karena ada wartawan disana"
"Tapi, mereka kan tidak mencarimu"
"Ya, tapi tetap, mereka wartawan"
"Terserah kau saja". Tanpa disadari dari melainya perjalanan mereka sampai sekarang, meraka saling tersenyum pada satu sama lain. Setibanya di Malibu, Sakura langsung menukarkan kunci mobil Sasuke dengan kunci mobl neneknya, ternyata Ino masih berjemur ria di pinggi pantai.
"Ini" kata Sakura mengembalikan kunci mobil Sasuke
"Dan ini" kata Sasuke mengembalikan kunci mobil nenek Sakura pada Sakura.
"Perjalanan yang menyenangkan"
"Tentu"
"Aku tak menyangka aku bisa semobil dengan cowok idaman semua wanita di LA"
"No,no,no, di U.S.A"
"Terserah kau saja"
Tiba-tiba, terdengar suara teriakkan "Sasuke! Sasuke!"
"O, sepertinya temanku sudah selesai berselancar, so good bye"
"Good bye". Sakura memandang punggung Sasuke yang menjauh darinya. Mereka telah menghabiskan waktu bersama hari ini, tapi Sakura juga tahu, bahwa setelah ini, dunia mereka tak dapat disatukan lagi. Antara biasa dan terkenal. Tak mau pusing memikirkan hal itu, Sakura kembali duduk di kursi pantai, menunggu sampai Ino selesai berjemur. Tak lama kemudian, Ino sudah selsai berjemur dan mereka siap pulang. Sakura menepuk dahinya! Di mobil kan…
"Sakura, dari mana semua barang ini muncul?" Tanya Ino terkejut dengan semua barang yang ada di mobil
"E.., itu tadi…, aku yang beli" kata Sakura-bohong-
"Dari mana saja kau?"
"Ak-aku dari pusat perbelankaan LA" -jujur-
"Dan bagaimana bisa kau membeli semua barang ini?" Tanya Ino
"Aku kan menabung, ya jaga-jaga jika kita liburan seperti ini" –setengah bohong-
"Jadi, kau meinggalkanku di pantai tadi, dan berbelanja di LA, tapa mengajakku!" kata Ino kesal
"Kau kan sedang berjemur, aku tak mau menggangumu" kata Sakura bohong dengan mulusnya
"Uh!" kata Ino memanyunkan bibirnya
Di tempat lain…
"Sas, loe gila ya?" kata Naruto yang dari tadi memperhatikan Sasuke yang senyam-senyum sendiri
"Nggak"
"Nggak gimana dari tadi gue liat loe Cuma senyam-senyum melulu. Habis kesambet ya…"
"Nggak juga"
"Terus?"
"Nar, jangan bilang siap-siapa ya, tadi aku habis jalan-jalan sama 'pinky'"
"Ha?"
Huuuii, akhirnya selesai juga. Oya maaf-maaf, kalau yang tadi di fic aku itu Song fic bukan? Bukan kan…? Lagi pula kalau itu Song fic dan itu jelek maaf aya, aku nggak bisa buat begituan –hiks, hiks- reader: kasian banget ni orang . Baiklah, silahkan kirim kritik dan saran melalui review, tapi ingat, harus? Reader: proporsional -_- Author: ya, benar sekali. Akhir kata
RIVIEW…
