Ohparkkimbyun,

Present;

He Is My Partner

Rate;

T-M

Main casted by;

Park Chanyeol

Byun Baekhyun

Supports casted by;

Oh Sehun

Kim Jongin

And others, maybe.

Summary;

"Shit! lebih cepat Yeol mmhh.." Baekhyun memaki ditengah desahan nikmatnya, juga dibawah gerakan Chanyeol yang menggila "dasar lubang sialan!"

"Setubuhi saja aku dengan keras Park!"

"Santai saja, kita bisa melakukannya 24 jam." /smirk/

Warning;

BoyxBoy, NC, kata-kata kasar.

Note;

Mohon maaf karena ada dari bagian cerita ini yang tidak mendidik. Filter apa yang bisa diteladani, oke. Thank you.

3. Tuan Terlambat dan Tuan Keras Kepala.

Semenjak kejadian mengenakkan kemarin, Baekhyun jadi lebih bersikap dingin pada Chanyeol. Tapi di sisi lain, Chanyeol justru menganggap hal itu bukanlah hal besar karena mereka bisa dibilang cukup sering melakukannya. Tapi ya bagaimana lagi,

Disini Baekhyun yang menjadi pihak submisif.

Agak sensitif.

Line.

Chanyeol: Byunnnnn

Baekhyun : Parkkkkk

Chanyeol: Main yu, jemput nih.

Baekhyun: Hayu.

Di percakapan Baekhyun memang terlihat biasa, tetapi lain hal nya ketika mereka saling bertatap wajah. Walau hanya percakapan singkat, tetapi berharga bagi Baekhyun.

Entahlah, apa arti Chanyeol dalam hidup Baekhyun.

19.27 waktu setempat.

Chanyeol belum juga datang. Padahal Baekhyun sudah menunggu didepan teras sambil memutar-mutar smartphone miliknya. Mengusap matanya yang terasa berat entah mengapa.

Tiba-tiba ibu Baekhyun berdiri tepat disamping Baekhyun, "Chanyeol nya kok belum datang juga?"

Baekhyun mendongak dan tersenyum, "ga tau, ga seru."

"Udah coba di telepon belum? Tunggu didalam aja yuk, kamu kan ga pakai jaket." Ajak ibu Baekhyun sambil mengamit lengan Baekhyun. Baekhyun ikut dan pindah ke sofa dalam.

"Ke kamar aja gih, nanti kalau Chanyeol udah datang mama kasih tahu. Sana."

"Aaaahh mamaa."

"Mau diantar ke kamar, hm?"

Baekhyun menggeleng dan segera menuju kamarnya. Ibu Baekhyun hanya tersenyum melihat tingkah putranya. Baekhyun memang manja karena sifat Eunbin--ibu Baekhyun memang penuh dengan kasih sayang dan lemah lembut. Karena itu pula, Baekhyun tumbuh dengan sifat gemulainya.

Tiba di kamar, Baekhyun justru berganti pakaian dan meringsut ke dalam selimut tebalnya. Lebih baik tidur daripada menunggu yang tidak seharusnya ditunggu, pikir Baekhyun.

20.40 waktu setempat.

Chanyeol baru tiba di kediaman Baekhyun dan langsung menghampiri Eunbi yang sedari tadi menunggu dibibir pintu. Eunbi menyambutnya dengan hangat.

"Malam 'Ma, aku mau ajak Baekhyun nya main boleh?" Tanya Chanyeol, Chanyeol dan Baekhyun memang sudah mengenal jauh kedua orang tua mereka maka dari itu Chanyeol dengan santai memanggilnya Mama.

"Mau main ya? Ayo masuk dulu, Baekhyun nya mungkin lagi tidur. Mama panggil dulu ya, sebentar." Eunbi kembali ke kamar Baekhyun, dan benar saja Baekhyun tengah tertidur dengan damainya.

"Sayang, Chanyeol cari kamu."

Tubuh Baekhyun menegak dan maniknya mulai terbuka. Baekhyun menoleh ke sekitar dan duduk bersandar.

"Mau Mama suruh kesini?"

"Ga usah Ma, aku aja yang ke Chanyeol. Makasih ya Ma udah bangunin. Aku ke Chanyeol dulu."

Eunbi hanya menjawab dengan senyuman.

Baekhyun menghampiri ruang tamu sambil merapihkan rambut dan kaos nya. Terlihat Chanyeol sedang sibuk memainkan smartphone nya.

Tiba-tiba Chanyeol menoleh dan menyadari kehadiran Baekhyun.

Baekhyun duduk didepannya dan menyilangkan kaki, "kenapa tidak pulang? Dasar tuan terlambat."

"Ayo main, Baek. Aku sudah minta izin sama Mama." Chanyeol mengajaknya dengan semangat yang terpancar.

"Kenapa mainnya malam-malam begini, sih?"

"Kau kan laki-laki Baek."

"Aku ganti baju dulu."

"Tidak perlu, langsung saja."

"Dingin Yeol."

"Aku bawa mobil tenang saja. Ayo pamit."

Mereka berdua akhirnya pamit dengan alasan Baekhyun akan menginap di rumah Chanyeol malam ini tanpa Baekhyun ketahui. Eunbi pun dengan mudahnya mengizinkan mereka.

Tanpa tahu apa yang akan terjadi.

Mereka memasuki mobil dalam diam. Akhirnya Baekhyun melanjutkan tidurnya yang sempat bersambung. Chanyeol hanya tertawa melihat sikap Baekhyun.

Sampai di rumah Chanyeol, Chanyeol mengguncang pelan lengan Baekhyun untuk membangunkannya. Tanpa perlu waktu lama Baekhyun langsung terjaga.

"Kita mau main di rumahmu ya?"

"Tidak. Kau akan menginap."

"Ih Chanyeol."

Walaupun tidak suka Baekhyun tetap mengikuti langkah Chanyeol yang mulai memasuki pekarangan rumahnya yang terlihat asri. Rumahnya terlihat sepi dan gelap.

Ketika mereka masuk, ibu Chanyeol langsung menyambut dengan senyum. "Baekhyun? Mau menginap ya?"

"Iya 'Bu. Malam ini saja kok."

"Ya sudah langsung ke kamar saja ya, sudah malam. Kalau perlu apa-apa suruh Chanyeol saja oke."

"Iya Bu iya." Jawab Chanyeol

Chanyeol langsung saja menarik pergelangan tangan Baekhyun ke dalam kamarnya. Mereka masuk dan Chanyeol mengunci pintu. Sedangkan Baekhyun langsung berbaring diatas kasur.

"Ganti baju dulu Baek."

"Ngantuuuk."

"Baek ganti baju, aku mau ke dapur dulu." Ucap Chanyeol sambil menarik-narik kaki Baekhyun

"Iya cerewet."

Chanyeol langsung melenggang ke dapur untuk membuat dua gelas susu beda rasa. Tanpa tunggu waktu lama susu hangat pun tersaji ditangan Chanyeol yang langsung dibawanya kembali ke kamar.

Begitu masuk kamar, Baekhyun sudah meringkuk dalam selimut Chanyeol. Mungkin ia terlalu lelah hari ini. Tetapi lagi-lagi Chanyeol membangunkannya.

"Baek minum susu dulu."

"Susu apa?"

"Strawberry Baek strawberry."

"Kau minum saja. Aku benar-benar ngantuk."

Dengan sabar Chanyeol meladeni Baekhyun dan mulai menyesap dua gelas besar susu digenggamannya. Satu gelas telah kosong, menyisakan satu gelas susu strawberry yang sebetulnya Chanyeol kurang suka.

Demi Baekhyun.

Chanyeol meminumnya. Baru setengah gelas dan Baekhyun tiba-tiba terduduk dengan mata yang masih terpejam.

"Berikan susuku."

"Dasar labil, tadi kau bilang tidak mau."

"Mana?"

Chanyeol menyerahkan gelas susu tadi yang hanya tersisa setengah, Baekhyun membuka mata dan menatap apa yang ada di genggamannya.

"Kau tidak ikhlas atau bagaimana? Kok cuma setengah? Dasar pelit."

"Tadi kau bilang kau tidak mau jadi ya aku minum saja, tapi tiba-tiba kau-"

"Cerewet." Kata Baekhyun sambil meneguk habis susu strawberry nya. Setelahnya Baekhyun kembali tertidur.

"Minum air putih dulu Baek."

Bukannya menjawab, Baekhyun justru menaikkan letak selimutnya dan berbalik ke posisi miring. Chanyeol hanya berdiri dalam diam dan menatap bagaimana cara Baekhyun tertidur. Chanyeol mengeluarkan smartphone nya dan mengakses kamera.

Cekrek.

"Inilah dirimu Baek, seseorang yang dengan mudahnya menjatuhkanku dalam pesonamu."

"Pesona anehmu." Tambahnya

"Selamat tidur tuan keras kepala." Tambahnya, lagi.