Title : Klan Xuè ( Huang Zi Tao is Xuè Zi Tao )
Part 3
Author : Titan18
Genre : Family - Friendship - Crime - Romance
Cast : Huang Zi Tao / Xuè Zi Tao - other EXO Member, etc.
Disclaimer : All cast belong to them Management ! i just owned the story ^^
Warning : BOYS LOVE!
..
Part sebelumnya :
Tao hanya mengangguki paham—sedikit iri pada Homin Couple yang selalu bersama.
"Bagaimana lukamu?"
"Aku? Hanya tergores biasa saja hyung. Tapi paparazzi malah melebih-lebihkan semuanya" balas Tao dengan wajah Aegyo andalannya
Malam itu keduanya terus mengobrol hingga Changmin terpaksa harus kembali kekamarnya akibat panggilan telepon dari Yunho. Setelah sebelumnya saling bertukar nomor ponsel berharap hubungan mereka akrab layaknya sahabat dibanding Senior-Junior.
Tao berteriak keras, emosi tak tampak di depan wajahnya yang dingin. Kertas yang berada didalam amplop tadi dibakarnya tanpa sisa.
Dear TaoTao,
MATI.
Tulisan yang ditulis dengan darah.
.
-Don't Like Don't Read-
.
.
.
.
Seorang namja manis tertidur pulas di ranjang yang hanya ditempatinya sendiri, cahaya matahari yang perlahan masuk melewati celah jendela yang tak tertutupi tirai horden sama sekali tak mengganggu kepulasan Tao yang masih setia berada di alam mimpi.
Drrrttt... Drrrttt...
Getaran ponsel yang berada di dekat nakas kecil disamping ranjang tampaknya berhasil mengalahkan sang matahari, buktinya kelopak mata panda Tao perlahan mulai bergerak resah menandakan pemilik ponsel mulai terbangun. Tangannya bergerak-gerak mencari keberadaan ponsel tanpa harus membuka matanya yang terasa berat,
Klik.
"Yeoboseyo" sapa Tao hampir tak ada suara
".."
"Hmm.. Arraseo Hyung, sampai jumpa"
Klik.
Tao mematikan sambungan telepon dan membuka matanya perlahan, Tao duduk perlahan dan mulai meregangkan anggota tubuhnya yang kaku.
Jam di dinding kamar dorm sudah menunjukan pukul 7 pagi. Terlalu pagi untuk mereka yang hanya tidur selama 5 jam, EXO baru selesai melakukan pemotretan di majalah tengah malam dan tiba di dorm pukul 2 pagi.
Diliriknya Kris yang masih tertidur di ranjang onebad miliknya, namja china itu terlihat sangat tampan walau masih tertidur. Menatap wajah itu saja membuat seluruh kantuk Tao hilang seketika, dengan semangat yang membuncah Tao beranjak dari kasurnya dan menuju kamar mandi yang berada di dalam kamar mereka masing-masing.
Setelah hampir menghabiskan waktu satu jam lebih membersihkan diri, Tao sudah keluar dengan pakaian rapi dan mengeringkan rambut basahnya menggunakan hairdrier.
Mungkin karena gerakan namja panda yang cukup ribut membuat namja tampan a.k.a Kris terbangun, pandangannya diarahkan pada Tao yang sedang menyanyikan salah satu lagu mereka—History.
"Kau sudah rapi? Bukankah jadwal kita hari ini Siang?"
Tao berbalik kearah Kris yang masih dalam posisi tidur,
"Aku ingin bertemu seseorang Ge" jawab Tao dengan senyum lembut, wajahnya memancarkan kebahagian yang terlihat jelas. Hal itu membuat Kris mengernyit bingung,
"Siapa?"
"Senior kita ge, hihihi Changmin Hyung" Tao terkekeh mengingat terakhir kali mereka bertemu saat di hotel dan berbagai kekonyolan yang diceritakan Changmin membuatnya tertawa.
Kris bangkit dan berjalan mendekat kearah Tao yang berdiri didepan cermin besar, berdiri membelakangi Tao menghadap cermin dan matanya menatap Tao penuh tuntutan.
"Changmin sunbae? Bukankah kau tidak pernah akrab atau terlihat berbicara dengannya?" tanya Kris lagi.
"Wae? Aku sering berkirim pesan dengannya akhir-akhir ini. hari ini Changmin Hyung mengajakku sarapan bersama, katanya dia akan mengajakku kerestoran perancis favoritnya loh ge" jawab Tao dengan ekspresi berbinar, matanya dikejapkan imut.
"Hm.. kenapa kau menjauh dariku Tao? Akhir-akhir ini kau sudah jarang bertingkah manja padaku" Kris memeluk sosok manis itu, keduanya saling bertatapan dalam refleksi cermin.
Huang Zi Tao menyandarkan tubuhnya rileks ke pelukan Kris, matanya terpejam. Senyuman tulus terlukis di wajahnya, tak ingin terbawa suasana—Tao berdehem sebentar.
Tubuhnya berbalik, tanpa membuat pelukan Kris terlepas. Tao menyentuh rambut Kris yang acak-acakkan, sedikit memperbaiki bentuknya.
"Kau bahkan terlihat lebih tampan saat bangun tidur Hyung" goda namja manis itu, 'Kau yang tak lagi memperhatikanku Ge, kau yang terlalu sibuk dengan'nya' hingga tak menyadari keberadaanku disampingmu' batin Tao sedih.
Sedikit berjinjit—
CHU~
Tao mengecup pipi kanan Kris, hal yang sering dilakukannya saat mereka masih Trainee dulu.
"Sana mandi ge, pasti Changmin hyung sudah didekat dorm sekarang" Tao melepaskan paksa pelukan Kris, tanpa memperdulikan namja tampan itu lagi.
Setelah mengambil ponsel dan dompetnya, Tao berlalu cepat dari dalam kamar miliknya dan Kris. Kris menatap kearah pintu yang sudah tertutup lagi, sebelah tangannya menyentuh bekas kecupan lembut Tao.
'Kau mengalihkan pertanyaanku Tao' batin Kris. Namja itu kemudian mengambil handuk miliknya dan melangkah masuk ke kamar mandi. Tak ada lagi niatan untuk melanjutkan tidur.
Ooo-ooO
.
Changmin dan Tao tak menghiraukan beberapa fans yang sempat mengenali mereka saat ini, keduanya tetap santai dan asik mengobrol sembari menikmati sarapan ala perancis yang sudah dihidangkan.
Tak lama Tao meminta izin untuk ke toilet sebentar yang langsung diangguki oleh Changmin, namja panda itu berjalan santai memasuki toilet pria yang kosong. Tao berdiri santai disamping pintu masuk, pintu terbuka—seorang namja masuk yang baru masuk terkejut saat Tao tiba-tiba mengunci pergerakan badannya.
Dengan sebelah tangan yang bebas, Tao mengunci pintu toilet sebelum ada pelanggan lain yang masuk. Matanya menatap tajam sosok itu,
"Sedari tadi mengikutiku heh?"
Bukk. Takk. Krekk..
Beberapa pukulan dilayangkan Tao tepat mengenai aliran darah namja itu dan membuatnya tak bisa bergerak, bunyi tulang yang berderak menandakan bahwa beberapa tulang tampaknya patah. Tanpa perasaan Tao melepas pegangannya sehingga namja tadi terjatuh dan meringis kesakitan . bahkan namja itu tak bisa mengeluarkan ringisan suaranya sedikit pun.
Tangannya memencet beberapa tombol di ponselnya, dengan santai Tao menyeret tubuh tak berdaya itu ke dalam salah satu bilik.
Setelah mencuci tangan dan merapikan sedikit penampilannya Tao membuka pintu toilet yang dikuncinya dan berjalan keluar, dua orang pria berkebangsaan China berjalan membungkuk hormat saat melewati Tao dan menuju kedalam Toilet.
Ooo-ooO
CKITTTT...
"Baiklah baby panda, kita sudah tiba" ucap Changmin dengan senyumnya.
"Gomawo Hyung, sampaikan salamku untuk Yunho hyung ne" ujar Tao ceria
Tao melepaskan seatbelt yang dikenakannya dan keluar dari BMW M5 milik Changmin. Tersenyum dan melambaikan tangan, Tao memastikan bahwa Changmin sudah pergi cukup jauh. Namja itu bukannya kembali ke dalam dorm mereka, justru melangkahkan kakinya dan masuk kedalam mobil sport Dodge Charger SRT8.
"Xióngmāo"
"Hm ... ayo pergi ge"
Mobil itu bergerak menjauh dari kawasan Tao dengan kecepatan tinggi, lebih dari satu jam mobil itu mulai memasuki daerah pinggiran Seoul. Setelah melalui jalan berbatu didalam hutan, mobil itu berhenti sebentar didepan gerbang hitam besar sebelum pintu itu terbuka dan mobil itu kembali melaju memasuki kompleks yang tersembunyi.
Didepan mansion mewah berbaris puluhan namja dan beberapa maid yeoja yang membungkuk hormat kearah dua namja yang baru saja keluar dari dalam mobil, Tao berjalan tanpa sedikit pun melirik kearah mereka dan berbeda dengan sang kakak Xuè Jiro dibelakangnya masih membalas singkat penghormatan itu.
Tao berjalan memasuki sebuah ruangan tertutup yang terdapat seorang yeoja china berdiri menghadap kaca menampilkan sosok namja terikat dengan kepala ditutupi kain hitam.
"Tuan muda Xuè" tunduk yeoja itu hormat,
"Hm.." Tao hanya membalasnya dengan gumaman ringan, Jiro tersenyum singkat pada yeoja yang memang sudah dikenalnya sejak kecil.
"Sesuai perintah anda Tuan, kami tak menyentuhnya sedikitpun." Ucap sang yeoja.
"Good Job, Vic" Victoria tersenyum mendengar Tao menyebut nama kecilnya.
Dengan tegap Tao berjalan mengambil benda yang disodorkan Victoria padanya, matanya menatap datar ke arah ponsel yang dipegang Victoria.
"Mobile Phone Gun—pertama kita melihat pistol ini sama saja dengan handphone pada umumnya, dengan bentuk dan kegunaan yang sama. tapi di dalamnya ada pistol 22-caliber, yang bisa ditembakkan." Jelas Victoria dengan senyum diwajahnya.
Tao menyeringai—namja panda itu mengambil alih ponsel tipis berwarna hitam dari tangan Victoria,
"Dilengkapi sensor khusus yang membuatnya tak akan dapat dideteksi, aman jika melewati pemeriksaan bandara"
"Vic Jiejie- kau yang terbaik" senyum kekanakan menghiasi wajah manis itu.
Tao memasuki satu-satunya pintu diruangan itu dan menemui sang namja yang sedang terikat tak berdaya.
KREKK... dengan paksa Tao menarik kain yang menutupi wajah namja yang menurut pendapat Tao kejelekannya mengalahkan Lee—salah satu tokoh anime Naruto yang pernah ditontonnya bersama Kris saat masih Trainee dulu.
"Oke Lee-ssi, aku tau percuma mengintrogasimu dengan memberikan ancaman yang kurasa membuangkan waktuku. Jadi bagaimana kalau kita uji coba hadiah baru yang diberikan Vic jiejie padaku ne?" pandangan Tao melancarkan aegyo dengan semangat, namja ini semangat sekali dengan benda baru yang didapatinya.
" hahu ah_"
"Kau bicara apa Lee-ssi? Tak bisa berbicara heh? Ah Duìbùqǐ! Aku lupa kau masih tertotok dari tadi ne?"
TAK
"BRENGSEK! Kau tak akan hidup lama Xuè Zi Tao-"
CRASHH~
"Namaku Huang Zi Tao"
CRASHH~
"Kau menyebalkan Lee-ssi. Hanya dua tembakan tanpa suara dan kau mati heh? Menjijikan"
Tao menaruh kembali Mobile Phone Gun yang baru dia gunakan kedalam saku jins yang digunakannya, tangannya membersihkan cipratan darah yang terkena bagian wajahnya. Tangannya menarik sebuah pistol FN57 dari belakang baju yang dipakainya dan menodongkan tepat ke mulut namja yang sudah tak bernyawa lagi.
DORR!
'Kau menghancurkan moodku' batin Tao kesal.
Pistol yang sempat dia ambil—curi dari dalam mobil kakaknya tadi Tao lempar didekat tubuh mayat tadi dan keluar ruangan menemui Jiro dan Victoria.
"Aku mau mandi Gege, tubuhku terkena darah. Kurasa pistol yang biasa lebih menyenangkan dari pada MPG—tembakannya teredam." Setelah berucap singkat Tao melanjutkan langkahnya menuju lantai 2.
Kamar yang memang sedari dulu dipersiapkan hanya untuknya.
Ooo-ooO
.
DORM EXO
.
"I'm so Tired" keluh Kai, namja itu lebih mimilih duduk di lantai yang dilapisi karpet berbulu dan mengistirahatkan kakinya yang pegal. Partnernya Sehun malah sudah berbaring disamping Kai.
Chen dan Xiumin lebih memilih mandi dulu, Kyungsoo dan Luhan sedang membuat minuman untuk mereka berdua belas. Chanyeol dan Baekhyun sedang membahas game yang dimainkan oleh leader mereka Suho.
Hanya Lay, Kris dan Tao yang duduk diam di sofa. Masing-masing member sibuk dengan kegiatannya sendiri.
"Hyung apa benar kita akan berlibur eh? Bukankah itu terlalu berlebihan jika menggunakan pesawat pribadi?" tanya Kai
Suho mempause game yang dimainkannya, "Begitulah yang dikatakan Manager Hyung, kita diundang secara pribadi oleh anak sang Milayader itu. Oleh karena itu jadwal kita dikosongkan selama satu minggu".
"Ehh—maksud kalian apa?" tanya Tao bingung.
"Makanya panda, seharusnya kau lebih rajin di dorm daripada sering menghilang saat tak ada schedule" jawab Luhan yang baru tiba bersama Kyungsoo dengan duabelas gelas Cappucino hangat untuk mereka dan meletakannya di meja tengah.
"Ya .. Ya arraseo Luhannie gege" Tao mengalah daripada harus berdebat dengan gege cantiknya.
Tao mengambil ponsel disakunya, ponsel yang dia silent terdapat 1 pesan singkat yang sepertinya sudah dikirim sejak tadi.
.
From : Victoria JieJie
Check gallery :p
.
Merasa penasaran, Tao membuka aplikasi galeri ponsel barunya itu.
"MWOOOOO?"
Kris yang berada disamping Tao merebut ponsel panda itu tanpa permisi, sedangkan Tao masih mengerjapkan matanya Shock.
Ekspresi para member pun tak sama jauh dengan magnae panda, bahkan mata bulat Kyungsoo semakin membulat sehingga Kai yang berada disampingnya tertawa kecil.
"Astaga apa ini?"
Sret... mereka menggeser kursor hape ke kanan lagi.
"Oh my God"
Sret...Sret...Sret...
"T-Tao i-ni ka-u..oww—Appo Luhannie hyung"
"Hentikan mulut tajammu itu Sehun, kata-kata yang keluar dari mulutmu tak pernah beres" balas Luhan pelaku penjeweran telinga sang Evil Sehun.
"Apa yang kalian li—WOW...Tao kau ... astaga? Ya ampun?" Xiumin berdecak kagum melihat foto-foto di ponsel milik Tao.
"Ugh -_- berikan padaku Baozi Hyung..." Tao mencoba merebut kembali ponselnya dari tangan Xiumin.
"Tidak akan-YAK! Kris kenapa kau mengembalikannya eoh" Xiumin tak terima dengan Kris yang merebut ponsel Tao dan memberikannya pada namja manis yang sudah hampir meneteskan air matanya.
"Tao akan menangis, jangan keterlaluan padanya" ucap Kris datar. Para member mengeluh, padahal namja tinggi itu yang merebut dari tangan Tao pertama.
Tao menatap Kris senang dengan mata yang berkaca-kaca. Huang Zi Tao memeluk sang gege erat dan mengecup pipinya singkat.
"Xièxiè gēgē, wǒ ài nǐ... kau memang penyelamatku, Huh yang lainnya menyebalkan" ucap Tao spontan sembari mehrong kepada hyungdeulnya dan lari mengamankan diri kedalam kamarnya dan Kris.
Kai dan Sehun menyalahkan Kris, sehingga mereka tak bisa mengirim foto yang berada di ponsel Tao tadi. Member yang lain berpencar, Lay menatap sekilas kearah Kris yang masih berdiri sebelum berjalan masuk ke kamarnya dan Suho.
Deg- Deg-
Kris menahan nafasnya saat detak jantungnya bertambah intesitas membuatnya merasakan euforia tersendiri—sentuhan Tao masih membekas di tubuhnya.
Chanyeol yang melihat Kris masih terpaku hanya menertawakannya sebentar sebelum kembali meladeni Baekhyun yang tak bisa diam sedari tadi.
Sementara Tao yang berada didalam kamar mengutuk Victoria sepuasnya, foto-foto bayinya terlihat oleh member EXO. Tao yang dulu walau terlihat manis, tapi menurutnya justru namja manis itu terlihat seperti bayi panda yang baru lahir. Mata panda dan badannya yang gemuk sungguh membuat Tao berpikir bahwa nenek moyangnya dulu adalah panda, dan bukan Kera/Monyet seperti kata Darwin.
'Tapi kenapa Gege-gegeku tampan-tampan semua' pikir Tao. Huh, namja manis itu tak menyadari bahwa dirinya bukan hanya tampan, malah kelewat jadi manis dan cantik. Uri baby panda eoh~
Ooo-ooO
.
Tao dan kesebelas member EXO lainnya menatap horror kearah seorang bocah berusia 14 tahun yang mengenakan Jas putih mahal Alexander Amosu yang pas diwajah manisnya.
Henry Lau—merupakan anak dari legendaris industri judi, Zhoumi Lau. Sang Ayah sendiri adalah miliarder terkaya urutan pertama dalam daftar miliarder terkaya di Hongkong yang dilansir Forbes pada tahun ini.
"Hi, i'm Henry Lau. Nice to meet you all" suara kekanakan riang itu menyadarkan mereka semua.
Setelah saling memperkenalkan diri singkat, Henry memimpin langkah memasuki pesawat pribadinya diikuti seluruh member EXO.
Kris dan Suho berjalan lebih sopan dibandingkan member lainnya yang masih takjub dengan kemewahan kelas atas. Oke EXO walaupun seorang idola selama ini jikapun bepergian ke luar negeri mereka hanya duduk di kelas Bisnis. Bukan kelas eksekutif yang hanya dimiliki para Milyader dan selebritas dunia.
Ini menakjubkan, didalam hatinya Suho dan Kris yang berasal dari keluarga berada pun sangat terkesan.
Tak butuh waktu lama untuk pesawat segera take-off dan menuju tujuan wisata mereka kali ini- Naples, Florida.
Henry mengeluarkan senyum kecilnya tersadar salah satu rombongan itu menatapnya tak suka,
"Ah ne, aku bisa memanggil kalian Hyung saja kan?"
"Eh- kau bisa berbahasa Korea?" tanya sang Leader kaget.
"Tentu saja Suho hyung, aku sangat menyukai EXO kalian saat debut dulu. Makanya aku berusaha keras mempelajari bahasanya dan bisa berhadapan dengan kalian."
"Eh benarkah?" Baekhyun bertanya antusias
"Iya, member favoritku no. 1 adalah Huang Zi Tao" ucap Henry bangga seraya memakirkan senyum manis kearah namja panda yang namanya disebut.
Yang lain mengangguki saja—ayolah mereka berhadapan langsung dengan anak satu-satunya Milyader terkaya di Hongkong oke. Tentu saja mereka gugup.
Tao mendengus pelas, matanya menatap Henry dengan aura membunuh.
Salah satu pramugari membawakan makanan untuk para member dan Henry, satunya lagi membawa minuman yang tak sengaja tersandung hingga membasahi blazer hitam yang dikenakan Tao.
"Mne ochen' zhal', ya ne sdelal namerenno (Maafkan saya, saya tidak sengaja.)" ujar pramugari berkebangsaan rusia itu khawatir.
"Nikakikh problem , v sleduyushchiy raz ne byt' ostorozhnym. (tidak masalah, lain kali berhati-hati.)" Tao berucap pelan sembari berdiri melepas blazernya yang basah.
Henry menyeringai senang, para member EXO menatap aneh kearah Tao.
"Wae?" tanya Tao bingung.
"Glupyy ! Vy govorite na russkom yazyke pered nimi. (Bodoh ! kau berbicara rusia di hadapan mereka.)" Henry menjawab pertanyaan Tao.
'Dammit!' rutuk Tao dihatinya.
"Henry apa yang kau bicarakan? Aku bahkan tak mengerti apa yang yeoja tadi bilang" Tao meringis memasang wajah polosnya dan kembali duduk.
"Lalu apa yang kau bilang tadi?" tanya Kai bingung
"Hehehe aku asal bicara saja.. bahasanya terdengar aneh hehehe"semburat merah tampak di pipi Tao yang malu.
Akhirnya Henry dan member EXO lain justru menertawakan kekonyolan Tao.
..
Perjalanan selama hampir 7 jam itu sungguh melelahkan, walaupun hanya berada diatas pesawat tapi mereka tetap mengalami JetLag -_- hampir semuanya memilih tidur dan beristirahat, masih ada waktu 3 jam lagi sebelum mereka tiba di Florida—negara bagian benua Amerika.
"Apa yang kau rencanakan bocah?"
"Tao gege?" Henry tersentak, Tao baru saja masuk di kabin khusus untuknya.
"Apa yang kau inginkan dariku?" tanya Tao—lagi.
"Nothing"
Kursi mewah dihadapan Henry diduduki oleh Tao santai, bocah itupun tak memprotes kelakuan salah satu member EXO yang menjadi favoritenya.
"Hah... Tao ge kau jahat, seharusnya saat ke China kemarin kau mengunjungiku. Jika saja Uncle Xuè tak berbicara dengan bàbà maka aku sama sekali tak tahu mengenai hal itu" mendengar rengekan Henry membuat namja panda itu memutar matanya bosan.
"Mencuri dengar percakapan orang heh?"
"Butler Wang yang memberitahuku—gege tampaknya sangat betah menjadi idola eoh, dikelilingi oleh para penggemar dimana-mana.. aku sampai harus les private selama setahun ini karena kau debut dulu"
Tao mengeluh keras, bocah didepannya ini jelas berbohong. Oh ayolah, bahkan saat umur 7 tahun dan Tao masih 13 tahun Henry yang pertama kali menguasai bahasa negeri ginseng dibanding dia.
"Santailah gege, aku membayar kalian mahal untuk mendapat liburan selama seminggu penuh. Anggap saja kita berdua emm—Reuni. Yah something like that."
"Kau sepupu yang menyebalkan Mochi -_-) "
Henry tertawa berhasil membuat sang idola kesal setengah mati padanya,
"Dengarkan aku Henry, dikelilingi pembunuh lebih baik daripada penggemar. Seorang penggemar bisa saja membunuhmu lebih sadis karena tak rela idola favorit mereka diambil"
"Sungguh—aku tak bercanda. Menjadi mafia lebih baik" tambah Tao lagi dengan ekspresi horror yang berlebihan.
.
.
Tok..Tok..
Yeoja cantik berambut pirang terbangun saat apartemen kecilnya terus diketuk kasar, walaupun mengumpat yaoja itu tetap berjalan sempoyongan menuju pintu. Beberapa suntik bekas dan botol bir bertebaran di apartemennya yang sempit,
Klek-
"Nice to meet you Jung Soo Yeon" seorang pria paruh baya berwajah tampan berdiri didepan yeoja yang masih linglung mencoba menggali memorinya.
"Nugu_?" yeoja itu tak sempat menyelesaikan pembicaraannya lagi, sebuah benda yang disodorkan padanya cukup membuat yeoja bernama lengkap Jung Soo Yeon menyeringai.
"Kill Him"
Ooo_ooO
.
-.T .B.C.-
Oke readers? Otte? Apakah chap ini kurang memuaskan?
Hehe baby Mochi hadir di chap ini, dia juga bakal jadi salah satu cast pendukung penting nantinya, tetap pantau FF ini dan berikan review yang terbaik xD
Untung chap 4 sudah setengah jalan, jika yang menikmati semakin banyak bakal author update secepatnya ... kekkekekeke
Btw, moment KrisTao emang belum bisa sebanyak yang bisa titan berikan. Mianhe ne, memang masih butuh wktu lama buat titan menyadarkan naga jelek #KrisMian bahwa Tao berarti baginya.
Ugh-_- author juga menyayangi 12 member EXO tapi...tapi.. Author juga berat membuat slight Kris dan Lay...tapi ...yah...mau gimana lagi readers :'( jika sejak awal mereka udah jadian bakal susah buat Tao nantinya #Fheww
Chap-chap kedepannya bakal mendebarkan dan semakin berani.
Balasan Review :
OOOO-OOOO
.
Taobabypanda : gomawo :* nih chap 3nya dateng
Asdf135 : hehe .. ttp review ne...
Riyoung17 : done
Hlyjs : sama -_- hehehe chap 3 done.
Arvita Kim : yeah chingu...gimana chap ini? berikan reviewmu ne... kehidupan Tao bakal semakin menebarkan lagi di chap mendatang
Daydreamer : gomawo udah menyukai ff gaje buatan titan eoh *wink...tetep pantau ne... bakal author update secepat kilat tiap sepakterjang Tao di cerita ini kkekkekekeke
Huangxitao7 : yah maklum... Lay kan sukanya ama kris, mungkin lay merasa Tao juga menyukai Kris makanya dia gak suka dan memandang remeh Tao seperti itu #Ehngawur... Tao emang belom sadis-sadisnya chingu... udah 4 tahun loh kagak bergaul dengan dunia hitam kkekeke...
Raetaoris : hehe sama author juga menyayangi Lay... tapi untuk crackpair author kagak suka Kray eh# apa ini lama? Hehehe terus pantau dan berikan review... chap 4 sudah dalam tahap pengerjaannya.
Princess huang : #smirkevilTao tenang aja chingu... kkekekeke
Nasumichan Uharu : chap 3 done.
Nandamahjatia97 : tetap pantau terus chingu ... kkekekeke
Chitao : Hihihi... kita lihat ya chingu .. gomawo reviewnya—author hadiahin Kyuhyun mau? #sparkyuMIANHAE
Hikmatuink : done chap 3 chingu... hehehehe
Wu Zi Rae KTS : makasi loh :* tetep setia review juga ne...ne...ne...wink
Super Maureen : author juga sebel sama Kris disini,,, gak nyadar apa kalo dari sononya itu Kris terlahir cuman buat Tao juga #banzai xD
Kirei Thelittlethieves : tetep pantau chingu xD
Xiuby PandaTao : done chap 3 ;D
AulChan12 : makasih juga udah nyemapatin baca FF gaje ini chingu, tetp review ne
Khasabat04 : aku juga ga tega Tao disakitin huwehhhhhhhh...
Buble : yah... Taonya liar sih xD #mianPanda just kissing loh :p ga bakal aneh-aneh lainnya. Author jamin hahahahaha #gajadijanjiah...
Couphie : gomawo chingu :* aku juga setipe ama kamu -_- author aja kadang kaga rela kalo nulis part yang ada moment Kray nya :'( mian Appa Suho menjauhkanmu dari uke masadepanmu...ckckckck
Xoxo 12521 : done :D
Coffe latte : yah sama author juga ga relaa sih ... gpp gpp kuatin hati kita aja ya chingu xD kalo jodoh.. Kris ama Tao tetep bakal bersatu kok. Perjalanan mereka masih panjang... huahhhh
Tty T.T : thanks chingu :D aku juga pikirannya sama kayak kamu kkekekkekeke... Krisnya lambet nyadar perasaan Tao ... dia bakal author buat jauh-jauh dari uri baby panda aja deh xD
Aswshn : sama chinguuuu...
Fatimah 2811 : done chingu.
