A/N: Halo, saya kembali lagi membawa chapter 3 :)
Nah, ini fic Collab dengan author Juuzou-kun yang amat gaje #ditendang
Saya mau balas review dulu ya...
Juuzou-kun: Oke, ntar kita kerkom(?) lagi...
Kiroyin9: Gomen alurnya kecepetan T.T ini dah update :)
Selamat membaca^_^
Disclaimer:
VOCALOID bukan punya saya. Mereka punya YAMAHA dkk.
WARNING:
OOC, typo, gaje, sho-ai, yaoi, BL, dkk yang setia menemani #plak
"Sekarang peserta dari Vocaloid 6 Highschool, Haine Rinto melawan peserta dari Vocaloid 1 Higschool, Kagene Rei!" lalu suara riuh penonton terdengar. Aku melihat perlombaan itu. Baiklah, dugaanku salah. Monster cerewet itu ternyata cukup menyeramkan dan membuatku ingin buang air. Aku langsung berlari secepat kilat(?!) ke toilet. Semua bilik toilet penuh dan hanya ada satu yang terbuka. Aku membuka pintu bilik itu. Kurasakan wajahku memanas. "HUWAAA!" "KYAAA! YUUMAA!"
.
.
.
Len POV
Entah kenapa kejadian itu terus menghantuiku. Padahal ini sudah dua minggu lamanya, tapi kejadian saat lomba itu masih saja kuingat. Pertama, aku diseret Rin untuk ikut ke perlombaan karate. Kedua, Yuuma bertingkah aneh. Ketiga, teman Yuuma mencium seorang pria.
Awalnya Yuuma menanyakan apakah papaku seorang maling. Kukira setelahnya dia akan mengatakan 'karena kau telah menciri hatiku', tapi ternyata jawabannya adalah 'ponselku hilang'. Apa-apaan dia? Tapi mengingat hubungan perusahan Kagamine dan Vashumara yang tidak akur, wajar saja jika ia curiga. Hahaha...
Hal gila yang paling tak bisa kulupakan adalah ketika aku dicium langsung olehnya. Jelas saja aku terkejut. Aku benar-benar tidak bisa berkutik, aku langsung ke toilet saat itu juga. Sialnya saat aku di toilet, hanya tersisa satu bilik yang kuncinya rusak. Jadi mau tak mau aku menempatinya. Saat aku tengah buang air –sambil menahan pintu dengan tanganku- kudengar seseorang yang terburu-buru dan membuka bilik toilet yang aku tempati. Sontak aku berteriak dengam muka memerah, malu, terkejut, kesal, aneh.
Yuuma juga kaget sepertinya, buktinya dia langsung menutupi wajahnya. Dan terakhir adalah teman Yuuma yang ikut lomba itu... kurasa namanya Rinto, mencium Kagene Rei! Ya, mereka sempat bertanding dan kudengar Rei kalah. Tapi kenapa mereka jadi mesra begitu? Dasar... Tapi kenapa Yuuma menggombaliku ya?
Len POV end
Hari ini, Len dan Rin pergi menemui teman-temannya. Len harus latihan karena lomba nyanyi akan diadakan esok hari. Mereka tidak menyebutkan nama temannya yang berasal dari tiga keluarga pemilik perusahaan itu, karena Rin tahu Yuuma menyukai adik kembarnya itu. Ditambah lagi, Rin adalah seorang fujoshi!
Hari ini mereka berlatih dikediaman Utatane. Karena ibu Piko adalah seorang penyanyi, wajar jika dirumahnya terdapat peralatam musik yang lengkap. Piko, Mikuo, Rinto, Rei, Kaito, Gakupo, Luki dan Yuuma sudah berkumpul. Len langsung bergabung dengan Rin, walau gadis pirang itu hanya memperhatikan mereka.
"Eh, Kagene-san ikut juga?" tanya Rin. "Jangan terlalu formal, panggil aku Rei saja. Umm... akuhanya ingim menemani 'uke'-ku saja. Dan jangan ada yang berani merebutnya dariku." Jawab Rei santai sambil menggandeng lengan Rinto. Sedangkan yang lain hanya menatap mereka tak percaya. "Hey, aku juga punya uke! Dan aku adalah seme yang tampan!" ketus Gakupo percaya diri dan langsung memeluk Kaito. Lagi-lagi semuanya memandang tidak percaya kearah mereka.
"Yuuma, uke dan seme itu apa?" tanya Len polos dan membuat mereka bengong. 'Padahal kakaknya fujo, adeknya kok polos gini?' kira-kira begitulah isi pikiran semuaorang yang ada disana kecuali si kembar. "Len, seme adalah orang yang melindungi dan uke adalah orany yang dilindungi." Yuuma menjawab asal dengan wajah sedikit merah. "Oh. Kalau aku uke, kau mau kan jadi seme?" tanya Len puh harap dan sukses membuat semoa orang yang ada disana terkejut untuk yang kesekian kalinya. Sedangkan Yuuma? Dia langsung pingsan dengan wajah merah sempurna.
-Skip time-
Mikuo POV
Hari ini diadakannya lomba nyanyi. Kami sedang duduk di bangku peserta, menunggu giliran untuk dipanggil. Aku menatap kearah panggung. Ya, mereka sangat hebat. Tapi Miku-nee pernag bilang padaku, ketika mengikuti lomba seperti ini kita harus tenang dang menghayati makna lagu tersebut. Kurasa Luki dan Rinto cukup 'menyesuaikan' kami dengan lagu yang akan dinyanyikan.
Piko, dia menyukai beberapa mata pelajaran tertentu, tapi saat ada PR mata pelajaran yang tidak ia sukai akan langsung depresi(?). Aku yang sedang punya masalah cinta dengan seseorang, lebih tepatnya merebutkan seseorang dengan tetanggaku sendiri. Rinto, dia sih korban bully dari kecil walaupun sikarang dia sudah jago karate –tapi tak sehebat aku- dan bersifat psycho. Luki, dia diacuhkan oleh keluarnganya karena menganggap dirinya tak memiliki bakat, ia juga membenci dirinya sendiri dan melampiaskannya pada sebuah boneka beruang. Gakupo dan Kaito, alasannya sudah jelas karena mereka yaoi. Yuuma dan Len... aku tak akan berkomentar tentang mereka.
Karena lomba diadakan didalam gedung, kami jadi tidak basah kuyup diguyur hujan. Hujan hari ini cukup lebat, kulihat Yuuma memandang kearah luar dan sesekali tersenyum. Aku baru tahu pemuda sedingin es itu bisa ternyenyum hangat karena cinta. Kurasa Kaito benar, cinta tak mengenal gender.
Aku terdiam, Yuuma dan Len tidak mungkin dapat bersatu. Keluarga Vashumara dan Kagamine adalah musuh bebuyutan, aku hanya takut melihat sahabatku sedih. Tapi tidak ada yang tidak mungkin, kan? Perlahan aku mendekati Rei-san dan membisikkan sesuatu padanya. Ia tampak mengerti dan menanyakan satu hal padanya.
Mikuo POV end
Len POV
Rei datang dan menduduki bangku kosong disebelahku. "Len-san, jawab aku dengan jujur. Bagaimana perasaanmu pada Yuuma-san?" tanyanya. Aku diam tak bisa menjawab. "Aku..." "Sekarang kita sambut peserta selanjutnya, Utatane Piko!" kalimatku terputus saat pembawa acara menyatakan giliran Piko. Berarti setelah ini Yuuma dan aku...
ha watari suu senchi no fushin kan ga
ageku no hate joumyaku wo sashi chatte
byoujaku na ai ga tobidasu mon de
resuporu sae mo kyouki ni kaete shimai mashita
no fikushon
suugaku to rika wa suki desu ga
kokuga doumo dame de kirai deshita
tadashii no ga dore ka nayande irya
dore mo fuseikai to iu ochi deshita
honjitsu no shukudai wa mukosei na boku no koto
kafusoku nai fujiyuu nai saikin ni ikite ite
demo doushite boku tachi wa toki doki ni iya mainichi
kanashii tte iunda sabishii tte iunda
kokuban no kono kanji ga yome masu ka
ano ko no shinshou wa yome masu ka
sono kokoro wo kuroku someta no wa
oi dare nan dayo oi dare nan dayo
soro ban de kono shiki ga toke masu ka
ano ko no kubi no wa mo toke masu ka
bokutachi kono man made iin desu ka
oi dou sun dayo mou dou datte ii ya
itsu made tatta tte bokutachi wa
zonzai na saimin ni yotte ite
doushiyou mo nai kurai no kyougou wo
zutto kakumatte itanda
sakujitsu no shukudai wa aikawarazu tokenai ya
kafusoku nai fujiyuu nai saikin ni ikite ite
demo doushite bokutachi no munamoto no katamari wa
kieta itte iunda shinitai tte iunda
kokuban no kono kanji ga yome masu ka
ano ko no shinshou wa yome masu ka
sono kokoro wo kuroku someta no wa
oi dare nan dayo oi dare nan dayo
soro ban de kono shiki ga toke masu ka
ano ko no kubi no wa mo toke masu ka
bokutachi kono man made iin desu ka
oi dou sun dayo oi dou sun dayo
menseki hi no koushiki ie masu ka
kodomo no toki no yume wa ie masu ka
sono yume sura dobu ni suteta no wa
oi dare nan dayo mou shitten daro
itsu ni narya otona ni nare masu ka
somo somo otona to wa ittai zentai nan desu ka
donata ni ukagae ba iin desu ka
oi dou sun dayo mou dou datte ii ya
Piko bernyanyi dengan nada tinggi. Dia hebat. "Selanjutnya ada lagu duet dari Vashumara Yuuma dan Kagamine Len!"
.
.
.
TBC/Disc
A/N: Jangan siksa saya karena update yang telat. Kalau gak ada Review, gak akan dilanjutin :P #digiles
Review Please ^_^
