Semakin aku menyangkal perasaan ini, aku merasa perasaanku akan semakin besar padamu dan aku membenci itu. Dan saat aku egois untuk memilikimu,kau akan semakin menjauh dariku dan lagi-lagi aku membanci itu. Aku sadar cintaku padamu itu salah namun aku tak pernah menginginkan orientasiku yang berbeda ini. Andai aku bisa memilih,aku akan mencintai lawan jenisku yang juga mencintaiku dan kami akan hidup bahagia selamanya, namun sayangnya aku tak dibiarkan untuk memilih. Dan kisah ini,mungkin akan aku bawa sampai nafasku terhenti….

^^ What Is Love (chapter 3)

Cast :

Byun Baekhyun

Park Chanyeol

Kris Wu

Choi Sulli (wu Sulli)

Oh Sehun

Krystal Jung n other

Ini ff YAOI tapi ada sedikit selingan STRAIGHT, maaf sebelunya jika banyak kesalahan dalam penulisan dan mohon kritik dan sarannya serta pesan dan kesannya. Soal pair? Mau HunBaek ato ChanBaek yaaaaaaa? Hehe

HAPPY READING!^_^

HOPE YOU LIKE!^_^

Saranghae 3

'

'

'

^^what is love chap 3

'

Sehun masih dengan posisinya memeluk Baekhyun yang kini sedikit meredakan tangisannya bahkan posisinya hampir tak beranjak hanya saja sekarang mereka dalam posisi duduk. Sejak kedatangan Baekhyun,ia hanya menangis tanpa sepatah katapun dan itu membuat Sehun harus ekstra sabar untuk tetap menenaangkan Baekhyun, entah mengapa Sehun yakin jika ini ada hubungannya dengan Chanyeol.

Bahkan Sehun yang terkenal dengan predikat siswa teladan pun rela bolos kelas pertama untuk menemani orang yang dikasihinya meski ia tahu mungkin perasaannya tak akan terbalaskan. Sehun sedikit menunduk untuk melihat wajah Baekhyun di dadanya karena tak lagi mendengar isakan disana. Yah benar saja namja yang kelewat imut itu terlelap dalam dekapan seorang Oh Sehun namja yang menjadi most wanted di sekolah dan menjadi junior favorit tahun ini.

"pantas, kau sudah tidur hyung?" Tanya Sehun lirih meski yakin takakan mendapat balasan.

"hhhhh,,,jika kau mengijinkan pasti sudah kuhajar si park bodoh itu. bisa-bisanya dia menghancurkan hati namja sebaik dirimu, dan jika kau mengijinkan juga biar aku yang mendapatkan hatimu agar kau tak lagi menderita hyung karena aku janji akan membahagiakanmu." Sehun bermonolog sambil mengusap lembut surai Baekhyun hingga rasa kantuk itu pun mulai mendera sehun ah bahkan tangan itu, tangan yang ia gunakan untuk memeluk Baekhyun tak berniat ia turunkan meski rasanya sungguh eerrrr yah bisa kalian bayangkan sendiri.

'

'

'

^ what is love ^

'

'

'

Kesadaran mulai menghampiri Baekhyun, namun pergerakannya terganngu akan sebuah lengan yang melingkar di sekitar pundaknya. Posisi ini sangat tidak nyaman bagi namja bermarga byun ini meski ia tak membantah jika ia merasakan kehangatan di dalamnya. Namja mungil itu mendongak hanya untuk memastikan bahwa seseorang itu masih orang yang sama dan ia tersenyum mendapati hoobae yang sudah ia anggap dongsaengnya sendiri. Baekhyun menggerakkan tangannya karena merasa lelah dalam posisi seperti ini, alhasil membuat namja satunya ikut terbangun dan tersenyum melihat namja yang ia sebut malaikat itu tengah tersenyum lembuh kepadanya.

"sudah merasa baik?" entahlah hanya kalimat itu yang spontan Sehun lontarkan ketika ia mendapatkan kesadarannya.

"sudah lebih baik hanya saja…."

"ada apa?"

"eummm." Namja imut itu berpose imut sambil menundukkan kepala dan sedikit menggerakan tangannya, Sehun yang memiliki IQ diatas rata-rata itu mulai mengerti maksud Baekhyun dan mulai melepas pelukannya.

"ahh… mianhae hyung! Aku terlalu lama memelukmu,hehe" sehun menggaruk tengkuknya dengan senyum canggungnya.

"apa tanganmu lelah karena terlalu lama memelukku? Mian suhuna hyung selalu merepotkanmu" ucap Baekhyun sambil menunduk. Yah dia sadar jika selama ini ia selalu merepotkan sehun jika sedang sedih yang kebanyakan dikarenakan chanyeol.

"ti..tidak kok hyung. Ini tak sakit sama sekali. Bahkan aku sanggup memelukmu seharian atau bahkan seumur hidupku jika kau mau" melihat air muka namja yang ia cintai berubah sendu, Sehun segera menghiburnya dan itu sukses membuat pipi Baekhyun menampilkan semburat pink yang semakin membuat namja imut itu semakin menggemaskan.

'seandainya chanyeol yang mengucapkannya'

Baekhyun melotot saat menyadari pikiran konyolnya…

"yak,, sekarang jam berapa?" baekhyun memekik saat mengingat ia masih di area sekolah.

"kau tenang saja hyung,barusan aku mengecek ponselku dan jongin bilang pelajaran dihentikan di jam ke4 karena para guru ada rapat mendadak dan mungkin sekolah telat kosong meninggalkan satpam yang berjaga atau siswa yang ingin bermain basket,volley atau olahraga lainnya. Pulang sekarang?"

Penjelasan panjang lebar dari Sehun,itu hanya dibalas anggukan oleh Baekhyun.

"berjanjilah untuk tidak menangis sendiri hyung, meski aku akan sakit melihat air matamu tapi aku akan hancur jika kau menangis sendiri, arra?"

"arraseo"

"saranghae hyung"

"gomawo"

Selalu saja seperti itu, ungkapan cinta Sehun hanya akan dibalas dengan ucapan terima kasih dari bibir mungil namja mungil itu, yah meskipun terlalu maruk jika Sehun menginginkan Baekhyun membalas dengan ucapan 'nado saranghae' karena dengan Baekhyun menyayanginya dan mau berada di sisinya itu sudah sangat cukup.

Setelah berkata 'gomwo' Baekhyun masih menatap Sehun yang masih menatapnya dengan tatapan memuja dan penuh cinta, Baekhyun sangat menyukai tatapan itu karena ia merasa berharga karenanya. Perlahan Sehun semakin mendekatkan wajahnya ke wajah Baekhyun sedangkan Baekhyun tak bisa menolak mengingat apa saja yang Sehun lakukan padanya meski yang Sehun lakukan itu tulus namun Baekhyun ingin sedikit saja membalasnya, karena itu Baekhyun hanya memejamkan mata saat bibir Sehun menempel dengan bibirnya.

'

'

'

^ what is love ^

'

'

'

Pagi ini layaknya pagi seperti biasanya dimana seorang Byun Baekhyun yang berjalan sendiri di sepanjang koridor menuju kelasnya dengan wajah tertekuk meski masih terlihat manis dan akan sesekali tersenyum ramah jika ada yang menyapanya.

Dan hari itu sama seperti hari sebelumnya, ia berpapasan dengan Chanyeol.

'deg deg deg deg deg'

'sial kenapa jantung ini masih berdetak dengan begitu cepat bahkan setelah apa yang ia ucapkan kemarin?'

Baekhyun masih berjalan pelan sambil menunduk dengan pikiran-pikiran yang ingin meledakkan kepalanya. Tanpa sadar Baekhyun berhenti saat ia tepat berada di depan Chanyeol membuat namja dengan postur tinggi diatas rata-rata itu mengernyit heran,'mau apa lagi anak ini' batinnya

"a…aku"

'ahh shit,kenapa aku jadi gagap begini?sial!' namja manis itu mengumpat dalam hati karena kegagapannya. Chanyeol kesusahan melihat wajah Baekhyun mengingat namja mungil itu masih tertunduk dan fakta bahwa tinggi badan mereka memiliki perbandingan yang cukup kontras.

"enyahlah" satu kata dari Chanyeol mampu membuat Baekhyun mendongak dengan wajah shock.

"kenapa? Apa kau punya urusan denganku? Kurasa tak ada yang bisa kita bicarakan."

Chanyeol bahkan sudah beranjak pergi saat tiba-tiba Baekhyun mencekal pergelangan tangannya.

"aku kemarin membuatkanmu kue coklat. Bukankah kau menyukainya?" kini Baekhyun mengucapkannya dengan cepat dan lancar.

Chanyeol menatap Baekhyun dengan tatapan yang…. Entahlah lalu beralih ke pergelangan tangannya. Baekhyun yang mengerti,segera melepas tangannya dan beralih membuka tas ranselnya untuk mengambil sebuah toples kecil berisi kue coklat yang tampak menggiurkan.

Baekhyun menyodorkan toples itu kearah Chanyeol yang dibalas dengan tatapan heran dari Chanyeol.

"aku tak member racun ataupun jampi-jampi(?) di dalamnya, jangan takut. Aku hanya ingin mengulang saat pertemuan pertama kita waktu di tingkat 1 di sekolah ini aku memberimu kue coklat sebagai tanda perkenalan dank au bilang kau sangat menyukainya dan setelah itu kau membelikanku ice krim strawberry tapi kali ini aku tak akan meminta ice cream, kau ingat?" setelah penjelasan panjang itu yang diakhiri dengan kata Tanya, Baekhyun menatap Chanyeol dengan penuh harap.

"tidak"

Bohong, Chanyeol bohong. Bahkan ia masih menyimpan rapi semua memory tentangnya bersama Baekhyun, tentang pertemuan pertama mereka yang menyakiti jantung masing-masing, tentang kebersamaan mereka juga saat mereka bersama Kris dan Sulli, kenangan saat mereka sering menginap bersma dan semua kenangan 1 tahun singkat namun sangat melekat di hati Chanyeol seolah tak akan terlupakan.

"begitu?" raut wajah Baekhyun sontak menjadi sendu. Namun kembali menjadi ceria ketika ia kembali berucap….

"taka pa, kau hanya perlu menerima ini dan makanlah maka kau akan mengingatnya"

"aku tak perlu dan tak mau mengingat apapun tentangmu Byun. Jika kau masih punya perasaan, menjauhlah dariku! Apa kau tak lelah selalu menggangguku dan melakukan hal-hal tak penting seperti ini? Seperti orang tak ada kerjaan saja. Kau tau? Kau sangat mengganggu!"

Sebenarnya Baekhyun tahu jika kata-kata kasar seperti inilah yang akan ia terima jika nekat mengajak Chayeol berbicara.

"mianhae" hanya kata itu yang lagi-lagi dapat Baekhyun ucapkan sambil menunduk tak melihat jika seseorang lain menghampiri mereka atau lebih tepatnya menghampiri Chanyeol.

"pagi cantik!"

Baekhyun mengangkat wajahnya ketika telinganya menangkap suara manis Chanyeol dan ia mendesah kecewa saat matanya menangkap Krystal yang telah bergelayut manja pada lengan Chanyeol.

"Krys,apa kau suka kue coklat? Ini untukmu" dengan cepat Chanyeol mengambil toples yang masih Baekhyun sodorkan tapi dan memberikan pada Krystal dan membuat gadis cantik yang menjadi most beautiful tahun lalu itu memekik girang.

"wah,, oppa gomawo aku suka sekali!"

Dan setelah itu mereka berlalu dari hadapan Bakhyun dan berjalan menjauh meninggalkan Baekhyun yang masih berdiri lemah dengan pandangan kosong hingga sebuah tangan besar menepuk pundaknya.

Baekhyun sedikit berjingkat dan menoleh cepat.

"ah kau ternyata hyung. Aku sungguh terkejut" Baekhyun menghela nafas panjang saat mengetahui Krislah yang menepuk pundaknya..

"oh ayolah Baek kapan wajahmu ini tidak menggemaskan eoh? Bahkan saat sedang terkejut kau bahkan semakin menggemaskan.!"

"aww hyung lepaskan! Appo!"

Baekhyun meronta saat Kris mencubit pipinya saking gemasnya..

"hahahahaha…. Arra arra" setelah puas menjaili teman sekaligus adiknya itu,akhirnya Kris melepaskan cubitanya diikuti Baekhyun yang mengusap pipi mulusnya.

"jadi? Apalagi yang anak bodoh itu lakukan padamu?"

"siapa"

"Chanyeol"

"eoh"

"yakkk byun baekhyun! Aku dengar dari Sehun,kemarin kau menangis karena Chanyeol dan sekarang katakana apa yang dia lalukan agar aku bisa menghajarnya!"

"aku tidak mengatakan kalau aku menangis kaena Chanyeol! Sehun mengada-ada hyung!"

"yak kau masih membelanya eoh?! Cepat katakana agar aku bisa menghajarnya!" kembali Kris berteriak di depan Baekhyun yang memucat..

"sudahlah hyung lupakan bukannya aku sudah biasa?"

"tapi tetap saja sabar itu ada batasnya Baek, dan si bodoh itu seharusnya mau mengakui perasaannya bukannya malah sembunyi seperti pecundang!" masih tetap dengan nada yang tak bisa dikata 'woles', Kris merotasikan matanya siapa tau ia melihat orang yang ingin ia telan hidup-hidup itu.

"kurasa apa yang kau fikirkan itu salah hyung. Chayeol tak pernah menyukaiku dan aku yang bersalah sampai hubungan kita menjadi buruk seperti ini, hiks… mian hyung aku membuat hubungan kita yang dulunya seperti keluarga,menjadi hancur seperti ini. Maafkan baekie hyung.."

Spontan Kris merengkuh tubuh ringkih Baekhyun saat melihat namja mungil itu mulai terisak..

"ini bukan salah Baekkie. Setiap orang berhak mentintai dan dicitai termasuk kau. Jangan salahkan dirimu sendiri karena hyung yakin kisah ini akan bahagia namun itu nanti, semuanya ada waktunya chagi."

"tidak hyung, Baekkie yang salah. Baekkie mengetahui masa lalu Chanyeol sampai ia membenci Gay tapi Baekkie terlalu egois dan membuat kita seperti ini… hiks…."

Tak ada satu katapun yang terucap dibibir Kris, ia pun bingung. Kris sangat menyayangi Baekhyun juga Chanyeol karena mereka adalah dongsaeng angkat Kris. Chanyeol yang tinggal sendiri karena appanya dan seseorang (yang tidak ingin Kris ataupun Chanyeol sebut yang telah membuat Chanyeol membenci gay) tinggal di luar negri dan Baekhyun yang sebatang kara sejak berumur 14 tahun membuat Kris mengangkat mereka berdua sebagai adik asuhnya. Kris dan Chanyeol sudah bersama sejak kecil mengetahui betul kisah memilukan Chanyeol dan menceritakannya pada Baekhyun yang mana berteman dengan Kris juga Chanyeol baru saat mereka menginjak SHS.

Kris tak bisa berkomentar apapun karena sejujurnya ini membingungkan , jujur pada awal-awal renggangnya hubungan mereka bertiga Kris sangat menyalahkan Baekhyun yang yang bisa mengontrol emosinya dan perasaannya yang jelas jelas bisa membuka luka dalam diri Chanyeol tapi semakin lama Kris mengerti perasaan Baekhyun dan menyadari betapa sakitnya menyimpan perasaan cinta tanpa diutarakan. Yang jelas kini Kris hanya bisa jadi penengah yang akan mendukung kedua dongsaengnya.

"tenanglah chagia, hyung akan selalu disisimu!" kata kata penenang Kris itupun ia akhiri dengan kecupan lembut di pucuk kepala Baekhyun.

'

'

Dilain tempat seorang namja tengah meringkuk disudut ruang music sambil memeluk ponselnya yang jika kau tau terpampang sebuah foto yeoja yang sangat cantik tengah tersenyum manis… perlahan air mata itupun mulai mengalir dipipi mulusnya, namja tinggi dengan wajah dingin itu menangis..

"umma…"

Dan disamping namja itu masih utuh toples berisi kue coklat yang kita lihat tadi pagi…

Tbc…..

'

'

a/n : annyeong haseo, nama saya Acha ya bukan 'Thor' hehe bukan apa-apa cumin kalau disini arti thor itu wadah air atau minyak gas yang besar itu hehe. Saya 95 line,so bisa kan panggil saya apa? Btw melihat hasil chap kemarin senang sekaligus sedih juga sih pasalnya bnyak banget sidersnya. Saya jadi tau gimana perasaan para author yang karyanya hanya dinikmati tanpa diapresiasi, dan saya nyesel sempat jadi siders,tapi kalau dipikir dari niat awalnya kan saya cuman pengen nulis dan tulisan saya dinikmati banyak orang,jadi saya kembalikan keanda-anda ya….. mohon kritik dan sarannya untuk banyak hal yang perlu saya perbaiki,,, gomawo jeongmal ^^

bales review yaaa ^^

: mau hunbaek? Berdoa saja jika Baekhyun udah lelah dengan perasaanya ke Chanyeol, dia akan berpaling hati ke sehun mungkin?!^^

tanpanama: tunggu terus ya ampe tamat. Di review juga gomawo ^^

byun92: jadina hunbaek apa chanbaek? Tanya baek yuk?^^

XVlove: makasih, apa ini sudah cukup rapi?^^

rachel suliss: mungkin klo banyak hunbaek yang hadir bisa dipertimbangkan hehe. Sebenernya chan g jahat sii..^^

melizwufan: sebenernya kasian juga, tapi baekhyun g kasian saat aku nangis atas hubungan baekyeon #plakk (lupakan)^^

sunsehunee: baiklah mari saya perbaiki,hehe mian ne jika tulisan saya membingungkan. Apa ini sudah sedikit rapi?^^

1004baekie: sip, gomawo.^^

kyungiexx: apa ini sudah cukup nyesek?^^

sayakanoicinoe: sudah ^^

DahsyatNyaff: mungkin ^^

meliarisky7: aamiin… mari kita hokum chanyeol nanti.^^

TrinCloudSparkyu: yaiy, demen amat bikin yeol jealous. Gomawo masukannyA ^^

Ahh akhirnya selesai juga chap tiga, semoga ini ff bisa sampe tamat. So, mohon dukungannya!^^