Wew.. ternyata kalo lagi setres, otak saia jalan, yaa.. bagai pembalap F1 yang trus melaju tanpa henti.. –alah.. lebainya kambuh..

Aduuh.. saia gi sbel ama emak saiaa.. aduduuu... –lah jadi curhat !

Ah.. daripada saia ntar malah ngomong yang aneh-aneh, ayo kita mule chap 3 !!

YAY !!

xDDDDDD

Disclaimer : Guru sjara= Beo ! Naruto punya sapa ? Beo = PUNYA SAIA , PAK !! * digampar guru sejara = BACA BUKU ! punyanya akang kishimoto, tau !! Beo.. = oo.. iya, pak.. maap...

Warning : Oc, OOC, dan.. sesuai janji, saia akan memberi anda serpis Lime ! Lime dulu, yaa.. Lemonnya entar..

Summary : Bagaimana kehidupan Naruto dan yang lain yang tinggal di sebuah kost-kostan aneh di Jakarta ??

-----------------------------------------------------~~~~~~----------

==CHAP 3==

--Sasuke POV—

"DOBE SIALAN !" teriakku sambil menjalankan mobil kesayanganku secepat-cepatnya. Well.. entah kenapa, setelah aku melihat wajah manis si Dobe itu, wajahku pasti panas. Ini pertama kalinya dalam hidupku.. dan aku tidak tahu baagaimana cara menghadapinya. Karna itu, sekarang aku sedang menuju kediaman dokter pribadi kesayanganku, Kisame-sensei

==kediaman kisame==

'TING-TONG' aku pun langsung memencet bel yang terpampang di depan rumah kisame-sensei.

"Ya ? ini siapa ?" tanya asisten Kisame, Tobi.

"Ini saya, Sasuke.. saya sudah ada janji dengan Kisame-sensei." jawabku tenang

"Tapi aku bukan Kisame ! aku Tobi ! T-O-B-I ! TOBI ! bukan Kisame !" kata sang asisten autis itu.

"Err.. maksud saya, saya mau bertemu dengan sensei.." jawabku sabar

"Aku bukan Sensei andaa!! Tobi is a good boy ! Tobi anak baik !" jawab sang asisten kekeuh..

"SAYA MAU KETEMU DOKTER KISAME !" teriakku di depan interphone.. aku sudah kesal menghadapi makhluk satu ini..

"Oooo….. dokter Kisame ? bilang, kek daritadi.. sebentar, aku panggilin dulu... " Jawab asisten itu santai. Aku sudah geraang mendengar ocehannya !!! lihat saja nanti ! aku mutilasi entar diaa !!!

-----------

"Jadi ? kau kesini untuk menanyakan itu ?" tanya Kisame

"Iya, sensei.. saya kena penyakit apa, ya ?" jawabku.. aku takut dengan penyakit yang aku dapati sekarang.

"........Sasuke.." ucap Kisame sok serius

"I..iya ?" jawabku takut-takut..

"BUUUUUAKAKAKKAKAKAKAAKAKAKAKAKAKAKKA!!!!!! KAU INI BODOH, BEGOK, TOLOL, APA IDIOT, SIIIIH ??? adudududuuddhhhh.." tawa Kisame menggelegar bagai kentut

"Kok sensei ketawa ?? ada yang aneh ?" aku masih bingung dengan reaksi dokter gila satu ini..

"hahaha.. Sasukee.. itu namanya.... uoo.. jatuh cinta.. berjuta indahnyaa...~" jawab kisame sambil nyanyi-nyanyi GJ.. akupun sweatdrop...

"Sensei ngelindur ? mana mungkin saya jatuh cin..." baru aku mau membantah kata-kata Kisame, di kepalaku muncul bayangan si manis Dobe itu.

"Tuh.. saya bener, kan ?" ucap Kisame yang masih senyam-senyum sendiri.

"yah.. mungkin... yaa.. uda,lah.. saya pamit dulu.. permisi, sensei.." ucapku lemas.. baru aku mau keluar dari kediaman Kisame..

"SETOOOOPPPP!!!!!! BAYAR ONGKOSNYAA!!" tagih kakuzu sang administrator Kisame.

"Kan saya Cuma konsultasi.." jawabku heran

"GA ADA ! sebodo amat ! mana duitnyaa!! Sinii!!!" paksa kakuzu yang langsung menyambar dommpetku

"Heh !! Dompetkuu!!" teriakku..

"Nah.. segini cukup.." jawab kakuzu yang mengambil beberapa uang seratus ribuan dari dompetku, dan ngacir entah kemana.. Hah ! dasar Gila ! dan aku pun langsung ngibrit keluar kediaman Kisame.

Aku pun membuka hp E71 kesayanganku.. dan mulai mencari nama sahabat-sahabatku..

=harurun akira.. call ?= *Pip

"akira ? ini aku.. hn.. kumpul di tempat biasa, ya.. hn.. sep.. ajak Niero juga.. hn.. yaya.. ok.. bye…" akupun menutup hpku.. dan menuju ke tempat yang kujanjikan bersama sahabat-sahabatku..

===nyonyonyonn cafe===

"Yo !" sapaku kepada seorang pemuda dan seorang cewek yang sedang duduk.

"Yo ! Sas ! watsap ?"jawab Niero, cewek berpenampilan gothic Lolita.

"Ngapain manggil kita kesini, saas ?" Tanya akira, si rambut pendek spike warna silver, mata orange berkulit putih pucat.

"Well, guys.. jadi gua punya masalah.... bgini…" kataku sambil duduk di kursi

blablablablablbalbalblablablabalbalabalablablabalbalabla... aku pun menjelaskan kepada mereka secara rinci.. mereka pun Cuma manggut-manggut aja.. moga-moga aja mereka ngerti.

"Nah.. ngerti ?" kataku mengakhiri penjelasanku yang cukup panjang itu.

"Ngerti.." jawab Niero

"umm.. yeaah.." jawab akira yang senyam-senyum so imut.. aku enggak yakin, dia ngerti..

"Sas.. kamu tuh bodoh, atau bego, ya ?" tanya Niero

"Engga dua-duanya.." jawabku kesal.. hari ini aku sudah berkali-kali dikatain begi.. atau bodoh..

"Buset, dah Sas... udee.. serang aja langsung tuh bocah !" jawab Akira ngeblak.

"Wets.. bener banget men !" Niero pun menyetujui pendapat Akira

"Maksud kalian ?" Aku enggak ngerti maksud mereka sama sekali..

"Yaampun Sas.. lu abis kejedot dimana, sih ? ko jadi bego mendadak ?" sekarang giliran Akira yang mengataiku Bego... sial..

"SERAANG !! ITUU!! ITUU!!!" teriak Niero tapi pelan..

Niero memberi penjelasan padaku maksud mereka berdua..

'BLUSH~~' mukaku pun langsung merah..

"GILA, KAU ! mana mungkiin!!" teriakku malu

"Daripada kamu engga dapetin ?" kata Akira

"Iya.. lakuin.. ato enggak sama sekali.." lanjut Niero ngesok..

"Oke.. aku lakuin.." akupun menyetujui maksud sahabat-sahabatku ini...

Akupun pergi meninggalkan sahabat-sahabatku.. katanya, mereka akan mendoakan semoga aku sukses... semoga saja...

===end of sasuke POV===

======-------kost-kostan----=======

"Naruto-niichaann~~" teriak beo dengan cemprengnya

"Iya, beo-chan ?" tanya Naruto lembut

"Aku ama kakak-kakaku mau pergi.. mau ikut ?" tanya Beo

"Ikut aja, yu Nar.. biar rame !" ajak panda, salah satu kakanya si beo..dia berambut panjang warna cokelat, poni highlight pink, mata baby blue, badan mungil juga imut

"Iyah... daripada dirumah sendirian..." ucap Villeria, kakaknya beo yang berambut ikal sedang warna hitam kecoklatan di hi-lite merah,tinggi,kurus,chubby,bola mata coklat tua,berkacamata

"Enn... enggak, deh.. makasih.. aku jaga rumah aja.." tolak Naruto halus..

"Bener gak mau ? gak nyesel ?" tanya ulang si Panda

"Enggak, panda-san.. serius.. sumpah" ulang Naruto yakin

"Jangan nangis, yaa… yuk.. dadah babaaii~" kata mereka bertiga sambil berkissbai lebai ke arah Naruto

--

"Hnn.. bosan juga sendirian.. Kiba.. jalan-jalan ama anjingnya, Shika, kabur entah kemana, Neji ama Lee juga ntah kemana, aku engga tau.." kata Naruto..

Dan.. dia mendengar suara mobil Sasuke memasuki garasi

"Aaa!! Sasuke pulang ! aku enggak sendiriaan !!" teriak Naruto senang

Sasuke pun mengunci mobilna, dan memasang alarm anti maling RONCAR di mobilnya, yah.. Jakarta, gitu.. banyak pencurian.. jadi Sasuke make RONCAR anti maling di mobilnya.

"Sasuke ! okaerii !" ucap Naruto lantang. Mukanya sekarang berada di depan Sasuke

"a.. ta.. tadaima.. Do..be.." jawab Sasuke gugup

"ehehehe... Sas.. abis darimana ? kok lama ?" tanya Naruto dengan senyumaan termanisnya..

Sasuke pun enggak bisa menahan dirinya lagi.. dan..

BRUK

Sasuke mendorong Naruto ke tembok terdekat

"S...Sas? kenapa kamu ?" tanya Naruto bingung

"Kamu manis.." jawab Sasuke

"hah ? apa ?" penyakit Telmi Naruto pun kambuh

"hh..." Sasuke yang sudah tidak bisa menahan nafsunya mendorong Naruto masuk ke kamar terdekat.

"Sas.. Teme.. !!" naruto yang tidak sempat melepaskan diri akhirnya terkunci oleh lengan kuat sasuke

"Dobe.. kenapa, kamu manis, sih ?" bisik Sasuke di telinga Naruto

"TEME !! SADAAR !! AKU COWOOK !!" teriak Naaruto lantang

"Terus ? kenapa ? Cinta enggak mengenal gender.." jawab Sasuke yang sekarang bertatapan dengan Naruto

"Ta.. a..." Narutopun kehilangan kata-katanya. Dia terhanyut oleh ketampanan Sasuke.

"Boleh ?" tanya Sasuke

"Uu.. enggaakk.." Naruto menggeleng lemas

"... fuh.. khukhukhu.." Sasukepun tertawa..

"Hah ?" Naruto kaget

"Boleh atoupun enggak, aku akan tetap menyerangmu, Naru-chan.." jawab Sasuke dengan senyumnya yang menyebalkan itu.

PLAAKK!!

Naruto pun menampar Sasuke dengan keras

"Sas !! SADAR !! " Naruto pun menjadi takut.. matanya berkaca-kaca

"Hihi.. kamu imut, Naru" jawab Sasuke singkat, dan langsung menerjang bibir manis Naruto

"HMPH !! Tidaakk!!! HMMN!!" Teriak Naruto disela-sela ciuman mereka

Sasuke tidak menggubris tindakan Naruto, dan terus menciumi Naruto dengan liar.

"AAWWCH !!!" teriak Sasuke yang langsung melepas ciumannya itu

Ternyata Naruto menggigit pinggir bibir Sasuke sampai berdarah

Darah itu berceceran dimuka Naruto yang menangis

"Naruto... kau menangis ?" tanya Sasuke

"Uuuh.. hiks.." tangis Naruto semakin menjadi

Sasuke pun mendekatkan kembali mukanya dengan muka Naruto, dan kembali mencium bibir naruto, namun kali ini, ciuman itu terasa lembut.

"Nnn..." tanpa diduga, Naruti membalas ciuman itu.

Naruto balas menekan bibir sasuke dan membuka jalan untuk lidah Sasuke.

Lidah Sasuke pun bermain-main di mulut Naruto.

"Mmnn... uff..." Naruto melepaskan ciumannya. Muka Naruto kini memerah. Lebih merah dari rok anak Sd...

"Uun.. ma.. maaf.." ucap naruto yang mencoba untuk berdiri

Sasuke pun kembali mengunci badan Naruto dengan pelukannya.

"Jangan pergi.. kumohon.." ucap Sasuke lembut sambil menciumi leher bening Naruto. Dan meninggalkan beberapa bekas kiss mark di leher Naruto

"Uun.. Sasukee..." erang Naruto

Satu tangan Sasuke yang bebas, menyelinap ke balik kaos orange Naruto. Dan menggerayangi badan indah Naruto

"Sasuke.. tunggu.. aahh..." erang Naruto

Sasuke memainkan 'nipple' Naruto yang sudah mengeras..

"Dobee...." bisik Sasuke di telinga Naruto

"Sas.. uuh... Aah ! jangan sentuh 'ITU' !!!" teriak Naruto, karna 'adek'nya sedang diraba Sasuke

"sst.. nikmati aja, Dobee..." bisik Sasuke lagi

"Uuuff. Uuh..." erang Naruto

Sasuke pun membuka celana Naruto perlahan

"Sas.. tunggu.. jangan buka celanakuu!!" teriak Naruto sambil memberi sedikit perlawanan

"Justru disini, kan enaknya ?" kata Sasuke yang masih memainkan 'adek'nya Naruto

"Aaahhn... mmmnn.." Sasuke kembali melumat bibir Naruto dengan liarnya sambil terus memainkan 'adek'nya Naruto

Sasuke kini membuka baju Naruto perlahan. Dan Sasuke mulai menjilat-jilati badan Naruto. Naruto kini pasrah. Dia sudah tidak mempunyai tenaga untuk melawan. Naruto hanya bisa mengerang.

Sekarang, mulut sasuke sudah mencaapai 'adek'nya Naruto. Sasukepun melumatnya dengan lembut.

"Saahss... u..kuupp... aaann..." teriak Naruto

"terus.. keluarkan suara seksimu.. Naruto.." ucap Sasuke yang masih melumat 'adek'nya Naruto.

Di saat asyiknya itu.. tiba-tiba...

"TADAIMAAAAAA~~~~~" teriak seorang pemuda yang sudah pasti Naruto dan Sasuke kenal

"haa.. ngantuk.." sambung seorang pemuda lagi..

"OEMJI !! MEREKA PULANG !!" batin Naruto dan Sasuke serempak.

Nampaknya, mereka baru menyadari, bahwa kamar yang mereka masuki adalah kamar SHIKAMARU !!

Terdengan suara langkah kaki mendekat..

Sasuke dan Naruto pun kalang kabut mencari tempat untuk bersembunyi.

Dan..

'KLEK'

Pintu pun dibuka.....

---------========CHAP 3 ! FIN!========--------

Aww~ aww~

Maap, yaan...

Otak perpetnya beo lagi ga kambuh.. jadinya ga seru-seru amat...

Beo juga lagi sedih.. soalnya kucing kesayangan beo lagi sakit.. huhuhu.. TT,TT

Trus, beo juga gi kesel ama sekolah.. soalnya besok beo uda masuk jam stnga tuju... SAPA, C ? YANG BIKIN MASUK SKOLA JAM SEGITU ? BLOOOOOONN BENERR !!!!! GRRRR!!!!!!!! Mao apa, beo dipulangin tiap hari ??? =,=*

Trus juga beo lagi iri ama cewenya abangnya beo.. soalnya, cewenya tuh ikut skola model.. cantik ey.. langsing pula.. BEOO IRIIII!!!!! *melirik perut

Huaaaaaa~~ TT_TT"""

Halah ! ko jadi curhat gini ?

Ah.. sudahlah..

yo ripiunyaa...

Oiaa.. lowongan OC suda saia tutup.. maapkan saaiaa...

Bagi yg ga dpet OC yg dinginkan, maapkan saiaa, yaa... T,T

Tpi ntar ttep saia masukin, ko.. ga tau, tapi ntar jadi apa.. X9

*digampar

Hmm.. ripiu, dong..

Ripiuu.. ripiuu...

Hnn~~ RIPIUU~~

Ripiuu…

Zzzz… ripiuu…

Yang ga ripiu, ga beo kasi lemon !!

Mknya.. mao lemon, kan ?? ripiu, dong~~

X9