MY ENEMY MY FIANCE

Chapter 3

My Enemy My Fiance

HunHan Just HunHan

Genderswitch

Romance/Fluffy

"se-sehun"

Luhan tercicit saat sehun semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah luhan sungguh luhan merasa saat ini persediaan oksigen di sekitarnya menipis bahkan hampir menghilang, luhan dapat melihat dengan jelas mata tajam sehun yang menatapnya hidung mancung dan dagu yang runcing dan tegas serta bibir yang nampak manis menurut luhan sungguh luhan semakin terpesona sampai akhirnya

Blussss

Wajah luhan kontan memerah saat menyadari apa yang baru saja dalam pikirannya, luhan langsung menutup kedua matanya entahlah luhan merasa bingung dengan apa yang harus dilakukannya.

Sehun pov

Rusa ini sungguh berisik dan terus saja mengomel sampai akhirnya aku meminggirkan mobil dan langsung mendorong tubuhnya ke pojok kursi, ku dengan cicitnya saat aku terus mendekatkan wajahku dan dia terlihat mengagumi apa yang ada di hadapannya sampai akhirnya

Blussssa

Wajahnya memerah dan dia langsung menutup matanya "bodoh" ucapku dalam hati entah kenapa apakah dia berpikir aku akan menciumnya, tanpa banyak mengeluarkan suara sedikitpun aku terus memandangi wajahnya

Deg

Entah kenapa jantungku mendadak berdetak lebih cepat saat kuperhatikan pahatan di depanku ini, tanganku terangakat dan hampir aku menyentuh bibirnya sebelum akhirnya kesadaranku kembali

Sehun end

Setelah menyadari dirinya yang akan menyentuh bibir luhan sehun langsung menyentil kening luhan

Pletak

"awww" sehun langsung memundurkan tubuhnya dan duduk kembali di kursi kemudinya setelah luhan berdenyit kesakitan dengan mengusap-usap keningnya

"yak appo, kenapa menyentilku?" tanya luhan dengan pandangan sengitnya

"aishh kenapa kau menutup matamu?"tanya sehun tanpa menjawab pertanyaan luhan, seketika wajah luhan langsung memerah dan luhan langsung memalingkan wajahnya menghadap jendela

"Aishh bukan urusanmu dan jangan berpikiran macam-macam, kka jalankan mobilnya aku ingin pulang!" teriak luhan tanpa melihat sehun.

Entah setan apa yang tengah berada di sekitar sehun, dia menyunggingkan bibirnya saat melihat tingkah malu-malu luhan, dan segera sehun menginjak gasnya dan pergi mengantarkan luhan.

.

.

.

Baekhyun tengah memasuki gerbang sekolahnya tanpa sang kakak karena saat ini sang kakak luhan tengah berhenti di salah satu kedai bubble tea di deket sekolah setelah mereka turun dari bus.

"baekki?" ucap seorang namja dari arah belakang dan menyentuh pundak baekhyun, merasa seseorang menepuknya dan menyebut namanya baekhyun langsung berbalik dan wajahnya langsung menegang dan nampak terlihat gugup

"a a anyeong sunbae" ucap baekhyun sedikit terbata

"aish sudah berapa kali aku bilang panggil oppa jangan sunbae" ucap chanyeol sambil membenarkan letak kacamatanya

"oh nde oppa" ucap baekhyun malu-malu tanpa melihat chanyeol

"kau sendiri?tidak bersama luhan?" tanya chanyeol saat melihat baekhyun hanya sendiri

"luhan oenni sedang membeli bubble tea"

"oh kajja kita masuk" ajak chanyeol yang diangguki oleh baekhyun dan mereka berdua berjalan menuju ke dalam sekolahnya.

.

.

Sruuuuup sruuup

Luhan nampak bersemangat menyeruput bubble tea taro dalam genggamannya, jam menunjukan pukul 07.00 pagi namun entah kenapa pedagang bubble tea disini terlihat buka 24 jam karena sepagi ini kedainya sudah buka

"ruru" teriak kyungsoo di belakang luhan yang hampir mendekati gerbang sekolahnya, luhan langsung membalikan badannya dan tersenyum kea rah kyungsoo

"aishh kyung jangan panggil aku ruru"gerutu luhan saat kyungsoo sudah berada di sampingnya

"weo" tanya kyungsoo polos kepada luhan

"aishhh kyungi yeoppo, aku luhan dan kalaupun kau ingin memanggil nama depanku saja panggil aku lulu bukan ruru arra" ucap luhan

"shireo panggilan itu lucu ruru" ucap kyungsoo cuek dan berjalan meninggalkan luhan.

Luhan langsung mengejar kyungsoo, tepat setelah keduanya memasuki gerbang terlihat dua mobil sport berbeda warna memasuki sekolahnya dan tak lama terlihat gerombolan yeoja mendekati mobil tersebut dengan teriakan-teriakanya

"aish mulai lagi" ucap luhan malas

"hmmmm" ucap kyungsoo menimpali ucapan luhan.

Terlihat sehun dan kai turun dari mobil sport masing-masing lalu berjalan melewati gerombolan yang menurut sehun snagat tidak penting dan sangat berisik. Namun tepat sebelum mereka meninggalkan gerombolan tersebut sehun memicingkan matanya kea rah kanan dan melihat luhan yang memandangnya malas dan langsung berjalan dengan kyungsoo.

Sehun langsung berjalan kea rah luhan dan diikuti oleh kai

"hei yeoja aneh" ucap sehun tepat disebelah luhan yang membuat kedua yeoja tersebut berhenti dari acara mari menuju kelas tersebut.

"wae? Sudah selesai dengan acara jumpa fans mu itu" ucap luhan sinis

"kau nampak tidak suka, weo kau cemburu?" tanya sehun dengan sedikit berbisik di telinga luhan, reflek luhan langsung menjauhkan tubuhnya dari sehun

"aishh dasar manusia es, tidak ada untungnya aku cemburu denganmu dasar manusia sombong tidak berekpersi" umpat luhan pergi dengan menarik kyungsoo.

Kai hanya cengo melihat luhan yang mengomel entah karena apa dan memperhatikan luhan yang dengan teganya menarik malaikatnya

"ya oh sehun apa yang kau ucapkan pada rusa galak itu?" ucap kai mendekati sehun

"anio" ucap sehun berlalu meninggalkan kai dengan tangan yang dimasukan ke dalam kedua saku celananya

"aish dasar albino" umpat kai langsung mengejar sehun

.

.

Saat ini keadaan kelas luhan nampak tenang di depan terlihat ahn seongsangnim tengah berdiri di depan semua anak-anaknya, namun nampaknya sang guru tidak berniat untuk mengajar kali ini karena tidak terlihat ahn songsaengnim membawa peralatan mengajarnya

"baiklah anak-anak kali ini ibu tidak akan mengajar karena aka nada rapat maka ibu hanya akan memberikan pengumuman untuk liburan musim panas taun ini"

"yeaaay" sorak sorai nampak terdengar dan sedikit membuat gaduh kelas tersebut

"tenang semuanya" seketika kelas sepi saat sang guru berteriak

"baiklah persiapkan diri kalian untuk persiapan liburan kita kali ini" setelah selesai mengucapkannya ahn songsengnim langsung keluar kelas.

"hmmm aku tidak sabar untuk segera berlibur" ucap luhan dengan menyandarkan punggungnya ke bangku.

"aku tahu kau memang malas, dan kerjaanmu hanya main saja" ucap chanyeol yang duduk di depan luhan dan kyungsoo.

"aish kau ini" ucap luhan dengan menekuk mukanya.

"lu kudengar kita akan dicampurkan dengan kelas lain saat di camp nanti" ucap kyungsoo yang membuat chanyeol langsung memutar kursinya menghadap kedua temannya

"jinja?" ucap chanyeol yang diangguki oleh kyungsoo

Luhan memicingkan matanya saat melihat chanyeol bertanya dengan antusias, merasa luhan memperhatikannya dengan aneh chanyeol langsung merubah raut wajahnya dan bertanya dengan santainya

"weo? Kenapa melihatku seperti itu?" tanya chanyeol

"kau keliahatn sangat senang dobi" ucap luhan menyelidiki

"aishh biasa saja" ucap chanyeol dan langsung membalikan kursinya kembali dan menghindari luhan yang terlihat akan mengatakan sesuatu lagi.

.

.

Sehun dan kai sepeti biasanya mereka berdua tengah duduk di pinggir lapangan basket dan memperhatikan ketiga orang yang tengah bercengkrama di taman tepat disamping lapangan basket.

.

.

.

"pagi appa, pagi omma" ucap baekhyun menghampiri sang omma dan appa yang tengah duduk di meja makannya.

"pagi sayang" ucap sang appa

"oh kau sudah siap?mana oennimu?" ucap omma xi saat melihat sehun sudah menggendong ranselnya untuk acara camp musim panas tahun ini.

"molla omma" ucap baekhyun dan langsung menyeruput susu putihnya

Tap tap tap

Terdengar suara langkah kaki cepat menuruni tangga, seperti biasa putrid sulung keluarga xi ini selalu nampak repot dan terburu-buru

"pagi omma appa" ucap luhan dan langsung duduk disamping baekhyun dan menaruh ranselnya di samping kursinya.

"pagi sayang" ucap omma dan appa xi

Setelah selesai menyelesaikan sarapannya kini luhan dan baekhyun tengah berada di dalam mobil mewahnya dimana mereka menuju sekolahnya dan diantarkan oleh sang appa. Mobil yang ditumpangi oleh keluarga xi sudah terparkir di depan gerbang SOPA sekolah kedua putrinya

"jja hati-hati kalian berdua nde?" ucap sang appa saat kedua putri cantiknya berdiri di samping mobilnya

"nde appa, appa hati-hati di jalan pai pai" ucap luhan dan baekhyun lalu keduanya berjalan memasuki sekolahnya. Saat di dalam terlihat murid-murid yang tengah berkumpul di lapangan dengan tas di belakang mereka masing-masing, luhan langsung menuju gerombolan kelasnya dan begitu pula dengan baekhyun.

"ruru kau sudah sampai" ucap kyungsoo langsung menarik tangan luhan untuk berdiri di sebelahnya

"tumben kau tidak telat" ucap chanyeol yang langsung di deathglare oleh luhan

.

.

Perjalanan liburan musim panas kali ini dirasakan sangat berbeda dimana luhan beserta teman-temannya tengah berada di salah satu bus yang anggotanya di acak dengan kelas lain dan sialnya luhan bergabung dengan kelasnya sehun. Luhan duduk dengan kyungsoo sedangkan chanyeol tepat di depannya namun berbeda dengan sehun dan kai yang duduk di kursi samping luhan.

Sesekali sehun melirik kea rah gadis yang dari tadi mengoceh dengan teman mata bulatnya tersebut, karena merasa terganggu akhirnya sehun mengeluarkan earphonenya dan memasangkan di kedua telinganya menikmati alunan music di dalamnya.

dua jam sudah perjalan dari seoul menuju tempat wisata. Saat ini semua siswa menuruni bus dengan membawa perlengkapan masing massing. Jumlah siswa yang berada di SOPA cukup banyak sehingga membuat mereka menjadi rombongan dengan menggunakan bus yang lumayan banyak. Baekhyun yang baru saja turun langsung berlari menuju bus oenninya sebenarnya tujuan baekhyun selain bertemu oenninya tentu saja bertemu pangeran pujaannya yang menjabat sebagai sahabat oenninya.

"eonni" teriak baekhyun saat melihat luhan tengah menyandar pada dada chanyeol sebelah kiri dan kanannya jelas ada kyungsoo.

"oh baekki" ucap luhan

"anyyeong kyungi oenni chan oppa"

"annyeong baekki" ucap kyungsoo dan chanyeol bersamaan

Saat tengah asik menikmati istirahatnya dari perjalanan jauhnya tiba-tiba suara microphone berdenging yang membuat mereka menghentikan aktifitas mereka

"cek,,,cekk cekkkk"

"baiklah anak-anak sekarang saatnya kalian memasuki villa masing-masing, villa diisi berdasarkan bus, baik pria maupun wanita akan satu villa namun kalian akan berbeda kamar arra!" ucap kang songsaengnim

"ndeeeeee" koor seluruh murid dan mereka langsung bergegas menuju villa mereka masing-masing.

Saat luhan dan kyungsoo tengah mencari kamarnya dan akhirnya mereka menentukan salah satu kamar yang berada di lantai dua sebelah pojok kanan, saat luhan akan menyentuh gagang pintu namun terlihat tangah seputih susu mendahuluinya yang mmebuat luhan langsung menoleh ke sampingnya

"yak apa yang kau lakukan manusia es" teriak luhan sambil menyingkirkan tangan sehun

"ck, ini kamar ku" ucap sehun santai

"aissh kau tidak lihat aku berada di depan kamar ini lebih dulu"

"ani, awas kau" ucap sehun

"aishhh-" belum sempat luhan mengumpat terdengar suara di sebelah kamarnya

"oh sehun sii kais ii kalian belum dapat kamar?" tanya chanyeol yang beru saja membuka kamarnya yang berada di samping kamar luhan dan sehun perebutkan

"oh kau sendiri?" tanya kai

"nde!kajja"

"kajjja" teriak kai dan memasuki kamar chanyeol

"oh sehunie kajja, sudah biarkan saja kamar itu untuk dua princess ini" ucap kai di depan pintu kamar chanyeol dan mengerlingkan sebelah matanya kea rah kyungsoo. Sehun langsung berjalan melewati luhan dan masuk ke kamar sebelahnya.

"aishh dasar manusia datar tembok menyebalkan" umpat luhan masih betah berdiri di depannya.

Kyungsoo langsung berjalan mendekati luhan dan membuka pintu kamarnya

'kajja ruru kita masuk"

.

.

Liburan kali ini memang tidak memiliki konsep lagi pula mereka hanya menikmati liburan selama tiga hari dua malam saja, sisanya setelah mereka pulang akan dihabiskan secara bebas. Cuaca sore sangat indah saat ini dan hampir semua siswa sudah berada di pantai menikmati sore hari yang indah dan tidak terelakan para yeoja memakai pakaian yang sexy dan mini yang membuat para namja ngiler tanpa berkedip.

Luhan kyungsoo dan baekhyun tengah berkumpul di kamar luhan, ketiganya nampak bingung untuk keluar karena saat ini mereka hanya menggunakan hotpants dan kaos tanpa lengan yang cukup ngetat di tubuh mereka, satu sisi mereka sungguh ingin ke pantai namun disisi lain mereka malu akan pakaian mereka karena mereka tidak pernah memamerkan tubuh mereka sampai seperti itu, selain rok sekolah yang di atas lutut dan baju sekolah yang pas badan.

"oenni aku ingin berenang" rengek baekhyun

"nde baekki tapi aku malu"ucap kyungsoo

"aishh biarkan saja toh ini kan di pantai sudah biasa memakai pakaian seperti ini" keluh baekhyun, sebenarnya baekhyun sudah biasa memakai pakaian seperti ini, dia tidak seperti kedua oenninya yang cukup katro menurutnya.

"aissshh kajja oenni" ucap baekhyun sambil menarik kedua oenninya. Kyungsoo dan luhan hanya pasrah di tarik oleh kyungsoo sampai akhirnya mereka terdorong keluar kamarnya dan betapa kagetnya luhan saat melihat sehun dan kai beserta chanyeol yang baru keluar kamarnya juga.

Kai dan chanyeol memandang ketiga wanita di depan dengan tatapan kaget kagum dan lapar, namun berbeda dengan sehun yang hanya melihat datar kea rah mereka terutama luhan.

"wooow daebakk kalian sungguh sexy" ucap kai tanpa melepas pandangannya dari kyungsoo, merasa diperhatikan oleh tatapan mesum membuat kyungsoo langsung berjalan meninggalkan semuanya dan diikuti oleh baekhyun.

Kai dan chanyeol langsung menyusul keduanya dan sehun mengikuti dari belakangnya, namun belum sempat sehun berjalan langkahnya terhenti dan kembali melirik luhan yang masih berdiri dengan menundukan kepalanya

"tetaplah di dekatku, jangan pergi jauh" ucap sehun datar yang membuat luhan menengokan kepalanya dan menatap sehun dengan wajah bingungnya. Mengerti akan tatapan luhan sehun langsung mengeluarkan suaranya

"kau akan menjadi tunanganku aku di suruh menjagamu" ucap sehun final dan langsung berjalan meninggalkan luhan yang sungguh tidak mengerti dengan apa yang diucapkan oleh sehun.

"asiih apa sih maksud manusia e situ" gerutu luhan dan langsung berjalan menuju sehun

Semuanya nampak asik bermain dengan air dan menikmati suasana sore di pantai ini, sehun hanya duduk memperhatikan orang-orang di depannya namun tatapannya lebih terfokus pada gadis yang tengah bercanda dengan kedua temannya dan dongsaengnya, sejujurnya sehun mengakui sangat terkejut saat tadi melihat luhan keluar kamarnya dengan pakaian sangat sexy entah kenapa dia merasa tidak suka, sehun hanya memperhatikan keempatnya sampai akhirnya matanya semakin menyipit kala melihat dua namja yang semakin mendekati mereka dan terlihat tangan sang namja yang siap bergerayang mencari kesempatan dalam keadaan yang ramai ini, melihat itu semua entah kenapa sehun menjadi panas dan tidak suka, dengan cepat sehun bangkit dan berjalan menghampiri luhan, bahkan sehun tidak memperdulikan kai yang berteriak dan mengikutinya dari belakang

Grep

tangan luhan di tarik sehun dan dengan tidak elitnya luhan tertarik dan menabarak dada bidang sehun, melihat itu semua orang yang ada disekelilingnya hanya diam dan lelaki yang hendak mengarahkan tangannya kea rah bokong sintal luhan pun nampak shock dan hanya diam

"aishhh apa yang kau lakukan" ucap luhan mencoba melepaskan genggaman tangan sehun, namun sehun semakin mengeratkan gengganamannya dan berbalik menarik luhan, namun belum beberapa langkah sehun berhenti dan melirik kea rah dua lelaki tadi

"jaga tangan kalian dan jangan berani menyentuhnya" ucap kai dingin dan dapat membuat aura sekitarnya langsung berubah menjadi hening dan dingin,

"kalian jaga kyungsoo dan baekhyun" ucap sehun kembali dan langsung menarik luhan ke pinggir pantai, luhan terus meronta dan berusaha melepaskan genggaman tangan sehun yang cukup menciptakan tanda merah pada pergelangan tangannya.

"aishhh sehun lepaskan sakiit" ucap luhan dan tanpa digubris oleh sehun sampai akhirnya sehun membating luhan ke hadapannya dan membuat luhan membentur pohon kelapa yang berada di belakngnya

"awww" ringis luhan merasakan ngilu pada pungunngnya, dan luhan merasa tangannya terlepas dan luhan langsung mengangkat kepalanya dan marah pada sehun

"yak oh sehun apa yang kau lakukan kenapa kau menarik tanganku dan kenapa kau menyudutkanku ada apa dengan mu oh?" tanya luhan dengan nafas terengah-engah menahan emosinya.

"kau merasa sexy oh?" tanya sehun datar dan mengungkung luhan diantara tubuhnya dan pohon kelapa di belakang luhan, kedua tangan sehun ditempatkan disamping kepala luhan.

"apa maksudmu oh?"

"aku tidak suka kau memakai pakaian seperti ini" ucap sehun dingin yang membuat luhan semakin geram

"apa alasanmu tidak menyukainya, sekalipun aku tidak memakai baju itu bukan urusanmu"ucap luhan semakin naik pitam dan sehun mendengar jawaban luhan menggertakan rahangnya dan tanpa piker panjang sehun meraup bibir luhan

Chup

Sehun menekan bibir luhan dan langsung memejamkan matanya, luhan memelototkan matanya saat sehun meraup bibirnya, dapat luhan rasakan sehun semakin menekan bibirnya menghisap bibir atas dan bawahnya dengan penuh nafsu dan sedikit kasar, luhan hanya diam bingung dengan apa yang harus dilakukannya.

Sehun melepaskan ciumannya dan melihat luhan yang hanya menatapnya dengan tatapan kagetnya, sehun menyentuh bibir bawah luhan dengan sexy,

"aku tidak suka karena kau adalah calon tunangan dan calon istriku"

Chup

Kembali sehun meraup bibir luhan setelah menyelesaikan ucapannya, luhan yang mendengar pernyataan sehun langsung memelotokan matanya kembali jantungnya berdetak dua kali lebih cepat, dan tanpa terasa luhan membalas pagutan sehun dan menutup matanya menikmati apa yang sedang dilakukan sehun padanya sekarang

.

.

Incheon airport

Suasana bandara saat ini nampak lenggang mengingat hari ini bukanlah akhir pecan ataupun tanggal merah, terlihat dua orang berbeda gender tengah berjalan dengan menarik koper masing-masing ditangannya, terlihat sang pria nampak tampan dengan tinggi yang menjulang rambut blonde coat panjang yang membungkus tubuh tingginya dan kacamata hitam yang melekat menutupi kedua matanya.

Disampingnya terlihat gadis mungil yang hanya memiliki tinggi sebatas dada sang pria dengan dress putih selutut dengan rambut yang tergerai sepunggungnya nampak membuat si gadis terlihat sangat anggun dan lembut.

"yeobseo"

"…"

"nde aku sudah sampai"

Pip

Sambungan terputus oleh namja tinggi tersebut, senyuman terpatri di wajah tampannya namun berbeda dengan perempuan mungil yang berada di sampingya, wajahnya nampak murung dan matanya hanya tertuju ke depan saat melihat senyuman menghiasi wajah sang pria. Sang pria semakin merekahkan senyumannya saat dilihatnya pintu keluar semakin dekat

"I am coming"

TBC

Anyyeong saya kembali,,maaf ya Cuma bisa ngasih cerita begini,, sorry kalo typonya makin betebaran, cerita makin absurd, makin lebay dan makin aneh, tapi saya tetep berharap kesediaan kalian semua untuk membaca dan meriview ff ini, sarannya tetep ditunggu chingu

Sekilas info. Kalau ada yang mau berteman boleh add akun IG saya: apriantipipit eheheee

Selamat tahun baru ya semuaaaaa

Please RnR ^^

See you next chapter

HunHan Story