Chapter 3 – Drunken Dog

Disclaimer : Death Note belong s to Takeshi Obata n Tsugumi Ohba

Wew... bikin 3 chapter berturut-turut... akhirnya bobok jam 3 TT uh, knapa kul wa dah masok seee...??

-end of rant-

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Chapter 3 – Drunken Dog

" Nomor yang anda tuju sedang sibuk... silakan... "

" Fuck! "

-nut nut nut-

" anda terhubung dengan mailbox... "

" Damn!! "

-BLETAK!-

...HP merah Mello bermotif strawberry tamat sudah riwayatnya di bak sampah...

Ini sudah ke 56 kalinya Mello mencoba menghubungi Matt, tapi tetap saja tidak ada jawaban. HP Matt kelima-limanya dimatikan (holoh). Entah sengaja atau tidak. Tapi Mello berasumsi Hpnya memang sengaja dimatikan mengingat Matt sering tidak mau diganggu kalau sedang berada di convention. Akhirnya dia memilih alternatif terakhir... menelpon Near, meminta penjelasan atas apa yang sudah diberikannya. Tangannya merogoh Hpnya yang satu lagi (ceritanya Mello teh juragan Hape... digaplok bolak-balik ). Dengan cepat jemarinya mencari nama Near...

" W... W... White Bastard... oke! " gumamnya.

-line connected-

Halo, Mello? (for some reasons it sounds funny to me)

" What the hell did you give to me, bastard!! " semprot Mello tanpa basa-basi.

Do you like it? kata suara di sebrang sana tanpa rasa berdosa.

" Dammit! Explain to me!! That dog is... "

... very similar to Matt, yes... potong Near seakan mengetahui apa yang ingin dikatakan Mello.

" ...and the clothes...!! "

very similar to Matt's, yes...

" Are you sick!! "

No. That's Matt's

" HUH!! "

For you to know... aku sedang mengembangkan percobaan terbaru yang bahkan L pun belum pernah mencobanya... Percobaan ini berhubungan dengan otak manusia...

" Apa hubungannya dengan anjing itu!? "

Well.. I like messing around with people's mind... in this case... brain... singkatnya aku memindahkan pikiran Matt ke anjing itu...

...

Kali ini tidak ada reaksi apa-apa dari Mello.

Tunggu. Ada.

Dagunya nyaris jatuh mendengar penjelasan dari Near.

Tapi kelihatannya percobaan ini membutuhkan lebih banyak riset lagi... jadi percobaan yang kemarin Cuma berhasil 30. Singkatnya lagi... pikiran Matt yang ada di anjing itu Cuma sekitar 30 saja, sisanya tertidur di alam bawah sadar anjing itu

" HELL!! You're really sick, Near!! Kenapa harus Matt!! "

Dia datang begitu saja waktu aku membuka iklan 'Dibutuhkan sukarelawan dengan barter super-extra-rare-item-for-ukeing-the-GM di Ragnarok Online' di internet. Not my fault. It can be happened to anyone. " sahutnya dengan nada datar.

" Anyone my ass... " bisik Mello geram.

Jangan khawatir, Mello. Dia masih Matt, walaupun badannya anjing...

" Bagaimana dengan badan Matt yang asli?? "

Ini yang ingin kubicarakan. Di sini tidak ada yang bisa menghandle anjing, itulah kenapa aku mengirimkannya padamu sebagai hadiah. Seperti yang kukatakan tadi, walaupun kelakuannya seperti anjing, tapi dia masih Matt. Maka, dia akan memiliki beberapa karakteristik Matt... aku tidak tahu yang mana. Dan kupikir... kamu adalah orang yang terdekat dengannya, kamulah yang paling cocok untuk menanganinya...

Mello terdiam. Jadi itu alasan Near mengirim 'Matt' ke tempatnya.

" ... bagaimana dengan badan aslinya? ... "

Kami sudah menanganinya di sini. Tidak usah khawatir. Aku malah tidak yakin kalau harus mengirimkan badan Matt yang asli ke tempatmu. You're pretty busy, ne?

" Memangnya kenapa? Bagaimanapun juga dia tetap Matt kan? Kenapa tidak kau kirim kemari sekalian? " tanya Mello khawatir.

Anjing yang kugunakan anjing yang penurut... jadi dia tidak terlalu bermasalah, memang. Except for one thing...

" Apa itu? "

He pisses everywhere...

Beberapa menit tanpa suara.

" You keep him. " keputusan akhir Mello.

Akhirnya diputuskanlah Mello 'memelihara' anjing itu selama beberapa hari ke depan sampai Near menuntaskan percobaannya. Mello belum pernah sekalipun memelihara binatang dengan sukses. Dulu pernah dia punya hamster di Wammy's House, tapi hamster itu tidak berumur panjang gara-gara diajak Mello berenang. Yah... let's see what Mello will do in these next days with 'Matt'

XXXXXXXXXXXXXXX

Wkwkwkwkwkwk... belum terlalu terjawab kenapa anjing itu berbau 'beer' XD... akan terjawab di chapter berikutnya! Mungkin...

Btw... sekedar ngingetin... review, plizzzzz... otot otak saya udah agak elastis lagi XD.