Chapter 3

Sedikit informasi penting, dialog Naruto dalam game akan menggunakan nickname, khusus dialog saja ingat. Jika di kehidupan nyata tetap akan memakai nama asli. Seperti contoh dalam game, "Myth, aku akan ke sana," nickname Myth adalah nama Naruto dalam game. Sebaliknya Daequan adalah nama Rock Lee di game.

.

.

.

Naruto berjalan menuju balai kota, penuh sesak akan para pemain. Jalanan yang tidak cukup luas di padati dengan para pemain itu, menyebabkan keramaian yang tak terhitung jumlahnya. Mereka berbicara dengan NPC, mengambil kesempatan untuk mendapatkan Quest. Adegan semacam itu memberi seseorang semangat untuk segera tiba di pasar.

Sayangnya, itu bukan tugas yang mudah mendapatkan Quest di Fabula nova crystalis. Alasan utamanya adalah NPC memiliki kecerdasan yang tinggi, memberi mereka kemampuan untuk mengadakan percakapan satu sama lain dengan cermat. Selain itu, pemain harus mendengarkan dengan baik apa yang mereka katakan, jika tidak mereka akan di abaikan oleh NPC itu.

Para pemain bersaing demi mendapat sebuah Quest, tapi untuk Quest normal yang mudah di lakukan saja benar – benar sulit di temukan. Setelah lebih dari sepuluh menit sejak Fabula nova crystalis di mulai. Belum ada satupun pemain dalam Whiterun Town untuk menerima Quest normal.

Sebagai perbandingan, Keuntungan Naruto menjadi orang yang telah bereinkarnasi ke masa lalu benar – benar hebat. Tidak hanya dia menerima Quest, Quest yang di terimanya itu adalah Unique Quest, meskipun Quest itu juga sedikit terkutuk dalam segi pencapaiannya. Namun, hadiah Quest unik sangatlah luar biasa. Bahkan pemain ahli top sekalipun yang telah memainkan Fabula nova crystalis selama sebulan masih akan tergiur akan hadiah dari Quest unik ini.

Sebagai orang yang telah bereinkarnasi juga, Naruto memiliki pengalaman memimpin ribuan orang saat dia berada di bawah naungan Nighthunter. Mereka bahkan telah membangun sepuluh kota. Jumlah informasi tentang Fabula nova crystalis yang berada di pemikirannya saat ini jauh melampaui informasi pemain rata – rata. Itu terutama sampai pada strategi dalam menghasilkan uang dan menaikkan level. Pemikiran semacam inilah yang harus di miliki sebuah guild dengan ribuan untuk tetap tumbuh dengan stabil dan penuh akan sumber daya.

Sekarang dia telah bereinkarnasi dan bermain Fabula nova crystalis sekali lagi. Naruto ingin menggunakan informasi sebelum dia bereinkarnasi dari masa lalu untuk mengumpulkan sejumlah besar keuntungan. Itu semua untuk membangun masa depannya menjadi lebih baik. Jadi tentu saja, dia tidak akan meniru pemain rata – rata, membuang – buang waktu di jalanan hanya untuk memperebutkan satu Quest normal. Terlebih lagi, dia tidak akan meniru para pemain ahli, menggunakan teknik mematikan mereka untuk memburu monster di alam liar, karena pada saat seperti ini, mungkin ada lebih banyak pemain daripada monster di alam liar.

Apa yang ingin Naruto lakukan adalah menghindari para pemain ini, memilih untuk menyelesaikan Quest unik yang memiliki tingkat kesulitan tak masuk akal. Namun, untuk menyelesaikan Quest ini membutuhkan uang, sesuatu yang Naruto tidak memilikinya sekarang.

Setiap pemain akan menerima 10 koin perunggu di awal permainan. Meskipun itu tidak cukup untuk membeli hanya sekedar peralatan ataupun senjata. Pilihan lain membeli Potion Hp atau Mp tidak menjadi masalah.

Ketika Naruto tiba di depan balai kota bertingkat tiga. Dia bertemu dengan antrian panjang ratusan pemain yang menunggu walikota. Terlepas dari semua itu, kepala desa atau walikota tidak di ragukan lagi merupakan salah satu target untuk menerima Quest. Tentu saja, tidak ada pemain yang membiarkan kesempatan ini pergi.

"Hei pendatang baru, mengantrilah jika kamu tidak ingin menimbulkan kemarahan para massa," Dari dalam antrian, seorang pemain pria yang sederhana dan jujur memandang Naruto. Pemain itu mengangkat tangannya, menunjuk ke arah belakang barisan antrian.

"Aku disini bukan untuk menerima Quest," Kata Naruto acuh dan tak peduli terhadap barisan panjang yang berada di hadapannya saat ini.

Dibandingkan dengan lokasi lain. Tempat ini memiliki sumber daya yang sangat luar biasa, meskipun akan membutuhkan waktu untuk menerima Quest, itu jauh lebih baik daripada beberapa pemain yang tidak dapat menerima Quest sama sekali.

Pemain pria itu dengan hati – hati menatap Naruto, Semua orang dengan panik mencoba untuk mencari Quest sekarang, tapi seseorang yang berada di hadapannya kini tidak tertarik pada sebuah Quest. Lelucon macam apa itu ?.

"Sejujurnya aku ke sini bukan untuk menerima Quest," Naruto memandang pemain pria itu. Melihat bagaimana tatapan permusuhan di layangkan pemain itu dan bagaimana dia berpikir jika Naruto ingin melompati antrean. Naruto berkata sambil tersenyum,"Namun, aku menyarankanmu untuk menerima Quest di tempat lain. Kamu hanya akan sia – sia menunggu disini,"

"Memangnya kenapa ?. Sudah ada beberapa orang yang keluar setelah menerima Quest," Setelah menentukan bahwa Naruto tidak memiliki niatan untuk melompati antrean, pemain pria itu menghela nafas lega. Dia sudah berada di antrean lebih dari sepuluh menit. Sekarang, dia pasti tidak ingin orang lain memotong antrean yang di milikinya. Namun, mendengar nada tegas Naruto membuatnya penasaran.

Naruto hanya tersenyum, tetapo tidak menjelaskan secara terperinci. Sebaliknya, dia mengubah topik pembicaraan, "Karena kamu bukan orang jahat, aku akan memberitahu sebuah petunjuk menuju jalan yang lebih cerah. Bunuh monster di ladang. Kamu akan memiliki masa depan yang lebih baik daripada tetap di tempat ini,"

"Aku tidak akan pergi. Ada terlalu banyak monster di alam liar dan aku tidak bisa bersaing dengan orang – orang itu. Tempat ini masih lebih baik," Pemain pria itu mengelengkan kepalanya. Dia bukan idiot. Pada saat ini, pasti ada gelombang orang – orang di alam liar. Dengan bermodalkan tekad dan keahliannya, dia mungkin tidak bisa merebut dan membunuh monster – monster itu. Lebih baik baginya untuk tinggal di sini.

"Itu karena kamu pergi ke tempat yang salah. Jika kamu pergi ke suatu tempat dengan beberapa monster, tentu saja, tidak akan ada orang yang bersaing denganmu. Di bandingkan dengan area yang di penuhi dengan banyak pemain dan monster. Lebih baik memikirkan efisiensi dalam menaikkan level. Tidak hanya itu, respawn monster itu sungguh lambat. Jadi satu orang masihlah mudah untuk menanganinya," Kata Naruto tersenyum.

"Apakah benar ada tempat seperti itu ?,"

Pemain pria itu begitu bersemangat setelah mendengar Naruto. Dia sangat tertarik dengan lokasi perburuan semacam itu. Dia masih harus menunggu lebih dari satu jam untuk menerima Quest dan hadiah yang di dapatnya hanya berupa Exp dan sedikit uang. Jika dia bisa menggiling monster selama satu jam tanpa hambatan, Exp yang bisa di dapatnya akan jauh melampaui itu dari Quest.

"Tentu saja ada. Aku akan memberimu harga istimewa 20 perunggu jika kamu ingin pergi ke lokasi itu. Jangan menyebut Exp, setelah berburu selama sehari. Bahan yang bisa anda dapatkan bisa memberimu lebih dari 40 perunggu. Jika kamu beruntung, kamu bisa membuat lebih banyak lagi jika ada peralatan yang jatuh," Naruto berjalan mendekati pemain pria itu, berbisik di telinganya.

"Kamu tidak berniat menipuku, kan ?," Pemain pria itu menatap Naruto dengan ragu – ragu. Jika ada lokasi yang berharga, dia pasti akan melampaui pemain lain dengan cepat, tetapi 20 perunggu bukan jumlah yang kecil. Monster – monster di Fabula nova crystalis jarang sekali menjatuhkan uang atau peralatan, jadi koin perunggu sangatlah berharga.

"Jika kamu tidak mempercayaiku, kamu dapat membayar 10 perunggu terlebih dahulu. Kamu akan tahu hanya dari mencoba setelah kamu benar – benar sampai di lokasi itu. Aku mengatakan ini karena aku melihat kamu adalah orang yang baik. Lupakan saja, jika kamu tidak mempercayaiku," Naruto berbalik dan pergi setelah mengatakan bisnis kecilnya.

Naruto tidak akan melakukan ini jika dia tidak kekurangan uang. Paling buruk, dia hanya akan menggunakan beberapa metode lain untuk mendapatkan uang. Hanya beberapa langkah setelah berjalan, Naruto di hentikan oleh pemain pria itu.

"Pemain ahli, tunggu sebentar. Mari kita bicarakan tentang itu. Bukankah itu hanya jaminan 10 perunggu ?. Ini ambillah. Aku percaya bahwa seorang ahli sepertimu tidak akan menipuku," Pemain pria itu mengungkapkan senyum jujur, dengan serius memperdagangkan uang miliknya kepada Naruto.

"Melihat keterampilanmu, aku akan memberimu sebuah lokasi yang bagus. Meskipun tempat ini sedikit jauh, hanya ada level 0 Green Gnome. Dia memiliki pertahanan yang rendah dan laju respawn yang cukup cepat. Peluang juga lebih besar dalam mencari uang. Destroyer akan hebat dalam perburuan di sana," Naruto memberi pemain itu lokasi pemburuan yang telah di sepakati setelah menerima sepuluh perunggu.

Pemain pria itu merasa lega ketika dia menyadari betapa akrabnya Naruto dengan monster liar, bahkan jumlah uang yang jatuh pun di ketahuinya. Dia tidak pernah membayangkan seberuntung ini, karena bertemu dengan seorang ahli dalam Fabula nova crystalis, dan bukan sembarang ahli biasa. Naruto mungkin juga seorang Beta Tester. Pemain itu menjadi lebih bersemangat memikirkan kemungkinan saat ini.

"Pemain ahli, apakah kamu tahu lokasi yang menjatuhkan buku – buku keterampilan untuk Destroyer ?. Sangat sulit melawan monster hanya dengan satu skill," Pemain pria itu lebih menghormati Naruto sekarang, bahkan memperlakukannya layaknya atasan.

"Tidak apa – apa jika kamu ingin tahu, tapi itu akan membutuhkan 2 perak," Naruto tersenyum. Siapa yang akan memberikan informasi tersebut gratis ?. Naruto tidak akan mau kecuali uang terlibat di dalamnya.

Pemain itu memucat ketika dia mendengar harga yang di tawarkan Naruto. Dua perak menyamai 200 perunggu. Bahkan guild besar pun tidak memiliki banyak uang saat ini.

"Begini, mari kita tambahkan pertemanan satu sama lain. Aku InYourDream akan menghubungimu lagi setelah aku mendapatkan cukup banyak uang," Pemain pria itu mengirim Naruto permintaan pertemanan.

"Baiklah," Naruto menerima permintaan InYourDream.

"Aku akan pergi untuk berburu, Pemain ahli. Aku akan mengirimkan 10 tembaga lain setelah aku cukup menabung uang," InYourDream dengan perasaan bahagia pergi berpisah dengan Naruto, meninggalkan antrean panjang dan berlari menuju lokasi perburuan. Sekarang Naruto punya sedikit uang, dia berjalan menuju salah satu kedai buah di balai kota.

"Tuan, berapa harga untuk tomat – tomat ini ?," Tanya Naruto mengambil sebuah tomat merah matang.

Baik buah dan sayuran dapat membantu memulihkan Hp dan Mp pemain. Rasa buah dan sayuran juga sangat lezat. Satu – satunya kekurangan adalah tingkat pemulihannya yang amat buruk. Dalam keadaan normal, para pemain tidak akan membelinya sama sekali, menghindari perilaku boros dimana mata uang masih dalam kelangkaan.

"2 perunggu masing – masing,"

"Beri aku sepuluh tomat – tomat itu,"

Naruto membayar 20 perunggu. Dia berjalan ke balai kota setelah menerima 10 tomat.

"Hai pendatang baru, antrilah. Tidak bisakah kamu melihat orang lain mengantre juga ?,"

"Halo Cleric di sana, apa yang coba kamu lakukan ?. Apakah anda tahu berapa banyak orang yang mengantre di belakang ?,"

Para pemain di antrian menjadi marah dan mulai mengkritik ketika mereka melihat Naruto memotong antrean, berjalan langsung ke arah walikota. Mereka sudah lama ingin membunuh Naruto, jika saja bukan karena fakta bahwa mereka bisa di penjara bila membunuh pemain lain di dalam kota.

"Maaf, tapi aku benar – benar ke sini bukan untuk menerima Quest. Aku di sini hanya ingin melihatnya," Naruto tersenyum misterius kepada para pemain. Dia berbalik untuk melihat ke arah walikota yang cukup gemuk, Benjamin.

[Benjamin] (Elite, ramah)

Level 15

Hp 2500/2500

Mp 1500/1500

Tidak ada pemain yang bisa mengalahkannya pada tahap awal pembukaan Fabula nova crystalis. Itu sangat mustahil, bahkan dengan sebuah party. Selanjutnya, Naruto mengambil tomat matang dan merah, mengambil gigitan pertama dari tomat itu.

"Apa yang dia lakukan ?,"

"Sialan, dia sebenarnya makan tomat. Masing – masing tomat itu memiliki biaya 2 perunggu. Kemewahan yang seperti itu sangatlah jarang,"

Pemain lain tidak bisa memahami apa yang Naruto coba lakukan. Dengan datang ke balai kota untuk makan tomat. Apakah dia mencoba untuk pamer akan kekayaan yang dia punyai ?.

Naruto tiba – tiba melemparkan tomat itu ke wajah walikota Benjamin. Tomat secara akurat mendarat tepat di wajah Benjamin, menyebarkan cairan merah terang ke seluruh wajah.

Sistem : Kharisma Anda terhadap Benjamin berkurang sebanyak 100 poin. Tidak puas, Naruto mengeluarkan tomat lainnya dari dalam tas, melemparnya ke Benjamin.

"Munafik !, Berlemak !, Walikota Baj*ng*n :v !, kamu tidak cocok jika menjadi walikota,"

Naruto terus memaki sembari melemparinya dengan tomat. Kharisma terhadap Benjamin terus menurun. Tubuh Benjamin berubah menjadi merah karena isian tomat itu terus mengalir di antara tubuhnya. Dengan ekspresi marahnya Benjamin, itu menciptakan pemandangan yang sangat lucu.

Namun, tidak ada orang di dalam balai kota yang tertawa, masih sangat tenang. Semua pemain yang melihat hal itu menjadi tercengang dan bingung dengan tindakan Naruto.

Setelah dua puluh menit sejak pembukaan Fabula nova crystalis, ada seorang pemain yang berani menyerang NPC dan NPC itu bahkan bukan sembarangan. Dia menyerang pimpinan kota, bos dari area permulaan.

Orang ini gila !, apakah dia tidak takut di penjara dan di bunuh setelahnya ?. Apakah dia tidak lagi ingin tinggal di Whiterun Town ?. Bahkan membalaskan dendammu kepada salah satu penghuni Fabula nova crystalis seharusnya tidak dilakukan dengan cara seperti itu.

Tepat ketika para pemain lain mengharapkan penjaga kota untuk menahan Naruto atau menunggu walikota untuk membunuh Naruto dalam kemurkaannya, tidak ada satu pun dari hal – hal ini terjadi.

Tidak ada pemain yang tahu bahwa menghina NPC tidak di anggap sebagai serangan. Oleh karenanya, para penjaga kota sekalipun tidak menyerang Naruto. Tindakan Naruto hanya akan membuat NPC itu membencinya sampai ke dalam ingatan dan Naruto tidak bisa meminta sebuah Quest lagi dari NPC itu.

Saat tomat terakhir mendarat tepat di wajah Benjamin, Kharisma Naruto terhadap Benjamin turun ke angka nol. Tanda belah ketupat kuning di atas Benjamin berubah menjadi merah dan Levelnya menjadi tanda tanya.

"Dasar bocah bi*d*b !. Aku akan mengirimmu ke neraka,"

Benjamin meraung keras saat dia bergegas ke arah naruto. Suara pertempuran bergema di seluruh balai kota. Dengan kecepatan tinggi, Benjamin langsung tiba di depan Naruto, melayangkan sebuah tinju ke arahnya.

Para pemain lain saat ini menontong bertandingan antara walikota Benjamin dan Naruto dengan semangat, mengambil kesempatan untuk mengukur kekuatan walikota Whiterun Town.

Benjamin adalah level 15 Elite, dan satu tamparan darinya sudah cukup untuk membuat pemain pada tahap ini mati. Namun, Naruto benar – benar memiliki nyali untuk menguji kesabaran walikota. Tidak seorang pun di seluruh kota Whiterun bisa menyelamatkannya sekarang. Dia akan di penjara sampai menunggu kematiannya atau di usir dari Whiterun Town.

Namun, lagi – lagi sikap Naruto mengejutkan pemain lain. Apakah dia sudah siap untuk mati ?. Ketika Benjamin hendak memukul Naruto, secara reflek, Naruto menghindari serangan itu. Seperti seorang ahli guardian, Naruto segera mengangkat tamengnya. Berusaha untuk menahan serang yang di lancarkan Benjamin.

Peng !

Tinju Benjamin mendarat di Tameng kulit Naruto, membuat Naruto terbang. Saat Naruto hendak jatuh, dia membalikkan tubuhnya, bersalto dan mendarat dengan stabil di tanah. Namun, Hpnya langsung berkurang 80%, dan tameng kulitnya bergetar tak terkendali. Daya tahan tameng kulit itu bahkan berkurang sebanyak 2 poin. Senjata tidak akan berguna lagi setelah daya tahannya menurun hingga menjadi 0.

Semua pemain menarik napas tercekat. Melihat pengacau seperti Naruto, mereka awalnya menganggap Naruto sebagai seorang pemula belaka. Namun, setelah penampilan Naruto baru – baru ini, siapa pun pasti akan mengatakan dia adalah orang yang sangat ahli. Bahkan jika Benjamin memiliki kerusakan fisik yang rendah sebagai Wizard, sebagai level 15 Elite. Dia masih bisa membunuh salah satu pemain saat ini dalam satu serangannya. Walau begitu, Naruto masih hidup. Dia telah menggunakan senjatanya untuk memblokir serangan, mengurangi kerusakan seminimal mungkin.

Dia jelas seorang Wizard, namun kekuatan dan kecepatannya benar – benar mengejutkan," Naruto diam – diam kagum ketika dia melihat Tameng yang bergetar pelan dalam genggamannya. Untungnya, dia telah menambahkan semua poinnya ke Agility, meningkatkan kecepatan geraknya menjadi 4. Jika tidak, dia pasti sudah mati sekarang, harus memulai Quest dari awal lagi.

"Mati kau, bocah anj*ng :v,"

Setelah gagal dengan serangan pertamanya, Benjamin semakin marah. Tiba – tiba, pakaiannya tercabik – cabik, memperlihatkan tubuh tertutup bulu hitam pekat. Saat ini, Benjamin telah berubah seutuhnya menjadi Werewolf dengan taringnya yang tajam.

Setiap pemain terkejut melihat keadaan seperti ini. Mereka tidak akan pernah berpikir bahwa walikota adalah Werewolf yang jahat. Benjamin tiba di belakang Naruto dalam sekejap, mengangkat cakarnya yang berwarna hitam pekat dan menebasnya ke punggung Naruto.

Namun, Naruto mengungkapkan seringai dingin, meskipun dia hanya memiliki 20 Hp tersisa. Cakar Benjamin tiba – tiba berhenti. Cakat itu hanya beberapa sentimeter dari punggung Naruto. Sayangnya, Benjamin di pukul dengan skill [Stunning Edge] oleh penjaga kota level 25 terlebih dahulu, memasukki kondisi stun selama 3 detik.

Naruto mengambil kesempatan ini untuk segera berpindah. Ketika Benjamin hendak menyerang Naruto setelah efek stun berakhir. Dia di pukul lagi oleh penjaga yang lain. Kedua penjaga itu level 25 warrior. Meskipun keduanya buka Elite, kerusakan yang mereka lakukan relatif tinggi. [Stunning Edge] contohnya, di tambah dengan serangan normal, dengan cepat mengambil 400 Hp dari Benjamin. Dua penjaga itu mengambil total 800 Hp, menyebabkan Hp Benjamin jatuh ke angka 1700 dalam sekejap.

"Seperti yang di harapkan dari para pengawal, kekuatan serangan mereka sangat tinggi," Naruto tertawa saat melihat keadaan mengenaskan Benjamin.

Penjaga adalah pelindung kota. Mereka mengkhususkan diri untuk melindungi penduduk kota dan melawan invasi terhadap makhluk jahat. Bahkan, walikota yang telah berubah menjadi Werewolf, bukti dia bukan manusia, tetapi seorang makhluk jahat. Para penjaga tidak akan membiarkannya pergi begitu saja, membunuhnya seolah – seolah dia bukan walikota dan merupakan monster di alam liar.

Di awal Quest, kondisi permintaan Harlord tampak tidak masuk angkal. Namun kenyataanya, pemain hanya perlu menyerang walikota secara aktif, setelah itu selamat dari serangan pertama walikota. Jika sudah, para pengawal akan menangani sisanya.

Dalam kehidupan Naruto sebelumnya, alasan Quest unik ini dapat mengejutkan seluruh Whiterun Town, karena walikota adalah seorang mata – mata untuk makhluk jahat di alam liar. Quest ini telah memungkinkan pemain untuk memiliki pemikiran baru terhadap Fabula nova crystalis, bahwa NPC tidak sepenuhnya dapat di percaya, karena mungkin saja mereka adalah salah satu makhluk jahat yang menyamar.

Bersamaan dengan itu, pemain yang menyelesaikan Quest telah mengejutkan semua orang dengan metodenya yang memancing amarah walikota terlebih dahulu. Pemain itu memeras otaknya untuk menyelesaikan Quest, dan tentu saja, dia ingin memamerkan usahanya dengan mengungkapkan strateginya. Sekarang, hal seperti itu di manfaatkan oleh Naruto.

Dengan demikian, Benjamin terus di serang oleh kedua penjaga kota. Walaupun terus di serang seperti itu, target Benjamin tidak pernah beralih dari Naruto. Dia terus menerus ingin membunuh Naruto, tapi sayang baginya, kedua penjaga itu terus menempel dan melancarkan serangannya terhadap Benjamin, membuat Naruto berhasil lolos dari kematian.

Hp Benjamin yang memiliki 2500 Hp hampir habis. Ketika para pemain lain melihat Benjamin yang mulai sekarat, banyak dari mereka mulai panik untuk mendapatkan jarahan peralatan yang jatuh dari Benjamin. Secara umum, Benjamin adalah seorang walikota sebelumnya, jika dia mati pasti akan menjatuhkan beberapa item hebat.

Menyembunyikan diri dari khalayak umum, Naruto tersenyum jijik terhadap pemikiran mereka. Meskipun walikota menjadi salah satu makhluk jahat. Tetap saja, ini hanyalah bagian dari Quest unik. Di mata para pemain lain, walikota bagi mereka tetap dalam keadaan ramah. Tidak mungkin jika mereka menyerang walikota.

Ketika Hp Benjamin memiliki 100 Hp tersisa, semua pemain pemula mulai bergerak. Semua pemain pemulai itu bergegas secara bersamaan menuju ke arah Benjamin. Mereka semua ingin memberikan serangan terakhir, merebut barang – barang yang jatuh.

Melihat bahwa Benjamin kurang dari satu pukulan untuk mengakhirinya, Naruto juga berlari menuju ke arahnya untuk mengambil [Mayor's Insignia]. Sayangnya, Benjamin tetap mati di bawah serangan penjaga kota pada akhirnya. Tidak ada satu pun dari pemain mampu menyerang Benjamin. Meskipun Naruto bisa menyerang, dia tidak mau mengambil resiko. Setelah walikota Benjamin lenyap, dia segera mengambil [Mayor's Insignia] dan menghilang dari kerumunan.

"Sialan, sistem sepertinya di sadap !. Mengapa saya tidak bisa menyerang walikota ?,"

"Saya juga ingin mengeluh. Mengapa walikota tidak menjatuhkan apa pun setelah kematian ?,"

Para pemain pemula itu mengeluh dengan kesal. Seorang level 15 Elite mati tepat di hadapan mereka, namun mereka tidak dapat menerima satu keuntungan sama sekali, jelas mereka tidak bisa menerimanya.

"Bodoh, apakah kalian tidak tahu bahwa kalian masih memiliki hubungan yang cukup bersahabat dengan NPC itu ?. Pemain tidak dapat menyerang NPC dengan hubungan yang bersahabat. Jika kalian bahkan tidak tahu pengetahuan umum seperti ini, mengapa kalian harus bersusah payah bermain Fabula nova crystalis ?,"

Setelah mengejek para pemula, para pemain yang cukup kompeten dan ahli mencari jejak keberadaan Naruto saat ini. Seorang pemain yang bisa membunuh walikota dengan cara seperti itu pastilah seorang ahli. Namun, tidak satu pun dari mereka mengenali Naruto. Bahkan mereka juga tidak mengetahui namanya. Mereka hanya bisa menyesal dalam diam.

TBC

.

.

.

Author Uptade kilat boy !

Semoga kalian suka dengan chapter ini wkwkwk :v

Langsung saja, author akan menjawab pertanyaan review kalian seperti chapter sebelumnya.

Silent rider : Makasih udah mau review bro. Buat penjelasan perpanjangan word. Bisa baca ulang di pembalasan review pada Chapter 2 bagiannya Haikal-san. Di situ penjelasan author mengenai word yang bisa di tambah atau gak :)

Dark-Night-404 : Masih cukup lama, nanti setelah Naruto level 20 keatas, mungkin chapter 7 ke atas kali ya ? Buat nama guildnya ada saran gak ? Nanti bakal author masukin ke cerita kalo bagus namnya. Btw makasih udah review bro.

Kazumine : Bukan pro beater sih bro :). Naruto disini kan seorang yang bereinkarnasi dari masa depan dan kembali ke masa 10 tahun lalu. Jadi pengalaman sepuluh tahun dalam game itu yang membuat dia berasa Overpower :v. Informasi game Naruto udah khatam apalagi di bandingin pemain bahkan beta tester di masa dia bereinkarnasi sekarang. Pasti jauh lah. Tapi itu yang bikin author lumayan suka ama ceritanya, Opnya masih ada alasannya. Gak tiba – tiba Op gitu aja. Btw makasih udah review ya bro.

Portgas D Ali : Ini udah lanjut kok, makasih udah review juga bro

Pikadut : Siap, tapi gak janji juga sih wkwkwkwk. Makasih udah review bro

Mr. Newbie : Bukan beta tester sih bro lebih tepatnya seorang reinkarnasi dari masa depan. Penjelasan lebih lanjut baca balasan reviewnya Kazumine. Makasih juga udah review bro

Haikal-san : Makasih banyak nih bro. Saya selaku author juga berdoa semoga anda sehat selalu bro. Seperti yang udah author bilang kemarin yah gitu deh. Jangan terlalu maksa juga wehehehe. Pair bakal ada, tapi gak model yang Naruto Op entar banyak wanita yang deket seperti itu bro. Aneh aja kesannya :v. Yang kuatlah yang menang. Kek berasa hukum rimba awkwkwkwk :v. Nanti ada bumbu – bumbu romance dikit lah plus alur ceritanya sendiri. Btw ada saran buat pair gak ? dari anime, novel, film, apapun itu boleh dah. Asal cukup menarik di mata author :). Mungkin gitu aja. Respect to you, bro

Ren Azure Lucifer D Kanedy: Ini udah lanjut kok, makasih udah review juga bro

AbigailWilliam : Siap bro, review yang bagus nih. Dapet apresiasi dari author bro. Soal ini yang cukup susah sih, tapi author masih berusaha buat alur sendiri. Susahnya sih di idenya, banyak ide yang ingin author gunakan udah ada di LN RSSG. Nanti author cari referensi lain di game maupun LN lain. Untuk agan sendiri ada saran gak ? Naruto kepinginnya bakal gimana ? Mungkin itu aja sih. Makasih bro buat masukannya. Cukup berarti juga. Btw namanya Lonely Snow di sini ane ganti jadi InYourDream :v. Di kenyataan dia adalah salah satu karakter dalam anime Naruto dan akan menjadi teman seperjuangan Naruto nantinya. #Spoiler Alert

Guest : Makasih bro udah mau review. Buat percakapanya author perbaiki kok, tapi kalau semisal masih kaku bilang aja.

LordOfFox : Sebelumnya makasih bro udah mau sempet – sempetnya review ampe pinjem hotspot tetangga :v. Kalau soal dialog udah author perbaiki. Kalau mau lebih jelasnya baca balasan review Chapter 2. Lupa di balasannya siapa tapi ada kok. Soal ide alur cerita ini author dapet dari LN Reincarnation of the strongest sword god, tapi bakal ada perbedaan disini. Jobnya si dobe aja udah jelas Guardian bukan Swordman :v. Ama beberapa referensi dari anime, game, novel bertema rpg dan fantasi. Yang pasti judul Fabula Nova Crystalis :v. Author comot dari Final fantasy bro :v. Abis judulnya badaassss, Fabula nova crystalis. Pas di sebut rasanya Ok juga ? Setuju gak :v

Flamer & Guest : Author curiga kedua orang ini adalah satu orang yang sama. Bau – bau kebakaran udah mulai ke cium ke hidung author. Author harus siapin selang + tangki air 100 ton nih. Btw makasih udah review bro. Emang ceritanya mirip ama LN RSSG. Di chapter 1 dan chapter 2 udah cukup jelas. Bahkan di summary yang kepotong itu (sedih bro summary yang nyantel dikit gak boleh lebih dari 300 word) udah ada tulisan alur berdasarkan LN. Udah gitu aja sih :v. Kalau mau ngeflame bikin yang pedas bro :), jangan lupa tambahin terasi biar lebih mantep.

Ohya, sebelum mengakhiri sesi ini, Author mau minta saran.

1. Author ingin saran buat nama dari guild Naruto nantinya ? Tolong beritahu author nama yang cukup keren yah :v. Rencana sih author mau kasih nama antara Regum Reux Qeon, Team secret, Natus Vincere, Virtus pro, Capcorn, Faze, Invictus gaming, Liquid. Biar keren kek nama tim esport di luar sana. Cyatttt

2. Author butuh saran buat nickname dari 2 cewek INGAT CEWEK (sry caps jebol :v) yang sebentar lagi akan tiba di dalam cerita. Yang pasti bukan pair Naruto. Kasih nama yang bagus yah dan ada kek feminim – feminimnya gitu bro. Karakter ini nantinya dari DXD. Mereka berdua sangat cantik pastinya, tapi bukan rias ama akeno :v (Fansnya Rias & Akeno jangan kecewa yah). Buat yang udah baca RSSG mungkin tahu siapa yang author maksud.

Kalau ada pertanyaan sampaikan saja di kolom review !

Mungkin itu saja dan untuk penulisan kalau ada Typo dan kesalahan, beritahu author lewat kolom review kawan.

Sekian penjelasan singkat dari Author.

Jangan lupa dukungan, review, dan follownya kawan !