Maaf yah kalo kebanyakan typo .
selamat membaca ^^.
.
...
.
.
.
.
Suara deru nafas yang lembut dan beraturan terdengar dari wanita yang tidur di sebelanya dan bayi lakilakinya yang tertidur di sampingnya . Jongin masih tak dapat mempercayai dirinya sendiri . Malam ini , ia dan Kyungsoo tertidur di atas ranjang yang sama , jangan lupakan Taeoh yang tertidur sambil merentangkan kaki kanannya dengan nyenyak
Jongin kembali menatap wajah damai Kyungsoo yang sedang pulas . Mencium dahinya dengan lembut dan kemudian beralhir mencium sayang sang anak . Jongin berharap sedalamdalamnya , bahwa Kyungsoo dapat menerimanya beserta anaknya
Flashback
Suara pecahan kaca kembali terdengar . Satu vas bunga yang sebelumnya terpanjang manis di sudut ruangan menjadi sasaran manis untuk di lempar tempat di depan wajah Jongin
'' Aku sudah bilang ! jangan pernah mengatakan hal yang gila Kim ! ''
Kyungsoo kembali melemparkan barang yang genggamannya
'' Kyung , dengarkan dulu penjelasanku '' Jongin hampir lepas kendali , ia dengan cepat berlari sebelum Kyungsoo melepas infusnya untuk kesekian kalinya
'' Jangan berbuat hal bodoh Kyung , aku menciintaimu '' Laki-laki itu menangis sambil mengunci pergerakan Kyungsoo kedalam sebuah pelukan
'' Kau penghinat ! '' Kyungsoo mengerang keras . '' Anak itu bukan anakmu Jongin , dia anakku ''
Jongin menangis ia tak dapat berkata apaapa lagi . Taeoh , bayi laki-laki mungil yang baru saja lahir 3 hari yang lalu jelas anak kandungnya . Ia yakin 100%
'' Kris ... selamatkan aku '' Kyungsoo meronta
'' Kyung '' Jongin berucap lirih sambil mengelus helaaian rambutnya sayang .'' Tidak ada Kris disini sayang . Hanya ada aku . Kim Jongin , suamimu aarrhh '' Jongin meringis dikala Kyungsoo menggigitnya keras di bahu
'' Jongin ! '' suara Sehun yang terdengar panik langsung menjauhkan Jongin dari Kyungsoo , smentara wanita itu langsung menerima tanganan dari dokter
'' Jong , kau tak apa ?'' Sehun , sahabatnya sejak remaja itu menatapnya dengan penuh perhatian
'' Sehun '' Jongin kembali menangis '' Aku tak bisa melihatnya seperti itu ''
Jongin terduduk sambil menangis dengan Sehun yang berjongkok di depan .Sementara Kyungsoo , wanita itu masih berteriak lemah menucapkan umpatan kasar kepada Jongin dan memanggil nama laki-laki yang entah apa baginya . Sehun hanya bisa menghela nafas kuat . Bertahun-tahun ia berasama Jongin , sungguh demi apapun . Melihat Jongin menangis adalah hal yang tak pernah masuk dalam daftar pikirannya
.
.
.
.
.
.
Malam semakin larut . Setelah mengantarkan Luhan pulang ke apartemenya— milik kyungsoo juga—Sehun mengarahkan mobilnya ke arah cafe yang tak jauh dari taman kota .
Dua laki-laki dewasa yang duduk saling berhadapan dengan tatapan tajam dari seorang Oh Sehun
'' Silahkan dinikmati '' setelah meletakan pesanan 2 cangkir kopi , pelayan tersebut kembali meninggalkan meja tempat dua laki-laki itu terduduk dalam diam
Masih segar di ingatan Sehun , bagaima lelaki di depannya ini mengacau kehidupan sahabatnya . Dan bagimana Kris , laki-laki yang sedang duduk di hadapnnya ini meludah di hadapan Kyungsoo disaat sedang mengandung
'' Jadi Kris Wu '' Sehun berdeham kecil . '' kau harus menjelaskan ?''
Kris tak dapat mengatakan apapun . Bahkan ia tak bisa menatap sepasang manik hitam tajam milik Sehun . Ia benarbenar bersalah . Kris mengakui itu , meninggalkan Kyungsoo dengan sikap dan kalimat yang kasar adalah kesalah besar , yang pernah ia lakukan selama hidupnya.
Flashback
Kris mendesah kasar . Sebanarnya , ia tidak benarbenar mencintai Kyungsoo dan memikirkan masa depannya dengan Kyungsoo pada saat pertemuan pertamanya bulan lau . Ah , dia baru saja bertemu dengannya 1 bulan yang lalu , dan menghabiskan malam dengannya seminggu yang lalu .
Ia akui bahwa Kyungsoo memang tipe wanita yang menyenangkan . Pintar, berwawasan luas , dan juga sexy . Tetapi , ia benarbena tak menyangka bahwa mahasiswa China yang sedang cuti di negara kelahirannya ini bisa hamil secepat ini . Salahkan dirinya juga pada saat malam itu tak memakai pengaman dan mngeluarkannya di dalam
'' Kris , sungguh .. dia anakmu ''
Kyungsoo masih duduk menangis di sofa apartemenya . Sore ini entah mengapa , cuaca di sekitar Kris menjadi panas . Kris bahkan tau jika dialah yang pertama bagi Kyungsoo
'' Aku tidak bisa berfikir jernih Kyung ... lebih baik kau pulang '' Kris menghela nafas kembali
'' Kris , aku mohon '' Kyungsoo dengan segala pemikiran kerasnya , ia masih menangis memohon kepada Kris yang jelas-jelas telah mengusirnya
'' Kyungsoo , kumohon pergi dari tempatku , sekarang juga ''
.
.
.
Seminggu terakhir benar-benar membuat Kris jengkel . puluhan kali Kyungsoo menemuinya , dan sebanyak itulah ia menolak .
Kris adalah laki-laki bebas yang santai . Ia belum ingin terikat oleh hubungan apapun dengan seorang wanita . Bahkan menikah sekalipun
Tetapi wanita yang sedang berlutut di depannya benar-benar keras kepala . Padahal ia telah menyuruh nya untuk menggugurkannya , tapi memang dasar wanita ini terlalu menggilainya
'' Kyung , aku akan pergi dari negara ini jika kau tetap seprti ini ! '' Kris membentaknya dengan keras
Masa bodoh jika ia sedang bearada di tempat umum . Toh , parkiran malam hari sangat sepi
'' Kris , aku mohon . Aku mencintaimu dengan tuluss ''' Kyungsoo yang malang
'' Baiklah '' Kris muak , ia benar-benar kehilangan kesabaran . Ia membuka dompetnya dan melemparkan sebuah black card kepada Kyungsoo yang masih berjongkok di depannya
'' pergunakan itu jalang ! . Kau ingin menggugurkan atau melakukan apapun dengan janinmu itu semua terserah mu .. jangan harap kau bisa bertemu lagi dnegan sialan ! ''
'' Kris ku mohon '' Kyungsoo masih terus menangis , sebelum akhirnya seseorang melepaskan tinjuan mautnya ke arah Kris
'' Sehun , bawa Kyungsoo kedalam mobil , aku akan mengurus bajingan ini '' Lakilaki itu , Jongin . Dengan kemeja kantornya yang berantakan dnegan jantannya menendang tubuh Kris yang tersungkur di lantai
Kris mendecih menatap Jongin yang menurutnya sok pahlawan
'' Ku tegaskan sekali lagi Wu ! '' Jongin menarik kerah Kris dan menatapnya tajam .'' Kyungsoo akan baikbaik saja selagi kau lenyap dari sini ! ''
'Jongin melepaskan cengkramannya dan melemparkan tubuh Kris yang lemas
'' Aku Kim Jongin . dengan segala kekuasaanku akan benarbenar membunuhmu jika kau masih terus berada di sekita Kyungsoo '' ucap Jongin tegas sambil menatap tajam ke arah Kris
'' Aku heran , mengapa kau selalu ikut campur . Setahuku , sahabat tidak separah ini ''
Jongin mendecih dan tersenyum singkat
'' inilah mengapa kasih sayang dan cinta dipertemukan oleh rasa suka yang menalam .'' Jongin kembali menatap tajam ke arah Kris .'' Kris , jika suatu saat kau kembali dan menyesali perbuatanmu . Kemudian kau berusaha mengambil Kyungsoo dariku , aku bersumpah akan membunuhmu detik itu juga ''
Jongin melangkah pergi menuju mobilnya . Meninggalkan Kris yang masih tersenyum dan mengumpat kasar
.
.
.
Kris memejamkan mata sejenak . Ia pengecut , benar-benar pengecut , dan ia tak meiliki keberanian yang cukup mengingat bagaimana Jongin memperlakukannya terakhir kali
'' Tuan Wu .Aku sedang berbicara denganmu '' Sehun , laki-laki itu menyadarkan Kris dari lamunannya seketika .
'' Sehun , aku minta maaf '' Kris berusara rendah . Ia yakin Sehun lebih penyabar dari pada Jongin
'' Aku menyesal telah membuang Kyungsoo dan juga ..''
'' Kyungsoo telah melahirkan 4 bulan yang lalu '' Sehun memotongnya dengan cepat
'' Aku benarbenar menyesal Sehun ''
Sehun menatap Kris dengan pandangan mengejek . Menyesal ? , laki-laki ini harus diberi pelajaran atas luka yang telah di tinggalkan sat tahun lamanya
'' Apa yang kau mau Kris ?''
Kris terlihat berfikir sejnak kemudian menghela nafasnya pelan
'' Aku akan berusaha menata keluargaku dari awal ''
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Maaf ya yang masih bingung sama ff ini , di chap berikutnya aku berikutnya aku bakan ngasih beberapa flashback hehehe , kan biar gak bingung
terimakasih buat yang udah review ff yang membingungkan ini hahaha
btw besok author ulang tahun hihihi , jadi gak bisa fast update
tapi author usahain minggu depan update setiap hari ( insyaallah ) hehe
.
.
bye bye all
