MY MOM IS MY RIVAL

Cast : Cho Kyuhyun, Kim Kibum, Leeteuk, Choi Siwon, Lee Sungmin dkk

Summary : Hanya sebuah cerita keluarga harmonis tanpa seorang ayah. KiHyun!Kakakberadik. Leeteuk!Eomma. GS

Disclaimer: FF ini mutlak punya ika zordick! Idenya di pikirkan berdua dengan sahabat ika yang super berisik. KYS!

Rated: T

Genre : Family, Humor

Warning : Typos! GS, Abal, Gak lucu, Garing!

.

.

Ika. Zordick

Mentari pagi mengetuk kelopak mata yeoja cantik tersebut. Matanya terlihat membengkak dengan bekas air mata yang belum hilang di pipi chubbynya. Tidak ada ucapan pagi dari sang eomma. Tak ada suara dingin sang oppa yang mengejeknya. Kyuhyun terisak lagi. "Oppa~ maafkan kyu" gumamnya. Sepertinya air matanya tak kunjung habis. Seperti saat dia menangisi kematian appanya beberapa tahun yang lalu.

"Selamat pagi." Sapa namja kelewat tampan yang tengah memamerkan lesung pipinya. Wajah kyuhyun mencerah. Mimpi apa kyuhyun semalam hingga sang pangeranlah yang membangunkannya di pagi hari. "Pagi seongsenim" ucap kyuhyun dengan suara serak.

Siwon membungkuk, menghapus air mata kyuhyun dengan berlahan. "Jangan menangis! Sekarang mandilah! Kau hampir terlambat ke sekolah, seragammu ada di sana kyuhyun-ah"

Deg…

Deg….

Kyuhyun kita membeo, sepertinya ia harus siap menjadi istri yang begitu di manja choi siwon rupanya. Hah… kapan marganya akan berubah menjadi choi ya? Ayolah kyu! Masih ada dua kemungkinan, saat kau menikah dengan choi siwon atau saat leeteuk menikah dengan choi siwon.

"ANDWAE!" teriak kyuhyun histeris.

"Kau baik-baik saja?" siwon mengeriyit heran. Kyuhyun nyengir, "Mian"

"Kalau begitu aku keluar dulu, kemudian kita sarapan" siwon keluar dari kamar kyuhyun dengan senyuman tampan yang tak hilang dari wajah tampannya.

Kyuhyun menarik nafasnya. Di tenggelamkannya wajahnya pada bantal. "KYAAAA… DIA TAMPAN!" teriak kyuhyun keras.

"Oke Tan Kyuhyun! Jiayo!" kyuhyun melangkah mencari cermin. Di tatapnya dirinya yang err—hancur. "HUWEEEE~" teriakan kembali menggema, membuat siwon hampir saja terjatuh di dapurnya.

Baiklah kembali ke kondisi mengenaskan kyuhyun cantik dan manis kita. Rambut coklat ikal panjangnya yang berantakan seperti terkena badai. Maskaranya yang luntur akibat tangis. Matanya yang bengkak dan bibirnya yang tak semerah biasanya. Kyuhyun menghela nafas, "Bagaimana mungkin aku bisa seburuk ini di hadapannya" kyuhyun menjambak rambutnya frustasi.

Dia kemudian melangkahkan kakinya ke dalam kamar mandi. BLAAMM… pintu itu di hempas begitu saja sebagai pelampiasaan rasa kesal ditambah malunya.

%ika. Zordick%

Heechul POV.

Mataku terasa perih melihat wajah dingin orang tertampan di dunia ini dalam versiku di FF ini harus bertambah dingin dan mengerikan. Baiklah, itu memang nilai tambah untuknya. Dia terlihat sangat cool dan ahh~ membuat semua yeoja penasaran. Tapi ayolah… dia terlalu dingin kali ini. Bahkan seperti kehilangan roh.

Dia melangkah dan duduk di salah satu kursi di meja makan. Dia tak mengecup bibir eommanya seperti biasa. Dia malah duduk, di kursi dan mulai berkutat dengan buku kedokterannya. "Bummie,, gwechanayo?" Tanya leeteuk eomma mengusap punggungnya lembut.

Dia menepisnya dengan lembut. "Gwechana… aku langsung berangkat"

"Tapi kopimu chagi"

"Tidak perlu" jawabnya dingin lalu melirik jam tangannya. "Aku berangkat sekarang"

"Aku antar eoh!" aku menyusulnya, namun dia tak menggubrisku. Biasanya dia akan menatapku sekilas kemudian pergi begitu saja. Hiks… memang beginilah nasih menjadi yeoja cantik yang punya pacar cuek.

Aku melirik eomma, "Bagaimana dengan pernikahan eomma?" tanyaku. Mau bagaimanapun kibum takkan mau menikahiku kalau eommanya belum menikah terlebih dahulu. Sebagai wanita yang berambisi –yang benar terobsesi pada namja dingin itu aku harus mengusahakan agar eommaku ini bahagia dengan pernikahannya.

"Kyuhyun sepertinya sangat menyukai namja itu. Mereka sudah akrab. Sementara kibum, dia bahkan tidak sadar bahwa guru yang selalu di katainya guru konyol adalah calon ayahnya" hah.. aku mengerti. Kibum tak menyadari keberadaan calon suami eomma rupanya. Aku tak terlalu heran, kibum memang begitu. Bahkan appaku selalu mengelus dada ketika bertemu dengannya.

%ika. Zordick%

Author pov.

Kyuhyun melangkahkan kakinya masuk ke dalam gedung sekolah. BRUUKK… sepertinya dia menabrak seseorang. Di dongakkan wajahnya dan menemukan sosok kibum yang tengah menatapnya dingin. Senyuman lebar langsung terkembang di wajah kyuhyun. "Mian, aku tak sengaja" ucap kibum mengambil bukunya.

"Oppa~" kyuhyun tercekat. Apa oppanya membencinya sekarang?

"Kibum oppa~" seseorang memanggil kibum. Seorang yeoja berwajah manis dan selalu menggunakan gaya aegyo untuk menarik perhatian oppanya. Kyuhyun mendelik sebal pada yeoja itu. Yeoja yang selalu membuat oppanya bertingkah laku lembut seperti bersamanya. Yeoja mungil yang mencoba merebut oppa tercintanya.

"Henry—ah?" kibum mengusap rambut pirang yeoja itu. Henry tersenyum memamerkan gaya aegyo yang membuat kyuhyun mendengus kesal. Rasanya ingin sekali meletakkan kura-kura Yesung di atas kepala yeoja menjengkelkan itu.

"Oppa kita makan yuk! Aku sudah buatkan bekal"

Baiklah! Itu kelemahan Tan Kyuhyun! Dia tak bisa membuatkan makanan untuk oppanya. Apakah karena itu oppanya lebih memilih bersama Henry dari pada dirinya. Ada yang bertanya siapa Henry? Siapa yeoja cantik yang mampu mengalihkan perhatian Tan kibum pada adiknya sendiri. Kekekeke… dia calon adik ipar Kibum. Kim Henry—adik kandung Kim Heechul.

"Baiklah" PRAANGG… hati kyuhyun telah hancur berkeping-keping. Hancur bagai butiran debu. Oppanya lebih memilih si mochi itu disbanding dirinya?

"OPPA~!" teriak kyuhyun namun tak di gubris oleh kibum.

"Dicampakkan oleh oppamu eoh?" suara ini? Kyuhyun mendelik, mendapati ketiga sahabat ular—medusanya sedang berkacak pinggang menatap geram punggung oppanya dan setan mochi yang tengah bergelayut di lengan yang mereka klaim hanya milik mereka. Ryeowook menyeringgai, sepertinya aura keibuannya telah menghilang tergantikan aura iblis yang ia pinjam dari kyuhyun.

Kyuhyun tak terlalu menggubris ketiga sahabatnya. Malu juga kalau dia memberi tahu bahwa dia di tangkap basah oleh sang oppa di sebuah bar. Dan oppanya marah besar karena itu. Mau dimana di letak wajah cantiknya? "KYUHYUN CHAGI!" teriak seseorang dan menyambar tubuh kyuhyun. Di rangkulnya mesra pundak yeoja cantik yang sepadan dengan tingginya itu.

"Singkirkan tangan kotormu itu Shim Changmin!" kyuhyun mengeluarkan deathglare andalannya.

"Chagi, aku baru saja membelikanmu buku resep masakan. Kau suka?" Lancaran PDKT ternyata sedang di lakukan empat sekawan namja rupanya. Yesung sedang menunjukkan sebuah buku masakan pada ryeowook yang sedang bad mood.

"Chagi, aku baru saja menemukan video terbaru" kali ini Park Yoochun tengah menaik-naikkan alisnya untuk menggoda eunhyuk. Eunhyuk melipat wajahnya, dia sungguh tak tertarik dengan video yadong sekarang jika orang yang ia klaim miliknya tengah makan berdua dengan teman mereka yang kecentilan.

"Chagi, aku punya dua tiket nonton nemo" ujar Yunho menunjukkan tiket di tangannya. Donghae mendelik kesal. Di raihnya tiket itu dan PRAANGG… habis telah usaha Jung Yunho. Tiket itu di koyak tepat di depan matanya.

Ryeowook mengambil buku resep Yesung. "HUH!" dan berakhir menjadi pelampiasan kemarahan dan terkoyak menjadi dua. Tenaga super dari kim ryeowook yang mungil. Membuat yesung melongo dan menangisi uang jajannya beberapa hari ini.

TRANGG… piringan CD itu terbelah menjadi dua akibat oleh eunhyuk. "HUWEE~ aku bahkan belum menontonnya!" tangis Yoochun.

GEDUBRAKKK.. lalu suara apa itu? Suara tubuh Changmin yang di banting kyuhyun ke lantai. "ADOOW… punggungku!" pekik changmin. Keempat yeoja cantik beraura suram itu melangkah kakinya berlalu dari tempat tersebut.

"Kita menyedihkan.." sungut keempat namja yang sedang menangisi nasib mereka.

Keempat yeoja itu sontak berhenti. Mereka berbalik dengan pandangan tajam. Keempat namja menegak ludahkecut. Wajah keempat yeoja kembali manis bercahaya. Cepat sekali mood mereka berubah. "Changmin.." panggil kyuhyun manja

"Yoochun—ah" panggil eunhyuk dengan suara mendesah.

"Yesungie" suara ryeowook mengalun lembut

"Yunho-ya" donghae mengeluarkan senyuman ikannya(?)

"Iya Chagi!" dan sepertinya keempat namja ini sama sekali tak mengenal kata menyerah dan jera.

"Dapatkan Kim Henry untuk kami! Arraso!" seringgaian iblis terlihat di keempat yeoja cantik yang bertransformasi menjadi medusa sesungguhnya.

"SIAP!"

%ika. Zordick%

Di atap sekolah.

Rambut ikal coklat kyuhyun bergerak sesuai dengan gerak angin. Mata indahnya terlihat semakin indah dengan pantulan sang mentari. Dan jangan lupakan bentuk rupawannya yang di buat oleh sang pencipta. Bukankah amat sempurna? Jangan terlalu heran, dia termasuk primadona sekolah dan juga ketiga temannya.

Ryeowook mendudukkan dirinya di sebuah kursi yang berada di sana. Merasakan semilir angin menyapu permukaan kulitnya yang selembut kapas. Donghae dan eunhyuk tampak mendudukkan dirinya di kursi lain. Saling memikirkan bagaimana keempat namja yang tergila-gila pada mereka itu bisa membawa Henry?

"Kami membawanya!" pintu atap terbuka. Menunjukkan sosok-sosok yang sejak tadi mereka tunggu. "Untuk apa membawa henry kemari sunbae?" Tanya yeoja berpipi mochi itu pada para sunbae yang membawanya tanpa paksaan.

"Mereka mencarimu soalnya henry" ujar Yesung yang membuat henry membungkuk pada yeoja-yeoja yang ia yakini satu angkatan dengannya. "Annyoung seyo. Henry imnida" henry polos malah memperkenalkan dirinya.

"Kau siapanya Kibum oppa?" Tanya ryeowook dengan nada mengintrogasi.

Henry memiringkan kepalanya. Aura aegyonya keluar sempurna. "Saengnya" ucapnya santai.

Kyuhyun merengut. Apa oppanya suka henry karena dia tak bisa semanis itu? "KAU!" eunhyuk mulai geram. Kyuhyun menarik tangan eunhyuk. Di layangkannya tangannya hendak menampar henry.

BRAAKK… "Apa-apaan ini?" oppanya sungguh merusak rencananya dengan muncul tiba-tiba.

Kyuhyun langsung mengelus rambut Henry. "Wah… rambutmu bagus henry" puji kyuhyun agar oppanya tak tambah marah padanya. Kibum menarik Henry, "Aku mencarimu dari tadi" kibum sama sekali tak melirik kyuhyun. Membuat hati yeoja sempurna itu mencelos sakit.

Kyuhyun berlari memanjat pagar pembatas. "OPPA!" Teriaknya. Membuat kibum menoleh sejenak. "Apa yang kau lakukan? Cepat kemari!" changmin berusaha menggapai tubuh kyuhyun yang sudah siap melompat dari lantai teratas sekolahnya.

"Jika oppa terus mencuekiku, aku akan lompat!" ujar kyuhyun dengan air mata yang kembali mengalir dari pelupuk matanya. Semua orang terkejut.

"Lompat saja!" jawab kibum santai kembali menarik tangan Henry. "Bukankah kau yang menyuruhku untuk tak memperdulikanmu lagi"

Hahahaha… kyuhyun bahkan lupa dengan pernyataannya semalam. Dia sungguh menyakiti hati Tan kibum rupanya. "Aku bukan appamu kyu, jika aku belum menyetubuhi eomma" kibum mengulangi perkataan yang diucapkan kyuhyun padanya. Bahkan semua orang yang berada di sini tercengang dan ikut terluka mendengarnya. "Lakukan apapun yang membuatmu senang. Aku takkan melarangmu" kibum berbalik.

"Oppa… mianhe"

Kibum tak terlalu memperdulikannya. Ia lebih memilih pergi menuruni tangga sendirian. Hatinya juga hancur jika teringat kata-kata adiknya semalam. GREEB… hingga sebuah lengan hangat melingkar di pinggangnya. Punggungnya basah dengan air mata. "Kyu sungguh tak tahu kenapa kyu berkata seperti itu! Kyu minta maaf oppa"

Kibum masih diam. Wajahnya masih datar dan tenang. Ryeowook, eunhyuk dan donghae sudah meneteskan air matanya. Henry tersenyum penuh makna. "Aku suka oppa yang mengaturku. Aku suka oppa yang perhatian. Aku suka semuanya. Jangan berubah menjadi seperti ini" tangis kyuhyun lagi. "Oppa adalah memang bukan appa. Oppa adalah oppaku, namja yang paling kusayangi di dunia ini. Mianhae…"

Kibum berbalik. Dia tersenyum, hatinya sungguh menjadi lebih baik sekarang. Di jilatnya air mata kyuhyun. "Ini asli" gumamnya kemudian menghapus air mata kyuhyun dengan ibu jarinya.

"Tentu saja! Mana mungkin bohongan!" kyuhyun mengerucutkan bibirnya kesal. Pipinya ia gembungkan. "APA? Kau mau bilang aku tak cocok memasang wajah aegyo lagi?" protes kyuhyun.

"Siapa bilang? Pose aegyomu yang terbaik chagi. Sangat manis" ujar kibum. Oke… sepertinya ketiga sahabat medusa kyuhyun mulai panas lagi. Kibum mencium lembut bibir kyuhyun. "Selamat pagi kyu" ucapnya kemudian menarik kyuhyun untuk kembali ke kelas.

"Sepertinya sainganku yang sebenarnya untuk menarik perhatian oppa bukan aku" ucap henry dengan seringgaian mengerikan. Ryeowook mendelik. "Apa maksudmu eoh?"

"Dia eonniku, yeoja yang akan menikah dengan kibum oppa" kekeh Henry kemudian meninggalkan trio sahabat ular kyuhyun dengan para pendamping mereka masing-masing.

%ika. Zordick%

Kyuhyun duduk di samping ranjang kibum. Menunggu oppanya agar menoleh terlebih dahulu. Dia ingin melihat mana yang menurut oppanya lebih penting, dirinya atau buku yang selalu ia kutuk itu. "Ada apa?" dan sukses. Kibum memilihnya. Rasanya kyuhyun ingin berteriak kegirangan dan mengumumkan pada heechul agar heechul meminta tips padanya dengan bayaran mahal.

"Oppa… sebenarnya aku menyukai seseorang" kyuhyun mencoba curhat rupanya. Kibum menutup bukunya. Ia duduk di samping adik semata wayangnya itu. Mengelus surai ikal kecoklatan kyuhyun lembut. "Apa choi siwon?" tebak kibum dan hanya di angguki oleh kyuhyun. Dia tak kan lupa betapa jeniusnya oppa tercintanya itu kan.

"Semalam aku bermalam di rumahnya" DEGG… tubuh kibum menegang. Bermalam di rumah namja dewasa? Otaknya yang dirancang sebagai seorang appa kembali bereaksi. "Apa yang terjadi?" kibum masih berusaha tenang.

"Aku tidak tahu, aku tidur dengan nyenyak" jawab kyuhyun polos membuahkan kesalahpahaman yang makin besar di pikiran seorang Tan kibum.

"Kubunuh kau choi Siwon" batin kibum sambil mengeretakkan giginya.

"Oppa.. kau baik-baik saja?" kibum tersenyum. "Gwechana" jawabnya singkat.

%ika. Zordick%

BRAAAKKK….. siwon terlonjak kaget saat melihat murid yang mendapat peringkat terbaik sekolah kini menggebrak mejanya. Dan… calon anaknya tentu saja. "Ada apa kibum—ssi" dia berusaha tersenyum sebaik mungkin.

Kibum menarik kerah kemeja siwon, menyeretnya keluar dari ruangan guru. Changmin, yoochun, yunho dan yesung tengah menunggu di luar. "Bawa dia ke gudang!" perintah kibum dingin. Yang langsung di laksanakan oleh keempat sahabatnya tersebut. Dia menyeringgai. "Akan kubuat kau menyesal karena menyentuh adikku!"

BRUAKH… DUAGH.. DUAGH…

Siwon mengaduh sakit. Dia diikat ditengah gudang sekolah. Di pukuli oleh beberapa siswanya. "Baiklah, aku takkan berbasa-basi, apa yang kau lakukan pada adikku?"

"Aku tak melakukan apapun pada kyuhyun" jawab siwon bersusah payah.

"Brengsek! Kau tahu saengku mencintaimu?"

Mata siwon membelalak. Tentu saja dia terkejut. Bagaimana mungkin yeoja cantik yang ia anggap seperti anak kandung, jatuh cinta padanya? "Aaaku mencintai eommamu Tan kibum"

"Berani sekali kau! Jadi kau mempermainkan kyuhyun ku ha?" pekik changmin kembali memukul wajah tampan siwon yang jujur membuatnya sedikit iri. Apa dia oplas saja ya seperti itu biar kyuhyun jatuh cinta padanya?

"Hentikan min!" perintah kibum. "Kau.. Choi Siwon, namjachingu eommaku?" kibum mengeriyit tak percaya.

"HYAA… oppa ! APA YANG KAU LAKUKAN?" teriak kyuhyun saat dia mengetahui keberadaan tawanan oppanya.

"Aku tak menyangka kau sungguh brother complex kibum—ssi" ujar siwon menatap tajam pada kyuhyun. Rasanya ia amat marah, malu dan ahhhrg! Dia tak tahu bagaimana menjelaskan perasaannnya. Harga dirinya baru saja di injak-injak oleh ke dua calon anaknya.

"Apa yang kalian lakukan? Buka ikatannya!" pekik kyuhyun. Changmin patuh dan langsung melakukannya. Siwon langsung menelpon nomor eomma dari anak-anak luar biasa tersebut. "AKU TAK MAU TAHU DAN KITA PUTUS SEKARANG!" jerit namja tampan itu frustasi kemudian pergi begitu saja. Sambil mengumpat keras melupakan posisinya sebagai guru. Toh… dia juga akan berhenti sebentar lagi.

%ika. Zordick%

Leeteuk tak henti-hentinya menangis di pelukan Heechul. "Mianhe eomma" kibum dan kyuhyun berlutut di kaki eomma mereka. Terus memohon maaf. Kyuhyun bahkan lupa bahwa orang yang ia cintai juga pergi. "Kalian ini, benar-benar!" heechul sungguh tak habis piker. Dia juga pasti akan stress jika kejadian begini tertimpa pada dirinya.

"Sudahlah!" leeteuk memeluk kedua anaknya. "Appa kalian mungkin belum ingin eomma mencari penggantinya" ahh~ memang eomma yang baik.

Kyuhyun kemudian menangis. Kibum memilih diam dan memutar bola matanya bosan. Heechul terkikik. "Chagi, kau tertarik untuk ke kamar" kibum melepas pelukan eommanya dan menarik heechul. Membiarkan kedua yeoja yang ia sayangi berpelukan dan merasakan indahnya menjadi anak dan eomma.

"Kibummie~"

"Hmm~"

"Eommamu sungguh setia eoh!" ujar heechul memeluk lengan kibum.

"Aku berani taruhan dia akan mendapatkan ganti si choi siwon itu seminggu kemudian"

"Eh…"

"Aku di beri video oleh salah satu penggemarku, kau mau nonton?" tawar kibum menunjukkan sebuah CD berlabel yadong itu. Wajah heechul memerah. Kemudian dia menyeringgai.

"Kurasa tak masalah asalkan kau punya alasan untuk appaku kenapa aku tak pulang semalaman"

"Katakan saja kau banyak jadwal" jawab kibum santai.

%ika. Zordick%

Seminggu kemudian….

Kyuhyun mengerucutkan bibirnya sebal. Kenapa dia harus menjadi obat nyamuk yang mengekori oppanya itu berkencan. Kenapa eommanya juga tidak bisa menemaninya dirumah? Dan kenapa juga… ia harus bersama dengan si namja kelewat tinggi yang menyebalkan ini.

"Chagi… kau mau makan es krim?" pekik changmin saat ia melihat toko es krim. "Atau kau mau bunga?" saat dia melihat toko bunga. "Balon?" saat dia melihat penjual balon. "Gulali kapas?"

KYUHYUN POV

ARGGGHHH!

Kenapa harus menjadi double date menyebalkan begini sih? Seharusnya aku meminta tolong pada namja-namja lain saja. Mengapa oppaku malah menjodoh-jodohkan aku dengan si namja kelewat tinggi kembaran tiang listrik ini? Belum lagi aku harus mendengar ocehannya soal ini, itu…

Apa dia tak bisa seperti oppa saja. Diam saja… anni.. anni… jika aku mempunyai pacar seperti oppa, hidupku akan menderita. Lihat saja heechul eonni, dia harus melakukan segalanya agar membuat oppa betah padanya. Belum lagi dia yang kelewat pendiam dan huft! Mesum!

Aku tahu oppaku mesum dan memiliki banyak bukti untuk itu. Bayangkan saja namjachingu macam apa yang mengajak yeojachingunya nonton film yadong di kamarnya selain namja mesum? "DIAMLAH SHIM CHANGMIN! KAU MEMBUAT TELINGAKU PANAS!" pekikku pada namja yang sedari tadi seperti sales yang sibuk menawarkanku ini dan itu.

Tiba-tiba oppa dan heechul eonni yang berdiri di depan kami berhenti. Mereka saling berhadapan. Apa lagi sekarang? Oppaku membungkuk, meraih bibir merah heechul eonni dan melumatnya dengan panas. Aku menoleh kea rah Changmin. Ini bukan pertama kalinya kan dia melihat sejoli itu berciuman, kenapa harus merona merah seperti itu?

"YAK… OPPA! KAU MENYEBALKAN!" teriakku yang sontak menghentikan aksi pangut memangut (?) mereke. Aku menghentakkan kakiku sebal. Berjalan menjauhi mereka. "Aku mau pulang saja! Kenapa aku mesti menjadi obat nyamuk saat kalian pacaran di taman ini?" huft… rasanya kesal sekali.

Anggap ini hari tersialku. Mendengar suara desahan di pagi minggu yang cerah ini dari kamar oppaku. Padahal mereka belum menikah tapi sudah berani melakukannya. Berkencan dengan si shim changmin ini. Melihat tiga orang medusa bersama pengawal mereka masing-masing bertingkah laku konyol menguntit oppaku. Dan apa lagi? Apa yang lebih buruk dari ini?

BRRUGH… aku tersungkur di tanah. Aku menubruk seseorang. Baiklah ini sungguh buruk. "Sialan! Kau tak lihat jalan eoh!" umpatku pada seseorang yang tadi menubrukku. Dia mengulurkan tangannya. "Maaf…" katanya singkat. Apa-apaan itu?

Aku mendongak, agar bisa melihat wajah…. Err—tampan yang sedang mengulurkan tangannya padaku. Aku terpaku sejenak. Mata besar yang bulat, bibir pink merona, rambut blonde yang menambah kesan stylish padanya, hidung mancung yang kecil. Ahh~ tampannya. Apa dia pangeran? "Kau tidak apa-apakan?"

Aku meraih tangannya. Dia pasti jodohku! Di bantunya aku berdiri. Dia bukan namja berjas resmi. Dia namja stylish dengan mobil sport yang kuyakin mahal. "Tan kyuhyun imnida" aku langsung memperkenalkan diriku.

Dia tersenyum manis, diraihnya jabatan tanganku. "Lee sungmin imnida"

"Kyuhyun—ah! Kau taka pa-apa?" Tanya si babo Changmin padaku. Membuatku mendelik agar dia menjaga jarak. "Lho… Sungmin oppa, kenapa anda disini?" Tanya heechul eonni yang langsung membuatku menatapnya KAU-KENAL-NAMJA-TAMPAN-INI

Dia tersenyum manis. "Dia ini Pemilik agensi Lee Ent. Atasanku!" waah.. diusia semuda ini menjadi pemilik agensi. Sudah positif, dia harus menjadi milikku. Hahahahahahaha… "Oh, iya… Oppa perkenalkan ini Tan Kibum, namjachinguku"

"Tan Kibum—ssi?" matanya bersinar menatap oppaku. Jangan bilang dia gay! Omona~ omona~ "Lee Sungmin imnida. Senang bisa berkenalan denganmu. Jika kau punya waktu aku akan sangat senang mentraktirmu makan, ahh~ ini Tan kyuhyun, adikmu kan?"

Kibum oppa memasang wajah bingung. "Nee~"

"Ming!" suara familiar terdengar di telingaku. Seorang yeoja memeluk tubuh sungmin oppa dengan semena-mena. Mereka berciuman sekilas. "Mian aku terlambat, apa kau marah chagi?"

"Tentu saja tidak! Bagaimana mungkin aku marah padamu angel?" dia mencubit hidung yeoja itu. Mataku membulat saat yeoja itu melihat kami. Dia pun sama terkejutnya.

"APA YANG KAU LAKUKAN EOMMA?" pekikku.

"I..iinni…" eomma terlihat gugup.

"Biar kutebak, namjachingu baru eomma?" potong kibum hyung.

"Anniyo…" ucap sungmin oppa. Rasanya aku ingin bersorak. Untunglah…. Untunglah…. "Aku calon suami eommamu" PRANGGGG… hatiku!

Kenapa aku selalu kalah satu langkah dari eomma! Huweee~~

"Aku menang taruhan, kau harus membelikanku mobil!"

"Arraso…"

Tapi bukan Tan kyuhyun namaku. Kalau aku menyerah. Lee sungmin! Aku akan mendapatkanmu. Meski eomma adalah lawannya! Aku takkan kalah kali ini!

END(?)

Ya… beneran END… bwahahahahahahawha

Apa-apaan ini? Ini gila! Kacau!

Tapi sudahlah review terakhir buat FF ini please~~~