The Naughty girl and The Student council president
YYEEYYY! UPDATEEE! #ditimpuk# tak tau ini lama atau tidak tapi yah gitulah #dibekukan# ~~ tugas banyak, kegiatan, ketika ada waktu malah malas dan lupa alur hehehe~~ tapi sedikit – sedkit ingat jadi ditulis lah~~ cukup curcol gila nan gaje ini dan…. Mulai cerita nya deh~~
.
Kiiro : ngemeng – ngemeng semua Oc pada kemana ya?
Aiko: Kagak tau, mereka semua lagi pada balik ke habitat nya kali
Kiiro : Habitat…. Maksud nya apa ya?
Aiko : I don't really now. Aku pulang dulu ya #tiba – tiba ngilang#
Kiiro : ah Aiko! Don't go! #nangis dramatis#
.
Rated : belum diketahui tapi mungkin " T"
Genre : humor, romance ( maybe ), Friendship, school life XD
Warning : Gaje, alur keccepatan, abal, OOC (maybe), Typo (maybe), humor kurang dan garing, Dll
Disclaimer: Kiiro don't have Vocaloid. Kalau punya Rin dan Len akan Kiiro buat bukan saudara kembar. Tapi suami istri! XD KYAAAA! #dibawa ke RSJ#
.
Happy reading! 8D
Normal Pov
Seseorang kini sedang ada diruang BK …. Er….. atau BP…. Aduh enggak tau mana yg betul.. tau ah gelap #dikeroyok Reader# ehem – ehem yang jelas seperti itu lah. Dia sedang dimarahi oleh guru BK panjang lebar kali tinggi. oke dimelenceng ke matematika.
#Author pun digebukin oleh reader#
Pokoknya ini kata – kata terakhir yg guru itu katakan.
"Dan Kagami Rin, kau dihukum karna telah mengerjai gurumu!" ucap guru itu.
Wajah gadis yg dipanggil 'Kagami Rin' itu hanya memucat. Ah sebenarnya ini pertama kalinya dia tertangkap basah karna tengah mengejai gurunya. Walaupun hanya karna sebuah kecerobohan kecil yang membuat nya tertangkap basah, tapi ternyata itu sangat fatal.
Gadis itu hanya meneguk ludah nya dan mengangguk kecil lalu bertanya "Apa hukuman nya sensei?..." ucap Rin ragu.
(Some Note: disini, kalau chara manggil itu 'Sensei' tapi kalau dinarasi, disebutkan 'guru'.)
"Hemm sepertinya kau sudah siap dengan hukuman mu ya Kagami – san?" ucap guru itu.
'Cih! Mana ada murid yg siap dihukum? Sensei ini lulus sekolah enggak sih?!' batin Rin dalam hati.
"Err i- iya sensei…"
"Well, Kagami – san. Hukuman adalah…." Guru itu mengantungkan perkataan nya agar dramatis dan bergaya layaknya guru BK gaul(?) .
Dan itu membuat Rin agak greget sekaligus sweatdrop.
"Membersih kan kolam berenang selama seminggu dan dimulai besok" ucap guru itu kembali bergaya staycool.
"NOOOO" dan teriakan itu sangat bergema di ruang BK er… atau BP…
In Diffirent place
"Menjaga seorang murid yg dihukum membersihkan kolam berenang" ucap pemuda berrambut honey blonde yg… ah! Kita sebut aja Sang ketua osis Kita disekolah ini deh. Rempong kalau lama - lama!. Dan kebetulan para anggota OSIS kali ini sedang rapat.
Ups OOT.
"Ya, Karna pada guru sedang tidak ada yg senggang untuk mengawasi murid itu. Jadi para guru meminta bantuan para OSIS untuk membantu mengawasinya" ucap seorang anggota Osis. Sang ketua OSIS mengerutkan dahinya.
"Siapa Siswa itu?"
"Hm… Kata nya sih, Kagami Rin. Dia dihukum karna telah mengerjai guru yang katanya guru Killer"
"….."
"Emm… Ketua?"
"Ah…Ya maaf. Tidak merespon mu. Emm.. sebaiknya kita harus rapat kan juga siapa yg akan mengawasi siswa itu"
"Em.. baik"
Skip time
Rin berjalan gontai kerumahnya. Oh dia begitu lemas saat mengetahui bahwa dia akan dihukum membersihkan kolam berenang selama seminggu. Menurut nya, itu adalah hukuman terberat baginya.
Dari selama hukuman saat mengerjakan PR, tidak patuh pada guru, bahkan Ribut dikelas. Oh tapi itu hanya sebuah hukuman ringan seperti berdiri didepan kelas atau menulis perjanjian sebanyak 500 kali.
Tapi kali ini yang terparah baginya.
Ketika Rin sudah sampai tepat didepan rumah, dia cepat - cepat masuk kerumah.
"TADAIMA!" teriak nya kencang.
"Okaeri sayang, Tapi woles dong Kalau ngomong. nih lihat kaca rias mama jadi retak pas mau nyambut kamu. Ter kena gelombang sonic teriakan mu" ucap Lenka, mama nya Rin. Dia ngomong pakai nada manis dengan dark aura dibelakang nya. Rin pun cuma nyengir.
"Maaf mama hehehe. Ohya Rin kekamar ya. Capek nih mau ganti baju" ucap Rin dan Langsung melesat kekamar nya takut kena amukan mamanya. Yg bisa hentikan cuma papanya. Tentukan dengan kekuatan cinta hati, Lenka pasti akan luluh terhadap Rinto.
Tapi sayangnya Rinto belum pulang dari tempat kerjanya. Jadi Rin tak akan aman bila terus – terusan bersama mamanya yg lagi mengeluarkan dark aura.
Saat Rin sudah sampai kekamar pintunya dan saja mau memutar knock pintunya. Dia cegat oleh teriakan seseorang.
"YA AMPUN RIN! LAGI – LAGI KAU MEMBUAT ULAH! DENGAN TERIAK SANGAT SANGAT SANGAT SANGAT NYARING! KAMU TAU ENGGAK AKU YG LAGI BERSOLEK DIKAMAR DAN TERIAKAN MU MEBUAT RIASANKU HANCUR DAN BLA… BLA.. BLA" Teriak kakaknya, Kamine Lola.
Dia menyerocos serocos – rocos nya sampai mulutnya mengeluar kan banyak liur. Eww…!
Ah.. Rin ingin sekali menyumpal mulut kakaknya dengan sandal rumah yg sedang dia pakai sekarang. Oh dia sudah sedikit muak dengan cerocos kakaknya menggelegar layak teriak kan senjata So*Im*h Di IMB. Buh, bikin telinganya sama – sama sakit.
Ohya, Lola tidak muncul dichapter 1 karna sang author baru aja nemuin id- ups salah karna Lola itu masih dikamarnya, dia itu masih sibuk bersolek dikamarnya. Kalian tau? Lola itu kalau bersolek sangat LOLA alias Lelet. Dia itu kalau bersolek bisa 1 atau 2 jam! #Di guling Lola#.
Kenapa dia bisa sesantai itu kalau bersolek? Ya itu sudah kuliah. Dan kebetulan pas hari pertama Rin masuk sekolah itu, kuliah nya Lola lagi libur. Jadi begitulah.
Rin cuma bisa nahan dirinya agar enggak membuang kakak nya sendiri ke TPA terdekat. Oh ayolah, dia itu sudah badmood karna kejadian disekolahnya tadi, ditambah cerocos kakaknya ini yang bikin Rin tambah badmood.
Rin menarik nafas nya lalu mencoba menghembuskannya. Dia mencoba menahan emosi terlebih dahulu sebelum menghentikan cerocos panjang kakak nya.
"Udah deh kak, Rin lagi badmood nih. Jangan bikin Rin tambah badmood dengan cerocos kakak yg kayak nenek sihir plus wewe gombel" ucap Rin datar dengan nada mengejek(?)
"OW HELLO! OMG! Cantik – cantik gini kau nenek sihir plus wewe gombel. Apa matamu rabun Rin? Mau katarak? Perlu kaca mata? Aku itu bla… bla.. bla" cerocos Lola lagi non stop mengikuti gaya ala Si*si di GGS.
Rin pun naik pitam. bukannya berhenti, cerocos Lola malah tambah parah hanya karna Rin mengatai nya 'Nenek sihir plus wewe gombel'. Rin segera mengambil Cabe yang kebetulan dia curi dari Akaito(?) dan langsung menyumpelnya kemulut Lola.
Dan tanpa basi basi, Rin langsung melesat kekamarnya tanpa mempedulikan apa reaksi kakaknya selanjutnya yang mulutnya disumpel Rin pakai cabe.
10% for Lola's Reaction
25% for Lola's Reaction
50% for Lola's Reaction
75% for Lola's Reaction
100% for Lola's Reaction
.
.
"UWWAHHH! PEDAS! RIN! TEGANYA KAU MELAKUKAN INI PADA KAKAKMU YANG BEAUTY DAN UNYU – UNYU INI!" teriak Lola dan langsung melesat kedapur untuk mengambil minum.
Sedangkan sang empu yang melakukannya sedang bersandar dibalik pintu kamarnya dan bergumam.
"Dasar Kakak yang alay pakai banget dan suka bersolek dengan Lolanya layaknya nama sendiri! Sudah tau kepedasan masih aja nyerocos dengan alaynya. Huh!" ucap Rin bersweatdrop. Dia langsung melakukan kesehariannya saat pulang sekolah, yaitu Mandi, ganti baju, dan langsung bersantai Ria diruang tamu sambil ngemil tanpa mempedulikan omelan kakaknya tentang kejadian tadi.
Besoknya
Rin masih saja badmood sampai sekarang. Waktu sarapan saja dia Cuma diam melamun layaknya orang banyak utang(?) yang membuat heran Rinto, Lenka, dan Lola. Biasanya, dia selalu heboh dan makan dengan rakusnya.
Tapi kali ini, makan saja dia cicil – cicil(?) sambil menatap kosong makanan nya. Menampilanya yang biasanya agak urakan entah kenapa hari ini agak lebih rapi. Dan itu membuat Lenka khawatir.
"Rin, tumben kau aneh begini. Ada apa?" Tanya Lenka.
Rin cuma menggelengkan kepalanya dan berkata "Enggak ada apa – apa kok…" ucapnya agak pelan.
"Lah, terus? Kamu kenapa diam gitu? Oh atau jangan – jangan, kau menyesal karna telah menyumpel mulut kakak mu yang cantik jelita layaknya Princess – princess di Walt Disnep dengan cabe tadi malam?" ucap Lola sambil mengelus rambutnya. Rinto dan Lenka Cuma bisa sweatdrop melihat kealayan anak pertamanya.
Rin mendengus dan berucap lagi "Cantik layak nya nenek gombel! Mana mungkin aku menyesalinya? Itu karna mulut kakak yang cerocos nya kepanjangan jadi aku kesel! Masalahnya bukan itu! Ah sudahlah…"
Dan setelah itu, Rin kembali melamun sambil menyicil – cicil(?) makanan nya. Itu makin membuat Rinto, Lenka dan Lola melongo.
Skip time
Rin berjalan dengan lesu kesekolahnya. Tenang, Rin juga enggak terlambat hari ini. Karna kebetulan Rin bangun pagi hari ini.
"RINNNNNNNNN!"
Merasa dipanggil dengan suara menyakitkan telinga(?), Rin menegok kebelakan dan melihat Miku yang melambaikan tangan nya pada Rin dan Gumi yang sedang menutup telinganya. Rin yakin pasti karna teriakan tadi.
"Oh, Hai Miku. Hai Gumi. Ohayou…"ucap Rin agak lesu. Rin kan masih badmood, ingat?
"Uwah! Rin kok kamu lesu gitu? Jangan – jangan gara – gara kamu mau dihukum ya? hahaha" ucap Miku riang dengan polos. Tanpa mengetahui perkataan nya membuat sahabat tambah lesu.
"Kau keterlaluan Miku…"
"Eh! Jadi bener?"
Rin tidak mempedulikan Miku dan langsung saja meninggal Miku dan Gumi dibelakang.
"Eh? Tunggu Rin! Aku membuatmu tersinggung ya?" ucap Miku sambil berlari menyusul Rin di ikuti Gumi.
"Dari raut wajah nya sih iya Mik, Udah deh jangan diungkit kita harus kesekolah" ucap Gumi.
Miku cuma ngangguk dan Rin tetap diam malamun.
Setelah beberapa saat, mereka pun sampai kesekolah mereka. Saat mereka melewati gerbang sekolah, mas kumis jawa yang melihat Rin yang Lesu merasa khawatir (Kiiro: Dafuq! Kok mas kumis jawa malah peduli sama Rin? Bukan nya mereka musuhan? Ah bodo amat #Di gebuk#)
"WOYY! Neng!" panggil mas kumis jawa.
Rin yang enggak merasa dipanggil pun tidak menyahut.
"NENG CANTIKK!"
Rin tetap tidak menyahut karna tidak merasa. Tapi, malah Miku yang menyahut.
"Eh? Cantik? itu aku kan?" ucap Miku dengan pedenya. Mas kumis jawa pun sweatdrop.
"Err, bukan… HAii! Neng bule berandalan" panggil mas kumis jawa lagi.
Namun, Rin masih aja belum menyahut. Yang menyahut malah…
"WOY! Lo bilangin gue?" ucap cewe preman yang kebetulan lewat bernama Do- ups salah bernama Ruko. Mukanya sangar dan wajahnya dark mirip wajah nya genderuwo #Digaplok Ruko# err.. teroris #Dilempar Ruko#. Yah bayangkan aja hal yang paling serem, seperti itulah wajahnya Ruko #Dismack down Ruko#
"Eh? Eng – enggak kok neng… " ucap Mas kumis jawa takut – takut. Ruko pun pergi.
"WWOYYY NENG! RAMBUT PANJANG HONEY BLONDE. NENG YANG TERLAMBAT DI HARI PERTAMANYA SAMPAI – SAMPAI IKUT KETUA OSIS BUAT KEGEDUNG!" Panggil Mas kumis lagi kini dengan lantang.
Akhirnya, Rin menegok kearah Mas kumis jawa. Dan masih lesunya dia berkata.
"Oh mas kumis jawa. Ada apa? Tumben banget manggil…" ucap Rin.
"Ngene loh neng. Kok tumben lesu. ono opo?" ucap Mas kumis jawa (Kiiro: ini… dijepang atau di Indonesia sih.. ? #sweatdrop#. All Reader: Lah yang bikin juga siapa? #ikut – ikutan sweatdrop#)
"Oh aku rapopo~~ aku rapopo ~~ rapopo" ucap Rin sekalian nyanyi. Miku, Gumi, dan Mas kumis jawa pun cengo.
"Lah ditanya baik – baik kok ngene. Kan saya kan khawatir neng" ucap Mas kumis jawa sambil manyun.
Miku dan Gumi yang melihat kejadian itu pun mencoba memutar otak mereka yang udah lama enggak jalan #ditabok Miku dan Gumi# dan akhirnya mereka kepikiran sesuatu.
"Ehem, Cie cie yang lagi dikhawarin. Ada apa ya?" ucap Gumi sambil pura – pura batuk.
"Hem.. Rin, aku enggak tau kamu dekat sama satpam penjaga gerbang. Sejak kapan? Kenapa enggak cerita sama kami?" ucap Miku dengan nada jahil.
Rin mengerti apa maksud kedua sahabat. Dan perempatan muncul dijidatnya Rin.
"Sialan kalian berdua. Aku enggak dekat sama satpam itu kok. Cuma hubungan yang biasanya aja udah lah enggak usah dibicarain. Kita harus cepat ke kelas kalau enggak mau terlambat" ucap Rin acuh dan langsung pergi. Tapi, dia tak lupa melambaikan tangannya dulu pada Mas kumis jawa.
Miku cengo sedangkan Gumi yang tidak cengo meninggal Miku yang cengo dan menyusul Rin. Miku yang ditinggak pun selesai cengo dan teriak.
"RRRIINNN! GUUMMII! WAT FOR MI!" teriak Miku pakai bahasa inggris yang enggak pasih(?).
Mas kumis jawa yang membalas lambaian tangan Rin itu tersenyum pahit diwajah jeleknya(?).
'Hiks! Jadi, neng hanya menganggap hubungan saya dan neng biasa aja? Hiks… kenapa kisah gaje(?) saya selalu gaje(?)' batin Mas kumis jawa.
.
.
.
.
Wow… what is that means? It is mean's something?
SKIP AGAIN!
Rin menghela nafas pada pemandangan didepan nya. Sebuah kolam berenang yang super besar dan lebar dengan keadaan air yang kosong. Baju nya yang semulanya seragam sekolah biasa kini berganti menjadi seragam olahraga, Kaos seragam olahraga dan celana training pendek selutut.
Dibelakangnya ada seorang guru dan beberapa anggota OSIS termasuk ketua OSIS.
"Nah Kagami – san ini adalah kolam berenang yang akan kau bersihkan" ucap guru itu.
"Yah yah terserah. Tapi, yang benar saja? Ini terlalu besar! Bagaimana aku membersihkannya sendiri?" ucap Rin ketus.
"Jaga ucapanmu Kagami – san, dan terimalah hukuman. Salah satu Anggota OSIS yang ada disini akan mengawasi mu untuk berjaga – jaga agar kau tidak kabur. Jadi bersiaplah" ucap Guru itu dan langsung beranjak dari sana.
"Cih!, menyebal!" cibir Rin.
Dan hukuman Rin bersertanya ceritanya akan dimulai disini.
End Chapter 2
Ini lah ending untuk chapter ini! Yeh maaf kurang memuaskan.. so, ceritanya akan berlanjut chapter depan. Oh Kiiro menyadari disini ada semi Rin x Mas kumis jawa! Hahaha Pair yang kelewat gaje! Tapi tenang pair bukan itu kok! Tetap Rin x Len hanya saja seperti akan chapter depan hehehe.
Dan tentang kakak Rin. Kiiro tau Lola tidak cocok jadi kakak Rin soal fisik. Tapi Karna nama nya yang memunculkan suatu ide jadi begitu. Mohon dimaklumi hehehe.
Dan satu lagi, Mohon tolong yang review bisa memberitahu ini : Apa ada operator kartu yang bisa bukan fanfiction? Soalnya operator yang Kiiro pakai kalau buka itu selalu 'internert filtering'
dan satu lagi, bagaimana cara upload cerita di HP? Dan apa saja merek HP yang bisa?
Jadi mohon dijawab kalau bisa .
Now, Balas review! (karna ribet kalau diPM~~)
For chapter 1:
To Kiroko Alicia :
Maaf kalau itu membuat senpai tidak mengerti. Kiiro akan lebih berusaha lagi!
Arigatou Telah meriview cerita Kiiro! Ini fictnya udah lanjut
To Katagawa Hitachi :
Arigatou! Kiiro senang sekali! Kalau penasaran selalu cerita ini ya! Kita sama sama ngefans nih! Hehe ~~ ini udah update kok~~
For chapter 2 :
For CelestyaRegalyana :
Yap, ini akan berlanjut! Hoho Rin memang berani! Dan Douita!
For Hachipine Ia :
Arigatou Ia - chan ! Oh? Sudah nebak alurnya? Bagus dong! Yap semoga benar. Nih sudah lanjut!
For Go Minami Hikari Bi :
Yah Kiiro tau ada Typo. Arigatou sudah memberi tau! Arigatou karna suka dan bilang menghibur! Kiiro senang! XD
For airi shirayuki :
Arigatou bilang ceritanya bagus! Kiiro senang! Ya, Kiiro sudah berusaha memperbaiki bahasa kok!. Yah! Rin kepergok Len hehehe. NIh udah update. Yah malah boleh banget fav!
For SyifaCute :
Wow akan ada kejutan hehehe! Hem.. ide nya bagus juga. Nanti deh dicoba. Arigatou! Nih udah lanjut!
For Billa Neko :
Iya Kiiro Muncul! Billa - senpai kangen ya? #kedip – kedip# ups gomen Kiiro kepedean hehe. Ya, Kiiro lama enggak buka FFN karna sibuk in real world dan sekarang buka FFN serba susah karna internet sehat!
Yah Kiiro udah lumayan mengoreksi Typo, dan semoga tidak ada lagi. Dan, A/N udah Kiiro Kurangin kok. Semoga enggak OOT hehe.
Arigatou Billa – senpai! XD
For Kagamine Ritsu :
HAHAHA Ngakak? Yokatta! Kiiro kira garing hehe~~ yap, Kiiro udah update kok! Mempunyai Kebiasaan yang sama? Wow! Kiiro enggak tau hehe enggak maksud membicarain, hehehe~
Bel sekolah sama? Baru masuk SMP? Hm.. gimana ya? Kiiro juga enggak tau hehe..
Arigatou udah Review! XD
.
.
Mint review, Fav, and Foll?
Rinlenlover02
