Buat seseorang selamat ulang tahun. Fic ini aku persembahkan buat kamu. Kehadiranmu sangat berpengaruh dengan kelanjutaqn fic ini. Setidaknya berikan aku kepastian, apakah aku masih harus menunggumu?

Gomen buat kata-kata ngga penting di atas.

Happy Reading ! ^^

Your Present

Chapter 3

Disclaimer : Naruto by Masashi Kashimoto

Rated : T

Pairing : SasuHina

Genre : Romence, Friendship

Warning : AU, OOC, Typo, Gaje, Chapter pendek dan masih banyak kekurangan lainnya.

"Apa kamu tidak merasa kalau ini seperti deja vu?" Sasuke masih tetap mempertahankan posisinya dan menatap mata Hinata lekat-lekat.

Raut wajah Hinata berubah sepeti orang kebingungan. Deja vu? Mana mungkin, bertemu saja baru kemarin. Itulah yang ada dipikiran Hinata. Sasuke yang mengetahui lawan bicaranya kebingungan akhirnya kembali bersuara.

"Sudah aku duga, kamu pasti lupa. Dasar! Sifat pelupamu makin parah ya?" Sasuke mengacak-acak rambut Hinata menggunakan tangan yang tadi digunakan untuk menyentuh wajah Hinata. Sasuke berbalik ke mejanya dan mengambil tas sekolahnya setelah itu, Sasuke keluar dari kelas dan saat sampai di pintu kelas Sasuke berhenti.

"Kamu juge sebaiknya cepat pulang, Paman Hiashi pasti akan sangat khawatir kalau putri kesayangannya pulang terlambat. Orang di rumahmu tidak ada yang tahu kamu sekarang piket kelas kan?" Sasuke kembali berjalan meninggalkan kelas.

Hinata bingung dengan kata-kata Sasuke, pertama tentang deja vu yang dikatakan Sasuke dan yang kedua, dari mana Sasuke tahu nama ayah Hinata bahkan memenggil ayah Hinata dengan sebutan Paman? Ketemu saja belum. Itulah yang ada dipikiran Hinata.

=#=#=#=#=#=#=

"Kaa-san rekaman videoku waktu kecil ada dimana?"

Sepulang sekolah Sasuke langsung mengobrak-abrik kaset dvd yang ada di ruang keluarga.

"Kamu nyari kaset apa sih, sayang?" tanya Mikota, Ibu Sasuke yang baru datang dari arah dapur.

"Aku nyari kaset rekaman videoku waktu kecil di rumah yang dulu," Sasuke masih melihat satu persatu kaset dvdyang ada di depannya.

"Oh... Kalau rekaman yang diambil di rumah kita yang dulu ada di kamar Kaa-san, sebantar ya? Kaa-san ambilin," Ibu Sasuke pergi ke kamarnya.

Beberapa menit kemudian Ibu Sasuke kembali ke ruang keluarga dengan membawa kardus kecil yang berisi beberapa kaset.

"Ini kasetnya," Ibu Sasuke meletakan kaset tersebut di samping Sasuke.

"Makasih ya, Kaa-san," Sasuke langsung pergi ke kamarnya membawa kardus tersebut, Ibu Sasuke sempat heran dengan sikap Sasuke tapi, Ibu Sasuke tidak mau ambil pusing dengan hal sepele.

Setelah dua jam Sasuke tak kunjung keluar dari kamarnya akhirnya, Ibu Sasuke pergi ke kamar Sasuke. Ternyata Sasuke sedang melihat salah satu isi dari kaset dvd yang tadi dibawanya, terlihat di layar TV dua anak kecil laki-laki dan perempuan sedang berada di halaman rumah., yang laki-llaki berumur kira-kira 4 tahun sedangkan yang perempuan kira-kira berumur 3 tahu. Terlihat di sana anak perempuan itu sedang berjongkok, tangannya sibuk mengoleh tanah sepertinya dia sedang bermain masak-maskan seorang diri. Sedangkan anak laki-laki yang ada di video itu berdiri di belakang anak perempuan itu lalu perlahan anak laki-laki itu melepaskan ikat rambut yang sedang dipakai oleh anak perempuan itu, membuat rambut anak perempuan itu terurai, merasa ketenangannya terganggu anak perempuan itu melihat ke belakang, dia melihat ke atas dan dilihatnya anak laki-laki yang sedang memegang ikat rambutnya.

'Sasu-chan, kembalikan kat lambutku. Kenapa Sasu-chan selalu mengganggu aku?'

Mendengar kata-kata yang di ucapkan anak perempuan dalam video itu membuat Sasuke tersenyum miris, ada sedikit rasa menyesal yang menjalar di hatinya.

Kembali ke layar TV.

Anak laki-laki itu kemudian berjongkok di depan anak perempuan itu, lalu tiba-tiba ada angin yang menerpa mereka membuat rambut panjang anak perepuan itu berantakan, perlahan anak laki-laki yang di panggil Sasu-chan menyentuh rambut anak perempuan itu yang menutupi wajah anak perempuan itu , kemudian anak laki-laki itu menuntun jarinya untuk menarik rambut anak perempuan ke belakang telinga anak perempuan itu.

"Kamu merindukannya, sayang?" Ibu Ssuke yang tadi ada di depan pintu kamar Sasuke yang terbuka kini mulai melangkahkan kakinya mendekati Sasuke, Sasuke tidak merespon kata-kata Ibunya.

"Sabarlah, sebentar lagi dia akan menjadi milikmu, sayang."

Mendengar kata-kata ibunya membuat Ssuke tersenyum miris.

"Aku tidak yakin dia akan menerimaku, sepertinya dia masih membenciku sama seperti dulu," dari nada bicaranya terlihat jelas kalau Sasuke sekarang sedang sedih.

"Salahmu sendiri, kenapa selalu membuat Hina-chan marah?" Ibu Sasuke duduk di sebelah Sasuke.

"Entahlah. Aku juga heran kenapa aku selalu ingin mendapatkan perhatian dari Hinata setiap kali berada di dekatnya."

"Semua kan baik-baik saja," hibur Ibu Sasuke yang sekarang sedang membelai rambut Sasuke.

"Bahkan dia tidak mengingatku, padahal aku selalu mengingatnya," pandangan Sasuke masih tertuju pada layar TV.

"Kaa-san yakin Hinata pasti masih mengingatmu hanya saja cara Hinata mengingat seseorang berbeda dengan orang-orang pada umumnya. Apa kamu mengerti, sayang?" Mikoto masih membelai rambut anak kesayangannya itu.

Sasuke menggeleng mendengar pertanyaan Ibunya pertanda dia tidak mengerti.

Mikoto tersenyum, " Kaa-san yakin suatu saat nanti kamu akan mengerti bagaimana cara Hinata mengenangmu, yang perlu kamu pikirkan sekarang adalah yakinlah kalau kalian diciptakan untuk bersama."

"Kaa-san, apa Kaa-san dan Tou-san akan benar-benar menjalankan rencana kalian dengan keluarga Hinata?"

"Itu sudah menjadi janji kami sejak kamu baru di lahirkan, sayang."

TBC

Makasih banyak buat yang udah review

Haze Kazuki, Chai Mol, BubbleBloom, Masashi 'Night' Seiran, kuraishi cha22dhen, hanata chan, Haruno Aoi, Fidy Discrimination.

Balesan ngga log in :
Shaniechan :Sasu ngga ngapa-ngapain ko, udah tahu tentang deja vu nya? Maaf ngga bisa panjang... makasih udah review, review lagi ya?^^

Good-Night : ini udah update cepet, gomen kalau ceritanya sulit dimengerti dan alurnya kecepeten... makasih udah review, review lagi ya?^^

Hina bee lover : ini udah update kilat, makasih udah review, review lagi ya?^^

SAASU7KEX jUst cHipmUnkz : ini udah lanjut... makasih udah review, review lagi ya?^^

rie tsubaki :makasih udah bilang cerita Sora keren ma udah suka cerita Sora...nama SoraHinase itu gabungan dari nama sepasang kekasih di komik sky blue scramble, komoi remaja yang pertama kali aku baca dan bikin aku jatuh hati padahal masih SD...Wah curcol deh... makasih udah review, review lagi ya?^^

Hyuuchiha Prinka : gamen pendek dan belum bisa dipanjangin...setahu ku deja vu tu kaya sesuatu yang seolah-olah pernah terjadi...makasih udah review, review lagi ya?^^

makasih banyak buat yang udah RnR...Menurut kalian sosok yang pantas jadi ibunya Hinata siapa?

REVIEW PLEASE !