BoBoiBoy Elemental Split!

Disclaimer:

BoBoiBoy © Animonsta Studios

Warning:

Typo, supergaje, EYD-nya campuran, powerup, alien.

Chapter 3: Perang Selesai

"Tumbukan Golem Tanah!" seru Gempa sambil menggerakkan Golemnya untuk menghantam Mega Probe yang mulai sadar dari jatuhnya. Probe yang menyadari itu langsung berdiri dan menghadapi tumbukan Golemnya Gempa. Pertarungan antara Golem Tanah dengan Mega Probe sangat sengit. Tidak ada celah untuk menyerang kelemahan lawannya masing-masing. Gempa yang melihat bagian perut Mega Probe terbuka, langsung menyuruh Golemnya untuk menghantam bagian perut Mega Probe.

"Lindungi perutmu!" seru Gempa sambil memukul perut musuhnya itu. Probe yang tidak menyadarinya -bahwa dia tidak melindungi perutnya itu- langsung terpelanting jauh ke rumah orang lain yang menyebabkan atap rumah orang itu rusak dan hancur. Adu Du yang melihat Probe langsung berbicara ke Boboiboy yang sudah bercantum semula.

"Aku akan kembali, Boboiboy!" seru Adu Du sambil menyuruh Komputernya menteleportasikan Adu Du dan Probe -yang sudah berubah menjadi mode biasa- untuk mengembalikan mereka ke kapal angkasanya. Boboiboy langsung kembali ketempat kawan-kawannya -Ying, Yaya, Gopal, dan Fang- yang menatapnya dengan senyum kemenangan.

"Pergi juga tuh alien kepala kotak." Ying berkata sambil menatap kepergian musuh bebuyutannya itu.
"Untung dia pergi. Kalau tidak, hancur kedai Tok Aba nanti." lanjut Gopal berkomentar.
"Dah. Ayo kita sambung kerja kelompoknya!" seru Boboiboy dengan semangat.

Krik-krik, krik-krik

"Haiya, lu tak tengok jam berapa sekarang? Sudah sore, ma…." jawab Ying kemudian. Sontak Boboiboy melihat jam tangannya.

Jam 6 sore.

"Iyanya? Hehehe….." tawanya sambil menggaruk lehernya yang tidak gatal.
"Lagian, tugasnya dikumpul minggu depan." jawab Gopal kemudian. Kemudian Boboiboy menatap keempat kawannya -Ying, Yaya, Gopal, dan Fang- sambil bertanya.
"Jadi, kapan kita kerjakan tugasnya ini?"
"Besok aja. Sepulang sekolah." Ying hendak menjawab, tetapi kalah cepat dengan Yaya. Ying menatap tajam kearah Yaya. Yang ditatap hanya cengengesan.

"Ok!" seru Boboiboy, Ying, dan Gopal. Fang hanya mengangguk pelan seraya berkata.
"Besok, jangan bengong lagi, ya?". Boboiboy yang merasa dirinya yang disebut langsung tertawa sambil berucap.
"Iya. Tenang aja. Gak bakalan bengong lagi." jawab Boboiboy sambil menatap Fang.
"Dah. Cepat kalian pergi. Dah sore nih." ujar Ochobot sambil menghampiri kumpulan gerombolan manusia (?) itu.
"Dah Boboiboy!" seru keempat temannya berlari sambil melambaikan tangan. Boboiboy yang tidak sadar melambaikan kedua tangannya. Lalu dia balik badan dan langsung menuju kerumah Atoknya yang berkisar 3 meter itu.


Keesokan harinya di sekolah…

Boboiboy masuk ke sekolahnya yang bersih, rapi, dan nyaman itu. Kali ini dia tidak sendirian. Dia datang bersama kedua teman laki-lakinya -Gopal dan Fang- memasuki kelas mereka. Mereka melihat beberapa anak perempuan sedang berkumpul. Ada juga anak laki-laki sendirian termenung. Mereka menaruh tas mereka masing-masing. Lalu, mereka bertiga menunggu sesuatu. Sepertinya sangat penting. Fang menatap jam tangannya yang berwarna ungu itu.

07.45

Fang mendesah. 'Lama sekali dia datang. Padahal aku sudah menunggunya sedari tadi' pikir Fang.

Kalian tahu siapa yang Fang tunggu? Coba kalian tebak….
Salah! bukan Yaya, melainkan Ying. Kalian lihat nanti kalau Ying sudah datang. Apa reaksinya Fang saat melihat Ying memasuki kelas dengan
inner beauty-nya? Kita saksikan saja.

Abaikan perkataan Author yang absurd itu.

Kembali kecerita semula.

"Fang, kenapa kau? Sedang memikirkan sesuatu ya?"goda Gopal sambil melihat Fang yang senyum-senyum sendiri.
"Ng-nggak." jawab Fang yang menyadari temannya melihat tingkah lakunya sedari tadi.
"Yelah tu." jawab Boboiboy.

Tiba-tiba, semua orang terdiam -kecuali anak yang termenung. Dia sudah sedari tadi terdiam dan terus termenung - melihat gadis yang menjadi ketua kelas mereka -Yaya- dan gadis yang rambutnya berkucir dua -Ying- memasuki kelas. Mereka memberikan seulas senyuman kepada sang ketua kelas. Sedangkan Ying malah dicuekin. Kasihan…. Yang sabar ya Ying..

"Hai Boboiboy!" seru Yaya kepada pemuda bertopi dinosaurus itu.
"Hai Fang!" seru Ying kepada Fang yang dari tadi pagi menunggunya. Fang menatap Ying dengan mata berbinar-binar. Sedangkan Gopal? Dia sedang berada di sudut ruangan kelas itu. 'Hei.. Kenapa tidak ada orang yang menyapaku pagi ini?' pikirnya. Melihat Gopal sedang bersedih hati, Yaya menyapanya.
"Hai Gopal!" seru Yaya kepada Gopal yang sedang murung di sudut ruangan kelas itu. Gopal yang menyadari Yaya menyapanya, langsung menjawabnya.
"Hai juga.." jawab Gopal.

TBC


Akhirnya siap juga UN-nya. Doakan Author mudah-mudahan naik kekelas dua ya.
Bentar lagi puasa. Author mau mohon maaf bila ada kesalahan kata atau ucapan. Baik yang disengaja maupun tidak disengaja.

Akhir kata, REVIEW PLEASE!
#mohon ya.