CHAPTER 3

.

.

.

Lokasi : Hueco Mundo

Sejauh mata memandang hanya terbentang padang pasir yang seakan tidak ada batasnya. Terdapat beberapa batu yang cukup banyak di daerah tertentu tempat itu.

Sudah hampir seminggu Naruto berada di Hueco Mundo melakukan penjelajahan untuk melacak sesuatu yang dicarinya. Saat di tempat itu dia juga sempat mendengar kabar beberapa hari lalu bahwa adanya salah satu manusia yang diculik oleh bawahan Aizen untuk suatu tujuan yang belum diketahui oleh Naruto dan dibawa di Istana Aizen di Hueco Mundo.

Setelah melewati hutan para Hollow dan membinasakan ratusan makhluk buas itu yang berusaha menyerangnya, Naruto melanjutkan perjalanannya menuju suatu tempat yang di ingatnya merupakan tempat dimana dia meninggalkan 'sesuatu' disana.

Naruto sekarang berada di atas permukaan padang pasir Hueco Mundo, meneliti daerah tersebut satu demi satu. Dia sudah menempuh jarak sekitar puluhan mil jauhnya di atas padang pasir tersebut hari ini.

Mengenakan jubah hitam berhodi yang membungkus seluruh bagian tubuh dan armor khas pada saat zaman para shinobi dahulu. Armor yang berwarna merah dengan garis-garis outline orange dan baju standar Anbu di bagian dalamnya. Dengan topeng burung gagak yang melekat di wajahnya Naruto berjalan berlahan-lahan dengan memikul zanpakuto di bahu kanannya.

Merasakan tiupan angin dan gerakan angin yang tidak normal, pemuda yang menutupi sebagian besar tubuhnya itu dalam bungkusan jubah hitam standar Anbu merasakan adanya kedatangan tiga objek yang bergerak cepat dan tidak pernah di di rasakannya pada saat sampai di Hutan para Hollow.

TAP TAP TAP

Baru saja menghembuskan nafas untuk meningkatkan kewaspadaannya, tiba-tiba tiga sosok yang belum pernah ditemui oleh Shinobi Kuning muncul di depannya.

Tiga orang yang baru muncul tersebut mengamati sosok yang ada di depan mereka saat ini.

"Uzumaki Naruto ikut dengan kami segera." Ucap salah satu dari sosok yang baru muncul di depan mantan shinobi tersebut.

"Siapa kalian? Dan kenapa aku harus mengikuti kata-kata yang kalian minta?" jawab Naruto datar.

"Kami adalah Espada yang bekerja di bawah naungan Aizen-sama. Ulquiorra Cifer, Yammy Llargo dan Zommari Rureaux." Balas sosok yang ternyata bernama Ulquiorra Cifer menunjukk dirinya sendiri terlebih dahulu, lalu dua sosok yang bertubuh besar lainnya yang ternyata adalah Espada bawahan Aizen.

"Untuk apa kita basa-basi. Sebaiknya kita langsung saja menyeret manusia ini." Ucap Yammy menyeringai lalu melakukan serangan langsung dengan bergerak cepat dan melayangkan tangan kanannya ke arah wajah Naruto yang di bungkus topeng gagak.

Dengan sigap Naruto mengerakkan kaki kanannya ke arah perut Espada yang bernama Yammy tersebut. Karena kaki Naruto yang lebih panjang dari tangan Yammy dan gerakan yang cepat sehingga membuat serangan Naruto lebih dahulu mendarat membuat espada bertubuh besar tersebut terlontar ke udara.

'Ukh … Kuat Sekali' Gerutu Yammy setelah menerima tendangan telak Naruto.

Ulquiora dan Zommari yang melihat hal itu hanya diam saja memperhatikan bagaimana cepatnya reaksi sosok bertopeng yang saat ini ada di depan mereka.

Seakan mendengar suatu dengungan suara aneh dan merasakan kehadiran sosok musuh yang tadi ada tidak beberapa jauh di sebelah kanan dan sekarang berada di belakangnya dengan ayunan pedang yang di arahkan ke punggung, Naruto kembali dengan kecepatan yang takkalah cepat menggerakkan tubuhnya berputar ke belakang dan menggerakkan tangan kanannya untuk membelokkan arah ayunan senjata Espada yang bernama Zommari itu ke arah lain yang disusul dengan tendangan berputar yang sangat kuat menghantam wajah Espada tersebut, mengirimnya jauh teseret di tempat yang dipenuhi pasir itu.

"KALIAN JANGAN ADA YANG IKUT CAMPUR.! MANUSIA BRENGSEK INI ADALAH MANGSAKU!"

Ucap Yammy geram yang baru saja memulihkan keadaannya, menembakkan beberapa Bala ke arah Naruto yang masih bisa menghindarinya walaupun puluhan Bala yang seukuran bola kaki ini diluncurkan dengan cepat dan akurat. Melihat serangannya bisa dihindari membuat Yammy bergerak menggunakan Sonido dan muncul di depan Naruto, tapi hal yang tak di sangkanya terjadi dengan sangat cepat yang baru di sadarinya setelah rasa sakit yang di rasanya di dada sebelah kiri.

Ulquiorra yang melihat hal itu melebarkan matanya sedikit seakan tidak percaya akan apa yang terjadi saat ini di depannya, tangan sosok bertopeng tersebut menembus dada kiri Yammy seolah mau menambahi lubang yang sudah ada di tengan-tengah Espada bernomor nol itu.

MESS

Itu merupakan satu kata yang seperti gumaman yang tertangkap indra pendengaran Ulquiorra yang diucapkan Naruto.

Gerakan yang seakan tidak ada waktu untuk melihatnya serta tidak memiliki jejak untuk dilihat. Mata yang selama ini dapat melihat gerakan yang sangat cepat sekalipun, baru kali ini di lumpuhkan oleh sosok bertopeng yang bernama Uzumaki Naruto tersebut.

Memang seluruh Espada sudah diberitahukan oleh Aizen, siapa Uzumaki Naruto dan apa yang dapat dilakukannya. Namun tetap saja hal ada di depannya membuat Ulquiorra sedikit bertanya-tanya.

"Manusia brengsek, kau kira serangan seperti ini bisa …" Ulquiorra seakan tersadar dari pikirannya setelah mendengar suara dari geraman Yammy, lalu melihat berlahan-lahan percikan Api berwarna Hitam menempel di sekujur dada yang tampak lubang berbentuk persegi sesudah Naruto menarik tangannya.

AAKKKKKHHHH.

"Hierro (Kulit para Arracar) kalian memang sangat keras, maka dari itu aku menggunakan kekuatan ekstra untuk mengambil daging di dada kirimu." Ucap Naruto yang melihat Yammy berteriak kesakitan akibat lubang berbentuk kotak di dada kiri yang di ikuti kobaran Api Hitam yang membakarnya.

Teriakan yang seolah menandakan kematian di keluarkan oleh Yammy yang juga berusaha memadamkan Api Hitam yang melahap tubuhnya sedikit demi sedikit dengan mengeluarkan reiatsunya dan berusaha melakukan 'Resurrection'.

"Api itu tidak akan padam sebelum kau lenyap dari permukaan daratan padang pasir ini." Jelas Naruto datar.

CERO

Seakan tanpa perintah otak Ulquiorra langsung menembakkan sinar hijau hitam yang tampak seperti laser ke arah Naruto dengan cepat, namun sekali lagi dia dikejutkan dengan apa yang di lihat oleh kedua matanya.

Serangan CERO yang ditembakkan dengan kecepatan yang sangat luar biasa cepatnya yang di arahkan tepat ke kepala Naruto tersebut bukannya mengenai kepala dari sosok bertopeng itu, namun mengenai kepala Zommari Rureaux yang beberapa detik lalu berdiri tidak jauh darinya.

'Apa yang terjadi?'

'Kenapa seranganku malah mengenai Zommari? Dan kenapa dia bisa ada disana?'

Seolah baru tersadar dari pikirannya, Ulquiorra mengingat betul bahwa hal tersebut merupakan salah satu kemampuan yang dimiliki sosok Uzumaki Naruto yang ada di depannya itu.

Dia melihat posisi Naruto yang saat ini berdiri dimana merupakan posisi Zommari berdiri saat dia menembakkan CERO miliknya. Lalu hal kedua yang di sadarinya adalah selubung biru di area dimana mereka berada.

Ulquiorra mengalihkan pandangannya lagi setelah mendengar teriakan kematian dari Yammy, lalu melihat tubuh rekan sesama Espadanya saat ini dilahap Api Hitam yang berkobar-kobar dan semakin membesar dan sudah menyelubungi tubuh Espada bernomor 'nol' tersebut.

Kembali mengalihkan pandangannya dia melihat tubuh Zommari yang sudah tampak terluka cukup berat akibat tembakan CERO miliknya.

Seakan tidak ada habisnya untuk bertanya-tanya, tiba-tiba Zomamari yang menopang tubunya dengan kedua tangannya di tanah, terbelah menjadi dua bagian dan disusul oleh sambaran ribuan daun-daun kecil bewarna pink seperti bunga sakura.

Dalam seketika Ulquiorra melihat bagaimana tubuh Zammari disimbahi dengan darahnya sendiri akibat serangan yang mirip debu dedaunan sakura yang dilancarkan Naruto.

'Dia menghabisi mereka sebelum mereka bisa melepas seluruh kekuatan dengan melakukan 'Resurrection'.' Pikir Ulquiorra melihat dua rekannya dikalahkan.

Setelah menghabisi Zommari dan menunggu ajal Yammy yang saat ini dilahap oleh Api Hitamnya, Naruto memperhatikan gerakan Espada yang tersisa di depannya saat ini. Dia memperhatikan bagaimana tenangnya musuh yang saat ini melihat sesama rekannya sudah di ambang kematian.

Naruto tahu bahwa lawan yang saat ini tersisa di depannya saat ini memiliki kekuatan di atas ke dua lawan yang saat ini sudah dikalahkannya.

Dan dia sendiri sudah sedikit mengeluarkan energy yang berada di luar perkiraannya dan juga kondisi tubuhnya kelelahan sesudah melakukan perjalanan hampir satu minggu penuh dengan makanan dan minum yang terbatas.

Setelah menimbang-nimbang dan merasakan adanya kedatangan objek baru yang menuju ke arah mereka saat ini, Naruto segera mengambil keputusan untuk menarik diri untuk saat ini.

Berlahan-lahan tubuh Naruto masuh ke dalam pasir seakan tanpa hambatan sedikitpun. Ulquiorra yang melihat itu kembali di buat bertanya mengenai kemampuan yang dimiliki musuhnya.

Seakan baru sadar dari pikiranya kembali, Ulquiorra berniat menembakkan CERO ke arah Naruto tadi 'tenggelam' namun segera mengundurkan niatnya setelah melihat bahwa musuhnya itu sudah hilang dari hadapannya, baik itu tubuh maupun reiatsunya.

Lokasi : Las Noches

Inoue Orihime saat ini berada di dalam tahanan di istana milik Aizen dan para Espada bawahannya. Sudah beberapa hari dia berada dalam tahanan Aizen. Dari apa yang di dengarnya adalah bahwa dia di bawa ke tempat ini adalah untuk mempercepat kebangkitan Hogyoku.

Dia meninggalkan semua teman-temannya di dunia manusia dan pergi ke Hueco Mundo dengan musuh. Dia tahu bahwa teman-temannya akan datang untuk menyelamatkannya dari tempat ini. Dia tahu bahwa Kurosaki Ichigo akan datang untuk menyelamatkannya. Dia juga tahu bahwa apa yang telah dilakukannya adalah hal yang bodoh.

Namun dia juga ingin melindungi teman-temannya dan memiliki suatu rencana yaitu melenyapkan Hougyoku dengan kemampuan khusus yang dimilikinya.

Saat ini pikirannya menerawang setelah mendengar kabar bahwa ada seorang manusia yang telah masuk menyusup beberapa hari yang lalu ke Hueco Mundo. Pada awalnya dia tidak tahu siapa orang itu, namun beberapa saat setelah mendengar percakapan antara bawahan Aizen, dia akhirnya tahu bahwa orang yang masuk menyusup ke Hueco Mundo adalah Uzumaki Naruto.

Uzumaki Naruto?

Sepertinya dia pernah mendengar nama itu, ya nama yang muncul pada saat dia dan teman-temannya menyelamatkan Kuchiki Rukia dari eksekusi di Soul Society.

Gadis bersurai orange ini masih belum tahu apa tujuan dari orang itu datang ke tempat ini. Apa orang yang bernama Naruto itu datang untuk menyelamatkannya?

'Itu tidak mungkin!'

Dia tahu bahwa orang yang bernama Naruto itu tidak datang untuk menyelamatkannya. Bagaimana mungkin dia datang untuk menyelamatkannya, kalau dia saja tidak mengenal siapa orang itu.

Dan lagi yang diketahuinya setelah peristiwa penyelamatan Rukia, bahwa Naruto adalah manusia. Jadi bagaimana bisa dia masuk ke Hueco Mundo? Bagaimana bisa manusia biasa memiliki kekuatan?

'Pertanyaan bodoh!'

Dia sendiri akhirnya tahu bahwa dia dan juga teman-temannya juga memiliki kemampuan dan kekuatan yang tidak masuk akal manusia.

Dia juga mendengar beberapa saat yang lalu bahwa Aizen mengirim tiga orang Espada yang merupakan bawahannya, termasuk Ulquiorra yang menjadi mengawasinya selama dalam tahanan untuk menemui Naruto ini.

Dia tahu bahwa tiap espada itu memiliki kekuatan yang sangat besar, tapi ini? Aizen mengirim tiga espada miliknya. Itu berarti menandakan bahwa Naruto memiliki kekuatan yang diwaspadai oleh mantan shinigami tersebut.

Seakan tersadar dari pikirannya Orihime mendengar suara yang mengatakan bahwa ketiga Espada yang dikirim Aizen untuk menemui Naruto sudah kembali. Namun dari tekanan reiatsu yang bisa di rasakannya bahwa hanya satu reiatsu yang bisa ia rasakan dari ketiga espada yang tadi dikirim.

'Apa yang terjadi?' Dalam pikiran gadis itu bertanya-tanya.

Lokasi : Karakura Town

Pada saat ini Urahara Kisuke sudah berhasil mencari jalan untuk membuka jalan menuju Hueco Mundo. Hal ini juga membuka jalan untuk mengirim Ichigo dan teman-temannya untuk menyelamatkan Orihime.

Pada saat ini Urahara sudah berdiri bersama dengan Ichigo dan teman-temannya – Chad, Rukia, Ishida, dan Renji di depan portal yang sudah terhubung ke Hueco Mundo.

Urahara juga tidak lupa mengingatkan apa yang telah diketahuinya beberapa hari yang lalu, yaitu dimana dia merasakan tekanan reiatsu yang besar yang membuka portal ke Hueco Mundo dan reiatsu itu tidak lain merupakan reiatsu dari Uzumaki Naruto, mantan Fukutaichou divisi Empat.

Dan sampai saat ini dia belum merasakan reiatsu milik Naruto lagi setelah kejadian itu. Urahara mengambil kesimpulan bahwa untuk membuka portal ke Hueco Mundo Naruto harus melepas sejumlah Reiatsunya. Itu berarti saat ini dia masih berada di Hueco Mundo sampai saat ini.

Urahara juga menyampaikan agar Ichigo dan teman-temannya menjauhi konflik dengan Naruto, karena menurut kabar yang di dengarnya bahwa Naruto bukan sekutu dari Aizen dan juga dia beberapa kali diketahui merupakan pihak yang berdiri di pihak manusia. Maka dari itu Ichigo dan teman-temannya harus berfokus pada Aizen dan Arracar ciptaannya dan menyelamatkan Orihime.

Juga adalah lebih menguntungkan jika mereka bisa membawa Naruto berada di pihak mereka karena kekutan dari mantan Fukutaichou itu berada atas rata-rata Kapten shinigami.

Ichigo dan teman-temannya akhirnya memasuki portal yang menghubungkan antara dunia manusia dan dunia para Hollow tersebut.

'Kuharap kalian berhati-hati' Batin Urahara melihat mereka sudah memasuki portal tersebut.

Lokasi : Hueco Mundo

Naruto – Unknown Place

Naruto saat ini sedang duduk di atas sebuah batu krikil besar yang tertanam di dalam pasir di tempat itu. Tempat yang sepanjang mata memandang dipenuhi pasir itu sekarang sudah memasuki malam hari.

Naruto memandang heran keempat sosok yang saat ini ada di depannya setelah beberapa saat mengamat-amati mereka. Awalnya Naruto menyangka mereka adalah anak buah Aizen sehingga menangkap mereka berempat.

Satu dengan sosok makhluk besar seperti cacing? Satu lagi memiliki kepala seperti semut, yang satu lagi Naruto tidak bisa mengidentifikasi mirip dengan apa. Sedangkan yang satu lagi merupakan anak kecil berjenis kelamin perempuan?

Mereka saat ini dalam keadaan terikat di atas pasir setelah berusaha menyerang Naruto yang pada saat itu mencoba mendekati mereka yang bersembunyi.

Setelah mengalahkan mereka hingga tak sadarkan diri, Naruto mengikat mereka agar tidak bergerak. Naruto membutuhkan informasi yang mungkin bisa di dapatnya dari mereka. Karena informasi yang di dapatnya selama hampir satu minggu di Hueco Mundo masih belum bisa memastikan dimana letak dari apa yang di tinggalkannya dahulu.

Namun setelah menunggu, sampai mereka sadar dari pingsannya hal yang tidak di duga Naruto terjadi, yaitu anak kecil dari keempat Arracar itu menangis lalu diikuti aksi gelagapan yang di ke tiga makhluk Hueco Mundo lainnya yang berusaha mendiamkan bocah Arracar itu.

Naruto memutuskan langsung bertanya pada mereka mengenai apa yang dicarinya. Setelah beberapa saat menanyai mereka, akhirnya Naruto mendapat beberapa informasi yang bisa mendukung pencariannya.

'Tepat di bawah tanah Istana Aizen. Jadi sekarang tepatmu ada di sana.'

"Kalian sudah bisa pergi sekarang." Ucap Naruto kepada setelah melepas ikatan mereka.

"Ano, sebenarnya apa yang sedang kau cari disini Topeng-san?" Tanya salah satu sosok yang tidak bisa di identifikasi Naruto. Tapi, hey awalnya dia sedikit terkejut bagaimana mungkin sosok objek unidentificaction ini bisa memiliki mata seperti … rinnegan?

"Itu tidak perlu menjadi perhatian kalian." Jawab Naruto datar lalu menghilang dari tempatnya dalam pecahan partikel.

Kedua sosok yang memiliki wujud tubuh seperti manusia di antara mereka saling pandang satu sama lain setelah beberapa saat pria bertopeng yang tadi ada di depan mereka dengan cara demikian.

"Partikel? Pria bertopeng itu … mungkinkah? Nel-Sama." Ucap mereka melihat dimana pria bertopeng tadi berdiri lalu melihat ke arah anak kecil yang saat ini menatap mereka dari bawah dengan bingung.

"Dasar Bodoh Apa yang kita lakukan! Pria itu adalah Uzumaki Naruto yang di katakan Oleh Nel-sama beberapa tahun yang lalu."

"Ayo kita cari dia." Ucap sosok berkepala semut kepada rekannya.

.

.

.

T.B.C

a/n:

Disini Naruto merupakan seorang mantan shinobi yang memiliki kemampuan shinigami. Dan kalau soal flasback, iya mungkin ada sedikit demi sedikit dibukakan.

Terimakasih bagi para pembaca, terkhusus pembaca yang meninggalkan Review/Follow/Favorite cerita ini.