Guilty Hand : Right Hand Of King
Disclaimer : Naruto by Mashashi Kisimoto & Highchool DxD by Ichie Ishibumi
Genre : Adventure,Fantasy,Supranatural
Rated : T
Pair : Naruto x ?
Warning : Gaje,Abal,Typo
Summary : Dia bukanlah pahlawan, dia hanyalah seorang pendosa yang ingin menyelamatkan orang yang di sayanginya. Apapun akan ia lakukan demi menyelamatkan orang dia sayangi.
Chapter 2 : The Devil
Guilty Hand
⃝-⃝-⃝-⃝
Sudah lima hari semenjak Naruto pindah ke Kuoh Academy dia telah banyak menyelidiki tentang para iblis di sekolah barunya ini. Dan dari apa yang dia temukan dari penyelidikanya adalah hal yang tak pernhaah ia duga. Dua dari sekian iblis di sekolah ini adalahh adik dari para Maou, Rias Gremory dan Sona Sitri. Adik dari Maou Lucifer dan Leviathan kedua. Lalu tentang iformasi yang di berikan ino tentang Issei dan Sacread Gearnya yang benar benar terjadi. Dua hari yang lalu Issei bercerita tentang pacar barunya kepada Matsuda dan Motohama, Naruto sempat mendengar percakapan mereka saat itu. Tapi hari berikutnya sesuatu yang janggal terjadi kedua sahabat mesumnya tidak mengenal pacar Issei dan menganggap itu hanya pacar khayalan Issei. Dan pada hari yang sama pula Naruto dapat merasakan aura Issei berubah. Dia seperti memiliki dua aura yang bertubrukan, aura naga dan aura iblis menjadi satu dalam tubuh Issei. Dan dari situ Naruto dapat menyimpulkan jika Rias Gremory atau mungkin Sona Sitri telah merubah Issei menjadi salah satu bidaknya.
Saat ini Naruto tengah berjalan menuju ke atap. Dia berjalan melewati lorong-lorong bangunan itu syal merah yang ia pakai terlihatdi pakainya hingga menutupi sebagian wajahnya. Dia berbelok menuju ke lorong selanjutnya tapi hal yang tak terduga terjadi begitu saja, tanpa sengaja dia menabrak seseorang yang kebetulan sekali berpapasan dengannya.
Boiiinggg
Naruto dan orang yang menbaraknya pun juga terjatuh. Gerak jatuh Naruto seperti di slow motion di mana dia masih dapat memikirkan sesuatu saat jatuh.
'Ehehh aura ini? Sensasi ini? Jangan-jangan….' Batin Naruto mulai berkecemuk.
Naruto sedikit tekejut ketika mearasakan sensasi aneh saat menabrak orang tadi. Dia pun teersentak saat menyadari sensasi serta aura tadi.
'….Oppai! Ini Oppai Rias-senpai'
Batin Naruto dengan Gaje. Dia dapat merasakan aura iblis yang kuat dari oppai orang di depannya yang ternyata adalah Rias Gremory, adik Maou Lucifer serta penerus keluarga Gremory.
Bruuukk
Terdengar suara pantat yang menyentuhjatuh pada lantai lorong koridor sekolah itu. Naruto segera bangkit dari jatuhnya dan mencoba menolong gadis di depannya agar terlihat Gentle.
"G-gomenasai aku tidak sengaja!" Ucap Naruto sembari membungkuk dan setelah itu dia mengulurkan tangan kanannya pada Rias.
"Mari biar ku bantu…" sambungnya sambil mengulurkan tangan kanannya. Rias menerima uluran tangan Naruto tapi saat tangan mereka saling bersentuhan Rias merasasakn Aura kuat yang aneh dari pria di depannya ini dan membuatnya sedikit terkejut.
'Pperasaan aneh apa tadi itu?' batin Rias yang telah berdiri lagi. Dia memandang poria di depannya yang bternyata Kouhei nya. Dapat Rias rasakan Aura kuat menguar dari pria didepannya ini, terutama pada bagian tangan kanannya.
"Go-gomenasai Senpai! A-aku tidak sengaja tolong maafkan aku!" ucap Naruto sambil membungkuk, apa yang ia katakankatakana dan lakukana berbeda dengan apa yang ia pikirkan. 'Kuso! Tak kusangka aku harus menunduk di depan wanita ini' batin Naruto semua yang dia ucapkan hanyalah sendiwara agar Rias tidak curiga padanya dia tahu jika Rias sudah merasakan aura dari tangannya. Bagaimanapun Naruto adalah Raja dan Raja tidak akan pernah menudukan kepala pada orang lain. Masih dalam posisi membungkuk Naruto menunggu jawaban dari Rias.
"Tidak apa-apa! Lagi pula aku juga salah karena tidak melihatmu!" ucap Rias di sertai senyuman yang dapat membuat kaum adam mimisan. Naruto pun mendongak, dia memasang ekspresi terkejut agar dapat mengelabuhi Rias dia tidak ingin ada yang curiga padanya terutama gadis di depannya itu yang merupakan adik dari Maou Lucifer.
"A-arigatou Rias- senpai"
"Ya! Tak masalah! Kalau begitu sampai bertemu lagi!" ucap Rias sambil melenggang pergi. NarutoDia mentap kepergian adik dari Maou Lucifer itu ndan dapat dia lihat rambut merah yang tergerai dengan indah. Naruto pun melanjutkan perjalanan menuju atap yang tertunda karena gadis merah beroppai besar tadi.
Scence Break….
Waktu yang ditunggu tunggu pun tiba, ya ini adalah saat untuk pulang. Naruto dia agak sedikit terlambat pulang karena mengerjakan tugas piket sendirian. Dia Naruto tengah berjalan menuju apartemennya dania melewati sebuah taman yang tak jauh dari tempat berjalannya. Dia merasakan dua aura yang tak asing dari taman itu , dia berjalan menuju taman itutiu dengan tangan yang ia masukan ke saku. Narutodia bersembunyi di balik pohon yang berada tak jauh dari taman itu. Dapat dia lihat Issei tengah di kejar oleh seorang malaikat jatuh.
Malaikat jautuh itu terbang tepat di atas Issei dan setelah itu dia mendarat tepat di depannya. Issei yang melihat malaikatta bjatuh itu berada di depannya kembali mencoba melarikan diri tapi sepertinya kali ini maliakat jatuh itu tidak main main dia menciptakan tombak cahaya dan langsung melemparkannya pada Issei. Dan tepat sasaran, tombak itu menembus perut Issei.
"Kuso! Ini lebih parah dari pada Yuma-chan!" ucap Issei mencoba mencabut tombak cahaya itu tapi dia merasa sangat sakit saat menyentuh tombak itu.
"Heh Cahaya adalah racun yang mematikan untuk iblis!" ucap malaikat jatuh tadi, dia menatap Issei yang masih meringis kesakitan "Tak kusangka kau cukup tangguh juga bocah!" sambung pria gagak yang tengah berdiri menatap Issei. Ddia keambali menciptakan sebuah tombak tapi saat hendak melemparkannya sebuah sihirkekuatan menghancurkan tombask itu. Mamalaikat itu sedikit nterkejut dia mengira jika Issei yang melakukan itu,tapi ternyata seseorang datang dari sebuah ligkaran sihir berwarna merah yang melakukannya. Dia adalah Rias gremory,Malaikat jatuh itu menciptakan sebuah tombak lagi dan melemparkannya pada Riuas tapi tombaknya tiba tiba saja terlempar begitu saja dan setelah itu di samping Rrias datang seorang gadis loli yang terlihat tengah melindunginya dia adalah rook milik Rias, Koneko Toujou
"Sialan Kau!" teriak malaikat jatuh itu ia menciptakan tombak cahaya lagi dan meenyerang Rias, tapi belum sempatampai mencapainya sebuah petir tiba tiba datang dan hampir mengenainya untunglah dia memiliki reflek yang cukup bagus sehingga dia bias sedikit menghindari petir itu walaupun masih sedikit terkena efek ledakannya. Lalu muncul seorang gadis dengan rambut bergaya pony-tail di sebelah Rias sang pendeta petir Hhimejima Akeno. .A
"Rambut merah? Keluargalan Gremory kah? Tak kusangka yang datang adalah pewaris keluarga gremory langsung!" ucap malaikat jatuh tadi. Ddia baru menyadari jika orang yang datang adalah pewaris keluarga Ggremory,Rias.
"Tak akan ku biarkan kau bermain-main dengan anak itu! jika kau melakukan hal yang buruk buruk padanya aku tidak akan main-main!"ucap orang Rias
"Apa dia keluargamu? Sebaiknya kau jangan membiarkannya berkeliaran sendiri,atau mungkin akan ada orang sepertiku yang mengincarnya."
"Tterima kasih atas saranmu Tuan malaikat jatuh!"
Setelah itu malaikat jatuh tadi pergi, Rias Akeno dan Koneko emendekati Issei yang tidak sadarkan diri.
"Aaku ceroboh! Tak kusangka dia akan berhadapan dengan malaikat jatuh lagi!"
"Jijika begini dia akan mati Rias,…"
"Akui tidak akan membiarkannya mati!" ucap Rias dengan tenang. Tiba-tiba Akeno merasa ada orang yang memperhatikan mereka tak jauh dari sana aura orang itu sungguh aneh.
"Rias! Ada yang mengawasi kita!" ucap akeno. Rias yang mendengar akeno langsung mengalihkan pandangannya ke penjuru taman dia pun mulai memfokuskan indranya untuk mencari keberadaan orang yang mengawasinya.
"Akeno, Koneko! Jangan lengah! Aku merasakan aura asing" ucap Rias dia merasakan aura y auang asing.
"Siapa kau?! Keluarlah! Apa yang kau inginkan?" teriak Rias. Sementara itu Naruto yang merasa sudah ketahuan masih berdiam diri di tempatnya dia bersaendaer pada pohon itu dan memejamkan matanya,, lalu dia pun keluar dari tempat persembunyiannya.
"Wahh ternyata ketahuan juga ya!" ucap Naruto yang tengah berjalan keluar dari tempatnya tadi dengan tangan di masukan ke saku celana. Rias dan para bidaknya akeno dan Koneko sedikit terkejut saat melihat orang yang keluar tadi mengenakan seragam SMA Kuoh, terlihat Rriaslah yang paling terkejut dia mengenal orang ini karena tadi siang mereka tak sengaja bertemu.
"Tak kusangka dua Onee-sama Kuoh adalah Iblis!" ucap Naruto dengan seringaian di wajahnya. Rias dan Akeno terlihat tidak suka dengan perkataan pria di depan pedan mereka ini. "Ahh ternyata Maskot SMAma Kuoh juga Iblis ya!" sambung Naruto yang mengalihkan panadangannya pada Koneko.
"Siapa kau?! Dan apa yang kau inginkan?" ucap Rias dengan nada yang mengintimidasi.
"Siapa aku? Aku adalah Kouhei mu Rias-senpai! Dan tidak ada yang ku inginkan! Aku hanya tidak sengaja lewat dan melihat kejadian menarik ini! Jadi tidak masalah bukan?" Aku adalah juniormu Rias Gremory-senpai dan tidak ada yang ku inginkan! Dan juga Aku akan tutup mulut tentang kejadian ini!" balas Naruto dengan tenang
"Jangan main-main denganku orang asing!" teriak Rias.
"Tentu saja aku tidak bermain-main denganmu Rias-senpai! Dan sepertinya aku tidak punya urusan lain disini, jadi aku pergi!" Naruto .
"Oh ya, jika kau tidak cepat membawa bocah naga itu dia akan mati loh!" sambung Naruto sembari berbalik dan berjalan pergi. Rias mulai geram dengan pria yang sepertinya meremehkannya, dia menembakan Power Of Destruction pada naruto dalam jumlah yang cukup besar. Merasa ada bahaya yang menuju ke arahnya membuat naruto menoleh, dan benar saja sebuah tembakan Power Of Destruction mengarah padanya. Dia berbalik dan merentangkan tangan kanannya kedepan.
DUAARRRR
dan para bidaknya hanya menatap kerergian Naruto.
Sebuah ledakan yang cukup besar terjadi,asap yang cukup tebal mengepul disana.
"Rias apa yang kau lakukan? Apa kau mencoba membununya?" Tanya Akeno dengan nada yang agak tinggi.
"Dia membuatku kesal! Dia meremehkanku Akeno!" balas Rias singkat. Mereka mengira Naruto telah mati karena Power Of Destruction Rias. Tapi mereka dugaan mereka salah, setelah asap tadi hilang Naruto masih berdiri tegak dengan tangan kanan yang direntangkan kedepan dan sebelah tangannya dimasukan kedalam saku. Matanya menatap tajam pada Rias dan para bidaknya.
"Aku tidak mengerti apa masalahmu Rias Gremory? Tapi aku sedang tidak mood untuk bertempur malam ini" ucap Naruto yang mulai memancarkan energinya. Rias dan bidaknya menelan ludah ketika merasakan pancaran energy Naruto yang sangat besar. Bahkan Koneko terlihat mulai kehilangan keseimbangannya. Sepertinya mereka telah salah berurusan dengan orang ini.
"Untuk kali ini kalian selamat! Tapi aku tidak menjamin lain kali!" Naruto berbalik dan berjalan pergi meningggalkan tempat itu. Rias dan para bidaknya hanya menatapkepergian Naruto.
"Sudah ku katakankan? Jangan terpancing emosi Rias-Bucchou! Dia sepertinya bukan orang sembarangan!" ucap Akeno.
"Gomen Akeno,aku terlalu terbawa emosi! Dan Sebaiknya kita cepat, sebelum terjadi hal yang buruk pada Issei! Dan Akeno aku ingin kau menyelidiki tentang pria anak itu!" ucap Rias.
"Hai' hai' Buchou!" baalas Akeno dengan senyum misteriusnya. Sebuah lingkaran sihir berwarna merah muncul di sekitar mereka lalu mereka menghilang dalkam lkingkaran sihir itu.
⃝-⃝-⃝-⃝
Unknown place
Disebuah ruangan yang memiliki pencahayaan minim terlihat seorang dengan topeng spiral tengah duduk di sebuah singgasana, di sampingnya terdapat seorang gadis yang mengenakan topeng yang hanya menutupi bagian atas wajahnya. Dan tepat di depan orang itu terlihat beberapa orang yang mengenakan topeng berebentuk tegkorak tengah menunduk.
"Jadi apa kalian sudah menemukan Pengguna yang lain?" Tanya pria bertopeng spiral.
"Hai' ! kami telah menemukan lokasinya Tobi-sama!" balas salah satu dari sekian orang yang mengenakan topeng tengkorak.
"Jangan menggunakan Segel Gaib kekuatan yang kuberikan dengan terburu-buru atau tubuhmu akan hancur! Gunakan saat terdesak saja!" Kini giliran sang gadis yang bicara dangan Nada yang begitu tajam. Dia memperlihatkan sebuah senyuman yang menyeramkan.
"Hai' saya mengerti Eve-sama! Kalau begitu kami akan segera melakuakannya sesuai Rencana andaancarkab serangan!" balas pria bertopeng tengkorak tadi
"Jangan sampai gagal!" ucap Tobi dan dijawab anggukan oleh pria bertopeng tengkorak,
"Saya mengerti! Kalau begitu kami pergi!" Ddia membungkukan badan dan perlahan tubuhnyha menghilang bersamaan dengan munculnya lingkaran sihir di sekitarnya.
⃝-⃝-⃝-⃝
Setelah kejadian tadi malam Naruto selalu merasa sekarang dirinyalah yang diawasai dan di seidiki. 'Yare yare! Kurasa dia mulai curiga padaku! Apa boleh buat! Ini sebuah Ironi aku mengawasi mereka tapi kenapa mereka juga mengawasiku? Siapa yang salah?' batin Naruto dengan sweetdrop. Dia memejamkan matanya dan menghela nafas dengan kasar. Dapat dia lihat wajah ambigu Issei yang terlihat tengah memikirkan sesuatu dia penasaran apakah Issei mengingat kejadian tadi malam. Naruto memasang sebuah seringaian.
"Hyoudo-san! Apa ada masalah? Kau terlihat lesu" ucap Naruto. Issei mengalihkan pandangannya pada Naruto.
"Bukan urusanmu orang tampan!"
"Aapa terjadi hal yang buruk semalam?"
Dapat Naruto lihat wajah Issei yang berubah, dia menyeringai melihat perubahan itu yang menurutnya sangat lucu. Tapi kesenangannya terhenti ketika dia mendengar teriakan gaje dari para gadis lalu di saat yang sama seseorang datang menghampiri mereka.
"Ohayou Hyoudou Issei-kun?" ucap orang tadi dia adalah Yuuto Kiba salah satu dari bidak Rias Gremory. Issei menatap Kiba dengan tatapan malas.
"Apa yang kau inginkan Yuuto?"
"Ah aku diminta Buchou untuk memberitahukan agar kau datang ke klub penelitian lmu Gaib setelah pelajaran selesai?"
"Buchou? Klub penelitian ilmu gaib?"
"Rias Gremory-senpai beliau ingin kau datang ke gedung sekolah lama karena klub kami ada di sana"
"Oh souka! Baiklah aku akan datang" ucap Issei. Kiba mengalihkan pandagannya pada Naruto yang sejak tadi diam di tempat duduknya.
"Anata mo! Namikaze Naruto-san!" ucap kiba pada pemuda pirang yang tengah duduk manis di kursinya. Naruto menatap Kiba.
"Eh? Aku?" ucap Naruto sembari menunjuk dirinya sendiri dan di balas anggukan singkat yang disertai senyuman dari Kiba. 'sepertinya aku akan di introgasi' batin Naruto sweetdrop.
"Kalau begitu aku akan datang lagi setelah pelajaran selesai! Jaa naa!" ucap kiba sembari meninggalkan kelas Naruto.
Skip –after school (Kaya judul hentai aja :v)
Pelajaran pun selesai, banyak murid yang telah pulang tapi berbeda dengan Naruto dan Issei yang masih duduk di kelasnya menanti kiba yang berkata akan menjemput mereka. Tak lama kemudian datanglah kiba dan langsung menuju mereka.
"Gomen sedikit lama! Kalau begitu silahkan ikuti aku!" ucap kiba dan di balas anggukan dari NaruIssei (ini bukanYaoi ya ._.). Mereka pun berjalan melewati lorong koridor sekolah. Tak sengaja mereka berpapasan dengan ketua osis Sona Sitri, mereka menundukan kepala saat berepapasan dengannya. Tapi berebeda dengan Naruto yang bahkan tidak menoleh sedikitpun pada Sona. Issei yang melihat tingkah Naruto menjadi sedikit geram.
"Woy Namikaze! Apa-apan sikap mu itu hah? Kau terlihat tidak menghormati Senpaimu terlebih lagi dia adalah ketuua Osis! Apa kau tidak punya sopan santun?" Ucap Issei dengan Nada yang meninggi. Kiba juga sebenarnya merasakan hal sama dengan Issei dia merasa Naruto tidak punya sopan santun sama sekali. Naruto menutup matanya dan sedikit menaikan sudut bibirnya.
"Raja tidak pernah menundukan kepalanya pada siapapun!" ucap Naruto,sifat asli seorang raja mulai kelihatan pada diri Naruto. Dia tidak ingin bersandiwara lagi untuk apa bersandiwara jika itu bahkan akan menghambarmu?
"Apa maksudmu hah?" Issei semakin geram dengan orang di depannya ini.
"Orang dengan IQ rendah sepertimu takan mengerti apapun!" balas Naruto dengan tenang. Issei yang amarahnya telah mencapai ubn-ubun tidak bias mengendalikan emosinya lagi. Dia mencengkram kerah Naruto dan mengangkatnya, Issei menatap Naruto dengan tajam.
"HOI! APA KAU INGIN KU HAJAR HAH? KAU TERLALU SOMBONG PIRANG!" teriak Issei suaranya menggema di koridor itu. Sona yang berjalan tak jauh dari mereka ikut menoleh melihat perkelaian itu.
"Apa kau tuli Hyoudou Issei-san? Aku sudah mengatakannya kan? 'Raja tidak akan menundukan kepala mereka pada orang lain'!" Naruto menatap Issei dengan tatapan Intens dan terlihat mata shapierre nya mejadi sangat tajam dia mengeluarkan pancaran energy dengan jumalah besar. Issei yang mentap Naruto menjadi gemetaran dan melepaskan cengkramannya pada kerah Naruto, badannya gemetaran dan tiba-tiba tubuhnya menegang saat melihat mata yang seakan tanpa dasar itu. Sementara itu Kiba yang berada tak jauh dari Naruto pun juga merasakan hal yang sama tiba-tiba tubuhnya menjadi gemetaran seakan energinya keluar dengan paksa dari tubhnya.
Sementara itu Sona yang berada tak jauh dari Naruto juga merasakan aura yang sangat kuat,walaupun dia iblis kelas atas tapi tetap saja dalam jarak seperti ini dia dapat merasakan aura dan pancaran yang sangat kuat dan begitu dalam. 'a-apa itu? aura yang aneh! Kenapa Rias berhubungan dengan orang asing ini?' batin Sona. Dia merasa sedikit gemetaran, Sona memutuskan untuk menjauhi tempat itu untuk menghindari efek dari aura Naruto tadi.
Issei merasa jika Naruto bukan orang sembarangan,dia telah salah mencari masalah dengan pria pirang itu.
'Pe-perasaan apa ini? Si-Siapa orang ini sebenarnya?' batin Issei sementara itu Kiba yang masih gemetaran mencoba untuk mengendalikan tubuhnya agar tidak gemetar.
"Su-sudahlah Namikaze-san! Sebaiknya kita segera menemui Buchou! Tidak baik membuat orang lain menunggu bukan?" ucap Kiba mencoba mencairkan suasana. Naruto menghilangkan pancaran energinya.
"Ya! Kau benar Kiba-san! Sebaiknya kita segera pergi!" balas Naruto. mereka pun melanjutkan perjalanan mereka menuju tempat Rias. Tak ada pembicaraan setelah insiden tadi, Issei terlihat masih memikirkan kejadian tadi. Mereka pun sampai di sebuah ruangan yang berada di gedung lama.
"Yosh kita sudah sampai" ucap kiba yang kemudian membuka pintu ruangan tersebut.
"Buchou aku sudah membawa mereka" ucap kiba. Issei dan Naruto masuk kedalam ruangan itu. Issei sangat heboh ketika melihat ada Koneko,salah satu dari murid yang sangat terkenal karena tubuh lolinya juga merupakan Maskot SMA Kuoh. Lalu Issei mengedarkan pandangannya ke segala penjuru ruangan dan dia melihat sebuah kamar mandi yang hanya menggunakan gorden sebagai penutupnya dan itu membuat setiap orang yang mandi memperlihatkan lekuk tubuhnya Issei dapat melihat seseorang tengah mandi, dia dapat melihat dengan jelas bayangan lekuk tubuh orang itu. Sementara Issei sedang mengagumi semua hal yang ada di ruangan itu, Naruto memilih untuk duduk di kursi sofa sebelah Koneko dia mengeluarkan ponselnya dan mengetik sebuah pesan untuk seseorang. Saat asik mengetik pesan sebuah suara mengintrupsi indra pendengarannya.
"Naruto-senpai,Apa kau mau kue?" ucap koneko dengan nada datar, dia menyodorkan sebuah piring dengan kue coklat pada Naruto. Naruto menghentikan aktivitas mengetikya dan menatap gadis loli di sebelahnya ini dia menerima kue yang di berikan koneko.
"Arigatou Koneko-chan!" ucap naruto dan hanya di balas anggukan oleh koneko. Tak lama kemudian Rias keluar dari kamar mandi dengan rambut basah.
"Maaf membuat kalian menunggu! Aku tidak sempat mandi karena terlalu sibuk semalam." ucap Rias. Setelah itu Rias membicaraka hal yang cukup penting dengan Issei dia menjelaskan jika Issei bukanlah manusia lagi dan juga semua yang Rias ketahui tentang pertikaian 3 fraksi besar. Sementara itu naruto masih menikmati kue yang di berikan Koneko dengan tenang, dia dapat melihat wajah Issei yang terlihat kebingungan dengan penjelasan Rias. Tak lama kemudian Rias selesai dengan Issei dan kini ia menatap Naruto yang sedang membaca pesan dari kakeknya. Rias sedikit menunduk ketika menatap Naruto
"Namikaze Naruto-san aku minta maaf atas insiden tadi malam,aku terlalu terbawa emosi! Dan Bisakah kau jelaskan apa yang kau lakukan semalam ? dan juga siapa kau sebenarnya?" Tanya Rias yang telah mengalihkan padangannya pada Naruto. Naruto menutup ponselnya dan balik mentap rias.
"Tidak usah pikirkan kejadian semalam Rias-Senpai! Dan semalam tidak ada yang kulakukan! Aku hanya kebetulan lewat saja dan soal siapa aku, aku hanyalah anak SMA yang bersekolah di Kuoh academy dan sekelas dengan makhluk mesum yang selalu membuat masalah di kelas!" ucap Naruto sambil memandang Issei. Sementara itu semua yang disana terlihat sweetdrop dengan penjelasan naruto.
"Bu-bukan itu yang ku maksud Naruto-san! Tapi tentang hal lain…" ucap Rias sambil tersenyum hambar. Naruto membulatkan matanya mendengar pernyataan dari Rias barusan.
"Mu-mungkinkah? K-kau ingin mengetahui semua hal dariku?" Tanya Naruto, Rias hanya mengangguk mendengar ucapan Naruto tapi dia sedikit heran kenapa Naruto tergagap begitu.
"Ri-rias Gremory! Ke-kenapa kau ingin mengetahui hal lain dari ku? A-apa kau menyukaiku? Cinta pandangan pertama kah?" ucap Naruto dengan polosnya sementara itu semua orang yang ada di ruangan itu hanya sweetdrop dan memasang face palm melihat kelakuan Naruto.
"EH? Bu-bukan hal itu Naruto-san, a-aku hanya ingin mengetui identitas aslimu saja!" ucap Rias yang mulai mengerti kenapa Naruto tergagap, dia berharap semoga pemuda di depannya ini segera mengerti dengan yang dia katakan.
"O-oh souka! Go-gomen tentang yang barusan!" ucap Naruto yang mencoba untuk stay cool dan Sweetdrop pun tak terhindarkan akibat tingkah dari Naruto itu. Bahkan Koneko gadis yang di kenal memiliki wajah datar kini hanya face palm karena kelakuan Senpainya ini.
"Soal siapa diriku, kalian akan segera mengetahuinya cepat atau lambat! Jadi untuk saat ini aku tidak bisa memberikan indentitas ku!" ucap Naruto., kini dia telah kembali ke Naruto yang sebenarnya. Naruto yang tanpa ekspresi.
"Kalau begitu aku tidak akan mengalihkan pengawasanku padamu Naruto-san!" ucap Rias dengan nada sensualnya yang dapat membuat setiap kaum adam menelan ludah.
"Maaa aku sangat senang di awasi olehmu Rias Gremory-senpai! Kalau begitu urusanku disini selesai bukan?" ucap Naruto dan dibalas anggukan oleh Rias. dia bangkit dari sofa dan berjalan menuju pintu. Dia berdiri tepat di depan pintu dan menatap semua yang ada di sana dengan ekor matanya. "Oh ya satu lagi…" ucap Naruto, dia menggantungkan kalimatnya, semua yang ada di sana terlihat tengah menaikan sebelah alisnya.
"Jangan pernah mengganggu urusanku mengerti?" ucap Naruto dan segera meninggalkan ruangan itu.
⃝-⃝-⃝-⃝
Sudah dua hari berlalu sejak Rias mengundang Naruto dan benar saja dia merasa selalu diawasi dari jauh oleh seseroang. Kemarin adalah hari yang cukup menarik baginya, dia meihat Issei bersama dengan sesorang biarawati yang mungkin baru pindah ke gereja di Kuoh. Naruto berpikir mungkin itu akan menjadi kisah cinta terlarang bagi mereka. Saat ini Naruto tengah berada di atap sekolah untuk sekedar melihat awan, tempat itu menjadi tempat favourite Naruto sekarang. Sedang asik dengan kegiatannya tiba-tiba sebuah lingkarang sihir muncul dan menampakan seorang gadis dengan surai pirang disana. Naruto menoleh ke gadis itu.
"Ada apa Ino?" Tanya Naruto pada gadis di belakangnya itu.
"Saya mendapat informasi penting master!"
Naruto menaikan sebelah alisnya, dia penasaran informasi apa yang di bawa Ino kali ini.
"Saya menemukan pengguna Accursed Ability di kota ini!"
Mendengar perkataan Ino membuat Naruto semakin tertarik,dia membalikan badanya untuk menatap Ino.
"katakan semua yang kau ketahui Ino!" ucap Naruto di balas anggukan oleh Ino.
"Dia adalah seorang gadis,saya melihat dia mengeenakan seragam Smp Kuoh! Orang itu memiliki rambut berwarna merah dan kalau tidak salah namanya adalah Uzumaki Sara! Saya akan mengirimkan fotonya melalui e-mail" ucap Ino panjang lebar
"Oh souka baiklah! Jadi apa dia lol- maksudku apa kekuatannya?" Tanya Naruto. Ino sweetdrop melihat kebiasaan masternya yang sering keceplosan.
"Master apa pertanyaan pertama perlu kujawab?" Tanya Ino dan dibalas anggukan cepat dari Naruto, Ino semakin sweetdrop melihat tingkah sang master. Dia menghela nafas perlahan.
"Dia tidak loli master! dan kekuatannya adalah nyanyian,dia menggunakan nyanyiannya sebagai ilusi akan sangat merepotkan jika kita berurusan dengan dia! "
"Terima kasih intuk informasinya Ino!"
"Hai'! master apa rencana anda selanjutnya?" Tanya Ino. Naruto menoleh kepada Ino.
"Tentu saja mengajak dia kencan!" balas Naruto tanpa dosa. Ino memasang wajah face palm melihat sang master
"Apa kau akan merekrutnya master?"
Naruto menyeringai medengar pertanyaan Ino.
"Kau tidak harus menanyakan sesuatu yang telah kau ketahui jawabannya kan Ino?" Tanya Naruto disertai seringaiannya, Ino hanya mengangguk menanggapi masternya dia tidak tahu apa yang harus dia katakan saat masternya memasang sebuah seringaian.
"Kalau begitu saya permisi master!" ucap Ino dan di balas anggukan oleh Naruto. Naruto mengalihkan pandangannya menuju halaman sekolah yang cukup luas,sebuah seringai muncul di wajahnya.
"Yosh! Game hajimenasho!" ucapnya. Dia melangkah menuruni tangga dan menuju ke kelasnya untuk mengikuti pelajaran berikutnya.
O
O
O
O
To Be Continue…..
Yo Reader-san! Sankyuu buat Review kritik maupun saran di chap sebelumnya!
Gommen kalau chap sebelumnya kurang memuaskan dan masih banyak typo yang bertebaran!
Soal kekuatan mungkin saya ambil dikit dari Guilty crown, klo soal Api punya Ogami Rei saya pertimbangin dulu..Author ga mau bikin Naruto jadi terlalu Over atau GodLike! Soal lemon, saya jga masih blm yakin :3 blm ngerti cara bikin lemon yang benar!
Buat chapter-chapter awal mungkin actnya baru dikit, tapi nanti secara bertahab pasti dilebihin.
Buat pair ada yang mau saran? Di sini saya mau buat Harem jadi tolong saran Charnya ya!
Dan semoga chap ini ngga terlalu buruk juga…
Sekian sambutan dari Author nista ini! Jaaaa sampai ketemu dichap awal…..
SANKYUU BUAT PARA READER!
Kaburagi Ogami Log Out
e
