Boboiboy berlari ke arah suara ledakan itu, dan akhirnya menemukan yang terlihat seperti robot (Robo Jojo) sedang menghancurkan bangunan sekitar dan didalam robot itu terlihat seekor monyet 'besar' dengan jubah berwarna ungu, tertawa bahak.
"Kali ini aku akan menghancurkan kota ini dan menguasai New Townsville, mojo!"
Boboiboy menyaksikan ini, penuh pertanyaan di otak nya. "Ada apa ini!? Mengapa ada robot menghancurkan kota!?"
Melihat robot Mojo yang masih membuat kerusakan, Boboiboy sedikit marah dan bersiap menggunakan Jam Kuasa nya. "Aku nggak bisa tinggal diam! Aku harus melakukan sesuatu untuk menghentikan dia-"
"Hey semuanya! Lihat! Powerpuff Girls datang kemari menyelamatkan kita!" teriak salah satu warga dekat Boboiboy, menunjukkan jarinya ke atas. Mendengar ini, semua orang, termasuk Boboiboy melihat ke atas, 3 gadis terbang ke arah robot itu meninggalkan jejak berwarna di langit. Satu pink, satu biru, dan satu hijau.
"Wah... apa itu?" kata Boboiboy dengan kagum dan penasaran.
Ketiga gadis itu turun dan melihat kerusakan yang disebabkan Robo Jojo.
"Mojo!" teriak 3 gadis itu.
Monyet ini, Mojo, menoleh ke arah suara itu, dengan kesal. "Kalian lagi!?"
"Ya! Kami, Fighting Love Science Legend, Powerpuff Girls Z!" teriak mereka sambil berpose.
"Gadis keras kepala! Bisakah kalian diam dan tidak mengganggu tugas ku, mojo!?"
"Itu jika tidak ada hubungannya dengan rencana jahatmu, ya." jawab Blossom.
"Grrr, akan ku hancurkan kalian!" teriak Mojo, menyerang Powerpuff Girls.
SEMENIT TELAH BERLALU
"Shooting Yo-yo!"
"Bubble Champagne!"
"Swing Sonic!"
Powerpuff Girls menggunakan skill mereka bersamaan dan mengenai Mojo. Dan dalam sekejap, robot itu pun meledak dan Mojo terlempar ke langit, berteriak, "Aku akan kembali lagi!!!"
Ketiga gadis itu turun, senang dapat mengalahkan Mojo. Mereka mendengar beberapa orang bersorak kepada mereka.
"Ini benar-benar mudah. Apakah Mojo benar-benar tidak ada perkembangan?" tanya Buttercup, sedikit bercanda.
"Tapi setidaknya kita menyelamatkan kota lagi dari Mojo." kata Bubbles dengan riang.
"Augh, ayo kita kembali! Tak sabar ingin mencoba makanan milik Sakurako san." perintah Blossom tidak sabar.
Bubbles dan Buttercup mengangguk dan mulai pergi. Sebelum Bubbles mengikuti temannya, dia melihat orang-orang yang merasa berterima kasih kepada mereka. Dan disitulah dia melihat Boboiboy yang terkagum, terdiam.
"Bubbles, ayo!" teriak Buttercup.
"Oh, ok!" akhirnya Bubbles mengikuti temannya.
Boboiboy melihat Powerpuff Girls Z pergi sampai tidak terlihat. Dia tidak bisa berkata apa-apa selain, "Wow terbaiklah mereka! Ternyata kota ini memiliki pahlawan super juga."
Setelah kejadian itu beberapa menit yang lalu, kita bisa melihat Boboiboy sedang berjalan sambil melihat sekelilingnya, berpikir apa yang harus dia lakukan sekarang.
"Baiklah, kembali ke topik. Biarpun aku tidak bisa bercakap bahasa Jepang bukan berarti aku akan menyerah. Aku yakin pasti ada suatu cara agar mempermudah masalahku dan dapat kembali pulang."
Boboiboy berhenti dan ingat bahwa dia belum makan sejak istirahatnya di markas. Lalu dia melihat sekitarnya dan menemukan sebuah kedai/toko makanan (Toko Kintoki).
Lalu dia mengambil uang yang diberikan oleh ibu tadi. "Sebaiknya saya cari makan dulu. Kuharap toko ini tidak menjual makanan terlalu mahal."
Boboiboy berhenti di depan toko dan melihat huruf-huruf kanji yang dipasang di toko.
"*sigh*, Sekarang aku benar-benar ingin Ochobot ada bersamaku dan ingin dia menambahkan fitur translator ke dalam Jam Kuasa-, eh, tunggu sekejap..."
Boboiboy tiba-tiba tersenyum, ada harapan di dalam hatinya. "Kenapa tidak dipikirkan dari awal. Jika aku berada di Bumi, berarti aku masih bisa menghubungi teman-teman ku. Seharusnya aku menyadarinya dari tadi."
Perutnya berbunyi, mengingatkan dia untuk makan. Dia langsung memasuki toko itu.
Didalam dia melihat pemilik toko ini (Sakurako/Annie) sedang membersihkan meja. Dia juga melihat 3 anak perempuan sedang mengobrol dan makan yang kelihatannya seperti kue. Dua perempuan duduk sebaris bersama dan satu perempuan duduk menghadap ke arah pintu masuk/keluar, dimana Boboiboy berdiri.
Tanya diketahui, perempuan yang menghadap ke pintu (Miyako) melihat Boboiboy dengan sedikit terkejut karena pernah melihat dia sebelum mengikuti temannya. Tapi itu bukan hal yang penting maka dia tidak membahasnya.
Boboiboy menghampiri Sakurako dan mulai memesan, "Oh, selamat siang, apakah anda ingin memesan?" tanya Sakurako dengan sopan.
Seperti sebelumnya, Boboiboy hanya diam karena tidak tahu berkomunikasi dengan bahasa Jepang. Tapi Boboiboy paham bahwa Sakurako pasti bertanya apa yang ingin Boboiboy pesan.
Sayangnya, dia tidak melihat menu di meja, maka dia bingung ingin pesan apa. Lalu dia memutar kepalanya ke arah 3 gadis dan melihat kue yang mereka nikmati. Boboiboy memutar kepalanya kembali ke arah Sakurako dan menunjukkan jari telunjuknya ke kue yang dimakan mereka bertiga.
Sakurako melihat apa yang ditunjuk Boboiboy. "Apa anda ingin kue yang sama seperti mereka?"
Dari intonasi nya, Boboiboy paham kalau dia bertanya apakah Boboiboy ingin mengkonfirmasi pesanan nya. Dengan begitu dia mengangguk.
Sakurako bertanya-tanya mengapa dia diam saja, tapi dia hiraukan. "Baiklah, saya akan membuatnya segera. Mohon ditunggu." ucap Sakurako sebelum dia pergi ke 'dapur' untuk membuat kue yang dipesan Boboiboy.
Boboiboy duduk di meja yang paling pojok, dekat dengan ketiga gadis itu. Boboiboy memerhatikan mereka, sedang asyik membicarakan topik mereka dan memakan kue mereka masing-masing.
Tiga gadis...
Boboiboy mulai memikirkan pertama kali dia melihat Powerpuff Girls Z dengan matanya sendiri. Dan mereka juga bertiga.
Boboiboy kembali melihat 3 gadis itu yang sedang duduk menikmati kue dan obrolan mereka. Boboiboy mulai berpikir bahwa 3 Powerpuff itu dan 3 gadis didekatnya sekarang seolah-olah memiliki hubungan dengan hal heroic ini, seperti penyamaran. Tetapi dia menggelengkan kepalanya, berpikir tidak mungkin. Mungkin melihat 3 gadis adalah hal kebetulan untuk hari ini.
Dia mulai ingat bahwa itu bukanlah hal yang penting sekarang. Dia langsung mengotak-atik Jam Kuasa nya, berharap bisa menghubungi teman nya. Tidak sengaja, Boboiboy mendengar percakapan ketiga gadis itu... walaupun masih tetap tidak maksud bahasa nya.
"Hmm, enak sekali kue baru ini! Ini akan menjadi resep baru ku diingatan ku!" kata Momoko dengan gembira. Kaoru hanya diam mendengar opininya sambil memakan kue nya.
Mendengar ini Miyako hanya bisa cekikikan. "Momoko, apa kau bisa membuat kue?"
"Huh, tidak. Maksudku akan ku ingat rasa yang super manis ini selamanya, Miyako."
Miyako mengangguk, "Kurasa aku juga akan ingat rasa manis ini. Bagaimana denganmu, Kaoru?"
Miyako menatap Kaoru. Kaoru menjawab, "Saya bukan penggemar kue dan camilan, jadi tidak yakin."
"Tapi setidaknya ini enak." kata Kaoru, berharap apa yang dia katakan tadi tidak menghina perasaan temannya, termasuk Momoko.
Sakurako berjalan ke Boboiboy, membawa kue yang sama seperti yang dimakan ketiga gadis itu. "Ini kuenya."
"Arigato." kata Boboiboy berterima kasih. Sayang sekali 'Arigato' adalah kata yang Boboiboy hanya tau.
Sakurako kembali melakukan tugasnya. "Hey Sakurako-san, bagaimana sekarang hubungan mu dengan Souichirou?" tanya Momoko, mengambil perhatian Sakurako.
"H-huh? Hubungan kita... baik-baik saja." jawab Sakurako dengan gugup, memikirkan tentang Souichirou/Jason. "Kenapa tanya itu?"
"Oh tidak apa-apa, penasaran saja." jawab Momoko. Dia kembali makan kue nya. "Ngomong-ngomong, kue nya sangat lezat."
"Saya senang mendengarnya." kata Sakurako, kembali ke mejanya.
Kembali ke Boboiboy, dia masih mencoba menghubungi teman nya.
"Ayo angkat Fang." kata Boboiboy berharap. Dia sudah menghubungi Ochobot tapi tidak dapat terhubungi. Hal yang sama terjadi saat menghubungi Yaya, Ying, dan Gopal.
Tidak ada jawaban, Boboiboy menutup panggilan nya. "Macam mana bisa tidak ada yang jawab? Apakah karena jaraknya jauh dari Bumi ke markas?" tanya Boboiboy dengan dirinya sendiri. "Tapi kurasa tak mungkin. Terakhir kali saat melakukan transmisi dari Bumi ke Stasiun TAPOPS tidak ada gangguan pun. Jadi seharusnya ini bukan masalah jarak. *sigh* Kalau Tok Aba punya komunikator juga, pasti bisa dihubungi." Putus asa, dia mulai memakan kuenya. "Uih, enaknya!"
Kembali ke tiga gadis, tiba-tiba ikat pinggang mereka berbunyi beep beep. Momoko, Miyako, dan Kaoru langsung berdiri dari tempat duduk, mengagetkan Sakurako dan Boboiboy.
"Sakurako-san, kami harus pergi. Terima kasih dengan kuenya." kata Momoko.
"Kami akan kembali lagi." kata Miyako.
Ketiga gadis itu berlari keluar dari toko. Sakurako hanya bisa melihat mereka pergi, memahami situasi nya. Tapi Boboiboy langsung ada rasa curiga. Mengapa mereka pergi mendadak dan terlihat terburu-buru? Rasa penasaran ini yang membuat Boboiboy beranjak dari kursinya.
Momoko, Miyako, dan Kaoru berlari ke belakang toko. Momoko membuka komunikator nya. "Girls! Gawat! Mojo kembali lagi!" teriak Profesor Utonium.
"Lagi!? Bukankah kita sudah menghajar nya? Kenapa kembali lagi dalam singkat?" tanya Kaoru.
"Itu kurang tau, dan yang buruknya Fuzzy Lumpkin juga kembali menghancurkan kota dengan 'tanda tangannya'." kata Ken dengan panik.
"Apa?" kata Miyako.
"Ini tidak bisa dibiarkan. Ayo kita berubah!" perintah Momoko. Mereka langsung membuka komunikator mereka dan mulai berubah.
"Hyper... Blossom!"
"Rolling... Bubbles!"
"Powered... Buttercup!"
Mereka berubah dengan pose terakhir. "Powerpuff Girls Z!"
Blossom berkata, "Ayo! Kita hentikan mereka!" Bubbles dan Buttercup mengangguk dan bersama mereka terbang pergi.
Tanpa sepengetahuan mereka, Boboiboy menyaksikan semua nya dari samping toko. Dan disitulah dia mengetahui rahasia 3 pahlawan kota ini.
"Jadi ternyata mereka adalah..."
SEE YOU AGAIN IN NEXT CHAPTER!
A.N.: Toko Kintoki adalah nama toko milik Sakurako/Annie. Sejujurnya saya sendiri kurang tahu itu nama tokonya atau bukan karena saya tahu itu saat saya menonton salah satu episode PPGZ. Mungkin chapter yang akan datang saya hanya akan menyebutkan nya Toko Annie.