My Love Story ch. 3
"Ani! Aku akan memilikimu. Katakan padaku. Apakah namja itu pernah menyentuh mu? Apakah namja itu pernah memberimu sesuatu yang akan selalu kau ingat sepanjang hidup mu?" Tanya Siwon. Aku hanya terdiam menatapnya dengan tatapan takut. Aku tau maksud perkataannya dan itu benar benar membuatku takut.
ȸ START ȹ ȸ START ȹ ȸ START ȹ ȸ START ȹ ȸ START ȹ ȸ START ȹ
Ia mendekat. Matanya tertuju pada bibir ku.
CHU~~
Ia mencium tepat di bibir ku. Aku kaget. Tubuh ku bergetar. Saat ia mengulum bibir ku aku tersadar dan memukul bahunya. Namun ia bergeming tangannya mengeratkan pelukaknya pada ku. Ukh.. dada ku sesak.
BRAAAK
Pintu itu terbuka dan menampakan seorang pria jangkung yang berdiri disana. Siwon melepaskan tautaan bibirnya di bibir ku.
"Hosh.. Hosh.. Hosh.." aku terengah engah.
::SUNGMIN POV END::
Sungmin menarik nafasnya dengan cepat. Mata indahnya menatap seorang pria jangkung yang berdiri di pintu yang terbuka.
"Kyu.." Panggilnya. Kyuhyun tersenyum lega menatap Sungmin yang belum diapa apakan(?) oleh Siwon.
"Mau apa kau, hah? Ba**n**n kedatangan mu itu sangat mengganggu bodoh! Ow Ow Ow… Apa kau mau wanita ini mati di hadapan mu hah?" Tanya Siwon sinis. Tangannya menjambak rambut Sungmin.
"A-akh… Si-siwon.. sakit.." Sungmin meringis kesakitan.
"Hey, jangan sentuh dia! Atau kau akan habis disini!" Kyuhyun mendekati Siwon. Siwon melepaskan jambakkannya *bner deh kata2nya g' enak d bca* dari rambut Sungmin. Siwon mengepalkan tangannya siap untuk membuat Kyuhyun babak belur.
BUGH
"Akh" Kyuhyun meringis. Kepalan tangan Siwon mengenai pipi kiri Kyuhyun. Setitik darah mulai keluar dari sudut bibirnya.
"Kyu… Jangan… Siwon-ah hentikan, hiks!" Sungmin turun dari tempat tidur dan berlari ke Kyuhyun. Ia memeluk Kyuhyun erat. Matanya menatap Siwon dengan berlinang airmatanya.
Siwon tersenyum. Meremehkan Kyuhyun yang kini berada di pelukan Sungmin.
"Huh, dasar lemah. Bagaimana kau bisa melindungi Sungmin jika kau lemah seperti ini." Kata Siwon. Kyuhyun mendongakkan kepalanya menatap Siwon garang.
"Minnie menjauh dari kami okey?" titahnya pada Sungmin. Sungmin hanya menggelengkan kepalanya cepat dengan air mata yang masih mengalir dari matanya.
"Min…"
"Ani Kyu! Aku ingin bersamamu."
"KUBILANG MENJAUH DARI KAMI!" Kyuhyun membentak Sungmin. Ia hanya tidak ingin Minnie-nya terluka. Jadi terpaksa ia harus melakukan ini pada Minnie-nya,
Sungmin malah semakin mempererat pelukannya pada Kyuhyun. Ia tidak ingin melihat kekerasan sekarang. Yang bisa ia lakukan hanya menangis di pelukan namjachingu nya.
"Ani Kyu… Jangan. Aku tidak mau kau terluka lebih dari ini hiks..." Sungmin membenamkan kepalanya di dada bidang Kyuhyun dan menggeleng kecil
"Maaf Min…" Kyuhyun memukul tengkuk Sungmin agak keras membuat empunya hilang kesadaran.
Kyuhyun menggendong Sungmin ke tempat yang lebih jauh dari tempat Siwon.
"Mianhae Minne." Bisiknya pada Sungmin.
Kyuhyun berjalan mendekati Siwon. Tangannya terkepal kuat menahan amarah yang telah memuncak hingga ubun ubunnya.
"Heh.. Dasar." Ucap Siwon dan berlari menerjang tubuh Kyuhyun.
Kyuhyun menghindar dengan memutar badannya dan memukul punggung Siwon dengan sikunya. Siwon meringis tertahan. Kyuhyun mencengkram tangan Siwon di balik punggung Siwon. Siwon menendang Kyuhyun dan cengkraman tangan Kyuhyun terlepas. Kyuhyun jatuh berjongkok.
"Uhuk!" Kyuhyun terbatuk. Darah kembali keluar dari mulutnya. Namun kali ini lebih banyak. Ia mengusap kasar darah yang mengalir ke dagunya.
"Huh! Menyerah saja dsan berikan Sungminnie padaku!" Ujar Siwon. Ia menepuk nepukkan tangannya di bagian baju yang kotor.
"Cih!" Kyuhyun meludahkan darah yang masih tersisa di mulutnya.
Kyuhyun bangkit dan menyerang Siwon. Ia menendang, meninju, dan memukul perut Siwon bertubi tubi. Tubuh Siwon jatuh terlentang di kasur. Kyuhyun mendekat dan menampari wajah Siwon.
PLAAK
"Ini untuk tamparan pertamamu pada Minnie!"
PLAAK
"Ini untuk tamparan keduamu pada Minnie!" Kyuhyun terus menampari wajah tampan Siwon yang kini sudah terkulai tidak sadarkan diri.
PLAAK
"Ini untuk penculikan Minnie!"
PLAAAK
"Dan ini yang terakhir karena menyusahkan eonni dan hyung ku!"
Kyuhyun mengakhiri tamparan tamparannya pada Siwon dan berjalan menghampiri tubuh Sungmin yang masih belum tersadar. Ia menggendong Sungmin ala Bridal Style menjauhi ruangan gelap tempat perkelahiannya dengan Siwon.
Di lorong hanya terdengar suara detak dentum langkah sepatu Kyuhyun. Ia berbelok kearah yang tadi di lewatinya.
TAP
TAP
TAP
Suara langkah kaki lainnya terdengar dari gudang. Tiga pasang yeoja namja itu menghampiri pasangan KyuMin.
"Ommooo. Apa yang di lakukan namja bre**s*k itu pada dongsaengku Kyu?" Leeteuk membelai halus pipi Sungmin yang masih agak basah.
"Bukan namja itu, tapi aku yang sengaja membuat Minnie pingsan seperti ini." Kyuhyun menaikkan gendongannya pada Sungmin berniat agar tubuh mungil Sungminnya tidak terjatuh.
"Ya sudah, ayo bawa Minnie pulang dan mengobati lukanya." Heechul berjalan lebih dahulu dari pada yang lainnya.
"YA! Kim Heechul bagaimana dengan lukaku!" Hankyung berteriak memanggil yeojachingunya. Tapi Heechul terus melenggang pergi tanpa perduli dengan ucapan namjachingunya itu.
Mereka pulang kembali ke rumah masing masing dan sebelumnya kyuhyun telah mengucapkan terimakasih pada mereka tentunya.
-RUMAH SUNGMIN-
Kyuhyun membawa Sungmin yang masih di gendongannya menuju rumah Sungmin. Ia menendangi pintu yang mengahali jalannya. Sampai di kamar Sungmin, Kyuhyun meletakan perlahan tubuh mungil pacarnya. Tapi salahkan kaos kaki yang masih melekat di kaki tuannya -Kyuhyun- yang menyebabkan Kyuhyun terpeleset dan jatuh di kasur Sungmin dengan tubuhnya yang menindih tubuh Sungmin.
"Uhukk Uhukk." Sungmin terbatuk dan masih dalam keadaan setengah sadar. Ia terbangun karena sesuatu yang menghimpit tubuhnya dan menyebabkan pernafasannya terganggu.
Niatnya sih Kyuhyun ingin membiarkan Sungmin tidur bukannya membuat princess'nya ini terbangun. Tapi tak apalah Sungmin sudah terbangun mau di apakan lagi.
"Ah.. Umm.. Mianhae Minnie." Ucap Kyuhyun terbata.
"Kyu!" Sungmin langsung menerjang bagaian perut Kyuhyun dengan kedua lengan yang melingkar di pinggang Kyuhyun.
"Akkh.. Minnie aku masih sakit." Kyuhyun mencoba melepaskan pelukan Sungmin. Namun ia urungkan niatnya setelah merasakan getaran di bahu Sungmin serta isakan kecil yang diketahui berasal dari mulut Sungmin.
"Wae Minnie, semuanya sudah baik baik saja. Jangan menangis." Kyuhyun membalas pelukan Sungmin di sertai dengan mengelus punggung Sungmin.
"K-Kyu.. ak-aku takut.. di-dia Siwon…"
"Sssstt… Uljima Minnie chagi. Namja itu tak akan bisa menyentuhmu walau sehelai rambutpun."
Sungmin mulai tenang di pelukan Kyuhyun dan mulai tertidur. Kyuhyun tersenyum kecil menatap princess'nya dalam keadaan tidur. Wajah ketakutan Sungmin mulai mengendur dan mulai tenang.
Kyuhyun merebahkan tubuh Sungmin diatas kasur. Tadinya ia ingin langsung pulang, tapi pelukan erat di pinggangnya mencegah ia untuk pergi. So, ia memutuskan tidur di rumah Sungmin dengan mendekap Sungmin erat. Mereka tidur berpelukan. Saling membagi kehangatan tubuh mereka.
_Pagi Harinya_
"Nggh…" Sungmin membuka matanya perlahan. Kepalanya mendongak ke atas menatap wajah Kyuhyun.
Jari telunjuk lentiknya menelusuri tiap lekukan di wajah namjachingunya. Melintasi(?) mata yang masih terpejam, hidung mancung, bibir tebal Kyuhyun, dan…
CHU~
Sungmin memberikan morning kiss nya pada Kyuhyun yang masih terlelap. Kyuhyun mengerutkan keningnya dan membuka matanya perlahan.
"Ung.. Minnie, kau mencuri ciuman ku! Akan ku ambil ciumanku kembali hehe.." Kyuhyun memperlihatkan evil smile nya pada Sungmin dan di balas dengan evil smile -seadanya- milik Sungmin.
"Coba saja kalau kau bisa.. Wlee :p" Ia memelet(?)kan lidahnya pada Kyuhyun yang menambah intensitas evil smilenya.
"Awas kau Cho Sungmin!"
"Aku belum menjadi milik mu Kyu. So, marga ku masih Lee. Lee Sungmin, Hahaha.."
Mereka berkejar kejaran di ruang kamar mereka. Menyebarkan kebahagiaan dan kehangatan cinta mereka.
-3 th kemudian-
"Kyu cepat bereskan mainan bodohmu itu dan bantu aku menjaga Kyumin dan Minhyun!" Sungmin berteriak dari lantai bawah dengan seorang bayi perempuan kecil di gendongannya dan seorang bayi laki laki yang terus merangkak di dapur menuju tangga kelantai atas.
"AAA.. Minhyun berhenti disitu. Jangan naik kesana! Berbahaya!" Sungmin berlari ketempat Minhyun –putranya- dan mengangkat Minhyun ke gendongannya (ket: Kyumin di gendong di belakang, Minhyun di gendong di depan)
"KYUHYUNNNN! BANTU AKU!" Sungmin berteriak (Lagi)
"Ne, ne. Tunggu sebentar!"
Kyuhyun menuruni tangga dengan agak berlari menghampiri Sungmin yang berdiri menggendong ke dua anaknya. Kyuhyun mengambil Minhyun dari gendongan Sungmin dan menggendongnya.
"Aish.. Ini gara gara kamu!" Sungmin menggerutu.
"Mwo? Gara gara aku?"
"Ne, Ini gara gara kamu terlalu berlebihan menyentuhku!"
"Siapa juga yang minta tambah?"
"Ish.. sudahlah jangan bahas ini! Aku mau menidurkan Kyumin dulu." Sungmin meninggalkan Kyuhyun, dan berlalu ke kamar bayi mereka.
"Ini gara gara kamu bandel, jadi umma marah deh sama appa! Kamu harus di berikan hukuman Minhyun chagi!" Kyuhyun mencubit hidung duplikatnya *idung minhyun maksudnya*. Minhyun terkekeh khas bayi.
Kyuhyun membawa bayinya ke sofa dan merebahkan Minhyun.
"Ayo kita mulai hukumannya." Senyum evil Kyuhyun terpampang jelas di hadapan Minhyun membuat putranya itu berhenti terkekeh.
Minhyun tertawa keras –khas bayi- ketika tangan nakal Kyuhyun menggelitiki perutnya. Tangan Minhyun mulai mendorong tangan Kyuhyun yang masih menggelitikinya. Tapi percuma, karena Minhyun adalah pria kecil sedangkan Kyuhyun pria dewasa. Kekuatan meereka tentu jauh berbeda.
"Hahaaha, anak bandel nikmatilah hukuman mu ya :D" Kyuhyun tertawa melihat wajah anaknya berubah merah dan tubuhnya menggeliat hebat.
Kyuhyun berhenti menggelitiki tubuh mungil Minhyun dan menatap wajah Minhyun yang terengah engah.
"Kajja kita tidur sekarang ^^" Kyuhyun mengangkat tubuh Minhyun dan membawa kekamar bayinya itu.
Sungmin tengah mengelus elus kepala putrinya –Kyumin-. Sedangkan Kyumin tertidur sambil ngedot(?) *dot bayi yang terbuat dari plastic itu lho*. Tangan Kyumin bergerak gerak kecil saat Sungmin mengelus pipinya.
"Tidur yang nyenyak ya chagi, umma mau kebawah Chu~" Sungmin mencium kening Kyumin dan pergi kedapur.
"Eh? Kyu, Minhyun sudah tidur? Sejak kapan? Tadikan ia tertawa sampai seperti itu." Sungmin mengajukan pertanyaannya pada Kyuhyun saat mereka bertemu tepat di pintu kamar bayi mereka.
"Ah, dia kelelahan hanya kelelahan tertawa sampai tertidur. Yasudah aku mau menidurkannya dulu."
"Ne, aku pergi ke dapur. Jaga Kyumin dan Minhyun, Kyu!"
"Ne, chagiya.."
Sungmin mulai memasak makanan untuk makan malamnya bersama Kyuhyun dan kedua anaknya. Ia memasukan beberapa sayur sayuran dan daging sapi yang di potong kecil kecil. Ia membuat sup dan bubur untuk menu makan malamnya.
GREEP
Kyuhyun memeluk Sungmin dari belakang, kepalanya ia senderkan di bahu Sungmin. Menghirup harum tubuh Sungmin yang sudah menjadi candu bagi Kyuhyun.
"Kyuhyun, kau harus menjaga mereka!" Ujar Sungmin sedikit berteriak.
"Ssst, Minnie kecilkan suaramu, kalau tidak malaikat kita akan terbangun dan mengusik kita."
"Ah, ne. tapi jangan peluk aku Kyu. Sekarang aku sedang sibuk." Sungmin menggeliat di pelukan Kyuhyun.
"Aish kau ini selalu sibuk."
"Ini memang tugasku."
"Apa kau butuh bantuan? Aku akan membantumu."
"ne aku butuh, tolong kau pergi kekamar malaikat kita dan jaga mereka baiki baik ya."
"Aish, Minnie. Mereka sedang tidur tak perlu dijaga."
"Kau harus menjaga meerka Kyu. Kalau kalau mereka terjatu bagaimana? Kalau mereka menangis bagaimana? Sudah lah kembali kesana ya ^^"
"Aish…" Kyuhyun berjalan kembali ke kamar bayinya. Ia merebahkan diri di samping Kyumin. Lama kelamaan ia mulai terpejam dan tidur.
Sungmin sedang melangkahkan kakinya menuju kamar bayinya. Ia tersenyum saat melihat Kyuhyun ikut tertidu sambil memeluk Kyumin dan Minhyun juga memeluk Kyumin dari sisi yang berbeda dengan Kyuhyun (Kyumin di peluk Minhyun dan Kyuhyun).
"Kyu, bangun makan malam sudah siap." Sungmin mengguncangkan tubuh Kyuhyun perlahan dan itu juga mnyebabkan Kyumin dan Minhyun terbangun *kompak banget ya mereka*
Minhyun langsung duduk dan merangkak di kasurnya menuju Sungmin.
"Sini sayang sama Umma."
HUP
Minhyun di gendong Sungmin. Tangan Sungmin yang satunya masih mengguncangkan tubuh Kyuhyun. Kyumin menatap appa nya yang masih memejamkan matanya. Tangan Kyumin menekan nekan hidung appanya. Sungmin berhenti mengguncangkan tubuh Kyuhyun.
"Appa.. pa.. ppa.." Kyumin mulai menyebut appa nya. Sungmin kaget. Kyuhyun bangkit dan langsung menerbangkan Kyumin ke atas.
"Minnie kau dengar itu? Ia memanggil namaku! Huwahh,, senangnya..." Kyuhyun Memeluk Kyumin erat dan menciumi pipi Kyumin dengan gemas. Sungmin tersenyum lembut menatap Kyumin dan Kyuhyun.
CHU~
"Eh? Minhyun!" Sungmin kembali kaget. Putranya yang masih bayi mencium Sungmin tepat di bibir Sungmin.
"Huwah.. Minhyun kau mencium ku!" Sungmi berteriak dan memutar tubuh Minhyun. Tawa kebahagiaan tak lepas dari Sungmin. Kyuhyun menatap Sungmin dengan mata bahagia dengan tersenyum manis.
"Ah, Sudah, Ayo kita makan." Sungmin menggendong Minhyun menuju meja makan dan Kyuhyun menggendong Kyumin. Mereka meletakkan(?) bayi mereka di tempat duduk khusus untuk balita.
"Ayo makan." Kyuhyun memakan makanannya dan sesekali menyuapi Kyumin. Begitu juga dengan Sungmin.
Makan malam mereka selesai. Mereka kembali kekamar Kyumin dan Minhyun untuk menidurkan bayinya. Mereka mengecup masing masing kening Minhyun dan Kyumin secara bergantian.
"Ahh.. aku lelah!" Ucap Sungmin ketika ia sudah rebahan di kamar Sungmin dan Kyuhyun sendiri.
Kyuhyun mendekati Sungmin dan memeluk Sungmin.
"Minnie, aku mau membuat Sunghyun." Bisik Kyuhyun ditelinga Sungmin. Sungmin mengernyitkan dahi.
"Siapa Sunghyun Kyu?" Tanya Sungmin sambil menatap Kyuhyun.
"Calon adik Minhyun dan Kyumin." Sungmin membelalakan matanya.
"Aku tidak mau, mereka berdua saja sudah merepotkan. Apa lagi kalau di tambah adik."
"Ayolah Minnie,"
"Tidak Kyu, no way."
"Baiklah, terpaksa aku harus memaksamu! Nikmati saja Minnie chagiya" Kyuhyun kembali mengeluarkan Evil smile nya.
"HUWWAAA KYUHYUN ANDWAE"
_END_
Huwah happy ending. Gaje banget y? Bagi yang udah baca tolong komen ya?
