Tittle: Today!
Author : LadyEXBang
Pairing : All EXO Official Couple
Cast(s) : My Another Cast
Genre : Romance, Drama,Humor
Rated : T
Desclaimer : Seluruh cerita ini milik saya terkecuali para pemainnya
.
Summary: 6 oneshoot kebahagian dari masing-masing Official Couple EXO! HUNHAN,KRISTAO,CHENMIN,KAISOO,SULAY and CHANBAEK is Here! KAISOO for Chap 3! , Don't Like don't Read, RnR! [UPDATE CHAPTER 3!]
.
Warning : Genderswitch for Uke/ Typo(s)/ Alur kecepetan/ Cerita maksa/Karakter gak sesuai
.
A/N : Yeeahhhh! *digebukin readers pertama-tama author mengucapkan terimakasih karena FF ini di respon dengan baik oleh para readers tersayang. Untuk chapter KAISOO ini, judulnya rada Vulgar yak? Wakaka… disesuaikan sama otak KKamjong yang Yadong kek Author. Gomawo udah ikutin FF ini, dan review akan dibalas di akhir cerita…
Chapter ini akan dipenuhi adegan KaiSoo lagi kissu , aokakaka.. *dilempar ke EXO Planet
.
Chapter 3 : Kai suka cium Kyungsoo
KAISOO STORY!
.
.
Kai memandang Kyungsoo yang tengah sibuk dengan menu makan siang nya hari ini. Bahkan karena terlalu serius, Kyungsoo tidak menghiraukan ucapan Kai sedari tadi
"Noona…. Apa sih menariknya cabai dan bawang di dalam panci itu?"
Kyungsoo melirik kecil kearah Kai. Yeah, walaupun sedikit yang penting ada respon dari Kyungsoo
"Ini menarik karena akan masuk kedalam perutmu itu"
Kai memonyongkan bibirnya dan menyesali kenapa perutnya yang indah itu harus di isi dengan makanan. Padahal melihat Kyungsoo saja ia sudah kenyang
Setelah menyelesaikan semua masakannya, Kyungsoo mengambil piring dan menata pasta buatan nya di atas piring yang berada di hadapan Kai
"Nah, sudah jadi. Makanlah, sebentar lagi waktu istirahat kantormu habis kan? Harusnya kau ke kantin kantor saja yang lebih dekat. Kenapa harus ke apartement ku?"
Kai memutar bola matanya bosan mendengar ucapan Kyungsoo, "Lagipula noona tidak keberatan kan, kalau harus masak untukku?"
Kyungsoo terdiam dan mengangguk, "Ya.. daripada kau harus bertemu dengan tante-tante penjaga kantin yang genit itu"
Kai tertawa mendengar ucapan Kyungsoo. walaupun Kyungsoo mengucapkan dengan volume kecil, toh Kai masih bisa mendengar nya
"Aku tidak tertarik dengan nya Soo baby~~"
"Ya, dan jangan pernah tertarik dengannya. Jonginiee… makan makananmu"
Kyungsoo menarik kursi yang berada di sebelah Kai dan menatap Kai yang tengah menikmati pasta buatannya itu
"Dasar adik bayi… makan saja belepotan"
Perlahan Kyungsoo mengusap pipi Kai yang terkena saus dari pasta yang tengah dimakan secara brutal oleh Kai
"Soo… yang sebelahnya masih ada" Kai memutar kepalanya, memperlihatkan pipi sebelah kirinya yang juga terkena saus
Kyungsoo terkekeh dan langsung mengusap pipi Kai satunya
"Baby… cium biar hilang", Kai menepuk-nepuk pipinya agar Kyungsoo menempelkan bibirnya disitu
Kedua pipi Kyungsoo memerah. Ia memukul tangan Kai pelan
"Kenapa dipukul? Aku maunya dicum..." Kai merengek manja (?)
Kyungsoo mendekatkan wajahnya ke pipi Kai, tapi tiba-tiba Kyungsoo langsung mengecup bibir Kai
"Cepat cuci tanganmu dan kembalilah kekantor", untuk menghilangkan rasa malunya, Kyungsoo mengambil kesibukan dengan membereskan piring yang kotor
Kai tertawa melihat Kyungsoo yang salah tingkah karena perbuatannya sendiri, "Hahaha… padahal aku ingin melihat wajahmu"
Setelah memastikan bahwa Kyungsoo telah selesai mencuci piring, barulah Kai keluar dari dapur bersama Kyungsoo dibelakangnya
Kyungsoo memasangkan Jaket untuk Kai dan mencubit pipi nya
"Kai, jangan pulang terlalu larut. Kau sudah sakit kemarin, jangan sampai sakit lagi. Arraseo?"
Kai mengangguk dan mengecup kening Kyungsoo lama
"Arraseo, Soo baby juga hati-hati, ne?"
Kecupan Kai beralih ke bibir Kyungsoo dan mereka berpangutan cukup lama. Mungkin mereka tidak akan melepaskan nya kalau Kyungsoo sadar bahwa Kai harus kembali ke kantor
Kai mendesah kecewa lalu mengelus puncak kepala Kyungsoo sebentar dan keluar melalui pintu *masa lewat ventilasi ?
Kyungsoo sudah hafal kebiasaan Kai. Dimanapun mereka berada, apapun situasinya, Namjachingu nya Kim Jong In selalu minta dicium
Entah Do Kyung Soo harus beruntung atau malah sial karena harus menjadi kekasih Kai yang mesum nya minta ampun itu
Tapi bagaimanapun Kai, Kyungsoo tetap cinta kan?
.
.
"Sudah dulu ya, Xiumin eonni.. Aku tahu Chen oppa sedang marah-marah dibelakang"
"Ne, besok aku telfon lagi Kyungsoo-ah.. pay-pay"
"Pay-pay eonni…"
Kyungsoo mematikan sambungan telfon nya dengan Xiumin, senior sekaligus sahabatnya yang paling dekat dengannya
"Sudah selesai telfon nya, Soo baby?"
Kai mengetukkan jarinya ke kemudi mobil dengan kesal. Dari tadi siang hingga malam ini, saat bersama Kyungsoo ia selalu dicueki terlebih dahulu
"Jonginiee marah?"
"Menurut noona? Kenapa sih noona menelantarkan ku sedari tadi?"
"Ha? Menelantarkan? Aku kan hanya menelfon Xiumin eonni"
Kai mendengus mendengar jawaban Kyungsoo yang sangat tidak peka itu
"Ini kan malam kita berdua, kenapa Xiumin noona harus nyangkut?"
Kyungsoo tertawa dan menggenggam tangan Kai yang tidak memegang kemudi mobil, "Ya, ya.. aku minta maaf. Jangan marah,ne?"
"Aiisshh… arraseo aku tidak marah"
Kyungsoo tersenyum senang dan mengusak rambut Kai
"Tapi noona harus melakukan sesuatu untukku"
"Apa itu?" Kyungsoo mengerutkan alisnya
"Cium.."
Kyungsoo mempoutkan bibirnya mendengar permintaan Kai, "Dasar yadong"
"Ya sudah kalau tidak mau…"
Kai mengendikkan bahunya sok cuek. Padahal dia tidak bisa dicuekin atau cuek pada Kyungsoo
Kyungsoo menghela nafas dan mengecup bibir Kai cepat. Namun, otak Kai yang Yadong, langsung merespon dengan mendorong tengkuk Kyungsoo ke depan dan menciumnya lebih dalam
Yeah, dan hasilnya sekarang mereka larut dalam ciuman panas yang lebih di dominasi oleh Kai
Untung saja lampu di dalam mobil Kai dimatikan. Kalau tidak, adegan pribadi mereka sudah menjadi tontonan di tengah macetnya kota Seoul saat ini
.
.
Mereka turun dari mobil dan berjalan bergandengan tangan menuju apartement milik Kai. Setelah berjalan-jalan tadi mereka memutuskan untuk kembali ke apartement Kai saja
Apatement Kai berada di lantai 15 yang memaksa mereka menunggu lift yang masih berhenti di lantai 11
"Jonginiee…"
Kai menoleh kea rah Kyungsoo, "Ne,kyungie?"
" Aku lapar lagi, kau lapar tidak?"
"Kyungie… perutmu berapa sih kapasitasnya?"
Kai memandang Kyungsoo sweatdrop. Kyungsoo nyengir, "Nanti aku masak deh diatas"
"Jinjja? Tapi jangan cueki aku lagi…."
Kai menyenderkan kepalanya di kepala Kyungsoo yang lebih pendek darinya dan menghirup aroma shampoo di rambut panjang Kyungsoo
"Kau capek?" Kyungsoo menaikkan tangannya untuk meraih kepala Kai yang mengelusnya
Kai mengangguk pelan ,"Ah, ayo masuk.. akhirnya turun juga. Harusnya kita tidak lewat basement"
Kyungsoo mengangguk dan mengikuti Kai yang menarik tangannya
.
Lift mulai bergerak perlahan naik keatas *sejak kapan naik ke bawah? Sejak Negara api menyerang #korban pilem apatar lagi
Kai masih menyenderkan kepalanya di kepala Kyungsoo dan memejamkan matanya
"Kai, kau tidak tidur kan?"
Kai meresponnya dengan menggeleng dan mengangkat kepalanya, "Hanya sedikit lelah."
"Nanti kalau sudah diatas aku buatkan bubur saja ya?"
Kai tertawa, "Hahaha.. Kyungie, aku tidak sakit"
"Tapi itu mencegahmu untuk sakit, Jonginiee…"
Kai menarik dagu Kyungsoo agar lebih dekat dengan wajahnya dan melumat bibir kissable Kyungsoo dengan lembut
Kyungsoo membalasnya dengan melingkarkan tangannya di leher Kai dan mereka kembali melakukan aktivitas kesukaan Kai ini
Hingga, pintu lift terbuka sedikit di lantai 6, yang menandakan ada orang yang akan masuk. Tapi namanya juga Kai Yadong, ia tidak mau ada orang yang mengganggu kegiatannya
Walaupun masih sibuk melumat bibir Kyungsoo, ia sempat saja menekan tombol pintu lift agar menutup dan lift kembali berjalan
Kyungsoo menepuk dada Kai mengisyaratkan agar ia menjauh karena Kyungsoo sudah kehabisan oksigen
"Hah..hah… Kai, kenapa kau menutup pintunya lagi tadi?"
Kai tersenyum dan menghapus saliva entah milik siapa yang ada di ujung bibir Kyungsoo
"Aku tidak ingin orang itu mengganggu kegiatan kita"
"Apa dia akan mengganggu kita, Kai?"
"Sangat mengganggu.."
Sementara itu di lantai 6, orang yang tadi hendak masuk lift masih mematung saat mengingat apa yang dia lihat tadi
.
.
Kyungsoo mengusak rambut Kai yang basah dengan handuk kecil. Kai entah malas atau sengaja, masih sibuk menonton TV Show kesukaannya
"Kenapa sih kau tidak mau mengeringkan rambutmu sendiri?"
Kai menoleh keatas menghadap Kyungsoo yang duduk di sofa tepat di atasnya
"Aku kan hanya meminta tolong" Kai mengendikkan bahunya
"Minta tolong yang konyol…."
Kyungsoo beranjak dari tempatnya dan masuk ke kamar mandi untuk meletakkan handuk. Kai juga beranjak menuju dapur
"Kau mau kubuatkan bubur?"
Kai menoleh ke arah Kyungsoo yang sedang mengambil panci kecil untuk memasak bubur. Kai bergegas menutup kulkas dan berdiri di belakang Kyungsoo untuk melihat lebih dekat
"Apa saja yang akan kau masukan, noona?"
"Aku akan mencampur sayuran dan daging di dalamnya…"
"Jinjja? Akhirnya ada sayuran di makananku"
Kyungsoo mengerutkan alisnya, "Memang kau tidak ada makan sayur selama ini?"
Kai menggeleng, melingkarkan tangannya di pinggang Kyungsoo dan meletakkan dagunya di pundak Kyungsoo
"Aku terlalu banyak memakan bibirmu yang manis itu"
"Aisshh, itu karena keinginanmu saja"
Kyungsoo mendengus dan melanjutkan acara mengaduk bubur nya. Kai terkekeh dan dengan jahil meniup-niup tengkuk Kyungsoo
"Kai, jangan mengganggu ku!"
Kyungsoo menginjak kaki Kai yang membuat Kai langsung mundur dan memegang kaki nya yang diinjak Kyungsoo. Mungkin sakitnya double karena punggungnya menabrak counter di belakang
"Aigoo,… mau mati rasanya"
Kai melengkungkan punggungnya mencoba mengurangi rasa sakit, tapi tetap saja sakit *apaan nih?
Kyungsoo yang ingin mendatangi Kai mengurungkan niatnya saat melihat buburnya yang sebentar lagi selesai
"Noona… sakit"
"Tunggu sebentar Kai nanti buburnya gosong"
"Punggungku sudah gosong, Kyungie!"
Kyungsoo mematikan kompor dan berjongkok di hadapan Kai yang masih merintih kesakitan
"Nah sekarang kenapa?"
"Punggungku sakit…."
Kai merengek kesakitan sambil terus mengusap punggungnya yang menabrak counter. Kyungsoo mengelus punggung Kai dengan lembut
"Apa harus di balsam agar tidak memar?"
"Mwo? Aku tidak mau.. balsam itu panas dan baunya tidak enak"
Kyungsoo menghela nafasnya, "Lalu harus diapakan?"
Kai tersenyum senang melihat strategi nya yang berhasil membuat Kyungsoo luluh
"Cium disini…", Kai menunjuk bibirnya dengan jari telunjuk nya
Kyungsoo menyerngit mendengar permintaan konyol kekasihnya itu
"Apa hubungannya bibir dan….hmmppffftt!
Ucapan Kyungsoo langsung dibungkam oleh Kai dengan ciuman tiba-tiba itu. Kyungsoo memutar bola matanya, namun akhirnya membalas ciuman Kai juga
.
.
Kyungsoo sedang menyuapkan sendok terakhir bubur yang ia buat tadi pada Kai. Entah mungkin kemarin Kai bertemu dengan Huang Zi Tao, yeojachingu dari sahabat Kai, Wu Yi Fan. Yang manjanya sudah menular pada Kai
"Sudah selesai kan? Bangun sebentar dan minum air nya"
Kyungsoo menyodorkan segelas air pada Kai yang masih tiduran di sofa. Kai sakit atau apa sih?
"Kyungiee.. kau mau kemana?"
"Ke dapur sebentar. Meletakkan mangkuk"
"Jangan lama-lama…"
Tidak menghiraukan ucapan Kai, Kyungsoo berjalan ke dapur. Tak lama, Kyungsoo kembali duduk di sebelah Kai yang sudah bangkit
"Noona, apa kau akan menginap disini?"
"Tidak, aku akan pulang sebentar lagi"
Kyungsoo melirik jam yang melingkar di tangannya. Kai cemberut, "Tidak, noona tidak boleh pulang. Ini sudah larut untuk yeoja seimut dirimu yang pulang sendirian"
"Aku bisa menjaga diri, Kai…."
"Shireo! Noona tidak boleh pulang. Pokoknya harus disini, kalau noona nanti betemu dengan orang jahat lalu noona di perkos….. hmmpfftt
Kali ini giliran Kyungsoo yang membungkam ucapan Kai dengan mulutnya. Kai yang awalnya diam langsung menarik tengkuk Kyungsoo agar ia bisa menciumnya lebih dalam. Kyungsoo menjambak rambut Kai agar melepaskan ciumannya
"Ya,Ya… aku tidak pulang. Tidak usah begitu juga menciumnya"
Kai menggaruk kepalanya yang tidak gatal
.
.
Kyungsoo melingkarkan tangannya di pinggang Kai yang saat ini tengah berbaring menghadap dirinya. Kai tersenyum dan memeluk pinggang Kyungsoo juga
"Kenapa, kyungie?"
Kai menggerakkan hidungnya di puncak kepala Kyungsoo
"Kasur ini terlalu kecil, Jongin.."
Kai tertawa kecil melihat Kyungsoo yang terus menerus mengucapkan kata-kata ini sedari tadi
"Kalau kita berpelukan seperti ini. Kita tidak akan jatuh kan?"
"Ya, tapi kalau aku menendangmu dan kau jatuh bagaimana?"
"Asal bukan noona saja yang jatuh"
Kai tersenyum melihat Kyungsoo yang saat ini menenggelamkan kepalanya di dada bidang milik Kai. Ia mengelus rambut Kyungsoo. Ia tiba-tiba menjauhkan kepalanya dari Kyungsoo. Kyungsoo mendongakkan kepalanya
"Kenapa Kai?"
"Aku belum dapat sesuatu… "
"Apa itu?"
"Ciuman selamat malam"
Kyungsoo mengerucutkan bibirnya dan mendekatkan kepalanya ke kepala Kai. Mereka kembali larut dalam ciuman lembut mereka. Bahkan sekarang Kyungsoo sudah mengalungkan tangannya di leher Kai
Ciuman Kai perlahan turun ke leher Kyungsoo dan ia memberikan tanda kemerahan di leher putih milik Kyungsoo
"Kai…. Nghh~~ tunguhh duluhh…..
Kyungsoo mendorong Kai agar menjauh. Kai menggeram kecewa, "Apalagi Kyungie?"
"Kita sudah berciuman berapa kali ya hari ini?"
"Tidak usah dipikirkan,kita lanjutkan saja yang tadi…
Dan Kim Jong In pun mulai menindih badan mungil milik Do Kyung Soo
.
.
THE END
.
Aokaokaok *ketawa yadong bareng Kai
Fic apa ini? Kurang Hot? Makan cabe dulu gih
Chap Selanjutnya?
CHENMIN COUPLE!
WOHHOOOO!
.
Review Box For Chapter 2!
Thepaendeo : gomawo yo fic abal ini dibilang bagus *bow 360 derajat kalo author mah, lngsung jadi penghulu nya aja, aokaokaoak… Chap 3 udah update nih!
Yoo araa : Gomawo yo udah baca + review! KaiSoo nya udah update nih, mianhe kalau kurang feel
Nurfadillah : Gomawo udah baca+review…. Buat ChanBaek, tunggu abis ChenMin yak, ide author mampet buat karakter ChanBaek soalnya, aokaokaok
DevilFujoshi : Iyakk! KaiSoo udah update nih… SuLay ditunggu ya, abis ChenMin,ChanBaek.. Author bakalan bikin mereka jadi couple penutup biar makin greget *pose bareng Mad Dog
Jettaome : iya tuh, kek gak pernah liat orang cakep aja *di geplak KrisTao
Kang Hyun Yoo : Naga VS Bacon pasti seru, suara Chanyeol emang cetar. Untung gak secetar Syahrini *plaakkk KaiSoo udah Update nih… semoga manis *nyodorin Tro****na Slim
Exolifia: Gomawo FF gagal ini dibilang seru *plaakkk KaiSoo udah update nih, ENJOY!
ParkJiNeul : Gomawo yo udah baca + review! Author newbie padahal, jadi malu dibilang kece *plakk KaiSoo udah update nih!
MichiMizuka : udah update ni KaiSoo nya *kibarin bendera KaiSoo
Ellizabeth Kim : Jinjja? Ah… gomawo yo
Kazuma B'tomat : Udah update nih…
.
.
.
NEXT CHAP IS CHENMIN/XIUCHEN!
