Isn't He Lovely? ( Chapter 2 )

• Main Cast:

Yesung (24yo)

Kyuhyun (22 yo)

Siwon (23 yo)

Kibum (22 yo)

• Other Cast: Super Junior members.

• Warning: Yaoi content, typos, grammar error, bahasa non baku, etc.

.

.

.

Secercah cahaya menelusup ke sela-sela gorden berwarna sapphire blue. Perlahan namun pasti mulai meninggi dan menghangat mencoba membangunkan si empunya kamar. Namun sepertinya usaha pusat tata surya itu tidak berhasil. Lelaki penghuni kamar yang coba dibangunkan olehnya masih terlelap, tak berniat meninggalkan kasur empuknya barang semenit saja.

tok tok tok

"Kyu Kyuhyunnnn~ Kajja bangun dan cepat bersiap, ini sudah jam 7"

"Enggh" Hanya gumaman tak jelas. Matanya juga masih terlihat berat, kesadarannya benar-benar diambang batas.

"KYU!"

cklek

"Ya Hyung" Akhirnya bangun. Maknae itu tahu benar sampai mana harus menguji kesabaran orang.

"Mandilah, kau sarapan di mobil saja. Ini sudah siang"

Samar-samar Kyuhyun mendengar perintah leader Hyungnya. Namun suara yang terlampau jelas dengan nada ketegasan mampu membuat kupingnya berkonsentrasi. Ia lantas berbalik lagi ke kamarnya. Bukan untuk tidur lagi tapi, namun mengambil handuk dan bergegas menuju kamar mandi di ruang tamu.

-08.07 Aula SM Building-

"7 menit"

"Jeongmal Mianhae Hyung. Tidak akan lagi" Ketiganya menunduk meminta maaf.

Seperti mengerti, Siwon dan 2 dongsaeng lainnya lalu mengikuti arah gerak sang Manager. Melangkah dan duduk di deretan sofa berwarna maroon melingkar yang terkesan elit. Tidak lupa menyisakan space secukupnya lengkap dengan single chair dan beberapa alat make up di depannya untuk acara casting nanti.

"Aku sudah melihat soft copy cv mereka. 122 orang dalam 12 jam pertama"

"Apa kemungkinan akan bertambah hyung?" Kibum bertanya dengan sesekali melirik iPad Managernya.

"Sisa waktu tinggal 15 menit sebelum pendaftaran ditutup"

"Oh" Dan kalian tau pasti siapa pemilik kata acuh ini.

"Dibalik sofa ini sudah aku siapkan laptop untuk kalian masing-masing. Ambil dan cari yang menurut kalian layak untuk di casting"

Leeteuk melepas kaca mata hitam bergaya casual miliknya. Dapat terlihat jelas wajah kelelahan dengan mata panda yang tidak bisa dibilang samar itu.

"Jangan bilang kalau kau tidak tidur seharian Hyung" Siwon menanggapi.

"Bekerjalah dengan benar. Itu akan membayar waktu tidurku. Aku keluar sebentar" Leeteuk terlihat serius, bahkan terlalu serius dimata anak-anak asuhnya.

Sedang tiga pria tampan yang tergabung dalam boygrup Angelic Icon hanya mengangguk sebentar dan kini sudah sibuk dengan laptopnya masing-masing. Mengikuti perintah Manager saat ini adalah jalan terbaik yang harus dipilih mereka. Dan sepertinya isi laptop juga mulai mampu menarik fokus ketiganya, sesekali bahkan terlihat perempatan di dahi dan mata yang terkadang menyipit menatap laptop. Benar-benar ekspresi langka yang jauh ditunjukkan dari makhluk bernama 'fans'.

"Apa-apaan ini? Apa dia berniat mengerjai kita?" Perkataan Kyuhyun sontak mengalihkan konsentrasi yang lain.

"Hahaha yang dari Jepang dengan ijazah A saja mudah pergi. Bagaimana yang di ujung bumi seperti ini?" Hei! Lihatlah sekarang, bahkan seorang Snow Kibum mampu tertawa dan berbicara dengan porsi yang tidak biasa.

"Ini cantik. Ini juga tampan dan manis. Pendidikannya juga pas" Sepertinya sifat asli Choi Horse juga mulai nampak.

"Hah mata dan mulut itu selalu saja" Dan mulut seorang Evil Cho yang tidak pernah kenal tempat.

.

"Aku bosan"

Kyuhyun merentangkan tangannya setelah hampir sejam memandang layar dengan penuh surat lamaran. Sedetik kemudian tampak smirk yang sedikit tercetak di bibir tebalnya. Ia lantas mengeluarkan sebuah benda kecil berbentuk semi kotak dari saku celana dan menancapkannya di sebelah kiri laptop.

.

Kriettt

Salah satu sisi pintu terbuka dan menampakkan Leeteuk yang akhirnya datang setelah kepergiannya selama dua jam tadi. Sedangkan kedua sisi tangannya tergantung kresek berisi dua benda yang berbeda. Satunya kotak makan dan satunya lagi gelas minuman.

"Ini Green Tea Latte untuk kalian"

"Terimakasih Hyung"

"Bagaimana? Sudah selesai?"

"Sudah Hyung. Pendaftaran juga sudah ditutup" Kibum menjawab dengan sesekali menyesap Green Tea pemberian Leeteuk.

"Ada 52 dari 210 orang yang terseleksi" Siwon menambahkan.

"Bagus. Sekarang, Kyu kau bantu aku mengirim casting invitation bagi mereka yang terpilih"

"Mwo? Aku? Kenapa harus aku?" Kyuhyun nampak tersedak dan segera menutup layar laptopnya.

"Jangan katakan aku bodoh jika aku tidak tau Kyu. Atau aku akan membuang flashdisk berisi full game milikmu"

Telak. Kyuhyun bungkam kali ini. Akhirnya Ia menurut. Baginya mengikhlaskan libur selama 2 hari adalah ujian yang sangat berat. Apalagi hidup tanpa game barang sedetik, bisa collapse dia.

"Ba baik" Jawabnya terbata. Ia lalu memalingkan wajahnya ke kanan berniat meminta pertolongan. Tapi apa yang Ia dapat? Ternyata 2 kawannya sudah cekikikan sebelum Ia menoleh. Kyuhyun lalu berlalu dengan wajah suramnya mengikuti Leeteuk.

"Ini" Leeteuk menyodorkan sebuah kertas berjudul 'surat undangan' ke hadapannya. "Ketik dan kirim ke email masing-masing peserta"

Kyuhyun merengut. Tapi keegoisan yang biasanya dikeluarkan tidak bisa Ia tunjukkan. Cukup di tegasi dan jangan sampai flashdisk nya benar-benar dibuang.

"Bekerjalah yang benar. Arrachi?" Pesan Leeteuk sebelum membagikan kotak makanan kepada anggota yang lain.

Setelah 30 menit bekerja, akhirnya Kyuhyun sampai pada nama terakhir.

"turtlejongwoon " Ia mengeja sambil mengetik.

"Huh? Perempuan manis seperti ini, jangan bilang jika dia menyukai... kura-kura?"

Kyuhyun bicara sendiri menatap profil picture salah satu cv dengan jari tangan yang tetap sibuk pada keyboard laptop.

"Send! Selesai"

"Ini makan siangmu. Segera makan. Pukul 3 nanti kita akan mulai castingnya" Leeteuk dengan segera meletakkan kotak makan siang di depan Kyuhyun.

"Apa? Secepat itu?"

"2 hari" Sepertinya sang Manager sedang mempraktikkan cara Kyuhyun berbicara.

~ Isn't He Lovely? ~

"Yesungie, makan dan segeralah mandi"

"Hyung, ini sudah jam 12 dan kau tidak membangunkanku?" Yesung memajukan bibirnya percis seperti ikan mujair. Tolong ingatkan kalo dia baru saja bangun.

"Kau tidak lihat aku sibuk hah? Sana cepat! Oh ya, pakai baju yang bagus ok?"

Yesung berdecak sebal dengan kaki yang dihentakkan sekali kemudian melenggang pergi setelahnya. Ia tidak habis pikir dengan Hyungnya. Menoleh saja tidak tapi berani menyuruh-nyuruh. Benar-benar contoh yang jauh dari seorang 'kakak'.

.

"Hyung"

Akhirnya Yesung menampakkan dirinya dari balik pintu kamar. Badan mungil yang tersaput sweater putih bermotif kura-kura. Skinny jeans hitam yang menutupi kaki jenjangnya, serta sepatu sport bertali melengkapi penampilannya kali ini. Tidak lupa rambut blonde agak panjang yang sedikit diacak dan sapuan make up tipis di wajah manisnya. Terlihat tampan dan juga... cantik? Sepertinya Ia salah gender.

"Wah sifat manisku ternyata menurun di wajahmu"

Wait Kim Heechul, bukankah pujian itu malah terdengar mengerikan?

"Aku sudah menyiapkan semua keperluanmu Yesungie" Heechul memperlihatkan tas kulit ransel yang sedikit berisi.

"Mo Mwo? Apa maksudmu Hyung?"

"Sekarang kau pergi ke Aula SM Building. Castingnya akan dimulai jam 3" Dengan santainya Heechul memasangkan tas di punggung Yesung. Mirip seperti ibu yang menyiapkan anaknya sekolah.

"Aku bahkan belum memberi persetujuan Hyung. Bagaimana dengan salonku? Lalu pelangganku?"

"Kau cerewet sekali! Cepat pergi!"

Heechul mendorong tubuh kecil Yesung menuruni tangga sampai ke pintu keluar salon di lantai bawah.

"Fighting!" Setelah berhasil mengeluarkan tubuh Yesung secara paksa, dengan sesegera mungkin Heechul menutup pintunya.

"Yak Hyung! Hyunggggg!" Kau harus tau sekeras apapun kau berteriak tidak akan di gubris Jong Woon-nie.

"Huh Apa-apaan dia itu" Meski hatinya berat untuk melangkah, namun akhirnya Yesung memilih pergi.

"Maafkan aku. Jika saja pekerjaanku mampu untuk menghidupi kita berdua..." Sadar tidak ada lagi perlawanan dari luar, akhirnya pertahanan Heechul runtuh. Ia menangis sesenggukan di balik pintu.

~ Isn't He Lovely? ~

"Wow ini besar sekali. Jauh di luar perkiraanku"

Gedung bertuliskan 'SM Entertainment' yang biasanya Yesung lihat di tv kini asli menyapu penglihatannya untuk pertama kali. Ia baru saja sampai setelah dua jam lebih perjalanan menggunakan bus umum.

"Nona, apa kau salah satu peserta Make Up Crew?"

"Ah i-iya a-ku-"

"Silahkan naik lift menuju aula lantai tiga" Satpam mengarahkan Yesung masuk ke dalam lift dan dengan dermawannya mengantar sampai ke tempat tujuan.

'Kenapa sepi? Apa aku terlambat?' Pikirnya saat melihat tak seorangpun berada di lorong tembusan Aula SM Building tersebut. Hanya terdapat kursi antri tanpa pemilik dan baliho berukuran mini dengan ucapan selamat datang kepada para peserta casting. Tidak lupa juga wajah dari ketiga lakon utama yang sedang tersenyum lembut layaknya menyambut tamu.

"Silahkan. Langsung masuk saja"

"Oh ne. Jeongmal Gomawoyo" Suruhan satpam akhirnya menyadarkan Yesung dari fantasi liarnya.

Yesung menunduk hormat dan langsung menuju tempat yang ditunjuk satpam tadi. Peluh dingin mulai turun bercampur dengan rasa takutnya. Sempat terpintas untuk mundur dan kembali pulang. Namun percakapan semalam dengan Heechul dan Shindong membuat sedikit keberanian mulai tumbuh di dirinya.

"Aku pasti bisa"

Tanpa pikir panjang lagi akhirnya tangan mungil itu perlahan membuka pintu stainless steel berangkap dua di depannya.

Blush

"A-anyeong" Baru saja menyemangati dirinya sendiri kini penyakit gagap Yesung kembali.

"Siapa dia?" Kyuhyun berniat bangun tapi diurungkan saat melihat sesosok berdiri tepat di depannya.

"Apa kau peserta?"

"N-ne"

"Penampilannya polos sekali" Celoteh Kibum.

Kibum-ssi rasanya kau hilang kendali hari ini.

"Kau hampir saja terlambat Nona manis. Sekarang perkenalkan dirimu sesuai dengan daftar pertanyaan di depanmu" Kyuhyun memutar matanya jengah mendengar 'nona manis' terlontar tanpa beban dari bibir Siwon.

"A-aku..."

"Relax sedikit" Kyuhyun menginterupsi.

"Hah Aku Kim Jong Woon, orang-orang biasa memanggilku Yesung. Asalku dari Cheonan. Dan umurku 24 tahun. Alasanku mengikuti casting ini karena... Aku... ingin mengembangkan talenta yang sudah 6 tahun aku geluti" Pas. Yesung berhasil meski agak tersendat di akhir.

Ketiga namja di depannya membulatkan mata saat mendengar perkenalan Yesung. Terutama dalam hal 'umur'.

"Mianhae sebelumnya karena kami tidak sopan Noona"

"Tidak. Mianhae jika aku memotong ucapan anda Kibum-ssi, tapi nyatanya aku seorang lelaki bukan perempuan" Yesung mengecilkan sedikit nada suaranya saat menyebut gender. Lihatlah pipi yang hampir menyamai bakpao itu terlihat memerah sempurna sekarang.

Sedang ketiga namja di depannya lagi-lagi merasa shock dengan pengakuan Yesung. Tapi wajah kaget coba di tutupi dengan air muka flat seperti biasa yang mereka tunjukkan.

'Iya kura-kura di sweater itu tidak salah lagi. Dia Kim Jong Woon' Inner Kyuhyun menelisik kembali kegiatannya tadi siang.

"Ba baiklah Jong- maksud ku Yesung-ssi" Yah leader boygroup terkenal yang mulai terkena imbas 'gagap' dari peserta castingnya.

"Donghae-ya!" Teriak Siwon menaikkan sedikit decibel suaranya mencoba mengusir rasa gugup.

"Yesung-ssi, sekarang kau permak penampilan namja itu. Terserah mau bagaimana yang menurutmu terlihat menarik saja. Kau boleh menggunakan make up dan berbagai peralatan lain di sampingmu itu" Tunjuk Siwon tepat di kanan Yesung.

"N ne. Aku mulai"

Yesung mulai bergelut dengan membersihkan kemudian me-make up wajah Donghae terlebih dahulu. Tangannya terlihat terampil seolah membuktikan ucapannya tadi di depan Angelic Icon. Selesai dengan make up polos namun terkesan seksi, Yesung beralih me-remake rambut Donghae. Membuat nya menjadi spike. Terakhir touch up dengan menambah sedikit lip balm agar bibir tidak tampak kering. Setelah selesai Yesung lalu membalikkan kursi Donghae menghadap mereka. Dan,

"Bagaimana bisa ikan asin ini-"

"Donghae"

"Tidak mungkin"

komentar ketiganya sepertinya cukup untuk menunjukkan bagaimana hasil tangan Yesung. Sedang Yesung hanya menyunggingkan turtle smile khasnya.

"Apa kau bisa menjaga komitmenmu jika nanti kau terpilih?"

"Nggg" Yesung menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

"Mengembangkan talenta yang sudah 6 tahun di geluti" Kyuhyun mengulang perkataan Yesung. Sepertinya Ia menyekak namja imut di depannya.

"I-iya aku bisa"

"Good" Kibum mengacungkan kedua jempolnya dengan mata yang masih terus membaca hard copy cv Yesung.

"Kau tidak ada pendidikan tapi bisa bekerja di bidang seperti ini?" Komentarnya melanjutkan.

"Ini passion ku. Aku melanjutkan salon Umma setelah 7tahun kepergiannya"

Lagi ketiga namja di depannya menoleh ke arah Yesung.

"Ah mianhae sekali lagi" Kibum tersenyum hambar menandakan perasaan tak enak mulai meliputi dirinya.

"Tidak apa, sudah biasa"

"Btw dari mana kau tau pengumuman kami? Apa kau adalah Our Angel?" Pertanyaan di luar dugaan untuk Yesung dari Choi Siwon.

"Bu-bukan! Hyungku yang Our Angel. I-iya! Dia yang menyiapkan semuanya untukku" Yesung nervous. Terlihat dari nada bicaranya.

"Lalu kenapa bukan Hyungmu yang mengikuti casting?"

Yaampun Choi Horse, dia baru peserta dan kau sudah berani menggodanya.

"Dia sudah memiliki pekerjaan lain" Yesung menunduk berusaha mengatur lajur nafasnya. Terlihat lucu untuk ketiga namja di depannya.

"Baiklah Yesung-ssi, castingmu sudah selesai. Nanti malam akan ada pengumuman lanjutan. Tetap cek emailmu" Kyuhyun yang sedari tadi nampak tenang kini menetralisir keadaan. Meski dia Evil tapi kasihan juga kan jika peserta manis di depannya menjadi bahan bullyan?

"Ne. Gomawo. Annyeong" Yesung menunduk lagi lalu secepatnya pergi. Tanpa Ia sadari, 2 dari 3 lelaki yang menjadi jurinya tadi tertawa setelah kepergiannya.

"Hahahaha peserta yang unik. Aku rasa aku akan memilihnya" Siwon memberikan suaranya.

"Kau yakin akan mengajaknya?" Tanya Kyuhyun sarkastik.

"Kalau aku sangat yakin. Walaupun pendidikannya hanya SMA. Tapi pengalamannya melebihi orang berpendidikan. Lagi dia memiliki tekad. Jadi tidak mungkin pergi" Jenius Kibum meneliti berdasarkan apa yang Ia dapat.

Saat kedua Hyungnya sibuk membahas peserta, Kyuhyun hanya diam dan memilih keluar ruangan. Pikirannya terlalu penat hingga butuh penyegaran kembali. Sepertinya ada sesuatu yang sedang hinggap di benaknya sampai Ia berbuat tak biasa seperti ini.

'Kura-kura'

.

"Yesungie!" Baru saja Yesung akan keluar dari lift, tapi sebuah suara mengagetkannya.

"Hei kau! Iya Kau!" Lagi. Tapi Yesung belum berniat untuk menoleh.

Dia mengenali suara itu. Suara yang sangat tidak asing di pendengarannya. Karena rasa penasaran yang terlalu menumpuk, Yesung akhirnya membalikkan kepalanya. Didapati sosok seorang lelaki tengah berdiri dengan pose yang tidak biasa. Tangannya terlihat menunjuk tepat ke arah Yesung yang sedang kebingungan. Dia adalah...

-TBC-

.

.

.

Note:

Entah kenapa ini jadi begini. Tapi nikmatin aja yak *lap ingus*

aku mau ucapin terimakasih banyak buat yg udah review di chapter 1, semoga makin banyak yg mau review yah^^

Aku tunggu nih next review dari kalian! See you again on next chap *Turtle wing* *Evil kiss*