Disclaimer: I DON'T OWN ANYTHING
Author: Namikaze007
Genre: Advantur,romance(side),humor(maybe),Friendship.
Rating : M(buat jaga-jaga
Warning : abal2, gaje ,bahasa mungkin gak baku,typo,semi ooc naruto,dll.
Pairing : Naruto x (entar aja)
"…"talk
'…'thing
(…)diskription
italic for flashback
Story Start
...
...
Terlihat di sebuah ruangan bergaya Eropa, 1 orang laki-laki dan 3 perempuan tengah diam. Satu-satunya laki-laki memiliki ciri-ciri rambut spiki pirang dengan mata biru saphire dan wajah yang tampan. Lalu di sebelahnya seorang perempuan berambut hitam sepinggang dengan muka yang imut,ia juga memiliki mata violet yang indah. Selanjutnya seorang perempuan berambut merah crimson dengan mata emerlard dan jangan lupa dua aset miliknya yang kelewat besar untuk perempuan seusianya. Di sebelahnya ada perempuan berambut hitam sebahu ,memakai kacamata yang menutupi dua manik violet serta raut muka tegas yang selalu terpasang di wajahnya.
Mereka semua adalah Naruto,Raynare,Rias,dan Sona. Terlihat begitu jelas ketegangan suasana,bahkan kita dapat mendengar suara jangkrik yang mengerik. Merasa keadaan yang begitu tegang, pemuda berambut spike pirang mengangkat suaranya.
"Jadi... Apa yang ingin kalian tanyakan?" tanya pemuda pirang itu atau kita sebut saja Naruto
"Aju ingin penjelasan dari awal sampai akhir,sekarang!" jawab perempuan berambut merah a.k.a Rias
"Hah... Jadi begini.."
Naruto lalu memulai ceritanya lagi tentang keputusan sepihak Azazel yang menyuruh dirinya untuk menangkap para bawahannya yang membangkang. Kemudian tentang keputusan sepihaknya...lagi yang menyuruh Raynare untuk tinggal di rumahnya(baca:Naruto). Mendengar itu 'si tomat' dan 'si muka tembok' cuma mangut-mangut paham.
"Aku paham sekarang,tapi... Apa dia (menunjuk Raynare) dapat di percaya. Maksudku apa dia dapat dipercaya tidak akan melakukan sesuatu yang aneh disini?"
"Aku dapat menjamin kalau tak akan terjadi sesuatu, aku jaminannya!" ucap Naruto penuh determinan.
Raynare sempat tertegun mendengar pengungkapan Naruto saat membelanya. Namun entah kenapa ia menyunggingkan senyum cantiknya. 'Ternyata di balik sifatnya itu, dia ternyata baik juga. ya walau kadang dia menyebalkan.'pikir Rayrane
"Baiklah aku percaya kali ini ,kau boleh pergi ke kelasmu Naruto." ucap Sona
"Ha'i, ayo kita ke kelas kita Raynare. Sampai nanti Tomat-senpai , Muka tembok- senpai." balas Naruto sambil menarik Raynare keluar ruangan.
1
2
3
"JANGAN PANGGIL AKU TOMAT/MUKA TEMBOK!" teriak Rias dan Sona dengan OOCnya.
Naruto cuma tertawa terbahak-bahak mendengarnya ,sedangkan Raynare cuma terkikik geli saat melihat Maruto dapat membuat dua iblis kelas atas seperti Rias Gremory dan Sona Shiori atau nama aslinya Sona Shitri bisa teriak 'Gaje' seperti itu.
**Scene Break**
Issei POV
Hai aku Hyoudo Issei, Pawn dari Rias Gremory yang merupakan senpaiku. Aku saat ini sedang berbincang dengan kolega (mesum)ku, Matsuda dan Motohama. Tak berapa lama aku melihat guru sejarah berumur 50 tahun, Fujimata-sensei masuk.
"Ohayo min-"
Tok tok tok
Oh aku melihat kepalanya berkedut, hoho dia sedang menahan emosi karena terintrupsi. Di lalu mempersilahkan si pengetuk pintu masuk. Aku melihat Naruto dengan seseorang di belakangnya,aku tak dapat siapa di belakangnya.
"Maaf ,Fujimata-sensei saya terlambat. Saya membawa murid baru berasama saya." ucapnya dengan senyum menawan dan disertai teriakan para siswi. SIALAN KALIAN PRIA TAMPAN teriak mentalku.
"Tak masalah,asal jangan jadilan kebiasaan." Balas guru bau tanah di depanku ini
"Baiklah ,kau boleh duduk di kursimu."lanjutnya
Setelah itu Naruto duduk di kursinya. Fujimata-sensei lalu mempersilahkan murid baru masuk. Murid baru itu memiliki rambut hitam kecoklatan ,mata violet serta wajah yang imut. Tunggu dulu... Aku sepertinya pernah melihat wajahnya ,tapi di mana? Tunggu di-dia kan...
Issei POV End
"Ohayou minna-san, perkenalkan nama saya Amamo Yuuma. Mohon bimbingannya." ucap Yuuma sambil sedikit membungkuk.
"Uwooo, Yuuma-chan berapa nomor handphonemu?"
"Apa kau single?"
"Di mana kau tinggal?"
Semua pertanyaan terlontar dari mulut para siswa di kelas tersebut,bahkan ada yang menanyakan warna pakaian dalamnya. WTF!
"Aku tak bisa menjawab semua ,tapi saat ini saya tinggal bersama Naruto-san." balas Yuuma
1
2
3
"BUNUH UZUMAKI!"
"SIALAN KAU UZUMAKI!"
"PERGI SANA PRIA TAMPAN!"
Berbagai teriakan kekesalan para siswa terlontar,Naruto senduri malah menatap Raynare yang mengartikan 'Kau puas!'. Dan ajaibnya Raynare paham dan cuma mengangguk semangat. Naruto cuma bisa menarik nafas dalam-dalam sebelum mengeluarkannya perlahan.
"Merepotkan..." gumam Naruto
**Scene Break**
Naruto dan Raynare saat ini sedang berada di Ruan Penelitian Ilmu Gaib. Saat istirahat mereka berdua dipanggil oleh Rias agar pergi ke Ruang Klubnya. Di hadapan Naruto dan Raynare duduk Rias di sebelahnua ada Himejima Akeno yang merupakan salah satu perempuan tercantik se-Kuoh Gakuen. Lalu di sebelahnya ada sebuah sofa yang diduduki seorang gadis loli berambut putih keperakan,Koneko Toujoe itulah namnanya. Lalu di sebelahnya duduk seorang laki - laki berambut pirang tengah memoles sebuah pedang berjenis long sword,dia adalah Yuuto Kiba. Lalu yang terakhir seorang laki-laki berambut coklat ,muka sedikut tampan namun sayang ia dicap sebagai orang bekat dan mesum oleh seluruh sekolah,Hyoudo Issie itulah nama pemuda tersebut.
Dari raut mukanya,mereka begitu tenang ,kecuali Issei. Ia seperti masih dendam dengan Raynare. Sedangkan Raynare cuma menundukkan kepala, Naruto melihat itu mencoba menenangkan Raynare dengan mengelus kepalanya. Bagaimanapun sekarang Raynare adalah tanggung jawabnya. Merasa keadaan yang tegang, Rias angkat suara.
"Ehem... Jadi bisa kita mulai?... Aku mengundang Naruto dan...Raynare kesini untuk menjelaskan secara langsung kepada Ise-kun disini, tentang adanya Raynare yang bersekolah di sini." ucap Rias menjelaslan
"Baiklah-baiklah...akan kujelaskan sekali lagi kenapa Raynare ada di sini." balas Naruto
Naruto lalu mulai bercerita(lagi) tentang ia yang di pesani Azazel untuk menangkap bawahannya yang melanggar aturannya untuk di introgasi nantinya. Hingga sampai di mana Raynare yang di suruh untuk menjadi bawahannya dan tinggal bersamanya.
"... Jadi kau paham sekarang ,Issei?" tanya Naruto
"Hai..."balas Issei dingin
Naruto kembali menghela nafas, seperti dugaannya perasaan seseorang tak mudah di ubah. Raynare kembali menundukkan kepalanya,Ia tak menyangka bahwa pemuda bersurai coklat di depannya begitu benci padanya. Bagaimanapun ini memang salahnya. Dan kembali Naruto mencoba menghibur sang Da-Thensin yang sedang dilanda penyesalan.
"Sudahlah... Jangan terus menyesali semua yang terjadi. Aku yakin Issei akan memaafkanmu." bisik Naruto dan mendapat anggukan pelan dari Raynare
Naruto lalu pamit untuk kembali ke kelas karena sebentar lagi masuk jam pelajaran.
**Scene Break**
Naruto dan Raynare saat ini sedang berada di aparterment milik Naruto. Setelah jam pelajaran berakhir,Raynare langsung mengajak untuk pulang dengan raut muka yang sulit untuk diartikan. Mereka berdua saat ini sedang duduk di ruang tamu sambil makan siang. Selama makan Naruto sering melihat Raynare berdiam diri. Entah kenapa Naruto tak tau. 'Perempuan memang sulit dimengerti'pikir Naruto melihat tingkah Raynare.
"Naruto..."panggil Raynare memecahkan keheningan
"Ya?"
"Kenapa..."ucap Raynare menggantung"Kenapa kau terus melindungiku? Kau taukan Issei membenciku? "Lanjut Raynare mulai berlinang air mata
"Lalu kenapa kau melindungiku?! Semua ini memang salahku, aku seharusnya tak melakukan hal bodoh itu. Dan kau seharusnya tak membelaku. Kau seharu-" ucapan Raynare terpotong saat ia merasakan sebuah tepukan lembut di kepalanya.
Raynare mendongkakkan kepalanya,di depannya berdiri Naruto sambil tersenyum kecil.
"Bodoh... Jangan bicara seperti itu! Setiap mahluk berhak mendapat kesempatan kedua. Termasuk kau. Aku melindungimu karna sekarang kau menjadi orang yang berharga bagiku. Dan aku telah berjanji pada diriku sendiri untuk melindungi semua yang berharga bagiku. Dan aku tak ingin merusak janji yang aku ucapkan." ucap Naruto
Raynare mendengar itu semakin berlinang air mata, ia begitu senang atas pengungkapan Naruto. Untuk pertama kalinya ia merasa dilindungi. Untuk pertama kalinya ia merasa sebahagia ini. Dengan sekuat tenaga ia menerjang ke arah Naruto, memekuknya dengan erat,membenamkan wajahnya di dada bidang si pemuda bersurai pirang di depannya.
"Hiks... Arigato... Hiks ..karena telah menerimaku hiks... Aku.. hiks..senang sekali hiks...Arigato...arigato.."ucap Raynare sambil menangis tersendu-sendu
"Tak masalah..."
Mereka masih dalam posisi tersebut, sampai Naruto menyadari bahwa ia mendengar suara denkuran kecil. Raynare sudah tertidur. Ia tak dapat melakukan sesuatu kecuali tersenyum kecil. "Dasar..." gumam Naruto
Naruto lalu mengangkat tubuh Raynare menuju kamarnya,menidurkannya secara perlahan di kasur dengan ukuran yang tak bisa di bilang besar. Sebelum pergi ,Naruto mengecup kecil kening Raynare.
"Oyasumi,Raynare.." ucap Naruto lembut
Setelah itu Naruto pergi dari kamar itu dan memilih tidur di ruang tamu.
***Skip Time***
Pagi yang begitu cerah datang ke kota Kuoh,namun itu sepertinya tak berlaku untuk pemuda pirang yang satu ini. Pemuda pirang bernama Naruto ini malah sedang tidur dengan pulasnya,tapi itu tak bertahan lama ketika cahaya sang surya mulai memaksa masuk dan akhirnya menyinari wajah tampannya. Dengan perlahan ia membika matanya menampakkan mata biru saphire yang indah. Namun saat ia akan bangun dari futonnya,ia merasakan sebuah beban tambahan yang menimpanya. Dengan perlahan ia membuka selimut futonnya, dan berakhir dengan muka yang memerah sempurna dan hidung yang mulai mengeluarkan darah. Bagaimana tidak? Di depannya terbaring gadis bersurai hitam kecoklatan sepunggung dengan tubuh telanjan bulat ditambah muka yang brgitu imut yang terpampang di wajah sang perempuan tersebut menambah nilai plus baginya.
Mencoba menenangkan diri dengan mengambil nafas,Naruto lalu mulai menggoyang-goyangkan tubuh sang perempuan yang seenak jidat tidur di atasnya. Perlahan mata perempuan tersebut terbuka menampilkan manik violet yang menenangkan. mendudukkan tubuhnya di atas tubuh Naruto ,ia sedikit mengucek matanya sedikit.
"O-ohayou Raynare.."ucap Naruto
"Ohayou Naruto-kun..."balas Raynare
"Ke-kenapa kau tidur di sini? Juga kenapa kau telanjang?" tanya Naruto
"Di kamar aku sendirian jadi aku tidur disini, Dan kenapa aku telanjang, aku cuma suka saja." jawab Raynare cuek
"Dan aku akan terus begini setiap kita tidur."lanjut Raynare
"Ma-maksudmu?" tanya Naruto
'Sial,aku punya firasat buruk tentang ini.'pikir Naruto
"Aku akan tidur bersamamu selama aku tinggal di sini,Na-ru-to-kun~" ucap Raynare dengan Nada seksi sambil menarik kepala Naruto lalu membenamkannya di oppainya.
"Fufufu..."
'Kami -sama tolong hambamu ini.'pikir Naruto
TBC
ORA! Ketemu lagi dengan author gaje ini. Bagaimana Chapter kali ini? Agak membosankan ya. Ya karena belum masuk arc Asia ama arc Riser. ok bila ada tutur kata yang salsh saya mohon maaf. Untuk yang nanya kekuatan Naruto ini di profilnya:
Nama: Naruto Uzumaki Phonix (Nanti bakal terungkap siapa orang tuanya)
Umur: 17tahun (fisik) 20 tahun(mental)
Penampilan :kayak di canon, tapi disini gak selalu paku orange. Ia pakenya selalu baju atau kaos warna putih di kombinasi dengan celana jeans hitam( kalau sedang tidak sekolah.
Kekuatan:
Holy fire:Api Dengan elemen Holy dudalamnya. Hanya dapat di gunakan 2 jam sehari
Memanipulasi cahaya, namun tak sekuat pure angel
Demonic power ,namun tak sekuat pure devil
Senjata: ? ( ada saran)
Ok segitu dulu infonya. Dan saya ucapkan terima kasih buat yang udah Review ,follow, and Favorite cerita gaje ini. Sampa jumpa di cerita saya yang lain.
Namikaze007 OUT~
