The Water's God Bride

Kayaknya agak OOC

By: HarunoKagura

Don't like? Then, don't read!

"….." = berbicara

'…..' = berbicara dalam hati

Italic = flashback

Disclaimer :Naruto punya Masashi-jiisan..

Chapter 3 :

Tap..tap..

"Tumben kau bisa marah… Biasanya kau tidak pernah marah keseorangpun." kata seorang wanita yang ternyata adalah Hyuuga Hinata sambil tersenyum manis.

" Perempuan itu terlalu berisik." Jawab Sasuke datar.

Tiba-tiba..

"Temeeeeee!" terdengar suara yang sangat cempreng berlari-lari kearah Sasuke.

Set..bruakk!

"Iitaiiii…! Teme jahatt!"teriak seorang pemuda berkulit tan, berambut jabrik dan bermata sapphire setelah wajahnya berciuman dengan lantai marmer, dengan muka sok imut.

Seketika, Sasuke merasa ia ingin memuntahkan apa saja yang ada di perutnya. Tapi, gak jadi. Mau ditaruh dimana mukanya kalo ia muntah. Tapi, kalo dia muntah di muka Naruto gapapa kok #dirasengan#.

"Eh, Teme, katanya kau udah dikirimin istri lagi ya?" (emang paket apa? pake kirim-kirimin segala….-_-") Tanya Naruto.

"hn." Sasuke sudah kumat lagi.

"Jangan meng'hn'-ku, Teme." Rengek Naruto dengan muka menjijkkan.

"Hentikan muka itu, ." Kata Sasuke dengan muka mengernyit jijik.

"Makanya cerita!" kata Naruto masih merengek.

"Hn. Dia hanya seorang perempuan jelek yang sangat menyebalkan." Kata Sasuke datar.

"Kau bohong, Teme! Kau selalu bilang semua istrimu jelek, tetapi, ternyata mereka cantik jelita semua! Kau ini gimana sih? Huh, coba aku yang dikirimin istri." Naruto misuh-misuh sendiri.

Narutopun tiba-tiba menengokan kepalanya ke Hinata.

"Hinata-chann~! Antar aku ke kamar istri Teme yang baru donkkk!" kata Naruto merengek ke Hinata.

"Kenapa tidak sendiri saja?" kata Hinata dengan senyum mautnya.

"Eh, iya deh. Hehehehe.." kata Naruto dengan tawa garingnya karena ketakutan melihat Hinata dan akhirnya dia langsung kabur.

Tap.. Tap..

"Hah… Hinata-chan mengerikan.." gumam Naruto.

Narutopun sampai ke sebuah kamar dengan pintu yang bergambar bunga sakura. Iapun mengetuknya.

Tok.. tok..

Karena merasa tak ada yang menjawab dari dalam Narutopun membukanya.

Grekk…

"Permisi.., ada orang tidak disini?" Tanya Naruto entah kepada siapa.

Naruto celingak celinguk mencari istri baru Sasuke. Sampai akhirnya ia melihat sebuah pintu yang membawanya langsung ke taman itu terbuka dengan lebar.

Narutopun berjalan kesana. Akhirnya, ia menemukan siluet gadis berambut merah muda seperti gulali tengah duduk dibawah pohon sakura. Anak rambut gadis itu terbang dimainkan oleh angin sepoi-sepoi. Sepertinya, gadis itu tidak merasakan kehadiran Naruto. Terlihat dari mata emeraldnya yang menerawang kosong. Narutopun mendekatinya dengan berjinjit dan menepuk bahu gadis itu.

Puk!

"Kyaaaa!" saking kagetnya gadis tadi, Sakura, sampai terlonjak dan spontan berteriak dengan sangat kencang.

"Hei, hei, maaf kalau mengagetkanmu. Tapi, jangan berteriak dengan kencang begitu dong." Kata Naruto tertawa kecil.

"Ah.. Maaf." Kata Sakura sambil menunduk.

"Sudahlah, lupakan saja. Ngomong-ngomong, kau istrinya si Teme ya?" Tanya Naruto sambil duduk di samping Sakura.

"Teme?" Tanya Sakura karena ia tidak tahu siapa yang Naruto maksud.

"Ah, Teme itu si Dewa, aku memanggilnya Teme." Jelas Naruto

Sakurapun hanya manggut-manggut saja.

Selama beberapa menit tiba-tiba mereka berdua menjadi diam.

"Hei, kau tadi membuat si Teme marah ya? Kok bisa? Setahuku istri-istri yang terdahulu tidak pernah membuatnya marah." Kata Naruto memecah keheningan di sekitar mereka.

"Oh itu… lagian siapa suruh dia tidak mau menurunkan ke desaku! Dasar pantat ayam, rambut emo!" hardik Sakura kesal.

'wah, perempuan ini menarik…' kata Naruto dalam hatinya karena nanti kalau dia blak-blakkan pasti Sakura geer #dijotosamaSakura

"Apa maksudmu, manusia?" tiba-tiba terdengar suara baritone seseorang yang dikenal Sakura.

Ternyata dia adalah Sasuke, yang tadi baru saja diejek oleh Sakura, pantat ayam dan rambut emo. Ia berdiri diambang pintu sambil mengangkat salah satu alisnya.

"Cih! Dasar pantat ayam jelek.." gumam Sakura pelan tapi tetap saja kedengaran oleh Sasuke, dia'kan seorang dewa…

"Apa katamu, manusia?" kata Sasuke dengan aura seram menguar dari dalam tubuhnya.

"Tidak ada apa-apa." Kata Sakura pura-pura cuek padahal dalam hati sudah mau pipis.

"Terserahmu lha…" kata Sasuke akhirnya dan beranjak pergi.

Saat Sakura melihat Sasuke sudah memunggunginya, ia menjulurkan lidahnya kearah Sasuke. Sasuke yang merasa dia diperhatikan menoleh kebelakang. Seketika muka Sakura sudah memasang wajah watados dan pura-pura lugu.

"Mungkin cuma halusinasiku saja." Gumam Sasuke.

Naruto yang melihat itu hanya bisa menahan tawa. Sakura yang melihat Naruto menahan ketawa hanya mengerling padanya seakan berkata, "Akan kubuat kau tertawa tanpa henti." Dan iapun melenggang mengikuti Sasuke dengan santainya.

Sesudah mereka berdua pergi. Naruto tetap berdiam disitu sambil bersandar di pohon sakura sembari melihat daun-daun yang berguguran.

"Dia unikkan?" tiba-tiba terdengar suara lembut seorang wanita berambut indigo yang kita ketahui bernama Hyuuga Hinata.

"Ya, bahkan lebih unik daripada istri-istri Sasuke yang sebelumnya. Semoga saja Sasuke melupakan dia." Kata Naruto menerawang.

"Ya, aku sependapat denganmu." Kata Hinata yang ikut-ikutan melihat daun yang berguguran.

Back to SasuSaku…

"Hei, kita sebenarnya mau kemana sih?" Tanya Sakura yang sudah bosan mengikuti Sasuke dari tadi

"Menemui orang lain." Kata Sasuke singkat, padat dan jelas.

Sakura hanya dapat ber-ooohh ria.

Wusssshhh….

"Ayo kesini, Sakura" tiba-tiba terdengar suara seseorang yang berbicara dengannya.

Entah karena apa, Sakura mengikuti suara itu sampai tiba-tiba ia sudah berada disebuah taman yang sangaaaaaat indah. Tiba-tiba terdengar suara yang tadi memanggil Sakura. Arah suara itu berasal dari setangkai bunga bewarna ungu pucat yang sangat cantik. Tinggal beberapa senti lagi Sakura hampir saja menyentuh bunga tersebut. Tetapi, terdengar suara bas seorang laki-laki.

"Hei! Jangan sentuh bunga itu." Katanya tegas.

Sakurapun akhirnya melihat seorang laki-laki berambut klimis hitam, kulit pucat, dan bola mata yang sama seperti Sasuke.

"Ka-kau siapa?" Tanya Sakura bengong.

Author's Bacod Area:

Gomenne minna, klo masih agak pendek. Eh, aku mau nanya, ada masukkan gak buat istri Sasuke yang sangaaat ia sayangin?