Disclaimer : Member Super Junior adalah milik Allah SWT, SMEnt dan diri mereka sendiri. Tapi Donghae Oppa hanya milik author seorang, hehe..
disini Lee Hyukjae dan Lee Sungmin menjadi Yeoja
sedangkan Lee Donghae, Cho Kyuhyun, dan Kim Kibum menjadi Namja

Summary : Lee Donghae berjanji pada dirinya akan membuat Hyukie menjadi yeojachingu nya, tapi Hyukie sangat membenci Donghae. Dan sekarang Donghae cemburu karena Hyukie dekat dengan seorang namja yang bernama Kibum. /wanna read?\please review^^/

Chapter 3

"Hyukie-ah.. ayo bangun" bisik lembut seseorang ditelinga Hyukjae.

"Hoaamm.. sebentar lagi, ne? Aku masih ngantuk" ucap Hyukjae sambil menarik selimutnya.

"Tidak bisa. Kau harus bangun sekarang Hyukie.." bisiknya lagi di telinga Hyukjae. Hyukjae pun mulai mencoba untuk membuka matanya dan melihat wajah orang yang dari tadi bisik-bisik tetangga(?) di telinganya.

"WAAAAAAAA!" teriak Hyukjae keras

"Ya! gak usah pakai teriak" jawab orang yang dari tadi bisik-bisik di telingan Hyukjae.

"Siapa kau? Maling ya?" tanya Hyukjae pada orang yang dikiranya maling.

"Wajah tampan gini kau bilang maling? Cih, aku Lee Donghae. Dasar babo" jawab Donghae kesal.

"Bohong! Kau pasti maling kan?" tanya hyukjae ngotot

"Ya! Lihat jelas-jelas wajah ku yang tampan ini" jawab Donghae sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Hyukjae

"Eh? Kau sepertinya mirip seseorang." Kata Hyukjae masih memperhatikan wajah Donghae

Donghae POV

"Eh? Kau sepertinya mirip seseorang." Kata Hyukjae masih memperhatikan wajah ku dengan seksama.
Dari sini aku bisa melihat wajah cantiknya dengan jelas. Sungguh indah.. Matanya yang imut seperti kucing, wajahnya yang mulus, dan bibir tipisnya yang sangat menggoda.

"WAAAA! Kau Lee Donghae!" teriaknya lagi.
'Aish.. bisa-bisa gendang telinga ku pecah gara-gara teriakannya.'

"Ya! aku dari tadi kan sudah bilang. Aku itu Lee Donghae Hyukie babo.." jawab ku kesal.

PLETAK
Hyukjae memukulku dengan buku kamus yang setebal Al-Qur'an terjemahan besar.

"Berani sekali lagi kau memanggilku 'babo' bisa ku pastikan kau akan masuk kuburan" kata Hyukjae sinis.

"Aish.. Appo.." rintih ku kesakitan

"siapa suruh kau mengataiku bodoh" jawabnya kesal.

"Tau dari mana kau rumah ku?" lanjut Hyukjae

"Seorang Lee Donghae itu tau segalanya Hyukie-ah.." jawab ku santai

"Cih, terus terang saja. mau apa kau kesini?" tanya Hyukjae dengan tatapan dingin

"Aku mau menjemput mu." jawab ku jujur. Ya, memang aku ingin berangkat sekolah bersama dengannya.

"Shireo"

"Wae?" tanya ku. Aku heran kenapa dia selalu menolak ku.
'Apa yang salah dengan ku? Aku tampan, kaya, popoler. Kurang apa coba? Aku ini hampir perfect' batin ku pede

TOK..TOK..TOK..
CEKLEK

"Hyukie-ah.. kau sudah bangun?" tanya seorang namja.
'tunggu? Bukannya itu namja yang kemaren? Mau apa dia kesini?' tanya ku dalam hati

"Ne, Kibum oppa. aku sudah bangun." Jawab Hyukjae tersenyum manis.
'Aaarrrgghh! Kenapa harus namja ini terus yang mendapat senyum manis Hyukie Ku'

"Kau lebih baik pergi dari rumah ku Donghae-sshi." Lanjut Hyukjae dengan tatapan dingin.

'Apa-apaan ini? kenapa aku selalu kebagian tatapan dingin? Sedang kan namja itu? siapa namanya tadi ya? Kipli ya kalau gak salah? ah, aku tak peduli siapa namanya, yang pasti kenapa selalu dia yang mendapat senyum manis Hyukie Ku? Ini tidak adil!' ucap ku geram dalam hati

"Arraseo. Aku balik dulu, ne? Anyyeong" ku berikan senyum manis ku pada Hyukie sedangkan namja itu? sudah pasti kuberikan tatapan dingin.

Aku pun keluar dari rumah Hyukjae dan berjalan ke sekolah.
Hari ini aku memang tidak membawa mobil ke sekolah, karena tadinya aku mau berjalan ke sekolah dengan Hyukjae. Tapi, nyatanya itu tidak terjadi.

"Aishh.. dua kali aku di usir oleh seorang yeoja?" gerutu ku kesal. Kulihat orang-orang yang ada di sekelilingku memandang ku dengan tatapan aneh. Seolah-olah mengatakan
'cakep-cakep tapi kok suka ngomong sendiri'
'Wah. Ada namja tampan. Tapi? Sepertinya dia tidak waras'
'Kasihan sekali anak itu, tampan tapi gila'

'Aissh.. orang-orang ini menyebalkan' batin ku.

Aku pun mempercepat jalan ku agar bisa lebih cepat sampai di sekolah.

Donghae POV End

.

.

.

.

.

.

"Gomawo oppa sudah mengantar ku" kata Hyukjae masih dengan senyum yang selalu menempel di bibirnya

"Ne, nanti aku jemput lagi. Belajar yang rajin ya. aku pergi, anyyeong" jawab kibum lalu langsung melajukan mobilnya.

Tiba-tiba seorang yeoja aegyo datang menghampiri Hyukjae yang masih senyum-senyum sendiri melihat ke arah gerbang sekolah.

"Ehemm.. yang lagi senang nih" goda sahabat Hyukjae yang sudah pasti readers pada tau kan? Ya, Lee Sungmin.

"Hehehe.." balas Hyukjae cengeesan.

"Jadi kapan dia sampai?" tanya Sungmin

"Kemarin. Kibum oppa langsung menemui ku loh.." pamer Hyukjae pada Sungmin

"Hahaha.. dasar." Gelak sungmin sambil menyeggol tangan Hyukjae.

di tempat yang tak terlalu jauh dari mereka, ada seorang namja yang mendengar percakapan mereka dari awal hingga akhir. Ia menyeringai sambil mengepalkan kedua tangannya. Terlihat kebencian dari wajahnya

Teng..Teng..Teng.. (ceritanya udah bel istirahat)

Donghae berjalan santai menuju kelas Hyukjae. Sesampai di kelas Hyukjae,

"Hyukie-ah.." panggil Donghae sambil mendekat ke meja Hyukjae

"Wae?" jawab Hyukjae dingin

"Nanti sepulang sekolah ada rapat. Kau harus datang, ne?" kata Donghae tersenyum manis.

"Shireo" balas Hyukjae dingin

"Wae?" tanya Donghae lagi

"Aku kan sudah keluar" jawab Hyukjae santai sambil berjalan keluar dari kelasnya. Donghae yang melihat kepergian Hyukjae yang tiba-tiba langsung mengejar Hyukjae karena pembicaraan mereka belum selesai.

"Siapa bilang kau sudah keluar?" tanya Donghae lagi.

"Kau tidak dengar? Barusan aku yang bilang" jawab Hyukjae lagi

"Siapa bilang kau boleh keluar seenaknya?" tanya Donghae lagi. Hyukjae yang merasa kesal karena dari tadi Donghae banyak nanya pun berhenti dan menatap sinis Donghae

"Memang kau siapa? Mengatur-ngatur ku seenaknya? Suka-suka aku donk kalau aku mau keluar dari Tim bodoh itu" kata Hyukjae dingin dan melanjutkan perjalanannya yang tadinya terhenti sebentar.

"changkaman" Donghae menahan lengan Hyukjae.

"Kalau kau ingin keluar dari Tim yang kau katakan bodoh itu, kau harus meminta izin dulu dengan Kangin songsaengnim dan Heechul songsaengnim" ucap Donghae santai

"Dengan begitu, kau resmi keluar dari Tim yang tadi kau katakan bodoh." Lanjut Donghae

"Tapi kalau kau belum resmi keluar dari Tim Kedisplinan dan tidak datang rapat hari ini, bisa ku pastikan kau akan disuruh hormat bendera dari pagi sampai besok" ucap Donghae lagi dan meninggalkan Hyukjae yang terpaku atas perkataan Donghae.

Hyukjae POV

"Kalau kau ingin keluar dari Tim yang kau katakan bodoh itu, kau harus meminta izin dulu dengan Kangin songsaengnim dan Heechul songsaengnim" kata Donghae santai.

'Kangin Songsaengnim? Heechul songsaengnim?' batin ku

"Dengan begitu, kau resmi keluar dari Tim yang tadi kau katakan bodoh." Lanjut Donghae

"Tapi kalau kau belum resmi keluar dari Tim Kedisplinan dan tidak datang rapat hari ini, bisa ku pastikan kau akan disuruh hormat bendera dari pagi sampai besok" Donghae pun pergi meninggalkan ku yang masih terbengong di tengah jalan.

'Hormat bendera dari pagi sampai besok?' batin ku lagi

"Hyukie-ah.." panggil Sungmin

"Hyuk?" panggil Sungmin lagi tapi sekarang sambil mengibas-ngibaskan tangannya di depan wajah Hyukjae.

"Eh? Ne? Wae Minnie?" tanya ku pada Sungmin

"Seharusnya aku yang bertanya pada mu.." kata Sungmin sambil menarik tangan ku untuk duduk di bangku taman.

"Nah, sekarang cerita pada ku. Kenapa kau tadi melamun di tengah jalan?" tanya Sungmin lagi.

'Cerita dengan Minnie gak ya? hmm.. cerita aja deh, siapa tau dia mau membantu ku, kekeke' batin ku

"Hmm.. Minnie-ah.. kau mau membantuku?" tanya ku dengan wajah memelas, tapi bisa ku pastikan wajahku saat ini sangat imut, kekekeke

"Tentu. Aku kan sahabat mu Hyukie chagi" jawab Sungmin sambil mencubit gemas pipi ku

"Aissh.. Appo" ringis ku sambil melepas tangan Sungmin dan mengelus pipi ku yang memerah karena di cubit

"Heehehe.. mian, abis tadi wajah mu jelek banget, kayak monyet" ucap Sungmin jujur, atau lebih tepatnya menghina

"Ya! jelas-jelas aku ini imut, bukan kayak monyet" ucap ku sebal. Wajar donk aku kesal? Siapa juga yang tak marah kalau dibilang mirip monyet? Mirip monyet itu kan sama saja disamakan dengan monyet.

"Hyukie marah nih ceritanya dengan ku? Hmm.. yasudah, aku tidak jadi membantu mu" ucap Sungmin sambil memelet-meletkan lidahnya dan pergi meninggalkan ku

"Ya! Lee Sungmin! Aishhh.. menyebalkan" aku pun berlari mengejar Sungmin. aku harus mengejarnya sampai dapat, bagaimana kalau dia benaran tidak jadi membantuku? Bisa gawat jadinya.

"Got it!" akhirnya aku dapat menarik tangannya juga, hahaha..

"Hosshh..Hosshh.. capek juga lari-lari" ucap Sungmin ngos-ngosan

"Minnie sih lari-lari, udah kayak kura-kura aja larinya, cepet bener" ucap ku ngasal

"Eh? Hyuk, bukannya kura-kura itu jalannya lama ya?" tanya Sungmin.
'Begini deh akibatnya berteman dengan orang yang polosnya bener-bener. Atau lebih tepanya bodoh ya?' tanya ku dalam hati

"Aisshh.. Minnie, aku cuma bercanda" ucap ku jujur

"Jadi membantu ku tidak?" tanya ku lagi

"Arraseo.. jadi mau minta bantu apa nih? Tanya sungmin pada ku

"Kau tau kan aku ini anggota Tim Kedisiplinan?"

"Ne, aku tau" ucap Sungmin

"Aku ingin keluar dari Tim bodoh itu" kata ku

"Terus?"

"Kalau ingin keluar dari Tim bodoh itu harus minta izin dengan Kangin songsaengnim dan Heechul Songsaengnim" ucap ku pelan.
'satuuu...duaaa..tigaaa'

"MWOOO?" teriak Sungmin. 'Untung aku udah siap-siap tadi untuk tutup telinga, hehe..'

"Ne, Minnie.. kau mau kan menemani ku untuk bertemu dengan Kangin songsaengnim dan Heechul songsaengnim?" tanya ku lagi pada Sungmin

"Kenapa harus dengan dua guru galak itu? kau tau kan, dua guru itu sangat mengerikan. Bahkan hantu kalah seram dengan mereka" kata Sungmin

"Aku tau kok, setiap melihat mereka aku selalu jadi kebelet pipis" ucap ku jujur.

"Arraseo, aku akan membantu mu. Istirahat kedua kita temui guru galak itu" ucap Sungmin mantap dan tersenyum lembut pada ku.

"huaahh.. minnie-ah.. kau penyelamat ku. Aku sayang pada mu.." ucap ku senang sambil memeluk sahabat ku.
haha.. itulah Sungmin, sahabat ku yang paling ku sayangi.

Hyukjae POV End

.

.

.

.

.

.

Seorang namja tampan yang sedari tadi memperhatikan Hyukjae dan Sungmin, atau lebih tepatnya memperhatikan Hyukjae. Mulai dari aksi kejar-kejaran mereka sampai aksi peluk-pelukan mereka.

"Ahh.. Hyukie, kau sangat menggemaskan" ucap namja tampan itu

"Hae-ah.. apasih yang kau perhatikan dari tadi?" Ucap teman si namja tampan yang tadi di panggil Hae atau lebih tepatnya Donghae

"Aniyo.. ayo kita balik ke kelas Kyu." Ucap Donghae menarik lengan kekar temannya yang tadi di panggil Kyu lebih tepatnya Kyuhyun

'Ahh.. Hyukie.. pokoknya aku harus membuat mu jatuh ke pelukan ku' janji Donghae pada dirinya sendiri.

TBC..

Mau lanjut? Review please ^^

Makasih ya buat yang udah baca sama review.

phoenixeyes22: ne, makasih udah mau baca dan review ^^

Han Eun Kyo: bukan, namja itu Kibum oppa ^^ makasih udah baca dan review

Nyukkunyuk: cowok itu Kibum oppa.. ceritanya kibum oppa masih dirahasiakan siapa dia sebenarnya, kekeke :D makasih ya udah baca dan review ^^