OwO

Chapter 3~ Semoga suka!


~~CHAPTER 3~~~

"DIAM DISITU!"

Plok Plok Plok Plok.. Kazabe bertepuk tangan. "Bagus, bagus, bagus, bagus..., Akhirnya, kau bisa menemukan Lucy."

"AKU TIDAK AKAN MEMBIARKANMU MENYAKITINYA!" Teriak Gray.

"Meman, kau siapanya?" Tanya Kazabe. "Pacar?"

"Aku.." Kata Gray. "Aku nakama-nya! Aku sahabatnya!"

"Ohya?" Tanya Kazabe. Gray mengangguk.

"..Lucy," Kazabe melirik ke arah Lucy.

Lucy mengangguk lalu melawan Gray.

"Kenapa kau melakukan ini, Luce?" Tanya Gray sambil menghindar dari serangan gadis berambut pirang itu.

"Bukan urusanmu," Kata Lucy. "..Gray!"

Gray terdiam. Dia terkena pukulan Lucy, akhirnya dia jatuh.


Bangunnya Gray..

"Luce, aku tidak ingin melawanmu.." Kata Gray.

"Kenapa? Kau takut?" Tantang Lucy.

"Bukan itu.." Jelas Gray. "..Aku.. Aku tidak ingin melukai nakama-ku. Terutama Kau.. Lucy."

Lucy terdiam sejenak. "Gray, aku.." Air mata mulai jatuh di Pipi Lucy(?).

"Cepat serang dia!" Perintah kazabe.

Lucy mengibaskan kepalanya(?). "BAIK!"

"LUCY!" Teriak Gray.

DUK! Gray terpental.

'Bagaimana cara menghentikan ini?' Tanya Gray didalam Hati.

"GEMINI!" Panggil Gray.

"SIAP!" Sahut Gemini.


Gemini-pun juga kalah.

'Baik, akan kuatasi ini. Aku tidak punya pilihan lain selain ini.. Maafkan aku, Lucy..' Kata Gray didalam hati.

"Ice make! Canon!" Gray mengeluarkan sihir es-nya.

"AAAH!" Lucy terpental. 'Maafkan aku, Luce..'


Segini dulu ya.. Next chapter : "The Power of Love"

Gomenasai... Jika ada kata yg mengganggu. Sekali lagi, GOMEN NE! T^T