Tiffany dan Jessica hanya diam karena Shock dengan semua ini. Kyuhyun mendorong kedua yeoja itu, sampai terjatuh di lantai. ''Ini balasan karena kalian telah mendorong sahabatku,'' ucap Kyuhyun melirik Kibum yang sedang shock.

''Dan kalian berhati-hatilah, aku dengar Jung dan Hwang Group perusahaan baru? Jadi berhati-hatilah dalam bersikap.'' tambah Kyuhyun melirik tajam JeTi dan langsung meninggalkan kantin. Semua yang ada di kantin baru kali ini melihat Pewaris Cho Group menunjukan kekuasaannya. Mereka bahkan berdelik ngeri melihat Kyuhyun Mengeluarkan aura Cho yang selama ini disimpannya.

Siwon Pov

Ternyata dia adalah Noonanya Minho?! Pantas saja gadis itu terawat dan terkadang pakaiannya pun bermerk,tapi tidak menjadi perhatian karena status anak beasiswa yang setiap hari pulang pergi naik bus! Kenapa aku tidak sadar? Aish.. yeoja ini unik, bahkan dia tidak gila harta. Dia begitu rendah hati dan baik. Tapi jika melihat matanya saat mengancam Tiffany dan Jessica tadi, barulah terlihat dia benar-benar mirip Minho dan Cho lainnya. Aku bodoh terlambat menyadari ada keturunan Cho se-unik dia

- Social Level -

Keesokan harinya setelah insiden yang terjadi di kantin yang membuat identitas seorang Cho Kyuhyun terbongkar dengan cukup -menyebalkan- bagi Kyuhyun. Semua permainanya berakhir karena ulah JeTi twins yang memancing amarahnya. Kyuhyun sudah hapal bagaimana kelanjutannya, sama seperti semasa sekolah semua orang akan memperlakukannya dengan penuh ke-pura-puraan. Sungguh menyebalkan! Diperlakukan orang dengan tidak ikhlas.

Kyuhyun kembali ke kampus. Tapi kali ini dia membawa mobil sendiri. Mobil Minho dan mobil Kyuhyun berjalan beriringan menuju parkiran kampus. Saat diparkiran Kyuhyun memarkir mobilnya dan ternyata disampingnya terdapat mobil Tiffany dan Jessica.

"Yaa! Minggirlah, aku tidak mau mobilku lecet jika disampingmobil kalian" Kata Kyuhyun sinis.

"Nde?" Tanya Tiffany shock dan takut.

"Fany ah, kita mengalah saja" Kata Jessica.

Dan dua gadis itu hanya masuk kembali ke mobilnya dan mencari tempat parkir lainnya.

"Noona, ini baru benar. Good job Noona." Kata Minho sambil mengancungkan jempolnya

"Aku hanya ingin memberi pelajaran kepada gadis-gadis sombong itu" Kata Kyuhyun sambil berjalan mendahuli Minho.

"Yaa…. Cho Kyuhyun!" Teriak Minho saat dia melihat Kyuhyun berjalandan meninggalkannya. Kyuhyun berhenti dan berbalik

"Mwoo? Kau bilang apa?" Tanya Kyuhyun tajam.

"Ani, eh.. mianhae, Noona." Kata Minho dan mendapat pukulan dari Kyuhyun.

"Noona, kau kenapa sekejam ini kepadaku." Protes Minho. Kyuhyun hanya terkekeh melihat protes adiknya yang mengusap kepalanya.

Kyuhyun Pov

Saat ini aku kembali dengan statusku yang sebenarnya. Sangat kesal karena dua gadis itu merusak permainanku. Aku hanya ingin mencari teman sejati, bukan karena harta. Saat di kampus banyak yang sepertinya memberi senyum ramah kepadaku, aku tetap tersenyum walaupun sebenarnya aku muak melihat wajah dan senyum palsu itu. Mereka sekarang menganggapku karena mereka sudah tahu yangsebenarnya. Dulu bahkan mereka ikut-ikutan menghinaku. Dan tiba-tiba aku melihat Kibum masuk kelas. Dia diam dan hanya duduk di belakangku.

"Kibum kau kenapa?" Tanyakusambil menghadapnya.

"Ani" Eh… dia terlihat gugup.

"Ayollaaaaah.. kau kenapa berubah?" Tanyaku lagi.

"Ani, aku hanya takut kau tidak mau berteman denganku lagi." Kata Kibum sambil menunduk.

"Aniyaa…" teriakku.

"Kau bukan temanku, kau sahabatku, bahkan kau sudah seperti saudaraku." Jelasku.

"Ne? Jinjjayo? Kau tidak malu berteman denganku?" Tanya Kibum.

Aku hanya memelukknya dan diapun membalas pelukanku.

Saat akan ke kantin, aku melihat Siwon, Donghae, dan Minho duduk bersama di meja utama. Mereka menatapku dan memanggilku. Sebenarnya Minho yang memanggilku. Aku hanya diam dan tetap memilih duduk dimeja yang biasa akutempati dengan Kibum. Kenapa namja Choi itu masih suka menatapku dengan tatapannya yang errr, aku tidak mengerti.

"Kita disini saja. Ne?" Pinta Kibum.

"Geuromnyo.. buat apa pindah." Kataku. Kibum tersenyum dan memesan makanan.

Author Pov

Saat Kyuhyun makan dikantin dengan Kibum, datanglah Changmin"mahasiswa transfer dari Jepang" dan makan bergabung di meja Kyuhyun dan Kibum.

"Mianhae, bisakah aku ikut bergabung dimeja ini?" Tanya Changmin.

"Ne… silahkan" Jawab Kyuhyun dan Kibum.

Mereka makan dan saling bercerita. Kyuhyun Changmin, dan Kibum terlihat sangat akrab dan tertawa renyah. Sementara itu…

"Hyung, lihatlah siapa yang dimeja Kyuhyun noona" Kata Minho.

"Molla, aku juga baru melihat wajahnya disini" Kata Siwon dengan wajah yang sangat sulit diartikan. Minho yang sepertinya tahu maksud Siwon menampilkan wajah seperti itu membisikan sesuatu di telinga Siwon.

"Kau serius?!" pekik Siwon yang langsung di bekap Minho, takut Noonanya itu melihat ke arah mereka.

- Social Level -

Sore itu Kyuhyun sedang terfokus pada tugas kuliah yang harus dia selesaikan. Namun gadis itu sulit berkosentrasi karena begitu banyak yang mengganggu pikirannya. Kyuhyun menghela nafasnya pelan. Kyuhyun berpikir pada dirinya sendiri, mengapa dia bisa semudah itu tertarik pada seorang namja dan anehnya sikap orang itu semakin menguatkan feelingnya jika mereka memiliki rasa yang sama. Terlebih kejadian yang mencengangkan tadi siang di kampus, Kyuhyun mengacak rambut coklatnya frustasi.

"Tidak Mungkin! Mungkin dia orang yang suka ikut campur saja." gumamnya meyakinkan diri.

Flashback.

Setelah makan siang bersama Kibum dan Changmin, Kyuhyun sengaja dia di kantin menunggu Kibum yang sedang mencari buku di Perpustakaan. Rencananya mereka akan meminta bantuan Changmin untuk mengerjakan tugas. Changmin sendiri sudah berada di depannya dengan sibuk memasang headset di telinganya.

"Oppa, kau harus bergerak kau harus mulai mencari perhatian Kibum"Kata Kyuhyun membuat Changmin melepaskan kembali Headsetnya.

"Ne, aku tahu Kyu. Tapi aku gugup dan ragu" jawab Changmin.

"Wae? Kenapa ragu?" Tanya Kyuhyun kesal.

"Yaa.. kau jangan marah dulu. Aku masih memantapkan rasa percaya diriku" Protes Changmin.

"Oh ne, kau mengerti Oppa" Kata Kyuhyun.

Saat Kyuhyun dan Changmin akan bangkit dari meja tersebut, tiba-tiba Kyuhyun terpeleset dan hampir terjatuh. Changmin dengan cepat menangkap badan Kyuhyun, tapi mereka malah jatuh berdua di lantai. Terlihat seperti pasangan, Kyuhyun berada diatas badan Changmin dan memeluk Changmin.

"Yaa… kalian bagunlah, apa-apaan ini?" teriak Siwon dengan wajah marah.

Kyuhyun kaget dan reflek berdiri dengan cepat. "Oh, mianhae Changmin Oppa. Gomawo telah membantuku saat aku hampir terjatuh. Kau tidak apa-apa?" Tanya Kyuhyun.

"Mwo? Oppa?" tanya Siwon lagi.

"Ne, dia lebih tua dariku Siwon-shii. Jadi akan lebih bagus jika aku memanggilnya oppa" Jawab Kyuhyun polos.

Siwon membelalakan mata dan menarik nafas dalam menahan cemburu.

"Kenapa kau terlihat marah? Aku hanya membantu temanku"Tanya Changmin.

"Itu... tidak apa - apa. Aku hanya berharap kalian tahu tempat saja. " ucap Siwon yang sebenarnya bertolak-belakang dengan yang ingin ia katakan.

Flashback End

Kyuhyun masih berkutat dengan pikirannya ketika ibunya mengetuk pintu dan masuk kekamarnya. Kyuhyun menoleh dan melihat ibunya berdiri di depan pintu. Dia memberitahu Kyuhyun nanti malam dia harus bersiap - siap untuk makan malam bersama sahabat Ayahnya. Kyuhyun hanya bisa mengangguk dan mengerjakan tugasnya lebih cepat.

- Social Level -

Siwon Pov

"Siwon-ah, kau dan Sulli bersiaplah, kita akan makan malam dirumah teman appamu" Kata Ummaku saat aku dan Sulli menonton tv.

"Ne umma.." jawab kami kompak.

Dan betapa terkejutnya aku ternyata kami ke rumah keluarga Cho. Rumah Kyuhyun dan Minho. "Aku juga penasaran, bagaimana Kyuhyun jika di secuek saat ke kampus nona Cho itu?" Batinku.

"Ah, anyeong.. kalian masuklah" Kata Appa Kyuhyun dan Minho kepada Appaku.

"Ne.." jawab Appaku dan kami pun masuk menuju meja makan. Sepertinya Appaku dan Appa mereka sangat akrab. Umma ku dan umma Kyuhyun pun sudah berbicara akrab seperti teman lama. Sulli pun duduk berdampingan dan Sulli membuka mulut.

"Ahjumma, Kyuhyun eonnie?" tanya Sulli. Ah iya juga kenapa aku tidak melihatnya?!

"Ngomong-ngomong, bagaimana anak perempuanmu itu? Pasti tumbuh menjadi gadis cantik. Aku dengar dia satu kampus dengan Siwon" Kata Ummaku kepada Umma Kyuhyun.

"Ne, sebentar lagi dia turun. Bukankah malam ini dia tokoh utamanya. Jadi dia perlu dipoles" Kata Umma Kyuhyun..

Kyuhyun akhirnya turun dengan gaun selutut berwarna pink. Diabagaikan putri yang sangat cantik. Aku terlambat menyadari kecantikan yeoja ini.

"Waaah… anak gadismu sangat cantik" Kata Umma dan Appaku.

"Ne,unnie, aku bagimana memanggilmu?" Tanya Sulli.

"Oh, ne… Kyuhyun eonnie saja" Jawab Kyuhyun sambil tersenyum.

Aku masih terkagum dengan yeoja ini, tiba-tiba…

"Siwonie, bagaimana? Apa Kyuhyun cantik?" Tanya Ummaku.
"Oh,ne." Jawabku singkat.

Setelah makan malam selesai, lalu Appaku membuka mulut.

"Sebenarnya Siwon dan Kyuhyun akan ditunangkan malam ini. Pertunangan ini tidak dirayakan, hanya kita sebagai keluarga inti saja. Dan tenang saja kalian tidak harus cepat - cepat menikah. Kalian kami beri waktu untuk saling mengenal"Kata Appaku.

"Ne, Kyuhyun-ah, Siwon-ah.. kalian seharusnya sudah tahu tradisi keluarga kita" Tanya Appa Kyuhyun dan Minho.

"Mwo? Aku? Dengan Kyuhyun? Tidak apa-apa, aku penasaran dengan gadis unik ini, dia begitu berbeda dengan gadis lain. Setidaknya dia tidak manja dan gila harta. Lagipula dia pintar" Batinku.

"Ayolah hyung.. kau bicaralah, bukankah kau penasaran dengan noonaku? Sekarang kalian ditunangkan, kenapa kau hanya diam?" Kata Minho mengejekku. Aku hanya tersenyum tipis. Kyuhyun hanya diam. Lalu, Appaku mengeluarkan kotak dan di dalamnya terdapat 2 cincin.

"Ayo Siwon ah, pakaikan ini kepada Kyuhyun" Perintah Ummaku.

Aku hanya menurut dan memakaikan cincin itu kejari manis Kyuhyun.

"Kyuhyun-ah, giliranmu" Kata Ummaku.

"Ne ahjumma.." kata Kyuhyun.

"Mwo? '' Teriak semua. ''Kau memanggil mertuamu ahjumma?"

"Mulai sekarang biasakan panggil kami Omonim dan Abonim?" Kata Umma dan Appaku.

"Dan kau juga memanggil itu kepada kami Siwon-ah." Kata Umma dan Appa Kyuhyun,

"Ne Omonim Abonim" Kataku sambil memberi hormat.

Dan resmilah Kyuhyun menjadi tunanganku malam ini.

Saat selesai acara pemakaian cincin, aku duduk di balkon rumah Kyuhyun bersama Minho dan Sulli. Kyuhyun masih dimeja makan bersama para orangtua.

"Oppa, kau sangat payah.. kenapa tidak mengajak Kyuhyun unnie keluar?" Tanya Sulli.

"Ne, aku dan dia masiih canggung" Kataku.

"Aish… hyung, karena massih canggung itu. Kau harus bergerak dan mulai menjalankan rencana" Kata Minho memberi usul.

"Kyuhyun noona akan cuek jika orang tersebut juga cuek, dan jika sudah akrab.. dia akan menjadi pribadi yang mengasikkan" Kata Minho lagi.

Aku hanya mengangguk dan berjalan kedalam rumah tersebut.

"Mianhae, Omonin, Abonim, Umma, Appa.. apa aku boleh mengajak Kyuhyun keluar? Kami ingin bicara intens" Kata ku meminta izin.

"Ohh.. hahha bagus, kau pintar. Silahkan" Kata mereka semua sambil tertawa.

"Ayolah" Ajak ku pada Kyuhyun.

Saat ini kami hanya duduk didalam mobil dan saling diam.

"Mianhae, ketika itu melecehkan mu" Kataku.

"Oh, gwenchana" Kata Kyuhyun sambil tersenyum manis.

"Apa kau tidak menginginkan perjodohan ini? Aku bisa batalkan" Kata Kyuhyun.

"Ani..!" kataku cepat. "Aku setuju dengan perjodohan ini" Kata kulagi.

"Aku bisa berbuat apa? perjodohan adalah suatu yang biasa dalam keluarga yang berlatar belakang seperti ini" Lanjut Kyuhyun.

"Untuk itu, aku ingin pertunangan kita memang didasari cinta dankasih sayang. Aku ingin mengenalmu lebih dalam sebelum kita dipastikan menikah"Kataku.

"Oh, baiklah. Kita harus mencoba lebih dekat" Kata Kyuhyun.

- Social Level -

TBC.

DON'T BASH GOOD PEOPLE.

This is windakyu, join with me in Asian Fanfic (presdirchoi) Thanks.