Selamat siang! Terimakasih yang sudah ngelirik, baca, review, follow, dan fav fanfic2ku. MAKASIH BANYAAKKK! Maaf kalau ada kesalahan kata, ke-GJ-an yang melewati batas, atau apapun yang membuat kalian tidak suka, ok?
WARNING: OoC, typo(s), nama film dan merek tidak disensor, gak ada maksud buat nge-bash, mata uang memakai rupiah, lirik lagu orang, tiap chapter beda cerita, JUST FOR FUN!
SEKALI LAGI SAYA TEGASKAN, JUST FOR FUN!
HAPPY READING! ;3
PERKENALAN KARAKTER UNTUK CHAPTER 3
AKASHI SEIJUURO: murid SMP Teikou kelas 8A, yang paling pintar di angkatannya. Anak orang tapi tidak sombong, cuma nyebelin aja. Keluarganya punya perusahaan besar yang sudah tersebar di Asia.
KUROKO TETSUYA: kelas 8B, sahabatnya Akashi. Kalau galau langsung jadi transparan. Ia tinggal di rumah neneknya karena rumahnya habis kebakaran. Orangtuanya bekerja keras di luar negeri, sementara adiknya udah hangus pasca kebakaran.
MIDORIMA SHINTARO: kelas 8A, tukang gengsi yang suka banget sama es dawet. Sangat percaya pada dukun dan ramalan.
AOMINE DAIKI: kelas 8C, pemuda tampan berwajah hansem -?- (informasi ini diambil dari narasumber yang lewat di depan kebun tomat)
KISE RYOTA: kelas 8D, cowok berambut pirang yang periang. Cita-citanya jadi superstar. Punya banyak fangirls.
MURASAKIBARA ATSUSHI: kelas 8D, anaknya yang punya pabrik susu Boneto. Tingginya melebihi rata-rata.
.
.
.
.
OUR RUMBLE 3
FILM KESUKAAN
.
.
.
.:Kuroko no Basuke © Fujimaki Tadatoshi:.
Story by Sheii
(Saya tak mengambil keuntungan apapun dari FF ini selain kesenangan pribadi)
.
.
TANGGAL 02-07-2014
.
di Rumah AKASHI SEIJUURO
Akashi menyilangkan kakinya. Duduk di karpet berbulu sambil menonton acara TV favoritnya, Little Krisna. Hari ini sekolah dipulangkan siang karena guru-guru ada rapat. Tentu saja Akashi tak melewatkan kesempatan untuk menonton animasi kesukaannya.
Waktu Akashi SD, ia sering menontonnya. Namun semua berubah ketika pelajaran SMP yang tambah sulit menyerang. Kalau dia gak belajar, gak bakal dapat ranking. Ntar bisa kena tampar Ayahnya.
'Bagaimana mau meneruskan perusahaan besar keluarga kalau kamu gob- maksudnya gak pintar?!' kata-kata ayahnya selalu terngiang di kepala Akashi saat ia sedang santai atau malas-malasan. Tapi tidak untuk saat ini, karena tadi Akashi sudah belajar.
Setelah acara 'Little Krisna' itu usai, theme song nista terdengar. Karena saat itu Akashi ada di kamarnya yang kedap suara, ia tak sungkan-sungkan ikut bernyanyi dengan TVnya.
"Bheem bheem bheem, chota bheem… chota bheemmm…"
di rumah (nenek) KUROKO TETSUYA
Sama seperti Akashi, Kuroko yang biasanya pulang malam juga pulang siang. Sekitar pukul dua siang.
Tak ada yang Kuroko lakukan selain duduk di meja makan sambil membaca buku cerita tipis bersampul Hello Kitty. Tentu saja itu bukan punyanya, melainkan punya sepupunya. Yang benar aja, buat apa juga Kuroko beli buku kayak gitu? Idiw, mending juga buat beli pop ice.
Soalnya buku itu harganya Rp.15.000,- tipis lagi, sedangkan pop ice paling cuma Rp.5000,-an. Bisa dapat tiga, kan? LUMAYAN TAU!
di rumah AOMINE DAIKI
Aomine sedang tidak ada di kamar seperti Akashi, maupun di ruang makan seperti Kuroko. Melainkan ia sedang ada di toilet. Karena suatu alasan, author tidak berminat menulis apa yang sedang Aomine lakukan disana.
di rumah Midorima Shintarou
Midorima sedang membantu Ibunya untuk ucek-ucek pakaian. Lalu memasukkannya ke dalam mesin cuci. Setelah itu ia menjemurnya, tentunya dibantu oleh Adik tersayangnya. (Midorima: AKU GAK SAYANG ADIKKU!)
Sepertinya disini hanya ia yang berbakti kepada orangtua.
di rumah KISE RYOTA
Kise berdebat dengan dua kakak ceweknya. Membicarakan gossip yang tidak benar dan absurd. Tadi di insert pagi, masa Kise digosipkan in relationship sama Aomine Daiki? Padahal mereka cuma teman!
Sontak kedua kakaknya langsung berontak. Gak menyangka kalau adiknya sho-ai. Bahkan mereka tak membiarkan Kise untuk menjelaskan segalanya.
"Lihat saja kalau Ibu pulang! Aku akan bilang padanya!" ancam kakak pertama Kise.
"Tapi, nee-chan, aku—"
"Iya! Aku juga akan langsung lapor Ayah waktu dia pulang!" tambah kakak kedua Kise. Kise mewek.
"AKU TIDAK SUKA AOMINE-CCHI! LAGIAN GIMANA CARA KALIAN LAPOR? MEREKA, KAN ADA DI LUAR NEGERI!?" teriak Kise frustasi, sok dramatis.
"Luar negeri mbahmu, jarak kantor Ayah sama Ibu cuma 2 KM dari rumah!" sahut kakak kedua Kise. Kise mewek lagi, "makanya, dengarkan penjelasanku –ssu!"
"TIDAK!" jawab kakak pertama dan kakak kedua Kise kompak.
'Nyebelin, gak enak banget jadi adik!' batin Kise ngeles.
Bagaimanapun juga mempunyai kakak itu memang nyebelin. Tapi mempunyai adik itu jauh lebih nyebelin. Percayalah pada author yang berpengalaman ini, Kise…
di rumah MURASAKIBARA ATSUSHI
Murasakibara Atsushi lagi makan siang dengan sushi. Walaupun sebenarnya dia lebih suka nashi, sayangnya nasi nya udah bashi. Sushi gak enak, tau gak shii… Akashi… (ok, cukup kalimat berakhiran '–shi' nya)
~oOo~
.+HARI SELANJUTNYA+.
~oOo~
Kini, Akashi, Midorima, Kise, Murasakibara, dan Aomine sedang duduk-duduk di café sekolah. Oh, ya, jangan lupakan Kuroko yang ikut bersama mereka.
Akashi tidak memesan menu di café. Melainkan membawa bekal makan siang sendiri, buatan salah satu pembantunya yang entah higeinis atau tidak. Midorima juga, ia membawa bento yang nasi nya berbentuk kepala beruang. Katanya, sih… lucky itemnya hari ini.
Kalau Aomine, Kise, dan Kuroko memesan makanan di café. Sudah lima menit menunggu tapi belum datang juga masakannya. Ah, pesanan Kuroko sudah datang! Setengah porsi nasi goreng dan segelas besar vanilla pop ice. Kalau punya Kise dan Aomine masih belum datang.
Sedangkan Murasakibara, ia juga membawa bekal, tapi juga memesan makanan di café. Gak banyak, kok! Cuma dua teh gelas, seporsi ramen, tiga kepal onigiri, sebungkus nasi uduk, seporsi oseng-oseng terong, sama beberapa tusuk dango saja. Gak banyak, kan?
"Ada kabar gembira untuk kita semua~!" seru Kise tiba-tiba dengan nada aneh. Semuanya langsung menoleh ke Kise.
"APAAN!?" Aomine sewot. Akashi yang ada di sebelahnya langsung mengguyurnya dengan air minum yang tinggal sedikit. Kise, Midorima, dan Murasakibara hanya melongo melihat Aomine yang disiram.
"APAAN?!" kembali ke topik, Akashi, Midorima, dan Aomine bertanya dengan kompak. Kuroko masih berkutat dengan makanannya. Murasakibara sedang mengunyah makanan, kalau dia ikut teriak, nanti makanannya muncrat.
"-Kulit manggis, kini ada ekstraknya~" lanjut Kise. Semuanya langsung sweatdrop. Kecuali Akashi yang menghadiahi Kise dengan sebuah deathglare. Yang bersangkutan memang gak punya malu, malah melanjutkan theme song iklan itu.
"Mastin hadir, dan merawat tubuh kita… Jadikan hari ini hari mastin!"
Akashi menampar Kise dengan cepat, jadi Kise tak terasa. Aomine berdehem, semuanya langsung menatapnya dengan pandangan 'ada apa?'
"Kemarin, siapa yang nonton Little Krisna?" tanya Aomine. "Kemarin, aku nonton cuma setengah gegara panggilan alam untuk ke toilet. Jadi gak tahu endingnya. Cih, padahal itu episode baru!"
Akashi terdiam, mana mungkin ia mau mengaku pada teman-temannya kalau dia juga lihat.
"Aku juga gak lihat, kemarin aku dimarahi sama Kakakku! Gara-gara kamu!" Kise nunjuk-nunjuk Aomine. Aomine mengernyitkan dahi. Lalu ia menoleh ke Midorima, gak memperdulikan Kise.
"Kau lihat, gak, Midorima?"
Midorima menggeleng mantap, "aku nggak mungkin nonton film kanak-kanak sepertimu –nanodayo!"
Tiba-tiba cewek berambut ijo seperti Midorima, dikuncir dua dengan pita merah muda, menghampiri Midorima. Diketahui bahwa dia adalah sepupu Midorima. Ia menyodorkan kresek berisi benda kotak gepeng kepada Midorima. Midorima menerimanya lalu mengusir anak kelas 7 itu.
"E-eng, Shintaro nii-chan, makasih ya, udah pinjemin aku DVD Little Krisnaa~!" cewek tadi melambaikan tangannya ke arah Midorima dari jauh. Mulut Midorima menganga lebar, kesal pada sepupunya itu. Suasana langsung hening seketika.
"Jaa, ka-kau juga suka animasi itu?" Aomine langsung gugup begitu mengetahui fakta film kesukaan Midorima.
"Berisik –nanodayo! Aku punya bukan berarti aku suka!" jawab Midorima, ia menaikkan kacamatanya. Wajahnya langsung memerah.
"Dari tadi aku penasaran -nanodayo, apa film atau acara TV kesukaan Akashi?" Midorima mengalihkan pembicaraan. Akashi terdiam, tetap menikmati makan siangnya dengan tenang.
"Kau memilih aku menjawab pertanyaanmu atau tetap hidup?" tanya Akashi sadis. Midorima menjawab cepat, "hidup!".
"Kalau Murasakibara suka acara TV apa?" kali ini Aomine yang bertanya ke Murasakibara.
"Sinetron," jawab Murasakibara cuek. Lalu ia melanjutkan makannya. Nyam~ Yang ada disitu langsung syok mendengarnya.
"Kuroko?"
"Aku suka lihat iklan daripada acara TV," jawab Kuroko gak jelas. Teman-temannya menatapnya dengan pandangan heran.
"Kalau aku suka nonton gossip –ssu! Sama Kakak… " ujar Kise, padahal gak ada yang tanya.
"Karena itu gosipmu di TV selalu gak bener -nanodayo, selalu aneh, selalu nista!" hina Midorima dengan kejam, Kise merengut. Dari tadi makanannya belum sampai juga, padahal sebentar lagi jam istirahat akan berakhir.
"Ku bukan superstar, kaya dan terkenal, ku bukan saudagar yang punya banyak kapal. Ku bukan bangsawan, ku bukan priyai, ku hanyalah orang yang ingin dicintaii~" Kise malah nyanyi. Membuat Aomine dan Midorima langsung mules.
"Kamu bukan super, kamu bukan star. Kalau digabungin kamu bukan superstar!" tambah Kuroko tapi tanpa nada. Gak nyangka kalau Kuroko juga suka lagu ini.
"KRIIINGGG~ Waktu istirahat selesai~ semua murid kelas 8 diharap segera masuk kelas atau kena sanksi, terimakasiiihh~" alarm istirahat usai berbunyi. Suaranya mirip dengan pengisi suara Oha-Asa yang sering didengar Midorima.
Aomine dan Kise yang belum makan apa-apa selama istirahat langsung protes pada yang mencatat menu mereka. Dengan wajah tanpa dosa, yang bersangkutan menjawab, "maaf, mas … lupa … hehe…"
Dengan terpaksa, Aomine dan Kise langsung menuju ke kelasnya. Apalagi mereka sudah ditinggal oleh Kuroko, Akashi, Midorima, dan Murasakibara.
Poor untuk Kise dan Aomine. Kondisi perutmu selama tiga jam ke depan dipertaruhkan, lohh…
CHAPTER 3 TAMAT -dengan tdk elitnya-
Makasih buat yang sudah baca sampai sini. Reviewnya, yaa~! Ada yang mau jadi pemeran OC? Tulis nama, sifat, dan ciri-ciri kalian. Tapi, saya ingatkan dulu, jangan marah kalau sama-sama kena nista kayak Kisedai.
Akan kumunculkan kalau gak chapter 4 ya chapter 5
O iya, untuk FFku yang RUN! RUN! RUN!, kemungkinan besar gak update kilat. Gomen buat yang nunggu. Ini pun bisa nulis fanfic karena liburan, pulsa modem mepet lagi, hiksu :'v #malah curhat
Daripada semakin gaje, aku akhiri, yaa!
salam manis,
#Sheii ;3
