Near kun : BALIK LAGI!!! COME BACK AGAIN!!! THANKS YANG UDAH NGEREVIEW……
Toshiro : Hehe~ balik di ffc Near yang totuwitt~
Renji : Pokoknya keren abis~
Byakuya : Nggak ada yang ngalahin~
Ichigo : Mantep deh~
Readers : Tumben muji-muji?
Near kun : Khe..khe dibelakang mereka ada bazooka siap tembak kalo berani ngomong aneh lagi... All!!
All : Please reviews~


Mereka udah ngerekam lagunya dalam bentuk CD. Isi lagunya Sen no yoru wo koete n This Light I See. Sempet ada gangguan karena mereka pingsan waktu ngedenger suara Renji. Tapi semua berjalan dengan baik. Rencananya Byakuya n Rukia mau ngirim CD n formulirnya besok.
"Kita pulang dulu ya." Byakuya melajukan mobil sportnya meninggalkan Markas.
"Kalo gitu kita juga pulang, udah malem. Toh, nggak ada yang ngelaundry lagi." kata Ichigo sambil ngunci pintu markas.
Renji n Ichigo satu arah, sedangkan Toshiro nggak. Toshiro melangkah pulang dijalan yang biasa dilewatinya. Tiba-tiba dia ngerasain seseorang yang merhatiin dia. Toshiro nengok kebelakang, nggak ada siapa-siapa.
"Shiro-chan, sini dong!" ada suara perempuan tapi nggak ada wujudnya. Toshiro mulai merinding, bulu kuduknya berdiri.
"Si... Siapa lo??" Toshiro celingak-celinguk. Mana sepi, udah gelap lagi. Mau minta tolong sama siapa?
Toshiro nelen ludah saat sesosok cewek berambut panjang dengan 'itu' yang gigantic keluar dari balik pohon kaktus?!
"HUWAAA!!! WEWE GOMBEL!!" teriak toshiro.
"Heh! Manggil orang pake perasaan dong." wewe gombel eh cewe itu ngerasa terhina dipanggil wewe gombel.
"Miss Question??" Toshiro cengo ngeliat cewe itu ternyata Rangiku Matsumoto, ketua eskul jurnalistik di sekolah yang 'itu' nya gigantic. Dia biasa dipanggil Miss Question, soalnya hobi dia ngasih pertanyaan all about gossip kesetiap murid.
"Ngagetin aja, ngapain lo ngumpet dibelakang pohon kaktus?" tanya Toshiro.
"Kalo gue ngumpet dipohon beringin nanti dikirain kuntilanak, ya gue ngumpet dibelakang pohon kaktus eh malah dipanggil wewe gombel." cerita matsumoto.
"Gomen, gomen..." toshiro senyum imut banget biar Matsumoto nggak ngamuk.
"Ih... Shiro-chan lucu!!" Matsumoto nyoba meluk Toshiro pake jurus pelukan maut.
"HUAAA... HANASE!!" Toshiro mencoba berkelit.
"Hehehe... Gomen, kamu sih punya wajah lucu..." Matsumoto nyubit pipi Toshiro.
"URUSAI, BTW ngapain lo ngikutin gue?" Tanya Toshiro lagi.
"Gue denger-denger kalian ikutan audisi The WHITE Band ya?? Boleh dong kalo gue bikin berita tentang kalian buat mading sekolah." ujar Matsumoto.
"Kita liat aja nanti. Gue mau pulang." Toshiro pergi tapi dicegat.
"Sebelum pulang, jawab dulu tebak-tebakan gue. Monyet apa yang nyebelin?"
"Elo... Monyet nyebelin." Toshiro ninggalin Matsumoto yang alisnya naik turun dikatain monyet.


Udah 3 minggu semenjak mereka ngirimin hasil rekaman mereka. Tapi belum ada berita tentang nasib band mereka, lanjut or cuma sampe disini. Byakuya, Ichigo n Renji lagi ngumpul dikantin sekolah.
"Kok belum ada kabar ya?" kata Renji sambil makan pisang goreng?!
"Iya, suntuk nih." ujar Ichigo.
"Sabar aja..." Byakuya ngejilat es krimnya?!
"Sabar sampe kapan?" Ichigo nyomot pisang goreng didepannya.
"Sampe ada taun baboon." Byakuya nunjuk Renji pas kata 'baboon'.
"Apaan sih, kok nunjuk gue pas kata baboon!" Renji nggak terima.
"Abis lo mirip sih." Ichigo nyengir.
"Enak aja, muka seganteng gini lo bilang kayak baboon." protes Renji.
"Iya lo emang ganteng..." Byakuya senyum ala Hiruma ES 21 ke Renji. "kayak baboon." Byakuya n Ichigo ngakak abis, sementara Renji ngomel-ngomel gaje.
"BYAKUYA! ICHIGO! RENJI!" Toshiro muncul sambil ngos-ngosan.
"Ada apa sih?" tanya Byakuya, Ichigo n Renji.
"KITA MASUK TAHAP SELANJUTNYA!" teriak Toshiro.
"Yang bener lo?" Byakuya, Ichigo n Renji surprise.
"Iya!!" Mereka teriak terus pelukan mirip t*******s.
"BLEACH BAND!! YEAH!!"


Seluruh personil BLEACH Band lagi di gedung tempat audisi. Mereka ngantri buat periksa eh audisi, lumayan banyak pesertanya. Akhirnya setelah menunggumu (kok jadi lagunya Ridho Rhoma) ,maksudnya sekian lama aku menunggu(sama aja). Mereka dipanggil masuk. Ada 4 juri, Urahara-san (mantan pemain band), Yuroichi-san (penyanyi terkenal), Soi fong-san (koreografer), n Ikkaku (penjual bakso?!).
"Nama band kalian BLEACH Band ya? Kenapa namanya BLEACH Band?" tanya Urahara.
Sang jubir beraksi siapa lagi kalo bukan Byakuya. "Selain nge-band, kami membuka usaha laundry. Bleach artinya memutihkan, jadi cocokkan sama usaha kami?"
Semua juri manggut-manggut.
"Itu vokalis kalian? Yang boleh ikut audisi anak SMA n udah 17 taun." Tunjuk Soi fong ke Toshiro.
"Eh, gini-gini saya udah SMA n udah 17 taun, nih buktinya." Toshiro ngasih KTPnya ke Soi fong. Semua juri langsung melotot, 17 taun kok kuntet banget. *dibekuin Toshiro*
"Oh, ya udah. Mulai aja..." ujar Yuroichi.
"Tapi Ikkaku-san jualan bakso kan, boleh makan dulu nggak? Laper~" kata Byakuya megangin perutnya yang dari tadi nyanyi keroncongan.
"Wah, durasi waktu..." Urahara nunjuk jamnya.
"Aduh, saya traktir deh." Mohon Byakuya.
"Wah boleh juga. Ikkaku mesen basonya ya!"
"OKE! Laris manis." Ikkaku langsung pergi kegerobak basonya, buat ngeracik baso andalanya.
"Ikkaku! Jangan pake boraks n formalin ya!" teriak Soi fong.
"Siiip."
Selama 1 satu jam mereka makan baso bareng-bareng. Baso jualan ikkaku langsung ludes diembat personil BLEACH Band n para juri.
"Nah perut udah kenyang nih, kita siap nyanyi." Semua personil udah ditempatnya masing-masing.
"Lho? kok stand micnya nggak bisa diturunin." Toshiro berusaha keras nurunin stand micnya.
"Udah nggak usah pake stand mic." kata ichigo yang lagi nyetel gitarnya kegelombang 123 FM?!
"Masalahnya micnya nggak bisa diambil." Toshiro udah nyerah nyoba nurunin stand mic.
"Oh, itu udah permanen. Jadi nggak bisa diturunin n micnya nggak bisa diambil." jelas Yuroichi.
"WHAT! Terus gue gimana?" tanya Toshiro lemes.
"Pake kursi aja, jadi elo berdiri dikursi." usul renji. Semua ngangguk setuju. Toshiro sebenernya ogah, tapi demi bandnya. Mereka bawain lagu Rolling Star-Yui...
Toshiro selesai nyanyi, semua juri kayaknya terhibur dengan penampilan BLEACH Band.
"Penampilan kalian sungguh bagus, kami terhibur. Jadi kami nyatakan kalian... KETAHAP BERIKUTNYA!!!" kata Urahara sambil mengucapkan selamat ke semua personil BLEACH Band. Setelah acara salam-salaman selesai semua personil keluar dari ruang audisi dengan wajah berseri-seri, Seri 1, seri 2, ser~ *ditendang readers*
"BLEACH BAND YEAH!!" teriak mereka. Semua orang dijalan merhatiin 4 cowo yang teriak-teriak gaje. Mereka langsung kabur dari tempat itu, takut kalo disangka orang gila n dilaporin ke polisi.


Karakura High School

Berita tentang BLEACH Band lulus audisi pertama kesebar diseluruh Karakura High School. Ini ngebuat BLEACH Band ngadain konferensi pers di sekolah. Banyak infotaiment sekolah yang dateng, misalnya Karakura Gosip, KHSfotaiment dll. Tentu diacara beginian si Miss Question Matsumoto ada.
"Jadi band anda berhasil dalam audisi pertama?" tanya reporter dari Karakura Gosip.
"benar, kami beruntung sekali bisa masuk ketahap berikutnya." Byakuya senyum manis banget, cewe-cewe langsung tepar.
"Apa langkah anda selanjutnya?" tanya kameramen KHSfotaiment sambil nyodorin mic ke Byakuya, reporternya tepar kena senyuman maut Byakuya.
"Kami akan berusaha semaksimal mungkin mencapai tujuan kami. Mungkin kami akan lebih sering berlatih." kata Byakuya kalem. Matsumoto ngacungin tangan sambil senyam-senyum gaje. "Ehm, kira-kira anda yakin bisa masuk final?"
"Saya yakin, karena saya mempunyai personil yang berbakat." Toshiro, Ichigo n Renji terharu ama pernyataan Byakuya.
TEEET.... Bunyi bel masuk, tanda konferensi pers ditutup. Tapi...
"Sebelum masuk kelas, jawab tebak-tebakan gue dulu. Tiang apa yang enak..?" Matsumoto ngasih tebak-tebakan.
"Tiang-tiang nendangi lo!!" jawab semua orang kompak (-siang). Matsumoto langsung ngacir takut kalo ditendang secara berjamaah?!


To be continued