Paraprosexia

(n.) constant distraction.

.

.

.

.

.

"Joon..."

Namjoon mengabaikan panggilan itu, masih berfokus dengan layar handphone di tangannya.

"Joon-ah..."

Suara itu kembali memanggil Namjoon, namun Namjoon tidak menghiraukannya. Membiarkan suara itu kembali memanggilnya.

"Joonie..."

Ketiga kali. Yoongi merengut. Merasa kesal karena telah diabaikan oleh Namjoon.

Yoongi menggeser tubuhnya, merangkak mendekati Namjoon yang tengah bersandar di kepala tempat tidur. Yoongi merebahkan kepalanya di paha Namjoon. Memposisikan dirinya senyaman mungkin.

"Namjoon-ah," Yoongi kembali mencoba memanggil.

Hening.

Namjoon masih mengabaikannya, tidak menjawab panggilan dari Yoongi sama sekali.

Kesal. Yoongi mendecak kesal, "Apakah benda kotak panjang itu lebih menarik dariku?" sindir Yoongi.

"Hmm."

Hanya gumaman yang yang menjawab pertanyaan Yoongi.

"Ya Kim Namjoon!" Yoongi berteriak kesal. Ia bangkit dari posisi tidurnya tadi.

"Ne, ada apa hyung?" Namjoon menanggapi dengan kalem. Matanya masih berfokus dengan handphone-nya.

Yoongi mendelik, "Ya, setidaknya jika sedang bersamaku simpan dulu ponselmu Joon-ah," keluh Yoongi.

Namjoon menghentikan kegiatannya menatapi ponselnya. Ia menurunkan ponselnya dan menaruhnya di meja kecil di samping tempat tidur.

"Sudah hyung," ucap Namjoon. Senyum samar terbentuk di wajahnya.

"Dan jangan abaikan aku saat kita bersama," lanjut Yoongi. Entah kenapa suaranya perlahan mengecil saat mengatakan ini.

Namjoon tersenyum tipis, "Ne hyung, sudah."

Yoongi mengangkat wajahnya, menatap Namjoon dengan wajah -er, kesal tapi terlihat malu-malu(?)-.

"Joonie..."

Yoongi memanggil Namjoon pelan.

"Ne hyung, ada apa?"

Namjoon memfokuskan atensinya kepada Yoongi.

"Kangen..." cicit Yoongi sambil menunduk.

Namjoon terkekeh menatap pipi Yoongi yang bersemu merah. Ia bergerak menarik Yoongi kedalam pelukannya dan memeluknya dengan erat.

"Miss you too hyung," ucap Namjoon sambil tersenyum, masih memeluk erat Yoongi.

"Saranghae," Yoongi menenggelamkan dirinya kedalam pelukan hangat Namjoon.

"Aku mencintaimu juga hyung."

.

.

.

.

.

Karena Min Yoongi adalah gangguan konstan bagi Kim Namjoon, dan Namjoon tidak keberatan untuk terganggu setiap waktu.

.

.

.

.

.

A/n.

Halooo, salam kenal semuanya. Oke gamau panjang lebar, disini aku pengen menjelaskan sedikit tentang fanfic ini. Jadi, 'Us' ini merupakan fanfic yang berupa kompilasi dari cerita-cerita pendek yang setiap chapternya tidak bersambungan. Akan tetapi, setiap chapter akan mempunyai tema masing-masing yang merupakan judul dari setiap chapternya. Dan setiap cerita akan end setiap chapternya. Bingung tidak? Aku harap engga ya hahaha. Oh ya fanfic ini akan full tentang Namgi/Sugamon/Yoonjoon atau apapun sebutan kalian untuk ship Namjoon dan Yooongi ahahaha.

Oke aku rasa cukup segini aja cuap-cuap aku. Aku harap kalian suka dengan fic ini :)