Jaemin tertawa kecil dan dia terus terusan tersenyum membuatkan member NCT aneh. Ada apa emangnya dengan salah satu maknae mereka itu?

" Kau kenapa Nana?? "

Jaemin menoleh dan itu dia, pria kelahiran Chicago yang bertanya. Wajahnya penuh dengan tanda tanya sejak manager mengatakan mereka akan promosi di panggung sebagai formasi NCT 2018.

Jaemin hanya menggeleng, enggan menjawab pertanyaan Johnny. Perutnya terasa melilit, ada bahagia yang hadir namun ada juga rasa takut di sana.

Dentingan loceng di pintu apartment mereka menuaikan senyum di bibir Jaemin. Senyum tersebut semakin lebar dan akan tetap lebar.

" Apa Nana Hyung udah mulai sinting? "

Pertanyaan bodoh Chenle menuaikan geplakan sayang di dahinya. " Kau ini, dia Hyung mu Chenle..", ujar Kun.

" Habisnya Nana Hyung aneh banget.. Di Dubai menggelar dirinya sebagai Jeno Hyung, terus di sini malah senyum senyum nggak jelas.. "

Wajah Yuta yang muncul bersama Taeyong membuatkan Jaemin berlari mendapatkan Yuta.

" Eomma!! Nana bisa bertemu dengan Appdan i panggung nanti? Bisa bercanda seperti dulu eoh?? "

Ternyata bocah kelebihan senyum ini lagi senang kerna bisa bertemu dengan Hansol.

" Iya Nana.. Kau senang?? "

" Ehem!! Eomma udah bertemu sama Appa, aku juga mau.. "

Taeyong tertawa kecil, " Ternyata orang tuamu di sini tetap Hansol dan Yuta.. Mungkin aku dan Doyoung orang tua kedua.. "

" Nana.. "

Itu suara Doyoung, Jaemin berpaling dan dia menekuk wajah kesal. Ada senampan obat bersama Doyoung.

" Hye.. Kalau Nana mau bertemu Appa, kau harus sehat.. Kau lupa Hansol Hyung menyayangimu Jaem.. "

" Ahh.. Taeyong Hyung.. Aku nggak mau minum obatnya.. "

" Sudahlah Tae.. Biarkan aku mengurus bocah manja ini, sepertinya anak anak udah mulai kelaparan.. "

Dan benar setiap satu dari mereka memasang wajah sedih, menahan lapar yang mulai menggila sejak tadi.

Taeyong mengangguk dan dia melihat Jaemin menekuk wajah, " Tentu Nana senang jika kau disini Hyung.. "

Lamunan Taeyong terhenti dengan tepukan Doyoung. " Berhenti khuatir Appa.. Masih ada 16 anak anak di sini.. "

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Jaemin terus bersenandung kecil sepanjang perjalanan ke Music Bank. Hati kecilnya tidak sabar dan teruja untuk bertemu dengan Hansol.

Bas yang membawa 18 ahli NCT tersebut berhenti tepat di depan para reporter dan penggemarnya NCT. Jaemin tersenyum namun sebenarnya dia lebih gundah membayangkan saat dia bertemu Hansol.

Persembahan NCT dijadualkan selepas UNB dan itu membuatkan Jaemin teruja. Yuta tertawa kecil melihat tingkah Jaemin.

" Eoh!! Itu Appa!! "

Belum sempat Hansol turun dari pentas, Jaemin sudah menerjangnya dahulu. " Appa!! "

Tubuh kekar Hansol terdorong ke belakang namun dia hanya tertawa. Tangannya mengusap punggung Jaemin, coba untuk mencari keganjalan di tubuh anak angkatnya.

" Kau baik baik saja Jaem? "

" Hngg! Aku baik baik saja Appa.. "

Hansol mengusak gemas surai lembut Jaemin, " Ya sudah.. Pergi, Taeyongie sudah menantimu di pentas.. Appa akan ada di ruang istirehat kalian.. "

Mata bundar Jaemin membulat, " Serius? Nggak bohong? "

" Tidak dear... Ayo, pergi.. Mereka sudah mau memulakan recordingnya.. "

Hansol memerhatikan langkah Jaemin yang semakin jauh, " Siapa dia Hansol? "

" Eoh.. Feeldog Hyung.. Dia dongsaeng kesayanganku saat di SMRookies.. Saking dekatnya kami, dia memanggil aku Appa.. Ayo, akan aku kenalkan mereka kepada kalian nanti.. "

Hansol memerhatikan setiap gerak geri pengarang hatinya, Yuta dan Jaemin. Dia tersenyum bangga saat melihat Yuta mendapatkan posisi center.

Mereka berdua merupakan main dancer saat di SMRookies dan sekarang posisi mereka masih sama.

" Aigoo.. Anak Appa ternyata gugup, kau bisa melakukannya dear... Lihat Eomma, dia menikmati pentasnya.. "

Hansol menikmati pentas mereka dan dia tidak pernah lepas memerhatikan Jaemin. Gusar sekiranya bocah tersebut terjatuh.

Bibirnya mengukir senyum saat sorotan kamera merakam pria cantiknya, Yuta kelihatan seperti karakter dari anime. Hidup dan menggemaskan.

Persembahan NCT berakhir dengan sahutan NCTzens yang kuat. Sekali lagi bibirnya mengukirkan senyum.

Jaemin melambai kepada fans dan dia bergegas turun,

" Minggir ahh Taeil Hyung.. Aku mau bertemu Appa.. "

Taeil mendengus mendengar Jaemin memarahinya, " Ya ampun Mark Hyung! Lucas Hyung, berhenti lovey-dovey kalian di sini.. Aku harus cepat! "

Hansol yang mendengar teriakan Jaemin melangkah keluar dan dia mendepakan tangannya.

" Appa!! "

Jaemin melompat ke dalam rangkulan Hansol dan dia tertawa kecil. " Bau Appa masih sama.. Masih punya bau lavender.."

Yuta mendekati mereka dan menarik cuping telinga Jaemin.

" Apa yang kau lakukan barusan? "

" Emangnya apa yang aku lakukan? "

Yuta memutar bola matanya kesal, tingkah Jaemin masih sama setiap kali dia berdekatan dengan Hansol.

" Kau memarahi Hyungdeulmu, malah menabrak mereka.. Nana, Appa tidak akan ke mana mana sayang.. "

Jaemin tercengir dan dia menunduk hormat,

" Maafkan aku Hyungdeul! "

Manager NCT dan UNB gemas akan tindakan Jaemin dan Hansol. Manager mereka membenarkan mereka untuk melunaskan rindu namun hanya untuk dua jam.

Lucas dan Jungwoo hanya mendiamkan diri, mereka tidak bisa bergaul dengan Hansol.

" Appa.. Aku mahu mengenali mereka.. Bisa? "

" Bisa dear.. "

Ahli UNB memperkenalkan diri mereka, NCT member juga sama. Saling mendukung lebih baik daripada saling membenci.

Tingkah Jaemin benar benar menggemaskan dan itu membuatkan Yuta memotret foto dua pria kesayangannya.

Hansol memerhatikan Lucas dan Jungwoo yang hanya mendiamkan diri, mereka tidak bergaul dengannya.

" Lucas - shi, Jungwoo - shi.. Kenapa kalian bungkam? "

Rapper yang berdarah campuran tersebut hanya tercengir, " Aku tidak mengenali Hansol - shi.. Jadi aku memilih untuk bungkam.. "

Hansol tersenyum, " Ya sudah.. Selamat atas debut kalian bersama unit NCT U dan Kun selamat kerna berhasil debut bersama NCT 2018.. "

Hansol bangun dan dia mengusak surai lembut Jaemin dan Yuta.

" Aku harus pergi sekarang.. "

Jaemin menggeleng dan mulai menangis, dia enggan membiarkan Hansol pergi, belum puas melunaskan rindu bersama Appa kesayangannya.

Mark mendekat dan dia menepuk kepala Jaemin, namja cantik tersebut berbalik dan memeluk rapper kelahiran Kanada tersebut.

" Berhenti menangis Nana.. "

" Hiks.. hiks.. Aku nggak akan bisa bertemu Appa lagi.. Markeu Hyung.. "

" Ya ampun Nana.. Kau masih saja salah menyebut namaku.. Ya sudah, kau jelek saat menangis tau.. "

" Apa apaan kau Hyung?! Berhenti mengatai aku jelek, kau itu pria berjidat lebar! "

Kata kata Jaemin menuaikan ledakan tawa di ruang istirehat tersebut, benar benar manja dan menggemaskan.

Mark menepuk dahinya, Jaemin itu jauh berbeda dengan pacarnya Jeno. Renjun pacar Jeno adalah seorang pria yang tenang dan polos. Dia tidak berisik seperti Jaemin.

" Nana.. Dengarkan aku, kau nggak usah seperti ini.. Hansol Hyung juga idol, dia pasti punya jadualnya sendiri.. Apa kau lupa hmm? "

Hidung memerah milik Jaemin diperhatikan, namja cantik tersebut masih lucu ketika menangis.

" Appa harus berjanji denganku Hyung.. "

Taeyong ingin mendengar janji yang bakal dibuat oleh Jaemin.

" Appa harus menyemangati aku terus, tidak mencari Eomma baru untukku dan tidak akan melupakan aku.. "

" Ya ampun sayang.. Hansol Hyung itu nggak mungkin akan curang dengan Yuta Hyung, kecuali dia beneran mau mati.. Hansol Hyung nggak mungkin akan akan melupakan anak nakalnya ini.. "

Jaemin menilik Hansol dari pelukan Mark, senyum di wajah Hansol meyakinkan Jaemin.

" Mendekat Na Jaemin.. "

Jaemin mendekati Hansol dan dia mengelap air mata Jaemin. Wajah kacak Jaemin diperhatikan dan dia menepuk pundak Jaemin.

" Nana harus kuat.. Appa sudah nggak bisa menjaga kalian.. Jagakan Eomma untuk Appa dan dengarkan kata Eomma serta Hyungdeulmu yang lain.. Dan belajar memanggil nama pacarmu dengan benar Nana ahh.. "

" Aku nggak mau.. Hiks.. Hiks..."

" Ya ampun sayang.. Appa akan tetap ada di hatimu bukan? Hati kita akan menyatu jika kita yakin.. Mark, aku percayakan Jaemin untukmu.. "

" Ddae Hyung! Pergi aja, aku yakin kau udah telat untuk jadual seterusnya.. "

Bukannya makin diam, Jaemin semakin menangis sehingga Hansol memutuskan untuk mendengarkan kepadanya sebuah lagu.

LOVE LETTER - VIXX

Do you remember the day we first met?

Your pretty lips smiled at me

After that day, I was determined

That I never want to lose you from my embrace

That I will go till the end

Saying I love you with words might not be enough but still I will confess to you today

I wanna be with you, always from a step behind you

Don't forget there's a person who will protect you

After I met you, I found something to do

It is to make you smile all day, every single day

There might be times when I'm really busy but

In my head, there are only thoughts of you

Jaemin itu seperti Yuta, hanya akan tenang saat mendengar lagu. " Percayakan Appa.. Appa tidak akan melupakanmu.. "

Jaemin mengangguk dan dia memeluk erat tubuh kekar Hansol. Hanya mencari kehangatan yang dia rindukan selama mereka terpisah kerna mereka berjalan di laluan yang berbeda.

.

.

.

.

.

.

.

.

Yuta mengelap keringat yang mengalir di pelipis Jaemin. Anaknya benar benar penat hari ini, ditambah dengan dia sempat membuat onar.

" Dia akan baik baik saja Yuta.. "

Yuta berpaling dan dia menemukan rakan seline dengannya, Johnny dan Taeyong asyik memerhatikannya.

" Aku harap dia beneran akan baik baik saja.. Kau tahu, dia ini sulit untuk ditebak.. "

" Hansol Hyung sudah memujuknya tadi, jadi dia akan mendengar kata dengan baik Yuta.. Untuk malam ini aku akan membiarkan Jaemin tidur di sini.. "

" Kau tidak bergurau Tae? "

Taeyong tersenyum, " Tidak.. Jaemin pasti lebih membutuhkan Eommanya untuk sekarang.. "

" Benar kata Taeyongie itu.. Kau harus istirehat Yuta.. Jadual kita akan padat mulai esok.. "

Yuta mengangguk dan dia ikut berbaring di sebelah Jaemin. Suhu badan Jaemin masih tidak turun dan benar benar membuatkannya khuatir.

" Istirehat Yuta.. Aku akan siap siaga jika demamnya semakin teruk.. "

Johnny dan Taeyong melangkah keluar dan mereka beristirehat di ruang tamu.

" Jaemin dan Yuta sudah tidur? "

" Eoh Taeil Hyung... Iya mereka sudah tidur dan aku akan tidur di sini, siap siaga jika Jaemin semakin teruk.. "

Kalian juga harus istirehat.. ", ujar Taeil.

Mereka memang terpisah namun hati mereka tetap menyatu. Hansol, Yuta dan Jaemin masih tetap keluarga sama halnya dengan members NCT yang lain.

.

.

.

.

.

.

.

KKEUT

READ AND REVIEW