Ashita No Naruto
Genre: Romance /Humor/Family.
Rated: M ( Vulgar / LIME )
.
Saya author newbie yang baru belajar menulis, jadi author yang sudah berpengalaman tolong bantu aku ya, agar menjadi penulis yang karyanya menarik dan enak dibaca dan kasih aku nasihat, pendapat, kritik dan saran yang membangun .^_^.
Thanks banget atas bantuannya :-)
.
Disclaimer: Saya cuma minjem karakternya dari karya Masashi Kishimoto saja untuk menulis cerita yang masih abal ini.
Pairing : SasuFemNaru atau ItaFemNaru gak tau mau pilih yang mana? ( Rahasia nanti juga tahu ) Dan masih banyak pair lainnya ~ baca yah .^_^. ~
.
Warning: OOC, MISTYPO(S) gaje, Canon, ide pasaran, humor garing, update mungkin lama coz masih newbie :-( tapi diusahain cepat. AMIN.
DON'T LIKE DON'T READ
.
Summary:
"Naru…"
"Dobe…"
"Kau memilih siapa?..."
Naruto tidak tahu harus memilih siapa diantara Dua Uchiha bersaudara.
"Aku…."
( Baca aja yah kalau reader minna penasaran .^_^. )
.
Terima kasih banyak kepada author senpai, kouhai dan minna reader yang berpengalaman dan baik hati yang sudah memberi saran yang membangun, memfaforit, memfollow, yang suka, menunggu fanfic yang masih abal ini. Sehingga saya menjadi semangat menulis dan melanjutkan fanfic yang masih banyak kekurangan ini:
.
miszshanty05. minyak tanah. Uchiha. desuka yorena. Ryeolasoo. Yuichi. Guest. xxxSN . Kaname. Guest. Name akira. Rein-chan. hanazawa kay . Dewi15. Nichan-ah. iche, cassiopeiajaejoong. Ayuni Yukinojo. yunaucii . nanaleo099 . Lalu Andre . Ikanatsu . Neko Twins Kagamine . Ritsu Natsuki . rikudou uzumaki. Yuu-kio. uzumakinamikazehaki. dark uzumakirin.
Gomen aku tidak sempat balas pesan minna reader satu persatu dan juga updatenya lama banget. Karena kepotong bulan ramadhan dan juga ini bukan laptop punyaku tapi punya tanteku. Jadi ngetiknya ngumpet2, kalau ada kesempatan, dan kalau ada waktu luang aja. Sebagai gantinya akan-ku beri hadiah kepada kalian semua yaitu aku update dua chapter sekaligus. Semoga kalian senang.
.
Semoga masih ada yang menunggu dan suka dengan cerita yang kubuat ini .^_^.
.
Chapter 3 Menyesuaikan Diri part 1.
.
Naruto yang syok langsung keluar dari kamar mandi sambil melilitkan handuk ke tubuhnya yang telanjang tanpa sehelai benang pun menuju ke kamarnya. Kushina dan Minato yang mendengar teriakan Naruto yaitu anak mereka, mereka langsung menuju ke sumber teriakan tersebut yang ternyata berada di kamar mandi.
Mereka pun berpapasan di depan pintu kamar mandi.
''Naruto ada apa? Kenapa kau berteriak dattebane?, '' Kata Kushina khawatir.
''Naruto sebenarnya apa yang ter...,'' Ucapan Minato tertahan karena yang dilihatnya bukanlah
Naruto anaknya, tapi seorang gadis yang setengah naked.
Kushina yang melihat gadis yang telanjang bulat (yang mereka tidak tahu bahwa itu adalah Naruto anak mereka) didepan matanya dan Minato pun terkejut dan marah. Kushina pun mengeluarkan aura mengerikan, rambutnya berkibar-kibar dan siap-siap mengamuk seperti monster.
Naruto yang buta situasi (tidak merasakan aura berbahaya yang menguar dari Kushina yang siap mengamuk kapan saja) yang disebabkan syok berat malah bertanya kepada kaasan dan tousannya "Kaasan, tousan se sebenarnya apa yang terjadi kepadaku? Kenapa aku menjadi seperti ini?, " ujar Naruto panik sekaligus bingung.
Kushina berusaha menahan kekesalan dan amarahnya agar tidak meledak di tempat dan pada saat itu juga, dia pun bertannya ''Kau siapa dattebane? Seenaknya saja masuk ke rumah orang dengan naked seperti itu, dasar gadis mesum!, "
Minato menganga tidak percaya, mimpi apa dia semalam sehingga rumahnya didatangi seorang gadis cantik, seksi dan setengah naked. Sehingga muncul semburat merah diwajahnya dan tanpa sadar keluar darah dari hidungnya yang mancung (Nosebleed).
Dhuak
Dhuak
Kushina yang tidak bisa menahan kekesalannya dan amarahnya malah melampiaskan ke Minato kesal dan cemburu Kushina memukul kepala dan kemudian menginjak kaki Minato.
''Dasar kau Minato laki-laki mesum, pervert!, berani-beraninya memandang wanita lain dengan mesum di depan wajahku. Apa gadis itu simpananmu ha?, '' tanyanya geram.
.
Minato meringis kesakitan karena dipukul dan diinjak Kushina. Lalu Minato mengelak dan membela dirinya sendiri supaya Kushina tidak salah paham. ''I'tai... dia itu bukan simpananku, aku juga tidak mengenalnya Kushina-chan. Kau kejam sekali kepadaku, padahal aku tidak sengajakan? Wajar saja bila aku mimisan kalau aku disuguhi gadis cantik, imut, manis, seksi setengah naked seperti dia, '' tunjuk Minato ke gadis seksi yang tidak ia ketahui siapa, yang ternyata adalah anaknya Naruto.
Naruto menyela pertengkaran antara suami istri tersebut ''Kaasan, tousan hentikan pertengkaran kalian! Apa kalian tidak mengenali aku? Aku Naruto, Uzumaki Naruto anak kalian, '' frustasi Naruto meyakinkan kedua orang tuanya bahwa dia adalah anak kandung mereka.
Minato dan Kushina sangsi dengan perkataan gadis setengah naked tersebut ''Kau Naruto? Anakku itu laki-laki bukan seorang gadis sepertimu, benarkan Minato-kun?, '' balas kushina tidak percaya.
''Hn, '' Minato mengangguk mengiyakan.
Naruto berpikir keras memikirkan cara supaya kedua orang tuanya percaya "Aku tau kalau Naruto anak kalian seorang yang berjenis kelamin laki-laki. Tapi aku juga tidak mengerti kenapa aku tiba-tiba bisa berubah menjadi perempuan ketika aku bangun tidur. Sebenarnya apa yang terjadi denganku? Kenapa aku bisa seperti ini? Jawab aku kaasan ! Jawab aku tousan!, "
Minato dan Kushina masih tidak percaya kalau gadis yang setengah naked di depan mereka adalah Naruto anak kandung mereka yang mereka sayangi.
Naruto melanjutkan "Lihatlah aku dengan lebih teliti lagi, aku benar-benar anak kalian. Aku tidak tahu harus meyakinkan kalian bagaimana lagi kalau kalian masih tidak percaya, '' Naruto menjelaskan semuanya kepada kaasan dan tousannya dengan wajah meyakinkan.
Minato dan Kushina pun meneliti gadis seksi tersebut.
.
Rambut.
Cek
Pirang.
.
Bola mata.
Cek
Saphir atau biru laut.
.
Warna kulit.
Cek
Berwarna tan.
.
Pipinya.
Cek
Ada tiga garis kumis kucing.
.
Kesimpulannya walau perempuan tapi hampir semuanya mirip dengan Naruto anak mereka.
.
"Kyaa. Yeah. Doaku terkabul, "
Kushina berteriak kesenangan ''Akhirnya doa yang aku pinta terkabul dattebane, '' Kushina
melompat-lompat bahagia sambil memeluk suaminya Minato.
''Ku.. kushi.. na le.. Lep.. Phas.. kan a ku she.. Shak (Kushina lepaskan aku sesak), '' Minato berusaha lepas dari pelukan Kushina karena wajah Minato terbenam di payudara Kushina.
Dengan watados Kushina meminta maaf kepada suami tercinta yaitu Minato ''Maaf Minato-kun, aku sungguh tidak sengaja karena aku sangat senang. Bahagia sekali doa dan keinginanku entah bagaimana terkabul, '' senang dan bahagia terpatri di wajah Kushina.
Minato yang penasaran bertanya kepada istrinya Kushina ''Memangnya kau meminta apa Kushina-chan?, '' heran Minato melihat tingkah laku Kushina.
Kushina-pun mengeluarkan semua uneg-unegnya (keluh kesahnya) '' Aku iri terhadap kalian berdua karena selalu bersama antar sesama laki-laki, seperti berendam bersama, berlatih bersama. Aku kan juga ingin bersama antar sesama perempuan, seperti memasak, belanja dll. Jadi aku berdoa mudah-mudahan secepatnya aku mempunyai anak perempuan,'' jawab Kushina.
Kushina melanjutkan ''Aku kira kita secepatnya akan memberikan Naruto seorang adik perempuan, ternyata Naruto yang berubah menjadi perempuan. ''
Naruto dan Minato hanya syok ketika mendengarkan penjelasan Kushina.
Naruto yang mendengar curahan hati Kushina hanya mengerang jengkel, frustasi dan tak menerima nasib yang diterima olehnya yaitu nasib berubah menjadi perempuan "Oh jadi aku berubah seperti ini gara-gara doa kaasan yang menginginkan anak perempuan secepatnya? Terus aku harus bagaimana? Padahal tiga bulan lagi aku mau diangkat menjadi hokage dan aku juga masih menyukai perempuan kaasan. Aku harus bagaimana? Apa yang harus kulakukan? Kenapa sih aku yang harus menjadi makhluk yang paling sial dan menderita di dunia?, '' Naruto bertanya dan menyalahkan nasib yang menimpanya entah kepada siapa dengan suara cemprengnya.
''Naruto kaasan juga tidak tahu kau berubah penyebabnya karena apa, kaasan hanya mengira-ngira saja. Apa kau lupa ingatan atau apa dattebane? Bukankah Tsunade adalah hokage perempuan? Kalau masalah kau masi menyukai perempuan suatu saat nanti juga berubah menjadi menyukai laki-laki dengan seiring waktu berlalu. Itu pun kalau kau berubah menjadi perempuan selamanya, mungkin saja kau berubah hanya untuk sementara, jadi kau tak usah khawatir berlebihan Naruto, '' jawab Kushina dengan bahagia.
" Benarkan Minato-kun?, " tanya Kushina ke Minato agar Minato mendukungnya.
"Hn, "
Wajah Naruto semakin merengut meratapi nasib masa depannya yang ia kira akan suram "Tapi kan... " Naruto mencoba protes tapi dielak oleh Kushina.
"Naruto lebih baik kau mandi dulu karena kaasan tahu kau belum sempat mandi, karena setelah kau baru sadar kalau berubah menjadi perempuan tadi pada saat kamu mau mandi kau tidak sempat mandi bukan? Nah... Setelah mandi kau harus memakai pakaian yang dipilih kaasan dan pergi ke kantor hokage untuk mencari tahu kenapa kamu tiba-tiba berubah menjadi perempuan. Dan bertanya apakah selamanya kau menjadi perempuan atau hanya sementara, " nasihat Kushina bijak.
Selagi Naruto mandi, Kushina pun mempersiapkan pakaian yang nanti akan dipakai oleh Naruto anaknya. Sedangkan Minato sedang membaca koran paginya di teras.
XXXXXXXXXX
Setelah selesai mandi Naruto pun memakai pakaian yang dipilih kaasan nya (model pakainnya seperti model pakaian yang Kushina pakai waktu Kushina remaja atau muda tapi yang Naruto pakai berwarna oren ), Kushina dan Naruto pun berdebat.
"Aduh kaasan menyebalkan, aku tidak suka, ini sangat merepotkan dan memalukan sekali. Kenapa aku harus memakai bra(BH), dan pakaian wanita dattebayo?, " Naruto tidak suka pakaian yang dipilih Kushina untuk dia pakai. Karena menurutnya merepotkan dan memalukan, bukan seleranya dan masih belum terbiasa dengan perubahannya. Karena Naruto ingin memakai pakaian laki-laki yaitu pakaian yang biasa dia pakai.
Naruto melanjutkan sambil melempar semua pakaian yang disiapkan Kushina dan mengambil pakaian yang biasa ia pakai dalam lemarinya untuk iya pakai. Tapi Kushina dengan kesal merebut pakaian laki-lakinya dan mengomeli Naruto.
"Kenapa tidak suka Naruto? Kau itu akan terlihat cantik memakai pakaian ini, " balasnya dengan bangga, sambil memberi dan memaksa Naruto agar Naruto memakai pakaian perempuan.
"Aku TIDAK MAU dattebayo! Aku ini laki-laki masa harus memakai pakaian perempuan?, " Naruto berusaha berkelit dari Kushina.
"Yah dulu. Tepatanya kemarin kau masih laki-laki, tapi sekarang kau adalah perempuan. KAU HARUS MAU MEMAKAINYA NARUTO, ANAKKU YANG CANTIK, " Kushina berubah menjadi habanero yang menakutkan.
.
"I... 'tai baiklah kaasan menakutkan, " Naruto hanya bergidik ngeri dan sesegera mungkin memakai pakaian perempuan yang diberikan kaasannya kepadanya tadi.
Naruto menatap bingung bra yang ada di tangan kanannya, Naruto pun bertannya "Kaasan bagaimana cara memakai bra?, " tanya Naruto tidak mengerti kepada Kushina kaasannya.
Kushina yang mendengar pertanyaan Naruto reflek memukul dahinya sendiri dengan telapak tangannya dengan pelan, memutar kedua kelereng matanya bosan "ya... AMPUN Naruto. Caranya mudah, seperti ini nih. Pasang straps atau tali pada bahu terlebih dahulu, tahan tepi atau sisi bawah cup dengan kedua tangan. Bungkukkan badan ke depan agar seluruh payudara bisa masuk ke dalam cup. Kemudian pasang pengait bra pada bagian belakang. Masukkan jari ke dalam cup payudara kiri, lalu arahkan ke arah bahu sebelah kanan agar seluruh payudara sebelah kiri dapat terbungkus cup. Lakukan juga untuk untuk payudara sebelah kanan. Sesuaikan straps, panjang / pendek kan sehingga terasa nyaman. Coba gerak-gerakkan badan. Apakah sudah nyaman atau belum ? , " Kushina menjelaskan panjang dan lebar kepada Naruto.
"Apa ini sudah benar?, " Naruto memastikan dengan memamerkan dadanya ke kaasannya.
"Yah sudah benar, " kata Kushina sambil meneliti dada Naruto.
XXXXXXXXXX
Setelah Itachi menolong Sasuke yang pingsan di kamar mandi, sekarang Sasuke sudah sadar dan sudah memakai pakaian yang seperti biasanya. Sasuke sekarang sedang berada di dalam kamarnya dan juga kamar Itachi (satu kamar berdua), dia (Sasuke) sedang merenungkan apa yang terjadi tadi ketika sedang berendam.
.
Sasuke pov
Kenapa tadi aku pingsan?
Sebenarnya siapa perempuan tadi?
Sepertinya aku tidak begitu asing dengannya.
Dia begitu seksi dan menggoda.
Dan begitu manis dan imut sehingga dia berhasil membuatku nosebleed dan pingsan di tempat.
Dia harus bertanggung jawab, dia harus menjadi milikku bagaimanapun caranya.
Sasuke pov end.
.
Sasuke menyeringai senang dan memikirkan cara mendapatkan gadis tersebut.
Sedangkan Itachi yang tadi tidak sengaja mendengarkan pembicaraan gadis seksi yang dia tidak tahu itu siapa bersama Minato dan Kushina pada saat memindahkan Sasuke ke kamar mereka berdua, sekarang mengetahui identitas asli gadis seksi tersebut dengan kepala dan matanya sendiri bahwa gadis seksi yang muncul di dalam kamar mandi adalah Uzumaki Naruto. Setelah Itachi memakaikan Sasuke pakaian yang layak pakai, Itachi pun pergi keluar. Sekarang Itachi sedang memikirkan kenapa Naruto berubah menjadi perempuan di atas atap rumah Naruto sambil melihat langit biru yang cerah dengan hiasan awan yang berarak.
.
Itachi pov
Kenapa Naruto berubah menjadi perempuan? Apa itu jurus oiroke no jutsu atau harem no jutsu (jurus berubah menjadi gadis seksi) ? Walau Naruto jahil, usil, ceroboh dia tidak mungkin sepanik tadi mengetahui kalau dia berubah menjadi perempuan kalau ingin mengerjai aku dan Sasuke.
Kalau dia mengerjai aku dan Sasuke tadi pasti dia akan tertawsa terbahak-bahak dan bilang.
"Haa... Ha... Haa... Kalian dua Uchia bersaudara lucu sekali, wajah kalian merona merah dan Sasuke adikmu pingsan ditempat karena aku kerjai, Haa.. Ha... ha..., " tapi nyatanya dia langsung panik dan kabur memberitahu ke kedua orang tuanya bahwa dia tidak tahu dan tiba-tiba saja dia berubah menjadi perempuan.
Apa dia akan menjadi perempuan hanya sementara atau selamanya? Kalau selamanya, bagaimanapun caranya Naruto harus menjadi milikku.
Itachi menyeringai senang karena membayangkan jika Naruto menjadi milikknya pasti akan sangat menyenangkan.
Itachi pov end
.
Semerbak harum wangi nafasmu, membius syaraf di otakku.
Matamu telanjangi hasratku. Menembus jantung hati ini.
Aku pun tenggelam di kedalamanmu. Kubenamkan diriku di dasar hatimu.
Berlari mengelilingi bumi ini. Mencoba mengejar dirimu.
Melayang melintasi jagad raya, tuk meraih cinta di hatimu.
Sekali ini baru kurasa, cinta sanggup butakan mata.
Percuma berbicara logika. Hilang sudah akal sehatku.
.
Sasuke dan Itachi tanpa mereka sadari terpengaruh dan terpikat oleh pheromon Naruto yang sangat menggoda dan kuat. Sehingga mereka tidak tahu, mereka mencintai Naruto dengan tulus atau hanya sekedar nafsu sesaat. Persaingan diantara mereka berdua pun tak dapat dihindari untuk mendapatkan Naruto sang bidadari yang jatuh dari langit.
XXXXXXXXXX
Naruto mengikuti saran Kushina kaasannya agar menemui Tsunade untuk menanyakan penyebab Naruto berubah menjadi perempuan. Karena tidak mungkin-kan berubah tanpa sebab. Naruto pergi menuju ke kantor Hokage melewati jalan atau daerah yang dipenuh pemukiman warga seperti : perumahan, pertokoan, pasar dan lain-lain. Tapi ada yang aneh, ketika Naruto lewat hanya bisu, sunyi, sepi dan hening yang iya dapat bukan suara bising akibat keramaian. Bukan hanya itu saja, semua orang bengong, tercengang, tidak bergerak bak patung, serasa di sekitar Naruto waktu berhenti berjalan. Tanpa banyak berpikir Naruto lari seribu langkah karena dia merasa takut, dia berpikir semua orang kerasukan hantu atau ada yang menyihir/ mengutuk mereka semua menjadi batu. Setelah Naruto pergi, semua warga yang barusan bengong, penasaran, diam membisu, tercengang, terpesona, tidak bergerak bak patung saat melihat Naruto yang sangat cantik dan seksi bak bidadari kesadarannya pun kembali.
.
Dan suara bising akibat keramaian pun kembali, yah sererti membicarakan seperti ini:
'' Tadi itu siapa?, ''
.
" I'tai aduh tanganku teriris, "
.
'' Kau mengenalnya, ''
.
" Tidak tahu, "
.
" Hei kalau jalan pakai mata, "
.
'' Mungkin bidadari, ''
.
'' Aku baru pertama kali melihat perempuan cantik dan semanis itu, ''
.
'' Aku tidak mengenalnya, kau kenal atau tahu dia berasal dari mana?, ''
.
'' Tidak, ''
.
" Kau laki-laki mesum di depan istri sendiri kau malah melihat perempuan lain!, "
.
" Kau jahat, Kita putus, "
.
" Maaf aku tidak sengaja, "
.
" I'tai jangan menjewerku, aku khilaf, "
.
dan sebagainya.
.
Semua warga mengagumi kecantikan, manis, imut, keseksian Naruto yang bagai bidadari. Sehingga pada saat Naruto tidak sengaja lewat tadi, mereka semua terdiam bagai patung saking terpesona dan kagum. Kenapa?
Karena selain Naruto cantik, manis, imut dan seksi, Naruto juga mengeluarkan pheromon yang berlebihan sehingga semua orang yang berjarak sepuluh meter dari Naruto akan terjerat akan pesonanya (terutama para laki-laki).
XXXXXXXXXX
Sesampainya di kantor hokage, Naruto mendobrak pintu kantor hokage dengan tidak berkepintuan, Naruto mendobraknya secara kasar.
Braak
Tsunade yang sedang memeriksa dokumen penting merasa terganggu dan siap memuntahkan amarahnya kepada orang yang dia sudah hapal betul selalu berbuat keributan ketika memasuki kantornya. "Hei gaki ! Jangan membuat keributan di kantorku aku lagi si..., " Tsunade yang tadinya mau marah dan memaki Naruto tiba-tiba perkataanya berhenti begitu saja. Karena yang mendobrak bukanlah Naruto yang biasanya bikin ribut ketika dia datang ke kantornya tapi seorang gadis yang tidak ia kenal.
"Siapa kau? Berani-beraninya mendobrak pintuku?, " ucapnya kesal dan penasaran, sambil mendeathglare gadis asing tersebut dengan aura membunuh yang menusuk. Padahal Tsunade sedang bekerja keras untuk menyelesaikan pekerjaan sebagai hokage yang menumpuk dengan duduk di belakang meja kerjanya dengan serius.
"Baa-chan tidak mengenalku? Aku kira baa-chan mengenalku tadi, " Naruto berdiri di depan meja tsunade sambil menggembungkan pipinya kesal dengan raut tidak suka.
"Kau Naruto?, " Kata tsunade memastikan dan penasaran (asal nebak).
"Bingo, yeah akhirnya ada yang mengenalku, " kata Naruto senang.
Tsunade hanya memutar bola matanya bosan menanggapi tingkah konyol dan idiot Naruto. Tapi dia heran kenapa Naruto ke kantornya dengan berubah menjadi perempuan, memangnya dia kurang kerjaan apa? Dan ada urusan apa dia ke sini?
Naruto melihat raut wajah heran yang terpeta di wajah Tsunade, tanpa pikir panjang dia bertanya kepada Tsunade to the poin agar Tsunade tidak memasang wajah heran kepadanya.
"Tsunade-baachan apa kau tahu sesuatu kenapa tiba- tiba saja aku bisa berubah menjadi perempuan?, " Naruto bertanya dengan wajah memelas.
"Aku kira kau hanya kurang kerjaan saja datang ke kantorku dengan berubah menjadi perempuan. Sebenarnya aku tidak tahu Naruto penyebab perubahanmu apa, tapi sejak kapan dan bagaimana bisa terjadi? Ceritakanlah kepadaku mungkin aku bisa menjawab pertanyaanmu atau membantumu berubah menjadi laki-laki lagi, " perintah Tsunade kepada Naruto agar Naruto bercerita secara detail dan dia akan bantu cari cara jalan keluarnya.
Setelah Naruto bercerita panjang lebar dan secara detail kepada Tsunade tentang apa saja yang dia alami, dengar, dan ia ketahui, akhirnya Tsunade dapat pencerahan tentang penyebab perubahan Naruto.
Tsunade menganalisis dan membuat kesimpulan "Kau tahu Naruto , kemarin adalah waktu yang sangat langka karena kemarin ada bintang yang jatuh sepuluh tahun sekali. Dan bintang itu dapat mengabulkan permohonan apa saja, yah itu kalau seseorang beruntung memohon tepat pada saat bintang tersebut jatuh. Kemungkinan kaasanmu lagi beruntung kemarin sehingga permohonannya terkabul, " Tsunade menjelaskan penyebab Naruto berubah menjadi perempuan.
Naruto hanya cengok, dan menga-nga tidak percaya "Apa kau sedang bercanda? Apa kau mencoba mempermainkan aku baa-chan? Aku akui aku bodoh, idiot, tapi aku tidak mungkin tertipu dengan perkataan konyolmu itu, " balas Naruto marah karena dia merasa dibohongi, dipermainkan oleh Tsunade.
Tsunade kesal dengan jawaban/ tanggapan yang diberikan Naruto bahwa dia hanya mempermainkannya. Hell no... padahal dia hanya berkata jujur, apa adanya tidak menambahi atau mengurangi sesuatu apa pun "Aku tidak mempermainkanmu dan membohongimu Naruto, memang faktanya seperti itu. Lagi pula setelah aku mendengar semua ceritamu kau tidak makan dan minum, menggunakan atau memakai jutsu tertentu yang akan bisa merubahmu menjadi perempuan. Dan kemarin adalah hari di mana bintang jatuh sepuluh tahun sekali benar-benar datang dan terjadi. Jadi aku berkesimpulan seperti itu yaitu kau berubah menjadi perempuan karena kaasanmu tidak sengaja atau beruntung memohon pada saat bintang tersebut jatuh dan akhirnya kau seperti saat ini berubah menjadi perempuan, " balas Tsunade menjelaskan Naruto penuh kesabaran padahal dia ingin sekali memarahi Naruto karena dia tidak percaya kepadanya.
.
"Terus aku sampai kapan akan menjadi seperti ini (perempuan)?, " Naruto bertanya putus asa.
Tsunade menjawab dengan berterus terang dan datar "Sepertinya selamanya Naruto. Kalau kau berubah karena makan dan minum, menggunakan atau memakai jutsu tertentu yang akan bisa merubahmu menjadi perempuan mungkin kau tidak selamanya menjadi perempuan. Mungkin aku bisa membuat penawarnya untuk-mu. Dan kalau disebabkan seperti kasusmu Naruto, jujur saja aku tidak bisa membantumu. Terimalah dengan lapang dada, semakin waktu bergulir kau pasti akan terbiasa menjadi perempuan. "
Setelah mendengarkan kenyataan secara langsung dari Tsunade Naruto hanya menghela napas putus asa.
XXXXXXXXXX
Tsunade memerintah Sizune untuk mengumpulkan rookie dua belas dan nakama seangkatan Naruto untuk berkumpul di depan kantor hokage karena dia akan mengumumkan atau memberi tahu tentang masalah Naruto yang berubah menjadi perempuan. Para rookie dan nakama seangkatan Naruto pun berkumpul diantaranya ada Neji, Lee, Tenten, Shikamaru, Chouji, Ino, Kiba, Shino, Hinata, Sasuke, Sai, dan Sakura.
Tak ketinggalan Suigetsu, Juugo, Karin. Mereka mengikuti kemanapun Sasuke pergi, yaitu tinggal di desa konoha. Karin bekerja sebagai petugas medis karena kemampuan penyembuhannya yang hebat serta sebagai anbu. Juga dia sering sekali merayu Sasuke di mana dan kapanpun, tapi karena Sasuke sudah diambang batas kesabaran, akhirnya Sasuke menolak mentah-mentah perasaan Karin sehingga Karin patah hati dan tak mengganggu Sasuke lagi. Suigetsu dan Juugo bekerja sebagai shinobi konoha kadang kala mereka bekerja sambilan juga. Juugo kerja sambilannya sebagai dokter hewan dan ahli tanaman karena dia penyayang hewan dan tanaman. Sedangkan Suigetsu sebagai ahli atau guru pedang . Mereka tinggal di apartement sederhana mereka masing-masing. Kadang kala mereka melakukan misi bersama, kadang terpisah. Suigetsu yang melihat Karin patah hati pun merasa simpatik dan dari perasaan simpatik itu timbulah benih-benih cinta kepada Karin sehingga dia sering menggoda dan mengerjai Karin untuk mendapatkan hati Karin. Waktu pun bergulir cepat, hati Karin pun luluh atas perjuangan Suigetsu dan akhirnya mereka menjadi sepasang kekasih.
XXXXXXXXXX
Lalu tiba-tiba ketika Tsunade memulai pemberitahuannya, datang Itachi dan kedua orang tua Naruto, karena mereka juga penasaran tentang penyebab perubahan Naruto dan tak sabar ingin mendengar secepatnya.
''Ehm... Apa semuanya sudah berkumpul?, '' kata Tsunade kesal karena dari tadi perkataannya diselak terus-terusan. Yang pertama oleh tim hebi, dan yang ke dua oleh Itachi dan kedua orang tua Naruto, lalu nanti siapa lagi? Mudah-mudahan tidak ada lagi yang menyelaknya karena kesabarannya sudah diambang batas.
''Hai hokage sama, '' Jawab mereka serempak.
Tsunade akhirnya mengumumkan perihal masalah Naruto ''Entahlah apa ini bisa dibilang pengumuman penting atau tidak tapi mungkin akan membuat kalian terkejut, '' kata Tsunade sambil menghela napas lelah.
Tsunade melanjutkan perkataannya ''Naruto sekarang telah berubah, berubah menjadi sosok perempuan untuk selamanya, ''
Tsunade terdiam ingin melihat reaksi dan raut wajah para shinobi yang tidak percaya, menyeringai, sedih dan ada yang bahagia.
''APA?, ''
''Benarkah?, ''
"GADIS MUDA, SEMANGAT MUDA, " cring.
''Mendokusei, ''
''Aku tidak percaya, benar-benar terjadi, ''
DLL.
'Hn, kau akan menjadi milikku dobe'
'Hn aku tidak akan melepaskan mu rubah'
'N Na Naruto-kun...'
''Dari buku yang pernah aku baca kalau punyanya kecil berarti dia tidak jantan. Ternyata benar yah punya Naruto kecil? Sehingga Naruto bukan laki-laki jantan tapi dia perempuan,'' ucap Sai sambil tersenyum palsu.
''Naruto kau sekarang boleh keluar, '' perintah Tsunade.
XXXXXXXXXX
Dari tadi Naruto bersembunyi di kantor hokage karena dia tidak siap dan masih belum menerima kenyataan yang menimpa dirinya. Dengan wajah berkedut kesal dan marah Naruto keluar dari kantor hokage, karena tadi mendengar kata-kata tidak senonoh yang keluar dari mulut Sai. Naruto menghampiri Sai, dan menarik kerah Sai.
''Sai hentikan mulut besar dan pertanyaan bodohmu itu! Kan sudah ku katakan aku ini laki-laki jantan, '' Sai yang terkejut dengan kedatangan Naruto yang tiba-tiba, langsung berubah bahagia serasa terbang kelangit ke tujuh (sejenak membulatkan mata lebar dan tersenyum bahagia, tidak tersenyum palsu). Karena dia begitu dekat dengan Naruto yang bak bidadari '' Kalau kau laki-laki jantan kenapa sekarang kau berubah menjadi perempuan yang cantik seperti ini Naruto?, '' Sai bertanya dan terpesona kepada Naruto.
Naruto terdiam membisu dan terpukul atas pertanyaan Sai, lalu mulai melepaskan kerah Sai.
Tsunade mengintrupsi ''Naruto berubah memjadi perempuan karena kemarin ada yang memohon Naruto berubah menjadi perempuan pada saat atau tidak sengaja secara bersamaan dengan bintang jatuh, yang jatuh 10 tahun sekali, "
Sakura menghampiri Sai ''SAI minta maaflah ke Naruto. Kau tahu Naruto itu sedang terguncang karena berubah menjadi perempuan, sekarang kau malah membuatnya semakin terguncang, '' Kata Sakura mengancam dan marah sambil menarik kerah Sai dan siap-siap memberi hadiah spesial untuk Sai (memukul / menghajar ).
Sai hanya bergidik ngeri, ia berusaha lepas dari cengkraman Sakura yang sedang mengamuk. Sai segera minta maaf ke Naruto ''Naruto ternyata kau terguncang karena perkataanku tadi ya? Maafkan aku Naruto karena aku penasaran sekali kau laki-laki jantan atau bukan. Karena wajahmu pada saat masih laki-laki terkadang-kadang imut dan manis, apa lagi sekarang ( setelah berubah menjadi perempuan) kau sangat imut dan manis, '' kata Sai dengan raut datar terpeta di wajahnya setelah lepas dari cengkraman Sakura.
Naruto berusaha untuk berlapang dada ''Maaf Sai kau tak bersalah, yang salah aku. Karena aku masih belum menerima kenyataan. Tapi mulai sekarang aku akan menerima diriku apa adanya dan hidup lebih baik lagi, '' Naruto berkata dengan raut wajah bersalah dan sedih, kemudian tersenyum lima jari andalannya.
Semua mata memandang kagum dan terpesona ke arah Naruto.
''Kau benar Naruto?, '' Kata Sakura tak percaya.
Naruto mengangguk membenarkan dan bertanya balik '' Benar dattebayo... Apa aku sangat berbeda sehingga kalian tidak mengenaliku? Aku sangat jelek ya?, '' kata Naruto sambil menunjuk wajahnya.
''Tidak, '' Jawab serentak para nakama laki-laki.
XXXXXXXXXX
'Aku tidak percaya bahwa Naruto lebih cantik, imut, dan manis di banding aku, ' Kata Sakura, Ino, Tenten, dan Karin di dalam hati.
''Terus kenapa kalian melihat seperti ada kotoran di wajahku?, '' balas Naruto jengah ditatap seperti itu.
Kushina yang tidak tahan dengan kepolosan Naruto mencubit pipi Naruto dengan jari telunjuk dan ibu jari kanan dan kiri yang ia arahkan berlawanan arah ''Kau ini benar-benar tidak pekak atau bodoh dattebane?, '' kata Kushina kesal dan gemas karena anaknya Naruto sama sekali tidak peka.
''Kahf sahfn lefahskahn, mahksuf kahfsahfn fah biflangh akufh tifdahk fekafh? (Kaasan lepaskan, maksud kaasan apa bilang aku tidak peka?, '' kata Naruto bingung dan tidak jelas karena Naruto bicara sambil kedua pipinya dicubit.
''Kau tidak jelek Naruto tapi semuanya terpesona sama kecantikanmu. Dan kaasan sangat bahagia sekali karena kau menerima dirimu apa adanya, "
XXXXXXXXXX
Pada waktu yang bersamaan.
Hyuuga Hinata sangat sedih dan kecewa setelah mendengar dan melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa Naruto laki-laki yang dikagumi dan ia cintai di depanya kini berubah menjadi perempuan selamanya, sangat terlihat sekali dari raut wajahnya. Di kedua bola matanya terdapat kekecewaan dan kesedihan yang mendalam dan Hinata berusaha menahan air mata yang sejak tadi mau keluar dari kedua bola matanya.
Bagaimana tidak kecewa dan sedih ketika orang yang kau kagumi, cintai, dan kau impikan menjadi pedamping hidupmu tidak bisa kau gapai, dapatkan. Dan nanti akan menikah dengan sejenisnya (laki-laki) karena sekarang dia berubah menjadi perempuan dan tak mungkin jadi laki-laki lagi seperti kemarin dan menikahinya yang lawan jenis (perempuan).
.
Hinata Pov.
Na Naruto-kun...
I ini bo..bohong..khan?
Ini pas pash.. ti mimpi. Kalau ini mimpi tolong bangunkan aku dari mimpi buruk ini.
Tidak mungkin perempuan yang kulihat ini adalah Naruto-kun.
Tuhan tolong aku untuk dapat memahami, derita batinku ini.
Tuhan bantu aku agar sanggup ku relakan, bila dia bukan untukku
segenap rencana denganmu kekasih
tak mungkin terjadi tanpa kehangatanmu
kau kini bagai orang asing di hidupku
tiada lagi sapa rindu kurasa darimu, kasih
.
Pasti Naruto sedang bercanda atau mengerjai semuanyakan ? Dengan segala kecerdikan dan leluconnya.
Tapi kalau dia sedang bercanda atau mengerjai kita semua kenapa dia terlihat murung dan sedih?
Berarti ini kenyataan?
Kenapa harus sesakit ini?
Aku harus kuat dan tidak boleh cengeng seperti yang Naruto-kun katakan kepadaku. Aku harus menahan air mata ini agar tidak keluar dan menjadi beban Naruto.
Hinata pov end
.
XXXXXXXXXX
Setelah pemberitahuan atau pengumuman mengenai perubahan Naruto menjadi perempuan dan penyebab perubahannya di depan kantor hokage selesai, semua para shinobi pun pulang ke rumah masing-masing atau mengerjakan sesuatu lainnya, seperti pergi misi, latihan, membereskan rumah dll . Termasuk juga Hinata dia juga pulang kerumahnya tapi dengan wajah sedih, murung dan kecewa. Sesampainya di rumah Hinata langsung menuju ke kamarnya lalu mengurung diri di dalam kamar. Lalu dia berbaring dan menyelimuti dirinya dari ujung kepala sampai kaki dengan selimut, kemudian menangis dalam diam. Hinata mengurung dirinya di dalam kamar seharian penuh tanpa makan dan minum.
Neji yang melihat tingkah laku Hinata yang mengurung diri di dalam kamar pun turut merasakan kesedihannya, dia harus melakukan sesuatu agar Hinata tidak sedih.
.
Tak beberapa lama kemudian berita tentang perubahan Naruto menjadi perempuan pun akhirnya tersebar luas ke sentaro konoha dan sampai keluar desa, termasuk sampai kedalam telinga Gaara Kazekage Suna. Gaara yang mendengar berita tersebut pun penasaran dan mememutuskan untuk mengunjungi konoha dan ingin menemui Naruto secara langsung ingin memastikan berita itu benar atau tidak.
XXXXXXXXXX
Pagi hari Naruto, Sai, Sakura, Sasuke mereka sedang berlatih di tempat latihan tim seven seperti biasannya. Mereka latihannya di bimbing oleh Kakashi sensei dan juga Itachi. Tujuan sebenarnya adalah ingin mengetahui apakah Naruto mengalami perubahan dengan kekuatannya atau tidak setelah dia berubah menjadi perempuan. Mereka di suruh Tsunade untuk memastikan bahwa kekuatan Naruto apakah masi sama seperti Naruto yang masih laki-laki atau menurun atau berkurang atau hilang sama sekali. Jadi Naruto disuruh untuk melawan Sasuke, Sakura dan Sai untuk memastikan kekutannya berubah atau tidak, sedangkan tugas Kakashi dan Itachi adalah membuat genjutsu pelindung agar kekuatan mereka tidak menghancurkan satu desa, jadi kekuatan mereka hanya akan menghancurkan tempat latihan saja karena tempat latihan mereka dikurung oleh genjutsu pelindung dan kerusakan tidak menyebar kemana-mana. Setelah merasa kelelahan mereka pun memutuskan untuk istirahat, dari latihan tersebut ternyata dapat disimpulkan bahwa kekuatan Naruto menurun sedikit mungkin karena efek samping dari perubahannya yang menjadi perempuan.
.
"Naruto sudah cukup !, dan kalian semuanya beristirahatlah, " perintah Kakashi kepada Naruto agar Naruto berhenti menyerang Sasuke, Sai dan Sakura karena hari sudah mulai siang jadi Kakashi menyuruh mereka istirahat..
"Hai Kakashi sensei, " Naruto menurut.
"Hn, " jawab duo Uchiha.
"Akhirnya selesai juga, " kata Sakura riang.
"Iya akhirnya sudah selesai, ternyata kau tidak jauh berbeda dengan Sakura ya Naruto ?, " kata Sai ambigu.
"Maksudmu apa Sai ?, " tanya balik Naruto ke Sai.
"Kau sama-sama wanita yang mempunyai kekuatan monster, walau kau perempuan tapi kekuatanmu sama seperti kekuatan monster, " Sai menjelaskan dengan wajah tersenyum palsu. Padahal maksud Sai memuji Naruto, bahwa kau hebat Naruto, kau adalah wanita tapi sangat kuat beda dengan wanita lainnya yang hanya bisa bergosip ria dan cengeng. Tapi dia mengungkapkannya dengan ambigu/ salah kalimat/ salah perkataan, sehingga terjadi kesalah pahaman.
"SAI, " ucap Naruto dan Sakura bersamaan dengan wajah geram.
BAGH
BUGH
bagh
bugh
"SAI, Berani sekali kau mengatakan itu di depan wajahku, SEKALI LAGI KAU MENGATAKAN SEPERTI ITU LAGI AKU TIDAK AKAN MEMAAFKANMU, " kesal Sakura.
"SAI seharusnya kau jaga bicaramu itu, jangan pernah bicara sembarangan, " sembur Naruto.
.
Sai yang lebam-lebam sehabis mendapat hadiah spesial dari Naruto dan Sakura meminta maaf "Hn, gomen Sakura, Naruto, " kata Sai menyesal walau dia tidak mengerti kenapa Sakura dan Naruto marah padahal dia hanya berkata jujur dan apa adanya.
Setelah Naruto melampiaskan kekesalannya terhadap Sai Naruto memutuskan minum air putih dan mengguyur wajahnya dengan air tersebut agar tenang dan bisa berpikir jernih. Karena musim ini adalah musim panas sehingga cuaca nya sangat terik dan panas, tanpa sadar karena kegerahan Naruto membuka jaket kebanggaannya (sekarang Naruto memakai pakaian yang seperti dia pakai biasanya yaitu pakaian laki-laki berwarna oren dan hitam) sehingga memperlihatkan lekuk tubuhnya yang menggoda karena dia setengah telanjang, yang menggiurkan adalah kedua payudaranya yang polos tanpa sehelai benang pun karena dia tidak memakai kaos di balik jaketnya gara-gara cuaca panas. Naruto memakai pakaian yang seperti biasanya karena dia tidak ingin memakai pakaian perempuan yang membuat dia risih dan tidak bisa bergerak bebas.
.
Crot
crot
CROT
.
Semua yang berada di sana menumpahkan darah dari hidung mereka kecuali Sakura, hingga terjadi banjir darah. Tak lupa wajah mereka yang merah padam semua, karena melihat keindahan tuhan yang mengiurakan.
Byuurr
ghok, uhugh, uhugh Sasuke yang melihat Naruto bertelanjang dada pada saat meminum minumannya tanpa sadar tersedak, dan menyemburkan air minum tersebut dan akhirnya terbatuk-batuk.
.
"N NA Naruto cepat pakai pakaianmu kembali, " kata Kakashi shok dan terbata.
"Tidak mau Kakashi sensei. Lebih nikmat seperti ini, kalian semua cobalah buka pakaian yang kalian pakai ! Sama seperti yang aku lakukan, ini sangat sejuk, " kata Naruto dengan bangga dan nyengir lima jari.
Dhuak
Dhuak
Sakura yang geram dengan kelakuan bodoh plus konyol Naruto akhirnya menjitak kepala Naruto sekeras-kerasnya lalu memaksa Naruto agar memakai pakaiannya kembali agar tidak menjadi tontonan gratis, memperlakukan dan merendahkan martabat semua perempuan.
"I'tai Sakura kenapa kau tiba-tiba menjitak kepalaku?, " tanya Naruto tidak mengerti padahal lagi menikmati kesegaran dan kesejukkan tiba-tiba dipukiul oleh Sakura dengan tidak jelas.
"Pakailah pakaianmu bodoh, kau memalukan sekali, " bukan menjawab pertanyaan Naruto Sakura malah memakaikan Naruto pakaiannya kembali agar tidak memperlihatkan auratnya.
"Kenapa kau memakaikan pakaianku kembali Sakura-chan ini sangat gerah, dan apa maksudnya aku memalukan, apa kau terpesona kepadaku ?, " tanya Naruto tidak mengerti dan ke pe de an.
"Kau itu ternyata sangat bodoh Naruto, apa kau lupa sekarang kau adalah perempuan. Dan kau dengan sengaja memperlihatkan tubuhmu yang bertelanjang dada, apa kau tidak malu terhadap laki-laki yang melihatmu dengan tatapan lapar dan wajah mesum seperti mereka, " Sakura menjelaskan ke Naruto dengan kesal lalu menunjuk ke arah Kakashi, Itachi, Sasuke, Sai yang merah padam dan nosebleed berat.
Setelah Naruto mendengar penjelasan dari Sakura dia langsung berwajah syok, horor dan tidak percaya atas kebodohannya sendiri. Naruto lupa kalau dia sudah berubah menjadi perempuan, dengan gerakan patah-patah kemudian menjadi cepat, Naruto pun kabur dengan seribu langkah menjauhi tempat latihan tim seven. Naruto tidak tahu harus bagaimana selain kabur dari situasi tidak mengenakan itu, dia sangat malu karena dengan bodohnya dia memperlihatkan lekuk tubuhnya yang berharga kepada orang-orang mesum seperti Kakashi, Itachi, Sasuke dan Sai.
Setelah Naruto kabur Kakashi, Itachi, Sasuke dan Sai yang terpesona dengan lekuk tubuh Naruto pun tersadar dari alam bawah sadarnya yanng liar. Mereka pun memutuskan pulang kerumah mereka masing-masing untuk melakukan sesuatu yang bangun dan menggembung yang berada di tempat antara kedua tungkai kaki mereka dan Sakura pergi kerumah sakit untuk bekerja sebagai perawat.
XXXXXXXXXX
Tiga hari kemudian.
Naruto dan para kunoichi (Sakura, Ino, Tenten, Karin) sedang berbelanja keperluan Naruto seperti pakaian kunoichi, pakaian dalam, make up, perhiasan atau aksesoris. Sebenarnya Naruto tidak mau belanja, tapi gara-gara ancaman dari Kushina kaasannya terpaksa Naruto belanja. Karena dia tidak tahu mengenai apa-apa tentang perempuan jadi dia mengajak teman-teman kunoichinya untuk menemaninya berbelanja kebutuhan perempuan. Tadinya Naruto ingin memakai pakaian seperti biasa yang dia pakai (pakaian pada saat dia menjadi laki-laki, hitam dan oren ), tapi Naruto dimarahin sama kaasan dan teman-teman kunoichinya, sehingga dia terpaksa memakai baju perempuan pilihan ibunya sekaligus teman-teman kunoichinya yang berselera sama .
Mereka sekarang berada di toko pakaian dan aksesoris. Mereka sedang memilih pakaian yang pantas untuk Naruto pakai sehari-hari dan juga mengobrol, karena tak mungkinkan Naruto sekarang yang perempuan memakai pakaian laki-laki.
.
''Kalian melihat Hinata tidak akhir-akhir ini? Soalnya aku tidak pernah melihatnya lagi, terakhir kali aku melihatnya pas 3 hari yang lalu pada saat pengumuman Naruto, '' Ino memulai pembicaraan.
''Aku tidak melihatnya, apa dia sakit?, '' kata Sakura.
''Aku juga tidak melihatnya'' Kata Karin.
''Wajar kau tidak melihat Hinata, kau kan sibuk kencan dengan Suigetsu, '' Sambar Ino. Karin hanya berblusing ria.
XXXXXXXXXX
.
Pada saat yang bersamaan, Sakura berbicara di dalam hati.
Sakura pov
Karin sungguh beruntung sekali sudah mempunyai kekasih. Sedangkan aku, Sasuke selalu dingin terhadapku. Kemudian aku menyerah dan ingin mencoba membalas perasaan Naruto. Tapi ada Hinata yang tulus mencintai Naruto. Lagi pula bukan Hinata saja yang sebagai sainganku ada Shion, Ranmaru dan Sarah. Dan sekarang mengharapkan cinta dari Naruto hanyalah tinggal harapan saja, karena sekarang Naruto sudah berubah menjadi perempuan selamanya. Bukan aku saja yang patah hati karena perubahan Naruto tetapi Hinata juga dan Hinata lebih beruntung dariku. Setidaknya dia patah hati dengan satu laki-laki sedangkan aku dua laki-laki sekaligus yaitu dari kedua teman se-tim ku (Sasuke dan Naruto).
Akhirnya kau pun pergi, biarkan ku disini.
Ternyata kau juga tak punya hati.
Di hati tak terperi.
Sedih ku telan sendiri.
Mau marah tapinya sama siapa?
Kini aku disini, cuma sendiri.
Tiada yang mencari.
Sampai hati, sampai begini.
Kau tak peduli Ugh... TEGANYA ...
Apakah salah dan dosaku?
Mengapa s'mua tinggalkan ku ?
Mau marah, tapinya sama siapa?
Kau harus TEGAR Sakura!... Walau Naruto tidak bisa kau dapat untuk selamanya. Tetapi Sasuke mungkin bisa. Asal kau sabar, semangat, teguh seperti Naruto yang ingin memiliki hatimu, pasti hati Sasuke akan luluh juga seperti hatimu yang luluh dengan perjuangan Naruto. Ya... aku harus berjuang keras dan berusaha untuk mendapatkan hati Sasuke, agar Sasuke mencintaiku dengan tulus.
Sakura pov end
.
''Aku juga tidak melihatnya, sepertinya memang lagi sakit soalnya kata Neji dia sedang mengurung diri di kamarnya, '' Kata Tenten.
Naruto yang baru keluar dari kamar ganti ikut nimrung karena tak sengaja mendengar obrolan mereka.
''Ada apa dengan Hinata?, '' kata Naruto penasaran.
Naruto memakai baju yang dia coba barusan seperti model yang Ino pakai, tapi berwarna hitam, perutnya tidak kelihatan dan celana sepanjang lutut.
''Kami akhir-akhir ini tidak melihat Hinata, sepertinya dia sakit dan juga kata Neji dia sedang mengurung diri di dalam kamar, '' jawab Tenten.
''Naruto sepertinya Hinata bukan mengalami sakit fisik tetapi batin, '' ucap Sakura.
''Maksudnya?, '' balas Naruto tidak mengerti.
Dhuak
Dhuak
''I'tai kenapa kalian mengeroyokku dattebayo?, '' Kata Naruto kesakitan.
"Kau ini benar-benar tidak pekak atau bodoh NARUTO?, " marah Sakura.
"Ternyata benar yah, apa yang dijuluki Sasuke kepadamu bahwa kau dobe. Kau itu memang benar-benar dobe, " kesal Karin.
"Kau memang pantas mendapatkannya Naruto, ku kira setelah menjadi perempuan sifatmu / kepintaranmu juga berubah ternyata masih sama saja, " Geram Ino.
"Maksudnya sakit batin adalah sakit hati Naruto, lebih tepatnya patah hati olehmu, " Tenten memberi informasi ke Naruto dengan penuh tekanan disetiap katanya.
"Patah hati? Aku bahkan tidak pernah menolak pernyataan Hinata, jadi tidak mungkin aku pelakunya. Dan mana mungkin Hinata menyukaiku karena setiap aku dekat dengannya dia selalu pingsan, mungkin karena aku buruk rupa, " bantah Naruto.
Naruto melanjutkan "Lagi pula kalau aku tidak berubah menjadi perempuan, aku dan kaasan akan memilih perempuan untuk dijadikan sebagai calon istriku dan kelak akan menjadi pedamping seumur hidupku. Calonnya adalah kalian, Hinata, Shion, Ranmaru, Sarah. Jadi mana mungkin aku menolak Hinata yang mungkin saja menjadi istriku nanti, " kata Naruto sendu.
"Kau benar-benar tidak tahu yah? Sebenarnya Hinata sangat mengagumi dan mencintaimu dengan tulus , bahkan Hinata mencintaimu dari kita masih genin dulu, " Sakura memberitahu perasaan Hinata kepada Naruto.
"Bahkan dia rela mengorbankan nyawa untuk melindungimu melawan pain dan pada saat perang. Dia sangat mengagumi semangatmu, sifatmu, kekurangan dan kelebihanmu Naruto, " kata Ino.
"Hinata pingsan bukan karena kamu buruk rupa Naruto, tetapi karena dia sangat malu, mencintaimu, senang dekat denganmu. Saking senang dan semangatnya dia tidak bisa menahan semua gejolak tersebut dan Hinata menjadi pingsan bila berdekatan denganmu, " Tenten menjelaskan kenapa Hinata sering pingsan bila berdekatan dengan Naruto.
''Kau tidak pernah memperhatikan Hinata yah? Sebenarnya wajah Hinata bersemu dan bicara terbata-bata hanya ketika bertemu atau berada di dekatmu, '' jengkel Karin dengan ketidak pekaan Naruto.
Tiba-tiba hati Naruto menjadi sesak dan berwajah murung. ''Benarkah Hinata mencintaiku? Benarkah apa yang kalian katakan kepadaku barusan? Kalian tidak berbohongkan?, '' tanya Naruto berturut-turut.
Mereka mengangguk berbarengan, menjawab semua pertanyaan Naruto.
XXXXXXXXXX
Narutn pov
Kenapa?
kenapa aku sangat tidak peka terhadap perasaan Hinata?
Kenapa setelah aku berubah menjadi perempuan, aku mengetahui kenyataan pahit ini? Ini sudah terlambat. Seandainya aku tahu lebih awal pasti aku tidak akan kecewa dan kacau seperti ini. Aku pasti sudah menikah dengan Hinata dan menjadi laki-laki sejati, bukan menjadi perempuan seperti ini. Hinata pasti sedih dan kecewa sama seperti yang aku rasakan. Baiklah aku akan menemui Hinata setelah berbelanja.
Naruto pov end
XXXXXXXXXX
''Terima kasih minna karena kalian aku jadi mengetahui perasaan Hinata yang sebenarnya, tenang saja setelah ini aku akan ke rumah Hinata untuk bertanggung jawab agar Hinata kembali seperti dulu, '' kata Naruto penuh syukur dan semangat.
''Syukurlah Naruto akhirnya kau mengerti juga, '' kata mereka.
Karin mengintrupsi "Chotto matte apa kalian tidak lelah? Bagagaimana kalau habis belanja kita berendam bersama di onsen, apa kalian setuju?, '' usul Karin.
''SETUJU'' jawab mereka serempak.
"Tu.. tunggu dulu, " Naruto mengintrupsi para kunoichi yang sedang semangat ingin pergi ke onsen.
"Apa lagi Naruto?, " tanya Karin sambil memutar bola mata bosan.
"A ap apa kalian mengijinkan a aku ikut berendam bersama kalian? Se sebenarnya walau tubuhku perempuan tapi ji jiwaku masih laki-laki, jadi apa kalian yakin mengajakku?, " tanya Naruto heran karena mereka mengajak Naruto berendam juga, karena dia masih trauma pada saat tidak sengaja mengintip Sakura mandi sehingga dia berakhir babak belur.
"Kami tidak keberatan Naruto, kan hokage bilang kau berubah menjadi perempuan selamanya dan tidak akan berubah menjadi laki-laki lagi. Jadi kami tidak perlu khawatir lagi dan kau harus dibiasakan agar menjadi perempuan seutuhnya. Mana mungkin kau yang sekarang perempuan harus berendam bersama dengan laki-laki? Itu kan sangat berbahaya, ibarat seekor kelinci masuk ke kandang segrombolan srigala, " Sakura menjelaskan ke Naruto kenapa mereka mengijinkan Naruto ikut berendam
"Terima kasih minna, " kata Naruto bahagia sambil menubruk dan memeluk mereka semua.
Chapter 3 end.
Tanggal 28 september 2014.
Nantikan cerita selanjutnya yaa bila ada yang penasaran dan suka ficku (dasar author GE ER)
.
xxx referensi lagu xxx
( ari lasso. Cinta Buta)
(BCL, Mengapa Harus Terjadi)
(Tangga, O Teganya)
