"The way I love you (BTS)"

.

.

Summary:

"Hanya kumpulan cerita dengan BTS pairing sebagai karakter utamanya, yang pwp dan absurd"

.

.

WARNING!YAOI!ABSURD!MATURE CONTENT!PWP!

.

.

DONT LIKE!DONT READ!

.

.

-Chap 3-

"Cause a Nightmare"

MinYoon

.

.

~Hope you like it~


Yoongi berdiri dengan napas terengah

"Jimin!jimin! Berhenti!" Namja bersurai coklat itu seakan tak mendengar namanya dipanggil terus saja melakukan kegiatannya. Yoongi merasa semakin dia berteriak Jimin malah semakin tak menghiraukannya

"Jimin!apa yang kau lakukan!" Yoongi berteriak frustasi ketika Jimin mencium yeoja asing dipangkuannya

Brakk!Brakk!

Namja pucat itu memukul mukul kaca yang membatasinya dengan Jimin .

"Park Jimin ku bilang berhenti!" Jimin mulai membuka baju yeoja itu satu persatu ...

Brakk!Brakk!

"Jimin...berhenti..." bulir bening mulai menetes dari sudut matanya.

"Jimin.."lirihnya. Tangan Jimin mulai menggerayangi tubuh telanjang itu.

Tubuh Yoongi merosot ke bawah...ia tak sanggup melihat Jiminnya bercinta dengan orang lain.

"Apa yang kau lakukan hyung.." Namja itu mendongakkan wajahnya saat suara yang sangat ia kenal.

"Jimin..." pemuda itu tersenyum miring pada Yoongi.

"Untuk apa kau menangis? " Jimin berjalan menghampiri kaca yang membatasi mereka bersama yeoja tadi.

"Apa kau tak suka melihat ku melakukan ini?" Jimin mencium lagi yeoja itu kali ini lidahnya ikut bermain disana, sangat panas sampai Yoongi hanya bisa menutup matanya, hatinya sakit melihat Namja yang dicintainya mencium orang yang bahkan tak ia kenal.

"Kau bahkan tak bisa memberikku apa apa hyung...kenapa aku harus bersamamu?" Nafasnya tercekat saat Jimin mengatakannya.

"Jimin...hiks..hiks..." seperti pukulan telak Yoongi tak bisa berbuat apa-apa ia hanya memeluk kedua kakinya erat

"Jimin..hiks...aku..hiks.."

.

.

.

.

.

.

.

.

.

"...Hyung..hyung..hyung bangun" Jimin mengoyangkan tubuh Namja pucat itu. Berharap sang pemilik tubuh akan bangun.

"Yoongi hyung.." Jimin menepuk nepuk pipi itu. Aksiny semakin gencar saat melihat Yoongi yang menangis dalam tidurnya.

"Jimin...hiks.." kenapa hyung menangis? Dan kenapa dia memanggil namanya? Jimin memutar otak, bagaimana cara membangunkan Yoongi nya.

"Hnmmph.." ternyata otak mesumnya yang bekerja lebih cepat, Jimin memangut belahan tipis berwarna peach itu.

"Hmmmph.." catch! Yoongi Membuka matanya, Glek! Namja itu menelan ludahnya kembali, Jimin sedikit ragu karena biasanya namjachingunya ini pasti akan memukulnya habis-habisan kalau ketahuan menciumya dalam tidur.

Jimin melepas pangutannya. Tapi tidak terduga Yoongi malah menekan tengkuknya dan kembali mempertemukan bibir keduanya. Ciuman itu berantakan. Tapi Jimin membiarkan Yoongi melakukan apa yang Namja manis itu mau.

"Haah..hah..hh" keduanya meraup oksigen banyak-banyak, ciuman tadi benar-benar membuat dada mereka sesak.

"Hyung ada apa?" Jimin menangkup pipi Yoongi, Namja pucat itu langsung memeluk tubuh Jimin.

"Jimin..." suaranya terdengar sangat kecil, apalagi sekarang Namja manis itu menenggelamkan wajahnya pada dada bidang Jimin.

"Ya hyung kenapa?" Jimin balas memeluk tubuh kekasihnya.

"Bercintalah dengan ku...

.

.

.

.

.

.

.

.

...fuck me please Jimin"

Belum sempat Namja bereyesmile itu mencerna kata-kata Yoongi. Pemuda bersurai blonde itu sudah berada diatasnya, menatapnya sayu. Yoongi menggoda Jimin, ia menggesekan miliknya yang masih terbalut celan dalam pada kejantanan Jimin yang juga masih tertutup boxer. Jimin menggeram rendah. Namjanya ini bahkan jarang memulai ciuman mereka, sekarang dia malah ingin Jimin menyetubuhinya...heol, kemasukan roh siapa Yoonginya sekarang?

"Eunghh...Jim..inhhh" shit! Jimin merutuki miliknya yang semakin tegang saat Yoongi mendesah namanya. Masa bodo dengan apa yang akan Yoongi lakukan padanya nanti.

"Hyung"

"A-ahhh..ngghh..jiminhh..ahhh" seolah tak mendengar panggilan Jimin, Yoongi mendesah makin keras... (gmn jelasinnya ya pokonya slut bgt deh)

Buugh..

Si dominan membalikan posisi mereka. Jimin diatas dan Yoongi dibawah, ya begitu seharusnya. matanya menatap Yoongi lapar, seperti serigala yang menemukan mangsanya.

"Kau yang minta Yoongi-ya "

.

.

.

Jimin membuka kancing kemejanya...nya? Ya, karena Yoongi selalu memakai kemeja Jimin saat tidur.

Sekarang Yoongi hanya memakai underwearnya. Jimin kembali menyatukan bibir mereka berdua dalam ciuman yang bergairah dan dalam.

"Uhmm.." si manis hanya bisa mendesah tertahan saat tangan Jimin tidak tinggal diam dan memilin nipplenya.

"Ahk!" Dia menggigit bibir bawah Yoongi keras, mungkin sampai berdarah. Lidahnya langsung ia lesakkan kedalam mulut Namja manis itu, mengeksplor isinya, gigi, gusi, dan lidah yang mulai ikut bermain dengannya. Kenapa Yoonginya jadi 'panas' begini?

Sekarang ia berpindah pada leher putihnya. Jimin memberi bekas kemerahan disana, kissmark...

"Ahh..Jiminhh.." Jimin meremas milik Yoongi yang sudah mmengeras. Bahkan Namja manis itu tidak tau kapan Jimin menanggalkan underwearnya. Keadaannya Yoongi benar-benar polos. Jimin berhenti sejenak dari permainannya, sekedar mengagumi tubuh putih tanpa cacat Namjachingunya. Ia merasa bersyukur menjadi satu-satunya orang yang bisa melihat karya tuhan ini.

"Tidak adil" huh? Jimin melihat Yoongi mengerucutkan bibirnya dengan gaya yang sangat imut seperti anak kecil yang meminta mainan pada ibunya. Apalagi wajah memerah sayunya...

Ah, kadang Jimin merasa dirinya adalah seorang pedofil...

"Kau curang" Yoongi mengatakannya tanpa melihat kearah Jimin. Kemana saja adalah jangan bertemu hazel terang itu. Dirinya sangat malu. Uhmmmmm...Jimin baru mengerti maksud kekasih manisnya ini setelah melihat pakaianya yang masih lengkap. Ia tertawa pelan, lalu mengecup bibir sewarna peach itu lagi, hanya menempel tanpa ada lumatan. Ia turun dari ranjang dan melepas satu persatu pakaian yang ia kenakan.

Sret

Abs Jimin adalah favoritnya. Ia memandangnya sangat lekat, 'sejak kapan 'itu' bertambah besar'pikirnya (abs ye bkn 'itunya')

"Kenapa kau suka melihatnya chagi?" Jimin tersenyum manis. Wajah pucat nya semakin memerah. Siapa yang tidak menyukai Jimin, Jiminnya yang ramah, Jimin yang pintar, Jiminnya yang keren. Yoongi tidak ingin kehilangan namja tampan itu, sangat tak ingin.

"Aku akan memulainya hyung " saking asik dengan pemikirannya Yoongi sampai lupa apa kegiatan bercinta nya dengan Jimin.

"Ahk!" Yoongi memekik saat jari tengah dan telunjuk Jimin memasuki lubangnya tanpa persiapan. Kedua jari Jimin bergerak didalamnya, ini sakit walaupun mereka sudah sering melakukannya tapi tetap saja. Ia melakukan gerakan menggunting dalam lubang Yoongi. Kedua tangannya mencakar bahu kokoh Jimin. Air mata turun dari sudut matanya yang terpejam erat.

"Hyung gwenchanyo...apa kita berhenti saja?" Jimin khawatir melihat hyung kesayangannya nampak menderita. Ia berusaha tetap berpikir jernih, walaupun sangat sulit saat sedang horny sepeti ini. Saat tangannya ingin ia tarik keluar, tapi jari-jari lentik Yoongi menahannya dan menekannya agar masuk kembali.

"Hyung..tapi.."Yoongi menggeleng.

"Aku tak akan membiarkan ini selesai" ucapnya yakin.

.

.

.

"Anghhhh...Jim..inhhhhh!" Jimin terus memaju mendurkan miliknya pada lubang hangat itu.

"Ahh...Yoongi you're so..tight..sssshhh..."(eh bener G sih?)Jimin menggeram rendah, hole Yoongi benar-benar menjepit miliknya didalam sana. Hanya Yoongi yang bisa melakukan ini, membuatnya ingin terus memasukinya setiap mata sayu itu menatapnya. (ya ampun min kamu mesum bgt sih)

Bahkan saat Yoongi sedang ada tugas praktek kedokteran diluar kota dan tidak bisa bersamanya maka ia akan beronani membayangkan wajah Namja manis itu mendesah dibawahnya. (Jeonz G kuat bacanya/vulgar weh/)

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

FIN

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Kidding

.

.

.

"Ngghhhh...ahh...ah...ahhhh...faster..hhhh" Namja blonde itu mendesah keenakan saat Jimin terus menubrukan kejantanannya tepat pada prostatnya. Suaranya terdengar merdu di telinga Jimin.

"Ahhh..terushh...ahhh..ah..ahh!" Ini benar-benar hari keberuntungannya ia baru melihat yoonginya bisa semenggoda ini. Dengan kulit berkeringat wajah memerah dan desahan menggodanya. Ia menaikkan satu kaki Yoongi kebahunya agar ia dapat memasukkan miliknya lebih leluasa.

"Akhuu..aku..sebentar lagiiih..." Yoongi merasa oa akan sampai sebentar lagi. Bagaimana tidak...saat tangan Jimin ikut andil memelintir nipplenya dan menghisap perpotongan leher yang tadinya bersih itu (sekarang penuh kissmark disana). Pandangannya buram...sulit untuk berpikir disaat seperti ini.

"Aah..aahh...Jiminh!"

Srooot..

Yoongi memuncratkan spermanya pada abs Jimin. Ia klimaks lebih dulu dibandingkan Jimin.

Tubuhnya lemas untung saja ia di tahan tangan Jimin.

Namja bersurai jingga itu semakin cepat menggerakan miliknya untuk mencari klimaksnya sendiri.

"Sshhh...ahhh..Yoongihh"

Saat itu juga Jimin menyemburkan spermanya jauh kedalam tubuh Namjanya itu. Cairannya sampai mengalir keluar lubang mengkerut itu melewati paha mulus Yoongi.

Buugh

Keduanya terjatuh lemas di ranjang yang tak berbentuk itu lagi...

"Jimin" Yoongi memanggil di sisa kesadarannya.

"Hmm... iya " Namja tampan itu memiringkan tubuhnya agar berhadapan dengan Yoongi. Mata mereka saling bertemu. Namja blonde itu memeluk tubuh Jimin menenggelamkan wajahnya diperpotongan leher Namja itu.

"Saranghaeyo Jiminie"

Blushh..

Pipi Jimin merona baru ini kekasih pucatnya mengatakannya secara langsung.

"Jangan tinggalkan aku...aku mencintaimu" sebenarnya Yoongi sangat amat malu mengatakannya. Tapi ia tak ingin kejadian di mimpinya menjadi kenyataan...

"Nado chagiya. Aku tak akan pernah meninggalkan mu aku janji" Yoongi tersenyum mendengar penuturan Namjanya ini.

"Sebaiknya kita tidur hyung, kau tampak sangat lelah" mereka berdua pun tertidur setelah Jimin menutupi tubuh naked mereka dengan selimut.

.

.

.

.

.

.

FIN

Beneran ya


Annyeong Jeonz in here~

Gimana MinYoonnya~

Ga hot ya?Jelek yaa : ( iya jeonz paham karena emg jeonz ga dpt feel pas ngetiknya, di otak jeonz image Jimin itu uke imut limited edition punya bang swag ga bisa diganggu gugat titik tanpa koma dan pake sepuluh tanda seru setelahnya...

Kkkk~ eh readersnim jeonz mao tanya . Dijawab yaa~

Emg nc buatan jeonz panas ya?

Masalahnya kalo aku ngetik bagian nc aku ga berani baca ulang...

Dan itu menyebabkan typo berkeliaran kek kucing punya bu haji depan rumah Jeonz.../lah curcol/

Ok maaf yg request Namjin Jeonz belom bisa menuhinnya aku stak di Namjin ga ada ide~

Tapi mungkin kalian mau request pairing yg lain juga blh ~ Jeonz mau nyoba daddy kinky ^^ kan lagi ngetrend sekarang wkwkwkwkwkwkkkk~

Makasih yg udh review, nge fav,ngefollow cerita gaje ini~ jeonz sayang Jhope *eh mksdnya readersnim sekalian dan buat para siders juga makasih dah bca ff jeonz walaupun masih diem2an semoga di chapter ini kalian mau memberikan pendapat kalian ya~

Buat para guest... *bighug* udh mau review . segeralah kalian buat akun biar kita bisa pm-an heheh~ jeonz suka pm-an ama reader~

Kbnykn curcol ue ~

REVIEW JUSEYOOOOO~

#WeNeedYouHoseok

#WeLoveYouHoseok