THE ADVENTURE OF SWORD MAN

Disclaimer : Naruto © Masashi Kisimoto & Highschool DxD © Ichie Ishibumi

Serta karakter-karakter lainnya yang saya pinjam dari pemiliknya

Summary : Langsung baca aja gan

Genre : Adventure

Rating : M

Setting :DxD

Warning : typo, OOC, Gaje, OC, alur gak karuan , berantakan dan lain lainnya DFU ( Devil Fruit User) Master Haki

Pair : Naruto x ...

BEGIN...

Chapter 3

"Makihige Chen"

Kushina merentangkan kedua tangannya lalu munculah beberapa rantai berwarna emas melesat kearah Naruto (A/N rantai Kushina kayak di Cannon) Naruto yang melihat rantai melompat ke udara, diudara Tsunade tengah menyiapakan tinju yang dilapisi haki memukul pipi Naruto namun Naruto berhasil menghidar tinju Tsunade.

"A-apa!" Ucap Tsunade terkejut lalu Naruto menendang Tsunade.

Duaahhkkk

Dhuaarrr

Tsunade meluncur kebawah secepat roket hingga menabrak bangunan yang disekitarnya, para prajurit dan Kushina melihat Tsunade yang berhasil di kalahkah terkejut, mereka tidak menyangka bahwa pemuda yang dilawan sangat kuat.

"TSUNADE - SAMA"

Para prajurit menghampiri Tsunade yang terkubur reruntuhan bangunan, Kushina melihat Tsunade berhasil dikalahkan menggeram marah lalu ia mengarahkan telapak tangannya kearah Naruto.

Syuuut

Kushina kembali mengeluarkan rantainya untuk menyerang Naruto tapi Naruto berhasil menghidar dengan cara manuver di udara disaat itulah Naruto menyerang balik, kaki Naruto mulai bercahaya setelah ia mengumpulkan energi cahayanya iapun melepaskan tembakannya melesat dengan cepat kearah Kushina.

Ciuunnggg

Kushina yang belum siap menahan serangan Naruto hanya pasrah lalu ia menutup kedua matanya, sebelum ledakan seseorang telah menyelamatkan Kushina terlebih dahulu.

Dhhhuuuaaarrr

Tembakan Naruto mengenai tempat Kushina berpijak asap pekat mengepul ke udara sehingga asap pekat mulai menghilang akan tetapi Naruto tidak melihat Kushina disana, sementara di sisi Kushina yang tidak kunjung merasakan sakit mulai membuka matanya lalu ia mengalihkan pandangannya kearah lain, ia melihat sosok wanita yang berhasil menolongnya.

"Kau tidak apa - apa Kushina-chan?"

"N-nee - Sama, ahk iyah aku baik - baik saja arigatou telah menyelamatkanku"

"Hm, sekarang kau istirahat saja biar aku yang lawan dia"

"Hai Mito- neesama"

Lalu Mito mengalihkan pandanganya kearah Naruto, ia menatap tajam ke arah Naruto, ia benar - benar karena hampir membunuh adiknya dan bahkan menghancurkan desanya.

"Hei kau ! Kali ini aku yang akan membunuhmu!" Ucap Mito dengan nada dingin lalu ia mengeluarkan haki Haoshokunya untuk mengimitasi Naruto

KRRAAK

KRAAKK

KRAAKK

Tanah disekitar Mito mulai retak akibat Haki Mito, Kushina dan para penduduk Konoha merasa tertekan dengan aura sang raja hingga beberapa dari mereka akhirnya tumbang karena tidak kuat menahan Haoshoku milik Mito.

'S-sial Hakinya begitu sangat kuat!' pikir Naruto yang merasakan tekanan Haki Mito walaupun ia juga mengimbangi haki miliknya.

"Tunggu! Aku menyerah" Ucap Naruto yang menyerah sebari mengangkat kedua tangannya, sebernarnya dirinya kesini bukan untuk bertarung melainkan ingin mengambil sesuatu yang menjadi hak nya, akan tetapi mereka menyangka bahwa ia akan menyerang desa ini, jadi dia akan meluruskan permasalahan ini walaupun ia tidak tahu apa yang akan terjadi kedepannya.

"Kenapa kau menyerah sialan?! Bukankah kau ingin menghancurkan desa ini, dan kau juga telah menyerang adikku, jadi tidak ada kata ampun lagi bagimu"

"Sungguh ! Aku tidak berniat untuk menghancurkan desamu aku ingin mengambil uang yang telah dicuri oleh dia" ucap Naruto sambil menunjuk Sakura.

"Bohong ! Dia berbohong Hime- Sama kau jangan mempercayai lelaki itu, Kau tahu bahwa mahluk yang bernama laki - laki itu hanya pembual dan egois!" Ucap Sakura yang tidak terima

"Kau dengar dia? Dia tidak berbohong, dari dulu yang namanya laki - laki adalah mahluk yang menjijikan dan kami sangat membencinya hingga saat ini" ucap Mito

Swuuushh

Grep

Kushina berhasil menangkap Naruto dengan melilitkan Rantai ke tubuh Naruto, sementara Naruto hanya diam menundukan kepalanya hingga menutupi kedua matanya.

"Apa kau kehabisan kata - kata dari mulut busukmu itu atau kau hanya pasrah karena ajal datang menantimu?!"

"KENAPA?!"

Alis Mito mengkerut saat mendengar perkataan pemuda yang dihadapannya.

"Kenapa kau membenci laki - laki? Kau hanya memandang laki - laki di satu sisi saja, sehingga kau tidak mengerti, begitu banyak sisi lainnya yang kau tidak ketahui"

"CUKUP! Berhentilah kau mengoceh tentang mahluk menjijikan itu, bukankah kau itu sama saja dengan mereka!"

Naruto mengeraskan wajahnya ketika dirinya mendengarkan perkataan Mito apakah para lelaki seburuk itu dimata dia? Kalau ia menjelek - jelekan para lelaki bukankah sama saja ia menghina keluarga dia sendiri?. Lalu Mito menyiapkan setangan terakhir kepada Naruto.

"Ucapkan selamat tinggal pada dirimu Sialan"

SSWUUUHHHSSS

Sebelum menembak serangan terakhir Naruto mengeluarkan aura Haki Haoshoku melingkupi Konoha, Haki Naruto begitu lebih kuat dari Mito.

"A-aapa B-bagaimana b-bisa ia mempunyai Haoushoku?" Ucap Mito yang bergetar tubuhnya ia Shock melihat pemuda yang depannya mempunyai Haki Raja begitu juga Kushina sama halnya dengan kakaknya tanpa sadar iapun melepas ikatan rantai yang ada ditubuh Naruto.

"S-siapa k-kau sebenarnya?"

"Hahahhah akhirnya aku bebas rasanya pegal juga karena diikat oleh rantai, dan oh iya Namaku Naruto" ucap Naruto yang senang dirinya bebas dan tak lupa ia memperkenalkan dirinya, lalu Naruto melangkah menuju Mito.

"M-mau apa kau kemari?" Ucap Mito yang melihat Naruto melangkah ke arahnya ia masih takut terhadap Naruto dan iapun menutup matanya.

Tap

Tap

Tap

"Hey kenapa kau malah menutup kedua matamu? Tenanglah aku kesini untuk menolongmu" Ucap Naruto yang sudah ada didepannya, Mito yang mendengar ucapan Naruto langsung membuka kedua matanya, Naruto mengulurkan tangan kanannya Mito menyambut uluran tangan Naruto sambil memalingkan wajahnya kearah lain, wajahnya memerah dan begitu pula jantungnya berdetak dengan kencang, Naruto menegok ke arah sekitar dan terlihat banyak bangunan yang rusak akibat pertempuran dirinya.

"Eum, apa kau tidak mau melihat keadaan adikmu?"

Mito yang tersadar langsung memerintah kepada prajurit yang tersisa untuk mengevakuasi penduduk dan prajurit yang terluka ,lalu mereka berdua pergi kearah Kushina, setelah sampai di tempat adiknya Mito menanyakan keadaan adiknya.

"Apa kau tidak apa - apa?"

"Ah Nee-sama sepertinya kakiku terkilir, aku tidak bisa berjalan"

Naruto yang merasa bersalah berinisiatif untuk menggendong Kushina lalu, Naruto melepaskan pedang yang ada dipunggungnya dan menggendong Kushina dari arah belakang.

Twiicchh

Muncul perempatan dikepala Mito ketika Naruto menyuruh mengambil pedangnya Hei dia pikir dia siapa yang menyuruh sang Ratu membawa barang rongsokan? Lalu dengan tidak berprikepedangan ia melempar pedang kesembarang arah, Alis Naruto berkedut melihat pedangnya dibuang layaknya sampah.

"Oy oy kenapa kau melempar pedangku hah !"

"Cih ! Kau pikir kau siapa yang menyuruhku untuk membawa rongsokan itu"

"Tapi kau tidak harus melemparkan pedangku juga kan? Dan apa -apan kau bilang pedangku itu rongsokan, asal kau tahu pedang itu adalah pedang kesayanganku"

"Urusaii, lebih baik aku pergi ke istana"

Mito meninggalkan mereka berdua Naruto yang melihat Mito pergi hanya mendesah lalu ia mengambil pedang miliknya dan pergi menuju istana sammbil menggendong Kushina.

Skip

Didalam istana Naruto membawa Kushina menuju ruang pengobatan setelah mengantarnya Naruto pergi kearah blankon istana dan melihat pemandangan Konoha, tak terasa hari sudah sore seseorang datang menghampiri Naruto.

"Sumimasen Tuan, anda disuruh Hime-sama untuk makan malam bersama"

"Hm baiklah, kalau begitu kau pergi duluan nanti aku akan menyusul"

"Haii"

《《《《《《%%%》》》》》》》》》》

Diruang makan terdapat 2 orang sedang menunggu kedatangan Naruto setelah datang mereka memakan makanan dengan ramai Kushina dan Naruto bercanda sedangkan Mito hanya tersenyum, setelah makan Mito pergi meninggalkan mereka berdua Saat beberapa langkah Mito berhenti.

"Kushina, setelah makan kau antar dia keruanganku?"

"Haii Nee-sama"

Setelah makan, Kushina mengantarkan Naruto ke kamar kakaknya ia tidak tahu apa yang kakaknya inginkan tak berselang lama Kushina dan Naruto telah sampai didepan kamar Mito lalu Kushina mengetuk pintu tersebut

Tok tok tok

"Nee- sama bolehkan kami masuk?

"Ya" terdengar suara sahutan dari dalam kamar, pintu kamar dibuka oleh Kushina dan pertama kali Naruto lihat sebuah kamar yang lebar dengan disain mewah Naruto melihat sisi kamar terdspat barang antik nan mahal, pandangam Naruto berhenti disebuah tirai raksasa menutupi tempat tidur Mito

"Kalian sudah sampai yah dan Naruto tunggu disitu nanti kalau sudah selesai aku akan memanggilmu" ucap Mito yang menyuruh Naruto menunggu diluar, beberapa menit kemudian terdengar suara dari balik tirai.

"Baiklah silahkan masuk"

Naruto bergegas saat Mito memanggilnya setelah sampai ia membuka tirai tersebut dan Naruto menemukan pemandangan yang menggiurkan bagaimana tidak? Didalam Mito membuka pakaianya hingga bertelanjang dada, rambut merahnya digerai menutupi kedua payudara, hidung Naruto mulai kembang kempis melihat pemandangan tersebut.

"Grrr hentikan wajah bodohmu itu Sialan!" Ucap Mito yang kesal melihat wajah Naruto

"Siapa suruh kau membuka bajumu, Ratu idiot, aku ini laki - laki Normal jadi sudah wajar kalau aku melihatmu seperti itu"

"Gggrrr dasar perjaka tua!"

Dong!

Ucapan Mito mengenai hati Naruto lalu Naruto pundung di pojok ruangan jari telunjuknya menggambar sesuatu sambil berkomat - kamit 'Aku bukan perjaka tua, aku bukan perjaka tua' sedangkan Kushina hanya sweatdrop melihat tingkah nista Naruto.

"Ehem, baiklah aku akan menunjukanmu sesuatu lihatlah ini"

Mito membalikan badannya memunggungi Naruto disana terdapat sebuah tato bergambar burung phoenix, Naruto menatap serius punggung Mito dan melihatnya dengan jelas, Mito yang memperlihatkan punggunya pada Naruto teringat masa lalu yang mengerikan dimana dirinya menjadi budak seorang iblis.

"Apa itu? Aku melihat sebuah tato tapi bukan seperti tato biasanya?"

"Yah kau benar, itu adalah sebuah kutukan bagi kami dan tidak dapat dihapus selamanya"

"Kami?" Beo Naruto

"Ya aku dan adikku, dulu kami tinggal di Kota Kuoh kami hidup bahagia disana, tapi malam itu kami diculik oleh iblis Klan Phenex laknat dijadikan budak oleh dirinya, disana kami diberi tanda seperti ini menggunakan besi panas disuruh diperlakukan seperti hewan hiks hiks hiks"

"Huuaaa hiks hiks hiks" Kushina menangis ketika mengingat masa lalu yang mengerikan ia tidak sanggup menahan penderitaan masa lalu, Naruto yang melihatnya langsung panik dan meminta untuk menghentikan ceritanya

"Oy oy sudah cukup hentikan, jika kau tidak ingin menceritakanya"

Akan tetapi Mito tidak menggubris permintaan Naruto dan tetap menceritakannya walaupun diingatannya terbayang - bayang masa lalu yang menyakitkan.

"Tapi beberapa tahun kemudian datanglah seseorang yang membebaskan kami dari dari Iblis terkutuk itu dan membawa kami kedesa ini yang aku dengar namanya adalah SILVER RAYLEIGH"

DEG

Dan ucapan terakhir Mito yang sukses membuat Naruto melebarkan matanya, dirinya tidak tahu bahwa Nama senseinya akan kembali ia dengar.

"S-sensei maksudmu Rayleigh-Sensei yang menyelamatkamu?"

"Ya jadi kau kenal juga orang yang bernama Silver Rayleigh?"

"Dia, dia adalah guruku."

"APA ! j-jadi k-kau a-dalah murid Rayleigh?" Kini giliran Mito dan Kushina yang terkejut mendengar pemuda didepannya merupakan murid dari orang yang telah menyelamatkannya, Mito langsung berlari ke arah Naruto sambil mengguncang tubuhnya.

"Cepat katakan dimana dia sekarang?"

"Beliau telah meninggal satu bulan yang lalu akibat penyakit yang dideritanya" Ucap Naruto yang masih mengingat kematian gurunya begitu pula Mito berhenti menguncang tubuh Naruto dan merosotkan tubuhnya didepan Naruto.

"Aku masih belum sempat mengucapkan terima kasih kepadanya tapi dia sudah meninggal"

"Sudalah aku yakin Sensei pasti akan mengerti"

"Hiks hiks Naruto-kun"

Mito memeluk tubuh Naruto dan Narutopun membalas pelukan Mito, sedetik kemudian Mito mulai tersadar kalau dirinya masih telanjang dan Mito langsung menghajar Naruto.

"Enyahlah dari hadapanku sialan!"

Duakkkk

Dhuuarrr

Tubuh Naruto terpental menabrak dinding istana, Kushina yang melihat Naruto terpental langsung berlari kearahnnya sedangkan Mito menutup kedua dadanya menggunakan tangannya.

"Nii-sama!"

Skip

Kini wajah Naruto sedang diobati oleh Kushina yang dihajar oleh Mito ,tanpa sengaja Kushina menekan sedikit luka Naruto sehingga ia mengaduh kesakitan.

"Aw aw pelan - pelan kalau mengobatiku"

"G-gomen Nii-sama aku tidak sengaja"

"Ggrrrr si Ratu idiot itu selalu saja menghajarku" umpat Naruto kepada Mito yang telah menghajarnya, Kushina hanya tertawa melihat tingkah lucu Naruto.

"Hihihi sudahlah Nii-sama sifat Nee-sama memang begitu dari dulu tapi sebenarnya dia orang baik kok, mungkin ia belum terbiasa dengan laki - laki, kau tahu dari dulu desa kami membenci laki - laki"

"Jadi kau masih membenci laki - laki? Lalu kenapa kau mau mengobatiku yang notebate Laki - laki?"

Kushina langsung tersentak mendengar perkataan Naruto ia lupa bahwa didepannya seorang laki - laki.

"B-bukan begitu maksudku ! Memang benar apa yang kau katakan kami hanya memandang di satu sisi saja dan tidak mengetahui sisi lainnya, dari dulu aku ingin mempunyai kakak laki - laki , saat kau menggendongku ada perasaan hangat dan nyaman seolah - olah aku dilindungi oleh Nii-sama, nah sudah selesai kalau ada apa - apa tinggal panggil saja aku"

"Baiklah, tapi sebelumnya terima kasih telah mengobatiku"

Kushina pergi meninggalkan Naruto sendirian, ia masih memikirkan kembali perkataan Mito mengenai Senseinya, apakah Senseinya dulu seorang pengembara seperti dirinya? Sebenarnya dirinya masih penasaran asal - usul senseinya, ah dari pada memikirkan tentang senseinya lebih baik melupakannya. Lalu ia melangkah keluar menuju blankon melihat langit malam.

《《《《《《《《《《%》》》》》》》》》

Kamar Mito

Saat ini sedang berbaring di kasur kesayangannya ia menatap langit - langit kamarnya ia membayangkan kejadian tadi pagi dan makan malam, disisi lain ia masih membenci Naruto yang merupakan laki - laki, tapi disisi lainnya mulai merasakan perasaan aneh dihatinya, jantungnya berdegup kencang ketika berada disisinya.

'Apakah ini yang dinamakan Cinta? Tapi kenapa aku memberi tahuku tentang masa lalu padahal ia laki - laki, seharusnya aku membenci dia' batin Mito yang sedang bergelut karena merasa lelah,Lalu ia mencoba untuk tidur ia berguling mencari posisi yang nyaman tapi tetap saja ia tidak bisa tidur, entah kenapa ia merasakan perasaan bahwa dirinya tidak akan bertemu lagi dengan seseorang.

'Hah mungkin ini hanya perasaanku saja lebih baik aku tidur lagi' batin Mito dan akhirnya Mitopun tidur dengan nyenyaknya.

Kembali ke Naruto

Naruto masih memandang langit malam di Konoha, hawa dingin menusuk kulitnya hingga tidak sadar seseorang telah memperhatikan dirinya

Pluk

Naruto sedikit terkejut ketika Bahunya ditepuk oleh seseorang lalu ia mengalihkan pandangannya kearah sang pelaku Naruto melihat seorang wanita.

"Ah Tsunade -san kau membuatku kaget saja memangnya ada apa gerangan datang kemari?"

Wanita yang dipanggil Tsunade hanya tersenyum melihat tingkah Naruto, lalu iapun memandang langit malam hari bersama Naruto dan menopang kedua tangannya dipagar blankon.

"Aku tidak menyangka bahwa kau adalah murid Rayleigh dan aku terkejut mendengar Rayleigh sudah tiada"

"Hal itu sudah biasa Tsunade-san, setiap kehidupan pasti ada yang namanya kematian"

"Benar, oh yah setelah mengetahui tentang masa lalu Mito dan Kushina apa yang akan kau lakukan?" Ucap Tsunade tanpa mengalihkan pandangannya

Swush

Angin malam mengibarkan rambut Tsunade yang indah Naruto masih memikirkan perkataan Tsunade tentang masa lalu kedua Uzumaki tersebut dia tidak menyangka mereka adalah korban kekejaman para Iblis.

"Apa para penduduk desa ini mengetahui asal - usul mereka?" Tanya Naruto yang begitu penasaran terhadap keduannya

"Tidak ! Mereka tidak mengetahui kebenaran tentang mereka berdua, jika sampai ada yang tahu bahwa mereka adalah mantan budak maka mereka tidak akan selamat, aku menyayangi mereka seperti kedua anaku sendiri"

"Setelah mendengar ceritamu, aku sedikit mengerti penderitaan yang mereka alami, aku tidak akan melakukan apapun kepada mereka, justru aku akan melindungi mereka dengan segenap kekuatanku"

Tsunade terseyum mendengar perkataan Naruto, tidak sia - sia ia mempercayakan kedua Uzumaki kepada dirinya , iya yakin Naruto akan melindungi mereka berdua.

"Oh yah ada satu hal yang aku ingin sampaikan kepadamu" Naruto menjelaskan kepada Tsunade tentang kepergian dirinya, awalnya Tsunade kecewa mendengar Naruto akan pergi tetapi ia akhirnya mengerti setelah mendengar penjelasan Naruto.

"Baiklah jka itu maumu tapi bagaimana dengan Mito dan Kushina? Kulihat Mito mulai menyukai dirimu apa kau juga akan membawa mereka? aku yakin pasti Mito tidak akan pernah melepaskanmu"

"Ah ya mengenai mereka aku akan membicarakannya esok pagi"

"ya sudah aku akan pergi dulu, semoga saja kau selamat dari amukan Mito khukhukhu"

Setelah kepergian Tsunade entah kenapa badannya merasa merinding

Skip

Pagi hari para penduduk Konoha memulai aktivitas dipagi hari ada yang berdagang, memperbaiki bangunan yang kemarin hancur akibat pertempuran dan sebagainnya, disebuah kamar seorang pemuda tengah tertidur dengan lelapnya tak lama sang pemudapun terbangun, lalu ia melangkah kakinya menuju kamar mandi.

Diruang makan terlihat Kushina dan Mito tengah duduk dimeja makan tak lama Narutpun datang untuk ikut bergabung makan, kali ini entah kenapa suasana makan dipagi hari terasa berbeda dari biasanya hening tak ada obrolan atau candaan seperti kemarin hanya terdengar suara sendok dan garpu yang berbunyi, Kushina yang melihatnya hanya terheran - heran.

"Aku sudah selesai terima kasih atas makanannya"

"A-ano Nii-sama ada apa dengan dirimu sepertinya kau tengah memikirkan sesuatu? Bisakah kau menceritakannya kepada kami?" Tanya Kushina begitu penasaran dengan tingkah Naruto yang menurutnya berbeda.

"Aku ingin memberitahu kalian bahwa hari ini aku akan pergi dari desa ini dan berangkat untuk berpetualang"

DEG

Mito dan Kushina melebarkan kedua matanya mereka terkejut karena tidak menyangka Naruto akan pergi secepat ini.

'Apakah ini perasaan yang semalam aku rasakan? Kenapa hatiku terasa sakit mendengar dia akan pergi?' Batin Mito gelisah.

SREEETT

Mito bangkit dari kursinya lalu berjalan kearah Naruto kedua matanya tertutupi oleh poni sehingga Naruto tidak dapat melihat ekspresi Mito, sementara Kushina sedikit khawatir dengan keadaan kakaknya.

Tap

Langkah Mito berhenti didepan Naruto, lalu ia mengangkat tangan kirinya menuju kerah baju Naruto.

Grep

"Kenapa?! Kenapa kau mau pergi BRENGSEK !"

Buagghhh

Naruto di pukul oleh Mito hingga terjengkang kebelakang karena tak puas Mitopun berlari kearah Naruto dan memukul kedua pipinya secara bergantian.

Buagghhh

Buaggghhh

Buaggghhh

"Kenapa? Disaat aku menyukaimu kau malah pergi meninggalkan diriku? Seharusnya aku tahu hiks hiks hiks, dari awal bahwa semua laki - laki itu sama saja hiks hiks" ucap Mito masih memukul kedua pipi Naruto, sementara Kushina merasa iba kepada Naruto, sebenarnya dia juga kecewa karena Naruto akan pergi meninggalkan dirinya dan kakaknya, saat Mito hendak memukul Naruto lagi dengan cepat Naruto memegang kedua tangan Mito.

GREP

"Lepaskan aku brengsek!" Ucap Mito yang berusaha melepaskan diri dari Naruto sedangkan Naruto menahan kedua tangan Mito dengan sekuat tenaga, semakin lama tenaga Mito semakin berkurang dan akhirnya iapun berhenti memberontak, suasanapun hening hanya terdengar suara tangisan Mito.

"Hiks...hiks...hiks..."

Naruto membawa Mito kedalam pelukannya tak lama terdengar suara dengkuran halus dari mulut Mito, rupanya ia tertidur Naruto langsung membawa Mito kedalam kamarnya.

SKIP

Disebuah ruangan seorang pemuda bersurai merah sedang diobati oleh Kushina, muka sang pemuda diperban sebelah karena luka lebam dipukul oleh Mito.

"Sudah kubilangkan kalau Mito tidak akan melepaskanmu, lebih baik kau ajak Mito untuk berpetualang" ucap Tsunade yang baru saja datang melihat keadaan Naruto

"Tapi bukankah seorang Ratu tidak boleh meninggalkan kerajaannya, lalu kalau Mito ikut denganku siapa yang akan menggantikannya?" Ucap Naruto yang memandang Tsunade

"Biarkan aku saja yang menggantikan Nee-sama"

Naruto dan Tsunade mengalihkan pandangan kearah Kushina dengan pandangan bertanya, tapi Kushina mengangguk meyakinkan mereka berdua, Kushina sangat menyayangi kakaknya demi kakaknya ia rela melakukan apapun, seperti sekarang ia rela ditinggal kakaknya pergi berpetualang ia yakin bahwa Naruto akan menjaganya baik - baik.

"Baiklah, Kushina segera bangunkan kakakmu bilang kepadanya bahwa besok aku akan melantikmu"

"Haii"

"Dan Naruto pastikan putriku selamat selama berpetualang denganmu"

"Hai"

Skip

Keesokan harinya

Terlihat didepan gerbang Konoha banyak penduduk dan para prajurit berkumpul untuk mengantar kepergian (Mantan) Ratu konoha berpetualang Tsunade dan Kushina (Ratu sekarang) turut hadir melepas kepergian Mito.

"Aku berharap dapat ikut denganmu Onee-sama, tapi sepertinya tidak mungkin karena aku adalah seorang Ratu, aku harap kalian berdua baik - baik saja dan jangan lupa Onee-sama harus mampir kesini lagi"

"Hahhahh iya adiku yang manis Onee-sama tidak akan melupakanmu, dan aku pasti akan kesini lagi melihat perkembangan konoha yang dipimpin olehmu, baiklah saatnya Onee-sama pamit sepertinya Naruto-kun sudah tidak sabar"

Sedangkan Naruto hanya menahan kesal oleh teriakan para penduduk bukannya sanjungan yang ia dengar malah sumpah serapah dari para penduduk.

"Kyaaaa Mito-sama kenapa kau meninggalkan kami"

"Ya aku tidak rela kau pergi dengan sibodoh itu Mito- sama"

"Hey tomat busuk ku harap kau menjaga Mito- sama"

Mito melangkah kearah Naruto lalu mereka berdua berjalan sambil melambaikan tangan meninggalkan Konoha untuk berpetualangan, Kushina dan Tsunade melihat kepergian mereka berdua dari jauh hingga keberadaan mereka menghilang dibalik pepohonan.

.

.

.

TBC

Errrr sebelumnya saya minta maaf kalo cerita ini agak gimana gitu.

Baiklah saya akan menjelaskan sedikit tentang cerita ini disini Mito dan Kushina adalah Mantan budak Iblis Phenex bukan sebagai preegenya.

Maaf kalau updatenya agak lama yah mau bagaimana lagi sekali lagi maafkan aku.

Ok masalah pair adalah Naruto dan Mito kalau masalah harem tidaknya ditentukan oleh poling riview.

Terima kasih sudah riview cerita ini maaf kalau ada kesalahan.

Kalau masalah kekuatan satu laginya aku ingin kalian memilih salah satu, siapa yang paling banyak memilih kekuatan tersebut berati itulah kekuatan Naruto.

- Gura Gura No mi

- ope ope No mi

- yami yami no mi

- silahkan isi sendiri (...)

Ok aku ingin menyampaikan sesuatu kita disini (dunia ffn) adalah saudara jadi kalau ada flamer mohon dipikirkan baik - baik bukannya apa -apa banyak yang aku lihat dicerita lain menriview dengan kata - kata kotor dan membuat sipenulis jadi down.

Yang mau berdiskusi silahkan aku akan menerima dengan senang hati.

Salam GA27