Naruto by Masashi Kinomoto
Pair : Mina x Kushi (utama), Miko x Fuga (pendukung)
Rate : T+
Languange : Bahasa Indonesia
Genre : Romance, Humor, Supernatural
Selamat membaca (^o^)/
Chapter 3 : Kushina's past
Kushina prov
Sebenarnya maunya dia apaan sih ? Kenapa aku harus menjadi pasangannya ? Dan kenapa Miko-chan bisa setenang itu ? Aku tidak mengerti jalan pikiran vampir itu
Kalau tidak salah namanya Minato Namikaze dan Uchiha Fugaku. Hmm, sepertinya aku pernah mengenalnya tapi dimana ?
"Kau jadi milikku Kushina-chan" bisiknya tepat di telingaku
DEG
Kenapa ini ? Tiba-tiba saja pandanganku menggelap
...
Ketika aku membuka mataku, aku melihat pemandangan padang rumput dan di sana terdapat 3 anak yang berumur sekitar 5 tahun
"Ne ne, jangan nangis yah, aku tidak akan membiarkan mereka menganggumu lagi" ucap anak laki-laki berambut jabrik kuning sambil menenangkan gadis berambut merah
"Hiks hiks, tapi mereka menarik rambutku" ucap gadis berambut merah
Sepertinya aku mengenal gadis berambut merah itu
"Aku akan melindungimu Shina-chan, aku akan menghajar anak-anak itu" ucap laki-laki yang berambut jabrik itu lagi
Shina ? Sepertinya aku pernah mendengar itu
"A-aku tidak mau nii-san menghajar mereka, kasihan mereka" ucap gadis berambut merah sambil mendongakkan kepala
Gadis itu, dia mirip denganku ketika masih kecil. Apa ini masa laluku yang terlupakan ?
"Aku tidak peduli, aku akan melindungimu dengan cara apapun" ucap anak laki-laki itu lagi
"Kau harus membantuku Fugaku"
Fugaku ?! Kenapa ada dia disini ?
"Hn"
"Demo..." Gadis berambut merah itu memandang kedua anak laki-laki di depannya
"Tidak ada tapi-tapi, aku akan menghajar mereka jika mereka menganggu kau" ucap anak laki-laki berambut jabrik dengan mata membara
"Kau boleh saja begitu Minato, tapi Kushina bagaimana ?" Tanya Fugaku
Hah ?! Kok ada Minato juga ? Dan dia memanggil gadis itu Kushina, apa ini adalah masa laluku ?
"Yamete nii-san, aku tidak ingin kalian terluka" ucap gadis itu
Tiba-tiba saja ada sinar putih yang menyilaukan mata dan secara refleks aku menutup mataku
Kushina end prov
"Nggh…"
Minato merasa tangan mungil dalam genggamannya bergerak pelan membuat dia senang
"Kau sudah siuman Kushina-chan" ucap Minato lega
"Ka-kau"
"Ini di ruang kesehatan, tenang saja aku tidak berbuat macam-macam tadi" ucap Minato
"Kenapa aku bisa di sini ?"
"Kau pingsan tadi"
"..."
"Apa kau punya darah rendah ? Ketika aku menghisap darahmu kemudian pingsan" bisik Minato tepat di telinga Kushina
"..."
Kemudian Minato bingung, gimana gak bingung dia bisik tepat di telinganya dan dia tidak teriak. Padahal jika dia bisik di telingannya pasti dia teriak
"Kushina-chan ?"
"..."
"Shina-chan ?"
DEG !
"Namikaze-san ?"
"Panggil saja Minato" ucap Minato sambil menggelus kepala Kushina
"Apa kita pernah bertemu sebelumnya ?" Tanya Kushina polos
"..."
"Jawab aku Minato, apa kita pernah bertemu di masa lalu ? Dulu ketika berumur 5 tahun aku pernah bertemu seseorang yang memanggilku Shina, cuma 'dia' yang memanggilku begitu"
"Hah, kayaknya aku tidak perlu menyembunyikan ini. Jawabannya iya Kushina-chan, kita pernah bertemu sebelumnya"
Tiba-tiba kepala Kushina kesakitan
"Arggh" Kushina memegang kepalanya
"Kushina, kau tidak apa-apa ?"
"Hosh... Hosh... Hosh... Ti-tidak apa-apa"
"Bener ? Perlu kupanggilkan dokter ?"
"Dokter ? Bukannya hari ini ada rapat semua guru dan seingatku Tsunade-sensei juga mengikuti rapat itu"
"Bukan Tsunade-sensei, ada yang lain kok" ucap Minato sambil tersenyum miring
'Ga-gantengnya, tu-tunggu dulu, aku tadi bilang apa ? Ganteng ?' Batin Kushina
"Tidak perlu, sepertinya aku harus pulang sekarang"
"Mau ku antar ? Sekalian aku akan menjelaskan semua tentang segel itu dan alasan kenapa aku menyegelmu" ucap Minato. 'Yah tidak semua' batin Minato
"Jelaskan di sini saja"
"Oke, kuharap kau dapat menerimanya Kushina"
'Kuharap' batin Kushina
"Seperti yang tadi kami jelaskan segel itu menandaimu menjadi milikku, juga memengaruhi darahmu dan darah yang aku minum. Aku tidak bisa meminum darah lain selain darah kamu dan darahmu tidak bisa diminum vampir lain. Darahmu juga menjadi racun untuk vampir liar maupun manusia, kau juga tidak bisa mendonorkan darahmu. Segel itu bisa membuat aku mengatur tubuhmu. Kegunaan segel ini yah kau bisa merasakan vampir liar yang berjarak jauh dan kau dapat menggunakan kekuatan khusus milikku, sisanya kami kurang tahu karena leluhur kami cuma bisa menggunakan 2 itu" ucap Minato panjang kali lebar
"Cara menghilangkan segel ini ?"
"Kau bersetubuh denganku atau aku meninggal" tiba-tiba saja di kata bersetubuh Minato menyerigai.
Hei Minato ini bukan rate M loh, ini masih rate T buat adengan ciuman, pelukkan ama darah. Back to story
JEDERR
"Tapi percuma kau bersetubuh denganku, darahmu masih menjadi racun dan aku tetap harus meminum darahmu"
"Aish, aku tidak mau dengan cara itu, mau tidak mau aku harus bersamamu" ucap Kushina pasrah
Minato menyerigai
'Bagaimanapun caranya, kau akan menjadi milikku Shina-chan' batin Minato
"Alasan kau menyegelku ?"
"Hmm, kau menarik, cantik, pintar jug-" perkataan Minato di potong Kushina
"Aku tidak cantik, tidak pintar juga, tetapi kenapa kau menyegelku" ucap Kushina
"Kau tidak hanya cantik di luar Kushina-chan, kau juga cantik di dalam. Dan kau bilang kau tidak pintar ? Kau saja bisa memenangkan olimpiade tingkat nasional dan kau masih bilang tidak pintar ?" Ucap Minato sambil terkekeh pelan
"Alasan lain ?" Tanya Kushina sambil memalingkan mukanya yang sudah memerah
"Hmm, janji kita ?"
"Janji ?" Kushina mengerutkan keningnya
"Sepertinya benar kalau ingatanmu di curi" guman Minato
"Aku tidak akan memberitahu janji kita" ucap Minato
"Huh" Kushina mempoutkan bibirnya
"Pokoknya mulai sekarang belajarlah mencintaiku Kushina-chan, karena aku mencintaimu" ucap Minato frontal membuat muka Kushina memerah
'Na-nani dattebane ?! Dia mencintaiku ? Ini pertama kalinya ada yang menyatakan cinta padaku, secara frontal lagi'
"Ba-baiklah"
"Ayo kita pulang Kushina-chan" ajak Minato sambil menyodorkan tangannya
Mau tidak mau Kushina menyodorkan tangannya dengan muka merah
"Kenapa mukamu memerah ? Jangan-jangan kau sudah jatuh cinta denganku yah"
BLUSH
"A-apa kau bilang dattebane ?!" Kemudian rambut Kushina membentuk 9 untaian dan tangannya terkepal
Glup
Minato author harap kau selamat dari tikaman maut Kushina
"I-ittai Kushina-chan" ucap Minato, muka Minato penuh dengan biru dan luka-luka
"Huh" Kushina memalingkan mukanya dan kemudian berjalan cepat
"Harusnya aku tadi tidak ngomong itu" gumam Minato sambil melihat Kushina yang berjalan di depannya
Pada akhirnya Minato dan Kushina pulang bareng, itupun paksaan dari Minato
"Ne Kushina-chan"
"Hn"
Minato menghela nafas kemudian mendekati Kushina
"Gomenne"
"Hn"
"Kau masih marah ?"
"Menurutmu ?" Kushina memalingkan mukanya
"Jika kau masih marah aku cium nih"
BLUSH
"A-apa kau bilang ?!"
"Hehehe" Minato berlari
"Sini kau" Kushina mengejarnya
"Hahahaha" tawa Minato
"Grrr" geram Kushina sambil terus mengejar Minato
Setelah beberapa lama kejar-kejaran, akhirnya mereka beristirahat di taman terdekat (?)
"Jadi... kau masih marah ?" Tanya Minato sambil ngos-ngosan
"Huh!" Kushina hanya memalingkan kepalanya
Inilah sifat tokoh kesayangan kita, Kushina yang keras kepala membuat Minato bingung
"Aku harus berbuat apa supaya kamu tidak marah?" tanya Minato
"..."
Oke, Kushina diam saja #plak
'Hah, bagaimana ini?' batin Minato sambil mengacak-acak rambutnya
Lalu muncul bola lampu berukuran 5 watt di atas kepala Minato. Eh salah, author ralat
Lalu muncul ide di atas kepala Minato
'Aha! Aku tahu!'
"Ayo Kushina-chan" ucap Minato
Kushina mengernyitkan dahinya
"Kushina, kau mau makan ramen ?"
"Hah ?"
"Aku bayarin deh" ucap Minato
"Benarkah ?" tanya Kushina
"Sudahlah, ayo" Minato menarik Kushina
"Hei, kita mau kemana ?" tanya Kushina yang kaget karena ditarik Minato
"Kau lihat saja nanti" jawab Minato sambil terus jalan
Ternyata mereka pergi ke Kedai Ichiraku
"Di sini tempatnya ?" tanya Kushina
"Ya. Dan percayalah, ramennya adalah yang terenak di kota ini" ucap Minato yang lalu kembali menarik Kushina masuk
Loh kok Minato jadi promosi ? Biar kedai Teuchi-san makin ramai yah. Kasihan Naruto kalau kedainya makin ramai, nanti dia gak dapat ramen
Oke, abaikan itu
"Halo. Kalian mau pesan apa?" tanya Teuchi selaku pemilik Ichiraku
"Paman, kami mau pesan ramen. Kau mau apa Kushina-chan ?"
"Ramen asin ukuran jumbo" jawab Kushina semangat dan dia sadar bahwa dia menyebutkan makanan favoritnya. Kemudian dia menutup mulutnya
Minato melongo melihat Kushina. Wajahnya tampak riang dan ia menjawab dengan nada yang bersemangat. Entah mengapa, Minato merasa ada yang berbeda dari Kushina. Padahal ia mengajak Kushina ke kedai ramen, tapi mengapa Kushina sampai seriang itu ?
Menyadari bahwa Minato menatapnya, Kushina menutupi wajahnya, atau tepatnya menutupi semburat merah di pipinya. "Memangnya kenapa kalau aku suka ramen ? Salah ?"
Minato menggeleng. Sedetik kemudian ia tertawa.
"Hei, tidak ada yang lucu! Berhenti tertawa !"
"Ma-Maaf, aku tidak menyangka kalau kau suka ramen. Tidak apa-apa, tidak salah kok. Kenapa kau tidak bilang dari tadi ?" tanya Minato sambil tersenyum.
"Aku malu tahu !"
"Tidak perlu malu. Memangnya kenapa harus malu ? Tidak ada yang salah kok. Baiklah, aku pesan dulu ya," kata Minato
"Jii-san, aku pesan ramen miso seperti biasa dan ramen asin ukuran jumbo satu," kata Minato pada Teuchi kemudian Teuchi membuat pesanan mereka
Ia benar-benar tertawa dalam hatinya. Ia tak menyangka bahwa gadis yang ia cintai menyukai ramen. Minato tidak akan jijik, tapi ia merasa gadis itu benar-benar berbeda. Baginya, ini sangat membantu. Tentu saja, ia jadi tidak bingung bila mengajak Kushina makan
"Pesanan sudah siap, silahkan menikmati" ucap Teuchi kemudian menghidangkan pesanan mereka
"Arigatou" ucap mereka
"Douita" kemudian Teuchi melanjutkan pekerjaannya
"Itadakimasu" ucap mereka kompak
Kushina langsung melahap ramennya. Wajahnya saat makan ramen sangat lucu menurut Minato
Tiba-tiba saja Kushina menengok ke arah Minato
"Kenapa ? Ada yang salah denganku ?" tanya Kushina
"Kau makan masih berantakan" minato terkekeh sambil mengambil sapu tangannya
Minato kemudian membersihkan pipi Kushina yang terkena kuah ramen
BLUR eh salah BLUSH
Wajah Kushina langsung memerah
"Loh, kenapa wajahmu memerah ? Apa kau sakit ?" tanya Minato polos
Minato emang kurang peka ama cewek yah, udah tau mukanya merah tapi tidak tau kenapa. Pantesan saja di fic lain kau selalu kena bogemnya Kushina. Author juga bingung, gurunya mesum bukan main tapi Minatonya kagak
"A-ah, tidak, kayaknya karena kuah ramen ini panas" ucap Kushina
Gak mungkin kan kalau Kushina ngomong "mukaku merah karena kamu". Okeoke, author nge-spam kita kembali ke cerita
(Minato : author hobi nge-spam nih -.-".
Author : biarin :p, lagi pula word-nya kan banyak, jadi sesekali author nge-spam.
Kushina : bukan sesekali, tapi sering
Author : back to story #mengalihkan pembicaraan. Minato & Kushina sweetdrop)
"Oo" ucap Minato yang polos
"Apa vampir juga bisa makan makanan manusia ?" Tanya Kushina ragu-ragu, untung saja kedainya rame sehingga pembicaraan mereka tidak terdengar
"Bisa, tetapi asupan utama vampir adalah darah"
"Selama ini kau minum darah siapa ?" Tanya Kushina. Dia ingin mengorek informasi dari Minato
"Keluargaku, aku meminum darah adikku"
"Adik ? Kau tidak meminum darah ayah dan ibumu ?"
"Yah sebenarnya saja boleh, tetapi ayahku sangat posesif dengan ibuku sedangkan ayahku adalah raja vampir untuk saat ini sehingga ada syaratnya"
Kushina termanggut-manggut
"Jika ada yang ingin kau tanyakan, tanyakan saja Kushina-chan"
"Emm, aku ingin bertanya, kan kita beda kelas. Ja-jadi ba-bagaimana aku memberikan da-darah kepadamu ?" Tanya Kushina terbata-bata
"Tiap pulang sekolah bisa, kerumahku juga bisa"
"Ru-rumah ?"
"Ah iya, besok hari minggu. Kau mau ikut aku ? Yah anggap saja jalan-jalan"
"Emm, a-aku ikut"
"Ayo kita pulang, aku antarkan sampai rumah"
Di depan kediaman Uzumaki
"A-arigatou, emm"
"Minato"
"Hah ?"
"Panggil saja Minato"
"Emm, Mi-Minato-kun ?"
"Jangan lupa besok jam 9 yah, aku jemput" ucap Minato sambil mencium kening Kushina dan berlari
3
2
1
"APA YANG KAU LAKUKAN DATTEBANE ?!" Teriak Kushina dengan muka merah
"Hehehe"
Kemudian Kushina memasuki kediamannya dan disambut oleh Arashii di depan pintu
"Hmm Kushina... Itu tadi siapa ?" Goda Arashii
"Hah ?"
"Itu tuh, yang tadi di depan rumah"
"Teman"
"Bener ? Bukan pacar ?"
"A-ANIKI BAKAA" teriak Kushina dengan muka merah
"Hoam, Kushina-nee dan aniki berisik" ucap Nagato yang tiba-tiba muncul
"Salahkan aniki"
"Lah, apa salahku ? Kan aku tanya"
"Huh" Kushina memalingkan mukanya
"Wah aniki, Kushina-nee ngambek tuh" ucap Nagato
Arashii langsung bingung
"Aku mau ke kamar dulu" ucap Kushina kemudian menaiki tangga menuju lantai 2
"Tuh aniki, Kushina-nee ngambek tuh" ucap Nagato
"Bantu dong" ucap Arashii
"Imbalan ?"
Arashii tiba-tiba sweetdrop
'Yaampun, kok punya adik kayak gini yah' batin Arashii
"Becanda aniki, mau bantuiin apaan ?" Tanya Nagato
"Hmm, aku punya ide" ucap Arashii sambil menyerigai
"Ide apaan ?" Tanya Nagato kemudian Arashii mendekati Nagato dan membisikkan ide itu
"Hmm... Bagus bagus... Oke kita pakai ide aniki"
Kedua Uzumaki itu menyerigai
Di kamar Kushina
"Ya-ya ampun, aku harus bagaimana dattebane ? Aku tidak bisa kabur dari dia, mesti memberikan darah ke dia juga, dan besok aku akan jalan-jalan dengan dia. Apa salahku kami-sama ?" Ucap + tanya Kushina
Tiba-tiba tercium aroma ramen
"Waah, aku mencium bau ramen" ucap Kushina kemudian ada yang mengetok pintu kamarnya
"Kushina-nee, kita makan yukk" ajak Nagato sambil mengetok pintu
"Ah, sebentar, kau duluan saja, aku belum mandi" ucap Kushina yang kemudian masuk kamar mandi
"Oke" kemudian Nagato pergi kedapur
Di dapur
"Bagaimana ?" Tanya Arashii
"Dia mandi dulu" ucap Nagato
"Oo" Arashii ber-oh-ria
"Semoga aja ide aniki berhasil"
"Amin (?)"
Eh ralat tuh kata. Iya kali ngomong Amin. Kan mereka penganut aliran Jashin (?)
(Hidan : kau ngapain bawa Jashin-sama kesini
Author : lah, terus apaan ?
Arashii : iya kali dewa Jashin (-_-")
Nagato : yah jangan Jashin juga
Author : diubah jadi alhamdulilah aja kali yah #tampangpolos
Nagato, Arashii, Hidan : INI DI JEPANG, BUKAN INDONESIA
Author : yaudah author ralat tuh kata)
"Moga-moga ide aniki berhasil"
"Kushina turun tuh" ucap Arashii ketika mendengar suara orang turun
Kushina menggunakan gaun tidur dengan lengan panjang dan gaun itu berwarna putih (?)
(Kushina : et dah, jadi sadako dong (-_-)
Author : sono balik ke cerita
Kushina : iya iya)
"Waaah ada ramen asin" ucap Kushina riang sambil duduk
"Kau boleh makan ramen ini jika kau memaafkan aniki" ucap Arashii
"Emang aniki salah apa ?" Tanya Kushina polos membuat Arashii facepalm
"Kau lupa ? Ya ampun"
"Tadi Kushina-nee teriak kenapa ?" Tanya Nagato
"Hmm, oh aku ingat" ucap Kushina
"Jadi ?" Tanya Nagato dan Arashii
"Yah aku maafkan, kan cuma begituan doang" ucap Kushina
"Ya sudah, kita makan yukk" ajak Arashii
"Itadakimasu" ucap 3 orang itu kompak di meja makan
Skip time, besok paginya
"Mmm..." Dengan setengah sadar, Kushina berusaha bangun dari tidur nyenyaknya dengan mimpi-mimpi indah
"Jam berapa sekarang?"
Saat ini jam menunjukan pukul 08.30
5
4
3
2
1
"HAH?! GAWAT AKU TERLAMBAT!" teriak Kushina ketika menyadari jam berapa sekarang. Dengan kecepatan kilat Kushina langsung menyambar handuk dan melesat cepat ke kamar mandi. Setelah mandi, Kushina langsung mencari baju yang pas. Dan semuanya tepat waktu
"Kushina, pacarmu datang tuh," goda Arashii di depan pintu kamar Kushina tepat setelah Kushina selesai
"ANIKI ! Ah baiklah aku akan segera turun" ucap Kushina kesal karena digoda (lagi) oleh Arashii
Saat Kushina turun, dia melihat Minato yang sedang menunggunya di ruang tamu
"Ohayou Mi-Minato-kun, maaf menunggu lama" ucap Kushina
"Ohayou Kushina-chan. Tidak lama kok dan wow, kau cantik sekali" ucap Minato sambil berdiri dan terpesona setelah melihat penampilan Kushina
Author dan kawan-kawan author akan menjelaskannya penampilan Kushina dan Minato
Kushina menggunakan blus berwarna putih dan rok diatas lutut berwarna hitam. Tas selempang berwarna putih dan flat shoes berwarna hitam. Rambut digerai dan terdapat jepit hitam di poninya.
Minato menggunakan kemeja lengan pendek berwarna hitam, dengan dua kancing dibuka dan memperlihatkan kaus putih yang ia pakai di baliknya. Kaki terbalut celana jeans
Kok kayak mau ngelayat yah ? Serba hitam
Abaikan kalimat itu
"Kok kalian pakai pakaian serasi ? Jangan-jangan kalian benar-benar..." Goda Arashii yang sudah turun
Tiba-tiba muka Kushina dan Minato memerah
"A-ANIKI !"
"Emm, kalau boleh tau namamu siapa ?" Tanya Arashii mengabaikan Kushina
"Oh, saya lupa memperkenalkan diri. Nama saya Minato Namikaze, panggil saja Minato. Salam kenal" ucap Minato
"Kau anak dari pemilik Namikaze corp kan ?" Tanya Arashii memastikan
"Iya, dan kalau tidak salah Namikaze corp juga menjalin kerja sama dengan Uzumaki corp kan ?"
"Iya, jadi kau anak dari Fukuda-san" ucap Arashii disambut anggukan dari Minato
"Namikaze corp ?" Tanya Kushina
"Iya, kau tidak tahu itu Kushina, ya ampun" ucap Arashii, Kushina kelewatan polos
"Jaga Kushina yah Minato" ucap Arashii sambil mengedipkan sebelah mata
"Iya, ayo Kushina-chan" ucap Minato
"Aniki, ittekimas" ucap Kushina sambil berjalan ke pintu depan dengan Minato
"Itterashai" ucap Arashii
-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.
Gimana dengan ceritanya ? Semakin menarik gak ? Maafkan author karena tidak ada adegan Fugaku dan Mikoto *ber-ojigi*. Author usahaiin chapter 4 ada adegannya. Author mau cerita dikit chapter ini berawal dari ikan loh :v
Pas author ngecopy ini dari memo ke bbm chat tiba-tiba nongol emoticon ikan. Sontak author ama editor (anggi) ketawa ketawa dan ide pun muncul. Itu juga dari tanggal 17 sampai 18 bahas fanfic dan jika ada kata2 yg ditambahin ikan jadi ketawa. Kayak, Kushina pergi keruang tamu eh author langsung bilang ke editor (anggi) ruang kolam ikan. Langsung aja ketawa
Kok author malah cerita begituan yah :v
-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.
Pasti ada yang bingung di bagian ini *pede tingkat akut* #plak
"Mau ku antar ? Sekalian aku akan menjelaskan semua tentang segel itu dan alasan kenapa aku menyegelmu" ucap Minato. 'Yah tidak semua' batin Minato
Maksud dari 'yah tidak semua' itu yah Minato gak akan memberitahu alasan utamanya menyegel Kushina (selain janjinya). Author spoiler dikit deh, Kushina di incar vampir-vampir liar karena darahnya. Jika Minato terluka parah karena di tusuk senjata yang terbuat dari perak & tusukannya sangat dalam dan Minato meminum darah Kushina maka dia akan sembuh dalam waktu kurang lebih 2 jam. Padahal luka yang parah dan dalam dapat sembuh sekitar 1 hari
Pasti pada bingung kan ? Baca saja di chapter mendatang :v
-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.
Nu Shi Hottest Queens : makasih loh udah nge-baca fanfic ini, jadi keingat tuh anime yah hehehe. Emm author ama editor (anggi) bingung nih, maksud dari penulisan lebih diperhatikan apaan yah ? Anyway thanks udah membaca fanfic ini
Itakun : hehehe, arigatou sudah membaca fanfic ini dan bilang lucu, ini udah lanjut kok :)
Kushina Riza Himawari : terima kasih sudah membaca fanfic ini. Wah bikin penasaran yah hehehe. Arigatou sudah nge-support author (TWT)
-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.-.
Kushina : author kebanyakan spamnya nih
Minato : iya, percakapannya kurang
Author : seimbang kok
Arashii : hobiku nge-goda Kushina TAT
Author : lah emang kenapa ?
Arashii : abis di goda pasti di bogem Kushina *bisik-bisik ke author dan Minato*
Minato : kau terlalu jujur Arashii, aku juga kali *bisik-bisik juga*
Author : author juga kali *bisik-bisik*
Minato & Arashii : emang kau godaiin Kushina ? *teriak*
Kushina : hah ?! Author godaiin aku ?
Author : sst, jangan teriak juga, kalau aku kebanyakan spam pasti di bogem *bisik-bisik*
Kushina : aku dengar itu *mode habanero*
Author : e-etto Kushina-chan *kabur bersama Minato & Arashi*
Author : *balik lagi* terima kasih sudah membaca fanfic ini dan REVIEW PLEASE *kabur*
THANKS SUDAH MEMBACA FANFIC INI, FOLLOW DAN FAV FANFIC INI, DAN REVIEW FANFIC INI (TWT)
