I LOVE YOU, MY HYUNG
[ CHAPTER 3 ]
AUTHOR : HADI EKO SISWANTO PUTRO (Prince Hadhi ESP)
PAIRING : BAEKYEOL / CHANBAEK
GENRE : FAMILY, INCEST, PEDOPHILE, ROMANCE, YAOI, BOY X BOY
RATE : T menuju M(esum-mesum dikit) ^^
LENGTH : CHAPTERED
DISCLAIMER :
Member EXO milik keluarga mereka masing-masing, SM entertainment dan tuhan, Fanfiction ini murni milik saya pribadi dari hasil pemikiran otak saya yang terbatas dan imajinasi liar saya ini, CERITA INI PUNYAKU BUKAN PUNYAMU. SO, DIHARAMKAN UNTUK COPAS atau PLAGIAT MILIKKU...
maaf ya kalo alur ceritanya kecepetan.
Oiya, banyak banget TYPO disini... harap maklum ya, Karena saya bukanlah manusia yang sempurna. Jadi maaf, jika kalian membacanya tidak begitu nyaman !
NOTE : Karena banyak permintaan agar umur Chanyeol diubah, jadi saya ubah umur Chanyeol menjadi umur 12 tahun kelas 2 SMP.
#
#
#
WARNING : Mohon Jangan jadi SILENT READERS !
NC 18+
Disini Banyak DIRTY TALK !
YANG DIBAWAH UMUR DIMOHON JANGAN BACA !
I TOLD YOU
IF YOU DON'T LIKE THIS FANFIC, PLEASE DON'T READ
AND GET OUT!
#
#
#
*** HAPPY READING ***
#
#
#
"Hyung yakin?"
"Iya Yeolli, ayo masukkan."
JLEBBBB
"Ahhh... Yeolli aahhhh ... "
"Itu suara apa ribut-ribut begitu?" Heechul yang merasa terganggu dari aktifitasnya membaca katalog kosmetik dengan suara aneh yang keluar dari kamar kedua putranya bangkit menuju kamar itu.
"Baekhyun... Chanyeol... kalian sedang apa nak?" Heechul memutar kenop pintu kamar.
CEKLIKK
oh tidak, kamar itu lupa ditutup rapat oleh pemiliknya.
#
#
~ I LOVE YOU, MY HYUNG [ Chapter 3 ] ~
#
#
"Yeolli." Baekhyun dengan reflek menarik penis Chanyeol yang sudah bersarang sepurna, tangannya langsung menarik lengan Chanyeol dan menutupi tubuh telanjang mereka berdua dengan selimut.
Heechul eomma pun masuk kedalam kamar, melihat kedua putranya bergulung ditempat tidur. "YA! Baekhyun-ah, Chanyeol-ah, kalian tidak mandi?"
Baekhyun membuka selimut hanya untuk mengeluarkan kepalanya saja, "Nanti Eomma, Baekki masih ngantuk" Baekhyun berbohong.
"Yeolli juga eomma." Chanyeol juga ikut berbohong.
Heechul mendekati tempat tidur dan duduk ditepi, "Tapi kan bia badan kalian segar, setelah mandi kalian bisa makan dan langsung tidur, sayang."
"Iya nanti Baekki dan Yeolli mandi eomma." Tukas Baekhyun.
"Yasudah sana cepat mandi." Heechul menarik selimut yang menyelimuti kedua anaknya, namun ditahan oleh Baekhyun, "Loh, kenapa ditahan sayang?"
"Jangan eomma, aku masih mau selimutan dulu."
"Iya, tapi nanti setelah kalian mandi dan makan."
"Iya eomma, nanti." Tukas Baekhyun memohon.
"Tidak ada nanti, eomma mau sekarang."
"Nanti eomma, jebbal." Kini anak bungsunya yang memohon.
Heechul menghela nafasnya, dia menyerah, "Yasudah, tapi nanti kalian berdua mandi ya. Eomma tunggu dimeja makan."
"SIAP EOMMA." Pekik dua saudara itu. heechul pun beranjak dari kamar kedua putranya dan keluar.
Baekhyun membalikkan tubuhnya menghadap Chanyeol, "Yeolli mau dilanjut?"
"Lanjut? Apa Hyung?"
Baekhyun tersenyum sambil mengelus lembut surat adiknya itu, "Titit Yeolli masuk kedalam lubang Hyung."
Entah mendapat perintah darimana Chanyeol mengecup kedua kelopak mata Baekhyun bergantian, Baekhyun hanya memejamkan matanya merasakan hangat yang diberikan bibir Chanyeol dikedua kelopak matanya.
"Aku takut Hyung sakit, nanti lubang Hyung bisa robek kalau titit Yeolli dimasukkan kesana. Tadi saja Hyung bilang Ahhh ... ahhh ... ahhh... itu tandanya sakit kan Hyung?"
Baekhyun tersenyum, dia mengecup kening Chanyeol lembut, "Tidak kok Yeolli, tadi itu Hyung merasa geli jadi Hyung bilang Ahhh ... ahhh.. ahhh begitu."
"Yeolli kira Hyung kesakitan gara-gara Yeolli masukin titit Yeolli kepantat Hyung."
"Tentu tidak sayang."
"Ahhh... "
"Titit Hyung bangun nih... " Chanyeol mengelus penis Baekhyun yang memang sedaritadi menegang ingin dimanjakan.
"Jangan menggoda Hyung Yeolli.. Ahhh.."
"Yeolli tidak menggoda Hyung, Yeolli ingin membantu Hyung saja." ucap Chanyeol nakal sambil terus memijit penis Baekhyun.
"Kunci pintunya dulu Yeolli, takut eomma masuk lagi." Bisik Baekhyun sambil menjilat kuping Chanyeol.
CUP~
"Arraseo Hyung." Chanyeol mengecup bibir Baekhyun sekilas, menyingkap selimut yang menutupi tubuh telanjangnya dan mengunci pintu kamar.
"Sudah Yeolli?"
"Sudah Hyung."
"Sini." Panggil Baekhyun, Chanyeol berbalik matanya membulat seketika, oh, penisnya pun bergerak mengacung keatas. Chanyeol melihat Baekhyun yang menumpu kepalanya dengan tangan kanannya sambil memainkan penisnya yang menegang dan basah karena precum itu.
Chanyeol berjalan mendekat, "Hyung kau basah sekali."
Baekhyun mengangguk imut sangat imut malah, "Ini salahmu Yeolli."
"S-salah Yeolli? Memangnya Yeolli berbuat salah apa sama Hyung?"
Baekhyun menarik tangan Chanyeol, menjatuhkan tubuh Chanyeol yang sedikit lebih besar darinya lalu menindihnya. "Salahmu adalah, kau terlalu seksi Yeolli."
"Seksi? Yeolli Seksi Hyung? Bagian mananya?"
"Mau Hyung tunjukkan bagian mana saja yang menurut Hyung seksi, Yeolli?"
Chanyeol mengangguk, "Mau Hyung."
Baekhyun menyeringai, "Yang pertama itu ... "
Baekhyun mengelus lembut bibir merah muda milik Chanyeol, dikecupnya perlahan bibir itu, melumatnya lembut tanpa menuntut. Chanyeol memejamkan kedua matanya merasakan lumatan yang diberikan kakaknya pada bibirnya. Perlahan Chanyeol mengikuti permainan Baekhyun, dia mengalungkan lengannya dileher Baekhyun.
Baekhyun tersenyum dalam ciuman mereka, dia senang karena bukan hanya dirinya yang bermain. Chanyeol pun bisa mengimbangi permainannya. Bunyi kecipak permainan lidah mereka sedikit nyaring dikamar itu. baekhyun perlaman melepas tautan bibir mereka, terlihat benang saliva saat bibirnya menjauh dari bibir Chanyeol.
"Yang kedua yang ini ... "
"Ahhh Hyung ahhh ... "
Baekhyun mencubit kedua Nipple coklat Chanyeol, mengusap lalu mengigitnya. Bermain-main disana, membuat desahan demi desahan lolos dari mulut Chanyeol.
"dan yang terakhir tentu saja yang ini ... "
"Ssshhhh aahhh geli Hyunggg ahhh ... "
Baekhyun menggenggam penis Chanyeol, mengocoknya perlahan. "Enak Yeolli?"
Chanyeol mengannguk, "Ahhh... iyahh Hyunghh."
"Kau ingin Hyung ajarkan sesuatu Yeolli?"
"Ahhh.. apahh ituhh Hyungg aahhh?" tanya Chanyeol dalam desahan, tangan Baekhyun terus saja mengocok intens penis Chanyeol. Sesekali memberi pijatan pada titik sensitif dipenis itu.
"Tapi setelah Hyung ajarkan, Yeolli harus janji akan memuaskan Hyung jika Hyung meminta pada Yeolli, ya?"
Chanyeol mengangguk,"Iya Hyung."
"Oke bersiap ya, ini akan sedikit sakit Yeolli." Baekhyun menaikkan kaki kanan Chanyeol dan ditaruh keatas pundaknya. "Cakar saja punggung Hyung jika kau merasa sakit, ne."
Chanyeol mengangguk, "Iya Hyung."
JLEBBB
"Arrgghh, sakit Hyung hiks.. hiks." Tanpa aba-aba dan tanpa pelumas atau pun jelly, Baekhyun memasukkan penisnya kedalam hole Chanyeol. Chanyeol merasakan tubuhnya bagai dibelah menjadi dua, sakit.
Baekhyun mendiamkan penisnya didalam hole Chanyeol, dia mendekati wajah Chanyeol mengecup kedua kelopak mata adiknya yang berurai air mata itu, "Mian, kalau kau sakit Hyung lepas ya."
"Jangan Hyung, lanjutkan saja, katanya Hyung mau mengajari Yeolli."
Seperti diberi lampu hijau, Baekhyun mulai memaju mundurkan pinggulnya. Membuat gesekan antara penisnya dan dinding hole Chanyeol.
"Ahh Hyung... ahhh ... ahhhhh ..." Chanyeol mendongakkan kepalanya keatas sambil memejamkan matanya, merasakan sensasi aneh yang baru pertama dia rasakan.
Baekhyun menghentikkan gerakan in out-nya didalam hole Chanyeol, dia langsung melepas penisnya dari dalam hole Chanyeol.
"Hyung kenapa dilepas?" tanya Chanyeol sedikit kecewa.
"Sekarang giliran Yeolli melanjutkannya, pantat Hyung sudah gatal Yeolli." Jawab Baekhyun, yang kini merubah posisinya menjadi menungging didepan Chanyeol memperlihatkan lubang pantatnya yang berkedut minta dimanjakan.
"T-tapi Hyung, nanti Hyung sakit bagaimana? Yeolli saja tadi sakit Hyung."
"Tida apa-apa, sudah cepat Yeolli, Hyung sudah tidak tahan." Rengek Baekhyun, sepertinya dia harus sadar kalau umurnya sudah tua untuk melakukan hal itu.
Chanyeol memposisikan tubuhnya tepat dibelakang Baekhyun tangan kanannya memegang penisnya yang menegang sempurna itu dan mengarahkannya kearah hole Baekhyun, sedangkan tangan kirinya memegang pinggang ramping sang kakak. "Siap ya Hyung."
JLEEBBBBB
"Ahhhhh ..." Teriak Baekhyun saat Penis Chanyeol masuk seluruhnya dalam satu hentakkan.
Dengan perlahan Chanyeol menggerakkan Penisnya didalam hole Baekhyun. Chanyeol memaju mundurkan Penisnya intens dan teratur membuat desahan nikmat meluncur dari mulut Baekhyun tanpa henti. Disaat itu juga Chanyeol menyentuh Sweet spot Baekhyun. Cepat sekali anak itu menemukan titik nikmat Baekhyun.
"Ouuhh Fuckk.. Ahhhhh.. aahhh Chayeoll aaahhhh iyaa ituhh ahhhh... enakk .. teruss.. ahhh." Racau Baekhyun tak karuan. "Ahhh... enakkk.. Chanyeol ... Ahhh rasanyaa gelii ... Ahhhh... ahhhhh..."
"Ahhh Lubang Hyung Ahhh sempitt sekalihh Ahhhh ... aku sukaa Ahhhh .. ." Chanyeol pun mendesah tak karuan seperti Baekhyun.
Mereka mendesah berdua, mereka benar-benar tidak menghiraukan jika nanti bisa saja Heechul eomma datang kembali kekamar mereka, memebawa kunci cadangan dan memebuka kamar mereka. ahh, bisa mati mereka jika sepasang kakak dan adik melakukan hubungan terlarang. Terlebih, melakukan hubungan badan.
"Aahhhhh Chanyeoll ahhhhh ... lebih cepat aaahhh."
Baekhyun merasakan Penis Chanyeol berkedut didalam holenya, dia tau kalau Chanyeol akan klimaks. Baekhyun mengerutkan holenya, hingga menjepit Penis Chanyeol. Chanyeol mengerang enak.
"Hyunggg .. Ahhhh ... titi Yeolli aaahhh .. Ahhh aku sudah tak tahann Ahhhh...
Chanyeol memercepat sodokannya, Baekhyun meringis antara rasa sakit dan nikmat beradu menjadi satu.
"AAAAHHHH ... OOOUUCCHH ... AAAAHHHH CHANYEOL / HYUNGGGG.. AHHHHH... " desah panjang Chanyeol dan Baekhyun bersamaan. Chanyeol dan Baekhyun ambruk bersamaan.
"Hyung ini hebat." Ucap Chanyeol dari belakang dengan Penisnya yang masih berada dihole Baekhyun.
"Kau juga begitu hebat, Yeolli." Ujar Baekhyun, dia merasakan sesuatu yang hangat menyembur memenuhi tubuhnya.
"Yeolli ayo kita mandi dan makan, takut eomma menunggu kita." Tukas Baekhyun menyadarkan adiknya yang hampir jatuh tertidur.
"O-oh, iya Hyung ayo."
#
#
#
~ I LOVE YOU, MY HYUNG~
#
#
#
hubungan tersembunyi Baekhyun dan Chanyeol terus berlanjut, mereka berdua benar-benar ahli menutupi semuanya terutama dari eooma mereka, Heechul. Mereka berdua intens melakukan hubungan badan jika ada waktu dan kesempatan tak jarang dalam sehari mereka dapat melakukannya sampai 15kali.
"Terima kasih Kris sudah mau mengantar Yeolli pulang." Seru Chanyeol riang pada sosok seorang Namja blonde yang tubuh tingginya tak jauh berbeda dari Chanyeol. Kris adalah teman sekelas Chanyeol, hari ini Baekhyun tidak bisa menjemput Chanyeol seperti biasanya jadi Kris yang mengantar Chanyeol pulang.
Kris tersenyum sambil mengusak rambut Chanyeol, "Iya sama-sama Yeolli."
"Kris tidak mau mapir kerumah Yeolli?"
Kris lagi-lagi tersenyum, "Tidak usah Yeolli, aku langsung pulang saja."
"Okeh, hati-hati dijalan ya Kris."
"Yeolli..."
"Iya Kris, ada apa?"
CUP~
Kris tiba-tiba menegcup kilat bibir Chanyeol, yang dicium hanya diam mematung. "Sampai jumpa besok Yeolli, Annyeong." Kris pun melajukan motor sport-nya.
"Bagaimana rasanya Yeolli? Enak?" terdengar sebuah suara dari arah belakang Chanyeol.
Chanyeol berbalik, "Baekhyun Hyung, M-maksudnya apa?." Ya, Baekhyun sedaritadi melihat apa yang dilakukan adiknya dan namja blonde itu.
"Itu, Namja yang mencium Yeolli tadi, ciumannya bagaimana? Enak kah?"
Chanyeol menggeleng, "Tidak Hyung, dia memang orangnya seperti itu, pada semua orang juga dia seperti itu."
"Berarti kau sudah biasa dicium seperti itu oleh dia, eoh?"
"Bu-bukan seperti itu Hyung, tapi—"
"Sudahlah, tidak ada yang perlu Yeolli jelaskan, Hyung kecewa sama Yeolli."
GREB~
Chanyeol dengan sigap memeluk tubuh Baekhyun saat Baekhyun hendak pergi berlalu dari hadapan Chanyeol.
"Hyung jangan marah sama Yeolli, maaf kalau Yeolli membuat Hyung sedih."
"..."
Jantung Baekhyun bergemuruh, nafasnya memburu, mungkin Chanyeol bisa merasakannya. Matanya sangat dekat dengan mata Baekhyun. Hangat, terasa hangat dan Basah. Iya, hangat dan basah Baekhyun rasakan kini dibibirnya. Baekhyun mulai memejamkan matanya merasakan setiap lumatan hangat yang diberikan Chanyeol padanya, Baekhyun pun mulai membalas lumatannya, Chanyeol memaksa mulut Baekhyun terbuka, lidahnya kini bermain-main didalam rongga mulut Baekhyun. Lidah mereka saling bertautan satu sama lain, Chanyeol kini sangat ahli dalam berciuman mungkin ajaran Baekhyun setiap malam. Baekhyun dorong tubuh Chanyeol perlahan, dia tidak bisa bernafas. Chanyeol tidak mengizinkannya mengambil nafas, dia terlalu asik menciumi Baekhyun.
"Hyung ... "
"Eum."
"Saranghae ... Jeongmal Saranghae Baekhyun Hyung."
"Yeolli..."
"Hyung ..."
"Ada yang bisa menjelaskan pada Eomma semua ini? Baekhyun-ah? Chanyeol-ah?"
"EOMMA ?!" pekik Chanyeol dan Baekhyun bersamaan saat suara eomma mereka, Heechul menginterupsi kegitan mereka—berciuman.
"Kenapa kalian berdua berciuman seperti itu, eoh?"
#
#
#
*** TO BE CONTINUED ***
*** © Prince Hadhi ESP ***
#
#
#
HAI READERSSSS ...
Doohhh maaf ya saya Update-nya lama ...
Hohhohohoh
Jadi sekali lagi maaf ya kalau membuat kalian menunggu ... #BOW
Bagaimana dengan Chapter ini ?
Apakah kurang memuaskan?
Maaf ya kalo kurang memuaskan para Readers semua ...
Oke, saya mohon maaf ya kalau ada Riview yang tidak bisa saya balas.. sekali lagi maaf ...
Tunggu kelanjutan cerita ini ya Guys ...
Annyeong ...
