Teach Me Again

KyuMin

YAOI

^^ Happy Reading ^^

Desclaimer : Kyuhyun milik Sungmin, Sungmin milik Kyuhyun, Kyuhyun dan Sungmin milik TUHAN juga kedua orang tuanya. kalau Cerita ini adalah milik Mayu Shinjo tapi FF ini adalah REMAKE milik saya.

WARNING : TYPO(S) / YAOI / BL/ NC

DONT LIKE DONT READ, OKEI ^^

CHAPTER 3

Dengan keadaan yang benar - benar terluka Sungmin melangkahkan kakinya untuk pulang. Padahal hari ini dia ada ekstrakulikuler yang harus ia hadiri, tapi melihat keadaannya yang tidak memungkinkan, akhirnya ia memutuskan untuk pulang ke rumah.

Tubuhnya berasa remuk ketika diajak untuk berjalan. Berdiri pun terasa sulit baginya. 'Tuhaaan.. ini benar-benar sakit' lirih Sungmin dengan mengelus-elus bagian bokongnya.

.

.

.

.

Setelah 20menit perjalanan menggunakan taksi, ia pun sampai dirumahnya.

"Aku pulang..." Ucap Sungmin seraya membuka pintu dan masuk ke dalam rumah masih dengan keadaan memegang bagian bokongnya.

Sungmin melangkahkan kakinya menuju kamarnya, melewati ruang tamu yang ramai karena semua keluarganya sedang berkumpul.

"Dari mana saja baru pulang ? Bukan kah tadi kau bersama Hyukkie ?" Langkah Sungmin terhenti ketika mendengar pertanyaan eommanya. "Dan kenapa dengan bokongmu ? apakah ada yang sakit Sungmin-ah ?" Lanjut nyonya Lee ketika mengetahui anak sulungnya merasa kesakitan.

'Tidak mungkin jika aku harus mengatakan aku sehabis diperkosa...' Pikir Sungmin.

"Ahh.. eomma, tadi aku habis jatuh saat melakukan salto di ekstrakulikuler hari ini." Jawab Sungmin berbohong. Gila saja jika Sungmin harus mengatakan yang sebenarnya. bisa mati dia saat ini juga dicincang oleh tuan Lee.

"Lalu bukannya tadi pergi bersama Hyukkie ?" Tanya Nyonya Lee -lagi

"Aku memang bersamanya tadi, tapi ia meninggalkanku saat di stasiun. Dia pergi kencan bersama kekasihnya."

"ooh.. Cepatlah ke kamarmu, Dia sedang menunggumu di sana.."

Setelah mendengar perkataan eommanya, Sungmin langsung berlari menuju kamarnya, dan membuka pintunya.

Seseorang yang sedang berbaring di tempat tidur pun akhirnya terduduk saat mendengar pintu kamar itu terbuka. Sungmin berjalan perlahan menuju ranjangnya yang sangat ia rindukan sekarang. meniduran tubuhnya agar terasa relax. Orang yang berada di samping Sungmin hanya melongo saat melihat keadaan Sungmin yang sangat berantakan.

"Kau berantakan sekali Ming.." Ucap seseorang yang berada di samping Sungmin.

"Diam kau! gara-gara kau meninggalkanku di stasiun aku jadi seperti ini!" bentak Sungmin.

"Mianhae Ming.. bukan maksudku melupakanmu, dan hei apa itu ?" Pekik orang itu saat melihat tanda kemerahan di leher Sungmin.

Sungmin lupa jika di tubuhnya banyak sekali bekas hisapan dan gigitan namja sialan itu. Ia malah membuka beberapa kancing atas kemeja dan memperlihatkan tanda itu pada orang yang masih bengong dan menganga di samping Sungmin.

"Iiiish.. Tidak usah sekaget itu Hyukkie. Aku hanya digigit serangga ketika sedang ekstrakulikuler tadi, dan kau kenapa membolos ?" Jawab Sungmin sesantai mungkin sembari mengalihkan pembicaraan agar orang yang di panggil Hyukkie tadi tak berfikir macam-macam dan bertanya yang aneh-aneh.

"Owh..hehehe, aku kira itu bekas gigitan seseorang."

DEG!

Sungmin jadi ingat kejadian hina tadi saat mendengar ucapan Hyukkie barusan. Mengingat desahannya yang benar-benar terdengar liar. Memanggil - manggil nama namja sialan itu. Aaarrggt, Ingin sekali Sungmin lompat dari gedung pencakar langit dan menginjak kepala si namja sialan itu -Cho Kyuhyun.

"Ming.. Sungmin.. SUNGMIN-AH!" teriak Hyukkie sembari menggerakan tangannya di depan wajah Sungmin saat di rasa Sungmin melamun dengan wajah memerah dihadapannya.

Sungmin tersadar dan menundukan wajahnya. Ia benar-benar malu mengingat kejadian hina tadi.

"Kau kenapa Ming ? Apakah ada yang salah dengan ekstrakulikuler hari ini ?"

"Aniyo Hyukkie. Aku hanya lelah dan lemas. Mianhae ne aku melamun tadi.."

"Gwenchanayo Ming.. ya sudah kalau begitu aku pulang saja. Kau istirahat yaa.. Lain kali, aku ingin menceritakan pengalamanku kencan bersama kekasihku.. Annyeong Sungmin-ah." Ucap Hyukkie seraya pergi dan keluar dari kamar Sungmin.

"Haaaaaaah" Sungmin menghela nafas panjang saat bayang-bayang itu terus saja melewati otaknya. Jujur saja, Sungmin sedikit menyukai sentuhan itu, walaupun kasar tapi ada rasa nikmat di sela-sela kesakitannya.

Dibukanya semua pakaian Sungmin di depan kaca besar yang berada di dekat lemarinya. Dilihat dan diusap tanda kemerahan itu. Tanda kemerahan yang banyak berjejer di leher jenjangnya. Sungmin blusshing sendiri ketika meraba tanda kemerahan itu. 'Tadi Kyuhyun menjilat dan menghisapnya disini' batin Sungmin sambil mengusap-usap semua tanda kemerahan yang terpampang jelas di lehernya.

"Dia menunggu ku lagi di kereta yang sama ?" Ucap Sungmin pada dirinya sendiri. "Aaaaakh! Apa yang kau pikirkan Lee Sungmin ?! Pabboya!" Ujar Sungmin bermonolog. Memukul mukul kepalanya sendiri karena memikirkan hal yang tidak – tidak.

"Kau kenapa Hyung ?" Tiba – tiba tanpa sepengetahuan Sungmin, ada seseorang yang memasuki kamarnya. Karna saking kesalnya mengingat kejadian tadi sore sampai – sampai tak menyadari ada seseorang yang sedang mengetuk pintu.

"SUNGJIN! Kenapa tidak mengetuk pintu ?" Ucap Sungmin kesal dengan terbuiru – buru menggunakan pakaiannya yang tadi sengaja dibuka.

"Aku sudah mengetuk pintu, tapi tidak ada jawaban makanya aku masuk saja dan ternyata pintu tak terkunci.." Jawab Sungjin.

"Ada apa kemari ? kalau tidak ada urusan, cepat keluar sana." Usir Sungmin seraya mengangkat tangannya dan menunjuk pintu kamar.

"Iiish Hyung.. kau menyebalkan sekali!" Sungjin akhirnya pergi dari kamar Sungmin, Sembari menghentak – hentakkan kakinya ke lantai.

'Iish.. kekanak – kanakkan sekali bocah itu' Bantin Sungmin.

Sungmin butuh istirahat sekarang. Tapi ia harus membersihkan tubuhnya yang kotor akibat si namja bejad itu. Sungmin segera melesakkan tubuhnya ke kamar mandi dan mulai membersihkannya dari atas sampai bawah.

Setelah selesai membersihkan tubuhnya, Sungmin langsung Merebahkan dirinya di ranjang. Merelaxkan otot – ototnya yang sempat menegang dan mulai terlelap tidur untuk bertemu mimpi indahnya.

.

.

.

.

.

Pagi ini adalah pagi yang sangat indah. Langit cerah dengan awan biru juga cicitan burung – burung sedang bernyanyi di luar seakan berusaha membangunkan seseorang yang masih bergumul dengan selimutnya.

TOK ! TOK ! TOK !

Bunyi ketukan pintu terdengar sangat keras, andai saja orang itu tidak menutup telinganya dengan bantal.

"Sungmin-ah! Mau sampai kapan tidur terus! Cepat bangun dan sarapan. Sungjin sudah mau berangkat sekolah.." Teriak Seorang yeoja paruh baya yang sedang berdiri di luar pintu kamar Sungmin dengan mengetuk – ngetuk pintunya. "Sungmin-ah.. cepat bangun. Ini sudah pukul 7 pagi.." Lanjut nyonya Lee.

Seseorang yang di panggil Sungmin itu pun bangkit dari kegiatan tidurnya. Menyadari hari sudah semakin siang, ia buru – buru pergi ke kamar mandi dan berteriak. " Ne, eomma.. aku sedang mandi".

Seperti ini lah kegiatan pagi di rumah nyonya Lee, Berisik juga sangat hmm.. Berantakan. Apalagi kamar si sulung, Sungmin.

Setelah beberapa menit di dalam kamar mandi, Sungmin pun akhirnya keluar dengan menggunakan handuk di pinggangnya. Memperlihatkan dadanya yang mulus juga putih. Walau ada beberapa bercak merah yang tidak akan hilang untuk beberapa hari kedepan. Sungmin merutuki keadaan tubuhnya yang sekarang ini. 'Kenapa ini tidak mau hilang! Padahal aku sudah menggosoknya berkali-kali' batin Sungmin kesal.

Sungmin mulai mengenakan pakaiannya tak lupa pula untuk mengoleskan minyak penghilang noda yang bersarang di tubuhnya agar bisa cepat menghilang. Setelah selesai berpakaian, Sungmin pun langsung keluar kamarnya dan menuju dapur untuk sarapan.

Sarapan pun selesai, Sungmin langsung meminta pamit pada eommanya dan meminta eommanya untuk mendoakan Sungmin hari ini. Semoga saja Sungmin tidak bertemu dengan namja setan seperti Cho Kyuhyun.

.

.

.

.

.

15 menit adalah waktu yang cukup lama bila di tempuh dengan jalan kaki menuju stasiun, dan Sungmin melakukan itu. Hitung – hitung olahreaga pagi juga untuk merelaxkan tubuh tegangnya. Apalagi dengan udara sesegar ini. Hmmm.. Sungmin senang jika menyambut pagi secerah ini.

Tak terasa akhirnya 15 menit itu di lalui tanpa kesulitan sama sekali, Sungmin sampai di stasiun tepat pukul 8 pagi. Kereta pun sudah ada dan hampir penuh, Sungmin terpaksa harus memasuki kereta itu, dan berdiri di pojokan dekat pintu masuk. Ia sengaja melakukan itu, agar bisa berontak dan teriak jika ada yang melecehkannya lagi. Ngomong – ngomong tentang melecehkan, Sungmin jadi ingat akan kejadian hina itu, di kereta pukul 4 sore. Untung saja Sungmin hari ini tak bertemu namja Cho itu. Sedikit tenang hati Sungmin.

Tapi, Jika kemarin kereta pukul 4 sore berarti kereta itu akan ada lagi pukul 8 pagi. Karena kereta itu di khususkan untuk pelajar dan pegawai. Jangan – jangan maksud si namja Cho memberitahu bahwa ia naik kereta yang sama ? Oh tuhaaan.. Sungmin tak berfikir sampai situ. Sekarang ia mulai panik, ia takut akan bertemu lagi dengan namja itu.

Sungmin edarkan pandangannya kesekitarnya, tapi Sungmin tak menemukan si Cho brengsek itu. Sedikit bersyukur dalam hatinya.

Baru saja Sungmin sudah bisa bersyukur akan keadaanya sekarang, tapi siapa sangka sentuhan itu ada lagi, dan ini lebih berani. Tangan itu sudah mulai mengedar di bokong Sungmin dan mulai mengelus – elus belahan bokong Sungmin. 'Apalagi ini ?' batin Sungmin merana.

Sungmin tetap diam, Sungmin masih belum mau berontak dan menengok. Tapi tanpa di perkirakan lagi, tangan itu maju kedepan dan memilin nipple Sungmin yang berbalut seragamnya. 'Berani sekali dia, atau jangan – jangan ini ?' pikir Sungmin tanpa pikir panjang langsung menengok dan terlihat lah namja evil sedang berdiri tepat di belakangnya.

Ia benar – benar kaget setengah mati, setelah tau tangan itu milik Cho Kyuhyun, kaki Sungmin serasa lemas dan gemetar. "Eeungh.. Ja..jangan Cho.." Desaha Sungmin tertahan.

"Kau melupakan sentuhanku Min ? Kau bilang jangan. Tapi kau sama sekali tak berontak ketika ku perlakukan seperti ini.. Apa kau menyukainya ?" Tanya Kyuhyun disela – sela kegiatannya yang masih mengusap – usap belahan bokong Sungmin juga nipple Sungmin yang sudah mulai mengeras.

"Stasiun Cheonan, Stasiun Cheonan..yang bersiap turun silahkan periksa barang bawaan anda.." Suara pengumuman mulai terdengar, mengingatkan para penumpang untuk segera turun dan sentuhan itu pun terlepas. Kyuhyun turun di stasiun ini. Ia berjalan keluar dari kereta dan berdiri tepat di luar pintu kereta. Ia menatap Sungmin yang masih berdiri tak bergerak di dalam kereta. 'Ya tuhaan.. Ia menatapku..' batin Sungmin.

"Pintu akan segera ditutup dalam hitungan 10detik.." Ucap si pemberitahu pengumuman.

Waktu pun sudah dihitung mundur, tinggal beberapa detik lagi pintu akan ditutup sedangkan Cho Kyuhyun masih menatapku darei luar pintu kereta. 'Apa ia akan melecehkanku di tempat ini' pikir Sungmin.

Sungmin bingung, Sungmin bimbang. Apa yang Sungmin bimbangkan ?

Akhirnya tanpa pikir panjang, Sungmin berlari memeluk Kyuhyun ketika pintu sudah hampir tertutup. Sungmin benar – benar tak kuasa melihat tatapan mata obsidian itu. Ia seakan luluh dan melebur di dalam tatapan itu.

"AKU TURUUUUUUN!" Teriak Sungmin seraya memeluk namja tinggi yang berdiri di luar kereta, siapa lagi kalau bukan Cho Kyuhyun.

Mereka berpelukan sesaat. Menghirup harum dari masih masing tubuh yang sedang dipeluk. Diusapnya pucuk kepala Sungmin dengan sayang. Dan dikecupnya sedikit sambil berbisik "Kau sudah memilihnya Sungmin-ah.." Ucap Kyuhyun seduktif dengan menjilat lubang telinga Sungmin.

Pilihan yang salah Lee Sungmin...

~TO BE CONTINUE~

maaf jika ini sedikit .

udah jatahnya segitu xD

terimakasih untuk teman - teman yang sudah riview fic gaje ini ^^
ga ada kata - kata yang bisa aku lontarkan untuk kalian selain terimakasih.

untuk beberapa orang yang minta POV dari Kyuhyun belum bisa aku kabulkan. mianhae, tapi jika fic ini selesai, jika teman - teman mau, aku bisa buat sequelnya ^^

tapi di sisi Kyuhyunnya aja ya.. kkk~

aku ga akan merubah alur disini. karna di cerita, orang yang di lecehkannya ga bisa berbuat apa -apa. cuman bisa pasrah aja. #plak

aku ga mao ini jadi panjang dan kaya sinetron -_- kkk~

dan ada beberapa pertanyaan mengenai Kyuhyun suka Sungmin dari dulu atau Sungmin koq bisa pasrah aja sih digituin. nanti ada ceritanya di akhir yaa ^^
so pantengin terus fic ini #plak.

Mohon koreksiannya lagi karena aku masih sangat NEWBIE ^^

Last..

R n R Please ^^

GAMSAHAMNIDA.. *Bow bareng Ming