Disclaimer : Tite Kube - Sensei
A/N: Chapter 3 dari Bleach Something Wrong?
dan merupakan lanjutan part 2 dari Who's the Winner part1
Siapa yang menang ya?
Oke, simaklah semuanya!
But, Warning: This is Gazeboo, Typo (s),
Minim descript, OOC, plotless, dsb!
Who's The Winner?
Part 2
Kekacauan, semua dimulai dari kekacauan ini.
Sponsor, ya, iklan, tak menyangka ada iklan? Tapi ternyata memang ada. Memang, sponsor/iklan apaan ini? Tidak jelas sekali. Tapi bagaimana pun, inilah event yang sempat tersendat itu, BLEACH AWARDS. Enam, sudah enam yang dinyatakan sebagai pemenang. The Best Vice Captain: Matsumoto Rangiku, The Best Pairing: Ulquiorra – Orihime, The Best Female: Hinamori Momo, The Best Student of Karakura: Tatsuki Arisawa, The Best Bankai: Hitsugaya, dan The Best Vizard: Shinji Hirako. Lalu, tujuh nominasi lagi akan diumumkan sekarang, The Best Male, The Best Arrancar, The Best Captain, The Best Shinigami, The Best Zanpakuto, The Best Division, dan The Best Community. Kita 'tonton' saja sekarang!
Tirai Merah naik ke atas, mempertontonkan panggung megah dengan layar super besar yang sekarang kosong tanpa apapun. Tiba-tiba sesuatu jatuh dari atas langit-langit panggung. Brukk! Sesuatu berwarna coklat, memiliki telinga, dapat bergerak dan sedikit dekil, KON!
"Hey, aku bilang jatuhkan aku secara perlahan!" ia berteriak pada seseorang di atas. "Aku jadi tidak keren nih!" gerutunya lagi. Dan, tiba-tiba, menjawab gerutu sang host, sebuah lampu sorot dengan beban tiga kilogram menghantam boneka malang itu. Dan mirisnya lagi, para penonton justru merasa terhibur dengan apa yang mereka saksikan barusan. "Oh, Tuhan!"
"Aku sama sekali tidak senang dengan perbuatan kalian!" Kon berteriak lagi. Dan, ya, seseorang menendangnya jatuh dari panggung. Seorang Isshin sudah pasti dapat melakukan hal itu. Ia sudah melatih tendangan pada Ichigo, anaknya sendiri.
"Hai, Kon! Sedang apa kau di bawah sana?" dan belum sempat dijawab oleh sang 'boneka beruang yang malang', Isshin langsung menimpali, "Oh, biarkan kau menikmati singgahsana-mu. Sekarang aku akan membacakan nominasi hebat. Kalau ada aku di dalamnya, sudah pasti aku yang jadi pemenang. Jadi bersyukur kalian!" katanya membuka pidato kecil. "Baiklah, The Best Shinigami, nominasinya adalah: Matsumoto Rangiku, Toushiro Hitsugaya, Byakuya Kuchiki, Zarakhi Kenpachi, Ranji Abarai. Dan pemenangnya adalah…" Isshin membuka amplop pink yang dipegangnya, dan setelah mengetahui siapa nama yang tercantum di sana, ia berteriak, "TOUSHIRO HITSUGAYA" Dan siapa yang datang? Rangiku sebagai wakil kapten divisi 10 mewakili kaptennya itu.
"Kapten sedang ada masalah. Kalian tahukan? (kalau nggak tahu, baca chapter 2) Biar aku yang mewakilinya. Kapten sudah pasti akan mengucapkan terima kasih kepada kalian untuk kedua kalinya. Kepada divisi 10, aku jadi yakin kita akan membawa banyak piala malam ini. Dan untuk para nominasi termasuk aku, kita shinigami yang hebat! Terima kasih semuanya," ucap sang shinigami orange-panjang itu. Rangiku menuruni panggung, dan kosong-lah panggung itu.
Apa selanjutnya? Kenapa Kon tidak datang juga? Apa dia marah? Kan sudah sepantasnya…(plak!). Dan… tiba-tiba, layar raksasa yang semula berisi warna hitam kosong nan membosankan, sekarang sudah mulai berwarna. Sosok pemuda umur belasan samar-samar mulai jelas dan terdengar suara, "Don't be Sad, Momo!" untunglah Hitsugaya tidak sedang berada di tengah pertunjukkan sang bintang. Kalau tidak, wajah sang artis 'Bieber' akan hancur dibuatnya dan tidak akan ada layar lagi.
Yup, seorang Justin Bieber yang familiar di dunia nyata saat ini sedang menyanyi untuk acara Awards itu. Dengan piano hitam yang tampak elegant, seorang Justin Bieber menghipnotis para hadirin dengan lagu terbarunya, 'Pray' (baca mini series of songz part 2). Setelan Justin Bieber tidak biasa, dengan kaos putih ketat yang sayangnya dibalut dengan jaket kulit hitam, menggunakan sepatu kulit hitam dengan sol tebal yang membuatnya lebih tinggi beberapa mili. Hmm, apa yang terjadi, Justin Bieber tampak sangat natural tanpa sentuhan make-up di wajahnya. Kulit putihnya yang bersih mampu memikat semua wanita di kursi penonton, tanpa memandang shinigami-kah dia, manusia, bahkan Hiyori sang vizard berantakan yang cuek, diam-diam menonton sang bintang bernyanyi dengan tatapan terpesona.
Dan apa yang terjadi? Tiba-tiba Kon kembali ke atas panggung, melakukan lipsing lagu Justin Bieber. Sontak, rawut wajah penonton yang semula menunjukkan kekaguman berubah menjadi kenajisan. Tatapan mereka menjadi sangat sadis, dengan botol kaleng di tangan yang siap menghancurkan sang host. "KEMBALIKAN BIEBER PADA KAMI!" penonton yang mayoritas kaum perempuan ini berteriak mengancam host yang mengganggu suasana itu.
Akhirnya Bieber kembali ke layar kaca. Kembali bernyanyi dan kembali mempesona. Pada akhirnya selesai season tak terlupakan itu. Justin Bieber menutup aksi panggungnya itu dengan kata, "God Bless Bleach!" Dan tepuk tangan penonton menutup aksi panggung dari Justin Bieber.
"Kalian puas dengan saudara kembarku?" Kon mengatakan hal yang menjijikan lagi. Jelas saja, OB harus kembali membersihkan sampah di atas panggung yang baru saja kembali dilemparkan oleh penonton anti Kon dari bangku penonton.
"Hey, kalian ini. Pak OB, biar aku marahi mereka!" Kon berkata pada OB tua yang sedang mengepel bagian belakang. Dan tanpa sepengetahuan Kon, bom rakitan dilempar tepat ke arah Kon. Akibatnya, Kon hilang terhempas entah kemana. Penonton lain bertepuk tangan, menganggap itu bagian dari acara sulap dari Pak OB.
Pak OB tua keriput tiba-tiba mengambil mic di lantai panggung. Ia mendapat inisiatif dari sang 'author' (apa sih!), untuk membacakan nominasi selanjutnya.
"The Best Male: Kurosaki Ichigo, Hitsugaya Toushiro, Byakuya Kuchiki, Renji Abarai, Uryu Ishida. And The Best Male of Bleach Awards goes to Kurosaki Ichigo!" wah, OB berkelas menyambut pemenang dengan bahasa inggris (?).
Kurosaki Ichigo melangkah. Dengan penuh kegagahan dan tatapan tajam pada para nominasi lainnya. Dari tatapannya pada Ishida tersirat "Lihat! Aku menang!" dan Ishida yang dengan mudah mengerti membalas tatapan Ichigo itu dengan tatapan tajamnya yang mengandung arti "cih!"
"Haha! The Best Male. Aku dapatkan ini penuh dengan kerja keras. Terima kasih ya! Hmm, ini untuk kedua adikku, Karin dan Yuzu, untuk Inoue, Rukia, dan teman-teman sekalian. Hmm, dan ini juga untuk orang penting…" Ichigo berhenti sebentar. Ayahnya, Isshin, melambai-lambaikan tangan. "ehem, bukan. Ini untuk orang terpenting, tapi BUKAN UNTUKMU AYAH BODOH!" Ichigo berteriak keras. Ayahnya pun sontak langsung murung. "Ini untuk ibuku" Ichigo mengangkat piala kemenangan 'B'-nya ke atas. Dan sinar dari lampu sorot menyinari pose cool Ichigo tersebut.
"Aku kembali!" suara itu terdengar lagi. Kon kembali dengan jubah merah di punggungnya. Irama terompet menyambut kedatangan sang superman abal itu.
"Tantangan, badai, dan rintangan akan kuhadapi. Ini sudah tugasku," katanya. Latar panggung tiba-tiba berubah menjadi suasana pohon sakura dengan daun berguguran. Angin sepoi-sepoi terasa. Tapi, tiba-tiba, kipas angin yang digunakan dirusak seseorang bertopeng. Angin sepoi-sepoi menjadi angin ekstrim yang menerbangkan boneka beruang kecil nan malang itu.
Dan, tiba-tiba, sang pelaku kejahatan 'kecil' itu, ninja bertopeng menaiki panggung. Lagi-lagi ia mendapat inisiatif kecil dari sang 'author' untuk membacakan nominasi.
"The Best Arrancar: Ulquiorra, Tia Harribel, Starrk, Grimmjow Jaegerjaquez, Nell Tu. And the winner is…UL-QU-IO-RRA" tepuk tangan penonton menyambut layar raksasa yang kembali memberikan aksinya. Dan kini, Inoue benar-benar memperhatikan.
"Ini kedua kalinya aku muncul di layar tulang ini (yang nggak tahu layar tulang, baca chapter 2). Dan kalian tahu apa yang akan kukatakan, kan? Sekian!" Ulquiorra langsung menghilang begitu saja. Orang-orang berpikir "pendek sekali pidatonya", tapi dalam pikiran Inoue "dia masih tetap pemalu", ditambah lagi tawa kecil dalam hatinya. Membuat ia benar-benar rindu dengan arrancar dingin itu. (baca kisah UlquHime-nya di 'Born This Way-Stupid Question')
"Auououo..." terdengar suara dari bagian langit-langit panggung. Dan tiba-tiba, suara tersebut seakan-akan membuat bumi bergetar. Kursi penonton dibuat turun naik akibatnya. Kekuatan apa ini? Kenapa ada musuh di acara penting ini? Eh, tapi, reitatsu ini… : KON?
Kon muncul, ia meluncur dari langit-langit panggung. Kali ini pendaratannya sukses. Kon berseragam lagi. Kali ini tarzan. "Aku lebih kuat! Auouou…" teriaknya dengan kencang. Tiba-tiba, goncangan yang sempat berhenti, muncul kembali bersamaan dengan teriakan Kon barusan. Dan…
Gajah, tiga ekor gajah bersamaan menaiki panggung. Jelas saja ini menimbulkan sedikit getaran pada area penonton. Penonton menatap ketiga gajah itu dengan tatapan legah.
"Sekarang angin pun tidak akan bisa menerbangkanku," katanya sambil memanjat punggung gajah. Tetapi, apapun yang terjadi, boneka itu seakan telah dikutuk. Belalai seekor gajah melilit tubuh kecil Kon. Dan sudah jelas lagi apa selanjutnya yang akan terjadi, Kon dilempar menuju bintang. Sekarang mungkin dia akan berbahagia. Penonton bertepuk tangan. Mereka menonton pertunjukan itu bagaikan menonton sirkus nan ajaib.
Lalu apa? Apakah sang 'author' akan membuat gajah berbicara dan membacakan nominasi. Jelas tidak. Karena dari balik punggung gajah, tiba-tiba muncul Ririn, Noba, dan Kurodo.
"Salam!" kata Ririn sambil memamerkan senyum lebarnya. "Kali ini, kami bertiga sengaja muncul di acara ini untuk membacakan kategori awards selanjutnya." lanjutnya.
"Ya, nominasi untuk The Best Captain: Toushiro Hitsugaya, Byakuya Kuchiki, Kenpachi Zarakhi, Mayuri Kurotsuchi, Retsu Unohana." Kurodo membacakan nominasi.
"Dan pemenangnya adalah…" mereka bertiga bersama-sama serentak berteriak, "RETSU UNOHANA!"
Ya, Unohana mendapatkan penghargaan itu. Kapten terbaik dari tiga belas divisi yang ada. Unohana yang memiliki jiwa pemimpin yang lembut yang sangat lihai dalam mengatur pekerjaan medis tiap-tiap anggotanya. Sekarang ia naik panggung.
"Oh, gajah yang manis. Aku baru pertama kali lihat," katanya membelai salah satu gajah yang paling kecil. "Oh, ya, Ini adalah penghargaan terhebat yang pernah kudapat. Ehem, aku harus lebih tenang. Baiklah, tugas dari seorang kapten adalah memimpin dan mengatur anak buahnya. Aku sebagai kapten divisi kesehatan memiliki tugas penting untuk mengatur anak buahku menangani semua shinigami di Soul Society. Terima kasih!" ucapnya.
Nah, apakah Kon akan kembali? Tidak, selanjutnya waktu untuk Taylor Swift menyanyi. Penyanyi cantik berambut ikal ini muncul dalam layar panggung. Lagi-lagi dengan piano. 'Back To December' menjadi lagunya saat ini. Pas sekali, atau memang sengaja dibuat pas, salju turun perlahan-lahan. Ini memang akhir tahun yang menyenangkan. Tangan para shinigami seakan telah diatur untuk melambaikan ke kiri ke kanan secara perlahan seirama dengan melodi lagu dari Taylor Swift tersebut.
Selesai, Taylor Swift telah menyelesaikan lagunya. Di akhir ia mengatakan, "I love you, Ichigo!" yang membuat muka si rambut orange Ichigo menjadi merah padam. Rukia yang berada di sampingnya berkata, "Hei…sadar!"
Suara drum kembali bersorak. Dentuman-dentuman drum bercampur dengan teriakan sang terompet. Inoue sudah berada di pusat panggung. "Halo~ Aku di sini menggantikan Kon. Aku akan membaca nominasi untuk 'The Best Zanpakutou'. Nominasinya adalah: Zangetsu, Zabimaru, Hyourinmaru, Senbonzakura, Kyouka Suigetsu. Dan pemenangnya adalah…" hening sebentar. "SENBONZAKURA!" Byakuya langsung melakukan shunpo. Padahal baju yang ia kenakan sama sekali tidak membuat ia terlihat seperti shinigami (lihat bajunya di chapter 2).
"Terima kasih untuk semua yang telah hadir di sini. Terima kasih untuk yang telah mendukungku di ajang ini. Senbonzakura memang zanpakuto hebat, bukan?" Ia kembali menuruni panggung lewat jalan yang sama. Dan di sana, ia melihat boneka itu lagi sedang merangkak diam-diam. Untuk seorang Byakuya, ia akan hanya diam saja dan memasang rawut wajah tidak peduli pada boneka malang itu.
"Hai~ Inoue di sini." Inoue berbicara dari bangku penonton. "Kalian tahu? Pekerjaan ini menyenangkan," ia memberi pendapat yang sangat berlawanan dengan pendapat Kon yang lalu. "Kita akan menampilkan bintang tamu spesial," katanya. "Duet maut, eh," rawut wajahnya berubah aneh setelah melihat kartu daftar acara yang baru dipegangnya. "Duet maut, A-A-Akon dan K-Kon…" entah apa yang membuat ia jadi gagap saat mengatakan duet Akon dengan Kon. Tapi, ternyata rawut wajah aneh itu menular ke para penonton. Ya, Kon muncul di atas panggung dengan aura penuh denda,. Tapi, seketika itu juga, irama musik 'Beautiful' dari Akon membuat suasana menjadi lebih nyaman. Kon bernyanyi. Duet tidak langsung itu berjalan semestinya. Kon di atas panggung, dan Akon di dalam layar. Rap, pop, lampu warna-warni, benar-benar seperti pesta. Tunggu, Yamamoto seperti tidak menikmati season ini. Membatu, lebih tepatnya mematung (?). Matanya yang sipit membuat setiap orang yang melihatnya mengira ia sedang tidur. Biarlah.
Party Part punberakhir. Kini suasana acara kembali tenang. Mereka yang sedari tadi melompat-lompat kegirangan telah berkeringat lelah. Ini sudah hampir puncak. Sudah mau ke acara penutup. Dan, Kon sudah hilang lagi. Di panggung, sudah ada Inoue dengan pasukannya. Ia ditemani oleh Rangiku dan Soi Fon. Kali ini, mereka akan membaca nominasi awards paling besar untuk para shinigami, The Best Division.
"Baiklah. Sekarang sudah hampir di puncak acara. Nominasi puncak ini akan kubacakan sekarang juga. Hmm, tapi, sebelumnya aku undang perwakilan divisi untuk naik ke atas panggung," mendengar itu, para shinigami wakil tiap divisi yang telah mempersiapkan diri mereka naik ke atas panggung. Sasakibe dari divisi satu, Kira dari divisi tiga, Kotetsu dari divisi empat, Hinamori dari divisi lima, Renji Abarai dari divisi enam, Nanao dari divisi tujuh, Komamaru dari divisi delapan, Hisagi dari divisi sembilan, Kenpachi dari divisi sebelas, Kurotsuchi dari divisi dua belas, dan Rukia dari divisi tiga belas.
"Untuk wakil divisi yang menjadi nominasi: Divisi 4, Divisi 6, Divisi 10, Divisi 11, Divisi 12," Soi Fon bersiap membuka amplop warna merah ditangannya. "Dan, The Best Division goes to…DIVISI 10" Soi Fon berteriak dan serentak para ketigabelas shinigami di atas panggung memberikan selamat pada Rangiku sebgai wakil divisi pemenang. Dari bangku penonton, shinigami dengan kaos sepuluh beteriak, "BANZAI~ BANZAI~" Dan seketika itu juga, muncul sosok tak terduga, boneka beruang raksasa. Eh, tapi itu bukan boneka, itu mekanik, dan di dalamnya ada sosok yang mengendalikan robot itu, yakni Kon!
"Aku datang untuk membacakan nominasi terakhir, The Best Community: SHINIGAMI, HUMAN, VIZARD, ARRANCAR, dan HOLLOW." kata Kon dari dalam robot.
"Dan komunitas terbaik itu adalah…" Kon mekanik itu mengangkat tangannya ke langit, dan… memancarkan laser merah kecil yang tiba-tiba membuka pintu garganta. Dari sana hollow muncul dari yang paling kecil hingga paling besar sekalipun. "HOLLOW…" Kon berteriak sekencang mungkin mengumumkan pemenang komunitas terbaik. Eh, tapi, kok hollow?
"PERANG…!" pada akhirnya, acara kembali ditutup dengan perang dua komunitas, Shinigami dan Hollow.
"Sampai jumpa tahun depan!"
~THE END~
A/N: Bleach Awards tamat! Selesai juga ya~
Maaf, karena update-nya lama~
Oh, ya~ banyak banget promosi-nya nih fiksi.
Jangan lupa review ya~ Baca fiksi yang lain juga~~
