Hai aku mau bales review dari kalian yaaa meskipun hanya beberapa orang hihi~
ParkMinjis
Jimin ga tega kok sama Jungkook, Cuma nanti di chap selanjutnya entah chap keberapa aku bakal kasih tau alesan kenapa Jimin berbuat tega seperti itu, otthe? Ga kok ini gaada gb nya. Dan dari awal juga aku udah tekan kan ini Cuma ada BTS, EXO –ini udah keluar yah di chap ini, Ikon sama Seventeen kan. Jadi tenang aja yaps. Dan apa chap ini udah agak sedikit panjang?
MinJiSu
Aishhh anak satu ini kalo liat Jungkook tersiksa kayanya senang banget hihi~
MinYoon mu ada kok de di ff lain kkk~ Hmm Jimin playboy ga yah? Jawabannya adalah "IYA". Karena Jimin gabisa milih pujaan hatinya atau Jungkook dan mungkin nanti ada yang lain di chap chap kedepan. Dan yaa emang sebenernya Jungkook sama Taehyung itu seoulmate yang harus terpisahkan karena perjodohan keluarga JiKook. Jadi lanjutannya gimana yaaaah?
Laily591
Jimin jahat? Ga kok Jimin ga jahat. Cuma ngeselin aja kkk~ naaah mau tebak ga kamu siapa pairing Ikon yang bakal masuk di ff ini? Tebak okeee. Dan makasih yah udah mau review. Moga di chap ini juga kamu ninggalin review mu lagi kkk~
Waaaah kamu A.R.M.Y sama carat juga yah? Sama dong kaya aku kkk~
Siang hari di weekend yang cerah untuk Jimin. Setelah mengantar Jungkook kerumah mereka yang mewah ia segera kembali keappartement wanita cantik yang ia damba sejak 2 tahun terakhir ini. Jimin sebenarnya merasa kecewa pada dirinya sendiri kenapa sampai saat ini ia belum juga bisa untuk melepaskan Jungkook dari kehidupannya. Bagaimana pun juga istrinya lah yang menemani nya sudah cukup lama.
Apalagi dengan perjodohan yang sudah ditetapkan oleh kedua orang tua mereka berdua, Jungkook terima saja dengan segala hal yang orang tua mereka rencanakan dan belajar untuk mencintai Jimin. Meski ia sadar bahwa sampai kapan pun hati Jungkook tidak sepenuhnya milik Jimin. Ia amat sangat sadar terlebih lagi selain dirinya yang memiliki tempat dihati Jungkook ada sahabat sejak kecilnya Kim Taehyung. Meski yang Jimin tau sahabatnya sudah memiliki kekasih lain selain Jungkook. Apalagi setelah Jimin dan Jungkook menikah.
"Aku harus segera melepaskan Jungkook untuk Taehyung, bagaimana pun juga Jungkook dan Taehyung sudah merelakan perasaan mereka sudah sangat lama. Rasanya aku sangat egois memisahkan mereka" Ujar Jimin sedih. Bohong jika Jimin berkata bahwa ia tidak mencintai Jungkook. Tetapi mau dipaksakan pun percuma karena hingga saat ini Jimin merasa bahwa Jungkook tidak akan bisa mencintainya secara tulus.
Dan tanpa Jimin sadari ternyata ia sudah sampa didepan appartement wanita idamannya. Tidak ingin membuang waktu lama ia segera memarkirkan mobilnya, merapihkan rambutnya dan memakai parfum aroma khas miliknya setelah ia merasa cukup. Jimin segera keluar mobil dan sedikit berlari kedalam appartement yang terbilang mewah tersebut.
Ting Tong,,,,,
Wanita cantik berperawakan mungil pemilik appartement yang didatangi Jimin pun segera berjalan kearah pintu depan untuk melihat siapa tamu yang datang melalui intercomnya. Dan tersenyum mengetahui siapa tamu yang sudah mengganggu acara memasaknya. Tanpa menunggu lama ia segera membuka dan tersenyum cantik untuk Jimin.
"Annyeong noona, sedang sibuk? Jika tidak bisa kita berbincang?" tanya Jimin senang. Tapi bukan Jimin namanya jika dia menunggu jawaban dari seseorang yang terkekeh geli melihat kelakuannya.
"Untuk apa kau bertanya bodoh kalo sekarang kau sudah menerobos pintu appartement ku!" canda wanita cantik itu.
"Baek noona, kau seperti tidak mengenalku saja kkk~" kekeh Jimin geli. Ia sudah sangat sering mengunjungi appartemet mewah wanita idamannya yang juga kakak dari sahabatnya Kim Taehyung.
"Haaaaah, kau dan Taehyung benar-benar tidak jauh berbeda. Kalian memang memiliki tali persahabatan yang sangat kuat. Dan tunggu sebentar! Aku seperti sedang mencium bau kegundahan disini." Goda Baekhyun yang melihat raut wajah Jimin yang berubah saat ia menyebutkan bahwa laki-laki tampan didepannya ini dan adik kesayangannya memiliki tali persahabatan yang sangat kuat.
"Noona, aku sangat merasa bersalah pada Taehyung. Meski aku sudah menjelaskan dan ia sudah menerima kenyataan ini. Tetapi aku sangat tidak enak hati." Ujar Jimin lemas.
"Sudah lah Jim, lagi pula Taehyung sudah memiliki kekasih. Ya, meskipun aku tidak tau apa itu benar atau tidak" ucap Baekhyun yang sedang menyiapkan makanan kesukaan Jimin dan dirinya diatas meja makan. Selain ia dan adik laki-lakinya. Jimin lah yang memiliki kesamaan dalam beberapa hal. Contohnya makanan kesukaan dan hobi mereka.
"Eugh? Jwadi nwoona twidak twau swiapa kwekaswih swi Twaetwae?" suara Jimin terdengar tidak jelas karena ia bertanya sambil mengunyah makanannya. Jimin tidak berpura-pura tidak mengetahui siapa wanita yang Baekhyun maksud. Karena bagaimana pun dia tidak ingin noona idamannya itu mengadukan ulahnya bersama kekasih Taehyung dibelakang mereka semua. Dan sebenarnya tidak ada untungnya untuk Jimin berbohong pada Baekhyun. Bagaimana pun juga Taehyung tidak pernah berniat memperkenalkan wanita pujaan hatinya kedepan keluarga Kim. Jadi ia sedikit lega mengetahui hal itu.
"YAK! Park Jimin, kunyah dan telan dulu makanan mu baru berbicara padaku. Aisssh kau dan kakak mu sama saja dalam hal makan. Sama-sama rakus dan tidak memiliki etika saat makan" bukannya menjawab pertanyaan dari Jimin. Baekhyun malah dibuat geram melihat tingkah Jimin. Selalu saja seperti ini jika ia dan Jimin atau kekasih jangkungnya sedang makan bersama. Berbicara dengan mulut penuh makanan. Jadilah dia melupakan pertanyaan dari Jimin.
"Hmmm, hehehe mianhe noona. Jangan sama kan aku dengan Chan Hyung! Kami berbeda sangaaaaaat berbeda" kesal Jimin. Karena jika sudah disamakan dengan Hyung raksasanya itu pasti setelahnya Baekhyun akan menggodanya dengan mengatakan 'yaaa meskipun sedikit ada perbedaan dengan kalian, contohnya tinggi badan dan hidup kalian kkk~'. Bosan dan sakit rasanya jika sudah seperti itu. Ia pun merasa lega karena Baekhyun jadi melupakan topik pembicaraan mereka sebelumnya.
"Neeee, jjaaaa makanan mu sudah habis. Dan sudah tidak ada yang ingin kau share lagi padaku kan? Jadi lebih baik kau segera pulang! Karena sebentar lain Hyung mu akan kesini. Dan kau pasti sudah sangat tau bukan? Hyung mu adalah si Yoda pencemburu?" titah Baekhyun. Menyadari sudah hampir setengah jam mereka berbincang dan memakan masakan yang Baekhyun buat.
"Ne, dan terima kasih noona sudah mau memasakkan kesukaan ku dan mengedengarkan isi hatiku. Jadi aku akan segera pergi karena aku tidak ingin kena semprot ocehan Park Yoda raksasa itu. Aku tidak pernah menyesal karena pernah merebutkan hatimu noona. Kkkk~" kekeh Jimin riang. Tanpa sadar Baekhyun tersipu malu ditempat. Toh kini Jimin sudah merasa lebih tenang sekarang.
Setelah membantu Baekhyun membawakan piring kotor mereka Jimin segera pamit dan pergi ketempat tujuan selanjutnya yaitu rumah pujaan hatinya. Tidak jauh memang dari appartement noona idamannya Jimin sedikit mempercepat laju mobilnya. Hingga hanya butuh waktu 10menit saja yang ditempuhnya.
Tit tit cliiiiing~
Suara seseorang sedang memasukan password untuk dapat masuk ke appartement yang cukup mewah untuk ditinggali wanita muda cantik dan elegan. Jimin lah pelaku yang memasukan password yang sudah sangat Jimin hapal yaitu -030913- angka gabungan dari tanggal lahir Jimin bersama pujaan hatinya dan juga angka kesukaan mereka.
"Annyeoooong~" perkataan Jimin terhenti karena terkejut melihat dua orang yang sedang berciuman mesra dan saling memagut satu sama lainnya.
TBC
Annyeonggggg yaps aku kembali lagi kkk~
Aku masih rahasiain wanita utama di ff ini looooooh. Tapi udah ada yang tau belum siapa wanita pujaan Jimin yang awal mula ff ini? Kalo yang belum tau. Aku udah kasih kode sedikit di chap ini.
Jadi diharapkan kalian peka dengan kode dari aku *eaaaaaa
Oke moga ga bikin bt yah ff ini. ditunggu loh yah review dari kaliannya.
