Duh gak nyangka bisa sampai ke chap 3. Terima kasih ya untuk dukungannya.
Rikkka-tan: thanks ya bwt dukungannya dari chap 1 smpai sekarang, soal umur tsuna saat dia bisu itu 7 thn,
EstrellaNamikaze: thanks bwt dukunganya juga dari chap 1, hm Tsuna bakal biasa ngomong lagi kok tapi gx sekarang nanti pas di akhir-akhir saat dia sudah ketemu sama pangerannya.
Silent sky
Chapter 3
Meet the cloud
Ini adalah flash back sebelum Tsuna bisu, dan tak lama setelah Tsuna bertemu dengan Yamamoto saat mereka berdua masih 6 thn.
Hari ini adalah hari yang dinanti-nantikan Takeshi, soalnya hari ini adalah hari dimana Tsuna akan menjadi teman sekelasnya (dia yakin kalo Tsuna akan sekelas denganya soalnya sebelumya dia mendengar gossip kalau aka nada murid baru yang masuk ke kelasnya), dan dengan begitu mereka berdua pun akan bisa selalu bertemu dan bersama-sama terus. Saat Takeshi sedang menghayal mengenai saat – saat bahagiahnya nanti bersama Tsuna, dilain pihak Tsuna malah merasa sangat takut dan gugup karena ini pertama kalinya dia masuk SD, soalnya kemarin ini dia repot karena masalah pindahan jadi belum sempet masuk sekolah.
Tsuna benar-benar gugup saat dia digandeng gurunya menuju kelasnya yaitu kelas 1 B, pertamanya dia menundukan kepalanya saat masuk kekelas karena dia benar-benar merasa malu sampai tiba-tiba saja dia mendengar suara yang sangat dikenalnya, dia langsung mengangkat kepalanya.
"Tsuna, syukurlah ternyata kita sekelas!" teriak Takeshi dengan semangatnya sampai-sampai berdiri dari tempat duduknya.
Mendengar Takeshi berteriak seperti itu semua anak serentak melihat kearah Takeshi lalu beralih ke Tsuna. Tsuna pertamanya sangat senang saat tahu ternyata dia sekelas dengan Takeshi. Tapi saat mata semua anak melihat ke arahnya dia pun kembali merasa malu dan menundukan kepalanya lagi.
"sudah jangan ribut anak-anak! ayo kembali duduk Takeshi!" setelah keadaan tenang sang bu guru menyuruh Tsuna memperkenalkan diri.
"per…perkenalkan…namaku..Tsunayoshi…biasanya dipanggil Tsuna, salam kenal." Sambil terbata-bata dan wajahnya merah.
Melihat sifat Tsuna yang imut, semua anak pun jadi ikut-ikutan malu dan wajahnya merah. Dalam pikiran mereka baik laki-laki ataupun perempuan memikirkan hal yang sama yaitu " imutnya!"
"nanti pas istirahat kalian bisa berkenalan lagi, sekarang Tsuna-kun silakan duduk di bangku kosong yang ada didekat jendela ya."sambil menunjuk sebuah meja kosong di sebelah Takeshi.
Setelah duduk dikursinya dia pun melihat kearah Takeshi dan tersenyum kepadanya. Takeshi membalas senyum Tsuna dan saat dia hendak berbicara dengan Tsuna sang guru menegurnya. Dengan perasaan terpaksa Takeshi tidak jadi ngobrol dengan Tsuna dan akhirnya mendegarkan gurunya mengajar.
Begitulah hari pertama Tsuna masuk sekolah.
Time skip…
Sudah hampir sebulan Tsuna bersekolah di SD Namimori, dia sangat senag disana karena dia bisa satu sekelas dengan Takeshi dan terlebih lagi teman-teman sekelasnya juga sangat baik denganya, ya meski ada beberapa anak yang tidak suka denganya.(sepertinya mereka iri dengan ke imutan Tsuna).
Hari ini adalah giliran Tsuna piket sebenarnya dia biasanya selalu ditemani Takeshi tapi karena hari ini Takeshi di panggil ke ruang guru akhirnya Tsuna pun piket sendiri dengan beberapa teman sekelas yaitu Sasagawa Kyoko dan kurokawa Hana. Sebenarnya Tsuna juga sudah cukup dekat dengan mereka berdua, khususnya Kyoko, soalnya Kyoko selalu memberi Tsuna biscuit.
Saat Tsuna pergi membuang sampah ke halaman belakang sekolah sendirian, tiba-tiba saja dia dikagetkan dengan suara dari atas pohon. Saat Tsuna melihat keatas dia kaget karena ternyata suara yang dia dengar itu berasal dari seekor anak kucing. Anak kucing itu terlihat ketakutan dan sepertinya terjebak di atas pohon. Melihat hal iti Tsuna yang hatinya memang baik itu pun ingin menolongnya. Dengan takut-takut dia berusaha memanjat ke atas pohon, akhirnya setelah berjuang dia bisa naik keatas pohon, lalu segera dia memeluk erat sang anak kucing, dan saat hendak turun dari pohon karena tidak hati-hati dia pun terpeleset (Tsu-chan memang selalu ceroboh nih). Saat itu dia benar-benar takut tapi meski begitu dia masih saja memeluk erat sang anak kucing dengan maksud mau melindunginya. Anehnya saat dia pikir dia akan segerah merasakan sakit saat jatuh ke tanah yang keras, tapi entah kenapa dia merasakan jatuh ke tanah yang empuk (tanah empuk?). Sampai tiba-tiba dia dikagetkan oleh suara.
"hei,herbivore! Mau sampai kapan tidurnya? Berat tahu." Kata suara asing itu.
Tsuna yang kaget segera bangun dan membuka matanya, dan dia sangat kaget setelah tahu bahwa dia diselamatkan oleh seseorang anak laki-laki yang berkulit putih dam berambut hitam dan dilihat dari tingginya sepertinya dia lebih tua umurnya. Maka cepat-cepat Tsuna membungkuk dan mengucapkan terimakasih berkali-kali kepada penyelamatnya itu.
"hey, mau terimakashi sampai kapan? Sudah hentikan berisik tahu."katanya sambil bangun berdiri dan membersihkan debu tanah yang ada dibajunya.
"eh… maaf. Ano nama kakak siapa? Nama ku Tsunayoshi tapi biasa dipanggil Tsuna."katanya sambil tersenyum kearah anak laki-laki yang menolongnya itu.
"apa? Kau tidak tahu aku siapa?" katanya dengan nada bingung.
Tsuna yang ditanya begitu jadi bingung, dan saat dia ingin mengangkat tangan untuk mengaruk pipinya dia langsung merasa sakit, ternyata tanganya terluka saat jatuh dari pohon tadi sepertinya tergores ranting pohon. Melihat luka Tsuna, anak laki-laki itu bermaksud untuk melihat lukanya, sampai tiba-tiba dia dikagetkan oleh suara terikan.
"Tsu-chan, kamu dimana? Tsu- chan!" teriak Takeshi sambil berjalan mendekat dan akhirnya menghentikan teriakannya setelah melihat Tsuna sambil berlari menghampirinya.
Melihat Takeshi menghampiri mereka sang anak laki-laki itu pun segerah pergi berjalan menjauh dari Tsuna.(ah Takeshi ini merusak sweet moment aja nih). Takeshi tiba-tiba saja memeluk Tsuna.
"Takeshi-nii sudah selesai urusanya?" muka merah karena di peluk secara tiba-tiba
"iya sudah makanya tadi aku pergi jemput kamu di kelas tapi kata Kyoko-chan kamu dari tadi belum balik dari buang sampah, makanya aku khawatir dan cari kamu kesana-kemari." Sambil melepaskan pelukananya.
"ah maaf, Tsu tadi menolong anak kucing ini, soalnya dia terjebak dia atas pohon, terus saat Tsu jatuh dari pohon ada kakak yang baik hati menolong Tsu."sambil berniat mengenalkan Takeshi ke penyelamatnya tapi saat berbalik anak itu sudah menghilang.(kaliana terlalu asyik dengan dunia kalian berdua sih)
"eh,…kok kakak itu hilang? Aneh, padahal barusan dia disini kok."sambil melihat kesana-kemari.
"hm mungkin dia lagi buru-buru, ya sudah nanti juga bisa ketemu lagi kok , ayo sudah soreh kita harus segera pulang."sambil mengajak Tsuna kembali kekelas untuk mengambil tas mereka.
Sesampai di kelas, Kyoko dan Hana masih menunggu disana dengan cemas, sampai mereka melihat Takeshi membawa Tsuna mereka segera tersenyum dan berlari mendekat ke Tsuna.
"Tsu-chan kamu kemana saja? Kami khawatir loh." Tanya Kyoko dengan nada Khawatir.
"ah..maaf Kyoko-chan Hana-chan, tadi aku menolong anak kucing ini turun dari pohon dulu." Sambil memperlihatkan sang anak kucing ke mereka berdua.
"wah,, imutnya…boleh buat aku gak tsu-chan?" Tanya Kyoko sambil mengendong anak kucing dan memandang Tsuna dengan mata penuh harap.
"boleh aja, lagi pula kucing itu juga bukan punyaku."sambil tersenyum da menganguk.
"beneran nih, wah makashi Tsu-chan kamu memang baik." Katanya sambil memeluk Tsuna.
Tsuna wajahnya pun jadi merah karena dipeluk Kyoko. Melihat itu Takeshi dan Hana pun tertawa.
Setelah itu mereka berempat pulang bersam-sama. Tapi tamaph diketahiu mereka dari balik jendela sekolah ada seseorang yang memperhatikan mereka saat melewati pagar sekolah.
"hm… kelinci kecil (maksudnya Tsuna) itu menarik juga, ini pertama kalinya aku bertemu herbivore yang bisa menarik perhatian ku seperti itu, sampai-sampai aku mau repot-repot menolongnya." Kata orang itu sambil membelai burung kecil berbulu kuning di telapak tanganya itu.
"aku tak sabar untuk bertemu denganya lagi."sambil tersenyum dan melangkah menjauh dari jendela.
Setelah kejadian itu beberapa lama kemuadian barulah Tsuna tahu Kakak yang menolongnya itu bernama Hibari Kyoya dan terkenal dengan kesadisan, kegalakan, dan kekutanya yang tidak tertandinggi itu. Awalnya Tsuna takut setelah mendengar gossip tentang kegalakan Hibari, tapi setelah mengingat kejadian dia ditolong Hibari. Dia yakin kalau Hibari itu sebenarnya orang yang baik maka setiap harinya dia berusaha mendekati Hibari. Awalnya dia terus ditolak, tapi akhirnya Hibari luluh juga, bahkan dia mengijinkan Tsuna memangilnya Kyoya-nii. Dan sejak saat itu tidak ada orang yang berani mengangun Tsuna, karena mereka takut dihajar Hibari.
Time skip 7 thn kemudian
Hubungan baik Tsuna dengan Hibari pun terus berlanjut bahkan semakin dekat sampai mereka SMP. Sekarang ini Tsuna sudah berumur 13 thn begitu juga dengan Takeshi sedangkan Hibari berumur 14 thn. Mereka bersekolah di SMP Namimori begitu juga dengan Hana dan Kyoko yang ketua osisnya tentu saja HIbari Kyoya.
Sekarang Takeshi dan Kyoya tubuhnya sudah berubah semakin tinggi dan berotot (rajin olah raga sih) raut wajah semakin dewasa. Tapi sebaliknya Tsuna tingginya tidak terlalu jauh berbeda dengan yang dulu yaitu lebih pendek dari Takeshi dan Kyoya, bisa dibilang tingginya setara dengan Kyoko. Wajahnya juga masih imut seperti dulu (Tsuna baby face nih). Jadi terkadang dia suka disangka cewek.
Semenjak diangkat anak oleh keluarga Yamamoto 6 thn yang lalu Tsuna tentu saja pindah ke rumah keluarga barunya itu. Bahkan nama belakangnya juga diganti menjadi Yamamoto. Setiap harinya mereka bertiga hidup dengan bahagia sampai-sampai Tsuna hampir lupa dengan musibah yang pernah dialaminya, hanya saja dia masih saja tidak bisa bicara. Dan untuk berkomunikasi dengan Takeshi dan ayahnya Tsuna mengunakan bahasa isyarat, sedangkan dengan orang lain biasanya dia selau membawa-bawa kertas untuk menulis. Tsuna sangat bersyukur karena meski dia bisu tapi teman-teman sekelas dan gurunya mau menerima dan mengerti dengan keadaanya. Bahkan Takeshi, Tsuyoshi, Hibari, Kyoko, juga Hana mau repot-repot belajar bahasa isyarat demi bisa berkomunikasi denganya.
Hanya saja terkadang di dunia ini masih saja ada orang yang jahat dan iri hati. Khususnya Mochida dia selau iri karena kedekatanya dengan Kyoko, lalu ada juga para "fans" Takeshi yang tidak suka melihat kedekatan mereka berdua. Tapi itu semua tidak dipedulika Tsuna, sebab untungnya ada Hibari yang selalu membantunya saat dia diganggu oleh para orang jahat itu.
Tapi tetap saja karena sekarang Takeshi ikut klub baseball dan Hibari sibuk dengan tugas osisnya mereka tidak bisa selalu menemani Tsuna sampai 24 jam. Contohnya hari ini, Takeshi dan hibari tidak bisa menemani Tsuna pulang kerumah jadi Tsuna pun memutuskan pulang sendiri, ya bagai mana pun dia ini kan laki-laki jadi dia gak masalah dong kalau dia pulang sendiri lagi pula dia juga gak mungkin dong minta ditemenin Kyoyko dan Hana pulang. Sebenarnyan dari dulu dia merasa kekhwatiran Takeshi dan Kyoya itu berlebihan. (mereka itu gak lebai Tsu-chan justru kamu yang terlalu polos. Anak seimut kamu bahaya tahu pulang sendirian nanti diculik lagi sama orang mesum).
Dan saat dia sedang asyik berpikir, tiba tiba dia disadarkan oleh suara berisik dari balik gang yang kecil dan gelap, sebenarnya dia takut tapi entah kenapa hatinya terus berkata untuk mendekat melihat, akhirnya dengan pelan-pelan dan takut-takut Tsuna terpaksa mendekat kearah gang itu. Dan saat dia mengintip dia dikagetkan saat melihat seorang anak laki-laki berambut silver,yang seperti seumuran dengannya dikeroyok oleh 5 orang yang kelihatanya sih pereman. Karena panik Tsuna pun segera mengambil bongkahan kayu (kebetulan sekali ya) yang ditemukannya ada didekat tong sampah berlari dan memukul semua pereman itu dengan kayu(kamu keren sekali Tsu-chan). Dan cepat-cepat mendekat kearah anak laki-laki berambut pirang itu untuk memeriksa keadaannya saat dia guncang-guncangkan anak itu dia senang karena melihat anak itu masih sadar dan membuka kedua matanya.
Tapi nasib berkata lain entah tubuh pereman itu terbuat dari apa tapi mereka semua tiba-tiba sadar dan bangkit lagi. Melihat Tsuna mereka menjadi marah dan langsung menarik lengan Tsuna.
Tbc
Maaf harus gantung di tempat yang aneh hahahah…
Tapi namanya juga biar pembaca jadi penasaran….
Nah ini bocoran untuk chap 4 ya
Meet the storm
Pertemua Tsuna degan teman barunya lagi dan seharusnya para pembaca bisa menebak dong siapa.
Clue nya udah jelas banget tuh.
Dan sekedar info aja sebentar lagi Reborn akan muncul loh.
See u next chap
Please review buwat saran, kesan, dllnya
