Aannnnyyyyeeooongggg, ish,ish,ish pengen gitu yah ngebuat readers penasaran tapi gagal melulu…. Hiks…hiks…hiks… *nangis dipojokan T_T okelah oppa/hyung kali ini gg akan maafin kalo gak ada reviewsnya, author ngambek sejadi-jadinya loh *wuuuiiissshhh author ngancem #kejam ck,ck,ck please still reviews2 ne… ingat loh 1 reviews 1 nyawa untuk ff ini arra ?

.

.

Cloudingwookyu

~present…

.

.

"YOU'RE MY FIRST AND MY LAST"

.

.

Pairing :kyumin. kyuhyun x sungmin

Support cast : yewook

Cast : ALL MEMBER SM TOWN

Rate: T (maybe..?). Hurt/Comfort. Angst.

Warning: YAOI,yewook fanfic,typo's, ect.

Disclaimer: this story is mine, disini aku hanya pinjam nama saja dan juga untuk sementara kyuhyun milikku *hehehe… dan sisanya ku kembalikan pada kalian, cerita ini berawal dari sebuah mimpiku setiap malam, mimpi itu selalu muncul dengan bentuk acak karena frustasi mau cerita kemana akhirnya kuciptakanlah fanfic geje ini*yeeey

Dislike? Don't read

Do not copass without permission….

Still RNR ne…

Chapter sebelumnya

"Ok pelan-pelan dulu yah aku jaga dibelakang… " ucap kyuhyun sambil duduk di kursi penumpang belakang

"ahhh cepat sekali kau bisa mengendarainya…. Hebatt itu baru bunnykku… habis ini aku traktir beli ice cream yh setelah itu pulang arraseo?"

" ne… chagi gomawo…"

AT SUNGMIN HOUSE

"Aku pulang" ucap sungmin

"tumben kau bilang 'aku pulang' kenapa mukamu senang sekali? Bagaimana kyu?eomma kangen padanya… " ucap eomma # hahaha teuki eomma ikut2an kepo kayak kyuhyun oppa

"yaaakk eomma kyuhyun oppa milikku, hmmm dia baik-baik saja eomma, aku mandi dulu eomma hmm aku bau… "# baru nyadar yh mbak umin -_-

"sejak kapan kyunnie milikmu, kaliankan sahabatan ?"#teuki eomma pasang wajah pabboO,o hasil pinjaman maksa dari yesung oppa (?)#

"sejak hari ini eomma tanggal 05 november ini eomma " jelas sungmin

"waahhh kenapa tak memberitahu eomma" teuki eomma splecches

"ckckck…. Putriku sudah besar tenyata… " lanjut eomma

"ishh eomma apaan sih…." Sungmin mempouthkan bibir

.

.

.

.

.

05 desember.

Kyuhyun cengar-cengir sendirian di kamarnya mengingat tanggal bersejarah itu. 05 november. Dia berbaring memandang langit-langit kamarnya yang biru sky polos. Sudah sebulan sejak dia dan sungmin resmi menjadi sepasang kekasih. Dan tidak ada yang tahu mengenai hal itu, kecuali Yunho yang selalu menjadi setan di tengah-tengah mereka. Entah bagaimana, dia yang dulu selalu merasa datar-datar saja dengan gadis itu, kini menjadi sering deg-degan kalau berada di dekatnya.# yaeellahh dag,dig,dug hatikuuuu,,,,, #author joget2 sendiri sambil nyanyi gak jelas "cintaku bersemi di putih abu2" whahahaha :D gejala2 author gila XD#

Hal yang sama terjadi pada sungmin. Gadis itu sering bergadang karena memikirkan kyuhyun, kekasih sebulannya. Hari ini tepat mereka sebulan, tapi tidak ada perayaan yang mereka rayakan. Tidak seperti pasangan lain. Mereka yang sejak awal memang sudah terus-terusan bersama, bingung ingin melakukan apa. Pulang dan pergi bersama, apa itu cukup? Batin sungmin bertanya-tanya.

Bip… bip…

Ponsel sungin berbunyi. Dengan hati berbunga-bunga, dia membuka ponsel touch screen-nya dan mendapati nama kyuhyun tertera di layar.

Kau mau tidak, kencan hari Sabtu besok?

From: Kyunnie (05/12/XX)

sungmin membalas cepat, menyetujui ide kyuhyun. Dia masih akan melanjutkan khayalannya yang melang-lang buana ke sana ke mari kalau saja teriakan sang eomma tidak menyuruhnya untuk segera mematikan lampu dan tidur.

Mengganggu saja.

Lampu kamar memang dia matikan, tapi tidak dengan pikirannya. Dia memandangi tempelan bintang yang bersinar dalam gelap. Dia ingat, tempelan-tempelan itu ia tempel bersama kyuhyun saat umur mereka masih lima belas tahun, ketika kelulusan SMP.

Orang tuanya tidak marah saat kyuhyun masuk ke dalam kamar putri mereka karena orang tua sungmin telah kenal dengan kyuhyun sejak laki-laki itu masih bocah playgroup. Setiap hari kyuhyun pasti datang untuk bermain playstation dengan sungmin di kamar yeoja itu. Dan kebiasaan itu sedikit berkurang karena kyuhyun yang ingin fokus diterima masuk dalam SMEnt, sebuah agensi yang akan menerbitkan artis-artis berbakat.

Kyuhyun telah mencoba ikut audisi empat kali. Dan dia selalu ditolak dengan komentar yang sama. "Gerakkanmu terlalu kaku." Pulang dari gagal audisi, hanya sungmin yang bisa menenangkan kyuhyun dengan mengajak laki-laki itu makan es krim chocolate porsi triple kesukaannya.

Akhirnya setelah berlama-lama sungmin berangan-angan sendiri sambil cengar-cengir tidak jelas sungmin mulai terlelap sambil memluk boneka bunnynya dan mulai berlayar ke mimpinya yang indah.

.

.

.

.

At sungmin house

Tok…tok..tok….

Ckelek…..

"Minnie chagi, kyuhyun menunggumu di bawah" ucap teuki eomma

"eomma apakah aku cantik?" ucap sungmin

"kenapa kau berkata begitu chagi…. Kau selalu cantik"jelas teuki eomma sambil menyisir rambut sungmin yang sekarang makin panjang

"nah rapi… ayo cepat kyuhyun dari tadi menunggumu" ucap teuki eomma sambil memberikan tas sungmin lalu mencubit kecil hidungnya

"gomawo eomma, neomu,neomu saranghae eomma aku pergi dulu pay-pay…. " ucap sungmin sambil berlari kecil menurungi tangga

Sungmin berjalan mendekati kyuhyun yang sedang ngobrol dengan appanya yaitu kangin, jantung sungmin makin berdegub kencang, Dia kembali mengamati penampilan dirinya di cermin yang terletak didekat ruang tamu.

"huh…. relax Minnie kamu cantik kok Hari ini",

sungmin terpana meihat kekasihnya begtu tampan, dia menggunakan kaos biru serta celana panjang abu-abu dan sepatu kets sambil membawa jake biru malam . "dia sangat sempurna"gumam sungmin, sungmin kembali meneruskan jalannya

"Ayo pergi," kata sungmin yang sudah berdiri di depan kyuhyun.

Sesaat, kyuhyun terpana melihat penampilan kekasihnya ini. sungmin mengenakan hot pants pink dan kaos over size yang memperlihatkan tanktop pinknya. Rambut sungmin sama seperti biasa, dipenuhi jepit-jepit kecil berwarna pink.

"Kenapa? Aneh, ya?" tanya sungmin saat kyuhyun menatapnya sedemikian lekat. "Akan kuganti, kalau begitu."

kyuhyun menahan lengan sungmin yang akan berlalu. "Tidak, hanya… kau terlihat beda dari biasanya. Kajja."

"appa, eomma aku pergi dulu ne…" ucap sungmin

"ne chagi bersenang-senang lah… kyunnie aku titip Minnie ne? jaga dia"ucap teuki eomma

"kyunnie jangan membawa motor dengan kecepatan tinggi ne"jelas kangin appa

"ne appa keselamatan Minnie just thrust me…' ucap kyuhyun semangat

Di depan rumah, tidak ada sepeda yang biasanya sungmin dan kyuhyun naiki setiap pagi dan sore. Adanya malah motor keren berwarna hitam yang pernah sungmin lihat di internet.

"Sepedamu bermetamorfosis?" tanya sungmin sambil tertawa dan menerima helm yang diberikan kyuhyun.

"Sudah cepat naik! Jangan banyak tanya!" perintah kyuhyun. Tapi bukannya menjalankan kuda besinya, kyuhyun malah melepaskan jaket biru malamnya. "Nih, pakai. Jangan sampai hari Senin nanti kau sakit gara-gara kencan kita."

Gadis itu menerima jaket kyuhyun dengan wajah memerah hebat saat kyuhyun menyebutkan kata "kencan". Rasanya masih ganjil.

Perlahan tapi pasti, motor itu melaju di jalanan yang penuh dengan kendaraan lain. Lengan sungmin melingkari pinggang kyuhyun. Dia tertawa kecil, menyadari kebiasaannya untuk memegang pundak kyuhyun kini berubah menjadi memeluk pinggang laki-laki itu.

"Kita mau ke mana?" tanya kyuhyun saat mereka berhenti pada lampu lalu lintas yang menunjukkan warna merah.

"Terserah kamu. Emang maunya ke mana?"

sungmin maupun kyuhyun sadar, cara bicara mereka juga berubah. Tidak ada kata-kata kasar di antara keduanya. kyuhyun tidak lagi melempari sungmin dengan karet penghapus yang dia potong kecil-kecil saat gadis itu tertidur di kelas. Cinta mengubah segalanya, eh.

"Ke N Seoul Tower bagaimana?" Walaupun tidak melihat, kyuhyun merasakan anggukkan di punggungnya. Dia mengarahkan motornya menuju N Seoul Tower.

Seperti yeoja kebanyakan, secowok-cowoknya seorang Lee sungmin, dia tetaplah perempuan yang suka melihat sesuatu yang imut-imut dan mudah percaya takhayul dan ramalan di majalah-majalah. sungmin merengek pada kyuhyun agar laki-laki itu mau memakai couple ring yang tadi dibelinya diam-diam tanpa sepengetahuan kekasihnya itu.

"Oppa! Ayo pakai!" Beginilah rengekan sungmin. Dia akan memanggil kyuhyun dengan sebutan Oppa. Dan biasanya, kyuhyun langsung luluh. Namun tidak dengan kali ini.

"Aku tidak suka pakai aksesoris, Lee sungmin, Chagi!" balas kyuhyun dengan gombalan di akhir kalimat. "Lagian untuk apa, sih?"

melepaskan pegangannya pada lengan kyuhyun dan berjalan menjauh. "Ya sudah, kita putus saja. Lagipula kita hanya coba-coba saja, kan? Tidak ada yang perlu disesali. Akan kubuang cincin ini ke danau." kyuhyun berlari menghalangi jalan sungmin. "Kau mau apa? Kita sudah putus, kan?"

"Kata siapa?" kyuhyun meraih cincin yang ukurannya lebih besar dan memakainya pada jari manisnya. Dia menunjukkan hal itu pada sungmin. "Sudah kupakai, kan? Sekarang giliranmu." kyuhyun baru saja akan memakaikan cincin yang ukurannya lebih kecil pada jari sungmin.

"Tunggu, Oppa!" sungmin merebut cincin itu, dan malah memakaikannya pada kelingking kyuhyun. "Aih… ternyata pas!"

"Mwo?" kyuhyun mengerjapkan kelopak matanya. "Memangnya kenapa kalau pas?" Dia melepaskan cincin itu dan memakaikannya pada jari manis kekasihnya.

"Katanya, kalau cincin perempuan muat di kelingking laki-laki, artinya mereka jodoh…" jelas sungmin semangat.

"Ho… jadi kau mau menikah denganku?" tanya kyuhyun seraya mendekatkan wajahnya pada sungmin.

"M-mwo? Kapan aku bilang aku mau menikah denganmu, Oppa?" tanya sungmin polos. "Rasanya kau tidak pernah bilang."

kyuhyun meletakkan tangannya di kepala sungmin. "Tadi yang kau bilang berarti jodoh, dan cincinmu muat di kelingkinku, bukannya secara tidak langsung kau mengatakan kalau aku mau menikah denganku?" Wajah sungmin memerah. kyuhyun tertawa sejadi-jadinya. "Ya, Chagi. Wajahmu lucu, seperti kepiting rebus." Dia merangkul kekasihnya. "Ne, tidak apa-apa kok kalau kau mengatakannya sekarang. Karena suatu hari nanti, aku yang akan mengatakannya padamu, dan mengganti cincin ini dengan cincin platina."

"Kau melamarku, cho kyuhyun?"

"Kenapa tidak?"

Yeoja itu memukul dada kekasihnya main-main dengan tas kecil yang tersampir di bahunya. "Ya! Kita masih SMA!"

"Aku kan tidak bilang sekarang," kata kyuhyun sambil mengeratkan rangkulannya. Sambil mengeluarkan seringai khasnya, kyuhyun melanjutkan. "Kalau kau mau sekarang juga tidak apa-apa, Chagi."

kyuhyun kembali menerima gebukan yang lebih keras dari tas sungmin. "YA! YADONG PABOYA!"

Laki-laki itu masih tertawa. "Biar kau bilang yadong, tapi kau tetap sayang padaku, kan?" goda kyuhyun lagi membuat wajah sungmin memerah. "Ayo, beli gembok yang sama."

Ada satu tradisi bagi pasangan muda-mudi yang pergi ke N Seoul Tower. Di mana mereka yang memiliki pasangan akan membeli gembok yang sama, lalu menulis harapan mereka pada gembok tersebut dan mengaitkannya di pagar N Seoul Tower dan membuang kuncinya ke danau, meski pemerintah sudah memberi larangan untuk melempar kunci gembok itu.

"Kau menulis harapan apa?" tanya sungmin.

"Rahasia. Kau sendiri?"

"Rahasia," balas gadis itu. "Kalau kau memberi tahuku, akan kuberi tahu juga."

kyuhyun membuang kedua kunci gembok mereka ke danau. "Nanti, saat kita tepat seribu hari, kita akan lihat sama-sama, ya?" sungmin menganggukkan kepala. "Kita bisa selama itu, kan?"

sungmin tertawa lebar. "Bisa, lah! Kita kan sudah sepuluh tahun lebih bersama, dan aku tidak pernah meninggalkanmu, eh."

Tangan kyuhyun terangkat untuk mengelus rambut kekasihnya. Senyum lembut tersuling di bibirnya. Ya, kita akan begini selamanya. Apapun yang terjadi, aku tidak ingin melepaskanmu. Tidak akan.

"chagi yuk kita pulang aku sudah capek" rengek sungmin sambil bermanja-manja di lengan kyuhyun

"ne chagi kita pulang"jelas kyuhyun setelah itu mengecup sayang pucuk kepala sungmin

AT KYUHYUN HOUSE

"aku pulang" seru kyuhyun sambil berjalan masuk dan sedikit bersiul-siul tak jelas

"kenapa kau begitu senang kyunnie?" Tanya heechul eomma

"annio eomma, aku hanya terlalu senang, haaahh eomma hidup ini sungguh indah aku cinta eomma" jelas kyuhyun penuh semangat setelah itu ia mencium sayang "eomma bagaimana jika aku melamar sungminnie? Bolehkah? " lanjut kyuhyun yang masih memasang wajah kelewatan bahagia

"hmmmm kalau eomma boleh saja asalkan kau bisa menjaga Minnie dengan baik, cobalah Tanya pada appa mu, oh ya chagi bagaimana "kencannya" apakah lancar? " Tanya chullie eomma

"lancer eomma sangat lancar" jelas kyuhyun sambil mengacungkan jempolnya "eomma aku kedalam dulu mau bicara dengan appa ne" lanjut kyuhyun *lagi(?)

"ne chagi ngomong yang baik ne, jadi appa tidak salah mengerti arra?" ucap chullie eomma

'ne arraseo eomma " jawab kyuhyun mantap ^kyuppa anak baik #proook prookk prookk

Kyuhyun mulai mencari sang appa tercintanya dimulai dari ruang kerja, kemudian taman belakang rumah, lalu kamar, setelah itu ruang santai dan terakhir adalah ruang televisi, tapi semua itu hasilnya sama yaitu appa nihil als tidak ada, " huuuhhh coba appa bisa kulacak yah, jadi aku tak perlu jalan kesana-kesini kaya orang stress apalagi semua pelayan di rumah ini tak ada yang tau dimana appa berada, huuuaaahhh appa dimana kamu" gumam kyuhyun diiringi hembusan nafas panjang, keputusan terakhir kyuhyun adalah mencari di ruang game dan ternyata benar dugaan kyuhyun appa sedang sedang sibuk main PS "burnout revengens" #taaadddaa ya tuhaaannn hanggeng appa dicariin keliling dunia ternyata asik main PS #gubrakO,o

"yak! Appa aku cari keliling dunia, ternyata kau disini…" ucap kyuhyun

"…"

"appa… ohh appaku yang baik hati…" sambil bergelayutan di pundak appanya

"yak ! kyu kau sdah besar…. Sana ah… ganggu saja nanti game over" terang appa

"aissshhh appa dengarkan aku….." masih dengan gelayutan dan rengekkan #kyak anak bayi aja kyuppa -_-

GAME OVER

" KYUHYUN!" teriak appa 10 oktaf

"omona, mianhae appa… lagian appa juga tak mau mendengarkan aku sih" kyu mempouthkan bibir

" kau mau bilang apasih chagi?" ucap appa

" bolehkah aku melamar Minnie chagi, aku berjanji akan menjaganya dengan benar appa, aku juga akan menjadi anak yang baik serta lulus ini aku akan meneruskan perusahaan kita appa, bolehkah?" terang kyu

"hmmmm appa pikir dulu ne…." Jawa appa

.

.

.

TBC

Ayolah readers…. Jangan jadi silent readers… review,review ne… ingat 1 review adalah 1 nyawa bagi ff ini, sepertinya banyak typo's nya ya…. Hahahaha mianhae… jangan lempar author ke sungai han ne…
don't orget readers to RNR

Saranghae readers…