a/n: Yu balik lagiii^^. Untuk para readers dan yang sudah review cerita Yu terimakasih banyaak. Sebenarnya chapter kali ini Yu agak gimanaaa gitu(kurang menarik menurut Yu) karena di sekolah Yu banyak tugas dan chapter ini terbengkalai(lho?), bisa dibilang Numpuk tugasnyaa, jadi Yu harap readers memaklumi~. Balas review di akhir^^

Huruf 'miring' menandakan dalam pikiran, kata-kata asing, dll lah ^^

Selamat membacaa~


Disclaimer : Kamichama Karin & Kamichama Karin chu © Koge Donbo

Warnings : AU,OC,OOC,miss typo,dll

.

.

.

*~Unwanted Incident~*


[*Miyon Pov*]

"Karin-chan kau tidak apa apa?" tanyaku khawatir pada Karin

Dan tiba-tiba-

BRUGH! Karin terjatuh tidak sadarkan diri, dengan spontan aku berteriak memanggilnya "Karin-chan!"

"Karin-san?" aku dan Yuuki menghampiri Karin. Karin terlihat sangat pucat, aku tidak tahu harus berbuat apa lagi selain berteriak meminta pertolongan

"Siapa saja tolong bawa Karin-chan ke UKS!" untungnya, BANYAK yang berebut ingin membawa Karin ke UKS.

"Biar aku saja!" teriak murid laki laki, "Tidak, aku saja!" "Aku yang terlebih dahulu!" "Aku!" adu mulut pun terjadi. Mereka bukannya menolong Karin, tapi malah memperebutkan Karin. Karena kelalukan mereka aku jadi terbawa emosi!

'Para fans itu perhatian pada Karin atau tidak sih sebenarnya?' pikirku kesal.

"Hentikan! Sekarang bukan saatnya untuk memperebutkan Karin-chan!" aku membentak mereka dan langsung mengalihkan pandanganku pada seseorang di kantin

"Hey kau!" aku menunjuk salah seorang murid laki laki yang tidak ikut adu mulut dengan mereka

"Eh?" serunya bingung

"Tolong Karin-chan ke UKS," dengan tatapan dinginku akhirnya dia mau menolong Karin ke UKS

.

~UKS~

Karin dibaringkan di UKS, sementara aku menungguinya sampai sadar. Sensei bilang dia baik baik saja, mungkin sebentar lagi dia akan sadar.

'Ah benar juga, bukannya Karin-chan selalu membawa obatnya? Kalau tidak salah dia menyimpannya di tas,'

"Sensei, aku minta izin pergi ke kelas sebentar," kataku

"Oh iya, tentu saja boleh sayang," ucap Kirika-Sensei sambil tersenyum

"Terimakasih Sensei!" aku tersenyum dan pergi ke kelas.

[*Kirika-Sensei Pov*]

Setelah Miyon-san ke luar UKS, aku baru ingat bahwa ada tamu yang menungguku.

'Bagaimana ya? Kalau aku pergi tidak akan ada yang menjaga Hanazono-san..' pikirku

Saat aku melihat keluar, ada murid yang melewati depan UKS. Aku langsung memanggilnya

"Hey!"panggilku

"Eh? Ada apa Sensei?" aku kenal dengan anak ini. Kujyo

"Bisakah kau menungguinya sebentar? Aku ada tamu sebentar," kata ku

"Ahh baiklah," jawab Kujyo-kun

"Baiklah! Terimakasih!" aku langsung pergi menemui tamu ku.

.

[*Kazune Pov*]

Saat kulihat siapa yang terbaring di UKS..

'Bukannya dia itu Hanazono-san yang mendapat peringkat 2 sekolah? Kenapa dia bisa ada disini?' pikirku

Aku mendekatinya, terlihat wajahnya pucat. 'Mungkin dia sedang sakit?'

Aku mengambil kursi dan duduk di sebelahnya. 'Wajahnya manis, rambutnya indah, pantas saja banyak yang mengejarnya. Tapi kenapa dia tidak pernah menyusul peringkatku ya?' pikirku heran

Aku tidak terlalu tertarik padanya meskipun dia manis. Kenapa? Karena dia sainganku!

Beberapa lama kemudian Sensei kembali dan aku pergi meninggalkan UKS untuk pelajaran selanjutnya.

.

[*Miyon Pov*]

Aku berjalan di koridor pinggir lapangan. Terlihat beberapa murid yang sedang bermain basket. Aku memperhatikan seseorang dengan rambut blonde, dan dia adalah Kujyo Kazune!

'Hmm, pantas saja Karin-chan tidak bisa menjadi peringkat pertama di sekolah. Kujyo-kun kan aktif dalam olahraga. Sedangkan Karin-chan... Ah, peduli apa aku dengannya, yang penting aku mengambil obatnya dulu.' . Aku langsung pergi menuju kelas.

~Kelas~

"Miyon-chan!" terdengar suara khas Himeka yang lemah lembut dari kelas

"Ah Himeka-chan? Ada apa?" tanyaku

"Bagaimana keadaan Karin-chan? Apa dia baik-baik saja?" tanyanya kembali

"Karin-chan sedang berbaring di UKS, aku mau mengambil obatnya. Kalau tidak salah Karin-chan menyimpan obatnya di tas," aku membuka tas Karin-chan

'meskipun aku tahu ini bukan tindakan yang baik untuk dilakukan, membuka tas orang lain tanpa se-penggetahuan pemiliknya. Hhe,'

Akhirnya aku menemukan obat Karin, dengan segera aku kembali ke UKS bersama Himeka disampingku.

~(kembali)UKS~

[*Karin Pov*]

Aku membuka mataku yang terasa berat dengan perlahan. Pandanganku masih belum jelas. Aku melihat langit-langit yang sudah tidak asing lagi bagiku. Ya benar, UKS. Sejak kondisiku seperti ini, aku jadi sering ke UKS.

"Ngh.." aku memposisikan diri duduk di pinggir ranjang.

'Hahh, terjadi lagi. Apa yang harus kukatakan pada kakak saat pulang nanti? Apa Sensei sudah menelfon kakak?' pikirku. Aku hanya diam melihat ke luar jendela UKS.

Terlihat orang-orang yang sedang asik bermain basket. Salah satu dari mereka adalah Kazune Kujyo.

"Hmm, sepertinya dia memang pantas dengan peringkat 1. Nilai-nilainya perfect semua. Sedangkan aku? Nilai dalam olahraga pasti pas-pasan. Lari sedikit, pusing. Apalagi bermain basket?" aku hanya bisa menghelas nafas, seperti biasa.

'Sepertinya mulai sekarang aku harus mempas-'

Pikiranku kabur saat ter-potong dengan suara ketukan di pintu "Tok Tok!" , Sepertinya itu Sensei

"Karin-chan?" dan ternyata aku salah, mereka itu adalah Miyon dan Himeka!

"Eh hai Miyon-chan, Himeka-chan!" sapaku dengan senyum

"Akhirnya kau sadar juga Karin-chan!" seru mereka berdua

"Hm-m," aku hanya mengangguk meng-iyakan

"Ah Karin-chan, ini obatmu. Maaf tadi aku membuka tasmu tanpa izin," Miyon tersenyum minta maaf

"Iya trimakasih. Tidak apa-apa ko!" aku mengedipkan sebelah mataku

"Hehehe, kalau begitu ayo cepat minum obatmu," suruh Himeka padaku. Aku menuruti Himeka.

Setelah meminum obat, kondisiku membaik. Jadi aku bisa belajar ke kelas lagi. Bisa gawat kalau tertinggal pelajaran, masalahnya itu akan sulit untuk mengejar pelajaran yang tertinggal -_-"

"Sensei sudah memperbolehkanmu kembali ke kelas kalau kau sudah sadar," seru Himeka padaku

"Baguslah! Aku juga ingin kembali ke kelas!" aku tersenyum pada mereka berdua.

Lalu kami pergi ke kelas sambil membawa buku pelajaran yang akan di bahas. Saat itu aku tidak memakai kacamata bacaku (biasanya karin memakai kacamata bacanya), kacamataku di pegang di tanganku. Saat aku melewati lapangan..Sialnya...

"Awas!" terdengar teriakan murid dari lapangan

Dan saat kulihat ke arah lapangan .. DUGH! .. sebuah bola basket mengenaiku dan membuatku jatuh. Buku buku yang kubawa jatuh berantakan dan kacamataku pecah! Serpihan kaca itu membuat luka di tanganku, yang kanan.. yang biasa untuk menulis... dan melakukan aktivitas lain.. Terluka! T_T

"Ukhh.." rintihku sambil memegang tanganku yang terluka

"Karin-chan! Tanganmu terluka!" Himeka dan Miyon terkejut saat melihat darah yang keluar dari tanganku

"Iya, aku tahu tanganku terluka," jawabku dingin

"Kau tidak apa apa?" tanya seseorang yang melempar bola basket itu.

"Aku baik baik saja," jawabku sambil melihat orang itu dan ternyata Kujyo yang melemparnya!

"Baik-baik saja darimana? Tanganmu terluka. Maafkan aku, sepertinya luka ini harus di bersihkan, kalau tidak bisa infeksi," kata kujyo khawatir

"Err tapi-" aku menjawabnya masih sambil meringis

"Karin-chan, benar kata Kazune-kun. Kalau tidak, lukanya akan terinfeksi," seru Himeka dan Miyon

"Ehh Himeka-chan dan kau, tolong bawakan kotak P3K dari UKS," Kujyo menyuruh Himeka dan Miyon. Ya? Kujyo memang kenal dengan Himeka, karena mereka adalah sepupu. Himeka Kujyo dan Kazune Kujyo. Benar?

Aku pergi membersihkan tanganku dengan Kujyo yang membantuku membersihkan lukaku.

Saat air menyentuh lukaku terasa sangat perih! Kujyo mengambil saputangan dan membasahinya dengan air. Lalu dia menggosokannya ke lukaku!

"KYA! Apa yang kau lakukan bodoh!" aku dengan spontan membentaknya dan memukulnya dengan tangan yang sebelah lagi karena itu memang sakit!

"Aww. Bisakah kau tenang sedikit? Kalau tidak begitu, luka mu akan terinfeksi. Kau mau hah?" Kujyo memegangi tangannya yang kupukul

"Tapi yang tadi itu sangat sakit kau tahu! Makanya pelan-pelan!" aku membentaknya lagi

"Grr, perempuan memang cengeng," katanya. 'Dia bilang kau cengeng? Awas kau Kujyo!'

"Aku menyesal menungguimu tadi, padahal aku bisa menolak permintaan Sensei. Biar saja kau sendiri di UKS," lanjutnya sambil berbisik. Tapi itu terdengar jelas di telingaku karena aku dekat dengannya!

"Apa maksudmu menungguiku?" tanyaku dengan nada agak marah

"Tidak, bukan apa-apa," jawabnya

"Ihh kau menyebalkan!" Jtak! Aku memukulnya lagi

"Aww! Hentikan itu!" bentaknya

"Wlee," aku hanya mengeluarkan lidah mengejeknya

Setelah membersihkan lukaku, meskipun aku sering membentaknya karena sakit hhe

Himeka dan Miyon kembali dengan membawa kotak P3K

"Ini P3K nya," Himeka menyimpannya di bawah

"Trimakasih," ucap Kujyo lembut pada Himeka

Lalu dia mengambil perban dan.. yang paling tidak kusuka! Obat merah!

Dia mulai meneteskannya di lukaku. Dan saat itu aku menahan agar tidak menjerit atau memukulnya lagi. Tapi yang tidak bisa kutahan adalah air mata.

"Ukhh.." aku meringis sambil menutup mataku yang berair, dan air mata pun jatuh satu per satu. Sangat perih! Bahkan lebih perih daripada tadi!. Tanganku bergetar karena menahan sakit, dan Kujyo pasti merasakannya juga. 'Memalukan.. Pasti Kujyo-kun akan menertawakanku kalau aku menangis.' pikirku sambil terus mengeluarkan air mata

"Ukhh.." ringis ku seperti anak kecil. Dan yang mengejutkanku adalah..

"Eh? Hey, jangan menangis," ucap Kujyo dengan lembut dan nada kekhawatiran. Aku terkejut karena kata-katanya tadi! 'Ternyata dia bisa juga berbicara lembut seperti itu?' pikirku

"Karin-chan? Itu pasti sangat perih ya?" kata Himeka dan Miyon

Aku hanya mengangguk pelan dengan air mata terus mengalir

"Hey, sudah jangan menangis. Aku tahu itu pasti sangat sakit. Rasa sakitnya sebentar lagi akan menghilang. Tahan sebentar," kata Kujyo sambil menghapus air mataku dengan lembut dan dia tersenyum!. Mata biru nya yang indah menatap lurus padaku.. Senyumannya hangat..

Wajahku menampakan semburat rona merah. 'Oh tidak, kau tidak boleh seperti ini Karin! Kau tidak meyukainya! Jangan terpesona melihatnya! Dia itu saingan!' aku membuang jauh jauh pikiran itu

"Terimakasih. Aku pikir kau akan menertawakanku.." kataku sambil menundukan kepala

"Hmm, itu kan wajar. Lagipula aku kan orang baik dan tampan yang banyak mempunyai fans," dengan bangganya dia bilang dia orang BAIK yang mempunyai banyak fans?

JTAK! Aku memukulnya tepat di kepalanya

"Bodoh, percaya diri sekali kau," aku mengeluarkan lidahku mengejeknya

"Hey! Untuk apa yang tadi itu?" dia memegangi kepalanya yang aku pukul

"Untuk kesalahanmu membuatku menangis!" seru ku

"Eh? Tapi itu kan karena sakit! Bukan karena aku!" serunya

"Tidak bisa, kau duluan yang melempar bola itu padaku!" bentakku

"Bukannya kau yang tidak hati-hati! Aku kan sudah memperingatimu!" ... Adu mulut pun terjadi..

.

~Skip Time~

[*Normal Pov*]

Pulang sekolah Karin, Himeka dan Miyon berpisah di depan gerbang sekolah seperti biasa. Tapihari ini ditambah Kujyo bersama Himeka

"Sampai besok!" seru Miyon dan Himeka

"Sampai besok!" seru Karin pada mereka, sedangkan Kujyo hanya diam saja melihat mereka dan berjalan pulang bersama Himeka

'Huh, dasar Kujyo-kun,' pikir Karin

Karin berjalan pulang ke rumahnya langsung. Seharusnya Karin ke Cafe Familiy dulu, tapi karena kondisinya, Karin langsung pulang dan istirahat

Sampai di rumah Karin di sambut pelayan pribadinya Rika (read: ohh maaf ya bagi penggemar Rika Karasuma, aku membuatnya menjadi pelayan pribadi Karin:D)

"Selamat datang Nona, apa anda ingin makan siang?" sapa Rika

"Tidak terimakasih Rika. Aku ingin istirahat dulu," Karin langsung masuk kamarnya dan membaringkan tubuhnya yang lelah

"Hmm. Pulang-pulang kakak pasti menayakan keadaanku.." aku mengambil bantal empuk dan memeluknya

"Oh iya. Cerdas cermat kan diadakan besok. Belajar tidak ya? Saat ini aku sedang malas baca buku.. Tapi kalau tidak, aku tidak akan bisa menang.. Belajar? Tidak? Belajar? Tidak? Belajar? Tidak? Ahhh aku bingung!.. Lebih baik sekarang istirahat dulu, saat terbangun pasti sudah malam, jadi belajar malam saja," Akhirnya Karin memilih untuk istirahat dulu.

.

~Skip Time~

Matahari sudah mulai tenggelam dan Karin terbangun dari istirahatnya

"Ngh.. Sudah jam berapa?" Karin melihat jam dindingnya. Terlihat pukul 17.35

"Sudah sore rupanya. Aku harus siap siap untuk belajar," Karin bangun dari tempat tidurnya dan pergi mandi. Setelah itu makan malam tanpa kakak yang menemaninya

'Ternyata sepi ya kalau tidak ada siapapun?' pikir Karin. Selesai makan karin langsung masuk kamar lagi dan mulai belajar untuk cerdas cermat besok.

.

[*Karin Pov*]

Pagi hari membangunkanku. Aku bergegas ke kamar mandi dan memakai seragamku. Langsung turun ke ruang makan

"Karin-chan! Ohayo!" sapa kakaku

"Ohayo!" jawabku

"Karin-chan! Kemarin kau jatuh lagi? Bagaimana keadaanmu sekarang?" tanya Lisa

"Aku sudah baik Ka," Setelah sarapan aku langsung pergi ke sekolah..

~Sekolah~

"Ohayo!" sapaku pada Himeka dan Miyon

"Ohayo!" jawab mereka berdua

"Karin-chan, apa kau sudah belajar untuk cerdas cermat?" tanya Himeka padaku

"Iya," jawabku

"Bagus! Kalau begitu aku akan mendukunggmu Karin-chan!" seru Miyon

"Iya terimakasih!" seru ku

Dan saat itu terdengar speaker sekolah

"Perhatian pada seluruh murid. Lomba cerdas cermat akan diadakan hari ini pukul 10, bagi para peserta di mohon segera bersiap-siap. Semua peserta harus sudah kumpul di aula pada Pukul 10. Terimakasih." suara itu suara Ketua OSIS. Kazune Kujyo.

"Kya! Itu suara Kujyo-kun!" para fansnya berteriak histeris memanggil-manggil nama Kujyo

"Hah, dasar. Lebih baik aku bersiap-siap," kataku sambil membaca-baca buku...

.

Tbc~

Apakah lomba cerdas cermat itu akan berjalan lancar? dan siapa yang akan memenangkannya?

.

Please review~^^~


a/n: terimakasih lagi bagi readers^^. Yu harap reviewnya yaaa~ hehehe. Barangkali ada saran atau masukan untuk chapter selanjutnya?

Balas review~^^~:

Suzuka Kujyo: wahhh makasih reviewnyaa Arigato arigato~. Ini sudah update^^. Masih penasaran kah? semoga anda menyukai chapter inii^^

Kujo nurvie: hihihi terimakasiiihh. Iya^^ Yu harap Yu bisa memenuhi permintaanmu, tapi mungkin di chapter yang ini baru permulaannya tidak apa-apa ya? semoga anda menyukai chapter inii^^

karigold: thank you thank you! I'm glad you like it^^. I hope you like this chapter also~

Hanazono Bella: iya trimakasih saran-sarannya! aku sangat menghargainya. Aku harap bisa lebih baik lagi^^

RnR~~