LIPBALM
.
.
.
.
Rate: T
Genre: drama, friendship
Main Cast: Kim Hanbin, Kim Jinhwan & Song Yunhyeong
Other Cast: member Ikon dan Artis YG yang
lain akan segera menyusul
Disclaimer: Semua cast milik Tuhan
Warning: Yaoi, Typo dimana-dimana, Cerita membosankan
.
.
.
.
_Psycho28_
.
.
.
.
"Melupakan masa lalu tidaklah sama mudahnya seperti kita membalikkan telapak tangan. Semakin kita ingin melupakannya, maka akan semakin melekat pada ingatanmu. Maka biarkanlah ia berlalu seperti air yang mengalir dengan tenang, menghilang seperti angin yang berlalu. Tapi apa yang akan kau lakukan jika masa lalu mu itu, sudah ditakdirkan untuk menjadi masa depanmu nanti?"
.
.
-=Flasback On=-
"Hyung kau seperti yeoja saja eoh memakai lipstick segala kkk~" kekehan bocah berumur 8 tahun itu terdengar sangat menyebalkan ditelinga hyung kesayangannya yang kita ketahui bernama Song Yunhyeong.
"Yak sudah kubilang berapa kali B.I kalau itu bukan lipstick namanya, tapi LIPBLAM" jawab bocah Song tersebut dengan penekanan kata di kata-kata Lipbalmnya, kemudian ia mengerucutkan bibirnya pertanda ia sedang merajuk yang terlihat sangat imut dimata B.I
"Hyuuuung~ kau sangat manis dan imut ketika sedang merajuk~ aku ingin menikahimu ketika aku sudah besar nanti hyung~" ucap B.I sambil merayu hyung kesayangannya, kemudian tersenyum manis dihadapan bocah Song tersebut yang membuat guratan merah menjalar disekitar pipi hingga telinganya.
"Y-yak bilang saja kau terpesona oleh senyuman manis ku kan?" balas yunhyeong dengan gugup karna ia sedang memerah malu sekarang melihat senyuman manis sekaligus tampan milik B.I yang mampu membuat jantungnya berdetak tak karuan.
"Hyuuuung~ sini ada yang ingin kubisikkan."
"Y-ya apa yang ingin kau katakan B.I?" tanya Yunhyeong kebingungan sambil memajukan wajahnya.
"Aku-" B.I menggantungkan kata-katanya, kemudian-
Chuuu~~
"Aku menyukaimu hyung, dan kelak saat kita besar nanti aku ingin menikahimu hyungie." setelah B.I berhasil mencuri ciuman pertama hyung kesayangannya, lalu ia menlanjutkan perkataannya dan tersenyum sangat manis dihadapan hyung kesayangannya tersebut.
Membuat wajah bocah berumur 9 tahun yang bernama Song Yunhyeong tersebut memerah padam, dan membuat B.I semakin gemas.
"Yak bocah mesum, berani sekali kau mencium bibirku." Bentak Yunhyeong yang sebenarnya gugup karna habis dicium oleh saeng kesayangannya.
"Dasar paboya~ mau saja ku tipu eoh kkk~ tapi bibirmu sangat menggemaskan dan berwarna merah seperti bibir yeoja." kekehan B.I yang gemas melihat hyungnya, membuat Yunhyeong mengerucutkan bibirnya kembali.
"Dasar monyet jelek"
"Kau ommonim berlipstick tebal"
"Yak ku beritahu sekali lagi bahwa aku bukan ommonim berlipstick tebal eoh" geram Yunhyeong sambil memukul-mukul badan B.I
"Ahh hyuuuung sakit~" ucap B.I sambil berpura-pura mengaduh kesakitan.
"Eum sakit sekali ne B.I? apa aku menyakitimu? Ah mianhamnida" balas Yunhyeong sambil mendekati B.I dengan mata yang sudah berkaca-kaca tanda ia akan menangis karena telah menyesal memukul B.I barusan.
B.I yang berpura-pura kesakitan, diam-diam tersenyum manis dan kemudian malah tidak tega melihat hyung kesayangannya menangis mengira ia benar-benar kesakitan oleh pukulannya barusan, selanjutnya bocah bernama B.I itu ikut menangis melihat hyung kesayangannya menangis.
-=Flasback Off=-
.
.
Namja pendek tersebut kemudian membantu namja dihadapannya berdiri.
"Tidak apa-apa dan terima kasih karna kamu sudah membantuku berdiri." Lalu ia membungkuk kembali untuk membantu namja pendek dihadapannya memungut buku-buku tebal tersebut.
"Gomawo telah membantuku memungutnya. Aku duluan dulu ne, karna sebentar lagi jam istirahat akan habis jadi aku akan mengantarkan buku-buku ini dulu. Hah… Padahal ini seharusnya adalah pekerjaan monyet sialan itu. Kan dialah ketua kelasnya, kenapa juga harus aku yang mengantar buku-buku sialan ini" Umpat Jinhwan namja pendek penyuka tokoh kartun Toy Story tersebut.
"Bolehkah aku membantumu mengantarkan buku-buku tersebut? Karna sepertinya buku itu sangat berat sekali, tubuhmu sudah kecil kasihanilah tubuhmu itu." Balas namja penyuka lipbalm tersebut sambil sesekali terkekeh melihat tubuh kecil namja dihadapannya.
"Yak… aku bisa sendiri. -_- Dan ingat satu hal tubuhku tidak kecil." Umpat Jinhwan sekali lagi karna dirinya tidak terima tubuhnya yang kecil dihina.
"Hahaha maafkan aku. Sini kubantu mengantarkannya." Yunhyeong membungkuk meminta maaf kemudian mengambil sebagian buku-buku tebal tersebut.
"Baiklah kalau kamu memaksa." Ucap Jinhwan merasa lega karna ada juga yang mau berbaik hati membantunya mengangkat buku-buku tebal tersebut.
"Ngomong-ngomong aku tak pernah melihatmu. Apa kau anak baru disekolah ini?" Tanyanya kepada namja penyuka lipbalm tersebut.
"Ah iya, ini hari pertamaku bersekolah disini. Aku siswa pindahan dari Inggris. Kebetulan sekali aku sedang kebingungan mencari kelas 12A. Apa kamu tau dimana kelasnya?" Yunhyeong menatap memelas kepada Jinhwan tanda meminta pertolongan karena dari tadi ia sudah lelah mencari sendiri ruang kelasnya sendiri disekolah yang besar dan luas ini.
"Haha apa kau tersesat mencari kelasmu sendiri. Kebetulan sekali ternyata kita sekelas. Ah ne namaku Kim Jinhwan dan sepertinya aku lebih tua darimu jadi panggil aku Jinhwan hyung." Ucap Jinhwan sambil memperkenalkan dirinya.
"Okelah Jinhwan hyung perkenalkan namaku Song Yunhyeong. Panggil saja namaku Yunhyeong."
.
.
.
.
~Teng Teng Teng~
Terdengar bunyi bel menandakan jam istirahat telah habis kemudian kedua pemuda tersebut mempercepat langkahnya menuju kelasnya. Di lain tempat seseorang yang kita kenal sebagai Hanbin sedang ngos-ngosan mengatur nafasnya dikelas.
"Yak Kim Hanbin hyung paboya kenapa kau barusan berlari seperti orang yang habis melihat hantu begitu? Untung kau tidak terjatuh saat berlari dengan kencang tadi, karena pasti akan sakit sekali." Gumam seorang namja imut bernama Kim Donghyuk sambil menatap horror kea rah Kim Hanbin.
"Aku habis menabrak seseorang, jadi aku langsung lari saja agar tidak dimarahinya kkk~" kekehan Hanbin terdengar cukup menyebalkan ditelinga Donghyuk, karena baginya Kim Hanbin itu adalah namja menyebalkan yang sok popular.
"Dasar hyung pabo kau tidak meminta maaf atau setidaknya membantu orang itu berdiri?"
"Aku hanya sempat meminta maaf, lalu aku kabur ke kelas. Hampir saja tadi handphone ku terjatuh karena berlari tadi, aku masih sangat menyayangi I Phone 6 milikku ini." Jawab Hanbin.
"Dasar hyung pabo, seharusnya kau juga membantunya berdiri pasti dia kesakitan. Dasar hyung pabo, hyung paboya."
"Yak sudahlah aku sedang tidak ingin berdebat dengan mu kali ini Kim Donghyuk." Balas Hanbin dengan malas sambil memberikan penekanan kata-kata terhadap Donghyuk teman sebangkunya.
"Baiklah kalau begitu, bahkan sekarang aku juga lagi malas melihat wajah monyetmu itu." Ucap Donghyuk dengan mendengus malas sambil melihat ke arah lain.
"Aku bukan monyet, aku Kim Hanbin pangeran tampan." Balas Hanbin sambil membanggakan dirinya.
"Kau monyet jelek yang suka mengaku-ngaku pangeran tampan padaku."
"Aku memang pangeran tampan, buktinya banyak wanita yang tergila-gila kepada ku."
"Kau hanya terlalu kepedean saja hingga mengira banyak wanita yang menyukaimu, padahal kau adalah monyet jelek Hanbin hyung."
Kemudian debat mereka berlanjut kembali dancada kemungkinan tidak akan ada habisnya.
Mari kita tinggalkan saja perdebatan dua namja aneh ini.
.
.
.
.
Nampak dari luar jendela kelas 12A guru terkiller disekolah YG High School yang mengajar mata pelajaran sejarah sedang berjalan menuju kelas sambil sesekali berbincang-bincang dengan seorang disamping guru tersebut yang kelihatan lebih muda dari guru tersebut.
"Anak-anak kita kedatangan murid pindahan dari Inggris, silahkan masuk nak." Ucap guru terkiller itu saat memasuki kelas, sambil mempersilahkan seorang namja manis yang berdiri diluar kelas itu dengan santai.
"Kira-kira seperti apa ya anak pindahan tersebut? Apakah dia namja tampan ? Atau yeoja cantik?" bisik-bisik murid dikelas tersebut, sedangkan seorang namja kecil nan cantik yang kita ketahui bernama Kim Jinhwan hanya senyum-senyum sendiri seperti orang gila karena ia tahu siapa murid pindahan tersebut.
"Ehem" deheman dari guru tersebut mampu membuat semua murid dikelas 12A tersebut diam seribu kata.
"Annyeong~ perkenalkan namaku Song Yunhyeong, aku adalah murid pindahan dari Inggris tersebut."
"Silahkan kamu duduk dimanapun kamu suka." Ucap guru killer itu kepada Yunhyeong.
"Baiklah sonsaengnim." Lalu namja manis tersebut mulai melihat-lihat seisi kelas yang sedang membicarakannya, lalu ia pun memutuskan untuk duduk dimeja pojokan sana yang ternyata memiliki satu meja dan bangku yang masih kosong, kemudian namja manis tersebut mulai berjalan menuju calon mejanya yang berada dipojokan sana.
Setelah sampai ke mejanya, namja manis tersebut mengajak bicara namja bergigi kelinci disampingnya yang akan menjadi teman satu bangkunya nanti.
"Boleh aku duduk disampingmu?" ucap Yunhyeong lalu menatap ke arah namja disampingnya dengan ekspresi wajah memohon.
Tak ada balasan, respon apapun atau sekedar menatap lawan bicara, lalu Yunhyeong mulai mengguncang tubuh namja tersebut.
Masih tak ada respon apapun dan hal itu ternyata mulai membuat namja manis tersebut merasa kesal, kemudian Yunhyeong mulai mengguncang tubuh tersebut dengan agak keras.
"Ah eh apa?" ucap namja gigi kelinci tersebut yang tersentak kaget karena dibangunkan dengan tidak elit menurutnya.
"Boleh aku duduk disampingmu ehm..?" Tanya ulang namja manis tersebut dengan tersenyum seramah mungkin.
"Ah ne silahkan saja, dan panggil saja aku Bobbi, apa kau anak pindahan dari Inggris itu?." Balas namja bergigi kelinci itu sambil sesekali menguap dan mengucek matanya untuk menghilangkan rasa kantuk. Lalu ia pun memperkenalkan diri dan bertanya kepada namja manis yang akan menjadi teman sebangkunya nanti.
"Ah ne aku murid pindahan dari Inggris itu, dan perkenalkan namaku Song Yunhyeong, salam kenal Bobbi." Jawab Yunhyeong sambil memberikan senyum manis.
Deg Deg
"Tunggu… Kenapa wajahnya terasa sangat familiar? Dan namanya juga sangat mirip dengan dia, hanya saja aku tidak tahu marga dari seseorang itu dan namja ini entah kenapa aku seperti pernah mengenalnya atau melihat wajahnya, hanya saja aku tak ingat dimana itu."
"Apa mungkin namja manis ini adalah…"
.
.
.
.
TBC
.
.
.
.
Maaf readers sekalian atas keterlambatan ff ini :'v
Author kemarin sibuk banget sama urusan sekolah dan minggu sekarang lagi banyak-banyaknya ulangan yang sedang menanti hohoho :v
Terima kasih buat para readers yang sudah menyempatkan untuk membaca ff ini dan memberi review~
.
.
Untuk ff First RP & First Love ada kemungkinan akan author post minggu depan, sekali lagi maaf atas keterlambatan ff ini ya readers sekalian.
Jangan lupa review nya ya, boleh juga kasih kritikan dan saran buat ff yang author buat ini :v
