*~ THANK YOU ~ *
Cast : -Cho Kyuhyun, - Lee Sungmin, - Eric Moon ( Shinhwa ), - Kim Ryeowook, -Kim Jong Woon/Yesung, - And Other..
Rate: T
Genre : Hurt/Comfort, Romance
Summary : Maaf Karena telat memahami bahwa ternyata aku adalah Senyummu, Maaf karena telat mengerti bahwa aku adalah Nafasmu, Maaf pula karena telat menyadari bahwa kau adalah Hidupku.
Terimakasih kau selalu ada untukku. Terimakasih karena selalu Mencintaiku, Terimakasih karena selalu Menerimaku. Terimakasih Untuk semuanya.../ Jeongmal Saranghae Cho Kyuhyun/
Disclimer : Lee Sungmin dan Cho Kyuhyun milik Tuhan YME, keluarga mereka dan milik diri mereka sendiri, namun mereka saling memiliki. dan FF abal ini murni 100% Milik saya…
- WARNING! YAOI, Abal, GAJE bangeeetttt…EYD amburadul dan Typo dimana-mana
-ff ini hanya untuk Para Joyer yang selalu setia mencintai KyuMin.
Bagi yang Bukan JOYER harap angkat kaki dari hasil karya saya. Daripada nantinya hanya akan ng'Bash Uri KyuMinnie!-
-REVIEW DI TUNGGU—
Don't Like? Don't Read…
DON'T COPAS!
Happy Reading…. ^^
.
.
Part 2
.
.
Kesal,,,,Marah,,,,,
Itulah yang Sungmin rasakan saat ini. tapi dia sangat jelas menginginkan kehadiran kekasihnya. Berkali-kali dia melihat alat komunikasi disampingnya dan berharap ada kabar dari seseorang yang sangat ia rindukan.
Namun nihil…
dia mengerti kesibukan orang itu, tapi berlebihankah dia bila mengharapkan orang itu menghubunginya? meskipun hanya lewat sebuah pesan yang sangat singkat. tapi ya begitulah, Kyuhyun yang selama ini menjabat sebagai kekasihnya terlalu mencintai pekerjaannya. " Kyu, begitu sulitkah kau menghubungiku? " monognya pada diri sendiri.
Sungmin berguling-guling resah diatas tempat tidurnya. Lama dia melakukan hal tersebut, sampai akhirnya kantuk tak bisa dihindari dan akhirnya Sungmin tertidur.
.
Ckleeekk
Pintu kamar Sungmin perlahan terbuka menampilkan Namja Tampan yang Sungmin tunggu.
Yah, kekasihnya yang Sungmin tunggu sejak tadi, Kekasihnya yang maniak Kerja – Cho Kyuhyun – akhirnya datang juga.
Kyuhyun melangkah dengan hati-hati mendekati ranjang dimana Sungmin telah terlelap diatasnya.
Kyuhyun tersenyum memperhatikan Sungmin yang tertidur pulas " Wajahmu begitu polos dan menenangkan kala tertidur, Chagi " Kyuhyun mengelus pipi Chubby Sungmin sayang " apa kau menungguku? Mianhae,,, " lanjutnya dengan jemari yang perlahan naik keatas berganti mengelus surai hitam Sungmin. " kau masih memakai baju yang tadi siang kau pakai, kau pasti lelah menungguku. Jeongmal Mianhae.. " Kyuhyun sedikit mengangkat kepala Sungmin, membenarkan posisi tidur Sungmin agar kepala sang Bunny tercintanya dalam posisi yang nyaman.. Karena saat ini Sungmin tertidur tanpa alas kepala.
" Mmmhh,,, " Sungmin melenguh karena merasakan gerakan pada tubuhnya. tapi dia terlalu lelah untuk terbangun. "Kyu,,,, " ucapnya tanpa membuka mata.
"iya sayang, aku disini.. " Kyuhyun mendekap erat orang tersayangnya dan menyamankn posisiny untuk menemani kekasihny itu tidur. Sungmin menyusupkan kepalanya pada dada bidang Kyuhyun, itu merupakan posisi paling nyaman yang dia rasakan. Kyuhyunpun makin memperdalam pelukannya kemudian memejamkan mata menyusul sang kekasih kealam mimpi tanpa mengganti bajunya terlebih dahulu.
.
.
.
Keesokan paginya…
Sungmin mengerjapkan kedua manic Foxynya membiasakan diri dengan cahaya matahari yang sedikit menerobos masuk jendela kamarnya. Detik berikutnya senyuman manis terkembang di sudut bibir tipisnya kala merasakan lengan kekar yang melingkar indah di pinggangnya.
Sungmin menatap sosok yang kini memeluknya erat, tangannya terangkat untuk membelai pipi sang kekasih yang kini masih setia dengan mimpi indahnya. Jemari lentik Sungmin menelusuri setiap sudut pada wajah sang kekasih, kekaguman terpancar jelas dari kedua manic Foxy yang setia memandang pahatan maha Sempurna dihadapannya.
Kyuhyun memang sangat menawan, bahkan saat memejamkan matapun ketampanannya tak pernah memudar. Kemarahan dan kekesalan Sungmin semalam sirna sudah saat memandang wajah teduh dihadapannya. " kau sudah bangun Chagi,, " bisik Kyuhyun tanpa membuka mata mengakibatkan pergerakan jemari Sungmin di wajahnya terhenti seketika.
" yyaa,, kau sudah bangun Kyunnie.. kenapa kau masih berpura – pura tidur. Eoh? " Sungmin mempoutkan bibirnya kesal.
" aigoo,, kau senang sekali mempoutkan bibirmu sayang.. itu selalu membuatku ingin melahapnya. " Kyuhyun mencubit gemas bibir pouty Sungmin lalu membawanya mendekat untuk menyatukan bibir mereka. Kyuhyun mengecup sayang bibir tipis Shap-M menggoda dihadapannya. " Morning Kiss baby.. " ucapnya kemudian kembali mengecup bibir Sungmin, dan kali ini Kyuhyun sedikit melumat bibir Sungmin mengajaknya bermain barang sebentar kemudian melepaskannya dengan perlahan.
Sungmin menarik kedua sudut bibirnya tersenyum tulus dihadapan Kyuhyun. sungmin sedikit mengangkat kepalanya kemudian kembali tertidur dengan dada Kyuhun yang menjadi alasnya. Tangan Kyuhyun terangkat untuk mengelus surai hitam Sungmin. Lama mereka dalam posisi seperti itu menikmati moment indah dipagi hari yang sudah sangat jarang mereka lakukan, mengingat Kyuhyun yang jarang tidur di Apartment Sungmin karena pekerjaan yang sangat sibuk akhir-akhir ini. Biasanya setiap hari Kyuhyun akan tidur di Apartment Sungmin, bahkan baju diapun lebih banyak di lemari Sungmin daripada di Apartmentnya. Namun karena kerjaan yang sangat sibuk, mereka jarang tidur bersama seperti saat ini. Kyuhyun lebih sering tertidur dikantor atau kadang mengerjakan pekerjaan kantor di Apartmentnya.
Dengan adanya Kyuhyun di pagi ini, Sungmin sangat senang, karena telah lama moment seperti ini tak terjadi diantara mereka.
" Kyunnie, boleh aku bertanya sesuatu? " Sungmin akhirnya membuka pembicaraan diantara mereka. " mm.. " gumam Kyuhyun sebagai isyarat meng 'iya'kan pertanyaan Sungmin.
" kudengar kau mempunyai Saudara(Hyung)? Kenapa tak pernah menceritakannya padaku? " akhirnya Sungmin tak tahan dengan kepenasarannya tentang Kyuhyun yang mempunyai seorang Hyung. Sungmin merasa sekarang waktu yang tepat untuk dia bertanya pada Kyuhyun, karena sekarang memang Weekend, jadi Kyuhyun pasti mempunyai banyak waktu untuk menceritakannya -kalau dia bersedia-.
Sungmin yang tertidur di dada Kyuhyun merasakan dengan jelas kalau saat ini Kyuhyun menarik nafasnya dalam. " tak apa kalau kau belum bisa menceritakannya Kyunnie " lanjut Sungmin dengan sedikit mengelus dada Kyuhyun agar Kyuhyun bisa sedikit Rileks.
" Mian aku tak pernah menceritakannya. Karena kupikir itu tak penting. " Kyuhyun sedikit mengambil jeda dalam perkataanya. " tapi sepertinya sekarang memang waktu yang tepat. Lagipula kau akan sering bertemu dengannya mulai sekarang " lanjut Kyuhyun dengan jemari tangannya yang masih setia membelai rambut Sungmin.
" eh? " Sungmin mendongakan kepalanya menatap Kyuhyun tak mengerti. ' sering bertemu dengannya? ' Sungmin sedikit berpikir, dan ingatannya kembali pada percakapannya dengan Ryeowook waktu di kantor , bukankah Ryeowook bilang kalau kemungkinan yang menggantikan atasannya itu Hyung Kyuhyun? Sungmin menganggukan kepalanya beberapa kali membuat Kyuhyun mengangkat sebelah alisnya bingung.
" wae? " Kyuhyun mengecup gemas bibir Sungmin dihadapannya.
" ani, aku hanya teringat perkataan Wookie, dia bilang kemungkinan yang menggantikan Direktur Park adalah Hyungmu. Apakah benar begitu? " mata rubahnya mengerjap polos dihadapan Kyuhyun yang saat ini terkekeh melihat ekspresi bingung dirinya.
" dia benar. Maka dari itu aku bilang kau akan sering bertemu dengannya " Kyuhyun merengkuh tubuh mungil Sungmin dan mengelus punggung sempit Sungmin sayang.
Sungmin kembali pada posisi semula menelusupkan kepalanya di dada bidang Kyuhyun dengan tangannya yang tak henti mengelus dada Kyuhyun.
" dan mungkin sudah saatnya aku menceritakan ini padamu. Apa kau akan mendengarnya? " Sungmin menganggukan kepalanya antusias menjawab pertanyaan Kyuhyun. yah, dia ingin mengetahui semua yang tidak dia ketahui selama ini. Dia pun telah bersiap mendengarkan cerita sang kekasih tercintanya.
" Kau tahukan kalau Appa meninggal saat aku berumur 10 tahun? "
" ne… " Sungmin tahu Kyuhyun pernah menceritakan tentang Ayahnya tercinta yang meninggal akibat penyakit jantung yang dideritanya.
" Lima tahun kemudian Eomma menikah lagi. " Kyuhyun terdiam sejenak seperti enggan untuk menceritakannya. Sungmin diam menunggu kalimat selanjutnya, dia merasakan dada Kyuhyun yang berdebar lebih kencang. Dia tahu mungkin Kyuhyun tak ingin menceritakannya. Sungmin terus membelai dada sang kekasih berharap dapat sedikit menenangkannya.
" aku tak ingin ada orang lain yang menggantikan posisi Appa " Sungmin tahu itu pasti sulit. Seorang anak yang sangat dekat dengan Ayahnya kemudian di tinggalkan sang Ayah pasti akan sulit menerima orang baru yang harus menggantikan seorang Ayah di dalam kehidupannya. Sungmin masih diam mendengarkan setiap perkataan Kyuhyun.
" maka sejak usiaku 15 tahun, aku pindah ke Apartment dan hidup sendiri. Aku tak ingin bertemu dengan Namja itu. "
" jadi di usiamu yang masih muda kau hidup sendiri? "
" mm.. tapi eomma sering mengunjungiku. Bahkan hampir setiap hari. "
" apa kau membenci Chullie eomma karena telah menikah lagi? "
" ani. Aku tak membenci siapapun. Aku hanya tak suka orang lain menggantikan posisi Appa "
" jadi, Hyungmu yang sekarang putra Namja yang menikahi Chullie eomma? " Sungmin sedikit mendapat titik terang.
" ne.. dia beberapa tahun lebih tua dariku. "
" apa kau tak menyukainya juga? "
" aku menyukainya. Dia baik, selama ini dia berperan baik sebagai seorang Hyung. Awalnya aku juga tak menyukainya, tapi dia selalu sabar mendekatiku, bahkan dia sering menemaniku di Apartment. "
" kenapa kau tak coba menerima Namja yang menikahi Chullie eomma? " Sungmin sedikit mendongakan kepalanya melihat raut muka sang kekasih saat dirinya menanyakan hal tersebut.
" aku tak bisa " Kyuhyun menunduk memandang tepat pada kedua mata rubah Sungmin. " apa kau sudah mengerti sekarang? Itulah kehidupan keluargaku " Kyuhyun mengakhiri ceritanya dengan memberikan satu kecupan hangat di bibir tipis Sungmin.
Sungmin tersenyum menanggapinya, meskipun Sungmin belum pernah bertemu dengan Namja yang menjadi Appa Kyuhyun saat ini, Sungmin berharap Kyuhyun nantinya bisa menerima kehadiran orang tersebut.
" aah Chagi,, nanti siang kau ikut denganku ne.. "
" kemana? "
" aku akan mengenalkanmu pada atasan barumu " Kyuhyun memepererat pelukannya. Dan Sungmin dengan senang hati membalas pelukan Kyuhyun. ' atasan baru? Aahh Hyung Kyuhyun ' Sungmin bermonolog dalam benaknya.
.
.
.
Incheon Airport…..
Namja Tampan dengan kacamata hitam yang bertengger indah menutupi kedua mata kelamnya berjalan elegan keluar dari Bandar udara internasional tersebut. kepalanya tak henti bergerak ke kanan dan kiri sejak keluar tadi, matanyapun bergelirya ke setiap sudut berharap menemukan orang yang akan menjemput dirinya di tempat itu.
" Tuan Muda, maaf saya terlambat " suara serak seorang Namja paruh baya menginterupsi kegiatannya.
" aah Shin Ahjussi, tak apa-apa, aku juga baru keluar. Bagaimana kabarmu? " ucapnya sopan sambil melepas kacamata hitam yang menghiasi wajahnya, menampilkan dengan jelas sorot kelam namun meneduhkan dari kedua manik hitamnya. " kabar saya baik Tuan.. " balas sang sopir tak kalah sopan.
Dengan dibantu sang Sopir dia menyeret seluruh barang bawaan yang sejak tadi dia dorong sendiri. " haaahh akhirnya aku kembali ke korea.. udara disini makin sejuk " ucapnya dengan membentangkan kedua tangan lebar.
" Tuan Muda Eric pasti senang bisa kembali kesini " Ucap sang Sopir yang sibuk memasukan barang bawaan Tuan Mudanya kedalam bagasi belakang.
" kau benar Ahjusshi, aku benar-benar senang bisa kembali kesini. Sudah 3 tahun aku belum pernah menginjakan kaki di sini, bahkan libur akhir tahunpun aku tak bisa pulang karena kerjaan di Kantor pusat sangat banyak " Ucap Namja tampan yang ternyata bernama Eric tersebut antusias. Dengan gerakan cepat, dia mengeluarkan Gadget hitam dari saku celananya, kemudian mengotak atik benda elektronik tersebut. tak berapa lama, dia telah menempelkan benda hitam itu di telinga kanannya pertanda dia sedang memanggil seseorang.
" yyaa,, bocah nakal! aku sudah sampai. Kapan kau akan menemuiku? Jangan berkencan dengan berkas-berkas menjenuhkan terus " serunya kala Line Telepon itu telah tersambung.
" jinjja? Oke, aku tunggu. Kau tahu Apartmentku yang sekarang kan? "
" Arraseo.. " PIP.. sambungan telepon berakhir, dia menaruh kembali Gadget hitam itu ke saku celananya kemudian masuk kedalam mobil yang pintunya telah dibuka oleh sang sopir sebagai isyarat agar tuan mudanya masuk.
" apakah Appa dan Eomma sehat? " tanya Eric pada sang Sopir yang sibuk menghidupkan mesin mobilnya. " Ne, mereka sehat Tuan.. " jawab sang sopir patuh.
" lalu Kyuhyun? bagaimana dengan anak itu? " tanyanya kemudian.
" Tuan Muda Cho juga baik "
Chamkamman,,
Cho Kyuhyun? aah ternyata Namja yang bernama Eric ini Hyung angkatnya Kyuhyun.
" maaf Tuan muda Eric, apakah sekarang kita akan kerumah atau… "
" ke Apartmentku yang ada di Gangnam. Nanti malam baru aku akan menemui Appa dan Eomma " Eric memotong pertanyaan Sang Sopir barusan. Mendengar pernyataan sang majikan tersebut, akhirnya Sopir Shin melajukan mobilnya mengantarkan sang majikan ketempat tujuan.
.
.
.
.
Sungmin masih sibuk mematut dirinya didepan cermin. Dia senang akhirnya Kyuhyun akan mengenalkan dia pada salah satu keluarganya yang lain selain Chullie eomma. Dia ingin meninggalkan kesan yang baik pada pertemuan pertamanya. Apalagi yang akan dia temui saat ini yang akan menjadi atasannya juga.
" Chagi, kau sudah siap? " Kyuhyun melongokan kepalanya di ujung pintu kamar Sungmin. " ne.. kajja " Sungmin menghampiri Kyuhyun lalu menggandeng lengan Kyuhyun mesra.
Mereka akhirnya melangkahkan kaki keluar Apartment Sungmin dengan Sungmin yang tak pernah lepas bergelayut manja dilengan Kyuhyun. mereka tak mempermasalahkan pandangan orang lain, toh itu hal yang lumrah saat ini.
.
Kyuhyun dan Sungmin mampir sebentar pada salah satu kios bunga yang ada di pinggir jalan. Mereka membeli bunga untuk Hyung Kyuhyun sebagai bentuk ucapan selamat datang dan perkenalan diri Sungmin yang notabene kekasih Kyuhyun dan otomatis akan menjadi Adik ipar Hyung Kyuhyun kelak.
.
.
.
.
Tak membutuhkan waktu lama, hanya 30 menit mereka telah sampai di tempat tujuan.
Kyuhyun melangkah pasti menyusuri setiap Bilik Apartment mewah mencari no Apartment yang hyungnya kirim lewat sms. Kyuhyun berhenti disalah satu pintu Apartment yang diyakininya milik sang Hyung tersebut. tangannya terulur untuk menekan tombol disebalah kanan pintu tersebut, Sungmin yang berdiri di sampingnya hanya diam mengikuti sang kekasih.
Beberapa menit kemudian, pintu kokoh itu tebuka dan menampilkan sosok tegap di hadapan mereka.
" yyaa,, bocah nakal! kenapa kau lama sekali. Eoh? " sosok tegap yang ternyata Eric –Hyung Kyuhyun- itu memeluk Kyuhyun erat dengan sedikit memberikan pukulan sayang didada Kyuhyun.
" mian Hyung, istriku dandannya lama sekali " Eric seketika melepas pelukan Kyuhyun dan baru menyadari sosok manis yang sedari tadi berdiri disamping Kyuhyun menyaksikan dua kakak adik yang berbeda marga tersebut saling melepas rindu.
" mwo? Istrimu? Eeeiiyy,,, kalau kau menikah tak mungkin aku tak tahu " Eric mengedipkan sebelah matanya kearah Sungmin. Sementara Sungmin hanya terkikik geli melihat tingkah mereka. setidaknya Sungmin tahu, hubungan mereka baik. Kyuhyun tak memperlakukan Eric seperti pada Ayah tirinya. Kyuhyun tulus menyayangi Eric. Sungmin tahu itu. Dia tahu sikap Kyuhyun bagaimana pada orang lain yang dekat dengannya atau yang hanya sebatas teman biasa/rekan bisnis.
" kkkk,,,, Hyung, kenalkan dia kekasihku " Kyuhyun akhirnya memperkenalkan Sungmin pada Namja tinggi yang mempunyai ketampanan hampir sama dengan dirinya itu.
" Lee Sungmin imnida " Sungmin sedikit membungkukan badannya
" Moon Jeong Hyuk. Kau bisa memanggilku Eric Moon " ucap Namja dihadapannya sama-sama membukukan badan
" dia yang akan menjadi Bossmu Chagii.. baik-baiklah dengannya. Dia Hyungku " Kyuhyun kembali menjelaskan siapa Namja yang saat ini bersama mereka.
" aahh senang bertemu denganmu Direktur Moon. " Sungmin memamerkan senyum manisnya dihadapan Eric.
" ne.. mohon bantuannya Sungmin-ssi " eric mematung sejenak melihat senyuman kelinci Sungmin. ' dia sangat manis' pikirnya. " Hyung, kau tak akan membiarkan kami masuk? " perkataan Kyuhyun sukses membuat eric yang tengah mengagumi Sungmin sedikit gelagapan. " aa,,aah.. ne,, ayo masuk. " ajaknya kemudian membiarkan kedua tamunya itu masuk kedalam Apartment mewahnya.
" wuaahh Apartmentmu lebih besar Hyung " Kyuhyun menelusuri setiap sudut Apartment Eric, sementara sang Empu rumah hanya menggeleng geli melihat tingkah konyol adiknya.
" hanya perasaanmu. Apartmentmu sebenarnya lebih besar, hanya saja kau tak bisa merawatnya jadi terlihat sempit. " seru Eric menjatuhkan Kyuhyun di hadapan Sungmin. Sungmin hanya terkikik mendengar penuturan Eric. Eric benar, kalau bukan Sungmin yang selalu membereskan Apartment Kyuhyun, pasti tempat itu akan seperti kapal pecah setiap harinya.
" aah Sungmin-ssi, berapa lama kau pacaran dengannya? " Eric mengalihkan perhatiannya pada Sungmin yang kini telah duduk disalah satu Sofa pada ruangan tersebut.
" 2 tahun Hyung.. " Kyuhyun menjawab pertanyaan Eric sambil merangkul pundak Sungmin dan duduk disampingnya.
" Daebak, apa kau tahan berpacaran dengan manusia maniak Kerja seperti dia? " Goda Eric yang mendapat tatapan membunuh dari Kyuhyun, detik berikutnya satu bantalan Kursi telah sukses meluncur kearah Eric, namun Namja Tampan itu dengan sigap dapat menangkis lemparan nista Kyuhyun.
Sungmin makin terkikik geli melihat aksi keduanya. Sungmin menemukan Kyuhyun yang lain, meskipun Kyuhyun selalu manja padanya, namun Kyuhyun juga ternyata sangat manja pada Hyungnya. Meskipun mereka bukan saudara kandung, Kyuhyun ternyata sangat menerima Eric.
.
.
.
Lama mereka melepas rindu di Apartment Eric, dan tanpa terasa matahari telah tenggelam yang sebentar lagi akan digantikan dengan cahaya bulan. Sungmin senang, Kyuhyun masih mempunyai keluarga yang bisa diajak bicara, meskipun Heechul sering mengunjungi Kyuhyun, namun mereka jarang sekali berinteraksi, bahkan Heechul malah sering mengobrol dengan Sungmin kalau mereka sedang bertemu bertiga.
Namun melihat keakraban Kyuhyun dan Eric, Sungmin senang. Eric juga orangnya mengasyikan, mudah bergaul dengan orang baru, meskipun mereka baru bertemu beberapa saat yang lalu namun Sungmin sudah merasa dekat dengan Eric. apalagi cepat atau lambat mereka akan menjadi keluarga juga. Bukankah dirinya kekasih Kyuhyun saat ini?
" Kyu, aku akan pulang kerumah menemui Eomma dan Appa. Apa kau akan ikut denganku? " Eric menepuk pundak Kyuhyun yang tengah merapihkan jasnya bersiap untuk pulang.
" ani Hyung, kau sendiri saja " ucap Kyuhyun datar. Eric menghela nafas berat, ternyata Kyuhyun belum bisa menerima Appanya. Eric melirik Sungmin yang menganggukan kepala kearahnya mengisyaratkan 'kalau semuanya akan baik-baik saja, Kyunhyun masih butuh waktu'
" baiklah Hyung, kami pergi dulu " Kyuhyun pamit dengan menggandeng tangan Sungmin. " sampai bertemu besok Sajangnim " pamit Sungmin menundukan sedikit kepalanya hormat.
Eric mengangguk menjawab salam pamit mereka, kemudian mengantar kedua tamu itu sampai pintu Apartmennya.
sebelum benar-benar meninggalkan Apartment tersebut, KyuMin kembali berpamitan pada Eric dan melambaikan tangan mereka. Eric mematung ditempatnya kala melihat senyuman manis dan lambaian tangan Sungmin, dadanya sedikit bergetar. dia menyadari, saat pertama bertemu dengan Sungmin dia sudah merasakan perasaan yang sangat aneh. salahkah dia yang tergoda oleh paras Sungmin yang cantik untuk ukuran Namja?
.
.
.
Senin dipagi hari,,,
Semua orang sibuk dengan kegiatan pagi mereka. banyak yang tidak menyukai hari Senin karena mereka harus kembali disibukan dengan segala urusan setelah libur dihari Minggu.
Sungmin seperti biasa berjalan disamping Kyuhyun memasuki kantor megah tempatnya bekerja.
" Minnie-ya,, " suara cempreng dibelakang mereka sontak menghentikan langkah keduanya.
" aahh Kyu, selamat pagi " lanjut suara cempreng tersebut saat telah berhadapan langsung dengan mereka. Ryeowook –sang pemilik suara tersebut- kalau bukan sedang bekerja memang selalu memanggil Kyuhyun dengan sebutan nama saja, karena mereka memang telah bersahabat baik. Beda lagi kalau mereka tengah bekerja, baru dia akan menempatkan dirinya sebagai Sekretaris sang CEO tampan tersebut.
" kau sudah datang Wookie.. " Sungmin beralih menggandeng lengan Ryeowook membuat Kyuhyun sedikit melotot kesal. " yya,, kekasihmu itu aku Ming " Protes Kyuhyun akhirnya.
" aigoo,, kau cemburu padaku Kyu? " Ryeowook membulatkan matanya pura-pura tekejut. Sungmin makin bergelayut dilengan Ryeowook makin mempermainkan Kyuhyun. ini sangat menyenangkan, menggoda Kyuhyun dipagi hari. Ryeowook tak bisa menahan tawa melihat aksi pasangan ajaib yang sialnya adalah sahabat-sahabatnya itu.
" selamat pagi semuanya.. " Suara berat milik seseorang menginterupsi kegiatan 'mari menggoda Kyuhyun' tersebut.
" Selamat pagi Sajangnim, kau sudah datang? " Sungmin melepaskan pelukannya pada Ryeowook dan membungkukan badannya kepada Namja tinggi yang saat ini berdiri tepat dihadapan mereka.
" Hyung, selamat datang di tempat kerjamu yang baru " Kyuhyun menepuk bahu Eric-namja tersebut- antusias. Ryeowook yang melihat adegan tersebut, dengan cepat otaknya memperoses dan menemukan jawaban, Namja tersebut Hyungnya Kyuhyun yang akan menggantikan posisi Direktur Park. Dengan membungkukan badannya diapun menyapa sang atasan Sungmin tersebut.
" Annyeonghaseo Sajangnim, aku Sekretarisnya Kyuhyun " ucapnya memperkenalkan diri.
" aah Ne.. Annyeong, mmm… "
" Ryeowook " ucap Kyuhyun saat menyadari kalau Eric belum mengetahui nama Sekretaris sekaligus sahabatnya itu.
" ye, Ryeowook-ssi, selamat bekerja sama " Ucap eric kemudian.
.
Setelah acara perkenalan singkat tersebut, mereka akhirnya bergegas menuju tempat masing-masing untuk melaksanakan kewajibannya. Dengan adanya Eric yang menggantikan atasan Sungmin, Mulai saat ini Sungmin akan kembali aktif bekerja setelah beberapa hari kemarin tak banyak pekerjaan karena posisi Direktur Perencana yang kosong.
.
.
.
.
" Sungmin-ssi, tolong keruanganku sebentar " Sungmin mengikuti langkah sang Direktur menuju ruangannya.
" sebelumnya kau sekretaris Direktur Park bukan? " Eric menatap Sungmin dihadapannya " ne " angguk Sungmin
" kau sudah pasti telah mengenal baik pekerjaan ini. Tolong bantu aku. Aku sedikit bingung dengan file-file ini " Eric menyodorkan beberapa File kehadapan Sungmin.
Dengan perlahan Sungmin menjelaskan semua File yang di pegangnya saat ini. Eric memang tergolong cerdas jadi tak butuh waktu lama Sungmin menjelaskan, Eric telah mengerti semuanya.
meskipun usia Eric telah berkepala 3, namun wajah tampan Eric mampu menutupi usia yang sebenarnya. merekapun bisa akrab dengan mudah. Eric yang memang baru, lebih sering meminta Sungmin menjelaskan ini dan itu tentang pekerjaannya. Meskipun Eric sebelumnya bekerja di kantor pusat yang ada di Jepang, namun posisinya beda. Dulu Eric memegang Tim Produksi, dan saat ini dia dibidang Perencanaan yang sedikit berbeda dengan Tim Produksi.
.
.
.
Saat jam istirahat,,
Seperti biasa Sungmin makan siang bersama kedua sahabatnya Ryeowook dan Yesung. Jangan ditanya kenapa Kyuhyun tak ada bersama mereka. CEO muda yang maniak kerja itu sudah pasti tengah menyelesaikan pekerjaannya dengan Klien.
" kalian disini juga? apakah Aku boleh duduk disini? " Eric yang melihat ketiga sahabat itu tengah duduk disalah satu sudut Café sebrang kantor mereka menghampiri ketiga Namja tersebut.
" aah Hyung, silahkan duduk. Maaf tadi pagi aku tak menyambutmu Hyung " Yesung yang memang telah mengenal Eric mempersilahkan Namja yang lebih tua darinya itu untuk bergabung bersama mereka.
" Kyuhyun kemana? " Tanya Eric yang tak mendapati sosok Kyuhyun diantara mereka.
" kau tahu sendiri Hyung, dia gila kerja " Yesung menjawab dengan sedikit melirik Sungmin, melihat perubahan raut muka sahabatnya itu. Sementara Sungmin hanya tersenyum tulus dihadapan mereka.
" aah kau benar Sungie, baiklah mari makan " ucap Eric kemudian.
Mereka makan dalam diam, terutama Sungmin. hampir setiap hari dia tak bisa menikmati makan siang bersama Kyuhyun, hatinya kembali pilu. " kenapa kau hanya mengaduk makananmu Sungmin-ssi, apa kau mau mencoba ini? " Eric yang kebetulan duduk disamping Sungmin menyodorkan satu potongan kecil daging sapi ke atas piring Sungmin. " kau harus makan banyak, agar bekerjapun semangat " lanjut Eric dengan kembali menyodorkan potongan-potongan kecil daging sapi miliknya.
Sungmin mengerjapkan mata polosnya sambil tersenyum kearah Eric. " aah,, gomassemnida Sajangnim " ucap Sungmin kikuk.
Sungmin sedikit kaget dengan perlakuan Eric yang dirasanya sedikit berlebihan. Bagaimana tidak, seorang atasan memberikan jatah makanan kepada Sekretarisnya. Ryeowook dn Yesung saling pandang untuk sesaat, namun mereka kembali menyantap makanannya dan memilih mengacuhkan adegan tersebut, mereka hanya berpikir itu usaha Eric untuk mengakrabrak diri dengan teman-teman kerjanya yang lain.
Sementara Sungmin masih memandang makanannya nanar, seandainya Kyuhyun yang memperlakukannya seperti itu, seandainya Kyuhyun bisa meluangkan waktu hanya sekedar makan siang bersamanya, seandainya Kyuhyun tidak terlalu sibuk dengan pekerjaannya, dan andai-andai yang lainnya.
_TBC_
Yaaaaa,,,, Part 2 Hadir.. Maaf telat Update,, kemarin banyak sekali gangguannya…
maaf juga KyuMin NCnya belum bisa di Part ini. Otak Author lagi bener, jadi gx dapet Fell Yadongnya. Hahahaha * ngeles lo..*
Buat Typo, Author Labil ini memang Miss Typo, jadi harap dimaklumi.. kkkkkk,,,, *ditimpuk Readers
-Dan bagi yang nanya aku Update berapa kali dalam seminggu? InsyaAlloh, kalau tak ada halangan aku Update satu Minggu satu kali, tiap hari Sabtu. Eotte? Tapi untuk minggu ini aku Update hari Rabu karena memang akunya telat Update. Hehehe,,
Untuk minggu depan dan seterusnya aku usahain Update tiap hari Sabtu. Tapi Reviewnya harus banyak juga Donk,, biar Authornya semangat. Oke.. ;)
-oh iya buat yang nanya juga kenapa Part kemarin sama dengan Prolog. Gak sama ko, Part kemarin memang ada yang diambil dari Prolog, tapi itu udah masuk cerita ko. Bukan semuanya diambil dari Prolog, yang ada di Prolog kan emang isi dari seluruh ceritanya. Di Part ini juga ada yang dari Prolog. Tenang aja, ini ff berchapter Ko bukan TwoShot.. Pokoknya nikmati z ya ceritanya.. ^^
-di Part ini udah terjawabkan kenapa Marga Kyuhyun dan Eric berbeda?
-Kritik dan Sarannya ditunggu. TAPI, AMAT SANGAT TIDAK MENERIMA BASH, APALAGI NG"BASH URI KYUMINNIE…!
Ayo dong Review.. Miris lihat Siders yang bejibun, tapi Review dikit.. Siders, ayo nongol di Review Dong.. meskipun Cuma satu kata tapi itu sangat berarti bagi Author… ^^
Special Thanks To..
Zen Liu, Lilin Sarang Kyumin, Love Kyumin 137,
ChoKyunnie, Keyla HB malik, abilhikmah, Phia89,
Bebek, Chella-KMS, sissy, lee sunri hyun,
Winecouple, dessykyumin, BabyMing, Fiction Girl Trapped,
Gorjazsimba, gweboon, Dan para Guest juga..
Gomawo udah Review di Part 1. Ayo Review lagii… ^^
Akhir kata
Kamsahamnidaaaaaaaa….. ^^
*Lambai-Lambai Bareng Kyumin
_ Princess Kyumin215 _
