Demon Inside Me
Pairing : SasuNaru
Rated : T-M
Genre : Romance/ Yaoi/ badboy/Gay/supranatural/klan/ demon clan /soulmate
Summary :
Setelah sekian lama, Uchiha Sasuke menemukan seseorang yang akan menjadi mate nya kelak, namun siapa sangka jika mate nya adalah laki-laki atau lebih tepatnya laki-laki dengan wajah cantik. Apa yang akan dilakukan Sasuke untuk memikat seseorang yang ditakdirkan untuk menjadi pasangan hidupnya tersebut.
Chapter 2
Sekolah & Iblis…
Hari ini adalah hari pertama Naruto untuk menjalani kegiatan mengenyam pendidikan di Tokyo Internatonal School. Tsunade sudah memerintahkan Shizune untuk mempersiapkan Naruto di hari pertamanya agar tidak terlambat dan disinilah dia, didepan gerbang Tokyo International High School. Naruto memasuki area sekolah dengan gaya arogan dan angkuh yang langsung menjadi pusat perhatian murid-murid disana. Rambut pirang, mata biru sapphire, wajah yang cenderung cantik, serta bibir merah penuh tentu mengundang tatapan para siswa-siswi disana. Satu kata untuk menggambarkan sosok Naruto saat ini di mata para siswa-siswi itu…
'Malaikat...'
Ada yang menatap Naruto penuh kagum, ada juga yang menatap dengan tatapan iri menusuk. Tapi, Naruto tidak peduli dan tetap melangkah elegan menuju ruang kepala sekolah.
Kelas 1-1….
Terlihat sosok pemuda tampan dengan gaya rambut mencuat kebelakang menyerupai pantat ayam sedang memandang bosan keluar jendela. Pemuda tersebut bernama Uchiha Sasuke, seorang pangeran iblis. Iblis? Ya, Iblis. Sasuke adalah pangeran iblis yang menyamar menjadi manusia, ia datang ke dunia manusia untuk mencari belahan jiwanya/soulmate yang ditakdirkan untuk menjadi pasangan hidupnya. Tapi sekian lama menunggu, ia tak kunjung menemukannya. Padahal umur Sasuke sudah mencapai 500 tahun, biasanya para iblis lain akan menemukan belahan jiwanya ketika mereka memasuki usia 100 tahun akan tetapi lain halnya dengan kasus Sasuke, ia sudah melewati umur 100 tahun tapi belum bertemu dengan matenya. Bagi iblis mate sangatlah penting dan berarti, apalagi Sasuke termasuk iblis special jadi keberadaan mate sangat berarti untuk mempertahankan jenisnya sekaligus dirinya. Karena Iblis tanpa mate sama dengan mati.
Pagi tadi, orangtuanya kembali menanyainya tentang mate-nya. Pasalnya jika Sasuke tidak menemukan pasangannya sampai bulan merah tiba, maka Sasuke harus mau dijodohkan dengan salah satu anak dari petinggi iblis di Neraka, dan Sasuke sangat benci dengan itu. Tentu saja ia menolak perjodohan itu, ia tidak mau menikah dengan iblis yang tidak ia sukai. Sibuk dengan pemikirannya, Sasuke tidak menyadari jika seorang guru telah memasuki kelasnya.
"Selamat pagi anak-anak, hari ini kita kedatangan murid baru. Jadi bersikap baiklah padanya, yang diluar silakan masuk!"
Seketika hidung Sasuke mencium aroma yang begitu harum dan menggoda, bahkan ia bisa merasakan jika libidonya naik dengan kata lain ia terangsang hanya dengan mencium bau harum ini, dengan cepat ia memalingkan wajahnya menuju asal aroma harum yang ia cium, dan mata onyx miliknya langsung terpaku pada sosok pemuda pirang bermata biru sapphire di depan kelasnya. Sasuke tahu jika pemuda itu adalah mate yang ditakdirkan untuknya, terbukti dengan aroma harum yang begitu menggoda menguar dari tubuh pemuda pirang itu.
"Baiklah silakan perkenalkan dirimu nak"
"Namikaze Naruto"
Krik…krik...krik…
"Ng…tidakkah ada hal lain yang ingin kau katakana Namikaze san?"
"Tidak…"
"Ba-baiklah kalau begitu silakan duduk dikursi yang kosong"kata guru itu
'dasar anak muda jangan sekarang..'batin guru itu miris
"baiklah kita lanjutkan pelajaran minggu lalu, silakan buka bab 3 halaman 123! Hari ini kita akan mempelajari mengenai atom…"
Bla….bla…..bla…..
Sejak mata onyx itu menatap sosok Naruto, ia tidak bisa lepas dari mata biru indah milik Naruto. Kemudian sebuah seringai di bibir tipis itu menghiasi wajah tampan Sasuke, di dalam otaknya Sasuke begitu menginginkan sosok Naruto, ia ingin menjilat leher tan itu dan membubuhkan tanda abadi sebagai simbol mating bond dan mengklaim Naruto sebagai pasangan abadinya. Ia benar-benar sudah tidak sabar.
KRIIINGG..KRIIIING…KRIING (anggap aja bel sekolah)
"Baiklah anak-anak pelajaran hari ini cukup sekian, kalian kerjakan latihan sekolah kemudian kumpulkan minggu depan, kalian boleh istirahat"
Para siswa pun berhamburan menuju kantin termasuk Naruto, karena tidak ingin mendapatkan pertanyaan introgasi dari teman-teman kelasnya, Naruto memilih menjauhkan diri. Sasuke yang dari awal ingin menemui sosok Naruto malah tidak menemukannya di tempat duduknya.
"Shit! Kemana dia?"
Dengan tergesa-gesa Sasuke keluar kelas sambil mengikuti bau harum tubuh Naruto.
"Sasuke?"ujar Neji yang heran meihat sosok Sasuke yang berjalan tergesa-gesa mengejar sesuatu, ia awalnya ingin menemui Sasuke untuk membicarakan mengenai malam bulan merah, tapi ia mengurungkan niatnya setelah melihat Sasuke berlari panik. Neji juga merupakan pangeran iblis yang menyamar menjadi manusia, dan ia sudah menemukan matenya yang juga iblis ketika berumur 100 tahun.
"Kemana dia pergi?" Sasuke sudah mencari sosok Naruto keliling sekolah tapi tak kunjung menemukannya, hingga ia sampai di atap sekolah. Aroma Naruto begitu pekat disini, tapi sosoknya tidak terlihat.
"Mau apa kau mengikuti?" tiba-tiba sosok Naruto sudah muncul dibelakangnya.
Sasuke pun membalikkan badan dan menatap sosok Naruto dari atas ke bawah, dan ia benar-benar terpesona dengan Naruto. Tanpa menjawab pertanyaan Naruto, Sasuke mendekati Naruto dan berhenti di hadapan Naruto sehingga menyisakan jarak beberapa senti. Onyx milik Sasuke tidak pernah lepas dari mata biru Sapphire milik Naruto.
"Akhirnya kita bertemu mate…" ujar Sasuke sambil mencoba menyentuh pipi tan yang dihiasi tiga garis mirip kucing milik Naruto.
PLAK!
Akan tetapi sebelum tangan putih itu menyetuh pipi tan itu, tangan Naruto sudah terlebih dahulu menjauhkan tangan itu dari hadapannya.
"Mate? Cuih! Aku tidak sudi menjadi mate iblis sepertimu makhluk menjijikan!" ujar Naruto menyeringai kejam
"Kau tahu aku iblis?" tanya Sasuke heran, pasalnya tidak ada satupun manusia yang bisa tahu sosok aslinya hanya dengan sekali lihat.
"Tentu saja, sudah sepantasnya malaikat sepertiku mengetahui keberadaan musuhnya, makhluk menjijikan sepertimu memang pantas untuk dilenyapkan!"
'Malaikat? Jadi mate ku dari ras malaikat?' batin Sasuke heran, pasalnya tidak pernah ada iblis yang memiliki mate dari ras light world, musuh mereka para iblis.
"Hn, kau begitu seksi mate.."
Sasuke tidak peduli dengan asal usul mate-nya, yang pasti sosok Naruto adalah belahan jiwanya yang ingin segera ia klaim dan sesegera mungkin untuk mating dengan Naruto dan memenuhi lubang Naruto dengan sperma miliknya.
"Shit!" memikirkan itu benar-benar membuat Sasuke Horny
"Berhenti menatapku dengan pandangan menjijikan itu iblis!" bentak Naruto kesal
"Hn, aku akan segera menandaimu mate" ujar Sasuke
"Menandaiku? Cuih! Aku tidak sudi menjadi pasangamu iblis kotor!" bentak Naruto
DEG!
Tiba-tiba jantung Sasuke seakan berhenti berdetak, mendengar kalimat penolakan yang di lontarkan Naruto membuat tubuh Sasuke kaku, ia merasa sakit dibagian dada begitu melihat tatapan kebencian Naruto yang terarah padanya.
Tanpa peringatan, Naruto menyerang Sasuke dengan tombak suci yang memang menjadi senjata para Archangel.
ZRAAASHHH!
"ukh!.."
Ujung tombak mengenai lengan Sasuke, jika lambat menghindar mingkin tombak itu sudah menancap di dadanya.
"Shit! Meleset" gerutu Naruto
Sasuke menatap sosok Naruto penuh kecewa, pasangan yang ia nanti-nantikan malah menolak dirinya, bahkan tidak segan-segan mencoba membunuh dirinya. Naruto pun mencoba menyerang Sasuke bertubi-tubi, sedangkan Sasuke hanya menghindari serangan Naruto tanpa mencoba menyerang balik. Ia tidak mungkin matenya sendiri.
"Bedebah! Rasakan ini Iblis menjijikan!" dengan kekuatan penuh Naruto menyerang Sasuke dengan tombak sucinya, akan tetapi sebelum tombak itu mengenai jantung Sasuke, seseorang telah menyelamatkan Sasuke.
"Pangeran! Anda baik-baik saja?" Ujar Kurenai panik, melihat Sasuke hanya memandang kosong kearah Naruto.
"Ma-Mate..." ujar Sasuke pelan yang masih dapat di dengar oleh Kurenai.
'Mate?' batin Kurenai heran, ia pun menoleh pada sosok pemuda yang menyerang Sasuke, dan seketika mata Kurenai terbelalak melihat sosok pemuda yang pangerannya sebut sebagai mate.
'Tombak emas…malaikat? Jadi mate pangeran adalah malaikat?'
Seringai langsung terpampang di bibir merahnya ketika melihat sosok penolong Sasuke.
"Wah..wah…tidak disangka ternyata dia pangeran iblis, berarti ini adalah hari keberuntunganku untuk bisa memenggal kepala pangeran iblis. Ayah pasti bangga padaku" ujar Naruto senang, kemudian Naruto pun mengarahkan tombak emasnya pada Kurenai dan Sasuke.
'Gawat! Aku tidak mungkin bisa mengalahkan malaikat sendirian, aku harus menyelamatkan Pangeran..'batin Kurenai.
Sebelum tombak itu mengenainya, Kurenai sudah membuka portal menuju neraka, sehingga tombak Naruto tidak mengenai mereka.
"Shit! Mereka malah kabur! " gerutu Naruto kesal, ia pun kembali menyimpan tombak emasnya dan memutuskan untuk kembali ke kelas.
Di Neraka…
Para pelayan sekaligus para penjaga panik akan kedatangan Kurenai yang membawa pangeran Sasuke yang terluka dan tidak sadarkan diri. Raja dan Ratu pun gelisah menunggu tabib memeriksa kondisi Sasuke.
"Kurenai! Jelaskan kenapa Sasuke bisa sampai terluka dan tidak sadarkan diri seperti itu?"tanya Itachi yang merupakan kakak Sasuke. Raja Fugaku dan Ratu Mikoto pun menanti jawaban Kurenai.
"Saya memiliki kabar baik dan kabar buruk, kabar baiknya Sasuke-sama telah menemukan mate-nya, kabar buruknya mate Sasuke-sama adalah malaikat" kata Kurenai yang langsung membuat ketiga orang tersebut terdiam kaku.
"Malaikat?" tanya Itachi memastikan ia tidak salah mendengar perkataan Kurenai
"Hai, Itachi-sama. Saya mendengarnya langsung dari Sasuke-sama. Mereka bertarung, dugaan saya kondisi Sasuke-sama seperti ini karena malaikat itu menolak Sasuke-sama sebagai mate. Anda tahu sendiri bahwa iblis akan menderita jika mate menolak keberadaan mereka."ujar Kurenai menjelaskan
"Astaga, selama ribuan tahun aku hidup aku tidak pernah melihat mate seorang iblis dari ras Light world. Tentu saja kaum mereka akan menolak kaum underworld, apalagi mereka tidak mengenal mating bond." Ujar Ratu Mikoto, ia sedih dengan takdir putra bungsu mereka.
"Lalu apa yang harus kita lakukan? kita tidak bisa membiarkan Sasuke mati!" teriak Itachi frustasi
"Kita akan memikirkannya nanti, sebaiknya kita lihat kondisi Sasuke" ujar Raja Fugaku mencoba untuk berpikir tenang
Semenjak kejadian itu, Sasuke sering mengamuk, bahkan terkadang menyakiti dirinya dan lebih parahnya kondisi kesehatan Sasuke mulai menurun. Selain itu, Sasuke kerap meninggalkan istana secara diam-diam demi menemui sosok belahan jiwanya. Meskipun ia belum bisa menandai sosok itu, tapi hanya dengan menghirup aromanya setidaknya bisa menenangkan pikirannya.
"Uhuk..Uhuk..uhuk.."
Untuk kesekian kalinya, Sasuke memuntahkan darah setiap ia batuk. Ia benci menjadi lemah, tapi akibat penolakan Naruto ia menjadi seperti ini. Setelah kejadian penolakan itu, Sasuke tetap berusaha mendekati pasangannya itu tapi Naruto selalu menolak bahkan melontarkan kata-kata makian, dan yang lebih parah Naruto mencoba membunuh Sasuke dengan tombak emasnya.
Itachi POV
"Bagaimana kondisi adikku tabib?" tanyaku
"Maafkan saya yang mulia putra mahkota, tapi Pangeran Sasuke hampir diambang batasnya. Jika pangeran Sasuke tidak segera melakukan mating dengan pasangannya, hanya kematian yang akan menunggu pangeran" ujar tabib tersebut
"Na-Naru…ukh! Arrrrgggghhhhh!..." teriak Sasuke menahan sakit.
"Jika dibiarkan seperti ini, pangeran Sasuke akan berserk ia akan kehilangan kendali akan tubuhnya. Pangeran Sasuke adalah iblis special, jika ia mengamuk bukan hanya kerajaan yang hancur, para iblis juga banyak yang mati jika pangeran Sasuke menyerang, saya takut para petinggi memutuskan untuk membunuh pangeran Sasuke"
"Lalu apa yang harus aku lakukan?"
"Hanya mate pangeran Sasuke yang bisa menghentikannya yang mulia"
'Mate Sasuke? Itu sama saja membunuhnya, matenya adalah malaikat yang memang bertolak belakang dengan iblis 'batin Itachi
Setelah tabib memeriksa kondisi Sasuke, aku pun menemui Raja dan Ratu untuk membicarakan kondisi Sasuke.
"Ayah, Ibu..kondisi Sasuke semakin parah, pasangan Sasuke adalah satu-satunya cara menyembuhkan Sasuke"
"Tapi…bagaimana cara menangkap malaikat itu, dan bagaimana cara agar malaikat itu mau ditandai oleh Sasuke? Mereka harus melakukan mating bond, ingat itu." Kata Ibuku frustasi
Ketika kami kebingungan, tiba-tiba sosok pamanku datang secara tiba-tiba
END Itachi Pov
"Sepertinya kalian terlihat kebingungan" ujar pamanku Obito
"Paman…"
"Aku dengar Sasuke memiliki mate seorang malaikat, apa itu benar?"tanya Obito
"Benar Obito, Malaikat itu menolak Sasuke sebagai pasangan, dan selanjutnya seperti yang kau dengar" jawab Fugaku
"Kalau begitu aku memiliki ide untuk menangkap malaikat itu" kata Obito dengan seringai yang memperlihatkan kedua taringnya
TBC
Chapter 3 akan segera di update jadi tunggu saja
